cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Tentang Covid-19 pada Siswa SMK Budi Utama Panimbang, Pandeglang: The Effect of Health Education on Knowledge and Attitude Level About Covid-19 in SMK Budi Utama Panimbang, Pandeglang Siti Nur Ramdaniati; Ucu Wandi Somantri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.14 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i2.2043

Abstract

Tahun 2020 merupakan tahun yang berat bagi dunia ketika tiba-tiba muncul wabah Covid-19, yang awalnya muncul secara lokal di Wuhan-China, lalu menyebar ke berbagai negara dan memporak-porandakan sendi-sendi perekonomian dunia. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap tentang Covid-19 siswa SMK Budi Utama. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental design (eksperimen semu), dengan rancangan non equivalent control group design. Penelitian ini menggunakan kelompok yang diberi perlakuan penyuluhan dengan metode ceramah dengan menggunakan media power point. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Jurusan Asisten Keperawatan dan penelitian ini menggunakan total sampling yaitu 41 siswa. Berdasarkan analisis data didapatkan hasil bahwa tingkat pengetahuan siswa tentang Covid-19 meningkat dari 48% menjadi 57% siswa yang memiliki pengetahuan tinggi, selain itu juga didapatkan hasil bahwa sikap dari siswa meningkat lebih baik yaitu dari 78,04% menjadi 90,24% setelah diberikan penyuluhan. Hasil analisis bivariat uji beda 2 mean menunjukkan bahwa ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa SMK Budi Utama Panimbang tentang Covid-19 (p-value=0,000). Dan juga ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap sikap siswa SMK Budi Utama Panimbang tentang Covid-19 (p-value=0,006). Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh intervensi penyuluhan tentang Covid-19 terhadap pengetahuan dan sikap siswa SMK Budi Utama Panimbang.
Dampak Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Terhadap Loyalitas Pasien di Rumah Sakit: Sebuah Tinjauan Litelatur: The Impact of Hospital Health Promotion on Patient Loyalty in Hospital: A Literature Review Agustiawan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.659 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i2.2046

Abstract

Pendahuluan: Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) merupakan konsep tata kelola rumah sakit yang menjalankan promosi kesehatan, sehingga berdampak pada pengembangan kualitas pelayanan RS. Artikel ini membahas mengenai penerapan PKRS yang dihubungkan dengan loyalitas pasien. Metode: Kami menganalisis jurnal berbahasa Indonesia atau Inggris, teks lengkap dan membahas mengenai promosi kesehatan serta loyalitas pasien dalam sepuluh tahun terakhir. Adapun database yang kami gunakan adalah Pubmed dan Google Schoolar. Hasil dan Pembahasan: Banyak tenaga kesehatan beranggapan bahwa promosi kesehatan selalu menjadi core business rumah sakit. Promosi kesehatan rumah sakit membuat RS tidak hanya menyediakan layanan medis dan keperawatan komprehensif yang berkualitas tinggi, tetapi juga mengembangkan identitas perusahaan, mengembangkan struktur dan budaya organisasi yang mempromosikan kesehatan, termasuk peran aktif dan partisipatif bagi pasien dan semua anggota staf, mengembangkan diri menjadi lingkungan fisik yang mempromosikan kesehatan, dan secara aktif bekerja sama dengan komunitasnya. Promosi kesehatan RS juga dikaitkan dengan harapan / ekspektasi pasien, mempengaruhi nilai yang dirasakan, dan meningkatkan kepuasan. Promosi kesehatan RS dinilai dapat meningkatkan citra RS dimata pasien. Persepsi nilai, citra RS yang baik dan kepuasan pasien berpengaruh terhadap loyalitas pasien. Kesimpulan: PKRS dapat berpengaruh positif terhadap loyalitas pasien.
Pengetahuan Mahasiswa Tentang Kawasan Tanpa Rokok di Universitas Muhammadiyah Jakarta : Student Knowledge About Non-Smoking Areas at University of Muhammadiyah Jakarta Mustakim; Hanifah Ismi Amhal; Intan Rosenanda Sofiany
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.757 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i2.2047

Abstract

Latar Belakang: Rokok menjadi pembunuh bagi setidaknya 225 700 orang di Indonesia setiap tahun melalui penyakit akibat konsumsi tembakau. Daruratnya masalah penggunaan tembakau di Indonesia menandakan perlu adanya upaya pengendalian, salah satunya melalui kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di berbagai area, termasuk perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan. Sayangnya, masih marak dijumpai perilaku merokok mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi, yang dapat disebabkan minimnya pengetahuan terkait kebijakan KTR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa terkait Kawasan Tanpa Rokok di Universitas Muhammadiyah Jakarta tahun 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain studi potong lintang (cross sectional). Penelitian dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Jakarta dan berlangsung pada bulan Mei-Juni 2020. Populasi penelitian merupakan seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta. Penentuan sampel didasarkan atas kriteria berjenis kelamin laki-laki dan merupakan perokok aktif sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 130 responden. Data yang telah terkumpul dilakukan analisis secara univariat. Hasil: Lebih dari separuh jumlah responden memiliki pengetahuan yang kurang terkait kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (56.9%). Berdasarkan item pertanyaan, mayoritas responden telah mengetahui pengertian KTR (98.5%) dan tujuan KTR (93.1%), namun hanya sedikit mahasiswa yang mengetahui adanya larangan memperjual-belikan rokok (16.2%) dan sanksi merokok di Universitas Muhammadiyah Jakarta (25.4%). Kesimpulan: Sebagian besar tingkat pengetahuan mahasiswa terkait KTR di Universitas Muhammadiyah Jakarta masih dalam kategori kurang. Perlu dilakukan upaya peningkatan pengetahuan melalui sosialisasi yang massif serta penegakan kebijakan yang tegas guna meningkatkan pengetahuan mahasiswa terkait KTR yang diharapkan dapat menekan prevalensi merokok di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Faktor Sosial Ekonomi dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-59 Bulan di Kota Kotamobagu: Socio-Economic Factors with Stunting Incidence in Children aged 6-59 Months in Kotamobagu City Akbar, Hairil; Mauliadi Ramli
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.878 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i2.2053

Abstract

Stunting menggambarkan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Stunting merupakan kondisi dimana anak balita mengalami kegagalan dalam pertumbuhannya akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak menjadi lebih pendek dibandingkan anak-anak lain yang seusianya. Prevalensi stunting di Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2018 sebesar 25,5%, dan angka nasionalnya 30,8%. Angka stunting di Sulawesi Utara belum bisa mencapai level yang direkomendasikan WHO, yakni sebesar 20%. Data dari Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu bahwa prevalensi kejadian stunting di Kotamobagu pada tahun 2020 sebanyak 208 balita atau berada pada angka 5,09%. Tujuan penelitian menganalisis faktor sosial ekonomi dengan kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan di Kota Kotamobagu. Rancangan penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancang bangun case control study. Populasi penelitian yaitu seluruh anak usia 6-59 bulan yang ada di Kota Kotamobagu yaitu sebanyak 7604. Besar sampel untuk masing-masing kelompok kasus adalah 49 anak dan kelompok kontrol adalah 98 anak. Sehingga besar sampel secara keseluruhan adalah 147 balita. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan tingkat pendidikan ibu (p=0,030;OR=2,296) dan pendapat keluarga (p=0,044;OR=2,602) dengan kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan di Kota Kotamobagu. Disarankan agar orang tua yang memiliki balita untuk memenuhi kebutuhan gizi anaknya dengan pemanfaatan pangan lokal daerah dan meningkatkan pengetahuan mengenai asupan gizi dalam hal upaya pencegahan stunting pada anak.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Mulut dan Gigi Terhadap Tingkat Pengetahuan Anak di Kelurahan Rejowinangun, Yogyakarta: The Effect of Dental and Oral Health Education on Children's Knowledge Level in Rejowinangun Village, Yogyakarta Ayu Saidah; Khoiriyah Isni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.766 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i2.2071

Abstract

Kelompok anak merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan gigi, seperti gigi berlubang dan bau mulut, hal ini dapat dirasakan tak terkecuali pada kelompok anak-anak di RT 12/RW 04 Kelurahan Rejowinangun. Berdasarkan hasil analisis situasi yang dilakukan, diketahui bahwa anak-anak di RT 12 banyak mengalami sakit gigi yang tak tertahankan dikarenakan tidak rutin menyikat gigi. Salah satu faktor yang melatarbelakangi adalah kurangnya pengetahuan tentang menyikat gigi yang benar. Upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan edukasi serta praktik menyikat gigi yang benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan anak mengenai masalah kesehatan gigi sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dan praktik menyikat gigi dengan benar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian Quasy-Experimental dengan jumlah sampel 31 orang menggunakan teknik total sampling. Kegiatan ini dilakukan pada Rabu, 10 November 2021. Pengukuran data didapatkan melalui kuesioner Pre dan Post Test yang berisi tentang kesehatan gigi dan mulut. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah diberikannya edukasi masalah kesehatan gigi dan mulut serta praktik menyikat gigi yang benar terhadap pengetahuan anak-anak di RT 12/RW 04 Kelurahan Rejowinangun (p-value< 0.005). Berdasarkan hasil uji Wilcoxon, disimpulkan bahwa perlu dilakukan edukasi secara rutin terhadap anak sehingga permasalahan gigi dan mulut dapat diatasi.
Pengaruh Pemberian Omega 3 (EPA+DHA) Terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Kendari : The Effect of Omega 3 (EPA+DHA) Supplementation) on Blood Glucose Level in Type 2 Diabetes Mellitus Patient in Kendari Putri, Linda Ayu Rizka; Ellyani Abadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.434 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i1.2106

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 (T2DM) telah menjadi masalah kesehatan global baik di negara maju maupun negara berkembang. Di Indonesia, prevalensi nasional diabetes meningkat dari 6,9% di tahun 2013 menjadi 8,5% di tahun 2018. Berbagai macam upaya telah dikembangkan guna mengurangi risiko diabetes, diantaranya adalah identifikasi fungsi isoflavone yang berasal dari tumbuh-tumbuhan serta asam lemak tak jenuh Omega 3 seperti eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA) yang berasal dari makanan berbasis kelautan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Omega 3 komersial (EPA+DHA) terhadap kadar gula darah postprandial penderita DM tipe 2 di Kota Kendari. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan rancangan one group test pretest-posttest design terhadap 20 penderita DM tipe 2 yang dilaksanakan sejak Agustus sampai Oktober 2021. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sehingga secara statistik tidak ada perbedaan kadar gula darah postprandial sebelum dan sesudah suplementasi Omega 3 pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Kota Kendari (p value=0.101). Kesimpulan: Tidak ada perbedaan kadar gula darah postprandial sebelum dan sesudah suplementasi Omega 3 pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Kota Kendari
Kajian Terhadap Pengalaman dan Keterampilan Perawat dalam Perawatan Pasien Kemoterapi: A Study of the Experience and Skills of Nurses in Chemotherapy Patient Care Natalia, Adriani; Maria lupita Nena Meo; Alfred Setiono
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.341 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.1957

Abstract

Latar Belakang: Perawat sebagai salah satu tim pemberi pelayanan kesehatan pada pasien kemoterapi diharapkan dapat memberikan pelayanan secara holistik. Pelayanan yang diberikan bukan hanya kepada pasien namun juga kepada keluarga pasien yang mendampingi pasien yang menjalani kemoterapi. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengalaman dan mengetahui keterampilan perawat yang melakukan perawatan terhadap pasien kanker yang mendapatkan kemoterapi. Metode: Desain penelitian ini adalah studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan melibatkan 6 partisipan yaitu perawat yang bekerja di ruang kemoterapi RS. Wawancara mendalam dengan menggunakan pedoman wawancara semiterbuka digunakan untuk mendapatkan data yang diperlukan untuk menjawab tujuan penelitian. Hasil: Penelitian menunjukkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh perawat dalam memberikan pelayanan terhadap pasien kemoterapi antara lain komunikasi terapeutik dan keterampilan dalam melakukan pemasangan infus. Fasilitas yang perlu mendapatkan perhatian dari pihak rumah sakit adalah penambahan tempat tidur dan perbaikan sirkulasi dan pengaturan suhu ruangan di ruang kemoterapi. Kesimpulan: Resiko yang dihadapi dapat berupa respon fisik seperti mudah lelah, kulit kering dan rambut rontok sedangkan respon psikologis yang dialami berupa kecemasan terhadap resiko kanker yang dapat diderita oleh karena terpapar dengan obat-obat yang berbahaya.
Kebiasaan Konsumsi Makanan dan Hambatan dalam Managemen Diet pada Remaja Putri dengan Obesitas : Sistematik Review dan Metasintesis Kualitatif: Food Consumption Habits and Obstacles to Diet Management among Obese Female Adolescents : A Systematic Review and Qualitative Meta-synthesis Setiawan, Hery; Pratomo, Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.556 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2044

Abstract

Latar belakang: prevalensi kejadian obesitas pada remaja usia 13-15 tahun 4,8% dan remaja usia 16-18 tahun sebesar 4,0%. Faktor yang menyebabkan remaja mengalami obesitas diantaranya pola makan yang tidak sehat, aktifitas fisik yang rendah, lingkungan yang tidak mendukung, dan faktor stress remaja. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kebiasaan dan hambatan dalam managemen diet pada remaja putri pada obesitas. Metode: Penelitian ini mengguankan pendekatan systematic review dan kualitatif metasintesis. Pencarian jurnal dilakukan pada 3 database yaitu Science direct, Scopus dan Proques. Kriteria inklusi diantaranya artikel jurnal tahun 2016-2021, topik mengenai obesitas pada remaja dan managemen diet, open acces, dan studi pendekatan kualitatif. 6 artikel jurnal hasil sintesa dari Prisma dan studi control dengan EPPI-Center versi 0.9.4. Hasil: Temuan penelitian ini menemukan bahwa remaja putri dengan obesitas memiliki kebiasaan buruk terkait konsumsi makanan seperti kuantitas atau jumlah makan yang kurang, mengonsumsi makanan ringan padat energi, mengandung gula dan rasa asin. Hambatan yang dialami remaja putri obesitas yaitu dari faktor individu (kurangnya pengetahuan, kebiasaan konsumsi makanan yang tidak sehat, merokok dan alcohol) dan lingkungan (masa transisi, kurangnya dukung finansial, perubahan iklim dan cuaca, dan kurangnya infrakstruktur). Kesimpulan: Kebiasan buruk pada remaja putri dengan obesitas berkaitan dengan konsumsi makanan diantaranya waktu makan yang tidak tepat, kuantitas atau jumlah makan yang kurang, gemar mengonsumsi makanan yang berlemak dan asin seperti makanan cepat saji, konsumsi makanan yang mengandung gula.
Determinan Perilaku Merokok pada Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) Kelurahan Rambutan Jakarta : Determinants of Smoking Behavior in Workers Handling Public Facilities and Infrastructure (PPSU) Rambutan Village Jakarta Nurfadhilah; Fidiya Sukawuni Puteri; Nujannah Achmad; Rika Sa’diyah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.292 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2045

Abstract

Latar Belakang: PPSU merupakan pekerja yang bertugas menangani masalah dalam perawatan fasilitas umum, melakukan pembersihan dan perbaikan tempat-tempat kawasan tanpa rokok, sehingga PPSU juga harus menjadi contoh yang baik untuk masyarakat agar untuk tidak merokok. Namun masih terlihat banyak petugas PPSU yang merokok saat bertugas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok pada pekerja penanganan sarana dan prasarana umum (PPSU) di kelurahan Rambutan Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan Cross-sectional melalui kuesioner online google from. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling sebanyak 80 responden. Data diambil selama bulan Maret sampai Juni 2021 Hasil: Penelitian menunjukan adanya hubungan signifikan antara pendidikan (p value=0,018), pengetahuan (p value=0,009) sikap (p value=0,034), stres (p value=0,000), akses mendapatkan rokok (p value=0,002) dengan perilaku merokok, sedangkan usia (p value=0,611) tidak memiliki hubungan signifikan dengan perilaku merokok. Kesimpulan: Determinan perilaku merokok petugas PPSU adalah pendidikan, pengetahuan, sikap, stres, dan akses mendapatkan rokok. Perilaku merokok merupakan perilaku kompleks yang perlu diintervensi secara menyeluruh baik dari aspek lingkungan maupun perilaku itu sendiri. Perlu adanya edukasi bahaya rokok, penerapan kebijakan terkait perilaku merokok, dan menyediakan fasilitas konsultasi baik untuk mengelola tingkat stres sekaligus konseling berhenti merokok.
Pengaruh Continuity of Care Terhadap Persalinan: The Effect of Continuity of Care on Childbirth Barokah, Liberty; Agustina, Silvia Ari; Zolekhah, Dewi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.442 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2102

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan, persalinan nifas, dan neonatus pada umumnya merupakan suatu kejadian fisiologis yang normal, tetapi kadang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kehamilan, persalinan, nifas, dan neonatus yang semula fisiologis berkembang menjadi keadaan patologis dan dapat mengancam jiwa ibu serta bayi. Salah satu upaya dalam mengoptimalkan deteksi risiko tinggi maternal neonatal, ibu hamil sampai dengan nifas membutuhkan pendampingan secara terus menerus. Pelayanan kebidananan secara COC (Continuity of Care) merupakan pelayanan yang tercapai ketika terjalinnya hubungan secara berkelanjutan antara seorang klien dan bidan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Continuity of Care terhadap kesehatan ibu bersalin di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi experiment) dengan metode Posstest-Only Control Design. Dalam rancangan ini sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu, kelompok I dilakukan pendampingan secara berkesinambungan dan kelompok II sebagai kontrol. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer berupa lembar observasi dan data sekunder dari rekam medis, buku KIA, dan register. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 208 responden, yang terbagi menjadi 2 kelompok dengan masing-masing kelompok 104 responden. Uji statistik yang digunakan uji Mann Whitney. Hasil: Dari total responden 240 ibu bersalin, diketahui bahwa sebagian besar umur ibu adalah 20-35 tahun (74,6%), terdapat 46 (19,2%) ibu melahirkan dengan SC, dan 77 (32,1%) ibu mengalami komplikasi dan tanda bahaya persalinan. Komplikasi dan tanda bahaya yang terbanyak adalah KPD (Ketuban Pecah dini yaitu 37 ibu bersalin (15,4%). Hasil uji beda didapatkan nilai p=0,029. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa Ho ditolak, ada perbedaan yang signifikan antara komplikasi persalinan antara kelompok yang diberi asuhan berkesinambungan dengan yang tidak diberikan asuhan berkesinambunganPenelitian ini menyimpulkan bahwa Continuity of care terbukti berpengaruh terhadap kesehatan ibu bersalin, dengan resiko saat bersalin bisa di minimalkan karena jika ada kelainan sudah bisa terdeteksi dari awal sebelum persalinan.

Page 20 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue