cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Pengaruh Metode Pemberian ASI terhadap Durasi Pemberian ASI: Systematic Literature Review: Breastfeeding Methods and It’s Impact on Duration of Breastfeeding: Systematic Literature Review Lilis Dwi Kristyaningrum; Tri Krianto
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.3744

Abstract

Latar Belakang: Pemberian ASI memiliki banyak manfaat dan dampak Kesehatan baik bagi ibu maupun bayi. Proses menyusui merupakan pemberian ASI kepada anak, baik itu melalui menyusu langsung pada payudara, pemberian ASI perah (secara manual atau dengan pompa) melalui botol/sendok/cangkir tanpa menyusui langsung atau kombinasi keduanya, namun sebagian besar penelitian tentang menyusui hingga saat ini belum mempertimbangkan metode pemberian ASI kepada bayi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara metode menyusui baik itu menyusui secara langsung (direct breastfeeding) , memberikan ASI Perah (Exclusive Pumping) dan kombinasi keduanya terhadap durasi menyusui. Metode: Tinjauan sistematik menggunakan panduan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review or Meta-Analysis). Pencarian data menggunakan search engine yaitu Pubmed, SAGE Journal dan Proquest mulai tahun 2013 sampai dengan tahun 2023. Penulis menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi untuk mengidentifikasi studi yang akan direviu. Ditemukan 12 studi yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Studi menunjukkan bahwa ibu yang memberikan ASI secara Exclusve pumping beresiko memiliki durasi menyusui yang lebih pendek dibandingkan yang menyusui langsung atau kombinasi keduanya. Hubungan tersebut juga dipengaruhi oleh beberapa faktor sosial budaya terkait yaitu status umur, pendidikan, IMT, status bekerja, paritas dan juga metode persalinan. Kesimpulan: Temuan studi dapat memberikan informasi bahwa terdapat hubungan antara metode menyusui dengan durasi menyusui. Perlu dilakukan sosialisasi untuk masing-masing metode menyusui tersebut untuk mendapatkan durasi menyusui yang optimal.
Does the Medical Staff Performance are Determined by Altruism Behavior, Intellectual Capital, and Work Motivation? : Apakah Kinerja Tenaga Medis Ditentukan oleh Altruism Behavior, Intellectual Capital, dan Motivasi Kerja? Santowijaya, Alfadli; Adhikara, Muhammad Fachruddin Arrozi; Pamungkas, Rian Adi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3751

Abstract

Introduction: Performance is determined by intellectual capital, behavioral altruism, and motivations that is directed toward a determined behavior. In practice, it is difficult to describe the action aspect of performance without referring to the outcome aspect. While performance is important as one of the indicators for hospitals for organizational continuity in providing complete services. Objective: This study aims to be able to evaluate the factors that determine the employees’ performance to be able to meet the organizational goals. More specifically, to find out how Altruism and Intellectual Capital affect performance mediated by work motivation. Methods: This study was conducted using primary data, namely by distributing questionnaires to respondents. SPSS and AMOS are used as statistical tools in processing the research data. Results: The results of the study found that the behavior of altruism, Intellectual capital, and work motivation simultaneously affects healthcare performance; altruism behavior affects motivation and performance; intellectual capital has a significant positive effect on motivation and performance; performance is determined by motivation positively but insignificantly; And motivation does not have a mediator role for the influence of altruism and intellectual capital behavior on performance. Conclusion: The Managerial Implications that can be applied by the management of Karya Medika 1 Hospital are by strengthening factors that can increase the employees' performance
Karakteristik Distres Spiritual pada Pasien HIV/AIDS di RSU Sawerigading Palopo: Characteristics of Spiritual Disstres in HIV/AIDS Patients in Sawerigading RSU Palopo Anshar Rante; Djusmadi Rasyid; Warda M; Ema Julita; Nur Afifah; M. Khalid Freedy Saputra; Pannyiwi, Rahmat
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.3763

Abstract

Latar belakang: Setelah seseorang dinyatakan positif terkena HIV, maka hidupnya akan berjalan pada jalur yang berbeda dari rencana hidup sebelumnya. Beratnya permasalahan yang dirasakan oleh pasien HIV/AIDS mempengaruhi aspek psikologis, sosial dan spiritual. Pasien bisa mengalami masalah finansial, berduka berkepanjangan, frustasi, merasa bersalah, depresi dan ketakutan menghadapi kematian. Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik distress spiritual pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) RSU Sawerigading Palopo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif yang bertujuan untuk melihat karakteristik spiritual pada pasien dengan HIV/AIDS ODHA di RSU Sawerigading Palopo Sampel di ambil dengan teknik proposive sampling yaitu cara mengambil sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti sehingga mewakili karakteristik populasi sejumlah 35 sampel. Hasil: Penelitian menunjukkan Menunjukkan sebanyak 16 responden (46%) Merasa bersalah pada diri sendiri pada aspek hubungan dengan orang lain responden merasa diasingkan , tidak ingin berinteraksi dengan keluarga, Saya memisahkan diri dari kelompok agama di masyarakat sebanyak 2 responden (6%) kemudian pada aspek hubungan dengan hubungan dengan seni ,musik dan literatur alam sebanyak 4 responden (11%) tidak suka membaca literatur spiritual (kitab suci,buku agama).Pada aspek hubungan dengan pencipta (Tuhan) paling banyak sekitar 49 % responden yang butuh nasehat dari pemimpin atau tokoh agama. Kesimpulan: Karakteristik distres spiritual pada pasien HIV/AIDS di Rumah Sakit Sawerigading Kota Palopo paling banyak pada aspek hubungan dengan tuhan pada pernyataan Saya ingin/saya butuh nasehat dari pemimpin atau tokoh agama.
Analisis Faktor Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) : Factor Analysis of the Relationship between Nurses' Knowledge and Attitudes with Motivation for Implementation Model of Professional Nursing Practice (MPKP) Sarifudin Andi Latif; Ema Julita; Eko Prastyo; Supriatin; Ferdinandus Suban Hoda; Abdul Rivai Saleh Dunggio; Pannyiwi, Rahmat
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.3764

Abstract

Latar belakang: Pengembangan MPKP di Indonesia berdasarkan UU No.36 tahun 2009 bahwa tenaga kesehatan harus memiliki kualifikasi dan dalam melaksanakan tugasnya berkewajiban mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki. Diperlukan adanya pengetahuan dan motivasi perawat dalam pengembangan MPKP ini. Dengan adanya perbedaan tingkat pengetahuan perawat tentang MPKP tentunya motivasi dalam pelaksanaaan MPKP juga berbeda. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) di Ruang Interna dan Bedah RSUD Kota Baubau. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan rancangan studi cross sectional. Penelitian cross sectional adalah suatu penelitian dimana variabel yang termasuk faktor hubungan variabel dan variabel yang termasuk efek diobservasi pada waktu yang sama. Hasil: Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) di Ruang Interna dan Bedah RSUD Kota Baubau adalah signifikan, Hasil analisis Correlation Coefficient dengan Spearman’s rho sebesar 0.510 yang artinya, tingkat kekuatan hubungan (korelasi) anatara variabel pengetahuan Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) adalah 0.510 atau kuat. Kesimpulan: 1. Hubungan pengetahuan Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) di Ruang Interna dan Bedah RSUD Kota Baubau adalah signifikan, dan tingkat kekuatan hubungan (korelasi) anatara variabel pengetahuan Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) adalah kuat. 2. Hubungan sikap Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) di Ruang Interna dan Bedah RSUD Kota Baubau adalah signifikan, dan tingkat kekuatan hubungan (korelasi) anatara variabel sikap Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) adalah sangat kuat.
Analisis Faktor dengan Tingkat Stress Kerja pada Perawat Akibat Hospitalisasi Anak Pra Sekolah Ruang Perawatan Anak di Rumah Sakit: Factor Analysis with Level of Occupational Stress in Nurses due to Hospitalization Pre-school children in the pediatric ward of the hospital Shetiana Dewi Ruben; Ema Julita; Nurhaedah; Supriatin; Lilik Pranata; Lumastari Ajeng Wijayanti; Pannyiwi, Rahmat
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.3765

Abstract

Latar belakang: Stres adalah suatu keadaan yang dihasilkan oleh perubahan dalam lingkungan yang dirasakan sebagai suatu tantangan, ancaman, atau merusak terhadap equilibrium dinamik seseorang atau sebagai suatu stimulus yang mengakibatkan ketidakseimbangan fungsi fisiologis dan psikologis. Tujua: Untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan perawat dalam meminimalkan stress akibat hospitalisasi pada anak pra sekolah. Metode: Desain penelitian Survei Analitik dengan pendekatan studi Cross Sectional. Penarikan sampel dengan teknik purposive sampling pada 30 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul diolah menggunakan uji statistik Kai-Kuadrat dengan menggunakan jasa program kumputer SPSS versi 11,5. Hasil: Dari 9 variabel yang diteliti hanya 2 variabel, yaitu: Ancaman penyakit yang serius dan Isolasi dari orang lain yang ada hubungan dengan stres pasien, sedangkan 7 variabel lain yaitu: Kehilangan kebebasan, Lingkungan yang tidak dikenal, Masalah pengobatan, Kurang informasi, Perpisahan dari suami atau istri, Perpisahan dari keluarga dan Masalah keuangan tidak ada hubungan dengan stres pasien. Kesimpulan: Secara umum dapat disimpulkan bahwa hanya terdapat 2 hipotesis yang diterima, sedangkan 7 hipotesis ditolak, sehingga dapat dikatakan bahwa tidak ada hubungan antara dampak hospitalisasi dengan stres pasien.
Gambaran PHBS Siswi Kelas XI di SMA Al- Fattah Kecamatan Singosari Kabupaten Malang : A View of Clean and Healthy Lifestyle Behaviour of Class XI Students at SMA Al- Fattah Singosari District Malang Regency Cholifa Arika Wardani; Handy Lala; Siti Asiyah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3769

Abstract

Latar belakang: Permasalahan serius yang dihadapi bangsa Indonesia salah satunya adalah permasalahan pada kesehatan usia remaja disekolah. Faktor penyebab terjadinya adalah kurangnya pengetahuan siswi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dapat berdampak terjadinya penyakit, kurangnya sikap kesadaran dalam menerapkan PHBS, sarana prasarana yang kurang memadai, peran guru, dan kebijakan sekolah yang masih belum berjalan atau terimplementasi secara maksimal. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran PHBS siswi kelas XI mulai dari pengetahuan, sikap, kebijakan, dan sarana prasarana penunjang di SMA Al-Fattah Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan informan penelitian menggunakan jenis teknik Purposive sampling dengan pendekatan Non Probability sampling. Teknik pengambilan data penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, Focus Group Disscusion (FGD), dan observasi. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara, pedoman FGD, dan daftar tilik (ceklist). Informan dalam penelitian ini informan berjumlah 29 orang dengan uraian kepala sekolah, wakil kepala sekolah kesiswaan, wakil kepala sekolah humas, wakil kepala sekolah sarana prasarana, guru olahraga, 12 siswi kelas XI MIPA dan 12 siswi kelas XI IPS. Hasil: Hasil penelitian faktor predisposisi (pengetahuan dan sikap) PHBS disekolah didapatkan sebagian besar informan sudah mengetahui konsep pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat disekolah, sikap sebagian besar informan belum menerapkan PHBS disekolah, adanya faktor penguat (kebijakan) namun belum terimplementasikan dengan maksimal, dan adanya faktor pemungkin (sarana prasarana) penunjang perilaku hidup bersih dan sehat disekolah namun pengelolaannya masih belum maksimal. Kesimpulan: Gambaran perilaku hidup bersih dan sehat disekolah sebagian besar masih belum berjalan dengan optimal. Diperlukan adanya peran aktif warga sekolah dalam mengimplementasikan PHBS dan adanya intervensi lebih lanjut oleh pihak puskesmas terkait edukasi kesehatan disekolah.
Analisis Pengetahuan terhadap Sikap Penggunaan Napza di Masyarakat Kota Palu: Knowledge Analysis of Attitudes to Drug Use in Palu City Communities Muhammad Fakhrul Hardani; Amelia Rumi; Nurul Fatiah Fitriana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3776

Abstract

Latar belakang: Penyalahgunaan NAPZA merupakan pemakaian obat-obatan atau zat berbahaya yang bertujuan bukan untuk pengobatan dan penelitian serta digunakan tanpa mengikuti aturan dosis yang benar. Pengetahuan terhadap NAPZA sangat penting diberikan kepada masyarakat mengingat kasus penyalahgunaan NAPZA yang terus meningkat tiap tahunnya. Pengetahuan masyarakat yang baik akan membentuk sikap yang baik pula sehingga masyarakat akan terhindar dari penyalahgunaan NAPZA. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan terhadap sikap penggunaan NAPZA di Masyarakat Kota Palu. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner dalam bentuk hard file, kemudian data di analisis menggunakan metode chi-square dengan jumlah sampel sebanyak 400 responden. Hasil: Hasil penelitian didapatkan pengetahuan masyarakat Kota Palu terhadap penggunaan NAPZA termasuk dalam kategori baik dengan persentase sebesar 80%. Sikap masyarakat terhadap penggunaan NAPZA memiliki persentase sikap positif yang lebih besar (51,5%) dari pada sikap negatif. Pada hasil analisa uji ­chi-square didapatkan nilai p value pengetahuan dan sikap 0,000 lebih kecil dari nilai ? = 0,05. Kesimpulan: Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap masyarakat Kota Palu terhadap penggunaan NAPZA. Hal ini dapat diartikan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan NAPZA maka sikap yang dihasilkan semakin positif.
Pengelolaan Program UKGS Melalui Pelatihan Dokter Gigi Kecil di SDN Ketindan 4 Kabupaten Malang: Management of UKGS Program Through the Training of Little Dentists in SDN Ketindan 4 Malang Regency Permata, Rena Aanisah Dhiyaa'; Fiashriel Lundy; Siti Asiyah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3819

Abstract

Latar belakang: Masalah kesehatan gigi di Indonesia pada kelompok usia 10–14 tahun cukup tinggi sebesar 41,4%. Upayah promosi kesehatan dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak sekolah dilaksanakan melalui kegiatan UKS yaitu program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui pengelolaan program usaha kesehatan gigi sekolah melalui pelatihan dokter gigi kecil terhadap pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan kebersihan gigi dan mulut pada siswa sekolah dasar di SDN Ketindan 4 Kabupaten Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan One Group Pretest-Posttest desain. Sampel dalam penelitian ini siswa kelas 5 yang berusia 10-11 tahun, dan memenuhi kriteria inklusi berjumlah 34 orang, dengan uraian 4 kader dokter kecil dan 30 peer tutoring. Hasil: Hasil penelitian menunjukan Pengelolaan Program UKGS melalui pelatihan dokter gigi kecil berhasil dengan baik. Pengetahuan siswa meningkat dari cukup (70%), menjadi baik (100%). Keterampilan siswa meningkat dari kurang (53,3%) menjadi baik (100%) dan kebersihan gigi dengan skalan OHI-S meningkat dari sedang (66,7%), menjadi baik (83,3%). Terdapat pengaruh pelaksanaan program UKGS melalui pelatihan dokter gigi kecil terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan kebersihan gigi dan mulut pada siswa, berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan 0,000 < 0,05 maka hipotesis diterima. Kesimpulan: Pengelolaan program UKGS melalui pelatihan dokter gigi kecil untuk meningkatkan kebersihan gigi dan mulut pada siswa yang menggunakan metode teman sebayanya / peer tutoring, memberikan peranan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teman sebaya untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut.
Pemberdayaan UMKM Koperasi Setia Membangun Umat Menuju Patuh Pencegahan COVID-19: Empowerment of MSME Koperasi Setia Membangun Umat Towards Compliance to Prevent COVID-19 Azraliani, Tasyafiki; Famelasari Fitria Ramdani; Muhamad David Setiadi; Niswatun Nafi'ah; Tsalitsa Putri; Ridhaninggar Rindu Aninda; Hadi Pratomo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3880

Abstract

Latar belakang: Pandemi COVID-19 mempunyai pengaruh yang sangat signifikan di berbagai tatanan kehidupan manusia saat ini. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan menyebabkan angka COVID-19 meningkat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap karyawan UMKM Koperasi Setia Membangun Umat (KSMU) terhadap pencegahan COVID-19. Metode: Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dan informan dipilih dengan teknik Quota Sampling. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam dan observasi. Hasil: Hasil penelitian sebagian besar informan merasa rentan tertular COVID-19 karena aktivas mereka berhubungan dengan orang banyak dan tetap aktif bertemu orang ketika PSBB diberlakukan. Informan juga menyatakan bahwa orang-orang dengan penyakit bawaan atau komorbid akan lebih rentan tertular COVID-19. Persepsi ancaman menurut informan tidak hanya pada kondisi kesehatan, tapi berdampak pada kegiatan sehari-hari. Sebagian informan menyebutkan bahwa hambatan dalam penerapan pencegahan COVID-19 adalah keterbatasan dana untuk membeli keperluan protokol kesehatan. Semua informan menyebutkan bahwa pencegahan COVID-19 bermanfaat agar terhindar dari COVID-19. Semua informan menyampaikan bahwa hanya ada pengaruh eksternal yang membuat pencegahan COVID-19 yakin untuk informan lakukan, hal ini dikarenakan semua informan belum pernah terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga mereka merasa aman. Semua informan memiliki rasa percaya diri yang cukup untuk melakukan pencegahan COVID-19. Dari hasil wawancara dengan lima informan, semua menyampaikan bahwa praktek individu untuk pencegahan COVID-19 adalah dengan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Selain itu penting juga untuk melakukan vaksinasi pencegahan COVID-19. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan pencegahan terhadap COVID-19 dapat didorong oleh persepsi individu tentang kerentanan, ancaman, hambatan, keuntungan, dan pengaruh internal-eksternal.
Asupan Zat Gizi Makro dan Status Gizi dengan Tingkat Kelelahan pada Pekerja Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi: Macronutrient Intake and Nutritional Status with Level of Fatigue in Bekasi City Manpower Department worker Okta Sari, Sekar; Ratih Kurniasari; Linda Riski Sefrina
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3885

Abstract

Latar belakang: Kelelahan kerja merupakan keadaan saat kekuatan tubuh untuk melakukan kegiatan yang sama berkurang dan efisiensi performa kerja menurun. Prevalensi kelelahan kerja di dunia berdasarkan data dari International Labour Organitation (ILO) mencapai 32%. Tingginya prevalensi kelelahan pada pekerja dapat meningkatkan terjadinya kecelakaan saat bekerja. Terdapat dua faktor penyebab kelelahan kerja yaitu faktor intrinsik dan faktor entrinsik. Faktor intrinsik meliputi usia, jenis kelamin, status gizi, status kesehatan, dan keadaan psikis. Faktor entrinsik meliputi beban kerja dan lingkungan kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi makro dan status gizi dengan tingkat kelelahan pada pekerja. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 64 pekerja, pengambilan data menggunakan kuesioner food recall 2x24 jam, timbangan berat badan, microtoise, dan kuesioner skala kelelahan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan sebesar 53,1%, usia responden sebagian besar berusia 40-49 tahun sebesar 42%. Tingkat kelelahan responden sebagian besar sedang sebesar 65,6%. Status gizi responden sebagian besar gemuk berat sebesar 39,06%. Kesimpulan: Kesimpulan, tidak terdapat hubungan antara asupan energi, asupan protein, dan asupan karbohidrat terhadap tingkat kelelahan (p>0,05). Terdapat hubungan antara asupan lemak terhadap tingkat kelelahan (p > 0,05).

Page 68 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue