cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu pada Masa Pandemi COVID-19 : Literature Review: Factors Affecting Mother Toddler Visits to Posyandu During the COVID-19 Pandemic : Literature Review Hefi Dahlia; Martha Irene Kartasurya; Septo Pawelas Arso
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i9.2378

Abstract

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 berdampak negatif pada berbagai sektor, termasuk pelaksanaan posyandu, yang mencakup layanan gizi, kesehatan ibu dan anak (KIA), serta pemantauan pertumbuhan balita. Kunjungan ke posyandu yang diukur dengan cakupan D/S (jumlah yang datang ke posyandu dibandingkan dengan jumlah balita seluruhnya) di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 68,37% dan meningkat menjadi 73,86% pada tahun 2019, tetapi pada tahun 2020 cakupan menurun lagi karena adanya pandemi COVID-19. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan ibu balita ke Posyandu dalam masa pandemi COVID-19. Metode: Penelitian ini merupakan suatu kajian pustaka pada artikel yang terpublikasi pada tahun 2020-2022. Pencarian artikel dilakukan melalui search engine ScienceDirect, Portal Garuda dan ProQuest dengan kata kunci: “pandemi COVID-19” OR “kunjungan ibu balita” OR “posyandu”. Dari 190 artikel yang ditemukan, ditemukan 15 artikel yang terduplikasi, 146 tereksklusi dan 22 artikel yang tidak mempunyai teks penuh, sehingga terdapat 7 artikel yang dikaji. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia ibu 20-35 tahun mempunyai kemungkinan lebih besar berkunjung ke Posyandu secara rutin dibandingkan dengan ibu balita berusia >35 tahun. Tingkat pendidikan ibu yang tinggi, lebih aktif berpartisipasi dalam kunjungan ke Posyandu dibandingkan dengan tingkat pendidikan ibu yang rendah. Tingkat pengetahuan ibu yang baik memiliki peluang lebih besar untuk melakukan kunjungan balita secara rutin dibandingkan tingkat pengetahuan ibu yang kurang. Kader yang aktif memiliki peluang lebih besar untuk membuat ibu berkunjung secara rutin ke Posyandu dibandingkan dengan kader yang kurang aktif. Dukungan keluarga yang baik kepada ibu memiliki kemungkinan lebih besar melakukan kunjungan secara rutin ke Posyandu dibandingkan dengan ibu yang kurang mendapat dukungan keluarga. Kesimpulan: Faktor yang mempengaruhi kunjungan ke Posyandu meliputi usia ibu, pendidikan ibu, pengetahuan ibu tentang manfaat posyandu, dukungan keluarga dan keaktifan kader. Disarankan kepada pihak puskesmas untuk meningkatkan kegiatan edukasi untuk keluarga terkait manfaat berkunjung ke posyandu dan meningkatkan motivasi kader posyandu.
Determinan Asi Eksklusif pada Ibu yang Memiliki Bayi Usia 7-24 Bulan di Bidan Praktik Mandiri Yulianti Kota Bekasi Tahun 2021: The Determinant of Exclusive Breastfeeding for Mothers who Have 7-24 Months Old Baby in Bekasi City at Yulianti’s Independent Midwifery Practice in 2021 Dian Kholika Hamal; Suci Wulandari Hanafi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2392

Abstract

Latar belakang: Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik sebagai sumber zat gizi utama bagi bayi terutama di awal kelahirannya sampai usia 6 kemudian dilanjutkan sampai usia 2 tahun . Laporan Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat (2019) Kota Bekasi menempati urutan paling bawah masalah pemberian ASI eksklusif (33,81%). Tujuan: Penelitian ini betujuan untuk mengetahui gambaran pemberian ASI eksklusif dan variabel lain yang berhubungan dengan faktor pemberian ASI eksklusif. Metode: Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif dengan desain cross sectional dan teknik pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 142 sampel. Analisi bivariat menggunakan chi square dengan ɑ 0,05. Hasil: Hasil univariat pada penelitian ini menggambarkan (78,9%) ibu memberikan ASI eksklusif, (59,2%) ibu dengan pengetahuan baik, (90,8%) ibu dengan pendidikan tinggi, (62,0%) ibu bekerja, (66,2) ibu primipara, (67,7%) ibu melakukan Inisiasi Menyusu Dini/IMD, (56,3%) dengan dukungan tenaga kesehatan baik dan (70,4%) dengan dukungan suami baik. Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pendidikan, IMD dan dukungan tenaga kesehatan (pvalue<0,05) dengan pemberian ASI eksklusif, sedangkan pengetahuan, paritas, pekerjaan dan dukungan suami tidak ada hubungan (pvalue≥0,05) dengan pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan antara pendidikan ibu, IMD dan dukungan tenaga kesehatan dengan pemberian ASI ekslusif.
Pemberdayaan Edukasi sebagai Penguatan Perilaku Pencegahan COVID-19 pada UMKM Cilok Goreng Setiabudi Bandung: Empowerment of Education as Strengthening of COVID-19 Prevention Behavior in MSME Cilok Goreng Setiabudi Bandung Aldillasari, Editha; Nafis, Irfan; Meigasari, Meigasari; Anandita, Yoana; Rizky, Fadilla; Rindu , Ridhaninggar; Pratomo, Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2423

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan COVID-19 yang ditetapkan WHO sebagai pandemi global sejak Maret 2020 tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, melainkan juga pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Cilok Goreng Setiabudi Bandung adalah salah satu pelaku UMKM yang kurang terdampak COVID-19 dan terpilih untuk dilakukan pemberdayaan masyarakat terhadap edukasi pencegahan COVID-19. Tujuan: Memperkuat perilaku pekerja terhadap upaya pencegahan COVID-19. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berlandaskan teori Health Belief Model melalui wawancara mendalam pada 15 pekerja cilok melalui aplikasi Zoom secara personal pada masing-masing informan. Hasil: Mayoritas para pekerja mendapat pengetahuan dasar COVID-19 dari berita di televisi. Persepsi kerentanan hanya dirasakan oleh lima orang pekerja bagian penjualan dikarenakan pekerjaan mereka yang mengharuskan bertemu banyak orang. Hampir seluruh pekerja merasakan ancaman COVID-19 yang berdampak pada kegiatan perekonomian mereka. Adapun hambatan dalam penerapan protokol kesehatan yang paling dirasakan adalah sulitnya memakai masker dan menjaga jarak. Para pekerja merasakan manfaat menerapkan protokol kesehatan, namun hanya sedikit diantara mereka yang mengetahui manfaat vaksin. Seluruh pekerja percaya diri dengan melaksanakan protokol kesehatan maka mereka akan terhindar dari COVID-19. Dorongan untuk melaksanakan protokol kesehatan didapat dari keluarga dan tokoh masyarakat sekitar. Untuk memperkuat perilaku pencegahan COVID-19, dilakukan intervensi secara informal melalui daring berupa penyuluhan, diskusi, serta kuis di akhir pertemuan dengan hasil akurasi jawaban sebesar 74,8%. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini, para pekerja senantiasa melaksanakan protokol kesehatan dalam praktik keseharian, namun masih ada yang belum disiplin melakukan pencegahan COVID-19, maka dilakukan intervensi edukasi kepada para pekerja sebagai penguatan perilaku pencegahan COVID-19 pada UMKM ini.
Penggunaan Media Kreatif Sebagai Sarana Edukasi Anemia Remaja Putri Selama Pembelajaran Jarak Jauh: Literature Review: Use of Creative Media as a Means of Education for Anemia in Young Women During Distance Learning: Literature Review Febria, Mega Audinna; Ratih Kurniasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2424

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan remaja putri tentang anemia masih menjadi masalah utama bagi Indonesia dimana kurangnya pengetahuan tentang anemia dapat berpengaruh terhadap penurunan konsentrasi serta prestasi remaja di sekolah. edukasi mengenai anemia adalah salah satu cara uang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan siswa remaja putri dan diharapkan dapat menurunkan risiko anemia pada remaja putri. Saat ini sistem pendidikan di Indonesia masih menyesuaikan dengan pembelajaran jarak jauh karena pandemi covid 19 yang terjadi di Indonesia. Maka dari itu, edukasi pada remaja membutuhkan metode yang kreatif, inovatif serta menarik bagi remaja terhadap anemia. Media kreatif yang digunakan adalah video motion graphic, video blog (vlog), web apps. Tujuan: dari literature review ini adalah untuk menyajikan gambaran umum edukasi anemia menggunakan media kreatif yang diharapkan dapat dijadikan pilihan untuk pembaca, tenaga kesehatan, tenaga pengajar dapat mengedukasi remaja mengenai anemia. Metode: yang digunakan penulis dalam kajian ini yaitu dengan menggunakan beberapa literatur yang berkaitan dengan media kreatif edukasi anemia. Hasil: Studi menemukan bahwa media kreatif secara signifikan dapat berpengaruh terhadap pemahamahan edukasi anemia pada remaja putri. Kesimpulan: Studi ini menyimpukkan bahwa media kreatif dapat membantu tenaga pendidik, tenaga kesehatan untuk menjadi media edukasi anemia pada remaja putri.
Pengaruh Media Poster, Video Boneka Tangan, dan Buku Cerita terhadap Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar tentang Gizi Seimbang: The Effect of Media Posters, Hand Puppet Videos, and Storybooks on Elementary School Students' Knowledge of Balanced Nutrition Nabila Salma, Annisa; Ratih Kurniasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2427

Abstract

Latar belakang: Anak sekolah dasar masih kurang pengetahuan mengenai gizi seimbang. Anak sekolah dasar lebih mengetahui 4 sehat 5 sempurna dibandingkan Pedoman Gizi Seimbang (PGS). Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari ketiga media mengenai gizi seimbang. Metode: Penelitian ini berjenis eksperimental dengan sampel murid kelas 4 dan 5. Saat edukasi dibedakan menjadi offline dan online dikarenakan keadaan COVID-19 masih diberlakukan pembatasan. Sampel dipilih dengan metode purposive samplin yang berjumlah 69 orang. Hasil: Hasil uji Wilcoxon dan Paired t-test dengan menganalisis data dari pre-test dan post-test didapatkan nilai p = 0,001 untuk media poster, nilai p = 0,006 untuk media video boneka tangan, dan nilai p = 0,003 untuk media buku cerita. Kesimpulan: Media poster memiliki nilai signifikan yang paling baik dibandingkan kedua media lainnya, namun ketiga media tersebut dapat meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar kelas 4 dan 5 di SDN Margahayu 19 Bekasi.
Analisis Kepuasan Pasien dalam Pelayanan Kefarmasian di Apotek Wonokromo Yogyakarta: Patient Satisfaction Analysis in Pharmaceutical Services at Wonokromo Pharmaceutical Yogyakarta Aditya Nugraha, Maulana; Syafa Mazida, Hasna; Hernowo, Bingar; Marwati Santoso Putri, Filu
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2449

Abstract

Latar belakang: Di era globalisasi saat ini, persaingan apotek yang berasal dari dalam negeri maupun pemilik sarana apotek Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang masuk ke Indonesia semakin tak terelakkan. Selain itu, deregulasi tentang pendirian apotek, tingginya permintaan konsumen terhadap obat dan banyaknya jumlah apoteker juga menjadi faktor pemicu semakin banyaknya jumlah apotek. Secara tidak langsung, persaingan bisnis antar apotek semakin ketat demi memperoleh jumlah pelanggan semaksimal mungkin. Pelayanan yang memuaskan dan berkualitas akan membentuk loyalitas pasien/pelanggan, dan kepuasan, maka pelayanan yang memuaskan tersebut juga akan mendatangkan pelanggan baru. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di apotek Wonokromo Yogyakarta. Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan jenis penelitian diskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan kuisioner yang dibagikan kepada pasien. Populasi yang diambil sampel sebanyak 30 responden dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil: Hasil penelitian pada indikator berwujud diperoleh persentase skor 66,7%, pada indikator kehandalan diperoleh persentase skor 63,8%, pada indikator daya tanggap diperoleh persentase skor 67,5%, pada indikator kepastian diperoleh persentase skor 58,3%, pada indikator empati diperoleh persentase skor 57%. Kesimpulan: Tingkat kepuasan pasien dalam pelayanan kefarmasian di Apotek Wonokromo Yogyakarta dengan persentase skor 62,6% yakni menunjukkan pasien puas.
Status Gizi dan Kesehatan Kaitannya dengan Kualitas Hidup Lansia di Desa Midang dan Sembalun, NTB: Nutritional and Health Status Its Relation to Quality of life of Elderly in Midang and Sembalun Village, NTB Baiq Fitria Rahmiati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2460

Abstract

Latar belakang: Kualitas hidup lansia dipengaruhi oleh status gizi dan penyakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan karakteristik subjek, aktivitas hidup sehari-hari, status gizi-kesehatan, kualitas hidup dan hubungan antara status gizi dan kesehatan dengan kualitas hidup lansia di Desa Midang dan Desa Sembalun, NTB. Metode: Desain Penelitian ini menggunakan crosssectional. Lokasi dipilih dengan mempertimbangkan perbedaan etnis dan kebiasaan makan. Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang dengan menggunakan 74 subjek di setiap daerah penelitian. data karakteristik, aktivitas hidup sehari-hari, status kesehatan, status gizi dan kualitas hidup dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. analisis data menggunakan uji korelasi mann whitney, chi square, dan spearman. Hasil: Ada perbedaan yang signifikan dalam status perkawinan dan pekerjaan (p<0,05). Status gizi dan kualitas hidup di desa Sembalun lebih baik dibandingkan subyek di desa Midang. Ada perbedaan yang signifikan status gizi lansia (p<0,05) sedangkan perbedaan status kesehatan lansia tidak signifikan (p>0,05). Terdapat hubungan positif antara status gizi dengan kualitas hidup domain fisik dan lingkungan, serta status kesehatan dan kualitas hidup domain fisik dan sosial (p<0,05).diterima. Kesimpulan: Status gizi berhubungan dengan kualitas hidup domain fisik dan lingkungan sedangkan status kesehatan berhubungan dengan kualitas hidup domain fisik dan sosial.
Hubungan Status Kesehatan, Dosis Penggunaan Pestisida dan Kebiasaan Penggunaan APD dengan Kejadian Keracunan Pestisida: Relationship of Health Status, Dosage of Pesticide Use and Habit of Using PPE with Pesticide Poisoning Incidence Siagian, Jenni Lilis S
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2469

Abstract

Latar belakang: Penggunaan pestisida oleh petani yang tidak sesuai standar dapat menyebabkan dampak negatif bagi kesehatan yaitu keracunan terjadi pada organ tubuh seperti sistem peredaran darah, pernapasan dan integument dan bahkan menyebabkan kematian. Diketahui petani di Kelurahan Klaigit tidak menggunakan APD dengan benar, penggunaan dosis pestisida melebihi dari takaran, mengalami rasa gatal-gatal, rasa panas pada dada dan mata perih. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan status kesehatan, dosis penggunaan pestisida dan kebiasaan penggunaan APD dengan kejadian keracunan pada petani pengguna pestisida. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilakukan di Kelurahan Klaigit RT. 01 dan 03 Distrik Aimas Kabupaten Sorong pada Februari dan Maret 2022. Penelitian melibatkan 60 responden petani pengguna pestisida. Pengambilan sampling menggunakan teknik total sampling dengan memperhatikan kriteria yang sudah ditetapkan. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Spearman Rank pada tingkat kepercayaan (α) 0,05. Hasil: Berdasarkan hasil uji diketahui status kesehatan nilai p = 0,007 < 0,05, dosis penggunaan pestisida nilai p = 0,016 < 0,05, kebiasaan penggunaan APD nilai p = 0,011 < 0,05 Kesimpulan: Penelitian memberikan kesimpulan ada hubungan status kesehatan, dosis penggunaan pestisida dan penggunaan APD dengan kejadian keracunan di Kelurahan Klaigit Kabupaten Sorong.
Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Hidup Bersih dengan Penyakit Kulit di Puskesmas Makbon Kabupaten Sorong: The Relationship of Knowledge and Clean and Healthy Lifestyle with Skin Diseases in Makbon Health Center Maikel Su, Hansen
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2470

Abstract

Latar Belakang: Penyakit kulit merupakan penyakit yang cepat berkembang di daerah tropis dan prevalensi nya 59%. Jika dibiarkan terlalu lama, bisa menyebabkan imunitas kulit melemah dan gatal-gatal serta menyebar ke bagian tubuh lainnya dan menimbulkan luka gores ketika digaruk dan bahkan menyebabkan penularan dan infeksi yang lebih meluas. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan Perilaku Hidup Bersih dengan Penyakit Kulit di wilayah kerja Puskesmas Makbon Kabupaten Sorong. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cros-sectional study, Penelitian melibatkan 46 responden yang menderita penyakit kulit. Pengambilan sampling menggunakan teknik total sampling, Uji yang digunakan adalah Chi-Square pada tingkat kepercayaan (α) 0,05. Hasil: penelitian menunjukan Hasil uji chi-square hubungan antara perilaku hidup bersih dan gangguan kulit didapatkan nilai p= 0,976 > α = 0,05 dengan nilai p value 0, 976 yang berarti tidak ada hubungan antara perilaku hidup bersih dan kejadian penyakit kulit dan hasil uji chi-square hubungan pengetahuan dengan kejadian penyakit kulit didapatkan nilai p value = 0,911 > α = 0,05 dengan nilai p value =0,911 > α = 0,05 yang berarti tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian gangguan kulit Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan perilaku hidup bersih dan pengetahuan terhadap penyakit kulit yang dialami oleh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Makbon Kabupaten Sorong.
Pengetahuan dan Praktek Cuci Tangan Serta Memakai Masker di Kalangan Pengunjung Rumah Sakit di Masa Pandemi : Knowledge and Practice Hand Washing and Mask Wearing During Pandemic Among Hospital Visitor Pristianingrum, Santy; Tuti Surtimanah; Fergi Desi Puspita; Siti Utami Sulastri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2477

Abstract

Latar belakang: Di masa pandemi, edukasi mencuci tangan dan memakai masker sudah banyak dilakukan melalui berbagai metode dan media. Apakah edukasi tersebut telah diterapkan secara tepat oleh masyarakat masih perlu ditelaah, sehingga diharapkan bisa mencegah penularan COVID-19. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dengan praktek cuci tangan serta memakai masker pada pengunjung rumah sakit, serta perbedaan pengetahuan dan praktek menurut jenis kelamin serta usia. Metode: Penelitian deskriptif korelasional dan komparatif dengan pendekatan cross sectional. Dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2021. Populasi adalah pengunjung RSUD Provinsi NTB dengan sampel 142 orang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Data diolah menjadi tabel distribusi frekuensi, kemudian dilakukan uji hubungan Contingency Coefficient dan uji beda U Mann Whitney. Hasil: Terdapat hubungan signifikan (p<0,05) antara pengetahuan dengan praktek (langkah) mencuci tangan, serta antara pengetahuan dan praktek (langkah) memakai masker. Tidak terdapat perbedaan signifikan (p>0,05) pengetahuan dengan praktek mencuci tangan serta praktek memakai masker menurut jenis kelamin dan usia. Kesimpulam:Pengetahuan cara mencuci tangan dan memakai masker berhubungan dengan penerapannya secara benar. Hal ini diharapkan berkontribusi dalam pencegahan penularan COVID-19. Praktek mencuci tangan dan memakai masker dengan benar sebaiknya terus di edukasikan kepada masyarakat, serta diperkenalkan sejak dini kepada anak-anak sehingga menjadi kebiasaan hidup sehat sehari-hari.

Page 30 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue