cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Pengaruh Pemberian Diet Tinggi Lemak Tinggi Gula terhadap Gambaran Histologi Hati Tikus Wistart Usia Kanak-Kanak : Effect of High Fat High Sugar Diet on Liver Histology of Wistart Rats of Childhood Agethe Mohammad Ikbal Gusman; Jelita Inayah Sari; Rosdianah Rahim; Dewi Setiawati; Fatmawati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.3996

Abstract

Latar belakang: Non Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) atau perlemakan hati non alcohol adalah penyakit degeneratif yang berkaitan erat dengan obesitas. Tujuan: untuk melihat pengaruh pemberian diet tinggi lemak, tinggi gula terhadap gambaran hati tikust wistar usia kanak-kanak dengan kelompok kontrol. Serta perbandingan berat hati kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Metode: penelitian eksperimental laboratorium dengan sampel penelitian 8 ekor Tikus Wistar berumur 8 minggu dengan berat 180 gram serta dilakukan adaptasi 2 minggu dan dibagi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan pemberian pakan dan minuman secara ad libitum selama 7 minggu . Analisis data menggunakan uji Independent T-test. Hasil: Rerata perbandingan berat hati lebih besar pada kelompok perlakuan (A) sebesar 12,75 gram dibandingkan kelompok kontrol 9,25 gram. Persentase kerusakan sel hati pada kelompok perlakuan lebih besar didandingkan kelompok kontrol dengan nilai rata-rata kelompok perlakuan (A) sebesar 91,10% dan kelompok kontrol (B) 4,07% (p = 0,000). Kesimpulan: Pemberian diet tinggi lemak tinggi gula dapat mempengaruhi perubahan gambaran hati tikust wistart usia kanak-kanak dengan perbandingan persentase kerusakan tertinggi pada kelompok perlakuan dibdanding kelompok kontrol. Serta pemberian diet tinggi lemak tinggi gula mempengaruhi penambahan berat hati tertinggi pada kelompok perlakuan dibandingkan kelompok kontrol.
Implementasi Upaya Pencegahan Stroke Melalui Program GATROK SEDI (Cegah Stroke Sejak Dini) pada Siswa SMP Al-Huda Surabaya: Implementation of Stroke Prevention Efforts Through the GATROK SEDI Program (Preventing Early Stroke) for Al-Huda Middle School Students in Surabaya Oktavia, Litania Devi; Hendrati, Lucia Yovita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4011

Abstract

Latar belakang: Di seluruh dunia pada tahun 2022 terdapat sekitar 12,2 juta kasus baru stroke, sedangkan di Indonesia pada tahun 2022 terdapat 131,8 kasus per 100 ribu penduduk, tren angka kasus stroke ini akan cenderung meningkat sampai tahun 2030. Stroke berdampak pada kurangnya pasokan oksigen ke otak yang menyebabkan gangguan fungsi tubuh, hal ini tentunya juga akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang, terlebih stroke bukanlah lagi penyakit pada orang lanjut usia saja tetapi juga orang usia produktif. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh upaya pencegahan stroke dengan program GATROK SEDI (Cegah Stroke Sejak Dini) terhadap peningkatan pengetahuan tentang stroke dan faktor risikonya pada anak usia sekolah menengah pertama. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest Design untuk mengetahui peningkatan pengetahuan siswa. Sasaran dalam kegiatan ini adalah siswa kelas 9A SMP Al-Huda Surabaya yang berjumlah 28 siswa. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat yaitu menggunakan statistik deskriptif serta uji Paired Sample T-Test berupa nilai mean dan p-value. Hasil: Hasil didapatkan sebanyak 20 siswa (71,4%) telah meningkat pengetahuannya. Terdapat peningkatan nilai mean pengetahuan sebesar 12,857. Adanya perbedaan yang signifikan pada tingkat pengetahuan siswa sebelum dan setelah implementasi program (p = 0,000). Kesimpulan: Hal tersebut membuktikan bahwa upaya pencegahan stroke dalam program ini telah berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan siswa tentang stroke dan faktor risikonya.
Persepsi Remaja Putri terkait Stunting di Kawasan Pesisir Kabupaten Pinrang: Perception of Adolescent Girls Regarding Stunting in the Coastal Area of Pinrang Regency Thasim, Sukmawati; Rini Anggraeny
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4027

Abstract

Latar belakang: Stunting menjadi isu penting yang tidak berhenti dibicarakan hingga saat ini mengingat dampak jangka pendek yang diakibatkan berupa tingginya risiko morbiditas dan mortalitas hingga risiko jangka panjang berupa rendahnya kualitas sumber daya manusia yang akan berdampak pada tingkat kemajuan bangsa. Kesehatan remaja putri sebagai faktor penentu kesehatan ibu hamil dan balita kelak menjadikannya salah satu target perbaikan gizi untuk pencegahan stunting, maka perlu diketahui persepsi remaja putri terkait stunting sehingga mereka bisa turut berperan aktif dalam upaya perbaikan gizi generasi yang akan datang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana gambaran persepsi remaja putri terkait masalah stunting di daerah pesisir Kabupaten Pinrang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling. Jumlah sampel dari penelitian ini adalah 88 orang siswi kelas XII dari dua sekolah menengah atas yang berada di kawasan pesisir Kecamatan Suppa, Kapupaten Pinrang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62,5% responden memiliki persepsi yang negatif terhadap stunting. Persepsi mereka masih kurang terkait pernikahan, kehamilan, anemia di usia remaja kaitannya dengan stunting, efek jangka panjang dari stunting, dan juga kesadaran pentingnya kelompok usia remaja untuk memahami stunting. Kesimpulan: Kesimpulan dari hasil penelitian adalah masih banyak remaja putri yang memliki persepsi yang kurang terkait stunting. Mereka cenderung belum memahami kaitannya status kesehatan mereka sebagai remaja hubungannya dengan masa depan mereka sebagai calon ibu. Maka perlu upaya dari pihak-pihak terkait agar melakukan edukasi rutin terhadap kelompok remaja utamanya di kawasan pesisir agar mereka lebih menyadari pentingnya mereka menjaga status kesehatannya sedari dini.
Wawancara Kognitif untuk Adaptasi Instrumen Literasi Kesehatan Digital untuk Remaja di Gorontalo: Using Cognitive Interview to Adapt Electronic Health Literacy Scale for Adolescents in Gorontalo Ahmad, Midyawati; Anshari, Dien
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4030

Abstract

Latar belakang: Tingkat literasi kesehatan yang rendah dapat menyebabkan rendahnya partisipasi dalam pengobatan, alpa mengambil keputusan tentang kesehatannya, dan rendahnya kapasitas mengelola penyakitnya secara mandiri. Hingga saat ini masih minim pengukuran tingkat literasi kesehatan digital pada remaja di Indonesia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi instrumen literasi kesehatan digital (eHEALS) versi Bahasa Inggris ke dalam bahasa dan konteks sosial budaya remaja di Provinsi Gorontalo, Indonesia. Metode: Instrumen eHEALS diadaptasi melalui dua cara, yaitu 1) Translasi ke dalam Bahasa Indonesia dan translasi ulang (back translation) ke dalam Bahasa Inggris, 2) Wawancara kognitif untuk menilai validitas konten eHEALS dengan menggunakan teknik probing dan thinking aloud kepada 10 remaja usia 16-18 tahun. Hasil wawancara kognitif dianalisis berdasarkan kejelasan, asumsi, pengetahuan, dan sensitivitas/bias dari setiap butir pertanyaan untuk mendapatkan instrumen eHEALS versi adaptasi yang siap guna. Hasil: Proses terjemahan dan terjemahan ulang tidak menemukan perbedaan makna yang berarti. Namun, wawancara kognitif mengidentifikasi beberapa masalah seperti susunan kata yang kurang jelas, istilah teknis yang tidak dipahami, kosakata yang membingungkan dan sulit dimengerti, serta masalah yang terkait dengan asumsi yang berpotensi tidak tepat. Tidak ada masalah yang muncul terkait sensitivitas bahasa. Modifikasi dilakukan terhadap item-item yang bermasalah, baik dari sisi bahasa, struktur kalimat, maupun pilihan kata sehingga dapat dipahami oleh sasaran remaja di Provinsi Gorontalo, Indonesia. Kesimpulan: Instrumen eHEALS yang telah diadaptasi dapat digunakan untuk mengukur literasi kesehatan digital pada remaja di Gorontalo. Penelitian selanjutnya hendaknya melakukan validitas konstruk atas instrumen ini dengan instrumen yang telah baku.
Telehealth terhadap Pencegahan Readmisi Rawat Inap Pasien : Tinjauan Sistematis: Telehealth On Preventing Patient Readmissions From Hospitalization : Systematic Review Nia Istianah; Rita Damayanti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4034

Abstract

Latar belakang: Readmission merupakan suatu penanda kualitas perawatan pasien di rumah sakit yang diidentifikasi oleh rencana kesehatan yang telah dibuat sebagai kunci dari komponen sebuah pelayanan yang diberikan. Intervensi telehealth menawarkan pendekatan berbasis bukti untuk memberikan perawatan yang hemat biaya, pendidikan, dan komunikasi jarak jauh tepat waktu. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh telehealth terhadap pencegahan readmisi rawat inap pasien. Metode: Menggunakan pendekatan meta-analysis dengan pencarian artikel dibeberapa database seperti Google Scholar, ProQuest, dan other sources (websites) Centers for Medicare and Medicaid Services (CMS) berdasarkan kriteria inklusi menggunakan PICO tool terdiri dari pasien rawat inap di Rumah Sakit (RS), follow-up, dan rawat jalan, yang mendapatkan intervensi telehealth dibandingkan dengan mendapatkan perawatan biasa, untuk mengetahui pengaruhnya terhadap readmission rate, dari semua desain studi. Artikel yang digunakan berbahasa Inggris, dipublikasi dalam waktu lima tahun (2018-2023) serta fullpaper dengan memasukkan kata kunci “Telehealth Readmission”, kemudian diseleksi menggunakan diagram alur PRISMA 2020, berdasarkan judul, abstrak, dan hasil. Tahap pemilihan dilakukan dengan sintesis hasil-hasil penelitian melalui pendekatan systematic review. Hasil: Penelusuran artikel dibeberapa database menghasilkan 24.687 artikel dan setelah dilakukan skrining diperoleh 10 artikel yang sesuai dengan tujuan penelitian. Kesimpulan: 10 artikel menyatakan bahwa dengan intervensi telehealth angka readmisi dapat diturunkan secara signifikan.
Evaluasi Penyimpanan Vaksin di Puskesmas Kabupaten Bantul: Evaluation of Vaccine Storage at the Health Center in Bantul Regency Nur Safitri, Sindi; Retno Heru Setyorini; Muhammad Alif Fajri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4039

Abstract

Latar belakang: Program imunisasi adalah bentuk pencegahan penyebaran penyakit yang dilakukan sejak usia bayi. Program ini merupakan prioritas Kementerian Kesehatan sebagai upaya pemerintah untuk mencapai Sustainable Development Goals. Kualitas vaksin yang baik didukung dengan penyimpanan vaksin yang baik untuk menjaga mutu dan kualitasnya agar tidak kehilangan potensi, tidak hilang dan terhindar dari kerusakan fisik. Namun, dalam praktiknya sering ditemukan masalah seperti vaksin rusak atau kadaluwarsa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sesuai atau tidaknya penyimpanan vaksin di Puskesmas Kabupaten Bantul berdasarkan akreditasi Puskesmas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional yang bersifat deskriptif dan evaluasi. Pengambilan data menggunakan data primer yang diperoleh langsung di lapangan dengan mengisi daftar tilik berdasarkan pedoman. Hasil: Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil persentase kesesuaian pada (1) Puskesmas paripurna aspek sarana dan prasarana vaksin dalam persentase 89,47%; aspek keadaan lemari es dalam rentang persentase 81,81% - 86,36%; dan aspek pengelolaan vaksin dalam rentang persentase 88,88% - 94,44%, (2) Puskesmas utama aspek keadaan lemari es dalam persentase 78,94%, aspek keadaan lemari es dalam rentang persentase 86,36%-95,45%; dan aspek pengelolaan vaksin dalam rentang persentase 77,77% - 83,33%, (3) Puskesmas madya aspek keadaan lemari es dalam persentase 90,90%, aspek keadaan lemari es dalam rentang persentase 83,33 – 88,88%; dan aspek pengelolaan vaksin dalam rentang persentase 84,21% - 89,47%. Kesimpulan: Penyimpanan vaksin di Puskesmas Kabupaten Bantul berdasarkan tiga akreditasi Puskesmas paripurna dan madya kriteria penilaian baik. Sedangkan, Puskesmas akreditasi utama kriteria penilaian cukup.
Intervensi Kepatuhan Pasien Hipertensi terhadap Kualitas Hidup di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu: Hypertension Patient Compliance Intervention on Quality of Life at Undata Palu Regional General Hospital Ririen Hardani; Amelia Rumi; Shalsabilla Nahdya Assifa
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4040

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah yang persisten diatas batas normal ditandai dengan tekanan darah ?140/90 mmHg. Mengingat prevalensi penderita hipertensi yang ada di Indonesia cukup tinggi dan upaya pengendalian hipertensi yang masih sangat kurang, maka penting dilakukan upaya untuk menurunkan jumlah kasus hipertensi. Berdasarkan data Rekam Medik Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu tahun 2022-2023, kasus hipertensi mencapai 465 kasus. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan kepatuhan terhadap kualitas hidup pasien hipertensi yang melakukan pengobatan rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental design tipe one group pre-test-post test dengan jumlah responden yaitu 82 responden dengan teknik random sampling serta pengambilan data dengan menggunakan kuesioner kepatuhan (MMAS-8) dan kualitas hidup (WHOQOL-BREF). Hasil: Hasil penelitian diperoleh pada pre-test kepatuhan dengan kategori tidak patuh (46,4%), sedang (41,5%), dan patuh (12,1%), pada post-test dengan kategori tidak patuh (12,2%), sedang (52,4%), dan patuh (35,4%). Sedangkan hasil penelitian pada pre-test kualitas hidup dengan kategori rendah (46,3%), sedang (15,9%), dan tinggi (37,8%), pada post-test dengan kategori rendah (2,4%), sedang (19,65), dan tinggi (78,0%). Hasil analisis hubungan menggunakan uji Spearman Rank Correlation diperoleh nilai Sig. 0,365 atau <0.05, yang artinya H0 ditolak dan terdapat hubungan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat adanya hubungan antara kepatuhan minum obat terhadap kualitas hidup pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu.
Efektivitas Ronggeng Pasaman terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan: Effectiveness of Ronggeng Pasaman To Increasing Knowledge and Attitudes about the First 1000 Days of Life Annisa Aulia Fitri; Nindy Audia Nadira; Novelasari; Erick Zicof; Rapitos Sidiq
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4042

Abstract

Latar belakang: Prevalensi kasus stunting di Kabupaten Pasaman pada tahun 2022 sebesar 30,2%. Penyebab tingginya angka stunting adalah dikarenakan kurangnya pengetahuan dan rendahnya sikap ibu tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media ronggeng pasaman terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil dan ibu baduta tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan dalam upaya pencegahan stunting. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian mix method dengan kuantitatif menggunakan quasi experiment dengan desain one-group pretest and posttest dan kualitatif menggunakan studi kasus eksploratif. Hasil: Hasil penelitian yaitu dihasilkan media ronggeng pasaman melalui p proses yang menunjukkan rata-rata pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan intervensi menggunakan ronggeng pasaman sebesar 7,22 dan 10.24, sedangkan rata-rata sikap sebelum dan sesudah diberikan intervensi sebesar 54,19 dan 59,97. Hasil penelitian tersebut menunjukkan terdapat peningkatan bermakna atau efektif pada pengetahuan (p-value=0,0001) dan sikap (p-value = 0,0001). Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah Ronggeng Pasaman efektif dalam meningkatkan pengetahuan sikap ibu hamil dan ibu baduta tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan dalam upaya pencegahan stunting. Diharapkan agar keseniaan ronggeng pasaman dapat dikembangkan menjadi lebih modern sehingga bisa disalurkan secara luas kepada masyarakat dan dijadikan sebagai metode intervensi stunting.
Pola Hidup Lansia yang dapat Mengakibatkan Hipertensi di Puskesmas Karangmulya Kabupaten Garut Tahun 2023: Older Lifestyles than Can Lead to Hypertension at the Karangmulya Health Centre Garut Regency in 2023 Widia Rahmi Pratiwi; Ayu Laili Rahmiati; Gunawan Irianto; Agus Riyanto; Dyan Kunthi Nugrahaeni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4047

Abstract

Latar belakang: Jumlah penderita hipertensi di Kabupaten Garut tahun 2022 sebanyak 159.435. Wilayah kerja Puskesmas Karangmulya merupakan penduduk terbanyak mengalami rujukan dan terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 3,6% menjadi 37,4% sehingga perlu dilakukan penanggulangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok, aktivitas fisik dan stress dengan kejadian hipertensi pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol. Sampel penelitian merupakan lansia ?60 tahun yang menderita hipertensi sebanyak 66 orang sebagai kasus dan yang tidak menderita hipertensi sebanyak 66 orang sebagai kontrol di Puskesmas Karangmulya Kabupaten Garut yang tercatat dalam data BP Lansia tahun 2023. Perbandingan jumlah kasus dan kontrol adalah 1:1 sehingga total 132 sampel yang dihitung menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji chi square dan OR). Hasil: Hasil analisis didapatkan variabel merokok (p=0,014, OR=5,151 95% CI 1,393-19.042), aktivitas fisik (p=0,046, OR=0,450 95% CI 0,218-0,931) dan stress (p=0,005, OR=3,095 95% CI 1,442-6,642). Kesimpulan: Terdapat hubungan diantara kebiasaan merokok, aktivitas fisik dan stress dengan kejadian hipertensi pada lansia dengan p values < 0,05.
Determinan Sosial yang Berhubungan dengan Tingkat Literasi Kesehatan Mental Mahasiswa S1 Reguler Angkatan 2018 Universitas Andalas Provinsi Sumatera Barat: Social Determinants Related to Mental Health Literacy Level of Regular Undergraduate Students Class of 2018 Andalas University West Sumatra Province Ayumaruti, Dewi; Dien Anshari; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4049

Abstract

Latar belakang: Literasi kesehatan mental merupakan pengetahuan dan keyakinan tentang gangguan jiwa yang membantu pengenalan, pengelolaan, atau pencegahannya dan dapat digunakan untuk melakukan tindakan bermanfaat bagi kesehatan mental individu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi kesehatan mental mahasiswa program S1 reguler di Universitas Andalas dengan faktor - faktor yang berhubungan. Metode: Penelitian ini menggunakan data sekunder Studi Literasi Kesehatan 2019 dengan menggunakan sampel mahasiswa angkatan 2018 dari 15 fakultas di Universitas Andalas (n=363). Pengukuran literasi kesehatan mental dilakukan menggunakan instrumen Mental Health Literacy Scale (MHLS) yang telah diadaptasi kedalam konteks budaya dan Bahasa Indonesia. Hasil: Rata-rata skor tingkat literasi kesehatan mental yang relatif rendah yaitu 59,96 dalam skala 1-100. Analisis bivariat menunjukkan bahwa determinan yang berasosiasi signifikan dengan literasi kesehatan mental adalah jenis kelamin, suku, status tempat tinggal, status pacaran, rumpun ilmu, dan kepemilikan asuransi kesehatan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan tingkat literasi kesehatan mental adalah rumpun ilmu, kepemilikan asuransi kesehatan dan status pasangan/pacaran. Yang merupakan variabel dominan adalah rumpun ilmu kesehatan. Kesimpulan: Diperlukan intervensi untuk meningkatkan literasi kesehatan mental yang berfokus pada topik yang terkait dengan mahasiswa laki – laki dan mahasiswa non kesehatan melalui peningkatan edukasi serta pengembangan dan pemanfaatan pusat informasi kesehatan mental di Universitas Andalas.

Page 70 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue