cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021" : 22 Documents clear
Pengaruh Pengetahuan, Sikap, Tindakan Terhadap Kesadaran dan PHBS di Nomporejo : The Influence of Knowledge, Attitude, Action on Awareness and Chlb in Nomporejo Sarofah, Nafidlotul; Handayani, Siti Dyah; Nuryakin, Nuryakin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.399 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1355

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat adalah salah satu gambaran kehidupan dari kebiasaan keluarga yang selalu mencermati dan menjaga kesehatan terhadap semua anggota keluarga. PHBS ditempatkan sebagai salah satu indikator pencapaian dalam meningkatkan derajat kesehatan terhadap program Sustainable Development Goals (SDGs) 2015-2030. Pencegahan penyakit yang dilakukan dapat dengan mengurangi atau menghilangkan faktor risiko dengan menerapkan PHBS. Puskesmas Galur II merupakan salah satu Puskesmas yang melakukan peninjauan terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di desa Nomporejo. Pada tahun 2020 cakupan rumah tangga PHBS 16% yang sebelumnya pada tahun 2019 cakupan rumah tangga PHBS 48,67%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, sikap, dan tindakan terhadap kesadaran dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Teknik pengambilan sampel dengan metode non probability sampling dan penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 120 sampel pada kelompok keluarga di Desa Nomporejo Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta. Analisis pada penelitian ini dengan menggunakan SEM dengan software AMOS 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap kesadaran dalam kelompok keluarga. Sikap berpengaruh signifikan terhadap kesadaran dalam kelompok keluarga Tindakan tidak berpengaruh signifikan terhadap kesadaran dalam kelompok keluarga. Kesadaran berpengaruh signifikan terhadap PHBS pada kelompok keluarga. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap berpengaruh signifikan terhadap kesadaran, tindakan tidak berpengaruh signifikan terhadap kesadaran, dan kesadaran berpengaruh signifikan terhadap PHBS.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Postpartum Blues di RS “Y” Bekasi : Factors Related To the Incidence of Postpartum Blues at “Y” Hospital Bekasi Purwarini, Justina; Armaya, Linco Deby
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.772 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1455

Abstract

Postpartum blues merupakan kesedihan atau kemurungan yang dirasakan oleh ibu setelah melahirkan yang berlangsung pada hari ke-3 sampai hari ke- 5 dalam 14 hari pertama setelah melahirkan. Gejala-gejala yang terjadi pada depresi postpartum diantaranya adanya tangisan singkat, perasaan kesepian atau ditolak, cemas, bingung, gelisah, letih, pelupa, tidak konsentrasi, dan tidak dapat tidur. Gejala yang muncul dapat menyebabkan ibu menjadi pasif dan mengabaikan bayinya serta ketidakseimbangan hormon karena cemas dan stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, paritas, pendidikan dan pekerjaan dengan kejadian postpartum blues di RS “Y” Bekasi. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan pengambilan sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 93 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner Edinburgh postpartum depression scale (EPDS). Analisis data menggunakan uji statistic chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 2 variabel yang berhubungan yaitu paritas (p value = 0,013) dan pekerjaan (p value = 0,003) dan 2 variabel menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan yaitu usia (p value = 0,934) dan Pendidikan (p value = 0,274) dengan kejadian postpartum blues. Peran perawat diperlukan untuk dapat mendampingi ibu sehingga dapat beradaptasi dengan kondisi post-partumnya sehingga secara fisiologis dan psikologis ibu dapat menerima peran barunya dengan positif.
Hubungan Pengetahuan Prilaku dan Sikap dalam Pengolahan Makanan terhadap Kejadian Penyakit Diare Pasca Bencana di Pengusian Desa Wani 1 Kabupaten Donggala Tahun 2020: The Relationship Between Knowledge Behavior and Attitude in Food Processing to the Incidence of Diarrhea Post-Disaster in Wani 1 Village, Donggala Regency in 2020 Umar, Fadly; Juwita, Juwita; Kartiani, Andi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.803 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1613

Abstract

Pada wilayah Desa wani 1 terjadi diare balita sebesar 19 kasus denganjumlah KK 299 dan jumlah balita 63 jiwa (30,16%). Berdasarkan survey pendahuluan, masyarakat di pengungsian mempunyai pengetahuan yang cukup terhadap pengolahan makanan tetapi masih ada yang bersikap acuh. Kemungkinan hal ini dikarenakan kondisi lingkumgan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam pengolahan makanan terhadap kejadian penyakit diare pasca bencana dipengungsian desa wani 1. Desain penelitian yang digunakan adalah potong silang (Cross Sectional). Penelitian ini dilaksanakan di tempat pengungsian desa Wani 1 dengan populasi berjumlah 63 balita, dimana teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Total Sampling. Luaran yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu keberhasilan dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam pengolahan makanan sehingga mengurangi kejadian penyakit diare di pengungsian Desa wani 1 Kabupaten Donggola.
Keluhan Pre Menstrual Syndrome pada Pekerja Perempuan di Kota Makassar : Complaints of Pre Menstrual Syndrome on Women Workers in Makassar City Muflihah, Andi; Farid, Firda Nurul Fadilah; Asman, Fadhilah Hanifa; Heriani, Heriani; Rosadi, Andi Rifkah Kifayah; Sefriana, Sefriana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.988 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1617

Abstract

Latar Belakang: Perempuan pada saat haid seringkali disertai rasa sakit sehingga tidak mampu melakukan tugasnya secara maksimal. Rasa sakit menstruasi juga diikuti dengan Pre Menstrual Syndrome (PMS) dengan gejala-gejala yang paling umum adalah kelelahan, sifat lekas marah, bengkak abdominal, dada sakit, suasana hati labil antara kesedihan dan kemarahan yang silih berganti serta depresi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keluhan PMS yang terjadi pada pekerja perempuan di Kota Makassar. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan sampel sebanyak 203 pekerja perempuan yang didapatkan melalui teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2021 dengan cara menyebarkan kuesioner online (google form). Analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 188 responden (92,6%) mengalami keluhan PMS yang terdiri dari 19 keluhan gejala. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa dari 203 responden, sebanyak 188 responden (92,6%) mengalami keluhan PMS dengan keluhan gejala terbanyak adalah mudah marah sebanyak 188 responden (92,6%). Penelitian ini menyarankan agar pekerja perempuan, khususnya di Kota Makassar dapat memperbaiki pola tidur, olahraga yang teratur, menghindari konsumsi kafein dan alkohol, tidak merokok, dan memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Selain itu, perusahaan sebaiknya membuat program pencegahan atau pengendalian keluhan PMS di tempat kerja.
Gambaran Karakteristik Pengetahuan Masyarakat Awam Mengenai Penanganan Jenazah Pasien COVID-19 : Description of the Characteristics of General Public Knowledge Regarding the Handling of Corpses of COVID-19 Patients Fadilah, Mariatul; Pariyana; Garini, Pramadita Widya; Kusuma, Ully Febra
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.973 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1632

Abstract

Coronavirus diseases 2019 atau yang disingkat dengan COVID-19 telah menyita perhatian dunia sejak kemunculan pertamanya di Wuhan, China, pada akhir Desember 2019. Hal ini dikarenakan oleh penyebarannya yang cepat, sehingga pada 11 Maret 2020 WHO mendeklarasikan COVID-19 sebagai sebuah pandemi. Terhitung hingga tanggal 27 September 2020, WHO melaporkan terdapat 32.730.945 kasus terkonfirmasi COVID-19, dengan 991.224 jumlah kematian. Jumlah kumulatif kasus positif COVID-19 di Indonesia pada 27 September 2020 mencapai angka 275.213 dengan kasus meninggal sebanyak 10.386 kasus. Telah diketahui bahwa penyakit ini dapat ditularakan secara langsung dan tidak langsung. Hal ini menyebabkan banyak keresahan di dalam lingkungan masyarakat dan memunculkan stigma-stigma negatif terhadap proses pemulasaran jenazah pasien COVID-19. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melihat gambaran pengetahuan masyarakat awam mengenai pemulasaran jenazah pasien COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode studi deskriptif observasional. Populasi pada penelitian ini adalah 88 orang masyarakat yang mengisi kuesioner penelitian daring/online. Dari 88 responden yang mengisi kuesioner secara lengkap didapatkan rerata usia 23,78 ± 7,46. Dari total 88 responden pada penelitian ini didapatkan rerata usia responden adalah 22,866,72 tahun. Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (63%), pendidikan terakhir perguruan tinggi (47,7%), dan mayoritas berstatus pelajar/mahasiswa (58%). Mayoritas responden memiliki pengetahuan baik, yaitu 39 orang (44,3%).
Pengaruh Hipnotherapy Terhadap Pencegahan Risiko Komplikasi Persalinan di Kabupaten Luwu Utara: The Effect of Hipnotherapy on the Prevention of Labor Complications Risk in North Luwu District Juinar; Andi Yusuf; Azis, Rahmawati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.971 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1636

Abstract

Tingginya angka kematian ibu merupakan akibat dari gangguan yang terjadi selama masa kehamilan, persalinan, maupun pasca persalinan. Selain faktor fisik, gangguan kehamilan juga terjadi secara psikis seperti kecemasan, stress selama kehamilan, serta ketakutan menghadapi persalinan. Gangguan-gangguan tersebut merupakan faktor yang berdampak pada risiko komplikasi persalinan sehingga meningkatkan angka kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan ANC hypnotherapy terhadap pencegahan risiko komplikasi persalinan di Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik observasional dan desain case control retrospective. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu hamil yang menjalani persalinan di fasilitas kesehatan Kabupaten Luwu Utara. Jumlah sampel untuk kelompok kasus yaitu sebanyak 39 responden dengan perbandingan kelompok kasus dan kelompok kontrol yaitu 1 : 1. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu ibu yang menjalani persalinan normal (pervaginam) dan mengikuti layanan ANC rutin selama masa kehamilan. Pengumpulan data dengan bantuan kuesioner dan lembar observasi. Data yang diperoleh, diolah dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Uji bivariat dengan uji chi-square menggunakan aplikasi SPSS. Penelitian ini menemukan jenis komplikasi persalinan yaitu perdarahan (18,0%), infeksi (25,6%), persalinan lama atau persalinan macet (20,6%), eklampsia (25,6%), dan robekan rahim (10,2%). Mayoritas responden yang pernah mengikuti layanan ANC hypnotherapy sebanyak 3 kali (44,4%). Hasil uji chi-square menunjukkan (p-value = 0,001; OR: 6,417; IK 95%: 2,193-18,778). Layanan ANC hypnotherapy berpengaruh terhadap pencegahan risiko komplikasi persalinan.
A Systematic Review Dukungan Pemberian ASI Eksklusif Selama Pandemi COVID-19: Pesan untuk Promosi Kesehatan : Systematic Review of Exclusive Breastfeeding Support During the COVID-19 Pandemic: Message for Health Promotion -, Khairunnisaa; Ayubi, Dian
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.564 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1665

Abstract

Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) menjadi kekhawatiran mengenai potensi kegagalan menyusui eksklusif. Studi ini meninjau penelitian sebelumnya yang menggambarkan upaya dan dukungan menyusui eksklusif baik pada pada ibu dengan COVID-19 maupun tidak. Pencarian literatur secara sistematis dilakukan pada bulan April-Agustus 2021 menggunakan database yaitu Pubmed dan Scopus dengan rentang waktu publikasi artikel yaitu 2020-2021 serta memenuhi syarat dengan kriteria inklusi. 462 artikel yang selanjutnya masuk dalam tahap eliminasi hingga hasil akhir 30 artikel memenuhi syarat untuk full text review. Studi kualitas dinilai dengan menggunakan Skala Newcastle-Ottawa (NOS). Kami mengidentifikasi 30 studi. Upaya melindungi praktik menyusui eksklusif dilakukan melalui kontak kulit dan rooming-in. Praktik ini menyertakan penerapan pencegahan yang ketat seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan tangan serta payudara. Semua bayi yang lahir dari ibu dengan COVID-19 yang menerapkan protokol kesehatan tidak terinfeksi COVID-19. Dukungan menyusui dari petugas kesehatan, keluarga, komunitas dan manajemen layanan kesehatan tidak dapat diabaikan dalam memastikan menyusui tetap berlanjut selama pandemi dan tindakan pencegahan tetap dipatuhi. Protokol kesehatan perlu dipantau untuk keberlanjutan menyusui yang aman melalui kontak kulit dan rawat gabung. Dukungan sosial tidak dapat diabaikan untuk melindungi praktik menyusui eksklusif dan memastikan bahwa tindakan pencegahan COVID-19 tetap dipatuhi.
Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru pada Usia Produktif di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Durian : An Overview of the Resilience of Families with Disabilities During the COVID-19 Pandemic Ria Risti Komala Dewi; Juniyarti, Juniyarti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.033 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1741

Abstract

Penyakit TB Paru atau tuberkulosis paru adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis yang menyerang bagian tubuh tertentu. Indonesia menempati peringkat tertinggi ketiga di dunia terkait angka kejadian Tuberkulosis. Salah satu kabupaten yang jumlah kasus TBnya masih tinggi ialah Kabupaten Sintang dengan puskesmas dengan kasus TB tertinggi berada di Puskesmas Sungai Durian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian TB Paru pada usia produktif di wilayah kerja puskesmas Sungai Durian. Desain pada penelitian ini adalah case control. Jumlah sampel sebanyak 52 orang dengan perbandingan jumlah kasus sebanyak 26 dan kontrol sebanyak 26. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner dan lembar observasi serta dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara riwayat kontak erat (p value = 0,000), kelembaban (p value = 0,004) dan suhu (p value = 0,024). Tidak terdapat hubungan antara kepadatan hunian (p value = 0,094) dan pencahayaan (p value = 0,055). Diharapkan adanya penguatan informasi melalui promosi kesehatan kepada masyarakat tentang rumah sehat dalam upaya pencegahan TB Paru di Wilayah kerja Puskesmas Sungai Durian.
Gambaran Ketahanan Keluarga Disabilitas di Masa Pandemi COVID-19 : An Overview of the Resilience of Families with Disabilities During the COVID-19 Pandemic Isnaeni, Ineu; Ayubi, Dian
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.577 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1758

Abstract

Menghadapi pandemi COVID-19 diperlukan kekompakan semua aspek kehidupan baik bernegara maupun unit terkecil yaitu keluarga. Keluarga merupakan pondasi kuat dalam menghadapi keterpaparan virus COVID-19. Keluarga disabilitas adalah keluarga yang memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas atau kepala keluarganya sebagai penyandang disabilitas. Keluarga disabilitas adalah keluarga yang rentan dalam situasi dan kondisi pandemi COVID-19. Respon yang tidak tepat dalam menghadapi situasi pandemi ini, akan memperburuk kondisi kerentanan yang sudah ada. Misalnya penyandang disabilitas yang memerlukan terapi untuk mengurangi derajat kecacatannya, terpaksa harus berhenti sementara karena akses ke Rumah Sakit lebih mengutamakan penanganan pasien COVID-19, kemudian terjadinya pemutusan hubungan kerja besar-besaran yang dapat mengakibatkan kondisi ekonomi keluarga terganggu sehingga pengobatan penyandang disabilitas tertunda karena keluarga lebih mengutamakan kebutuhan pangan untuk keberlanjutan kehidupan keluarganya tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan instrumen. Ketahanan Keluarga dengan penyebaran kuesioner melalui Google Form yang disebarkan kepada keluarga yang memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas sebanyak 94. Tujuan penelitian untuk mengetahui potret ketahanan keluarga disabilitas. Keluarga disabilitas memiliki tekanan ekonomi yang cukup besar di masa pandemi COVID-19 dengan pendapatan lebih kecil dibandingkan pengeluaran yang mereka butuhkan. Adanya gejala stress dirasakan keluarga disabilitas menjadi hal yang harus segera ditangani. Keluarga disabilitas dengan segala masalah tetapi masih memberikan pertolongan terhadap sesama dengan memberikan sumbangan. Dalam ketahanan pangan, mereka mengatur dengan baik walaupun beberapa kecemasan melanda berkaitan dengan diri dan anggota keluarga di masa pandemic COVID-19. Pemerintah diharapkan memberikan ruang perlindungan sosial dan kemudahan akses keluarga dalam menjaga keberlangsungan hidup anggota keluarganya.
Penggunaan Telemedicine Sebagai Teknologi Informasi Dalam Rangka Solusi Alternatif Pencegahan Penyebaran COVID-19 : Literature Reviewncegahan Penyebaran COVID-19 : Literature Review: Use of Telemedicine as Information Technology for Alternative Solutions to Prevent the Spread of COVID-19 : Literature Review Salesika; Sitorus, Rico Januar; Syakurah, Rizma Adlia
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.201 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1776

Abstract

Telemedicine adalah salah satu bentuk pelayanan jarak jauh yang memerlukan teknologi sebagai salah satu upaya untuk mempercepat peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan. Telemedicine dipilih sebagai salah satu upaya untuk percepatan peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Penggunaan telemedicine merupakan salah satu kebijakan strategis untuk meminimalisir kontak fisik antara pasien dan petugas medis dalam upaya penanganan melawan wabah pandemi COVID-19. Hingga saat ini strategi tersebut ditujukan agar layanan kesehatan masyarakat tetap terjaga, tanpa meningkatkan potensi penularan COVID-19 di lingkungan fasilitas kesehatan. Penelitian ini berupa literature review dengan cara merujuk pada beberapa Jurnal dan artikel ilmiah sebagai data sekunder. Hasil menunjukkan bahwa Telemedicine mempunyai dampak positif bagi kesehatan masyarakat. Telemedicine semakin diminati oleh penggunanya karena mampu memudahkan tenaga medis maupun pengguna yang membutuhkan pelayanan kesehatan selama masa pandemi. Telemedicine memungkinkan untuk diterapkan di Indonesia dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Kesuksesan pelayanan telemedicine dipengaruhi oleh Pemerintah sebagai stakeholder dalam menerbitkan regulasi, konektivitas dan aksesibilitas guna mnejangkau layanan di seluruh wilayah dan sumber daya manusia yang handal dan berkompeten.

Page 1 of 3 | Total Record : 22


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2026): February 2026 Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue