cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Pemetaan Spasial Temporal Kejadian Tuberkulosis dan Strategi Penanggulangan di Kabupaten Bulukumba: Temporal Spatial Mapping of Tuberculosis and Management strategies in the District of Bulukumba Handayani, Ika; Sumarni, Sumarni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (965.448 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i1.1949

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, TB paru sampai saat ini masih menjadi masalah utama kesehatan masyarakat dan secara global masih menjadi isu kesehatan global di semua negara. Apabila tidak segera ditangani maka dapat menyebabkan setiap penderita aktif yang menginfeksi. TB paru ini bersifat menahun sehingga seorang penderita TB paru merupakan sumber penyebab penularan TB paru pada populasi di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan membuat peta persebaran penyakit Tuberkulosis di Kabupaten Bulukumba dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geographic (SIG). Metode penelitian ini adalah deskriptif berupa pemetaan penyakit menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geographic (SIG) di Kabupaten Bulukumba pada Bulan April – Desember tahun 2020. Hasil penelitian ini disajikan dalam bentuk pemetaan sebaran kasus tuberkulosis dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geographic (SIG). Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebaran kasus terbanyak berada di kecamatan Ujungbulu berturut turut selama tahun 2017-2020.
Modifikasi Terapi Akupresur dalam Menurunkan Skor Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) pada Ibu Post Partum Blues: Modification of Acupressur Therapy to Reduce the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) on Mom Post Partum Blues Haerani; Bohari, Nurul Hidayah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.525 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i1.1950

Abstract

Postpartum Blues merupakan kejadian yang terjadi di minggu pertama setelah bersalin. Postpartum blues itu bersifat sementara tetapi ketika tidak dapat tertangani dengan benar maka akan berlanjut menjadi depresi postpartum atau gangguan kecemasan. Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) adalah salah satu metode untuk mengetahui apakah seorang wanita mengalami postpartum blues atau tidak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui modifikasi terapi akupresur dalam menurunkan skor Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) pada ibu Postpartum blues. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan one group pre-posttest design, di Puskesmas Lembanna dan Puskesmas Caile Kabupaten Bulukumba dengan jumlah sampel 30 orang dilakukan pada bulan April-Agustus 2021. Pengisian kuesioner EPDS dilakukan sebelum dilakukan terapi akupresur pada tiap responden yang sesuai dengan kriteria inklusi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pada setiap kunjungan mengalami penurunan rerata skor EPDS dengan skor EPDS yang tertinggi yakni pada hari pertama dengan rerata skor 12,33 dengan nilai p value = 0,00<0,05. Terapi akupresur yang dilakukan pada ibu dengan postpartum blues terjadi penurunan yang signifikan di setiap harinya, dengan nilai p value didapatkan yaitu 0,00<0,05.
Hubungan Durasi Penggunaan Visual Display Terminal (VDT) dengan Kejadian Computer Vision Syndrome (CVS) pada Pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang: Analysis of the Relationship between Duration of Visual Display Terminal use and the Incidence of Computer Vision Syndrome (CVS) on Employees of the Palembang City Communication and Information Office Sherti Agusti, Mona; Windusari, Yuanita; Novrikasari, Novrikasari; Sitorus, Rico Januar; Noviadi, Pitri; Dahlan, M. Hatta
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.754 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1952

Abstract

Computer Vision Syndrome merupakan sekelompok penyakit mata dan masalah yang berkaitan dengan penglihatan. Pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang menggunakan Visual Display Terminal (komputer, laptop, smartphone, kamera dan handycam) sebagai alat untuk menyelesaikan pekerjaannya, namun tidak semua pegawai menggunakan antiglare screen pada alat kerjanya. Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan penggunaan antiglare screen dengan kejadian Computer Vision Syndrome pada pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Analisis multivariat digunakan untuk melihat hubungan penggunaan antiglare screen dengan kejadian Computer Vision Syndrome. Responden dalam penelitian ini sebanyak 82 orang. Sebanyak 59 pegawai (72,0%) mengalami kejadian CVS. Variabel durasi penggunaan VDT (0,001), pemeriksaan refraksi mata (0,011), kesesuaian Computer Workstation Ergonomic (0,006) dan posisi layar smartphone (0,014) memiliki hubungan dengan kejadian CVS sedangkan variabel penggunaan antiglare screen (0,139), pencahayaan dalam ruangan (0,401), posisi monitor komputer/laptop (0,207) dan posisi layar kamera/handycam (0,124) tidak memiliki hubungan dengan kejadian CVS. Pegawai disarankan untuk menggunakan antiglare screen pada layar VDT, memakai kacamata untuk hasil pemeriksaan ametropia (tidak normal) dan menggunakan Software EyeCare- Protect Your Vision pada pada komputer/laptop atau smartphone agar mengetahui waktu beristirahat ketika bekerja untuk mencegah kejadian Computer Vision Syndrome.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Pencegahan Covid-19 Melalui Inovasi Metode Penyuluhan di Masa Pandemi: Increasing People Knowledge About Covid-19 Prevention Through Innovative Counseling Methods During a Pandemic Sjamsuddin, Irfan Nafis; Tuti Surtimanah; Andi Suhenda; Sudarta, Cherly Marlina; Rudi Bastaman
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.647 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i2.1953

Abstract

Latar Belakang: Kasus Covid-19 masih bertambah, promotor kesehatan dilatih agar menyuluh dengan materi serta metode sesuai kondisi pandemi agar masyarakat patuh melakukan perilaku pencegahan Covid-19. Tujuan penelitian mengetahui perubahan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan Covid-19 setelah penyuluhan menggunakan berbagai metode. Metode: Penelitian kuantitatif, disain pra eksperimen pre-pos tes. Penyuluhan oleh 92 promotor kesehatan dari 24 Kabupaten/Kota di Jawa Barat Bulan April 2021 dengan metode offline dan online dengan modul penyuluhan Covid-19 dari PPPKMI sebagai acuan materi. Sampel adalah sasaran penyuluhan 1.109 orang, dipilih secara purposif. Data pengetahuan diperoleh dari laporan praktek promotor kesehatan pasca pelatihan. Analisis beda pengetahuan dengan uji Wilxocon serta perhitungan efektifitas penyuluhan gave. Hasil: Sebanyak 69,9% sasaran penyuluhan berpengetahuan baik sebelum penyuluhan, meningkat menjadi 96,8% setelah penyuluhan. Terdapat perbedaan signifikan pengetahuan sasaran sebelum dan setelah penyuluhan dengan efektifitas tinggi. Penyuluhan langsung tatap muka, penggunaan video di WhatsApp memiliki efektifitas tinggi, namun efektifitas video conference sedang. Tidak berbeda signifikan perubahan pengetahuan sasaran yang tinggal di perdesaan dan perkotaan. Penyuluhan merubah pengetahuan efektifitas tinggi pada sasaran perempuan, namun efektifitas sedang pada sasaran laki-laki. Penyuluhan efektifitasnya tinggi bila dilakukan promotor kesehatan yang telah bekerja, namun efektifitasnya sedang bila promotor kesehatan belum bekerja. Kesimpulan: Metode penyuluhan offline dan online pada saat pandemi, efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan Covid-19. Modul penyuluhan Covid-19 dari PPPKMI bisa dipakai sebagai acuan materi penyuluhan.
Analisis Implementasi Kebijakan Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan X Jakarta Timur : Policy Implementation Analysis on Exclusive Breastfeeding in Working Area X Community Health Center in East Jakarta Afriyanto, Dzul Fahmi; Ella Nurlaella Hadi; Meiriza Andarwati; Risma Wardiani; Queen Nazhofah; Andi Muhammad Yusuf; Devi Afni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.766 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i2.1988

Abstract

ASI Eksklusif sangat penting untuk diberikan kepada bayi sebab ASI merupakan salah satu cara untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Pemberian ASI Eksklusif dapat menekan AKB dan mengurangi 30.000 kematian bayi di Indonesia serta 10 juta kematian bayi di dunia. Peran Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dalam implementasi program pemberian ASI Eksklusif menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan tentang pemberian ASI eksklusif di wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan X Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, disain penelitian Rapid Assesment Procedure (RAP). Data dikumpulkan dengan metode wawancara mendalam (WM) kepada kepala puskesmas, pemegang program gizi, pemegang program KIA, dan kader posyandu. Selain itu, dilakukan dengan diskusi kelompok terarah (DKT) kepada Ibu ASI Eksklusif dan Ibu Tidak ASI Eksklusif. Selanjutnya data tersebut dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur komunikasi masih belum optimal terutama dari sosialisasi dan penerimaan informasi, sedangkan untuk unsur sumber daya, struktur birokrasi, dan disposisi sudah diimplementasikan dengan baik dan terintegrasi antar semua sektor baik internal maupun eksternal.
Analisis Determinan Balita Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Sebangki : Analysis of Determinants of Stunting Toddlers in the Sebangki Puskesmas Work Area Emelia Agustina Mila; Elly Trisnawati; Otik Widyastutik
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.841 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i1.1999

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu masalah gizi di Indonesia masih belum terselesaikan. Stunting dapat berdampak panjang bagi perkembangan fisik, mental, intelektual serta kognitif pada anak. Prevalensi kejadian stunting tertinggi di Kalimantan Barat salah satunya adalah Kabupaten Landak yaitu sebesar 42%. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor kejadian stunting pada usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sebangki. Metode: Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Teknik analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita (0-59 bulan) yang masuk dalam penjaringan berdasarkan data tahun 2021 yaitu sebanyak 1.173 balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sebangki. Total sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 110 orang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah penyakit infeksi (p=0,000;PR=2,250), frekuensi ASI (p=0,035;PR=2,331), peran nakes (p=0,046;PR=0,622), dan pertolongan persalinan (p=0,004;PR=1,863). Variabel yang tidak berhubungan adalah tinggi badan ibu, riwayat ANC, dan usia ibu hamil. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara penyakit infeksi, frekuensi ASI, peran nakes, dan pertolongan persalinan dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Sebangki. Sehingga orang tua dan peran tenaga kesehatan diharapkan dapat lebih meningkatkan pencegahan stunting pada anak dengan mengajak kerjasama lintas sektor seperti pihak desa, tokoh agama, dan komunitas atau organisasi yang terdapat di masyarakat.
Efektivitas Edukasi COVID-19 Melalui Media Online pada Komunitas Kopi Tuli Depok: The Effectiveness of COVID-19 Prevention Education Through Online Media in Depok’s Deaf Coffee Community Widyaningtyas, Prasita Ayu; Hadi Pratomo; Abdul Mahfuzh ZPH; Rosta Rosalina; Ineu Isnaeni; Ella Ayu SM
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.019 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i2.2007

Abstract

Pandemi coronavirus disease 2019 (COVID-19) dapat mempengaruhi penyandang disabilitas terhadap peningkatan risiko morbiditas dan kematian, menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan penyediaan perawatan kesehatan bagi kelompok ini dan mempertahankan komitmen kesehatan global untuk mencapai Universal Health Coverage. Penelitian ini dilakukan pada komunitas kopi tuli Depok yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap, dan perilaku sebelum dan sesudah pemberian edukasi dan pemberdayaan mengenai COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode Quaxi Experimental dengan desain one grup pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi (p=0,054). Terdapat perbedaan sikap yang signfikan antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi (p=0,011). Terdapat perbedaan perilaku yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi (p=0,01). Kesimpulan dalam penelitian ini, terdapat perbedaan sikap dan perilaku tentang COVID-19, dan tidak ada perbedaan pengetahuan mengenai COVID-19. Rekomendasi dalam penelitian ini, dapat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Depok untuk melaksanakan implementasi program pencegahan COVID-19 kepada komunitas tuli.
Pengaruh Terapi Air Kelapa Muda (Cocos Nucifera) Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Wilayah Pesisir Bone Rombo Buton Utara: The Effect of Coconut (Cocos Nucifera) Water Therapy on Reducing Blood Pressure in Hypertension Patients in the Coastal Area of Bone Rombo, North Buton Adi Try Wurjatmiko; Aluddin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1179.569 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i2.2028

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang dijuluki sebagai silent killer. Salah satu penatalaksanaan hipertensi dengan pendekatan non farmakologi adalah terapi air kelapa muda (cocos nucifera) yang aman, murah dan mudah dilakukan secara mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas terapi cocos nucifera terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah pesisir Bone Rombo Kabupaten Buton Utara. Metode penelitian menggunakan desain pra-experimental, dengan pendekatan one-grup pre-post test design. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat yang menderita hipertensi di wilayah pesisir Bone Rombo Kabupaten Buton Utara. Jumlah sampel penelitian sebanyak 55 orang penderita hipertensi yang ditentukan dengan teknik consecutive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena hasil uji normalitas Kolmogorof Smirnof menunjukan data penelitian berdistribusi tidak normal. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai p=0,00 < a=0,05 yang berari bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara terapi air kelapa muda (cocos nucifera) terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Kesimpulan penelitian ini adalah terapi air kelapa muda (cocos nucifera) dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilyah pesisir Bone Rombo Kabupaten Buton Utara.
Determinan Kualitas Hidup Penderita Hipertensi di Daerah Pesisir Kabupaten Gorontalo Utara pada Masa Pandemi COVID 19: Determinants of the Quality of Life of Hypertension Patients in the Coastal Areas of North Gorontalo Regency during the COVID-19 Pandemic Period Zul Adhayani Arda; Hafid, Wahyuni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.318 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i2.2033

Abstract

Risiko kematian penderita COVID 19 meningkat dari 1% menjadi 6% pada penderita penyakit kardiovaskular seperti hipertensi. Sehingga orang dengan komorbid hipertensi perlu mendapat perhatian, termasuk dari segi kualitas hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kualitas hidup penderita hipertensi pada masa pandemic COVID 19. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Penelitian dilakukan pada dua wilayah kerja Puskesmas yang memiliki daerah pesisir yaitu Puskesmas Kwandang dan Puskesmas Tolinggula. Sampel penelitian sebanyak 347 orang yang dipilih dengan menggunakan metode proportional stratified random sampling. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis. Analisis bivariat dengan uji chi square dan analisis multivariat dengan regresi logistic. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tingkat stress (p=0,021), status ekonomi (0,006), riwayat komplikasi (p=0,000) dan dukungan keluarga (0,000) memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas hidup penderita hipertensi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa variabel yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadapa kualitas hidup penderita hipertensi adalah dukungan keluarga. Sehingga dalam penanganan dan penanggulangan masalah hipertensi sebaiknya bukan hanya fokus terhadap penderita saja tetapi juga kepada keluarga yang tinggal bersama penderita.
Media Sebagai Edukasi Intervensi Promosi Kesehatan Masyarkat di Indonesia : Media as Education Intervention for Public Health Promotion in Indonesia Raodah; Handayani, Lina
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1182.729 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i2.2039

Abstract

Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, pasal 17 ayat 1 menyebutkan bahwa pemerintah bertanggung jawab atas ketersediaan akses terhadap informasi, edukasi, dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan dan memelihara derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklasifikasikan seluruh penelitian tersebut ke dalam beberapa kategori yang berhubungan dengan penelitian media sebagai edukasi intervensi promosi kesehatan masyarakat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang digunakan untuk mengindentifikasi, mengkaji, mengevaluasi, dan menafsirkan penelitian-penelitian yang digunakan berasal dari 18 artikel yang terdapat dalam 5 jurnal. Hasil penelitian ini mengelompokkan seluruh artikel yang di analisis ke dalam lima kategori, yaitu subjek, media, materi, pengaruh media, dan metode yang digunakan dalam penelitian tersebut. Hasil ini berkontribusi dalam memberikan informasi yang komprehensif terkait tren penelitian media sebagai intervensi edukasi promosi kesehatan masyarakat di Indonesia.

Page 19 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue