cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pertiwi Kota Makassar: The Relationship Between Environmental Sanitation and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the Pertiwi Health Center, Makassar City Nur, Nur Hamdani; Rahmadani, Nanang; Hermawan, Adi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.427 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2206

Abstract

Latar Belakang: Sanitasi lingkungan merupakan salah syarat kesehatan lingkungan yang harus dimiliki setiap keluarga. Dampak dari rendahnya tingkat cakupan sanitasi yaitu menurunkan kualitas lingkungan hidup masyarakat, sehingga dapat meningkatkan penularan penyakit berbasis lingkungan seperti diare. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pertiwi Kota Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik observasional desain Cross Sectional Study. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2020 di wilayah kerja Puskesmas Pertiwi dengan populasi penelitian sebanyak 456 balita. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 balita dihitung menggunakan rumus Lemeshow (1990), dan diperoleh dengan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner dan Observasi lapangan. Data yang terkumpul diolah dan dianalisis dengan uji Chi square menggunakan SPSS kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil: Uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas fisik air bersih (p value = 0,014) dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pertiwi Kota Makassar tahun 2020. Variabel yang tidak ada hubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah Kerja Puskesmas Pertiwi Kota Makassar tahun 2020 yaitu variabel sumber air minum (p value = 0,683) dan variabel jenis lantai rumah (p value = 0,361). Sedangkan variabel kepemilikan jamban, hasil penelitian menunjukkan 100% responden memiliki jamban dengan syarat sanitasi sehingga variabel kepemilikan jamban tidak dapat dianalisis dengan uji bivariat karena data yang homogen (Constant). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kejadian diare pada balita berhubungan secara signifikan dengan kualitas fisik air bersih di wilayah kerja Puskesmas Pertiwi Kota Makassar.
Hubungan Pengetahuan dengan Status Vaksinasi COVID-19 pada Ibu Hamil di Wilayah DKI Jakarta: Knowledge and COVID-19 Vaccination Status of Pregnant Women in DKI Jakarta Pertiwi, Reza Dara; Ayubi, Dian
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.95 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2208

Abstract

Latar Belakang: Vaksinasi dibutuhkan untuk menekan angka kejadian COVID-19 terutama pada populasi rentan seperti ibu hamil. Ibu hamil biasanya memiliki keinginan yang lebih rendah dan kekhawatiran yang lebih tinggi mengenai vaksin dibanding populasi umum, hal ini karena kurangnya pengetahuan mengenai vaksin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan status vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil di DKI Jakarta setelah mengendalikan variable lain (usia, pekerjaan, penghasilan, pendidikan, usia kehamilan, status gravida, penyakit penyerta, dan pengalaman imunisasi TT). Status vaksinasi dipilih sebagai indikator perilaku terbuka dari perilaku vaksinasi. Metode: Penelitian dilakukan secara kuantitatif menggunakan desain penelitian cross sectional pada ibu hamil yang berdomisili di DKI Jakarta dengan menyebarkan kuesioner melalui google form. Penelitian ini diikuti oleh 149 responden yang memenuhi kriteria inklusi yang sudah ditentukan. Analisis data menggunakan SPSS 22 secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisis multivariate dilakukan menggunakan regresi logistic ganda model faktor risiko. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan 65,8% ibu hamil telah melakukan vaksinasi dan 64 orang (65,3%) diantaranya sudah tervaksinasi lengkap dua dosis. Pengetahuan memiliki hubungan signifikan dengan status vaksinasi (pValue = 0,001). Kesimpulan: Ibu hamil yang memiliki pengetahuan rendah, memiliki risiko untuk tidak melakukan vaksinasi sebesar 7,062 kali dibandingkan ibu hamil yang memiliki pengetahuan tinggi setelah dikontrol variable penghasilan. Meningkatkan pengetahuan mengenai vaksin COVID-19 dapat menjawab keraguan ibu hamil untuk melakukan vaksinasi.
Efektifitas Penyaringan Sederhana dengan Media Cipping, Arang Aktif, dan Zeolit Dalam Menstabilkan Kadar BOD dan COD Limbah Cair Usaha Laundry Rumah Tangga: The Effectiveness of Simple Filtering with Cipping Media, Activated Charcoal, and Zeolite in Stabilizing BOD and COD Levels of Liquid Waste for Household Laundry Business Rahmadani, Nanang; Syafri, Muhammad; Mustari, Sahdan; Nur, Nur Hamdani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.043 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2209

Abstract

Latar Belakang: Limbah yang dihasilkan oleh sisa proses laundry berpotensi untuk menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan terutama pada badan air. Tujuan: Penelitian adalah untuk Mengukur efektifitas penyaringan sederhana dengan media cipping, karbon aktif, dan zeolit dalam menstabilkan kadar BOD dan COD limbah cair usaha laundry rumah tangga. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat pre-eksperimen design dengan jenis pretest dan postest yang disajikan melalui bentuk tabel dan grafik. Populasinya adalah salah satu tempat usaha laundry rumah tangga yang terletak kota Makassar. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan nilai BOD dan COD pada semua rancangan baik pada wadah 1, wadah 2 dan wadah 3. Bila dibandingkan efektifitas antara tiga wadah 1, 2 dan tiga terlihat bahwa tidak memili perbedaan yang signifikan. Wadah 1 dan wadah 3 memiliki tingkat penurunan nilai COD dan BOD yang relative sama bila dibandingkan dengan wadah 2. Kesimpulan: media penyaringan sederhana dengan menggunakan media cipping dan arang aktif, media cipping dan zeolite, dan media cipping, arang aktif dan zeolite memenuhi syarat baku mutu air No. P68/Menlhk-Setjen/2016. Saran yaitu masyarakat diharapkan untuk pengguna jasa laundry sebaiknya menggunakan alat penyaringan sederhana sebelum dibuang ke lingkungan agar pencemaran air berkurang dan kondisi lingkungan tetap bersih dan sehat.
Pengaruh Pemberian Buah Pepaya Terhadap Peningkatan Nafsu Makan pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tilango: The Influence of Giving Papaya on Increasing Infant’s Appetites at the work area of Tilango Health Centre of Gorontalo Mulyaningsih, Sri; Fifi Ishak; Zuriati Muhamad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.906 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2212

Abstract

Latar Belakang: Masa balita khususnya dibawah dua tahun merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang paling pesat dibandingkan dengan kelompok umur lainnya. Sifat perkembangan yang terbentuk ini dapat mempengaruhi pola makan anak, hal tersebut menyebabkan anak terkadang bersikap terlalu pemilih, misalnya cenderung menyukai makanan ringan sehingga menjadi kenyang dan menolak makan saat waktu jam makan. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Buah Pepaya Terhadap Peningkatan Nafsu Makan pada Balita. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperiment menggunakan rancangan one group pre-post test design. Teknk pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Instrument yang digunakan berupa lembar observasi sedangkan untuk uji statistik menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil: Penelitian didapatkan nilai p-value = 0,000 (<0,05) dimana 0,000 lebih kecil dari 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian buah pepaya terhadap peningkatan nafsu makan balita maka H0 ditolak.
Pengaruh Audio Visual Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Asi Ekslusif di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo: Effect Audio Visual to Knowledge Npregnant Mothers About Exclusive Breast Milk at Talaga District, Regency Gorontalo Fifi Ishak; Dewi Kartika; Zuriati Muhamad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.039 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2213

Abstract

Latar Belakang: Salah satu permasalahan yang mengakibatkan masih rendahnya pemberian ASI eksklusif di Indonesia adalah kurangnya pengetahuan akan pentingnya ASI eksklusif. Pemberian pendidikan kesehatan pada ibu hamil tentang ASI eksklusif dapat meningkatkan pengetahuan ibu sejak masih dalam proses kehamilan, dimana hal ini merupakan salah satu faktor keberhasilan ASI eksklusif. Tujuan: Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audio visual terhadap pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif di Puskesmas Telaga. Metode: Desain penelitian menggunakan Quasy eksperimen dengan rancangan one group pretest postest. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah Sampel 34 responden. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon karena tidak berdistribusi normal. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media audio visual dengan nilai p value 0.000 (α : < 0.05). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang ASI ekslusif.
Pengaruh Pemberian Jus Seledri Kombinasi Wortel dan Madu terhadap Penurunan Hipertensi pada Menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga: The Influence of Giving Celery Juice Combinating of Carrots and Honey to reduce Hypertension at Menopause the Work Area of Telaga Biru Health Centre Rauf, Efri Leny; Ulfiana Djunaid; Siskawati Umar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.001 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2217

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan suatu peningkatan tekanan darah yang menunjukkan peningkatan sistolik >140 mmHg dan diastolik >90 mmHg. Hipertensi dapat dicegah dengan cara farmakologis dan non farmakologis. Penanganan dengan non farmakologis salah satunya dengan pemberian jus seledri kombinasi wortel dan madu. Seledri mengandung apigenin, wortel mengandung kalium, dan madu mengandung asetilkolin yang dapat menurunkan hipertensi. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus seledri kombinasi wortel dan madu terhadap penurunan hipertensi pada menopause di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru. Metode: Jenis Penelitian menggunakan quasi experimental non-equivalent control grub design. Jumlah populasi 28 menopause, pengambilan sampel menggunakan non-probality sampling dengan membagi 14 kelompok intervensi dan 14 kelompok kontrol. Hasil penelitian menggunakan uji simple paired t-test dengan indikator frekuensi penurunan tekanan darah pValue= 0,000 yakni 0,000 <0,05 yang artinya Ha diterima. Sehingga pemberian jus seledri kombinasi wortel dan madu berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan hipertensi. Kesimpulan: Presentase tekanan darah ibu menopause sebelum diberikan jus seledri kombinasi wortel dan madu berada pada hipertensi Stadium I sebanyak 13 orang dan hipertensi Derajat II sebanyak satu orang. Presentase tekanan darah ibu menopause kelompok kontrol pada pengukuran sebelum yaitu hipertensi Stadium I sebanyak 12 orang dan hipertensi Stadium II sebanyak 2 orang dan Presentase Sesudah diberikan intervensi dengan pemberian jus seledri kombinasi wortel dan madu tekanan darah responden menjadi normal sebanyak 7 orang, pre hipertensi sebanyak 6 orang, hipertensi Stadium I sebanyak satu orang. Presentase tekanan darah pada pengukuran kelompok kontrol yaitu hipertensi menjadi Stadium I sebanyak 13 orang dan hipertensi Stadium II sebanyak satu orang. Ada pengaruh pemberian jus seledri kombinasi wortel dan madu terhadap penurunan hipertensi pada ibu menopause.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Cakupan Pelaksanaan Skrining Hipotiroid Kongenital di Rsu Prof. Dr. H. Aloe Saboe Kota Gorontalo: Factors Affecting the Scope of Congenital Hypothyroid Screening at Rsu Prof. Dr. H. Aloe Saboe Gorontalo City Fidyawati Aprianti A. Hiola; Fendrawati Hilamuhu; Dwi Nur Octaviani Katili
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.58 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2218

Abstract

Latar Belakang: Hipotiroid kongenital (HK) adalah kelainan pada bayi sejak lahir yang disebabkan defisiensi sekresi hormon tiroid oleh kelenjar tiroid, dan berkurangnya kerja hormon tiroid pada tingkt selular. Tujuan skrining hipotiroid kongenital (SHK) adalah menghilangkan atau menurunkan mortalitas, morbiditas dan kecacatan akibat penyakit hipotiroid kongenital. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi cakupan pelaksanaan skrining hipotiroid kongenital (SHK). Metode: Penelitian ini merupakan penelitain cross sectional, yaitu rancangan penelitian ini dengan melakukan pengukuran dan pengamatan pada waktu bersamaan. Hasil: Hasil uji statistik Faktor Pengetahuan menunjukan tidak signifikan dengan nilai pValue (0,622>0,05) ini berarti tidak terdapat hubunganan Faktor pengetahuan dengan cakupan pelaksanaan skrining hipotiroid kongenital (SHK) sedangkan faktor Logistik, dan Faktor persetujuan keluarga menunjukan signifikan p Value (0,002<0,05), dan (0,000<0,05) ini berarti terdapat hubungan faktor logistik dan faktor persetujuan keluarga dengan cakupan pelaksanaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK). Kesimpulan: Didapatkan Pengetahuan, logistik dan Dukungan Keluarga adalah faktor-faktor yang mempengaruhi cakupan pelaksanaan skrining hipotiroid kongenital (SHK). Akan tetapi yang ada hubungan erat dengan cakupan pelaksanaan Skrining Hipoiroid Kongenital (SHK) adalah faktor Logistik dan Dukungan Keluarga.
Stigma Masyarakat dan Stigma pada Diri Sendiri terkait HIV dan AIDS : Tinjuan Literatur: Society Stigma and Self-Stigma Regarding HIV and AIDS : Literature Review Aris Tristanto; Afrizal; Sri Setiawati; Mery Ramadani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.91 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2220

Abstract

Latar belakang: Stigma menyebabkan ODHA mengalami hambatan dalam proses pengobatan dan perawatan karena orang yang hidup dengan kondisi kesehatan yang stigmatisasi seringkali hidup dalam masyarakat yang sama, tetapi tetap terisolasi dan terkungkung dalam pengalaman stigma mereka sendiri. stigma memiliki dua pemahaman sudut pandang, yaitu stigma masyarakat dan stigma pada diri sendiri (self stigma). Stigma masyarakat terhadap ODHA terjadi pada berbagai tingkatan, mulai dari keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan institusi (pendidikan dan kerja), serta media massa. Stigma pada diri sendiri (self stigma) adalah konsekuensi dari orang yang distigmakan menerapkan stigma untuk diri mereka sendiri. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk memberikan gambaran berbagai kasus stigma terhadap ODHA dari sudut pandang masyarakat dan stigma pada diri sendiri (self stigma). Metode: Analisis dalam tulisan ini dilakukan melalui kajian pustaka dengan cara menelaah sumber-sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku referensi, literatur, ensiklopedia, karangan ilmiah, serta sumber-sumber lain yang terpercaya baik dalam bentuk tulisan atau dalam format digital yang relevan tanpa turun langsung kelapangan. Hasil: Stigma terhadap ODHA terjadi hampir dalam segala lapisan masyarakat yaitu keluarga, teman sebaya, lingkungan sekolah atau kerja dan media massa. Faktor penyebab timbulnya stigma di masyarakat terhadap ODHA adalah rendahnya tingkat pendidikan dan pengetahuan masyarakat mengenai HIV dan AIDS disamping itu kurangnya sosialisasi atau penyuluhan mengenai HIV dan AIDS terutama cara penularan dan pencegahannya sehingga masyarakat mempunyai anggapan yang keliru tentang ODHA. Kesimpulan: Stigma ini mencerminkan bias kelas sosial yang mendalam. Penyakit ini sering dikaitkan dengan perilaku dan menjadi pembenaran untuk ketidakadilan sosial.
Determinan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut oleh Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Pancoran Mas Kota Depok: Determinants of the Utilization of Dental and Oral Health Care Services by Pregnant Women in Pancoran Mas Health Center Depok City Adriani, Miranda; Sugiarto, Danang Wahansa; Ayubi, Dian; Martha, Evi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.273 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2227

Abstract

Latar Belakang: Penyakit gigi dan mulut memiliki hubungan dengan kondisi kehamilan dan risiko kelahiran yang merugikan, seperti BBLR dan kelahiran prematur. Pemeriksaan gigi dan mulut saat kehamilan memiliki banyak manfaat bagi ibu dan bayinya, tetapi angka pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut dari beberapa penelitian sebelumnya di Indonesia masih rendah. Tujuan: Penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut oleh ibu hamil di wilayah Puskesmas Pancoran Mas, Kota Depok. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel minimal 162 responden dari Mei-Juni 2018. Penarikan sampel menggunakan teknik multistage random sampling yang terdiri dari ibu hamil dan ibu yang memiliki anak berusia sampai dengan satu tahun yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Pancoran Mas, Kota Depok. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat dengan chi-square, dan multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat 25,9% responden yang melakukan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan. Berdasarkan hasil analisis multivariat, perceived need merupakan variabel yang paling dominan berhubungan terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan (nilai p=0,013; OR=3,295), setelah dikontrol oleh variabel kepemilikan asuransi dan keterpaparan informasi. Kesimpulan: Proporsi ibu hamil yang memanfaatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan masih sangat rendah dan perceived need merupakan faktor yang paling berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan.
Pengalaman Spiritual Perawat dalam Merawat Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Swasta di Jakarta: Nurses’ Spiritual Experience in Treating for Covid-19 Patient at Private Hospital in Jakarta Regina Da Concicao Pinto; Hany Wihardja; Lina Dewi Anggraeni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.21 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2234

Abstract

Latar Belakang: Pengalaman spiritual perawat merupakan perspektif batiniah yang dirasakan oleh seorang perawat dalam tugasnya dalam merawat pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman spiritual perawat dalam merawat pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman spiritual perawat pelaksana dalam merawat pasien dengan Covid-19 di Rumah Sakit X. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam (in-depth interview) pada 12 orang perawat yang pernah merawat pasien Covid-19 pada bulan Januari-Februari 2021. Teknik analisis data penelitian menggunakan metode Collaizi. Hasil: Hasil penelitian didapatkan 4 tema yaitu penghayatan dan perwujudan iman, keadaan emosi yang dirasakan perawat, ikut terlibat dalam kedukaan yang dirasakan keluarga dan bekerja dengan nilai kemanusiaan. Kesimpulan: Penelitian ini menekankan pada pentingnya menjaga perkembangan spiritual perawat dengan dukungan kebijakan dan kegiatan keagamaan di lingkungan kerja seperti kegiatan doa bersama serta menyediakan sarana dan prasarana untuk beribadah.

Page 22 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue