cover
Contact Name
Eko Agus Cahyono
Contact Email
ekoagusdianhusada@gmail.com
Phone
+6282230035535
Journal Mail Official
jbca.akperdianhusada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Gemekan, No.77 Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Bhakti Civitas Akademika
ISSN : 2615210X     EISSN : 26154994     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
JBCA (Jurnal Bhakti Civitas Akademika) merupakan media publikasi ilmiah hasil kegiatan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan (keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, dan farmasi). JBCA terbit setiap 6 bulan sekali yaitu pada bulan Januari dan Juli
Articles 54 Documents
PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM VAKSINASI BOOSTER COVID-19 Ninik Murtiyani; Hartin Suidah
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 5 No. 2 (2022): Volume V, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jbca.v5i2.199

Abstract

Vaksin covid-19 merupakan terobosan kebijakan yang diambil pemerintah Indonesia untuk menanggulangi wabah pandemi covid-19 yang terjadi di Indonesia hampir tiga tahun ini. Dari hasil kajian yang dilakukan, membuktikan bahwa penyuntikan dua dosis vaksin covid-19 masih belum optimal dalam membangun imunitas tubuh masyarakat terhadap ancaman infeksi virus covid-19. Hal ini menjadikan pemerintah menggagas program vaksinasi booster covid-19 guna memberikan kekebalan buatan terhadap virus covid-19 dan sekaligus menciptakan herd immunity di masyarakat. Pada tahap pertama telah dilakukan program vaksin covid-19 dosis 1 dan dosis 2 dengan capaian yang memuaskan dimana pada target vaksin covid-19 dosis 1 dan dosis 2 hampir mendekati jumlah target sasaran vaksinasi nasional yaitu 208.265.720 penduduk. Namun untuk vaksinasi booster covid-19 masih mencapai angka 25% dari target sasaran vaksinasi nasional. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk peningkatan partisipasi masyarakat dalam program vaksinasi booster covid-19. Masyarakat sasaran pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat di Dusun Tambaksari Desa Tambakagung Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto. Bentuk pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah pelatihan dan sosialisasi. Jumlah peserta kegiatan pengadian masyarakat ini sebanyak 34 peserta. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh 1 tim pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat yang terdiri dari 2 pelaksana kegiatan dan dibantu oleh 4 mahasiswa dari Akademi Keperawatan Dian Husada Mojokerto. Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan tim pelaksana kegiatan didapatkan hampir seluruh peserta kegiatan pengabdian masyarakat tidak berpartisipasi / tidak aktif (belum mendapatkan vaksin booster covid-19) yaitu sebanyak 31 peserta (91,2%) dan hanya sebagian kecil peserta kegiatan pengabdian masyarakat telah berpartisipasi / aktif (sudah mendapatkan vaksin booster covid-19) yaitu sebanyak 3 peserta (8,8%)
Edukasi Tanggap Bencana Covid-19 Pada Masyarakat Pedagang Dalam Memutus Mata Rantai Penularan Melalui Gerakan Warung Anti Covid-19 dini arista putri; Yeni; amrina rosyada; Feranita utama; Inoy Trisnaini
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 6 No. 1 (2023): Volume VI, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jbca.v6i1.226

Abstract

Pemerintah saat ini sudah mengijinkan warung-warung makan untuk kembali beroperasi dengan syarat protokol kesehatan yang ketat. Warung makan dapat menjadi cluster penularan covid jika kesadaran penjual dan pembeli rendah mengenai pentingnya hygene dan sanitasi makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan penjual warung makan terkait hygene sanitasi makanan dan covid-19 melalui penyuluhan dan media visual. Pengumpulan data dilakukan pada 30 pengelola warung makan di kecamatan Timbangan, Indralaya. Instrument yang digunakan adalah kuesioner dan observasi yang dilakukan 2 kali sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan hasil yang signifikan (p-value < 0,0001) untuk perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Rata-rata peningkatan 2-3 poin untuk pengetahuan hygene sanitasi makanan serta pengetahuan covid-19 yang artinya menambah 2-3 aspek pengetahuan hygene sanitasi dan covid-19 yang diketahui penjual makanan. Diharapkan melalui media intervensi ini dapat mencegah cluster penularan covid-19 melalui cluster warung makan di kecamatan Timbangan, Indralaya. Sebaiknya melakukan kerjasama dengan pihak puskemas terdekat untuk melakukan pemantauan lebih lanjut agar kegiatan dirumah makan dapat dikontrol.
PENYULUHAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI PONDOK PESANTREN SLAFIYAH SYAFI’IYAH SUKOREJO SITUBONDO : PENYULUHAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI PONDOK PESANTREN SLAFIYAH SYAFI’IYAH SUKOREJO SITUBONDO Ifa Nurhasanah
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 6 No. 1 (2023): Volume VI, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jbca.v6i1.227

Abstract

Remaja putri yang telah mendapatkan menstruasi akan berdampak pada kejadian anemia. pengeluaran darah setiap bulannya dapat mengakibatkan sel darah merah berkurang dan anemia dapat terjadi. Dengan adanya peristiwa ini, remaja putri seharusnya menyadari hal tersebut. Hal ini dapat disadarkan dengan memberikan pengetahuan atau edukasi tentang anemia. tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada remaja putri agar mengetahui pentingnya pencegahan terhadap anemia dan pengetahuan remaja putri dapat meningkat. Metode yang digunakan pada kegiatan ini melalui penyuluhan tentang anemia dengan menggunakan laptop (PPT) dan LCD yang dilakukan pada 42 peserta remaja putri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Hasil kegiatan ini menunjukan peningkatan pengetahuan remaja putri tentang anemia dengan perolehan nilai mean sebelum (Pre Test) dan setelah (Post Test) penyuluhan diberikan yaitu dari 51 menjadi 90. Kesimpulan pada kegiatan ini bahwa penyuluhan yang diberikan pada remaja dapat memberikan manfaat dengan meningkatkan pengetahuan tentang anemia.
PIJAT RAHANG BAWAH MENINGKATKAN NAFSU MAKAN PADA BALITA DI DESA CANDIMULYO JOMBANG Ruliati Ruliati; Inayatul Aini
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 6 No. 2 (2023): Volume VI, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang tua yang memiliki anak dengan keadaan nafsu makan berkurang bisa merasakan cemas. Orang tua akan melakukan segala cara dengan memberikan vitamin peningkat nafsu makan, menyediakan beragam makanan kesukaan anak, menyediakan tempat makanan yang berwarna warni dengan berbagai karakter, namun anak tetap tidak ada nafsu makan. Penurunan berat badan pada anak bisa dikaitkan dengan menurunnya nafsu makan. Jaw massage / Pemijatan rahang bawah salah satu solusi mengatasi masalah menurunnya nafsu makan, Teknik pemijatan bertujuan meningkatkan kerja saraf trigeminus sehingga tejadi peningkatan dalam mengunyah dan diharapkan akan meningkatkan nafsu makan hasil yang diharapkaan menaikkan berat badan pada anak balita. Pelaksana kegiatan PKM dengan melakukan pijatan rahang bawah balita akan memperlaancar saliva diharapkan pengecapan normal anak bernafsu dengan merasakan beraneka rasa makanan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengajarkan ibu balita mengenai pemijatan pada rahang bawah pada balita yang terutama yang mengalamai penurunan nafsu makan di Desa Candimulyo, Jombang Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui kegiatan demonstrasi tentang teknik pijatan pada rahang bawah pada anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan Oktober 2022 dengan jumlah peserta kegiatan sebanyak 13 peserta. Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan didapatkan adanya kemampuan melakukan pijat rahang bawah pada anak oleh ibu balita
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU MELALUI EDUKASI MENGENAI NUTRISI PADA ANAK BALITA Inayatul Aini; Dhita Yuniar Kristianingrum; Dwi Anik Karya; Siti Shofiyah; Nurul Azmi Arfan
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 6 No. 2 (2023): Volume VI, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jbca.v6i2.256

Abstract

Asupan zat gizi pada balita sangat penting dalam mendukung pertumbuhan sesuai dengan grafik pertumbuhannya agar tidak terjadi gagal tumbuh (growth faltering). Dalam hal ini Ibu berperan penting dalam tumbuh kembang balita dan pengetahuan ibu khususnya mempengaruhi pola pikir dan tingkat kepedulian terhadap asupan gizi yang cukup bagi anaknya. Masalah gizi dapat dicegah salah satunya dengan pemberian asupan nutrisi yang tepat. Tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan edukasi kesehatan tentang pemberian nutrisi yang baik dan tepat pada ibu balita dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan, pemahamannya dalam memberikan asupan nutrisi yang baik dan tepat guna mencegah masalah gizi pada balita. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dengan leaflet kepada orang tua yang mempunyai anak balita tenang pemberian nutrisi yang baik dan tepat untuk anak balita. Penyuluhan ini dilaksanakan di Desa Sumberagung Kec.Perak yang diikuti 10 ibu yang mempunyai balita. Hasil dari penyuluhan didapatkan Sebelum diberikan penyuluhan sebanyak 4 ibu (40%) dengan pengetahuan baik dan setelah kegiatan penyuluhan terdapat peningkatan menjadi 8 ibu (80%) dengan penegtahuan baik. Untuk kedepannya diharapkan penyuluhan dapat berganti tema tentang makanan yang dapat mencegah stunting pada anak
TRANSFER IPTEK PENANGANAN FEBRIS MENGGUNAKAN KOMPRES HANGAT PADA IBU DENGAN ANAK USIA PRASEKOLAH Iis Suwanti; Fajar Purwanto; Darsini Darsini
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 6 No. 2 (2023): Volume VI, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada anak usia prasekolah, kejadian demam atau dalam Bahasa medis dikenal dengan sebutan febris merupakan kondisi yang lazim untuk terjadi. Selain karena berada pada masa pertumbuhan dan perkembangan yang mengalami kenaikan pesat, febris pada anak usia prasekolah dimungkinkan untuk terjadi karena proses pembentukan imunitas didalam tubuh anak atau adanya infeksi pada tubuh yang dialami oleh anak usia prasekolah. Salah satu terobosan baru dalam bidang keperawatan untuk mengatasi febris adalah dengan penerapan kompres hangat. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melakukan transfer iptek penanganan febris menggunakan kompres hangat pada ibu dengan anak usia prasekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di lingkungan Puri Asri Kabupaten Mojokerto. Jumlah peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini sebanyak 40 peserta. Materi kegiatan disampaikan menggunakan teknik diskusi. Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan didapatkan hasil bahwasanya terjadi peningkatan pengetahuan yang dimiliki peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang penatalaksanaan awal kejadian febris pada anak usia prasekolah menggunakan kompres hangat
PENYULUHAN MANAJEMEN KEPERAWATAN PELAYANAN DI RUANG GAWAT DARURAT PUSKESMAS BADAS, PARE, KEDIRI Imam Fatoni; Octo Gyan Falesta; Devi Fitria Sandi; Baroroh Barir; Esti Pratiwi Yosin
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 6 No. 2 (2023): Volume VI, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unit Gawat Darurat adalah titik awal pelayanan untuk para pasien gawat darurat yang membutuhkan pertolongan pertama sehingga mampu memberikan pertolongan yang optimal pada pelayanan yang cepat. Pada Unit Gawat Darurat memberikan pelayanan yang cepat, tanggap dan optimal terhadap pelayanan diagnose penyakit, serta memprioritaskan dalam melayani pasien yang perlu ditangani terlebih dahulu. Puskesmas semua mempunyai pelayanan pada UGD, tetapi ada beberapa puskesmas tidak melayani UGD 24 jam karena minimnya jumlah tenaga medis dan kurang memadainya sarana dan prasarana. Hal ini juga akan menjadi pemicu lambatnya penanganan dan layanan sehingga menimbulkan rasa ketidakpuasan terhadap pelayanan puskesmas pada pelayanan gawat darurat. Pencapaian responsive terhadap penanganan pasien dipengaruhi beberapa faktor, salah satu nya adalah kecepatan serta kualitas pemberian penanganan pertolongan untuk menyelamatkan hidup atau mencegah kecacatan mulai awal kejadian sampai pertolongan di puskesmas. Penanganan di UGD Puskesmas dikatakan baik ditentukan oleh pengguna dalam hal ini pasien jika pelayanan yang kita berikan kepada pasien da keluarga terpenuhi semua kebutuhan nya. Persepsi yang dinilai oleh pasien dan keluarga hanya diterima dengan nilai memuaskan atau mengecewakan, dan juga termasuk ketepatan dan kecepatan dalam memberikan pelayanan selama di UGD. Untuk mempercepat penanganan terhadap pasien di UGD sebaiknya menggunakan penilaian triase, hal itu akan menjadi patokan yang sangat berpengaruh terhadap cepat atau lambat penanganan yang berkaitan dengan respon time perawat dan ini akan jadi patokan pada tingkat kepuasan keluarga pasien dengan data yang didapatkan terutama pelayanan di UGD
MODEL METODE ASUHAN KEPERAWATAN PROFESIONAL (MAKP) DI RSUD WARU KABUPATEN PAMEKASAN Imam Ghazali; Achmad Suyanto; Yuly Peristiowati; Yenny Puspitasari
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 6 No. 2 (2023): Volume VI, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan MAKP dapat meningkatkan kepuasan pasien, karena mutu pelayanan rumah sakit yang berkualitas selalu menjadi harapan setiap pengguna jasa pelayanan kesehatan. Penulis melakukan pengkajian kepada seluruh kepala ruang di tiap unit pelayanan RSUD Waru Kabupaten Pamekasan untuk mengetahui jenis model MAKP. Metode Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) didapatkan seluruhnya kepala ruang di RSUD Waru Pamekasan menerapkan jenis fungsional sebagai metode asuhan keperawatan profesional sebanyak 8 orang (100%). Diharapkan kepala ruang RSUD Waru Pamekasan dapat meningkatkan perannya untuk melakukan monitoring dan evaluasi kepada seluruh tenaga kesehatan di setiap unit pelayanan keperawatan sehingga tenaga kesehatan melengkapi dengan baik
MERAIH MASA REMAJA SEHAT : OPTIMALISASI EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA MELALUI PENDEKATAN PHBS Kurnia Indriyanti Purnama Sari; Kiftiyah Kiftiyah; Bety Mayasari
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 6 No. 2 (2023): Volume VI, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edukasi kesehatan reproduksi remaja melalui pendekatan PHBS menjadi suatu aspek penting dalam meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya kesehatan reproduksi dan bagaimana menjaga diri mereka agar tetap sehat selama masa pubertas dan masa remaja. Dengan menekankan pentingnya perilaku hidup sehat, seperti pola makan yang baik, olahraga teratur, pengelolaan stres, serta pencegahan perilaku berisiko, diharapkan remaja dapat menghadapi perubahan ini dengan lebih baik dan meminimalkan risiko masalah kesehatan reproduksi. Sejalan dengan laporan puskesmas yang menyatakan bahwa 75% kesehatan masyarakat terbentuk dari Kesehatan reproduksi, lingkungan yang sehat sehat dengan PHBS. Metode pelaksanaannya dilakukan penyuluhan tentang Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Pendekatan PHBS, di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Porong setelah itu diberikan angket tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Pendekatan PHBS. Hasilnya adalah Kebiasaan Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Pendekatan PHBS siswa Sebagian besar baik (61,76%), pengetahuan remaja tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Pendekatan PHBS Sebagian besar baik (61,76%), peran guru dalam PHBS Sebagian baik (52,94%), peran orang tua dalam kegiatan PHBS baik (64,71%) dan peran tenaga kesehatan semuanya baik (100%). Kesimpulannya, penerapan PHBS di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Porong sudah baik dan mendapat dukungan dari guru, orang tua dan tenaga kesehatan
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BALITA TENTANG RISIKO STUNTING PADA BALITA MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN Suwanti, Iis; Darsini, Darsini; Purwanto, Fajar
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 7 No. 1 (2024): Volume VII, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah gizi kronis balita yang ditandai dengan tinggi badan lebih pendek dibanding usianya adalah istilah stunting, yang masih menjadi masalah besar di masyarakat. Salah satu faktor yang menyebabkan kejadian stunting yaitu kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi anak sehingga ibu kurang pengetahuan dalam mencegah terjadinya stunting. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk melakukan transfer IPTEK terkait stunting melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Karangtanjung Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Metode penyampaian materi menggunakan wawancara dan diskusi. Jumlah peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sebanyak 38 peserta. Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terjadinya peningkatan pengetahuan pada peserta kegiatan. Sosialisasi mengenai permasalahan stunting merupakan masalah penting yang harus menjadi perhatian oleh semua pihak. Hal ini dikarenakan stunting yang terjadi pada masa balita dapat berpengaruh terhadap proses pertumbuhan dan perkembangan balita itu sendiri. Selain itu, stunting yang terjadi pada balita akan mengakibatkan penurunan kualitas sumberdaya manusia di Indonesia ketika balita tersebut dewasa nantinya. Edukasi yang dilakukan oleh petugas kesehatan terkait dengan stunting perlu secara rutin dilakukan kepada ibu balita agar pengetahuan masyarakat tentang pencegahan gizi buruk lebih baik serta ibu memiliki informasi dan pengetahuan yang lebih beragam