cover
Contact Name
Adilah Wirdhani Lubis
Contact Email
wirdhanidila@gmail.com
Phone
+6281361102671
Journal Mail Official
wirdhanidila@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP - Universitas Islam Sumatera Utara Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science
ISSN : 26141817     EISSN : 2654637X     DOI : https://doi.org/10.30743/cheds.v5i2.4802
Core Subject : Science, Education,
Journal of Chemistry Education and Science (CHEDS) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Islam Sumatera Utara secara berkala pada bulan Juni dan Desember pada setiap tahunnya. Jurnal ilmiah ini berisi hasil pemikiran, ide, dan gagasan dari penelitian ilmiah yang berorientasi pada bidang pendidikan kimia, keilmuan kimia serta Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi media bagi masyarakat untuk menyalurkan hasil pemikiran, ide, dan gagasannya sehingga memberikan inovasi serta dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam dunia pendidikan dan kimia khususnya.
Articles 187 Documents
Pemanfaatan Ekstrak Kulit Batang Kesambi (Schleichera oleosa) dalam Sintesis dan Karakterisasi Nanopartikel Perak dengan FTIR Susvira, Dian; Akbar, Muhammad; Situmeang, Boima; Widiyanto, Holisha
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i1.11263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi nanopartikel perak menggunakan ekstrak kulit kayu kesambi serta menentukan gugus fungsi dalam ekstrak yang berperan sebagai bioreduktor. Ekstraksi kulit kayu kesambi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Pembentukan nanopartikel perak dilakukan dengan menambahkan ekstrak kulit kayu kesambi 4% ke dalam larutan AgNO₃ 0,01 M. Nanopartikel disintesis dengan tiga perbandingan yang berbeda, yaitu: 1:3, 1:5, dan 1:7. Analisis instrumental menggunakan Spektrofotometer dan FTIR. Absorbansi maksimum dari analisis spektrofotometer UV-Vis untuk sampel dengan perbandingan 1:3, 1:5, dan 1:7 diamati pada panjang gelombang 440 nm. Nilai absorbansi tertinggi diperoleh pada perbandingan 1:3. Spektrum FTIR nanopartikel yang berasal dari ekstrak kulit kayu kesambi menunjukkan puncak yang lebar dan kuat pada bilangan gelombang 3385 cm⁻¹, yang menunjukkan adanya vibrasi peregangan OH pada senyawa fenolik, yang berfungsi sebagai agen pereduksi dalam sintesis nanopartikel perak.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERINTEGRASI STEM TERHADAP HASIL BELAJAR DAN MINAT SISWA KELAS XI PADA MATERI LAJU REAKSI Rahma, Fuad Dea; Sihombing, Junifa Layla
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i1.11100

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang peningkatan hasil belajar dan minat siswa melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) terintegrasi STEM pada materi laju reaksi. Dengan menggunakan metode quasi eksperimen dengan kelas eksperimen dan kontrol, hasil penelitian menunjukkan N-Gain sebesar 0,72 (kategori tinggi) dan peningkatan skor rata-rata dari 44,30 menjadi 84,72 pada kelas eksperimen. Minat belajar juga meningkat dari 71,05 menjadi 82,16. Ditemukan korelasi yang kuat (r = 0,6671) antara hasil belajar dan minat, dengan kontribusi 44,5%. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa model PjBL terintegrasi STEM efektif meningkatkan hasil belajar dan minat siswa. Ditemukan korelasi yang signifikan antara hasil belajar dan minat belajar sebesar 0,6671 (kategori kuat), dengan kontribusi minat sebesar 44,5%. Berdasarkan hasil uji hipotesis, Ho ditolak dan Ha diterima yang menunjukkan bahwa model PjBL terintegrasi STEM efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan minat siswa.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA MELALUI TES DIAGNOSTIK CRI: STUDI KASUS DI SMAN 2 MUARA BADAK Rahma, Siti; Erika, Farah; Lestari, Sri
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.11373

Abstract

Kesalahpahaman dalam pembelajaran kimia, khususnya mengenai larutan penyangga, masih menjadi tantangan bagi banyak siswa. Studi ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana kesalahpahaman ini terjadi pada siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 2 Muara Badak dengan menerapkan metode Indeks Kepastian Respons (CRI). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang melibatkan 69 siswa yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik berupa pertanyaan esai dan wawancara mendalam untuk mengidentifikasi pola kesalahpahaman yang muncul. Hasil analisis menunjukkan bahwa 41,12% siswa mengalami kesalahpahaman, 32,97% tidak memahami konsep tersebut, dan hanya 25,91% siswa yang memiliki pemahaman yang benar. Faktor utama penyebab kesalahpahaman ini adalah kurangnya pemahaman tentang prinsip-prinsip kesetimbangan kimia dan kecenderungan siswa untuk menghafal rumus tanpa memahami konsep dasar. Berdasarkan temuan ini, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih inovatif, seperti penggunaan media interaktif dan pendekatan berbasis pemecahan masalah, untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep larutan penyangga.
HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN SAAT MELAKUKAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK DENGAN SELF-EFFICACY MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS MULAWARMAN Hidayah, Adinda Nur; Usman, Usman; Erika, Farah
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.11786

Abstract

Praktikum laboratorium kimia organik menuntut keterampilan teknis seperti distilasi, ekstraksi, dan kromatografi, yang seringkali memicu kecemasan yang dapat memengaruhi efikasi diri mahasiswa. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara kecemasan selama praktikum laboratorium kimia organik dan efikasi diri mahasiswa Pendidikan Kimia di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman. Desain penelitian korelasional kuantitatif digunakan dengan sampel 30 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS, termasuk korelasi Pearson, regresi linier sederhana, dan koefisien determinasi. Uji korelasi Pearson menunjukkan korelasi negatif yang signifikan (r = -0,370, p = 0,044). Analisis regresi linier sederhana menghasilkan koefisien regresi -0,282 dan konstanta 37,882, dengan kecemasan menyumbang 13,7% dari varians dalam efikasi diri. Temuan menunjukkan bahwa tingkat kecemasan yang lebih tinggi dikaitkan dengan tingkat efikasi diri yang lebih rendah di antara mahasiswa selama praktikum laboratorium kimia organik.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE PADA MATERI HIDROLISIS GARAM Safitri, Wulan Dwi; Eddiyanto, Eddiyanto; Wardana, Dian; Ramadhan, Dwi Sapri; Fahmi, Jam'an
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.11838

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk menentukan peningkatan hasil belajar siswa di kelas eksperimen setelah diajar menggunakan media pembelajaran berbasis web dengan model kooperatif tipe scramble pada materi hidrolisis garam. Instrumen yang digunakan adalah 20 pertanyaan objektif. Dari hasil analisis, rata-rata peningkatan siswa kelas eksperimen adalah 0,7414 (kategori tinggi) dan di kelas kontrol adalah 0,5881 (kategori sedang). Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji t sisi kanan, ditemukan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel atau 8,064 2,0021 dengan tingkat signifikansi α = 0,05, sehingga Ha diterima, sehingga peningkatan hasil belajar di kelas yang diajar menggunakan media pembelajaran berbasis web lebih tinggi daripada peningkatan hasil belajar di kelas yang diajar tanpa menggunakan media pembelajaran berbasis web (konvensional).
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN LKPD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI ASAM BASA Simanullang, Romian Afrina; Sinaga, Marudut
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.10960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah siswa yang diajar menggunakan model Siklus Pembelajaran 5E yang dibantu Lembar Aktivitas Siswa (LKPD) mencapai hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang diajar menggunakan metode ceramah-tanya-jawab dalam materi asam-basa. Penelitian ini juga mengkaji korelasi antara aktivitas belajar dan peningkatan hasil belajar. Pendekatan kuantitatif dengan desain Kuasi-Eksperimental digunakan. Sampel penelitian terdiri dari siswa Kelas XI-4 (eksperimental) dan Kelas XI-5 (kontrol), yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan model Siklus Pembelajaran 5E dengan LKPD menunjukkan hasil belajar yang lebih tinggi, dengan thitung ttabel (3,97 1,998) pada tingkat signifikansi 5%, yang mengkonfirmasi Ha. Korelasi yang signifikan ditemukan antara aktivitas belajar dan peningkatan hasil belajar (rhitung rtabel, 0,798 0,362). Dengan nilai korelasi 0,798, aktivitas belajar berkontribusi 62,25% terhadap hasil belajar siswa, sedangkan 37,75% dipengaruhi oleh faktor lain.
REVIEW: MODIFIKASI METAL-ORGANIC FRAMEWORKS SEBAGAI KATALIS EPOKSIDASI OLEFIN Mukaromah, Laela; Palapa, Neza Rahayu; Ahadito, Bijak Riyandi
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.12412

Abstract

Pengembangan katalis heterogen telah menjadi aspek penting dalam meningkatkan kinerja katalitik untuk berbagai reaksi kimia. Sebagai material anorganik berpori, kerangka logam-organik (metal-organic frameworks/MOF) muncul sebagai material pendukung untuk mengatasi masalah pemisahan katalis homogen seperti kompleks molibdenum bervalensi tinggi yang telah banyak digunakan untuk epoksidasi olefin. Metode yang digunakan dalam artikel ulasan ini adalah tinjauan pustaka naratif dengan pendekatan yang disederhanakan. Hasil ulasan artikel ini menunjukkan bahwa modifikasi kerangka logam-organik dengan kompleks molibdenum dapat dilakukan melalui sintesis satu tahap (one-pot synthesis) atau metode pasca-sintesis. Kerangka logam-organik berbasis zirkonium dan tembaga terutama dipilih karena sifatnya yang luar biasa sebagai material pendukung padat untuk kompleks molibdenum. Kedua metode modifikasi tersebut menghasilkan katalis dengan selektivitas dan konversi tinggi untuk epoksidasi olefin, seperti cis-siklooktena.
REVITALALISASI PEMBELAJARAN SAINS UPAYA MENINGKATKAN KONTRIBUSI MENUJU GREEN CHEMISTRY DI SEKOLAH MENENGAH Pane, Eva Pratiwi; Darmana, Ayi; Pasaribu, Sunggul; Simanjuntak, Bernard
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.12641

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk pendidikan. Dalam konteks global yang menghadapi krisis lingkungan dan perubahan iklim, pendidikan sains memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran ekologis dan perilaku berkelanjutan peserta didik. Salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab tantangan tersebut adalah konsep green chemistry atau kimia hijau, yang menekankan prinsip-prinsip keberlanjutan, efisiensi sumber daya, dan pengurangan dampak lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya revitalisasi pembelajaran sains di sekolah menengah dalam meningkatkan kontribusi menuju penerapan green chemistry. Pendekatan konseptual digunakan untuk menelaah integrasi nilai-nilai kimia hijau ke dalam kurikulum, strategi pembelajaran, dan pengembangan kompetensi siswa abad ke-21. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran sains yang direvitalisasi melalui pendekatan kontekstual, berbasis proyek, dan integratif dengan isu lingkungan mampu menumbuhkan literasi sains ekologis, keterampilan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap keberlanjutan. Artikel ini juga mengusulkan model konseptual revitalisasi pembelajaran sains berbasis green chemistry yang dapat diterapkan di sekolah menengah sebagai kontribusi nyata pendidikan terhadap pembangunan berkelanjutan.
PENGARUH VARIASI MASSA PADA GREEN SYNTHESIZED MATERIAL ADSORPSI Fe3O4/TiO2 DENGAN METODE KOPRESIPITASI TERHADAP NILAI BANDGAP MENGGUNAKAN UV-VIS Arnydhinata, Ella; Lubis, Ridwan Yusuf; Husnah, Miftahul
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.11961

Abstract

Material fotokatalitik adalah material yang digunakan untuk mempercepat degradasi polutan dalam air dengan menyerap foton yang dapat mempercepat reaksi kimia. Proses fotokatalitik dapat dipercepat jika nilai bandgap material lebih kecil dengan mencampurkan Fe₃O₄ dan TiO₂. Proses pencampuran menggunakan metode kopresipitasi. Rasio massa yang digunakan untuk Fe₃O₄/TiO₂ (FT) adalah 2:1 (FT1), 1:1 (FT2), dan 1:2 (FT3). Sampel FT kemudian diuji menggunakan XRD dan UV-Vis untuk menilai hasil degradasi dan pengurangan bandgap. Hasil analisis XRD menunjukkan penurunan ukuran kristal dari 30,71 menjadi 28,59 nm. Pengujian UV-Vis menunjukkan penurunan nilai bandgap sebesar 2,38 eV dan persentase degradasi sebesar 99,55%. Peningkatan rasio massa TiO₂ terhadap Fe₃O₄ memengaruhi ukuran dan nilai bandgap material fotokatalitik. Hasil degradasi metilen biru yang paling optimal diperoleh pada sampel FT3 dengan rasio campuran 1:2.
PEMANFAATAN LIMBAH AMPAS TAHU SEBAGAI INHIBITOR KOROSI PADA BAJA RINGAN MENGGUNAKAN METODE MICROWAVE ASSISTED EXTRACTION (MAE) Mahardika, Micha; Lailatusholihah, Isna; Rismawati, Aas
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.12431

Abstract

Inhibitor adalah zat kimia yang mengurangi laju korosi logam ketika ditambahkan ke lingkungan. Inhibitor organik yang mengandung senyawa isoflavonoid dapat secara efektif mengurangi korosi. Ekstrak ampas tahu mengandung isoflavonoid, sehingga berpotensi menjadi inhibitor korosi organik. Studi ini menyelidiki penggunaan ekstrak limbah ampas tahu untuk memperlambat korosi. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode Ekstraksi Berbantuan Gelombang Mikro (MAE), yang mempercepat ekstraksi dengan memanaskan pelarut dan sampel dengan radiasi gelombang mikro. Pengujian korosi menggunakan metode pengurangan berat. Analisis FTIR mengkonfirmasi keberadaan senyawa flavonoid, dengan absorbansi tertinggi pada 2926 cm⁻¹. Baja lunak yang diberi perlakuan dengan ekstrak ampas tahu 1% menunjukkan laju korosi 2,1 mpy dan efektivitas inhibitor 89,3%. Kinerja terbaik dicapai dengan konsentrasi 2%, menghasilkan laju korosi 1,8 mpy dan efektivitas 90,9%.