cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Strategi Implementasi Digital Marketing di Rumah Sakit pada Masa Pandemi COVID-19: Literature Review: Digital Marketing Implementation Strategy in Hospitals During the COVID-19 Pandemic: Literature Review Vanda Sativa Julianti; Amal Chalik Sjaaf; Wahyu Sulistiadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.234 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2107

Abstract

Pendahuluan: Pandemi COVID-19 yang terjadi berdampak pada perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakit pesat. Peranan internet dan media online dapat menjadi strategi baru rumah sakit untuk melakukan pemasaran secara digital. Hal ini membuat interaksi dengan konsumen rumah sakit menjadi lebih mudah dan cepat, dengan biaya yang relatif lebih murah. Tujuan: Kajian literatur ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi implementasi digital marketing di rumah sakit. Metode: Penulisan ini dilakukan secara literature review dari database ProQuest, SpringerLink, dan Science Direct. Artikel diskrining sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Sebanyak 6 artikel disaring dari 6.220 artikel dan kemudian dilakukan kajian literatur. Hasil: Rumah sakit perlu mengetahui dampak perubahan perilaku konsumen akibat COVID-19, melakukan integrasi teknologi digital dalam pelayanan kesehatan berdasarkan Healthcare 4.0, dan prinsip penerapan digital marketing berupa contactless services dan Integrated Marketing Communication. Penerapan digital marketing di rumah sakit dapat diterapkan melalui media massa, sosial media, platform digital/ online, serta aplikasi. Kesimpulan: Diperlukan langkah-langkah strategi implementasi digital marketing di rumah sakit yang tetap mengutamakan konsep 4P dan konsep 4C.
Faktor Determinan Partisipasi Ibu Balita dalam Pemenuhan Imunisasi Dasar Lengkap di Puskesmas Depok Jaya Selama Covid: Determinant Factors of Mother's Participation in Fulfillment of Complete Basic Immunization at Puskesmas Depok Jaya During Covid Atina Rusadi, Rosmala; Adang Bachtiar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.93 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2108

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data yang diperoleh dari Kementrian kesehatan dan UNICEF menunjukkan bahwa 84 % dari semua fasilitas kesehatan melaporkan pelayanan imunisasi terganggu salah satunya adalah puskesmas. Profil kesehatan Kota Depok cakupan UCI tahun 2020 79,37 % masih dibahwah target UCI yaitu 80 %. Penurunan UCI di Kota Depok diikuti dengan penurunan Cakupan Imunisasi dasar lengkap tahun 2019 (99,60 %) dari pada tahun 2020 (76,54 %). Metode: Penelitian ini merupakan analitik kualitatif dengan menggunakan pendekatan Rapid Assessment. Pengumpulan data berupa FGD dengan triangulasi wawancara mendalam. Pemilihan informan dengan prinsip kesesuaian dan kecukupan sehingga sesuai kebutuhan sebanyak 7 Orang informan dan 1 orang Bidan pemegang program Imunisasi. Hasil: Covid – 19 dan penutupan serta pembtasan pada layanan kesehatan mengakibatkan kekhawatiran yang berlebih terhadap Ibu balita untuk melakukan imunisasi Dasar lengkap, walupun Ibu balita mengetahui secara sadar tentang menfaat, keparahan serta kerentanan apabila balita tidak dilakukan imunisasi secara lengkap. Kesimpulan: Penelitian ini memiliki implikasi teoretis bahwa teori Health Belief Model dapat digunakan untuk menjelaskan persepsi kerentanan individu, keseriusan penyakit, persepsi manfaat, dan persepsi hambatan sebagai faktor determinan partisipasi ibu balita untuk melakukan imunsiasi dasar lengkap. Warga masyarakat Depok Jaya terkhusus nya Ibu balita sebagai pengunjung puskesmas dan posyandu sangat merasa ketakutan terkait penyebaran virus Covid – 19.
Analisis Implementasi Pemasaran Digital di Rumah Sakit pada Pandemi COVID-19: Literatur Review: Analysis of Digital Marketing Implementation in Hospitals in the COVID-19 Pandemic: Literature Review Sembiluh, Dhini; Sulistiadi, Wahyu
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.217 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2135

Abstract

Pendahuluan: Industri kesehatan berada di bawah tekanan besar karena munculnya Pandemi COVID-19 dan telah mengakibatkan efek buruk pada ekonomi global yang mempengaruhi strategi pemasaran dan pengeluaran. Untuk rumah sakit terutama saat kondisi pandemi COVID-19, media digital dan platform teknologi baru memberikan kesempatan berekspansi ke pasar baru, menawarkan layanan baru, melamar teknik komunikasi online baru untuk bersaing kembali. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemasaran digital di rumah sakit pada kondisi pandemi COVID-19. Metode: Studi ini dilakukan secara deskriptif dengan literatur review. Penelusuran dilakukan pada artikel yang diterbitkan dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia melalui pencarian pada Proquest Googlescholar, dan Science Direct, dengan kata kunci pemasaran digital, analisis, rumah sakit, COVID-19. Hasil: Studi ini menunjukkan bahwa pemasaran digital di rumah sakit selama pandemi COVID-19 merupakan strategi pemasaran yang memiliki banyak manfaat. Pemilihan saluran pemasaran digital tergantung dari tujuan yang ingin dicapai rumah sakit. Setelah itu, RS menentukan pilihan saluran media digital apa saja yang akan digunakan, kemudian menentukan tujuan dan sasaran yang akan dicapai dari media yang dipilih, melakukan analisis situasi dan audiens, menentukan anggaran serta frekuensi pemasarannya. Selanjutnya untuk implementasinya perlu ditentukan siapa yang melakukan strategi pemasaran yang sudah dipilih, dan harus dilakukan monitoring dan evaluasi dari setiap strategi pemasaran digital yang telah diimplementasikan agar rumah sakit dapat mencapai tujuannya secara efektif dan efisien. Kesimpulan: Studi ini menyimpulkan bahwa pemasaran digital di rumah sakit selama pandemi ini merupakan strategi pemasaran yang memiliki banyak manfaat yaitu dapat menarik pasien baru, memperluas bisnis, meningkatkan kepercayaan pelanggan/pasien, memperkuat loyalitas pelanggan/pasien, meningkatkan brand awareness, mendorong pasien untuk menggunakan layanan rumah sakit dan mempromosikannya kepada kerabat dan keluarganya.
Strategi Rumah Sakit di Indonesia dalam Mengatasi Kenaikan Kasus COVID-19 Varian Omicron : Literature Review: Hospital Strategy in Indonesia in Overcoming the Rise in Omicron Variants of COVID-19 Cases : Literature Review Soeroso, Ratih Meireva; Wahyu Sulistiadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.801 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2137

Abstract

Latar Belakang: Corona Virus Disease-19 (COVID-19) khususnya varian Omicron menyebar dengan sangat cepat hingga menjadi penyakit pandemi yang menyebabkan peningkatan angka kematian selama satu tahun terakhir. Di Indonesia yang padat penduduknya, rumah sakit rujukan dituntut dapat mengatasi lonjakan kasus COVID-19 varian Omicron. Tidak hanya itu, lonjakan kasus COVID-19 varian Omicron juga mempengaruhi angka penularan pada tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan. Tujuan: Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk secara sistematis mengkaji mengenai strategi rumah sakit rujukan dalam menangani lonjakan kasus COVID-19 varian Omicron, sehingga dapat berguna dalam penerapannya untuk meningkatkan efektivitas pelayanan pasien COVID-19 dan pasien lainnya, serta dapat menurunkan angka penularan dan kematian di rumah sakit. Metode: Kajian ini menggunakan database: PubMed dan Google Scholar. Penyusunan dan evaluasi judul abstrak dilakukan dengan menggunakan Mendeley, begitu juga dengan identifikasi dan menghapus abstrak yang ganda. Hasil: Hasil kajian dari tiga artikel yang terpilih mencakup masalah yang didapatkan rumah sakit rujukan selama lonjakan COVID-19 varian Omicron dan strateginya dalam menangani masalah-masalah tersebut. Masalah yang didapatkan adalah ketidakseimbangan antara kebutuhan dan keterbatasan sarana dan prasarana kesehatan akibat lonjakan, serta ditemukannya angka penularan di rumah sakit rujukan. Dari masalah-masalah tersebut, rumah sakit rujukan melakukan penyusunan strategi berupa pembentukan tim khusus yang menangani lonjakan COVID-19 varian Omicron, menetapkan strategi 3T untuk staf rumah sakit rujukan, dan menetapkan strategi teknologi telemedicine. Kesimpulan: Dalam menangani lonjakan COVID-19 varian Omicron, rumah sakit rujukan perlu menetapkan strategi untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan dan memutus rantai penularan COVID-19 varian Omicron.
Peranan Segmenting, Targeting, Positioning Sebagai Strategi Pemasaran Rumah Sakit di Indonesia: The Role of Segmenting, Targeting, Positioning as Hospital Marketing Strategic in Indonesia Marno, Hana Apriyanti; Wahyu Sulistiadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.205 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2138

Abstract

Pendahuluan: Perkembangan rumah sakit baik rumah sakit pemerintah maupun swasta, ditambah dengan tuntutan masyarakat yang begitu tinggi dalam pelayanan membuat rumah sakit berlomba-lomba mencari peluang maupun strategi baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjadi pilihan utama di kelompok masyarakat tertentu. Keterbatasan sumber daya manusia, dana, serta sarana dan prasarana menuntut rumah sakit untuk memilih kelompok tertentu yang menjadi sasaran produk atau layanan unggulannya. Keputusan bagaimana cara melayani pasar sasaran terebut berdasarkan segmentation, targeting, dan positioning. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana strategi segmentation, targeting, dan positioning berpengaruh pada strategi pemasaran pelayanan rumah sakit. Studi ini merupakan sebuah literature review. Metode: Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan literatur review. Hasil: Studi ini menunjukan bahwa strategi pemasaran dengan konsep segmentation, targeting dan positioning serta didukung oleh bauran pemasaran yang tepat merupakan sarana yang efektif untuk meningkatkan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Kesimpulan: Studi ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran dengan konsep Segmentation, Targetting dan Positioning serta didukung oleh bauran pemasaran yang tepat merupakan sarana yang efektif untuk meningkatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan pelanggan.
Faktor Sosiobudaya yang Menghambat Perilaku Skrining Kanker Payudara pada Wanita: Systematic Review: Socio-Cultural Factor Inhibiting the Breast Cancer Screening Behavior in Women: Systematic Review Ditya Fahlevi Safitri; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.389 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2145

Abstract

Pendahuluan: Keterlambatan diagnosis kanker payudara dianggap berkontribusi pada prognosis kanker yang buruk dan tingkat kematian yang tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran faktor-faktor sosiobudaya yang menghambat wanita melakukan deteksi dini kanker payudara. Metode: Dalam studi ini, penulis menggunakan pendekatan meta-ethnografi. Pencarian artikel pada tiga database yaitu Sage Publications, Scopus, dan Science Direct menggunakan keywords yang sama, yaitu “Breast cancer, screening OR self-examination, social, cultural, qualitative” dan dipilih artikel yang diterbitkan antara tahun 2016-2021. Artikel diseleksi dengan menggunakan diagram alur PRISMA 2020, berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Setelah itu dilakukan analisis dengan metode sintesis tematik. Terdapat 10 artikel yang disintesis, dimana penelitian pada artikel tersebut dilakukan di Asia. Amerika Serikat, dan Afrika. Hasil: Didapatkan enam tema yang menjadi faktor-faktor sosiobudaya yang menghambat wanita untuk melakukan skrining kanker payudara, yaitu stigmatisasi; dukungan keluarga; norma dan agama; mitos; fatalisme; dan bahasa. Stigmatisasi; dukungan keluarga; norma dan agama; mitos; fatalisme; dan bahasa, menjadi hambatan wanita untuk melakukan skrining kanker payudara. Kesimpulan: Diperlukan edukasi dan penambahan petugas kesehatan wanita untuk mengatasi hambatan sosiobudaya pada wanita dalam melakukan skrining kanker payudara.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Stres Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Dalam Menyusun Tesis: Factors Affecting Stress in Postgraduate Students of the Faculty of Public Health, the University of Indonesia in Compiling Thesis Hamid, Abdul Mahfuzh Zulfiqar Putra; Martha, Evi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.472 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2148

Abstract

Latar Belakang: Salah satu gangguan jiwa yang secara umum dirasakan adalah stres. Stres pada mahasiswa bisa disebabkan ketidakmampuan dalam melakukan kewajibannya sebagai mahasiswa seperti tugas perkuliahan, target pencapaian nilai, prestasi akademik, kebutuhan untuk mengatur diri sendiri, mengembangkan kemampuan berpikir yang lebih baik serta penyusunan tugas akhir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berpengaruh terhadap kejadian stres mahasiswa yang meliputi usia, jenis kelamin, tempat tinggal, faktor biologi, dan faktor psikologi. Metode: Sampel pada penelitian ini didapatkan sebanyak 97 mahasiswa. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat, serta multivariat. Hasil penelitian menggunakan analisis bivariat faktor yang berhubungan dengan kejadian stres yaitu Jenis Kelamin (pvalue = 0.038), Umur (pvalue = 0.038), faktor biologis (pvalue = 0.001), dan faktor psikologis (pvalue = 0.0001), dan faktor yang tidak berhubungan yaitu tempat tinggal (pvalue = 0.713) namun variabel tempat tinggal tetap dianalisis multivariat karena secara substansi tempat tinggal menjadi variabel yang penting dengan kejadian stres. Hasil: Analisis multivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor biologis (pvalue = 0.014) dan faktor psikologis (pvalue = 0,0001). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor biologis dan faktor psikologis mempunyai hubungan dengan kejadian stres pada mahasiswa pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dalam penyusunan tesis.
Strategi Segmenting, Targeting, Positioning dan Bauran Pemasaran pada RS X dalam Mengembalikan Kepercayaan Pasien saat Pandemi Covid-19: Literature Review: Segmenting, Targeting, Positioning and Marketing Mix Strategies at Hospital X in Restoring Patient Trust during Covid-19 Pandemic: Literature Review Dionisius Indri Priyobodo; Wahyu Sulistiadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.837 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2155

Abstract

Latar Belakang: Rumah Sakit X yang terkena dampak pandemi, berusaha untuk bangkit setelah penderita Covid-19 menurun jauh dan keadaan bermasyarakat mulai menuju ke normal kembali. Untuk menghadapi kondisi normal yang baru diperlukan strategi pemasaran yang baru, karena kompetitor di sekitar rumah sakit saat pandemi berpindah tangan ke grup rumah sakit yang besar. Dengan membidik segmentasi yang tepat, dengan target yang jelas dan memposisikan rumah sakit di tempat yang proporsional akan memudahkan bagian pemasaran rumah sakit melakukan strategi bauran pemasaran supaya usaha kebangkitan rumah sakit tidak menunggu terlalu lama. Ancaman pandemi yang belum berakhir, melalui varian Omicron, diharapkan bisa diantisipasi, mengingat rumah sakit pernah menghadapi serangan pandemi gelombang pertama dan kedua. Tujuan: Dengan menyusun metode STP, dilanjutkan dengan strategi bauran pemasaran, ditambah dengan pengalaman menghadapi pandemi gelombang 1 dan 2, diharapkan rumah sakit dapat mengembalikan kepercayaan pasien seperti sebelum pandemi dan sekaligus siap dalam menghadapi serangan omicron. Metode: Penulis menggunakan metode literature review dalam penulisan ini. Hasil: Dengan membidik segmentasi yang tepat, dengan target yang jelas dan memposisikan rumah sakit di tempat yang proporsional akan memudahkan bagian pemasaran rumah sakit melakukan strategi bauran pemasaran supaya usaha kebangkitan rumah sakit tidak menunggu terlalu lama. Kesimpulan: Ancaman pandemi yang belum berakhir, melalui varian Omicron, diharapkan bisa diantisipasi, mengingat rumah sakit pernah menghadapi serangan pandemi gelombang pertama dan kedua.
Analisis Risiko Ergonomi dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pekerja Seismik di Provinsi Sumatera Selatan : Ergonomic Risk Analysis and Complaints of Musculoskeletal Disorders (MSDs) of Seismic Workers in South Sumatra Province Jarod, Purnomo Jarod Masrudin; Novrikasari; Yuanita Windusari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.879 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2179

Abstract

Latar Belakang: Ergonomi merupakan salah satu faktor yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Sikap kerja yang tidak sesuai dapat menimbulkan keluhan berupa nyeri otot yang disebabkan oleh postur kerja yang tidak alami akibat tuntutan tugas, alat kerja dan tempat kerja yang tidak sesuai dengan kemampuan kerja. Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah cedera atau gangguan otot, syaraf, tendon, sendi, tulang rawan dan cakram tulang belakang akibat kondisi akibat lingkungan, aktivitas dan kondisi kerja. Minyak dan Gas Bumi (Migas) merupakan komoditas penting, tidak saja pada masa lalu dan saat ini, tetapi juga masih akan berperan sebagai penyumbang terbesar energi dunia beberapa dekade kedepan. Salah satu kegiatan hulu migas dalam usaha mencari cadangan migas yaitu survey seismik. Tujuan: Salah satu masalah kesehatan yang paling sering diderita oleh pekerja dalam kegiatan ini adalah gangguan muskuloskeletal berupa keluhan pada bagian otot rangka yang dirasakan seseorang mulai dari keluhan yang sangat ringan hingga sangat sakit. Metode: Penelitian dilakukan pada pekerja seismik di Provinsi Sumatera Selatan menggunakan metode kuantitatif studi analitik cross sectional dengan jumlah populasi 702 pekerja. Pengambilan data menggunakan kuisioner dan pengukuran risiko ergonomi menggunakan lembar kerja REBA, sedangkan untuk keluhan MSDs menggunakan Nordic Body Map (NBM). Keluhan MSDs paling banyak ada pada betis kiri sebesar 78(39,2%), betis kanan sebesar 63(31,7%) dan pinggang sebesar 17(8,5%). leher, bahu kanan, bahu kiri, dan punggung masing-masing sebesar 16(8%), kaki kiri sebesar 11(5,5%), kaki kanan sebesar 9(4,5%), pergelangan kaki kanan sebesar 8(4%), tangan kiri sebesar 7(3,5%), pergelangan tangan kanan dan pergelangan kaki kiri masing-masing 5(2,5%), pergeangan tangan kiri, tangan kanan dan paha kanan masing-masing 3(1,5%), lutut kanan dan lutut kiri masing-masing 2(1%) sampel. Hasil: Analisis tingkat risiko ergonomi menggunakan REBA dan WAC berdasarkan postur, beban, durasi dan frekuensi dari aktivitas pekerja seismik migas didapatkan risiko yang paling rendah ada pada kegiatan pengukuran lintasan yaitu medium risk, sedangkan hampir semua aktivitas memiliki tingkat risiko very high risk kecuali pengangkatan loading pull dan pre loading yang memiliki tingkat risiko high risk. Hasil penelitian ini adalah berdasarkan aktivitas pekerja seismik migas didapatkan risiko yang paling rendah ada pada kegiatan pengukuran lintasan yaitu medium risk, sedangkan hampir semua aktivitas memiliki tingkat risiko very high risk kecuali pengangkatan loading pull dan pre loading yang memiliki tingkat risiko high risk. Jenis pekerjaan berhubungan dengan keluhan MSDs pada pergelangan tangan kanan, kaki kanan, kaki kiri, leher, punggung dan pinggang. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa berdasarkan aktivitas pekerja seismik migas didapatkan risiko yang paling rendah ada pada kegiatan pengukuran lintasan yaitu medium risk, sedangkan hampir semua aktivitas memiliki tingkat risiko very high risk kecuali pengangkatan loading pull dan pre loading yang memiliki tingkat risiko high risk.
Strategi Implementasi Clinical Pathway Terhadap Mutu Pelayanan Obstetri di Rumah Sakit pada Masa Pandemi COVID-19: Systematic Review: Clinical Pathway Implementation Strategy on the Quality of Obstetric Services in Hospitals during the COVID-19 Pandemic: Systematic Review Vanda Sativa; Amal Chalik Sjaaf; Adik Wibowo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.894 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2200

Abstract

Pendahuluan: Pandemi COVID-19 memberikan dampak bagi semua sektor termasuk sektor kesehatan. Ibu hamil merupakan kelompok rentan terpapar virus ini. Data WHO menunjukkan terdapat 290 juta kasus terkonfirmasi positif, dan dari data CDC didapatkan 155 ribu kasus pada ibu hamil di United States. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana strategi implementasi clinical pathway pada pelayanan obstetri di masa pandemi ini. Metode: Penelitian dilakukan secara systematic review berdasarkan alur diagram PRISMA. Didapatkan 7 artikel yang dibahas dalam penelitian ini. Hasil: Implementasi clinical pathway pada masa pandemi ini meliputi diagnosis COVID-19 pada ibu hamil, alat pelindung diri (APD) saat persalinan, manajemen sistem clinical pathway, serta pendukung dan penghambat dalam implementasi clinical pathway. Kesimpulan: Implementasi clinical pathway pada pelayanan obstetri di rumah sakit pada masa pandemi merupakan suatu tantangan dan langkah penting yang tetap harus dapat diterapkan oleh rumah sakit agar mutu pelayanan dan keselamatan pasien tetap terjamin.

Page 21 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue