cover
Contact Name
Dita Archinirmala
Contact Email
dorotea.ditaarchinirmala@kalbe.co.id
Phone
+6281806175669
Journal Mail Official
cdkjurnal@gmail.com
Editorial Address
http://www.cdkjournal.com/index.php/CDK/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cermin Dunia Kedokteran
Published by PT. Kalbe Farma Tbk.
ISSN : 0125913X     EISSN : 25032720     DOI : 10.55175
Core Subject : Health,
Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut pencegahan, pengobatan maupun rehabilitasi. Jurnal ini ditujukan untuk membantu mewadahi publikasi ilmiah, penyegaran, serta membantu meningkatan dan penyebaran pengetahuan terkait dengan perkembangan ilmu kedokteran dan kesehatan masyarakat. Terbit setiap bulan sekali dan disertai dengan artikel yang digunakan untuk CME - Continuing Medical Education yang bekerjasama dengan PB IDI (Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia)
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 43, No 5 (2016): Infeksi" : 24 Documents clear
Myocarditis Related to Sepsis in Young Male -, Harrison; Irawaty, Agnita; J. Saputra, Ardian
Cermin Dunia Kedokteran Vol 43, No 5 (2016): Infeksi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.681 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v43i5.59

Abstract

Sepsis is a complex disease and is the manifestation of the immune and inflammatory response to infection. Recent definitions recognize the importance of myocardial depression and include a low cardiac index (CI) or echocardiographic evidence of cardiac dysfunction as one of the diagnosis criteria of severe sepsis. We report a case of young male with septic shock, pneumonia, and acute myocarditis.
Pengaruh Stressor Psikososial, Depresi, dan Demensia terhadap Insomnia pada Lanjut Usia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia II Jakarta -, Surilena; W, Hendry; M, Elita; Simon, Sumanto; Joewana, Satya
Cermin Dunia Kedokteran Vol 43, No 5 (2016): Infeksi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.964 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v43i5.52

Abstract

Pendahuluan: Depresi, demensia, dan insomnia adalah problem klinis dan kesehatan umum yang sering dijumpai pada lanjut usia (lansia) yang dapat menimbulkan penderitaan bermakna, mengeksaserbasi morbiditas dan disabilitas. Gangguan tersebut dipengaruhi oleh faktor biologis dan stressor psikososial. Tujuan: Mengidentifikasi pengaruh stressor psikososial, depresi, dan demensia terhadap kejadian insomnia pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia II Jakarta. Metode: Penelitian cross-sectional pada 103 lansia secara random sampling di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia II, Jakarta, bulan Juli-Desember 2014. Pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner demografi, penyakit fisik kronis, stressor psikososial, Geriatric Depression Scale 15 (GDS15), Mini Mental State Examination (MMSE), dan Insomnia Severity Index (ISI). Analisis dengan analisis univariat dan multivariat Stepwise Logistic Regression. Hasil: Sejumlah 103 lansia dengan rerata usia 70,8 tahun, dan sebanyak 52,4%-nya perempuan. Sebagian besar (57,3%) dengan penyakit fisik kronis seperti hipertensi, diabetes melitus, artritis rematoid, dengan stressor psikososial tinggi (43,7% ), depresi (45,6%), demensia (83,5%), dan insomnia (42,7%). Pada analisis regresi logistik multivariat, faktor signifikan yang berperan terhadap insomnia pada lansia adalah depresi, penyakit fisik kronis, dan stressor psikososial (p<0.05); paling dominan adalah depresi (p= 0,000; OR 16,18). Simpulan: Depresi memiliki pengaruh paling bermakna terhadap terjadinya insomnia pada lansia.
Masalah Virus Zika pada Kehamilan Richard, Timoteus; Kristanto, Andi; Adiwinata, Randy; Stephanie, Aurelia; Christianty, Finna; Belinda Phang, Beatrice; Adiwinata, Sheila
Cermin Dunia Kedokteran Vol 43, No 5 (2016): Infeksi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.895 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v43i5.57

Abstract

Wabah Virus Zika (ZIKV) merebak pada tahun 2015 hingga 2016 terutama di benua Amerika dan mendapat perhatian dunia. ZIKV merupakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes, umumnya self limiting dan jarang fatal pada dewasa. Perhatian lebih kepada ibu hamil karena potensi janin mikrosefalus. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah mengeluarkan beberapa rekomendasi diagnosis dan manajemen ZIKV baik pada ibu hamil maupun pada bayi baru lahir. Pencegahan dan diagnosis dini ZIKV menjadi kunci utama penanganan.
Manfaat Suplementasi Probiotik untuk Konstipasi Fungsional pada Perempuan Lanjut usia: Laporan Kasus Berbasis Bukti Jayadi Iskandar, William; Kusumadewi, Dian
Cermin Dunia Kedokteran Vol 43, No 5 (2016): Infeksi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.664 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v43i5.60

Abstract

Tujuan: Mengetahui manfaat suplementasi probiotik dalam mengurangi gejala konstipasi fungsional pada perempuan lanjut usia. Metode: Penelusuran literatur menggunakan Pubmed dan Cochrane, serta diperoleh satu systematic review dan dua RCT yang ditelaah kritis. Hasil: Probiotik dapat mengurangi gejala konstipasi fungsional pada perempuan lanjut usia, namun kemaknaan klinis masih diteliti. Simpulan: Probiotik belum memiliki cukup bukti ilmiah untuk menjadi bagian tatalaksana konstipasi fungsional pada perempuan lanjut usia. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menilai keamanan dan efikasi, khususnya pada lanjut usia.
Letrozole sebagai Terapi Lini Pertama Kanker Payudara Stadium Lokal Lanjut atau Metastatik Reseptor Hormon Positif Lawrenti, Hastarita
Cermin Dunia Kedokteran Vol 43, No 5 (2016): Infeksi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.841 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v43i5.61

Abstract

Estrogen diketahui berperan memacu pertumbuhan dan survival sel epitelial payudara normal dan sel kanker payudara dengan berikatan dan mengaktivasi reseptor estrogen. Sel-sel kanker payudara yang mengekspresikan reseptor estrogen dijumpai pada sekitar 70% kanker payudara; jenis ini disebut kanker payudara reseptor estrogen atau reseptor hormon positif. Salah satu agen endokrin untuk terapi kanker payudara reseptor hormon positif adalah aromatase inhibitor. Letrozole termasuk aromatase inhibitor generasi ketiga yang menghambat enzim aromatase, yang mengubah androgen menjadi estrogen, pada wanita pasca-menopause. Letrozole superior dibandingkan tamoxifen sebagai terapi lini pertama pada wanita pasca-menopause dengan kanker payudara stadium lanjut reseptor hormon positif, dan efikasinya sebanding dengan aromatase inhibitor generasi ketiga lainnya sebagai terapi endokrin adjuvan pada wanita pasca menopause dengan kanker payudara stadium dini reseptor hormon positif. Letrozole juga ditoleransi dengan baik.
Kurkumin sebagai Agen Kemopreventif - Benarkah Aman? -, Paramita; Louisa, Melva; -, Nafrialdi
Cermin Dunia Kedokteran Vol 43, No 5 (2016): Infeksi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.015 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v43i5.62

Abstract

Kanker adalah penyebab kematian dan kesakitan di seluruh dunia. Menurut data World Health Organization (WHO) ada sekitar 14 juta kanker kasus baru dan 8,2 juta kematian akibat kanker pada tahun 2012. Kemoprevensi adalah pendekatan anti-kanker yang menjanjikan dengan efek sekunder lebih rendah dibandingkan dengan kemoterapi klasik. Kurkumin (diferuloylmethane), suatu polifenol memiliki aktivitas anti-inflamasi, antioksidan, dan sifat kemopreventif yang poten dengan efek samping toksik minimal. Namun, beberapa bukti menunjukkan bahwa kurkumin dapat menyebabkan berbagai efek toksik seperti gangguan lambung, mual, diare, reaksi alergi kulit, dan pembekuan darah akibat gangguan aktivitas anti-trombosis. Bahkan beberapa bukti menunjukkan bahwa pemberian kurkumin dosis tinggi jangka panjang pada hewan pengerat dapat bersifat tumorigenik.
Proses Autoimun Terkait Myelodysplastic Syndrome Jaya Jacobus, Danny
Cermin Dunia Kedokteran Vol 43, No 5 (2016): Infeksi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.952 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v43i5.63

Abstract

Myelodysplastic Syndrome (MDS) adalah kelainan klonal sel progenitor hematopoietik yang ditandai dengan sitopenia. Etiologi pasti MDS masih belum diketahui sepenuhnya, tetapi hasil penelitian klinis dan laboratorium menunjukkan adanya peran respons imun. Perubahan rasio CD4 : CD8 sering ditemukan pada pemeriksaan laboratorium, dan penelitian molekular genetik menunjukkan tingginya kadar sel T sitotoksik. Manifestasi autoimun juga didapatkan pada pasien MDS, hal ini diduga karena peningkatan produksi sitokin proinflamasi.
Kadar MDA (Malondialdehid) Karyawan SPBU di Kota Palembang. -, Subandrate; -, Safyudin
Cermin Dunia Kedokteran Vol 43, No 5 (2016): Infeksi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.285 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v43i5.53

Abstract

Lingkungan SPBU adalah salah satu lingkungan tinggi oksidan seperti toluen, benzena, xylen, atau hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH). Senyawa ini dimetabolisme oleh hati dan menghasilkan radikal bebas yang merusak sel. Oksidasi radikal bebas terhadap lipid menghasilkan senyawa MDA (malondialdehid). Penelitian potong lintang bersifat analitik observasional ini bertujuan untuk membandingkan kadar MDA antara karyawan SPBU dan non-karyawan SPBU di Kota Palembang. Dua SPBU dipilih secara acak.  Jumlah subjek penelitian pada penelitian ini adalah 14 orang karyawan SPBU dan 7 kontrol. Sampel berupa darah yang diambil setelah selesai shift kerja. Rata-rata kadar MDA pada karyawan SPBU adalah 0,731 nmol/mL dan kontrol adalah 0,326 nmol/mL. Terdapat pengaruh bekerja di SPBU terhadap kadar MDA (p=0,004). Peroksidasi lipid darah cenderung lebih banyak terdapat pada karyawan SPBU dibandingkan kontrol.
Penatalaksanaan Hemangioma Sumadi Lubis, Bob
Cermin Dunia Kedokteran Vol 43, No 5 (2016): Infeksi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1763.409 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v43i5.58

Abstract

Hemangioma yang biasa dikenal sebagai tanda lahir merupakan tumor pembuluh darah yang muncul pada bayi tahun pertama kelahiran dengan ciri pertumbuhan post-natal yang cepat kemudian mengalami regresi selama masa kanak-kanak. Hemangioma bisa berlokasi di setiap organ tubuh. Penegakan diagnosis secara akurat dan observasi secara cermat sangat diperlukan, sehingga penatalaksanaan hemangioma sesuai dengan kondisi tiap pasien.
CT Cardiac: Prosedur dan Aplikasi Klinis -, Kartika; Kumalasari, Tirta; Martono, Budi
Cermin Dunia Kedokteran Vol 43, No 5 (2016): Infeksi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.187 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v43i5.64

Abstract

CT scan adalah modalitas pencitraan terbaik untuk mendapatkan visualisasi arteri koroner mayor. Teknik pemeriksaan noninvasif CT Cardiac memungkinkan praktisi mengetahui oklusi ataupun stenosis arteri koroner maupun keadaan miokardium pada penyakit jantung koroner. Metaanalisis menunjukkan akurasi diagnostik sangat baik, dengan sensitivitas 96% dan spesifisitas 86%. CT Cardiac merupakan teknik noninvasif eksplorasi arteri koroner paling efektif saat ini.

Page 1 of 3 | Total Record : 24


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 50 No 11 (2023): Pediatri Vol 50 No 10 (2023): Kedokteran Umum Vol 50 No 9 (2023): Penyakit Dalam Vol 50 No 8 (2023): Dermatiologi Vol 50 No 7 (2023): Kardiovaskular Vol 50 No 6 (2023): Edisi CME Vol 50 No 5 (2023): Kedokteran Umum Vol 50 No 4 (2023): Anak Vol 50 No 3 (2023): Kardiologi Vol 50 No 2 (2023): Penyakit Dalam Vol 50 No 1 (2023): Oftalmologi Vol 49, No 4 (2022): Infeksi - COVID-19 Vol 49 No 12 (2022): Dermatologi Vol. 49 No. 11 (2022): Neurologi Vol 49 No 10 (2022): Oftalmologi Vol. 49 No. 9 (2022): Neurologi Vol. 49 No. 8 (2022): Dermatologi Vol 49, No 7 (2022): Vitamin D Vol 49 No 7 (2022): Nutrisi - Vitamin D Vol 49 No 6 (2022): Nutrisi Vol 49, No 6 (2022): Nutrisi Vol 49 No 5 (2022): Neuro-Kardiovaskular Vol 49, No 5 (2022): Jantung dan Saraf Vol 49 No 4 (2022): Penyakit Dalam Vol 49, No 3 (2022): Saraf Vol 49 No 3 (2022): Neurologi Vol 49, No 2 (2022): Infeksi Vol 49 No 2 (2022): Infeksi Vol 49 (2022): CDK Suplemen-2 Vol 49 (2022): CDK Suplemen-1 Vol 49, No 1 (2022): Bedah Vol 49 No 1 (2022): Bedah Vol 48 No 11 (2021): Penyakit Dalam - COVID-19 Vol 48, No 7 (2021): Infeksi - [Covid - 19] Vol 48 No 1 (2021): Infeksi COVID-19 Vol. 48 No. 10 (2021): Continuing Medical Education - Edisi 4 Vol 48 No 8 (2021): Continuing Medical Education - Edisi 3 Vol 48 No 5 (2021): Continuing Medical Education - Edisi 2 Vol. 48 No. 2 (2021): Continuing Medical Education - Edisi 1 Vol 48, No 12 (2021): General Medicine Vol 48 No 12 (2021): Penyakit Dalam Vol 48, No 11 (2021): Kardio-SerebroVaskular Vol 48, No 10 (2021): CME - Continuing Medical Education Vol 48, No 9 (2021): Nyeri Neuropatik Vol 48 No 9 (2021): Neurologi Vol 48, No 8 (2021): CME - Continuing Medical Education Vol 48 No 7 (2021): Infeksi Vol 48, No 6 (2021): Kardiologi Vol 48 No 6 (2021): Kardiologi Vol 48, No 5 (2021): CME - Continuing Medical Education Vol 48 No 4 (2021): Dermatologi Vol 48, No 4 (2021): Dermatologi Vol 48, No 3 (2021): Obstetri dan Ginekologi Vol. 48 No. 3 (2021): Obstetri - Ginekologi Vol 48, No 2 (2021): Farmakologi - Vitamin D Vol 48, No 1 (2021): Penyakit Dalam Vol 47, No 12 (2020): Dermatologi Vol 47, No 11 (2020): Infeksi Vol 47, No 10 (2020): Optalmologi Vol. 47 No. 10 (2020): Dermatologi Vol 47 No 9 (2020): Infeksi Vol 47, No 9 (2020): Neurologi Vol. 47 No. 8 (2020): Oftalmologi Vol 47, No 8 (2020): Kardiologi Vol 47, No 7 (2020): Bedah Vol. 47 No. 7 (2020): Neurologi Vol 47 No 6 (2020): Kardiologi & Pediatri Vol 47, No 5 (2020): CME - Continuing Medical Education Vol. 47 No. 5 (2020): Bedah Vol. 47 No. 4 (2020): Interna Vol 47, No 4 (2020): Arthritis Vol. 47 No. 3 (2020): Dermatologi Vol 47, No 3 (2020): Dermatologi Vol 47, No 2 (2020): Penyakit Infeksi Vol 47 No 2 (2020): Infeksi Vol 47, No 1 (2020): CME - Continuing Medical Education Vol 47, No 1 (2020): Bedah Vol 47 No 1 (2020): Bedah Vol. 46 No. 7 (2019): Continuing Medical Education - 2 Vol 46 No 12 (2019): Kardiovakular Vol 46, No 12 (2019): Kardiovaskular Vol. 46 No. 11 (2019): Pediatri Vol 46, No 11 (2019): Kesehatan Anak Vol 46, No 10 (2019): Farmasi Vol. 46 No. 10 (2019): Farmakologi - Continuing Professional Development Vol 46 No 9 (2019): Neurologi Vol 46, No 9 (2019): Neuropati Vol. 46 No. 8 (2019): Pediatri Vol 46, No 8 (2019): Kesehatan Anak Vol 46, No 7 (2019): CME - Continuing Medical Education Vol 46 No 6 (2019): Endokrinologi Vol 46, No 6 (2019): Diabetes Mellitus Vol 46, No 5 (2019): Pediatri Vol. 46 No. 5 (2019): Pediatri Vol. 46 No. 4 (2019): Dermatologi Vol 46, No 4 (2019): Dermatologi Vol 46, No 3 (2019): Nutrisi Vol. 46 No. 3 (2019): Nutrisi Vol 46, No 2 (2019): Penyakit Dalam Vol. 46 No. 2 (2019): Interna Vol 46 No 1 (2019): Obstetri-Ginekologi Vol 46, No 1 (2019): CME - Continuing Medical Education Vol 46, No 1 (2019): Obstetri - Ginekologi Vol 45, No 12 (2018): Farmakologi Vol 45 No 12 (2018): Interna Vol. 45 No. 11 (2018): Neurologi Vol 45, No 11 (2018): Neurologi Vol. 45 No. 10 (2018): Muskuloskeletal Vol 45, No 10 (2018): Muskuloskeletal Vol 45 No 9 (2018): Infeksi Vol 45, No 9 (2018): Infeksi Vol 45, No 8 (2018): Alopesia Vol. 45 No. 8 (2018): Dermatologi Vol 45, No 7 (2018): Onkologi Vol 45 No 7 (2018): Onkologi Vol. 45 No. 6 (2018): Interna Vol 45, No 6 (2018): Penyakit Dalam Vol 45, No 5 (2018): Nutrisi Vol. 45 No. 5 (2018): Nutrisi Vol 45, No 4 (2018): Cedera Kepala Vol 45 No 4 (2018): Neurologi Vol 45, No 4 (2018): Cidera Kepala Vol. 45 No. 3 (2018): Muskuloskeletal Vol 45, No 3 (2018): Muskuloskeletal Vol 45, No 2 (2018): Urologi Vol. 45 No. 2 (2018): Urologi Vol 45, No 1 (2018): Dermatologi Vol 45 No 1 (2018): Dermatologi Vol 45, No 1 (2018): Suplemen Vol 44, No 12 (2017): Neurologi Vol 44, No 11 (2017): Kardiovaskuler Vol 44, No 10 (2017): Pediatrik Vol 44, No 9 (2017): Kardiologi Vol 44, No 8 (2017): Obstetri-Ginekologi Vol 44, No 7 (2017): THT Vol 44, No 6 (2017): Dermatologi Vol 44, No 5 (2017): Gastrointestinal Vol 44, No 4 (2017): Optalmologi Vol 44, No 3 (2017): Infeksi Vol 44, No 2 (2017): Neurologi Vol 44, No 1 (2017): Nutrisi Vol 43, No 12 (2016): Kardiovaskular Vol 43, No 11 (2016): Kesehatan Ibu - Anak Vol 43, No 10 (2016): Anti-aging Vol 43, No 9 (2016): Kardiovaskuler Vol 43, No 8 (2016): Infeksi Vol 43, No 7 (2016): Kulit Vol 43, No 6 (2016): Metabolik Vol 43, No 5 (2016): Infeksi Vol 43, No 4 (2016): Adiksi Vol 43, No 3 (2016): Kardiologi Vol 43, No 2 (2016): Diabetes Mellitus Vol 43, No 1 (2016): Neurologi Vol 42, No 12 (2015): Dermatologi Vol 42, No 11 (2015): Kanker Vol 42, No 10 (2015): Neurologi Vol 42, No 9 (2015): Pediatri Vol 42, No 8 (2015): Nutrisi Vol 42, No 7 (2015): Stem Cell Vol 42, No 6 (2015): Malaria Vol 42, No 5 (2015): Kardiologi Vol 42, No 4 (2015): Alergi Vol 42, No 3 (2015): Nyeri Vol 42, No 2 (2015): Bedah Vol 42, No 1 (2015): Neurologi Vol 41, No 12 (2014): Endokrin Vol 41, No 11 (2014): Infeksi Vol 41, No 10 (2014): Hematologi Vol 41, No 9 (2014): Diabetes Mellitus Vol 41, No 8 (2014): Pediatrik Vol 41, No 7 (2014): Kardiologi Vol 41, No 6 (2014): Bedah Vol 41, No 5 (2014): Muskuloskeletal Vol 41, No 4 (2014): Dermatologi Vol 41, No 3 (2014): Farmakologi Vol 41, No 2 (2014): Neurologi Vol 41, No 1 (2014): Neurologi More Issue