cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Tingkat Screen Time dan Asupan Zat Gizi dari Snacking dengan Status Gizi Remaja di SMK Negeri 3 Karawang: Level of Screen Time and Intake of Nutrients from Snacking with Nutritional Status of Adolescents at SMK Negeri 3 Karawang Anggie Afilia, Vena; Elvandari, Milliyantri; Kurniasari, Ratih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3921

Abstract

Latar belakang: Perubahan gaya hidup remaja saat ini memiliki kebiasaan untuk menghabiskan waktu dalam menggunakan smartphone atau kegiatan menetap di depan layar (screen time) yang hanya mengeluarkan sedikit energi. Paparan screen time juga dapat menimbulkan kebiasaan untuk mengonsumsi snacks, hal ini menjadi penyebab ketidakseimbangan antara energi yang masuk dan dikeluarkan oleh tubuh yang dapat berpotensi terjadinya kenaikan berat badan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat screen time dan asupan snacking dengan status gizi remaja di SMK Negeri 3 Karawang. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 207 orang. Data dianalisis menggunakan uji rank spearman. Hasil: Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan tingkat screen time dalam menggunakan laptop/komputer (p value = 0,046) dan tingkat screen time dalam bermain handphone (p value = 0,012) dengan status gizi remaja di SMK Negeri 3 Karawang. Namun, tidak terdapat hubungan tingkat screen time dalam menonton televisi (p value = 0,164) dan bermain console game (p value = 0,515) dengan status gizi remaja di SMK Negeri 3 Karawang. Terdapat hubungan asupan energi, lemak dan karbohidrat yang terdapat pada camilan (snacking) dengan status gizi remaja di SMK Negeri 3 Karawang (p<0,05). Namun, tidak terdapat hubungan asupan protein dengan status gizi di SMK Negeri 3 Karawang (p value = 0,054). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan asupan energi, lemak dan karbohidrat dengan status gizi remaja di SMK Negeri 3 Karawang. Akan tetapi, tidak terdapat hubungan asupan protein dan tingkat screen time dengan status gizi remaja di SMK Negeri 3 Karawang.
Intervensi Kepatuhan Minum Obat Pasien Gagal Ginjal Kronik terhadap Kualitas Hidup di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Intervention on Medication Adherence for Chronic Kidney Failure Patients on Quality of Life at Undata Hospital, Central Sulawesi Province Ririen Hardani; Afriani Kusumawati; Shafa Aisyah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3932

Abstract

Latar belakang: Gagal ginjal kronik merupakan kelainan pada struktur dan fungsi ginjal yang berlangsung selama kurun waktu 3 bulan atau lebih. Gagal ginjal kronik menjadi masalah kesehatan yang umum terjadi di kalangan masyarakat dengan prevalensi dan insiden yang tinggi. Berdasarkan data Rekam Medik Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2023, kasus penderita gagal ginjal kronik mencapai 102 kasus Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik rawat jalan di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental dengan design one group pre test – post test dengan jumlah responden yaitu 54 responden dengan teknik total sampling serta pengambilan data dengan kuesioner kepatuhan minum obat (MMAS-8) dan kualitas hidup (WHOQOL-BREF). Hasil: Hasil penelitian yang didapatkan pada pre-test kepatuhan minum obat dengan kategori tidak patuh (64.8%), sedang (27.8%), dan patuh (7.4%), pada post-test dengan kategori tidak patuh (57.4%), sedang (33.3%), dan patuh (9.3%). Sedangkan hasil penelitian pada pre-test kualitas hidup dengan kategori buruk (0%), sedang (96.3%), dan baik (3.7%), pada post-test kualitas hidup dengan kategori buruk (0%), sedang (92.6%), dan baik (7.4%). Hasil analisis hubungan menggunakan uji Pearson Correlation diperoleh nilai Sig. 0.131 atau >0.05, yang artinya H0 ditolak dan tidak terdapat hubungan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak terdapat adanya hubungan antara kepatuhan minum obat terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah
Kejadian Anemia terhadap Kepatuhan Komsumsi Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Makassar : Incidence of Anemia on Compliance with Consumption of Supplementary Blood Tablets in Pregnant Women in the Working Area of the Makassar City Health Center Nur Afifah Harahap; Eka Sarofah Ningsih; Erni Faturahmah; Ardiana Batubara; Sara Surya; Dewi Triloka Wulandari; Pannyiwi, Rahmat
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3953

Abstract

Latar belakang: Anemia adalah gejala dari kondisi yang mendasari, seperti kehilangan komponen darah, elemen tak adekuat atau kurangnya nutrisi yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah, yang mengakibatkan penurunan kapasitas pengangkut oksigen darah. Tujuan: Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kota Makassar. Metode: Dalam penelitian ini peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik yang bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, status gizi, dan tingkat sosial ekonomi dengan kejadian anemia di Puskesmas kota Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross Sectional dengan melakukan pengukuran/pengamatan pada saat yang bersamaan. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diatas menunjukan bahwa responden yang mempunyai pemahaman baik dan anemia masa kehamilan baik sebanyak 7 orang (35%). Sedangkan responden yang mempunyai pemahaman baik dan anemia masa kehamilan kurang sebanyak 5 orang (25%). Dan reesponden yang mempunyai pemahaman kurang dan anemia masa kehamilan baik sebanyak 4 orang (20%). Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-Square menunjukan ada hubungan antara pemahanan ibu hamil dengan anemia masa kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Kota Makassar. Kesimpulan: Ada hubungan tingkat pemahaman ibu hamil tentang anemia di wilayah kerja puskesmas Kota Makassar. Ada hubungan status gizi Ibu Hamil tentang anemia di wilayah kerja puskesmas Kota Makassar. Ada hubungan sisial ekonomi Ibu Hamil tentang anemia di wilayah kerja puskesmas Kota Makassar.
Pemberdayaan PMR sebagai Tutor Sebaya dalam Pencegahan Anemia pada Remaja Putri di SMPN 1 Kraksaan: Empowering PMR as Peer Tutors in Anemia Prevention among Adolescent Girls at SMPN 1 Kraksaan Khoiria, Siti; Sugianto Hadi; Fiashriel Lundy
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.3957

Abstract

Latar belakang: Anemia Gizi Besi merupakan masalah gizi yang banyak dialami remaja di Indonesia. Salah satunya terjadi di SMPN 1 Kraksaan dengan jumlah 34 siswa tergolong anemia ringan dan 16 siswa tergolong anemia sedang. Salah satu faktor tejadinya anemia di SMPN 1 Kraksaan yaitu kurangnya pengetahuan tentang anemia yang juga mempengaruhi sikap dan tindakan remaja dalam mencegah anemia. Untuk mencegah anemia diperlukan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tutor Teman Sebaya oleh anggota PMR. Tujuan: Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh pemberdayaan anggota PMR sebagai tutor teman sebaya terhadap pencegahan anemia pada remaja putri di SMPN 1 Kraksaan. Metode: Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan desain one grup pre-test post-test. Sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling.Uji statistic menggunakan uji Wilcoxon Hasil: Hasil peneltian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan metode tutor teman sebaya oleh PMR dengan nilai pengetahuan p=0.000, sikap p=0.000, tindakan p=0.000 dengan taraf signifikansi 5% (p=0.000<p=0.05) Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa metode tutor teman sebaya oleh PMR mempengaruhi pengetahuan,sikap, dan tindakan pada remaja putri Di SMPN 1 Kraksaan
Faktor Pemilihan Makanan Sebagai Tolak Ukur Pemenuhan Gizi pada Generasi Muda: Literature Review: Factors in Food Selection as a Benchmark for Nutrition Fulfillment in the Young Generation: Literature Review Nur Khofifah Indarwati; Linda Riski Sefrina
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.3959

Abstract

Latar belakang: Pemilihan makanan atau pangan adalah cara seseorang untuk memilih makanan atau pangan yang hendak akan dikonsumsinya baik dapat dilihat dari kesehatan, rasa, aroma, warna makanan, dan lain sebagainya. Pemilihan makanan ditentukan oleh berbagi faktor diantaranya faktor seputar pengetahuan gizi, faktor penyakit yang diderita generasi muda, faktor social ekonomi, dan sebagainya (1). World Health Organization (WHO) mendefinisikan pemuda sebagai seseorang yang berusia antara 10 sampai 24 tahun (WHO). Ada sekitar 360 juta remaja yang terdiri dari sekitar 20% populasi di negara-negara South-EastAsia Region ( SEAR). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pemilihan makanan sebagai tolak ukur pemenuhan gizi pada generasi muda. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian dan literature review ini adalah mengkaji secara kiritis tentang jurnal yang sebelumnya sudah dilakukan penelitian dan dipublikasikan. Penulis membandingkan 3 jurnal yang mendukung dan sesuai dengan judul kajian ini. Jurnal penelitian yang digunakan berasal dari 2 sumber yaitu SINTA dan Google Scholar serta didapatkan melalui jurnal dengan berindex Sinta 2 dan Sinta 3.jurnal ini dipublikasikan pada situs Sinta sejak tahun November 2014 sampai dengan tahun 2017. Hasil: Literature review ini menunjukkan bahwa faktor pemilihan makanan perlu adanya motivasi dan dukungan dari lingkungan sekitar, keluarga, sosial ekonomi, kesadaran, motivasi, dan pengetahuan setiap generasi muda. Dengan pemilihan makanan yang sehat dapat memenuhi kebutuhan gizi generasi muda, kesehatan, dan pertumbuhan secara fisik maupun psikis seseorang, serta mencegah faktor risiko untuk kondisi kronis seperti penyakit menular. Kesimpulan: Faktor pemilihan makanan yang tepat dan adanya motivasi dari berbagai aspek baik lingkungan sekitar, keluarga, sosial ekonomi, kesadaran, motivasi, dan pengetahuan dapat mendukung dan menjadi tolak ukur pemenuhan gizi pada generasi muda.
Pemberdayaan “Dokter Kecil” pada Kegiatan UKGS terhadap Pengetahuan Kebersihan Gigi dan Mulut Anak Usia Sekolah: Empowerment of "Little Doctors" in Ukgs Activities on Dental and Oral Hygiene Knowledge of School-Age Children Kerent Thania Dadhinastitie; Siti Asiyah; Wandi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3963

Abstract

Latar belakang: Masalah kesehatan gigi dan mulut anak di Indonesia masih memprihatinkan. Salah satunya yakni karies yang terjadi di SDN Polowijen 3 sebesar 82,7%. Salah satu metode pencegahannya yakni dengan memberdayakan kader dokter kecil pada kegiatan UKGS. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberdayaan kader dokter kecil pada kegiatan UKGS terhadap pengetahuan kebersihan gigi dan mulut anak usia sekolah. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif pre-eksperimental design dengan one group pretest posttest. Sampel pada penelitian ini seluruh kelas 4 dan 5 yang tidak terpilih menjadi kader dokter kecil dengan jumlah 50 siswa. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah 50 siswa terdapat peningkatan rerata hasil kuesioner pengetahuan dengan pretest yang semula 10,26 lalu pada posttest menjadi 17,26. Uji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon yang menunjukkan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan didapatkan p 0.000 < p 0,05. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan kader dokter kecil pada kegiatan UKGS terbukti efektif meningkatkan pengetahuan kebersihan gigi dan mulut anak usia sekolah atau terdapat pengaruh pemberdayaan kader dokter kecil pada kegiatan UKGS terhadap pengetahuan kebersihan gigi dan mulut anak usia sekolah. Rekomendasinya dengan metode pemberdayaan kader dokter kecil dapat meningkatkan pengetahuan mengenai kebersihan gigi dan mulut pada anak usia sekolah.
Efektifitas Media terhadap Sikap dan Motivasi dalam Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Kota Palu : Media Effectiveness on Attitude and Motivation of Elderly in Implementing COVID-19 Vaccination in Palu City Meifany, Hadra Meifany; Lina Handayani; Surahma Asti Mulansari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3967

Abstract

Latar belakang: Pandemi COVID-19 menimbulkan banyak kematian di dunia. Virus ini menyerang lebih dari 180 negara dan menyebabkan hampir 300.000 kematian. Lansia merupakan kelompok paling berisiko terkena COVID-19. Vaksinasi COVID-19 sangat penting dalam pencegahan penularan COVID-19 pada lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat rata-rata perbedaan antara variabel dan efektifitas media terhadap sikap dan motivasi lansia dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kota Palu. Metode: Desain penelitian yang dilakuan yaitu Quasy Experimental Pretest-Postest with Control Group, Menggunakan uji Independen T test dan Mann Whitney. Analisis efektifitas dilakukan pengujian menggunakan Uji Gain Score. Penentuan sampel menggunakan tekhnik sistimatik random sampling. Hasil: Pada pretest variabel sikap, didapatkan nilai sig 2 tailed sebesar 0,062 lebih besar dari nilai sig 0,05 dan pada postes didapatkan nilai sig 2 tailed sebesar 0,000 lebih besar dari nilai sig 0,05. Pada variabel motivasi, didapatkan nilai sig 2 tailed sebesar 0,033 lebih kecil dari nilai sig 0,05 dan pada postes didapatkan sig 2 tailed 0,000 lebih besar dari nilai sig 0,05. Pada variabel sikap, didapatkan nilai gain score sebesar 1,11 dengan presentasi Gain Score sebesar 59,61% dan pada variabel motivasi didapatkan nilai Gain Score sebesar 0,63 dengan presentasi Gain Score sebesar 63,22%. Kesimpulan: pemberian media promosi kesehatan berupa video dan leaflet mempunyai efektifitas sedang terhadap sikap dan motivasi lansia. Efektifitas pemberian media ini menunjukan dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 media ini sudah cukup efektif terhadap sikap dan motivasi lansia.
Efektivitas Metode Ceramah dan Pemutaran Video terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Motivasi dalam Upaya Pencegahan Kanker Serviks pada Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh Tahun 2023: The Effectiveness of Talking and Video Playing Methods on Increasing Knowledge and Motivation in Efforts to Prevent Cervical Cancer in Students of the Faculty of Law University of Muhammadiyah Aceh 2023 Fauzi, Raihanil Fitri; Agustina; Wardiati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.3974

Abstract

Latar belakang: Kanker serviks merupakan tumor ganas yang tumbuh di bagian leher Rahim. Di negara berkembang kanker serviks menduduki urutan nomor dua setelah kanker payudara. Salah satu penyebab tingginya persentase kanker serviks di Indonesia adalah rendahnya pemantauan sejak dini. Profil kesehatan Indonesia menunjukkan untuk Provinsi Aceh pemantauan dini kanker serviks pada WUS hanya 2,6%, Hal tesebut membuktikan bahwa pengetahuan dan motivasi terhadap pencegahan dini kanker serviks masih sangat rendah di Aceh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode ceramah dan pemutaran video terhadap pengetahuan dan motivasi dalam upaya pencegahan kanker serviks pada Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh Tahun 2023. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh Tahun Angkatan 2022 yaitu sebanyak 67 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara total populasi melalui penyebaran angket. Pelaksanaan Pre-Test dan Intervensi dilakukan pada Tanggal 2 Januari, dan pelaksanaan Post- Test dilakukan satu minggu kemudian pada Tanggal 9 Januari 2023. Analisis data menggunakan uji Paired Sampel T Test dengan program computer SPSS 25. Hasil: Hasil uji statistik menggunakan T-test Independent dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan responden sebelum dilakukan intervensi pada kelompok ceramah yaitu 9.00, setelah dilakukan intervensi mengalami peningkatan menjadi 11.82. dan nilai rata-rata motivasi responden sebelum dilakukan intervensi pada kelompok ceramah yaitu 8.76 kemudian mengalami peningkatan juga menjadi 13.44. sedangkan pada kelompok pemutaran video nilai rata-rata pengetahuan responden sebelum dilakukan intervensi yaitu 8.87, kemudian meningkat menjadi 13.67. dan nilai rata-rata motivasi responden sebelum di lakukan intervensi dengan metode pemutaran video yaitu 9.15, meningkat menjadi 16.36 setelah intervensi. Kesimpulan: Metode pemutaran video diketahui lebih efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi mahasiswi dalam upaya pencegahan kanker serviks pada Mahasisiwi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh tahun 2023.
Efektivitas Permainan Ludo dalam Peningkatan Pengetahuan dan Sikap tentang Pencegahan Karies Gigi: Effectiveness of Ludo Games in Increasing Knowledge and Attitude About Dental Caries Prevention Azzahra, Erinna; Amos, John; Zicof, Erick; Nadira, Nindy Audia; Widdefrita, Widdefrita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3980

Abstract

Latar belakang: Riskesdas tahun 2018 menyatakan bahwa proporsi terbesar masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia adalah gigi rusak/berlubang/sakit sebanyak 45,3%. Anak usia Sekolah Dasar (6-12 tahun) merupakan usia risiko tinggi untuk terjadinya masalah kesehatan gigi dan mulut. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas permainan ludo dalam peningkatan pengetahuan dan sikap tentang pencegahan karies gigi pada siswa SDN 30 Air Dingin di Kota Padang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian mixed method, dengan kualitatif menggunakan studi eksploratif dan kuantitatif menggunakan quasi experiment melalui pendekatan one grup pretest and posttest. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V dengan pengambilan sampel secara total sampling, yaitu sebanyak 88 orang. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariate menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil analisis didapatkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan sebesar 3,51 dan sikap sebesar 3,59. Selain itu, terdapat efektivitas permainan ludo terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa (p-value = 0,0001). Kesimpulan: Kesimpulan penelitian adalah permainan ludo efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terhadap pencegahan karies gigi. Disarankan agar peneliti selanjutnya dapat mengembangkan materi pada permainan ludo dengan masalah kesehatan lainnya.
Hubungan Edukasi Gizi berbasis Presentasi Oral dengan Peningkatan Pengetahuan Kader di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean: Association Between Oral Presentation-Based Nutrition Education and Knowledge Escalation among Cadres in Arjasa Subdistrict, Kangean Island Martina Puspa Wangi; Trias Mahmudiono; Soediantoro, Ira Suarilah; Mamun , Abdullah Al; Sahila, Nur; Yuniar, Cindra Tri; Nurramadhani, Wadi'ah Hasna; Suwandiman, Farah Mumtaz; Rakhmad, Amanda Fharadita Olivia; Yusryana, Eka Anisah; Ramadhan, Sasha Anggita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3984

Abstract

Latar belakang: Pemeriksaan antropometri merupakan pemeriksaan non-invasif kuantitatif yang menyediakan pengkajian mengenai status gizi pada anak-anak dan orang dewasa. Pemeriksaan antropometeri yang tidak tepat dan teliti, dapat menghasilkan data yang tidak valid untuk dijadikan dasar penegakan interpretasi status gizi. Kesalahan interpretasi status gizi, akan berdampak pada tidak tepatnya terapi gizi yang diberikan pada sasaran terkait. Salah satu status gizi yang dinilai berdasarkan penilaian antropometri adalah kondisi stunting. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang terjadi dikarenakan kekurangan gizi berkepanjangan, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengejar ketertinggalan pertumbuhan, antara lain adalah dengan memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang disesuaikan dengan usia sasaran. Pulau Kangean, sebagai salah satu pulau terluar di Madura, memerlukan pemberdayaan kader sebagai pihak yang menyampaikan informasi esensial berkaitan dengan kesehatan dan gizi pada sasaran. Pulau Kangean memiliki bahan makanan lokal berupa anggur laut yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar dari pembuatan PMT. Pemberian materi mengenai pengukuran antropometri dan PMT dalam bentuk presentasi oral, merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan audiens melalui pemaparan materi satu arah yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Tujuan: Meningkatkan kapasitas kader dalam melakukan pengukuran antropometri, terutama pengukuran tinggi badan dan panjang badan sebagai upaya skrining stunting dengan validitas yang baik. Memberikan pandangan mengenai jenis makanan tambahan yang bisa dijadikan alternatif menu makanan tumbuh kejar yang bersumber dari bahan makanan lokal yang terjangkau. Peningkatan pengetahuan kader diharapkan terjadi dengan indikasi peningkatan skor prettest dan posttest sebelum dan sesudah intervensi presentasi oral dilakukan. Metode: Intervensi diberikan secara oral dengan menggunakan Power Point dengan durasi pemberian materi selama 45 menit secara sinkronus dan 15 menit secara asinkronus. Pengukuran tingkat pengetahuan pada kader diukur dengan menggunakan pretest dan posttest yang berjumlah 15 pertanyaan, dengan 10 pertanyaan mengenai skrining antropometri tinggi badan dan panjang badan serta 5 pertanyaan mengenai PMT. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan kader ditandai dengan skor posttest dan pretest yang mengalami peningkatan sebesar 11 dari 100 poin yang diberikan. Sebanyak 70% kader mengalami peningkatan pengetahuan dan 30% dari kader tidak mengalami peningkatan pengetahuan. Seluruh kader yang terlibat dalam penelitian ini tidak berhasil melampaui batas nilai minimal untuk dikatakan lulus, yaitu sebesat 70 poin dari total 100 poin yang setara dengan 6-7 soal yang terjawab benar. Rata-rata soal yang berhasil terjawab benar pada pretest adalah 3-4 soal benar. Terjadi peningkatan jumlah soal benar, yaitu sebesar 5-6 soal pada posttest yang menjadi indikasi peningkatan pengetahuan mengenai skrining antropometri dan pemberian makanan tambahan pada kader. Kesimpulan: Presentasi oral yang dilakukan dengan memaparkan materi berkaitan dengan skrining stunting dan PMT tidak dapat meningkatkan pengetahuan kader secara signifikan. Salah satu penyebab inoptimalisasi paparan presentasi yang diberikan adalah durasi paparan materi yang terlalu lama dan diskusi interaktif yang tidak berjalan dengan baik. Diperlukan pengembangan metode edukasi gizi yang lebih aplikatif dan interaktif dengan melibatkan audiens, salah satunya adalah dengan menggunakan metode emo demo dan demo secara langsung yang melibatkan partisipasi aktif dari sasaran.

Page 69 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue