cover
Contact Name
Adilah Wirdhani Lubis
Contact Email
wirdhanidila@gmail.com
Phone
+6281361102671
Journal Mail Official
wirdhanidila@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP - Universitas Islam Sumatera Utara Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science
ISSN : 26141817     EISSN : 2654637X     DOI : https://doi.org/10.30743/cheds.v5i2.4802
Core Subject : Science, Education,
Journal of Chemistry Education and Science (CHEDS) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Islam Sumatera Utara secara berkala pada bulan Juni dan Desember pada setiap tahunnya. Jurnal ilmiah ini berisi hasil pemikiran, ide, dan gagasan dari penelitian ilmiah yang berorientasi pada bidang pendidikan kimia, keilmuan kimia serta Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi media bagi masyarakat untuk menyalurkan hasil pemikiran, ide, dan gagasannya sehingga memberikan inovasi serta dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam dunia pendidikan dan kimia khususnya.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2025)" : 15 Documents clear
FUTURE OF ASPHALT DEVELOPMENT: A REVIEW OF SUSTAINABLE ADDITIVES AND ADVANCED TECHNOLOGIES FOR ENHANCED ASPHALT PERFORMANCE Meteab, Hussein Hatem; Abbood, Amal Shakir; Nail, Ghufran Hamed
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.12187

Abstract

This review explores the latest advancements in enhancing asphalt performance, focusing on the use of additives that improve the properties of bitumen and fillers in asphalt mixtures. The study includes innovative materials such as calcite, quartz, various soils, liquid sulfur, Gil Sonite, traditional fillers, and polymeric additives. It also examines advanced materials like graphene oxide, biochar, and phase-change materials, and investigates the use of both natural and recycled rubber. Special attention is given to sustainable practices, highlighting the use of waste resources such as used motor oil, ceramic fibers, recycled asphalt aggregate, and leftover cooking oil. The review also looks into the integration of advanced technologies like microwave energy and synthetic fibers to enhance the performance and durability of asphalt. By summarizing current research and development efforts, this review provides an in-depth look at these innovations and their potential to revolutionize the asphalt industry. It discusses future prospects, including self-healing asphalt, digital tools for optimizing asphalt production, and autonomous maintenance systems. The review aims to support researchers, engineers, and policymakers in developing more durable, efficient, and sustainable asphalt solutions, offering a comprehensive assessment of the current state and future directions of asphalt enhancements. Through this review, stakeholders can gain a better understanding of current and future innovations that could significantly impact the development and maintenance of road infrastructure.
MINAT BELAJAR MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS SAPTA MANDIRI PADA MATA KULIAH IPA SD Hajati, Siti Nadiya
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.12057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki minat belajar mahasiswa PGSD pada mata kuliah Ilmu Pengetahuan Dasar (IPA SD). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan di program PGSD, Universitas Sapta Mandiri, pada tahun akademik 2024/2025. Sampel terdiri dari enam mahasiswa dari kelas P3 dan P4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar mahasiswa PGSD pada mata kuliah Ilmu Pengetahuan Dasar rendah. Hasil penelitian, berdasarkan dokumentasi nilai ujian tengah semester dan data wawancara, menunjukkan beberapa faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya minat belajar, yaitu metode pengajaran yang monoton, interaksi kelas yang terbatas, latar belakang pendidikan mahasiswa, kemampuan mengajar dosen, sifat materi kuliah, dan ketersediaan fasilitas pendukung.
ANALISIS PERBANDINGAN RENDEMEN MINYAK EUKALIPTUS (EUCALYPTUS OIL) DARI BAGIAN DAUN DAN PANGKAL DAUN MELALUI DESTILASI UAP AIR Silvany, Rika; Rizky, Putri; Ningrum, Resti Ayu
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.12253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan karakteristik fisik minyak kayu putih yang diperoleh dari daun dan pangkal daun Eucalyptus sp. melalui metode distilasi uap. Parameter yang diamati meliputi rendemen, berat jenis, dan indeks bias. Bahan baku daun dan pangkal daun kayu putih masing-masing ditimbang sebanyak 3 kg dan didistilasi selama 2 jam menggunakan alat distilasi uap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan baku berpengaruh nyata terhadap kualitas minyak yang dihasilkan. Rendemen minyak dari daun sebesar 0,64%, sedangkan dari pangkal daun sebesar 0,51%. Berat jenis minyak daun kayu putih sebesar 0,9286, dan berat jenis dari pangkal daun sebesar 0,9260, keduanya masih dalam rentang Standar Nasional Indonesia (SNI 06-3954-1995) yaitu 0,910–0,930. Indeks bias minyak dari daun adalah 1,4773, sedikit lebih tinggi daripada indeks bias dari pangkal daun, yaitu 1,4751, dan sedikit di atas rentang SNI 8834:2019 (1,4600–1,4750). Perbedaan ini menunjukkan bahwa daun eukaliptus mengandung konsentrasi senyawa teroksigenasi seperti 1,8-sineol yang lebih tinggi dibandingkan dengan pangkal daun. Secara keseluruhan, daun eukaliptus menghasilkan minyak dengan rendemen yang lebih tinggi dan sifat fisik yang lebih baik, sehingga menjadikannya bahan baku yang paling sesuai untuk produksi minyak eukaliptus.
PEMANFAATAN KULIT JAGUNG SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SERAT FIBER PADA PEMBUATAN FIBERGLASS Lestari, Pratiwi Putri; Sukmawati, Sukmawati; Rizky, Putri; Silvay, Rika; Simanjuntak, Dedy Sofyanto; Ningrum, Resti Ayu
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.12265

Abstract

Serat kulit jagung memiliki nilai ekonomis yang tinggi, mudah didapat, dan dapat terdegradasi secara alami, berpotensi sebagai serat penguat komposit, sehingga mengatasi masalah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah serat alami dapat digunakan sebagai pengganti serat sintetis pada fiberglass dan untuk menentukan massa serat alami yang tepat untuk menghasilkan fiberglass yang paling kuat. Metode yang digunakan adalah membuat fiberglass dengan mencampur resin dan katalis dalam mangkuk, diaduk hingga homogen. Kemudian, pengujian untuk kekuatan putus, kekuatan lentur, dan pengujian lainnya dilakukan. Hasil penelitian ini, termasuk uji bentuk dan penampilan, menunjukkan bahwa setiap lembar fiberglass memiliki ujung potong yang lurus dan rata dan permukaan yang halus, tidak menunjukkan retakan atau cacat lainnya. Pengukuran dimensi optimal adalah 10,1 mm. Uji kekuatan lentur optimal adalah 3,025 MPa. Dalam uji kekuatan putus, hasil optimal adalah 0,356 j/mm2.
Pemanfaatan Asap Cair Berbasis Limbah Tempurung Kelapa sebagai Pengawet Alami dan Teknik Pengasapan Ikan yang Eco-Friendly Lestari, Lilla Puji; Ahsan, Faris Miftakul; Nurrochman, Muhammad Fariz; Ibrahim, Mochammad Rizki
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.12578

Abstract

Penelitian ini berawal dari tingginya penggunaan pengawet kimia berbahaya dalam makanan, sehingga diperlukan alternatif pengawet alami yang lebih aman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses produksi asap cair dari tempurung kelapa dalam sistem tertutup, mengevaluasi efektivitasnya sebagai pengawet ikan, dan mengamati perubahan kualitas ikan setelah perlakuan. Metode yang digunakan meliputi produksi asap cair melalui pirolisis, kondensasi, dan pemurnian hingga grade 1, kemudian diaplikasikan pada ikan dengan berbagai konsentrasi, yaitu 0%, 2%, 4%, dan 6%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asap cair mengandung senyawa fenolik dan asam organik yang dapat menghambat pertumbuhan mikroba, menstabilkan pH, dan menjaga warna, aroma, dan tekstur ikan. Konsentrasi 4–6% ditemukan paling efektif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah asap cair berbasis limbah tempurung kelapa berpotensi menjadi pengawet alami yang aman dan ramah lingkungan dibandingkan dengan pengawet sintetis.

Page 2 of 2 | Total Record : 15