cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Keberhasilan Menyusui di Usia Remaja dan Faktor yang Mempengaruhi: Literature Review: Breastfeeding Success in Adolescents and Influencing Factors: Literature Review Andi Devina Yudha Wahyuningtyas; Noveri Aisyaroh; Hanifatur Rosyidah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.498 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2235

Abstract

Latar belakang: Menyusui di usia remaja merupakan hal yang sulit dilakukan ibu remaja karena adanya perubahan penyesuaian tugas dan peran menjadi ibu di usia remaja. Ibu remaja untuk mencapai keberhasilan menyusui memerlukan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan menyusui di usia remaja. Tujuan: Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor keberhasilan menyusui di usia remaja. Metode: Metode yang digunakan adalah literature review dengan mencari artikel internasional dan nasional melalui database PubMed dan Google Scholar dengan memasukkan kata kunci dan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditentukan dan didapatkan 10 artikel yang terdiri dari 6 artikel dari jurnal internasional dan 4 artikel dari jurnal nasional. Hasil: Terdapat 4 faktor utama dalam keberhasilan menyusui di usia remaja yaitu faktor personal ibu, faktor bayi, faktor sosial, dan faktor budaya. Sehingga dalam mencapai keberhasilan menyusui di usia remaja perlu memperhatikan keempat faktor utama yaitu faktor personal ibu, faktor bayi, faktor sosial, dan faktor budaya. Kesimpulan: Studi ini menyimpulkan bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan menyusui di usia remaja.
Hubungan Self-awareness Pola Makan terhadap Kejadian Prediabetes di wilayah Kerja Puskesmas Johar Baru: The Relationship between Self-awareness Eating Pattern towards Prediabetes in the work area of Johar Baru Health Center Dewi Ratih; Prabawati, Dewi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.816 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2240

Abstract

Latar belakang: Tingginya kejadian obesitas menjadi salah satu pemicu terjadinya prediabetes, dan banyak masyarakat yang tidak menyadari bahwa mereka menderita prediabetes. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-awareness pola makan terhadap kejadian Prediabetes di wilayah kerja Puskesmas Johar Baru. Tujuan: Penelitian yang bertujuan untuk menganalisa hubungan Self-awareness pola makan terhadap kejadian Prediabetes pada responden yang berada di wilayah kerja Puskesmas Johar Baru. Metode: Penelitian menggunakan Kuantitatif-non eksperimental dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden sebanyak 64orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner Self Awareness Pola Makan dan Finnish Diabetes Risk Score (FINDRISC) untuk mengukur prediebetes. Analisa data menggunakan uji statistic Kendall Tau-C. Hasil: Analisis univariat menunjukkan mayoritas responden memiliki self-awareness rendah (62.5%) dan responden memiliki risiko prediabetes sedikit meningkat (34.4%) diikuti dengan risiko prediabetes tinggi (26.6%). Analisis bivarat menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara self-awareness pola makan terhadap kejadian prediabetes (p <0.05). Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat bahwa self-awareness pola makan berhubungan dengan kejadian prediabetes di wilayah kerja Puskesmas Johar Baru, Jakarta.
Intervensi untuk Mengurangi Burnout pada Perawat selama Pandemi COVID-19: Kajian Sistematik: Intervention to Reduce Nurse Burnout during COVID-19 Pandemic: A Systematic Review Agustina, Renita; Bachtiar, Adang; Waiman, Elina
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.29 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2242

Abstract

Latar Belakang: Perawat berisiko tinggi mengalami burnout selama pandemi COVID-19. Tujuan: Kajian ini bertujuan untuk mengetahui intervensi untuk mengurangi burnout perawat selama pandemi COVID-19. Metode: Kami melakukan kajian sistematik dengan mencari database berikut Scopus, ScienceDirect, PubMed dan Emerald Insight yang dicari dari 1 Januari 2020 hingga 31 Mei 2021. Kami mencari database menggunakan istilah pencarian seperti 'Intervensi', 'Nurse Burnout', dan 'COVID -19'. Hasil: Ada pembatasan dalam hal peserta dalam kajian ini dimana peserta merupakan perawat yang bekerja di rumah sakit. Intervensi yang diperoleh dari artikel yang disertakan adalah Mantram Repetition Program (MRP), program self-compassion, terapi musik, Emotional Freedom Technique, penggunaan Electronic Health Record (EHR), mempromosikan keadilan prosedural dan identifikasi pribadi, dan meningkatkan kecerdasan emosional. Kesimpulan: Hampir semua studi inklusi menyatakan bahwa ada efek positif dalam mengurangi burnout. Intervensi untuk mengurangi burnout pada perawat sangat diperlukan. Rumah sakit harus berperan dalam mengurangi burnout pada perawat untuk menjaga kesehatan mental perawat, menjaga keselamatan pasien, dan kualitas pelayanan kesehatan.
Studi Fenomenologi Peran Perawat pada Pelaksanaan Discharge Planning dalam Asuhan Keperawatan di RS X: Phenomenology Study of The Role of Nurses in The Implementation of Discharge Planning In Nursing Care at Hospital X Cecillia Heni Agustinawati; Asnet Leo Bunga; Indriati Kusumaningsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.232 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2253

Abstract

Latar Belakang: Discharge Planning adalah proses perencanaan sistematik yang dipersiapkan bagi pasien untuk meninggalkan instansi rumah sakit sehingga dapat mempertahankan keberlangsungan keperawatan di rumah. Pelaksanaan discharge planning yang optimal diharapkan dapat memandirikan pasien. Perawat mempunyai peranan penting sebagai sentral kolaborasi interprofesional yang pada pelaksanaan discharge planning berkesinambungan dengan pencatatan edukasi terpadu yang terintegrasi dalam asuhan keperawatan. Namun catatan edukasi terpadu belum terlaksana secara optimal, hal ini masih perlu dianalisis hambatannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran perawat pada pelaksanaan discharge planning dalam asuhan keperawatan. Metode: Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dilakukan pada bulan Juni – Agustus 2021. Partisipan yang terlibat dalam wawancara mendalam secara semi terstruktur sebanyak 8 partisipan, dengan peringkat fungsi II dan III yang memiliki pendidikan D3 Keperawatan dan Ners yang berpengalaman kerja minimal 3 tahun. Data penelitian dianalisis menggunakan software nvivo 12 plus. Penelitian ini mengeksplorasi 7 peran perawat, yakni peran sebagai pemberi asuhan keperawatan, advokator, edukator, koordinator, kolaborator, konsultan, dan peneliti. Hasil: penelitian ada 2 hambatan, yakni hambatan dalam pencatatan edukasi terpadu yang disebabkan situasi ruangan yang repot, kurangnya motivasi perawat, waktu dan beban kerja, ketenagaan yang tidak mencukupi serta hambatan dalam pemahaman tentang discharge planning. Kesimpulan: Hambatan pelaksanaan discharge planning dalam asuhan keperawatan di RS X, yakni hambatan pencatatan dalam formulir catatan edukasi terpadu dan pemahaman terhadap konsep discharge planning, sehingga perlu untuk menelaah lebih lanjut terkait kebijakan, SOP serta panduan pelaksanaan discharge planning dalam asuhan keperawatan dengan cara melakukan pendidikan dan pelatihan, seminar atau webinar bagi seluruh perawat khususnya bagi perawat yang baru agar dapat meningkatkan pemahamannya pada pelaksanaan discharge planning dalam asuhan keperawatan serta menyediakan sarana dokumentasi atau formulir yang mudah dimengerti untuk digunakan sebagai pencatatan discharge planning pada catataan edukasi terintegrasi.
Tradisi Motayok Dalam Pengobatan Tradisional (Studi Kasus Sosiologi Kesehatan di Bolaang Mongondow): Motayok Tradition in Traditional Medicine (Case Study of Health Sociology in Bolaang Mongondow) Akbar, Hairil; Putra Jufriyandi Mokodompit; Nur Halisa Dolot
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.377 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2257

Abstract

Latar Belakang: Pengobatan tradisional adalah pengobatan yang secara turun temurun berdasarkan resep dari nenek moyang, adat istiadat, kepercayaan atau kebiasaan masyarakat setempat. Di Bolaang Mongondow masih terdapat beberapa kebudayaan yang sampai saat ini masih dipertahankan oleh masyarakat karena dianggap bermanfaat. Salah satunya adalah tradisi Motayok. Motayok adalah ritual dimana masyarakat membutuhkan bantuan roh leluhur untuk menyembuhkan orang yang sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi motayok yang ada di Bolaang Mongondow. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan phenomenology. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan observasi partisipasi. Penelitan dilakukan di Kota Kotamobagu Provinsi Sulawesi Utara. Waktu penelitian bulan Desember tahun 2021. Hasil: Penelitian menunjukan tradisi motayok ini sudah sangat jarang lagi di temukan di zaman yang seperti sekarang ini. Tradisi ini hanya di pertahankan di beberapa desa saja yaitu di Desa Bilalang mereka masih melakukan tradisi motayok ini dalam proses pengobatan penyakitnya. Banyak masyarakat termotivasi dan memiliki kepercayaan untuk berobat pada pelayanan tradisional karena di anggap dapat mengobati penyakit kronis yang mereka derita atau keluarganya. Kesimpulan: Tradisi Motayok adalah ritual berupa tarian sejenis dengan kuda lumping, dimana ritual yang berupa ritual ini ditunjukan untuk memanggil roh nenek moyang. Motayok merupakan tradisi penyembuhan tradisional yang masih berada di Desa Bilalang Bolaang Mongondow karena Desa tersebut masih mempertahankan budaya ini.
Analisis Kebencanaan dan Komitmen Manajemen Rumah Sakit di Indonesia : Literature Review: Disaster Analysis and Commitment of Hospital Management in Indonesia : Literature Review Nurul Fajriah; Sutopo Patria Jati; Yuliani Setyaningsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.852 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2279

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap kejadian bencana, utamanya bencana alam dengan frekuensi kejadian bencana alam yang meningkat dari 3814 bencana alam pada 2019 menjadi sebesar 4650 bencana alam pada tahun 2020. Hal tersebut menjadikan rumah sakit sebagai bagian dari sistem dalam pencegahan dan penanggulangan bencana memainkan peran penting terutama dalam aspek pelayanan kesehatan yang komprehensif. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kesiapsiagaan sebagai bentuk komitmen manajemen rumah sakit dalam menghadapi bencana di Indonesia yang disusun melalui metode studi pustaka. Metode: Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan kata kunci melalui database Google Scholar, Pubmed, Science Direct, dan ProQuest, dan didapat sebanyak 14 artikel utama yang akan ditelaah. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara umum komitmen rumah sakit di Indonesia terhadap kesiapsiagaan bencana ditunjukkan dengan pembentukan tim manajemen kebencanaan, namun tidak semua rumah sakit memanfaatkan keberadaan tim kebencanaan dengan maksimal dengan keterbatasan pada penyediaan sarana dan prasarana, pengaturan kebijakan dan regulasi, koordinasi dan kerjasama lintas sektor, serta monitoring dan evaluasi yang tidak dilakukan secara rutin.
Analisis Kepuasan Pengunaan Sistem Pcare Vaksinasi Covid-19 pada Petugas Kesehatan di Puskesmas: Satisfaction Analysis of the Use of the Covid-19 Vaccination Pcare System in Health Officers in Public Health Center Fitriani; Cahya Tri Purnami; Agung Budi Prasetjo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.501 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2282

Abstract

Latar Belakang: Primary Care (P-care) adalah suatu pelayanan informasi pasien dengan menggunakan internet dan berbasis komputer yang disediakan oleh BPJS Kesehatan diperuntukkan bagi para fasilitas kesehatan primer untuk memberikan kemudahan akses data ke server BPJS baik itu pendaftaran dan pelayanan medis. Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat maka memperlukan vaksinasi dalam tindakan pencegahan dari Corona Virus (covid-19). Vaksinasi merupakan suatu intervensi kesehatan yang efektif untuk mencegah penderitaan akibat penyakit dan kematian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi system P-care dalam mengelola data pasien vaksinasi puskesmas di kota Makassar menggunakan metode HOT-FIT model guna untuk mencari tingkat kepuasan pengguna sistem. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. adapun tujuan penelitian ini untuk menjelaskan adakah hubungan antara variabel bebas (manusia, organisasi dan teknologi) dengan variabel terikat net-benefit. Populasi pada penelitian ini yaitu petugas pengguna sistem informasi system Pcare Vaksinasi covid-19 Puskesmas pada puskesmas di wilayah kota Makassar dengan total sampel sebanyak 30 orang responden, terdiri petugas pengguna system Pcare vaksinasi covid-19 pada Puskesmas. Sumber data penelitian ini didapatkan melalui sumber data primer. Adapun pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan cara angket yang berisi pertanyaan mengenai variabel net benefit, faktor manusia, faktor organisasi dan faktor teknologi. Hasil: Berdasarkan hasil dan kesimpulan manfaat dari penelitian ini yaitu sistem pcare vaksinasi covid-19 telah diterima dengan baik oleh pengguna sistem pcare vaksinasi covid-19. Penggunaan sistem pcare vaksinasi covid-19 dapat lebih mengoptimalkan kualitas informasi untuk kepuasan pengguna, kualitas informasi untuk pengguna sistem dan struktur lingkungan untuk pcare vaksinasi. Penggunaan sistem yang ada dengan memperhatikan unsur human seperti menyediakan pelatihan untuk pengguna
Analisis Kinerja Rumah Sakit Berdasarkan Balanced Scorecard di RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur: Hospital Performance Analysis Based on the Balanced Scorecard at RSUD dr. Zubir Mahmud, East Aceh Muhammad Khairurrozi; Ayunin Syahida; Nanda Mirani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.151 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2336

Abstract

Latar Belakang: Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Jenis rancangan penelitian yang digunakan dengan menggunakan mixmethod secara kualitatif dan kuantitatif untuk mengukur kinerja RSUD dr. Zubir Mahmud berdasarkan pendekatan balanced scorecard. Tujuan: Kinerja keuangan RSUD dr. Zubir Mahmud secara umum telah efisien pada tahun 2018 sebesar 91,30%. Sedangkan pada tahun 2019 sebesar 93,20%, dan tahun 2020 sebesar 94,10%. Kinerja dari perspektif pelanggan di dapatkan bahwa kepuasan pasien terhadap kinerja rumah sakit adalah 65%. Metode: Penelitian ini menggunakan metode dekriptif dan metode induktif, yaitu metode deskriptif melakukan analisis data yang dikumpulkan, diklasifikasikan, diiterpretasikan, sehingga dapat dijelaskan pencapaian kinerja pada masing0masing perspektif Hasil: Penelitian ini menggambarkan kemampuan RSUD dr. Zubir Mahmud dalam memuaskan pasiennya belum sepenuhnya baik. Analisis data kunjungan pasien di RSUD dr. Zubir Mahmud, pada tahun 2018 sampai 2020 kunjungan pasien cenderung menurun meskipun tidak berdampak terhadap keuangan yang menunjukkan peningkatan. Kinerja perspektif pertumbuhan dan pembelajaran diukur melalui kepuasan pegawai, pelatihan, dan turnover pegawai. Kepuasan pegawai terhadap kinerja RSUD dr. Zubir Mahmud dari perspektif pertumbuhan dan pembelajaran baik (56,1%). Kesimpulan: Kinerja RSUD dr. Zubir Mahmud dari perspektif keuangan cukup baik, dilihat dari revenue yang mencapai target setiap tahunnya. Kinerja RSUD dr. Zubir Mahmud dari perspektif pelanggan belum sepenuhnya baik, terlihat dari hasil analisis data primer pasien sebagian yang menyatakan puas dengan pelayanan RSUD dr. Zubir Mahmud. Kinerja RSUD dr. Zubir Mahmud dari perspektif proses bisnis internal baik dimana kelengkapan dan proses operasionalnya berjalan sesuai dengan RSUD dr. Zubir Mahmud yang berkelas C. Kinerja RSUD dr. Zubir Mahmud dari perspektif pertumbuhan dan pembelajaran cukup baik, pegawai produktivitas dalam bekerja, dan retensi pegawai yang rendah.
Perbedaan Kadar Glukosa Darah Puasa dan Indeks Masa Tubuh Pada Wanita Berdasarkan Lingkar Pinggang Ellen Christine; Yunus Elon
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.201 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2355

Abstract

Latar belakang: Obesitas merupakan salah satu indikator dalam mendiagnosis sindrom metabolik. Peningkatan lingkar pinggang >80 cm pada wanita menunjukan tanda obesitas yang merupakan faktor pencetus munculnya berbagai penyakit degenerative, salah satunya peningkatan kadar glukosa dalam darah, akibat menurunnya aktivitas insulin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar glukosa darah puasa dan Indeks masa tubuh (IMT) pada wanita berdasarkan lingkar pinggang. Metode: Penelitian menggunakan desain komparatif dengan rancangan cross sectional. Sebanyak 50 mahasiswi usia 17-23 tahun, di pilih dengan metode purposive sampling, subjek dibagi kedalam 2 kelompok, masing-masing 25 orang berdasarkan hasil pengukuran lingkar pinggang. Hasil: Analisis univariate menunjukkan 35 (70%) subjek memiliki GDP normal dan 25 (50%) memiliki IMT normal. Analisi bivariate menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan antara lingkar pinggang dengan GDP p-value >.05 dan terdapat hubungan yang signifikan antara lingkar pinggang dengan IMT p-value <.05. Kesimpulan: Peningkatan lingkar pinggang pada wanita usia 17-23 tahun, tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan peningkatan kadar gulah darah puasa pada wanita, sementara peningkatan lingkar pinggang memiliki korelasi dengan peningkatan IMT. Kata Kunci: Indeks Masa Tubuh; Kadar Glukosa Darah Puasa; Lingkar Pinggang; Obesitas
Determinan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku K3 Pekerja Docking Kapal PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari Banjarmasin: Determinants of Knowledge and Attitude with OHS Behavior of Ship Docking Workers PT. Kodja Bahari Banjarmasin Docks & Shipments Edy Ariyanto; M. Ikramuna Dawamal Mada
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.234 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2384

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan ilmu pengetahuan dan penerapan dalam usaha mencegah kemungkinan-kemungkinan akan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Determinan Masa Kerja serta Pendidikan dengan Perilaku K3 Pekerja Docking Kapal PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari Banjarmasin. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan jenis penelitian ini menggunakan metode survei analitik yaitu penelitian yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan tersebut terjadi. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa dari pekerja yang memiliki sikap positif sebagian besar berperilaku K3 yang positif sebanyak 92,3% dan pekerja yang memiliki pengetahuan baik sebagian besar berperilaku K3 yang positif sebanyak 92,7%. Kesimpulan: Adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku K3 yang positif pada pekerja di PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari.

Page 23 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue