cover
Contact Name
Lukmanulhakim
Contact Email
ukmanulhakim@fkip.untan.ac.id
Phone
+6281345635378
Journal Mail Official
jurnalvisi@untan.ac.id
Editorial Address
FKIP Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124 Telp: (0561) 740144 Kotak Post 1049
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan
ISSN : 20859848     EISSN : 2579552X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jvip.vi.id
Core Subject : Education,
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan published manuscripts on research in education, particularly related to teaching and learning, theory and practice in education, education policy, curriculum and materials development, education on culture and characters of nation, teacher education, and other relevant activities. The journal welcomes submissions from around the world Focus and Scope: 1. Research in education, 2. Teaching and learning, 3. Theory and practice in education, 4. Education policy, 5. Curriculum and materials development, 6. Education on culture and characters of nation, 7. Teacher education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 407 Documents
Pelaksanaan Supervisi Klinis Kepala Sekolah untuk Meningkatkan Kinerja Guru Dalam Mengelola Pembelajaran pada SMA Negeri 2 Sambas Chui Mi, Lili Ng
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 7, No 1 (2012): Volume 7 Nomor 1 Edisi Januari 2012
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v7i1.339

Abstract

Pada kenyataan Guru belum maksimal dalam mengelola pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pelaksanaan supervisi klinis Kepala Sekolah untuk meningkatkan kinerja guru dalam mengelola pembelajaran pada SMA Negeri 2 Sambas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi serta dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan kinerja guru dalam mengelola pembelajaran belum maksimal, b) Tahap-tahap pelaksanaan supervisi klinis meliputi: (1) perencanaan; (2) pelaksanaan; dan (3) evaluasi, c) persepsi guru terhadap pelaksanaan supervisi klinis Kepala Sekolah mendapat tanggapan positif dari semua guru, d) upaya yang dilakukan Kepala Sekolah dalam mengatasi masalah supervisi klinis meliputi: (1) melaksanakan IHT, (2) memberikan pengarahan dan motivasi pada guru, (3) melakukan tukar menukar informasi (4) memberdayakan guru senior dalam membimbing penyusunan RPP, e) hambatan-hambatan dalam melaksanakan supervisi klinis yakni: (1) berasal dari guru dan Kepala Sekolah, dan f) faktor-faktor yang mendukung kompetensi Kepala Sekolah dalam melaksanakan supervisi klinis meliputi; (1) pendidikan dan pelatihan, (2) seminar, diskusi maupun lokakarya tentang supervisi klinis, (3) pertemuan-pertemuan rutin dalam MKKS, (4) studi banding ke daerah yang sudah melaksanakan supervisi klinis. Kata Kunci : Supervisi klinis, Kepala Sekolah, kinerja dan guru
EVALUASI TERHADAP TENAGA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI SMA TUNAS BANGSA KUBU RAYA sukmawati sukmawati
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 12, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v12i2.41709

Abstract

AbstrakThis study aims to investigate the implementation of standardized school management using a discrepancy evaluation model at SMA Tunas Bangsa. This article seeks if there are any discrepancies between expectation and reality in implementing standardized school management. Drawing on the descriptive method, data of this study were garnered from interviews, observation, and some related documents. Anchored in Miles and Huberman, The data analysis, based on Miles and Hubermen, consists of three steps: data reduction, data presentation, and conclusion/verification. The findings show that both the teaching staff and the administrative staff fulfill nearly all the required components. This study suggests that either the teaching staff or administrative staff should increase their qualification to postgraduate degrees. All teachers should possess an educator certificate by attending teacher professional training.Keywords: Administrative Staff, Discrepancy, Evaluation, Teaching Staff
Unjuk Kreativitas Siswa dalam Pembelajaran Matematika Melalui Pengembangan Multimedia Pada Siswa SMP Negeri 12 Sungai Raya Kubu Raya IIn, Anastasia
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 9, No 3 (2012): Volume 9 Nomor 3 Edisi Agustus 2012
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v9i3.428

Abstract

Tujuan penelitian 1) merancang multimedia pembelajaran matematika materi bangun ruang sisi datar limas, 2) kelebihan dan kekeurangan multimedia pembelajaran matematika pada bangun ruang sisi datar limas, 3) perilaku siswa dalam penggunaan multimedia pembelajaran matematika pada materi bangun ruang isi datar limas, dan 4) unjuk kemampuan kreativitas siswa melalui multimedia pembelajaran matematika bangun ruang sisi datar limas.. Pengembangan ini melalui tahapan menganalisis kebutuhan siswa, menetapkan materi pokok yang akan dikembangkan, melakukan analisis pembelajaran, mengembangkan software, mengemas produk awal multimedia pembelajaran kedalam CD, uji coba produk..Pada tahap pengembangan produk dihasilkan produk awal yang selanjutnya dilakukan evaluasi produk pada tahap ketiga.. Langkah selanjutnya adalah melaksanakan uji coba produk terbatas dan uji produk lapangan. Setelah uji coba terbatas dan uji coba lapangan tidak ada revisi karena tidak ada masukan dari subjek uji coba,. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa multimedia -yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran mata pelajaran matematika dengan penilaian Baik oleh materi maupun ahli media dan mendapatkan penilaian Sangat Baik oleh ditinjau dari aspek materi, aspek media dan aspek pembelajaran Kata kunci: pengembangan multimedia, unjuk kreativitas
KEMAMPUAN SISWA MENERAPKAN KERJA ILMIAH PADA TOPIK CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DI SMP NEGERI 14 PONTIANAK Marlina, Reni
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edisi April 2013
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v11i2.4380

Abstract

Penelitian ini berjudul Kemampuan Siswa Menerapkan Kerja Ilmiah pada Topik Ciri-ciri Makhluk Hidup melalui Pendekatan Keterampilan Proses di Kelas VII SMP Negeri 14 Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa menerapkan kerja ilmiah pada topik ciri-ciri makhluk hidup melalui pendekatan keterampilan proses di kelas VII SMP Negeri 14 Pontianak. Penelitian ini merupakan eksperimen semu (Quasy Eksperimen) dengan rancangan pre-test and pos-test one group design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMP Negeri 14 Pontianak tahun ajaran 2006/2007 yang sedang mempelajari topik ciri-ciri makhluk hidup. Objek dalam penelitian ini adalah penerapan kerja ilmiah melalui pendekatan keterampilan proses. Alat pengumpul data berupa tes kemampuan siswa yang berbentuk esai terdiri dari 10 butir soal. Soal tersebut divalidasi oleh 3 orang validator, hasilnya valid dan setelah diuji reliabilitasnya diperoleh 0,4995 tergolong sedang. Dari hasil analisis data diperoleh informasi bahwa kemampuan siswa dalam menerapkan kerja ilmiah pada topik ciri-ciri makhluk hidup melalui pendekatan keterampilan proses tergolong cukup (66,47%). Dari perhitungan uji wilcoxon diperoleh Zhitung (4.92) > Ztabel (1.64) maka dapat disimpulkan bahwa penerapan kerja ilmiah pada topik ciri-ciri makhluk hidup melalui pendekatan keterampilan proses berpengaruh terhadap kemampuan siswa di kelas VII B SMP Negeri 14 pontianak. Kata kunci: Kerja Ilmiah, Pendekatan Keterampilan Proses.
Efektivitas Teknik Pemulihan dan VO2max Dalam Pemulihan Asam Laktat Darah Dan Denyut Jantung Setelah Lari Triansyah, Andika; Kushartanti, B.M Wara
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 7, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v7i1.16870

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) perbedaan efektivitas tiga jenis teknik pemulihan yaitu massage, stretching dan recovery konvensional dalam pemulihan asam laktat darah dan denyut jantung setelah lari 6x35 meter; (2) perbedaan efektivitas antara kemampuan VO2Max tinggi dan VO2Max rendah dalam pemulihan asam laktat darah dan denyut jantung setelah lari 6x35 meter; dan (3) interaksi antara massage, stretching, dan recovery konvensional dengan VO2Max dalam pemulihan asam laktat darah dan denyut jantung setelah lari 6x35 meter. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 3. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) stretching paling efektif untuk menurunkan asam laktat darah, sedangkan massage dan recovery konvensional lebih efektif untuk pemulihan denyut jantung; (2) pada kelompok VO2Max tinggi pemulihan asam laktat darah dan denyut jantung lebih efektif dengan signifikansi (P= 0.001) dibandingkan kelompok VO2Max rendah; dan (3) tidak ada interaksi antara massage, stretching, dan recovery konvensional dengan VO2Max dalam pemulihan asam laktat darah dan denyut jantung setelah lari 6x35 meter. Kata kunci: massage, stretching, recovery konvensional, VO2Max, asam laktat darah, denyut jantung pemulihan.   Abstract : This study aims at: (1) finding the effect of three types of treatments such as massage, stretching and conventional recovery in recovery blood lactic acid and heart rate after a 6x35-meter-run;(2) finding the different effects between high VO2Max and low VO2Max capabilities in recovery blood lactic acid and heart rate after a 6x35-meter-run; and (3) finding the interaction among the massage, stretching, and conventional recovery groups of VO2Max in recovery blood lactic acid and heart rate after a 6x35-meter-run. This research method was an experimental study with 2 x 3 factorial designs. The research results show that: (1) stretching recovery is more effective in decreasing the blood lactic acid. Meanwhile, the massage and the conventional recovery are more effective for the heart rate recovery; (2) on the VO2Max groups, the blood lactic acid recovery and the heart rate recovery are more effective than the low VO2Max group with the significance level (P=0.001); and (3) there are no interaction among the massage, stretching and the conventional recovery with the VO2Max towards the blood lactic acid recovery and the heart rate after the 35-meter-interval run. Keywords: massage, stretching, conventional recovery, VO2Max, lactic acid, heart rate recover
Pembelajaran Berbasis Komputer pada Materi Fluida Statis Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Kelas XI IPA Di SMA Negeri 1 Simpang Hilir Sriatun, Neng
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 7, No 3 (2015): Agustus 2015
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v7i3.17184

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya tantangan global yang akan dihadapi oleh dunia pendidikan, sehingga guru perlu membekalkan beberapa kompetensi kepada peserta didik salah satunyayaitu kemampuan berfikir jernih dan kritis.Untuk melatih kemampuan berfikir kritis dilakukan upaya dengan menerapkan strategi pembelajaran berbasis komputer menggunakan simulasi PhET dan Adobe Flash pada materi fluida statis di kelas XI IPA SMA Negeri 1 Simpang Hilir. Penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan dalam 2 (dua) siklus. Hasil tes kemampuan berfikir kritis siswa melalui pembelajaran berbasis komputer diperoleh peningkatan sebesar 22,69 % dari siklus I dengan rata-rata 62,80 % dan siklus II 85,49 %. Tanggapan siswa terhadap pembelajaran berbasis komputer antara lain: siswa merasa senang terhadap pembelajaran fisika (86,79%), siswa tertarik dengan pembelajaran menggunakan simulasi komputer (83,33%), dan siswa sungguh-sungguh dalam mempelajari materi fluida statis (90,24%). Kata Kunci : pembelajaran berbasis komputer, berfikir kritis   Abstract. This research is motivated by the global challenges that will be faced by the world of education, so teachers need to equip some competencies to students one of which is the ability to think clearly and critically. To train the ability to think critically efforts to implement a computer-based learning strategies using PhET simulations and Adobe Flash on a static fluid material in class XI IPA SMAN 1 Simpang downstream. Classroom action research (PTK) is done in two (2) cycles. The test results of students' critical thinking skills through computer-based learning obtained an increase of 22.69% from the first cycle with an average of 62.80% and 85.49% second cycle. The response of students to computer-based learning, among others: students feel happy about learning physics (86.79%), students interested in learning using computer simulation (83.33%), and earnest students learn the material in static fluid (90.24 %). Keywords: computer-based learning, critical thinking
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN SISWA SMP NEGERI 4 SIANTAN DALAM MENYUSUN KARYA ILMIAH TENTANG PENJERNIHAN AIR UNTUK MENGATASI PERMASALAHAN LINGKUNGAN LOKAL BERBASIS POTENSI DAERAH DI KECAMATAN SIANTAN Hamdani, Hamdani; Syamswisna, Syamswisna
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v8i2.21576

Abstract

Kegiatan  ini  bertujuan  untuk  mengidentifikasi  kemampuan  siswa SMP Negeri 4 Siantan dalam menyusun karya ilmiah tentang penjernihan air untuk mengatasi permasalahan lingkungan lokal berbasis potensi daerah di Kecamatan Siantan. Subyek kegiatan ini adalah siswa SMP Negeri 4 Siantan kelas VIII yang terdiri dari 27 siswa yang terbagi menjadi 9 kelompok. Data dikumpulkan menggunakan lembar penilaian kualitas karya ilmiah dan angket tanggapan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya ilmiah yang dibuat oleh kelompok siswa kelas VIII dalam mengatasi permasalahan lingkungan lokal memiliki rata-rata skor 2.8 dengan persentase 71.3%, dan kriteria yang diperoleh adalah cukup baik. Rata-rata kemampuan siswa dalam membuat karya ilmiah dari 9 indikator sebesar 91.78%.Kata Kunci: kemampuan siswa, permasalahan lingkungan lokal, potensi lokal ABSTRACTThe aim of this action is to identify the student's ability SMP Negeri 4 Siantan in desain of scientific papers about purifier water for resolve local environmental problems based on  potential in District Siantan. The subjects of this action were students of SMP Negeri 4 Siantan VIII class consisted of 27 students divided into 9 groups. Data were collected through form scientific work quality sheet and responses questionnaire. The results showed that the scientific work created by a group of VIII class students in desain scientific papers about purifier water for resolve local environmental issues based on  potential in District Siantan had an average score of 2.8 with percentage of 71.3 %, and the criteria obtained are quite good. The average student's ability to desain of scientific work from 9 indicators obtained 91.78 %.Key word:students ability, local environmental problems, local potency.
MULTIPLE INTELLIGENCES DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM LINGKUNGAN PENGARUH BIROKRATPROFESIONAL (CONTESTED ZONE) DI PERGURUAN TINGGI Bahari Sindju, Herculanus
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 1, No 1 (2009): Volume 1 Nomor 1 Edisi Januari 2009
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v1i1.45

Abstract

Artikel nonpenelitian dengan judul Multiple Intelligences dan Peng-ambilan Keputusan dalam Lingkungan Pengaruh Birokrat-Profesional (Contested Zone) di Perguruan Tinggi (PT) ini merupakan salah satu solusi untuk menghindari konflik yang mungkin terjadi akibat perbe-daan kepentingan kelompok di PT. Sehubungan dengan itu, isi artikel ini menggambarkan kebutuhan PT dalam lingkungan bersama kelom-pok birokrat dan profesional yang mungkin sebagai memicu konflik. Melalui analisis proses pengambilan keputusan, mulai dari perumusan alternatif yang dilengkapi data (sebagai pertimbangan, keuntungan, dan dampak negatif yang akan terjadi akibat produk keputusan), sampai dengan negosiasi untuk mencari dukungan terhadap keputusan yang ditawarkan. Berdasarkan hasil analisis tersebut penulis berupaya menempatkan pilar-pilar multiple intelligences dalam langkah-langkah proses seperti uraian selanjutnya. Kata kunci: multiple intelligences, pengambilan keputusan, lingkungan pengaruh birokrat-profesional dan perguruan tinggi.
MANAJEMEN MUTU LAYANAN PADA SEKOLAH MENENGAH Chiar, M
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 11, No 2 (2019): JULI 2019
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v11i2.34514

Abstract

 AbstracMutu layanan akan berhasil dalam mencapa itujuannya jika konsumen merasakan kepuasan yang sangat tinggi,dengan kata lain keberhasilan mutu layanan sangat tergantung pada konsumen atau pelanggan dalam arti lembaga yang bermutu selalu memberikan kepuasan kepada pelanggannya. Karena mutu layanan berpusat pada upaya pemenuhan kebutuhan dan keinginan pelanggan serta ketepatan penyampai nya untuk mengimbangi harapan pelanggan. Sehubungan dengan itu maka tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang perencanaan mutu pelayanan, pelaksanaan mutu,  pengendalian mutu layanan, perbaikan mutu layanan serta apa saja yang menjadi hambatan dalam memberikan pelayanan di SMA Negeri 1 Sungai Ambawang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah case studi (studi kasus) dengan melakukan secara eksploratif yang bersifat mendalam dengan menganalisis apa yang sebenarnya terjadi di balik fakta atau kasus. Alat pengumpul datanya dengan melakukan wawancara, dekomentasi dan panduan observasi. Selanjutnya untuk analisis data digunakan langlah-langkah yang dibagi dalam tiga bagian yaitu; data reduction, data display dan conclution/verification. Setelah diadakan penelitian, maka didapatkan temuan – temuan sebagai berikut: Perencanaan mutu layanan yang dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA Negeri) 1 Sungai Ambawang telah menggambarkan pola yang baik yaitu dengan melibatkan  guru dengan cara mengajak guru membuat program bagi yang ingin berpartisipasi. Pelaksanaan mutu layanan oleh kepala sekolah sudah sesuai dengan program yang dibuat sebelumnya, meskipun masih ada program yang belum terlaksana atau belum tercapai. Pengendalian mutu layanan yang dilaksanakan oleh kepala sekolah sudah cukup efektif. Perbaikan mutu layanan telah dilakukan oleh kepala sekolah secara terus menerus terutama yang berhubungan dengan proses pembelajaran.   Keyword : Service Quality
Konsep dan Aktualisasi Komptensi Pedagogis Guru ., Sutarmanto
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 1, No 2 (2009): Volume 1 No. 2 Edisi Agustus 2009
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v1i2.70

Abstract

Kompetensi pedagogis merupakan suatu perangkat kemampuan yang harus dimiliki guru berkaitan dengan proses pembelajaran dan pemahaman peserta didk. Secara komprehensif kompetensi pedagogis ini meliputi; pemahaman peserta didik, merancang pembelajaran, termasuk memahami landasan-landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran, serta mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Komponen-komponen komptensi ini bukan merupakan bagian terpisah, akan tetapi merupakan satu kesatuan integral bagi pembentukan guru profesional. Kata-kata Kunci: Kompetensi Pedagogis, Profesionalisme Guru

Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2026): Januari 2026 Vol 17, No 3 (2025): Oktober 2025 Vol 17, No 2 (2025): Mei 2025 Vol 17, No 1 (2025): Januari 2025 Vol 16, No 3 (2024): Oktober 2024 Vol 16, No 2 (2024): Mei 2024 Vol 16, No 1 (2024): Januari 2024 Vol 15, No 2 (2023): Juli 2023 Vol 15, No 1 (2023): Januari 2023 Vol 14, No 2 (2022): Juli 2022 Vol 14, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13, No 2 (2021): Juli 2021 Vol 13, No 1 (2021): Januari 2021 Vol 12, No 2 (2020): Juli 2020 Vol 12, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11, No 2 (2019): JULI 2019 Vol 11, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 10, No 2 (2018): JULI 2018 Vol 10, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 9, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 8, No 2 (2012): Volume 8 Nomor 2 Edisi Mei 2012 Vol 8, No 2 (2016): APRIL 2016 Vol 8, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 7, No 2 (2015): April 2015 Vol 6, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 12, No 1 (2014): Januari 2014 Vol 7, No 3 (2015): Agustus 2015 Vol 7, No 1 (2015): Januari 2015 Vol 10, No 1 (2013): Volume 10 Nomor 1 Edisi Januari 2013 Vol 11, No 2 (2013): Edisi April 2013 Vol 9, No 3 (2012): Volume 9 Nomor 3 Edisi Agustus 2012 Vol 7, No 1 (2012): Volume 7 Nomor 1 Edisi Januari 2012 Vol 6, No 3 (2011): Volume 6 Nomor 3 Edisi Agustus 2011 Vol 5, No 2 (2011): Volume 5 Nomor 2 Edisi April 2011 Vol 4, No 1 (2011): Volume 4 Nomor 1 Edisi Januari 2011 Vol 2, No 1 (2010): Volume 2 Nomor 1 Edisi Januari 2010 Vol 3, No 2 (2010): Volume 3 Nomor 2 Edisi Agustus 2010 Vol 1, No 2 (2009): Volume 1 No. 2 Edisi Agustus 2009 Vol 1, No 1 (2009): Volume 1 Nomor 1 Edisi Januari 2009 More Issue