cover
Contact Name
Adilah Wirdhani Lubis
Contact Email
wirdhanidila@gmail.com
Phone
+6281361102671
Journal Mail Official
wirdhanidila@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP - Universitas Islam Sumatera Utara Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science
ISSN : 26141817     EISSN : 2654637X     DOI : https://doi.org/10.30743/cheds.v5i2.4802
Core Subject : Science, Education,
Journal of Chemistry Education and Science (CHEDS) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Islam Sumatera Utara secara berkala pada bulan Juni dan Desember pada setiap tahunnya. Jurnal ilmiah ini berisi hasil pemikiran, ide, dan gagasan dari penelitian ilmiah yang berorientasi pada bidang pendidikan kimia, keilmuan kimia serta Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi media bagi masyarakat untuk menyalurkan hasil pemikiran, ide, dan gagasannya sehingga memberikan inovasi serta dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam dunia pendidikan dan kimia khususnya.
Articles 231 Documents
THE ROLE OF MICROALGAE IN CARBON CAPTURE AND LIPID ACCUMULATION: A MINI REVIEW Eva Musifa
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13496

Abstract

The increasing concentration of carbon dioxide (CO₂) in the atmosphere is a major factor driving global climate change. Therefore, effective, sustainable, and environmentally friendly mitigation strategies are needed. Microalgae have emerged as a promising biological solution due to their high photosynthetic capacity to absorb CO₂ and convert it into biomass. This review article aims to examine the role of microalgae in carbon mitigation, focusing on the CO₂ absorption mechanism, the efficiency of the cultivation system, and its relationship to lipid production as a biofuel feedstock. Microalgae utilize the Carbon Concentrating Mechanism (CCM) to increase carbon fixation efficiency, even at low CO₂ concentrations. The absorbed carbon is then converted through the Calvin cycle into organic compounds that serve as precursors for lipid biosynthesis. Microalgae tend to increase lipid accumulation in the form of triacylglycerols (TAGs), which have the potential to be converted into biodiesel. In addition to contributing to carbon sequestration, microalgae also have economic value through the production of biofuels and other high-value compounds, thus supporting the concept of a circular economy. With the right technological development, microalgae have the potential to become an integrated solution for carbon mitigation and renewable energy supply in the future.
PERHITUNGAN KAJIAN KOMPUTASI INTERAKSI ANTARA POLISTIRENA (PS) DENGAN POLIKAPROLAKTON (PCL) Nur Anisa Anggita; Muhammad Yusuf; Floren Miani Sihotang; Dilla Rama Dina; Andhika Febrian Pulungan; Meygrees Swimayu Panggabean; Giovani Mei Anggasta Telaumbanua
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13191

Abstract

Studi ini mengeksplorasi interaksi molekuler antara polistirena (PS) dan polikaprolakton (PCL) menggunakan pendekatan komputasional berdasarkan metode Complete Neglect of Differential Overlap (CNDO). Optimasi struktural dan perhitungan kimia kuantum dilakukan untuk mengevaluasi jarak antaratom, muatan atom parsial, dan energi interaksi. Hasil simulasi menunjukkan adanya ikatan hidrogen antara atom hidrogen dari PS dan atom oksigen dari PCL, dengan jarak ikatan yang diukur sebesar 2,8 Å dan 2,2 Å. Ikatan ini disertai dengan perbedaan muatan yang signifikan, menunjukkan interaksi non-kovalen yang kuat. Energi interaksi total yang diperoleh adalah –16084 kkal/mol, menunjukkan bahwa kompleks PS–PCL stabil secara termodinamis. Hasil ini menunjukkan kompatibilitas PS dan PCL sebagai sistem poliblend dan memberikan bukti komputasional untuk potensi mereka dalam pengembangan material berbasis polimer yang ramah lingkungan.
A COMPREHENSIVE REVIEW OF PETROLEUM-DERIVED PRODUCTS, REFINING PROCEDURES, AND CRUDE OIL FRACTIONS Hussein Muteb Hatam; Ola Abdulhay Ali; Ayaat Khamess Ftekan
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.12873

Abstract

Petroleum,  known as crude oil in many countries is a non-renewable resource. It's a naturally-occurring liquid that exists beneath the Earth’s surface (lithosphere) and can potentially be extracted as an alternative fuel. Petroleum is a fossil fuel, having been made from the remains of dead plant and animal matter that was trapped under layers of sediments over millions of years. It forms in sedimentary rock where the heat and pressure is extreme. An example of a process that can demonstrate these principles is the cracking of crude oil into many useful fractions, including gasoline and its sisters in distillation known as "middle distillates" (see Petroleum Act) such as kerosene and diesel fuel: which is petroleum, a mixture of hydrocarbons between C1 to C50 Some characteristics are properties I think.and depending on one's location it may contain many chemical or physical differences. In this lesson, we discussed fractional distillation to obtain various products of petroleum from crude oil and its compositions
ANALISIS PENGUASAAN KONSEP DASAR ILMU KIMIA SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 SERIRIT Putu Dinda Pratiwi; I Wayan Subagia; I Nyoman Suardana
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tingkat penguasaan siswa kelas XII terhadap konsep dasar kimia dan mendeskripsikan dan menjelaskan penyebab rendahnya penguasaan siswa kelas XII terhadap konsep dasar ilmu kimia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data kuantitatif diperoleh melalui tes pilihan ganda dengan teknik sampling total, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan teknik sampling purposive. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata indikator untuk subtopik zat murni (unsur dan senyawa) adalah 67,70%, campuran (homogen, heterogen, dan pemisahan campuran) adalah 62,63%, dan partikel materi (atom, ion, dan molekul) adalah 58,83%. Distribusi tingkat penguasaan konsep kimia siswa adalah sebagai berikut: 5 siswa dalam kategori sangat tinggi, 21 siswa dalam kategori tinggi, 15 siswa dalam kategori sedang, 48 siswa dalam kategori rendah, dan 49 siswa dalam kategori sangat rendah. Penyebab penguasaan konsep dasar kimia yang sangat rendah di kalangan siswa kelas 12 adalah miskonsepsi, literasi yang rendah, dan tidak tahu konsep.
REVIEW: PERAN SOD, KATALASE, DAN GLUTATION PEROKSIDASE DALAM STRES OKSIDATIF Zulfina Riyadloh; Najwa Alfi Izza; Laili Nur Farida; Syifanatul Ainy
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13407

Abstract

Stres oksidatif adalah ketidakseimbangan biokimia utama yang disebabkan oleh produksi spesies oksigen reaktif (ROS) yang berlebihan di luar kapasitas sistem pertahanan antioksidan. Tinjauan ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme biokimia dan peran enzim antioksidan, termasuk superoksida dismutase (SOD), katalase (CAT), dan glutathione peroksidase (GPx), dalam menjaga keseimbangan redoks seluler. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur naratif dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel-artikel relevan dari berbagai basis data ilmiah. Hasil menunjukkan bahwa SOD mengubah radikal superoksida menjadi hidrogen peroksida, yang selanjutnya didetoksifikasi oleh CAT dan GPx menjadi air dan oksigen. Enzim-enzim ini bekerja secara sinergis dan diatur melalui jalur pensinyalan redoks seperti Nrf2. Disregulasi sistem ini dikaitkan dengan perkembangan penyakit degeneratif. Kesimpulannya, enzim antioksidan memainkan peran penting dalam perlindungan seluler dan memiliki potensi untuk aplikasi terapeutik.
PENGARUH RASIO KULIT JAGUNG DAN HVS TERHADAP KARAKTERISTIK KERTAS DAUR ULANG Aurelia Arsanda Salsabilla; Yoga Putra Pratama; Sahiba Sahila; Putri Trisa Azahra
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13698

Abstract

Meningkatnya permintaan kertas mendorong pemanfaatan bahan baku alternatif yang ramah lingkungan, salah satunya adalah limbah sekam jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio sekam jagung dan limbah kertas HVS terhadap karakteristik kertas daur ulang dengan penambahan 5% CaCO₃. Metode eksperimental laboratorium digunakan dengan lima rasio komposisi sekam jagung dan limbah kertas HVS, yaitu 10%:90%, 30%:70%, 50%:50%, 70%:30%, dan 90%:10%. Parameter yang dievaluasi meliputi pengamatan visual, gramatur, kekuatan tarik, dan penyerapan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi sekam jagung menurunkan nilai gramatur dari 143,94 g/m² menjadi 73,18 g/m², sedangkan kekuatan tarik meningkat dari 1,00 N/mm² menjadi 2,95 N/mm². Penyerapan air menurun menjadi 5,35 detik pada komposisi 50%:50% dan meningkat kembali pada proporsi sekam jagung yang lebih tinggi. Pengamatan visual menunjukkan bahwa kandungan sekam jagung yang lebih tinggi menghasilkan warna yang lebih kekuningan dan tekstur permukaan yang lebih kasar. Secara keseluruhan, sekam jagung dan kertas bekas HVS berpotensi sebagai bahan baku alternatif untuk produksi kertas daur ulang yang ramah lingkungan.
INTEGRASI ETNOKIMIA BAHAN PEWARNA ALAMI TENUN SONGKET DESA KALIANGET PADA PEMBELAJARAN KIMIA DI SMA Putu Indah Sri Artawan; Siti Maryam; I Gusti Lanang Wiratma
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pengetahuan etnokimia mengenai penggunaan pewarna alami dan proses pewarnaan kain tenun songket di Desa Kalianget, serta integrasinya ke dalam pendidikan kimia SMA melalui modul pembelajaran berbasis etnokimia. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian etnografi. Subjek penelitian ini meliputi penenun songket di Desa Kalianget, buku, jurnal ilmiah, dan silabus kimia SMA Kurikulum Merdeka. Objek penelitian adalah pengetahuan etnokimia para pengrajin mengenai pewarna alami, proses pewarnaan tenun songket, konsep kimia yang terkandung di dalamnya, dan integrasinya ke dalam pendidikan kimia SMA. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan analisis dokumen, sedangkan validitas data dinilai melalui triangulasi data, kecukupan referensi, dan pengecekan anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pewarna alami yang digunakan, kunyit (Curcuma longa), gambir (Uncaria gambir Roxb.), dan daun katuk (Sauropus androgynus) mengandung konsep kimia dan prinsip kimia hijau. Pengetahuan etnokimia ini kemudian diintegrasikan ke dalam modul pembelajaran kimia hijau. Pengetahuan etnokimia dalam materi Kimia Hijau untuk Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI GUM ARABIC TERHADAP NILAI VISKOSITAS TINTA CETAK SARING BERBAHAN DASAR AMPAS KOPI Rachel Aulia Putri; Yoga Putra Pratama; Sahiba Sahila
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13859

Abstract

Ampas kopi merupakan salah satu limbah organik yang dapat dimanfaatkan sebagai pigmen alami untuk tinta cetak saring yang ramah lingkungan. Gum arabic umum digunakan sebagai bahan pengikat (binder) untuk meningkatkan daya ikat pigmen dan mengatur viskositas tinta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi gum arabic terhadap viskositas tinta cetak saring berbahan dasar ampas kopi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan membuat formulasi tinta menggunakan variasi konsentrasi gum arabic sebesar 3%, 5%, 7%, 9%, dan 11%. Pengujian viskositas dilakukan menggunakan Zahn Cup No. 4 dengan mengukur waktu alir tinta dalam satuan detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi gum arabic memengaruhi waktu alir tinta. Tinta konvensional memiliki rata-rata waktu alir sebesar 17,24 detik, sedangkan waktu alir tercepat diperoleh pada formulasi gum arabic 5% sebesar 8,16 detik. Formulasi gum arabic 7% menghasilkan rata-rata waktu alir tertinggi sebesar 18,99 detik dan merupakan nilai yang paling mendekati tinta konvensional. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi gum arabic berpengaruh terhadap viskositas tinta cetak saring berbahan dasar ampas kopi, dengan konsentrasi optimum pada penelitian ini yaitu 7%.
REVIEW: PERAN SOD, KATALASE, DAN GLUTATION PEROKSIDASE DALAM STRES OKSIDATIF Zulfina Riyadloh; Najwa Alfi Izza; Laili Nur Farida; Syifanatul Ainy
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13407

Abstract

Stres oksidatif adalah ketidakseimbangan biokimia utama yang disebabkan oleh produksi spesies oksigen reaktif (ROS) yang berlebihan di luar kapasitas sistem pertahanan antioksidan. Tinjauan ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme biokimia dan peran enzim antioksidan, termasuk superoksida dismutase (SOD), katalase (CAT), dan glutathione peroksidase (GPx), dalam menjaga keseimbangan redoks seluler. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur naratif dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel-artikel relevan dari berbagai basis data ilmiah. Hasil menunjukkan bahwa SOD mengubah radikal superoksida menjadi hidrogen peroksida, yang selanjutnya didetoksifikasi oleh CAT dan GPx menjadi air dan oksigen. Enzim-enzim ini bekerja secara sinergis dan diatur melalui jalur pensinyalan redoks seperti Nrf2. Disregulasi sistem ini dikaitkan dengan perkembangan penyakit degeneratif. Kesimpulannya, enzim antioksidan memainkan peran penting dalam perlindungan seluler dan memiliki potensi untuk aplikasi terapeutik.
PEMANFAATAN KULIT JAGUNG SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SERAT FIBER PADA PEMBUATAN FIBERGLASS Pratiwi Putri Lestari; Sukmawati Sukmawati; Putri Rizky; Rika Silvay; Dedy Sofyanto Simanjuntak; Resti Ayu Ningrum
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.12265

Abstract

Serat kulit jagung memiliki nilai ekonomis yang tinggi, mudah didapat, dan dapat terdegradasi secara alami, berpotensi sebagai serat penguat komposit, sehingga mengatasi masalah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah serat alami dapat digunakan sebagai pengganti serat sintetis pada fiberglass dan untuk menentukan massa serat alami yang tepat untuk menghasilkan fiberglass yang paling kuat. Metode yang digunakan adalah membuat fiberglass dengan mencampur resin dan katalis dalam mangkuk, diaduk hingga homogen. Kemudian, pengujian untuk kekuatan putus, kekuatan lentur, dan pengujian lainnya dilakukan. Hasil penelitian ini, termasuk uji bentuk dan penampilan, menunjukkan bahwa setiap lembar fiberglass memiliki ujung potong yang lurus dan rata dan permukaan yang halus, tidak menunjukkan retakan atau cacat lainnya. Pengukuran dimensi optimal adalah 10,1 mm. Uji kekuatan lentur optimal adalah 3,025 MPa. Dalam uji kekuatan putus, hasil optimal adalah 0,356 j/mm2.