cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Inovasi Sosial Media dalam Pemasaran Rumah Sakit Pada Masa Pandemi COVID-19: Literature Review: Managing Social Media as Hospital Marketing Innovation During COVID-19 Pandemics: Literature Review Anggaratni G, Wayan; Sulistiadi, Wahyu
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2520

Abstract

Latar belakang: Pandemi menimbulkan disrupsi layanan kesehatan yang ditandai dengan penurunan kunjungan rawat jalan di fasilitas kesehatan. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mempertahankan kunjungan di era pandemi diperlukan suatu strategi marketing yang jitu dan adaptif terhadap kondisi yang ada. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai perubahan strategi marketing rumah sakit di era pandemi COVID-19 melalui metode penlusuran literature. Metode: Literature yang bersumber dari Google Scholar dipilah berdasarkan kesesuaian degan topic dan dikaji berdasarkan populasi, intervensi, comparation, dan outcome). Hasil: Berdasarkan hasil penelusuran literature, ditemukan faktor yang menghambat strategi marketing di era pandemi adalah hambatan dalam pelaksanaan kegiatan langsung dan hambatan akses pasien ke rumah sakit. Pemilihan platform media sosial dan pembuatan konten yang menarik dan edukatif dan sesuai dengan kebutuhan audiens seperti TikTok dapat menjadi strategi rumah sakit dalam membentuk kesan branding sekaligus memberikan edukasi kesehatan pada masyarakat. Kesimpulan: Kesan Branding rumah sakit dan meningkatkan loyalitas apabila diikuti pula dengan penguatan dimensi produk seperti kecepatan pelayanan, kemudahan proses administrasi dan kemudahan akses layanan kesehatan. Dalam mengelola media sosial dibutuhkan tim yang mampu memberikan informasi yang menarik secara teratur, dan berespon cepat (real time) terhadap aktivitas pengguna sosial media terhadap informasi rumah sakit.
Analisis Hubungan Perilaku Terhadap Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Gogagoman: Analysis of the Relationship between Behavior and Stunting Incidence in Children Under Five in the Working Area of Gogagoman Health Center Pricilya Margaretha Warwuru; Dalia Novitasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i10.2527

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan suatu gambaran status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Banyak faktor yang memengaruhi status gizi anak, baik faktor langsung maupun faktor tidak langsung. Perilaku dan budaya merupakan salah satu faktor tidak langsung yang memengaruhi status gizi anak. Tujuan penelitian menganalisis hubungan perilaku terhadap kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Gogagoman. Metode: Rancangan penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancang bangun case control study. Populasi penelitian yaitu seluruh anak usia 6-59 bulan yang ada di Kota Kotamobagu. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari sampel kasus dan sampel kontrol. Besar sampel penelitian sebesar 49 anak. Untuk sampel kontrol (yang tidak stunting) ditetapkan dengan perbandingan kasus : kontrol = 1:2, maka besar sampel untuk masing-masing kelompok kasus adalah 49 anak dan kelompok kontrol adalah 98 anak. Sehingga besar sampel secara keseluruhan adalah 147 balita. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: penelitian menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan ibu (p=0,004; OR=3,068), sikap ibu (p=0,008; OR=2,826), dan tindakan ibu (p=0,017; OR=2,531) terhadap kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Gogagoman. Kesimpulan: Disarankan agar ibu yang memiliki balita agar selalu meningkatkan pengetahuan mengenai stunting dan memberikan pola asuh yang baik pada anaknya.
Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pencegahan Covid-19 pada Siswa SMAN 6 Pandeglang: Knowledge, Attitude and Covid-19 Prevention Behavior in SMAN 6 Pandeglang Siti Nur Ramdaniati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i9.2528

Abstract

Latar Belakang: Pada akhir tahun 2019, terjadi suatu pandemi yang dikenal sebagai Covid-19. Hingga saat ini angka kematian dan positivity rate terus meningkat dan penyebaran pandemi ini sangatlah cepat. Perilaku pencegahan sangat penting untuk menekan angka penambahan kasus baru walaupun saat ini vaksin covid-19 sudah tersedia dan disebarluaskan kepada masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan Covid-19 pada siswa SMAN 6 Pandeglang. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional. Penelittian dilakukan pada bulan November 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA 6 Pandeglang yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dan sampel pada penelitian ini menggunakan simple random sampling yaitu sebanyak 64 siswa. Hasil: Hasil penelitian diketahui dari 64 siswa sebagian besar yaitu 33 siswa (51,6%) berperilaku kurang baik. Hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku p value=0.196, dan tidak ada hubungan antara sikap dengan perilaku p value=0.187. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan Covid-19 pada siswa SMAN 6 Pandeglang.
Pelayanan Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak di Masa Pandemi Covid-19 : Literature Review: Prevention of Mother to Child HIV Transmission Treatment (PMTCT) During Pandemic Covid 19 : Literature Review Dinda Syifa Al Adila; Milla Herdayati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i9.2535

Abstract

Latar belakang: PMTCT adalah program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak. Ada 4 program PMCTCT, yakni melaksanakan kegiatan pencegahan penularan HIV pada perempuan usia reproduksi, mencegah terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan pada Ibu hamil HIV positif, mencegah agar bayi tidak tertular HIV dari Ibu hamil positif HIV, serta mendukung Ibu HIV positif dan anak secara psikologis, sosial, dan akses perawatan. Pada 2013-2019 pemeriksaan tes HIV meningkat, akan tetapi sejak pandemi Covid-19 pada tahun 2020 mengalami penurunan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program PMTCT selama pandemi Covid-19. Metode: Metode menggunakan pendekatan traditional narrative literature review dari database terkomputerisasi, seperti Google Scholar, Proquest, dan Scopus. Hasil: PMTCT selama pandemik Covid-19 mengalami keterhambatan. Hal ini terjadi karena adanya kebijakan terkait pencegahan Covid-19 yang membatasi ruang gerak ibu hamil karena lockdown atau PPKM dan petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan PMTCT yang diprioritaskan menangani pencegahan Covid-19. Keluarga ibu hamil HIV juga kurang memberikan dukungan psikologis dalam mengakses perawatan. Kesimpulan: Perlu edukasi bagi keluarga untuk mendukung ibu hamil mengkases pelayanan PMTCT selama pandemi Covid-19. Pemanfaatan teknologi dapat berguna untuk menyebarkan informasi PMTCT. Inisiasi ARV secara cepat dan Multi Months Dispensing (MMD) selama pandemi dapat menjadi solusi dari pembatasan pergerakan masyarakat.
Pemanfaatan Digital Health untuk Meningkatkan Keberhasilan Pengobatan Pasien Tuberkulosis di Negara Berkembang : Literature Review : The Digital Health Utilization to Improve Successful Treatment of Tuberculosis Patient in Developing Countries : Literature Review Farhana, Farhana; Nurwahyuni, Atik; Alatas, Saly Salim
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i9.2542

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis masih menjadi permasalahan kesehatan yang serius di dunia terutama di negara berkembang. Pengobatan tuberkulosis dengan jangka waktu lama membutuhkan akses pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau pasien. Kehadiran digital health dapat menawarkan solusi hemat biaya untuk mengatasi keterbatasan keuangan, sosial, waktu dan jarak jauh terutama di negara berkembang. Tujuan: Mengidentifikasi aplikasi digital health yang dapat dimanfaatkan sebagai upaya meningkatkan keberhasilan pengobatan pasien tuberkulosis di negara berkembang dan negara mana saja yang sudah melakukan penelitian terkait pemanfaatan digital health ini. Metode: Protokol scoping review menggunakan 5 langkah framework Arksey dan O’Malley. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah artikel penelitian, diterbitkan pada tahun 2016 hingga 2022, teks lengkap, berbahasa Inggris, dan membahas penggunaan aplikasi kesehatan digital untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan bagi pasien tuberkulosis di negara berkembang. Hasil: Terdapat 7 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi menyebutkan bahwa digital health dapat menjadi solusi dalam perawatan pasien tuberkulosis, terutama untuk negara dengan sumber daya pelayanan kesehatan yang belum memadai. 2 jenis aplikasi yang digunakan sebagai upaya untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan tuberkulosis di negara berkembang yaitu short message service (SMS) dan video observed therapy (VOT). Kesimpulan: Penggunaan aplikasi digital health dapat meningkatkan komunikasi tenaga kesehatan dan pasien, memberikan kemudahan bagi pasien untuk mengakses fasilitas kesehatan yang hemat biaya secara optimal, dan dapat meningkatkan kepatuhan pasien untuk melakukan perawatan secara tuntas.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Jogo Tonggo di Provinsi Jawa Tengah: Literature Review: Community Empowerment through the Jogo Tonggo Program in The Province of Central Java: Literature Review Prakasita Artha Anindya; Chriswardani Suryawati; Dwi Sutiningsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2549

Abstract

Latar belakang: Menghadapi era new normal, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengeluarkan instruksi yang berisi perintah penetapan program Jogo Tonggo. Program Jogo Tonggo mengajak masyarakat untuk saling menjaga sesama dengan kearifan lokal dalam menghadapi pandemic Covid-19. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk mengetahui berbagai implementasi dan implementasi kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program Jogo Tonggo di Provinsi Jawa Tengah. Metode: Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan kata kunci melalui database Google Scholar dan Google Cendekia dengan topik serupa Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Jogo Tonggo di Provinsi Jawa Tengah dan didapat sebanyak 15 artikel utama yang akan ditelaah. Hasil: Berdasarkan tinjauan literatur sebelumnya, pelaksanaan program Jogo Tonggo di berbagai daerah di Jawa Tengah memiliki kondisi yang beragam. Dalam pelaksanaannya, program Jogo Tonggo adalah meningkatkan solidaritas, gotong royong dan kepedulian antar masyarakat. Selain itu, program ini juga bermanfaat bagi banyak pihak melalui kegiatan edukasi, sosialisasi dan pendampingan. Namun dalam pelaksanaannya program ini juga menemui berbagai kendala, kendala yang dialami antara lain kurangnya kemampuan satgas dalam melaksanakan kegiatan sesuai pedoman, kurangnya sumber daya manusia, rendahnya koordinasi antar satgas, kurangnya kesadaran masyarakat dan hambatan lainnya. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberjalanan program Jogo Tonggo yang terlaksana di beberapa daerah di Jawa Tengah, memiliki kondisi yang berbeda-beda.
Analisis Mutu Pelayanan pada Pasien Covid – 19 di Rawat Inap Rumah Sakit Keluarga Sehat Pati: Analysis of the Quality Service for Covid-19 Patients in Inpatients Pati Sehat Family Hospital Nanik Sulistyorini; Sutopo Patria Jati; Farid Agushybana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2550

Abstract

Latar belakang: Rumah sakit merupakan suatu lembaga kesehatan yang berwewenang menyediakan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat. Covid-19 merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia sejak tahun 2020. Rumah sakit keluarga sehat pati memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan terhadap pasien terutama saat pandemi covid-19. Namun saat terjadi pandemi Covid-19 sebagian pasien RS keluarga sehat pati masih mempunyai keluhaan terhadap mutu pelayanan pasien terkait administrasi, fasilitas, caring petugas, dan prosedur klinis dan pelayanan. Tujuan: Analisis pengaruh mutu pelayanan kesehatan pada pasien Covid – 19 yang terdiri dari Sumber Daya Manusia, Standar Operasional Prosedur, Alat Kesehatan, Penatalaksanaan Medis dan Penatalaksanaan Non Medis terhadap kepuasan pasien Covid– 19 selama di rawat inap. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dimana metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, telaah dokumen, dan wawancara mendalam terhadap informan utama dan informan triangulasi. Dimana analisis data dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, menyajikan data sampai penarikan kesimpulan. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa dari beberapa parameter mutu pelayanan kesehatan, pada saat terjadi lonjakan pasien covid-19 dapat berpengaruh terhadap mutu pelayanan di Rumah Sakit Keluarga Sehat Pati. Dimana masih kurangnya sumber daya manusia baik medis dan paramedis, dengan adanya jam kerja yang berlebih untuk dokter spesialis paru dan perawat, standar operasional prosedur dalam pendokumentasian obat yang masih harus di perbaiki, pemeliharaan alat kesehatan yang tidak terjadwal dengan rutin oleh sarana medis, belum dilakukannya evaluasi terhadap penatalaksanaan medis, dan penatalaksanaan non medis yang sudah sesuai dengan kebutuhan pasien. Kesimpulan: Analisis mutu pelayanan pada pasien covid-19 di rawat inap Rumah Sakit Keluarga Sehat Pati pada saat terjadi pandemi covid-19 dimana dilihat dari parameter sumber daya manusia, standar operasional prosedur, alat kesehatan, penatalaksanaan medis dan penatalaksanaan non medis masih perlu dilakukan perbaikan, sehingga mutu yang diberikan dapat menimbulkan kepuasan pada pasien covid– 19 yang di rawat.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Ibu terhadap Imunisasi Injeksi Ganda: Literature Review: Factors Affecting Mother's Interest in Multiple Injection Immunization: Literature Review Setyo Endah Pratiwi; Ayun Sriatmi; Farid Agushybana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2551

Abstract

Latar belakang: Imunisasi sangat penting bagi tubuh seseorang agar kebal dari penyakit. Keberhasilan pemberian imunisasi dasar lengkap berkaitan dengan beberapa faktor. Tujuan: Tujuan dari literature review adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi multiple junction dari berbagai literature review. Metode: Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan kata kunci “multiple junction immunity” pada database publikasi ilmiah Science Direct, ProQuest, Springer Link, Google Scholar, JSTOR dan Emerald Insight dengan populasi sebanyak 1180 artikel selama 5 tahun terakhir, kemudian diseleksi menjadi 10 artikel sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil: Dari 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi ditemukan beberapa faktor yang berhubungan dengan imunisasi yaitu Pendidikan, Pengetahuan, Sikap, Motif, Pekerjaan, Dukungan Keluarga, Lingkungan, Fasilitas Posyandu, Tenaga Kesehatan merupakan faktor imunisasi suntik ganda. Sebagian besar imunisasi dasar sudah selesai lebih dari 50%. Ada hubungan antara Pendidikan, Pengetahuan, Sikap, Motif, Pekerjaan, Dukungan Keluarga, Lingkungan, Tenaga Kesehatan dengan imunisasi lengkap. Kesimpulan: Dari tinjauan hasil, sebagian besar artikel menunjukkan bahwa ada hubungan antara Pendidikan, Pengetahuan, Sikap, Motif, Pekerjaan, Dukungan Keluarga, Lingkungan, Tenaga Kesehatan dengan imunisasi lengkap.
Hubungan Antara Penerapan Protokol Kesehatan dengan Kejadian Infeksi Virus Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Bataraguru : The Relationship Between the Application of Health Protocol with the Incidence of Covid-19 Virus Infection in the Working Area of the Bataraguru Health Center Andriani, Rininta; Annisa Kemala Dewi MJ; Wahyuddin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i9.2554

Abstract

Latar belakang: Coronavirus disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yaitu virus corona jenis terbaru yang belum pernah teridentifikasi pada manusia sebelumnya yang menyerang sistem pernapasan. Puskesmas Bataraguru menduduki peringkat ke-6 dari 17 Puskesmas di Kota Baubau jumlah terbanyak pasien Covid-19 dengan kasus terkonfirmasi sebanyak 56 kasus sampai dengan bulan Juli 2021. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dengan kejadian infeksi virus Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Bataraguru. Metode: Metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian survei analitik menggunakan desain Cross Sectional Study. Populasi berjumlah 6.893 jiwa dengan sampel sebanyak 379 jiwa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Penelitian dilakukan bulan Oktober-November 2021. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (uji korelasi secara koefisien kontingensi). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel memakai masker nilai p-Value = 0.001 < 0.05, variabel mencuci tangan nilai p-Value = 0.006 < 0.05, dan variabel menjaga jarak nilai p-Value 0.002 < 0.05 dengan kejadian infeksi virus Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Bataraguru. Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak dengan kejadian infeksi virus Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Bataraguru. Saran dalam penelitian ini yaitu perlu dilakukan kolaborasi antar lintas sektor untuk melakukan kegiatan penyuluhan tentang memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya pencegahan dan pengendalian infeksi virus Covid-19.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Manajemen Kebersihan Menstruasi Remaja : Literature Review: Factors Affecting Adolescent Menstrual Hygiene Management Behavior : Literature Review Kartika Adyani; Noveri Aisyaroh; Anisa, Nungky
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i10.2555

Abstract

Pendahuluan: Menstruasi Merupakan tanda pubertas yang terjadi pada wanita. Ketika mengabaikan kebersihan menstruasi dapat menimbulkan masalah Kesehatan reproduksi, dalam sebuah survey yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO), dampak dari MKM yang buruk dan kerap dihadapi Perempuan saat menstruasi adalah mengalami keputihan sebanyak 19%, Gatal pada area genital sebanyak 25%, dan rasa tidak nyaman selama menstruasi 35%. Tujuan: Untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen kebersihan menstruasi remaja putri. Metode: Metode yang digunakan dalam artikel ini berupa Literature Review. Peneliti mencari beberapa literatur internasional dan nasional menggunakan database Google Scholar dan pubmed dengan kata kunci manajemen kebersihan menstruasi, remaja perempuan, pengetahuan. Hasil: Dari artikel yang telah direview, faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen kebersihan menstruasi dikelompokkan menjadi 3 faktor yaitu faktor personal remaja, faktor lingkungan, faktor sosial. Kesimpulan: Dari hasil literature review dapat diketahui bahwa faktor yang menyebabkan pengelolaan manajemen kebersihan menstruasi adalah adanya hubungan antara pengetahuan, orang-orang di sekeliling, dukungan dari teman dan keluarga, peran tenaga Kesehatan serta sarana prasarana sebagai peran utama dalam mengelola manajemen kebersihan menstruasi.

Page 32 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue