cover
Contact Name
Yasinta Maria Fono
Contact Email
yasintamariafono@gmail.com
Phone
+6285338387959
Journal Mail Official
jurnal.jcp@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Pendidikan
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 27751589     EISSN : 27751589     DOI : -
Jurnal Citra Pendidikan (JCP) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti. Jurnal Citra Pendidikan (JCP) didekasikan untuk karya tulis berupa kajian pustaka, hasil penelitian, dan kajian meta-analisis dalam bidang pendidikan dan ilmu pendidikan (pendidikan dasar, pendidikan anak usia dini, pendidikan matematika, pendidikan musik dan pendidikan IPA). JCP menggunakan Turnitin untuk mengecek plagiasi naskah artikel. JCP diterbitkan 4 kali dalam setahun yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 539 Documents
PERAN GURU DALAM MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Ginting, Apulina Br; Hamni, Asyatul; Faizah, Mayani; Januar
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i2.2821

Abstract

Peran guru dalam membangun pendidikan multikultural di Indonesia sangatlah penting terutama untuk menumbuhkan sikap demokrasi dan menghargai segala perbedaan yang ada karena Indonesia merupakan negara yang memiliki ras, budaya, etnis, bahasa yang berbeda. Pendidikan multikultural merupakan kesadaran yang ingin ditumbuhkan pendidik kepada peserta didik terhadap segala perbedaan yang ada. Di sekolah guru merupakan contoh yang akan ditiru oleh peserta didik, Oleh karena itu seorang guru harus bisa menyikapi dan selalu teliti terhadap segala sesuatu yang terjadi di lingkungan sekolah. Supaya tidak terjadi diskriminasi terhadap agama lain, bahasa maupun kemampuan anak didik. Seorang guru harus bisa membangun karakter saling toleran di dalam diri peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode library research dimana penulis meneliti tentang masalah peran guru dalam membangun karakter siswa melalui pendidikan multikultural berdasarkan buku-buku, jurnal, dan artikel.
PENGGUNAAN METODE DRILL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERMAIN ALAT MUSIK GONG GENDANG ETNIS NAGEKEO SEBAGAI IRINGAN TARIAN TEA EKU BAGI SISWA KELAS VIII SMPS ST. PETRUS KOLILEWA KECAMATAN MAUPONGGO KABUPATEN NAGEKEO Tangi, Marsianus Aristo; Dopo, Florentianus; Samino, Sena Radya Iswara
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i2.2844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan metode drill dalam meningkatkan kemampuan bermain alat musik gong gendang etnis Nagekeo sebagai iringan tarian tea eku bagi Siswa kelas VIII SMPS St. Petrus Kolilewa Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan datannya yakni observasi,tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ada dua langkah yaitu: mereduksi data dan menyajikan data. Dari hasil pretest sebelum menggunakan metode drill, menunjukan hasil siswa yaitu 25,4. Setelah menggunakan metode drill hasilnya meningkat menjadi 49,7. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode drill dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memainkan alat musik gong gendang etnis Nagekeo.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA IPA BERBASIS BUDAYA LOKAL NGADA MATERI SUHU DAN KALOR PADA SISWA SMP KELAS VII Bhaya, Maria Imakulata Prihartini; Uge Lawe, Yosefina; Suparmi, Ni Wayan
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2895

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kurangnya pengenalan budaya lokal Ngada pada pembelajaran IPA. LKS yang digunakan tidak sesuai dengan pemahaman siswa. Hal ini dikarenakan LKS yang digunakan merupakan hasil dari suatu penerbit yang tidak sesuai dengan lingkungan dimana siswa tersebut belajar. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian dengan mengembangkan sebuah prodak dan bentuk LKS IPA berbasis budaya lokal Ngada pada pembelajaran IPA untuk siswa SMP kelas VII yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini dilakukan di SMP Citra Bakti. Metode yang digunakandalam penelitian pengembangan ini adalah metode pengumpulan data dan dan teknik analisis data menggunakan instrumen penilaian validator dan lembar angket respon siswa dan guru.Berdasarkan hasil penilaian validator LKS berbasis budaya lokal Ngada memperoleh nilai 3,33 dengan kriteria valid. Sedangkan hasil uji coba ke siswa danguru LKS berbasis budaya lokal Ngada berada pada kriteria praktis dengan perolehan skor3,61 layak untuk digunakan
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA BERPENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA PEMBELAJARAN IPA SMP KELAS VII Lopa, Sebastiana Beo; Kua, Maria Yuliana; Dinatha, Ngurah Mahendra; Lawe, Yosefina Uge
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2896

Abstract

Peran utama dari penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar IPA untuk memenuhi kebutuhan guru dan peserta didik di tingkat SMP kelas VII. Penelitian ini dilakukan di SMPS Slamet Riyadi Soa, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada. Subjek dari penelitian ini adalah 2 guru IPA dan 10 peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima langkah, yaitu 1) analyze, 2) design, 3) development, 4) implementation, 5) evaluation. Pemilihan model pengembangan ADDIE dikarenakan model pengembangan ini memiliki keunggulan pada tahapan kerjanya yang sistematik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan menggunakan lembar validasi serta angket respon. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil dari pengembangan bahan ajar IPA berpendekatan kontekstual, diperoleh bahan ajar yang valid dan praktis. Berdasarkan hasil penelitiaan bahan ajar IPA oleh keempat validator yang diberikan dalam bentuk instrumen penilaian berada pada kategori baik. Hasil penilaian kategori masing-masing validator antara lain:1) skor rata-rata dari validator ahli materi 3,8 dengan kriteria layak untuk digunakan, 2) skor rata-rata dari validator ahli bahasa 3,8 dengan kriteria layak digunakan, 3) skor rata-rata validator ahli media 3,3 dengan kriteria layak digunakan, 4) skor rata-rata validator ahli desain pembelajaran 3,5 dengan kriteria layak untuk digunakan. Dari skor rata-rata tersebut diperoleh kevalidan dan bahan ajar sebesar 3,6 dan berkriteria sangat praktis dan layak untuk digunakan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA BERBASIS BUDAYA LOKAL NGADA MATERI SUHU DAN KALOR UNTUK SISWA SMP KELAS VII Karunia, Yustina; Lawe, Yosefina Uge; Kua, Maria Yuliana
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2899

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan penggunaan bahan ajar IPA berupa buku teks yang diterbitkan oleh suatu penerbit tertentu untuk menjelaskan materi, dalam proses pembelajaran guru belum menggunakan contoh yang nyata sehingga siswa tidak mudah untuk memahami materi yang disampaikan. Penggunaan bahan ajar yang merupakan hasil terbitan suatu penerbit tertentu belum menampilkan budaya lokal untuk memperjelas materi ajar. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar IPA berbasis budaya lokal Ngada yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) yang dilakukan di SMP Citra Bakti dengan jumlah subjek uji coba sebanyak 5 orang dan 1 orang guru. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan angket respon guru dan siswa. Data kemudian dianalisis secara deskriptif, kualitatif, dan deskriptif kuantitatif. Dari hasil temuan pengembangan bahan ajar IPA berbasis budaya lokal Ngada diproleh hasil yang memuaskan karena bahan ajar yang dikembangkan berada pada kategori valid dan praktis. Hasil penilaian instrumen dari ke-empat validator diproleh skor akhir sebesar 0,82 bahan ajar berada pada kriteria valid dan hasil penilaian angket respon guru dan siswa sebesar 3,69 dan berada pada kategori praktis. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar IPA berbasis budaya lokal Ngada layak digunakan.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS VIII SMPS CITRA BAKTI NGADA Roas, Novita; Kua, Maria Yuliana; Dinatha, Ngurah Mahendra
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja berbasis proyek untuk pembelajaran IPA siswa sekolah menengah pertama kelas VIII agar valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini bertempat di SMPS Citra Bakti. Metode yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah metode pengumpulan data berupa wawancara dan angket respon, sedangkan teknik analisisnya menggunakan instrumen penilaian validator dan lembar angket respon siswa dan guru. Berdasarkan hasil evaluasi validator pembelajaran project based learning memperoleh nilai 4,10 dengan kriteria sangat valid. Sedangkan hasil tes yang dilakukan oleh guru dan siswa LKS berbasis project based learning memperoleh nilai 3,63 dengan sangat baik. Berdasarkan hasil penilaian, maka lembar kerja berbasis pembelajaran project based learning IPA untuk siswa SMP kelas VIII dinyatakan valid, dan layak digunakan.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM BELAJAR MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN SISWA KELAS II DI SDI RUTOSORO Jaa, Maria; Kaka, Pelipus Wungo; Noge, Maria Desidaria
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2904

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa dalam belajar membaca dan menulis permulaan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SDI Rutosoro berjumlah enam siswa terdiri dari 3 laki-laki dan 3 perempuan yang peneliti jadikan sebagai sampel. Objek dari penelitian ini adalah kesulitan membaca dan menulis permulaan siswa kelas II di SDI Rutosoro. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Seluruh siswa kelas II SDI Rutosoro dengan jumlah siswa adalah 22 siswa, dari 22 siswa tersebut 6 siswa mengalami kesulitan membaca dan menulis. Hasil dari penelitian tersebut adalah; 1)siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan yaitu siswa belum mengenal huruf, tidak lancar dalam membaca, sulit membedakan huruf yang mirip; 2) siswa yang mengalami kesulitan dalam menulis yaitu lambat dalam mengimpulkan tugas, menulis huruf terbalik adanya penghilangan huruf atau kata dalam menulis. Kesulitan membaca dan menulis dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor lingkungan keluarga kurang mendapatkan perhatian dari orang tua, pendampingan dan pengawasan. Solusi dalam mengatasi masalah tersebut guru harus menggunakan media yang menarik, guru juga harus berkerja sama dengan orang tua dalam memantau perkembangan siswa.
PENGEMBANGAN SIMPLE BOOKLET DIGITAL PADA MATERI DONGENG DI KELAS III SD NEGERI KEBUN LAMA Dayana, Aprili; Simamora, Dinita; Wulandari, Lenni; Aisya, Syazwani
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2941

Abstract

Analisis terhadap buku siswa kelas III "Menyayangi Tumbuhan dan Hewan" menyoroti aspek penting: materi dongeng terbatas pada format tulisan, minim aspek lisan dan visual, serta kurangnya kedalaman cerita terkait kekhasan dan potensi daerah di Indonesia. Solusi yang disarankan adalah pengembangan bahan ajar digital berbasis simplebooklet sesuai kurikulum Merdeka, dengan fokus pada bahan ajar digital yang mengusung materi dongeng berdasarkan kearifan Nusantara. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate), dengan hasil validasi tahap pertama mencapai skor rata-rata 69,07% dengan kategori valid, yang kemudian meningkat menjadi 94,81% setelah revisi dengan kategori sangat valid, hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar ini sangat layak digunakan dalam pembelajaran.
TANTANGAN GURU DALAM MENGINTEGRASIKAN PENDIDIKAN INKLUSIF DALAM KONTEKS MULTIKULTURAL: PERAN DAN PENGELOAAN GURU Rahmah, Nida'ur; Edwanto, Maulidia Nuraini; Widiastuti, Anik; Wulandari, Taat; Rokhim, Hanif Nur
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2954

Abstract

Tujuan penelitian untuk menunjukkan bahwa guru memiliki beragam tantangan dalam peran dan pengelolaan mengintegrasikan Pendidikan inklusif dalam konteks multikultural. Metode penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Hasil dari penelitian ini, pendidikan inklusif merupakan konsep pendekatan dalam konteks multikultural. Siswa memiliki budaya, bahasa, latar belakangnya, yang berbeda-beda. Pendidikan Inklusif menerapkan prinsip persamaan, kebutuhan, sehingga guru harus mengintegrasikan pendidikan multikultural ke dalam metode, media, dan strategi pengajaran mereka.Mereka harus beradaptasi dengan karakteristik unik siswa dan memastikan bahwa mereka memiliki kemampuan intelektual, fisik, serta mental yang diperlukan.Guru harus memberikan pelatihan dan pengembangan profesional dalam pendidikan multikultural, karena beberapa guru mungkin kurang memiliki kemampuan literasi dan komunikasi. Guru harus memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengajar di lingkungan multikultural, memahami dunia, berpikir, bertindak, berkomunikasi, dan belajar. Mereka perlu memahami konsep multikultural dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif bagi siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS KELAS VI SD MATERI SIMPLE FUTURE TENSE MELALUI METODE GRAMMAR TRANSLATION METHOD Yuwono, Bagus; Triono, Andit
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2973

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini mempunyai tujuan yakni meningkatan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Inggris, terutama materi simple future tense, dengan menggunakan metode Grammar Translation Method yang diperuntukkan bagi siswa kelas VI SD. Penelitian ini dilakukan terhadap 32 siswa kelas VI SDN Baru 01 Pagi Kelurahan Baru Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur di semester I tahun pengajaran 2023/2024. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi, tes tertulis, dokumentasi, dan ditambah dengan instrumen lembar observasi serta kisi- kisi tes tertulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode grammar translation method bisa meningkatkan hasil belajar siswa terutama mata pelajaran Bahasa Inggris. Hasil belajar siswa pada siklus I adalah sebagai berikut: Hasil belajar pada lima belas siswa mendapatkan hasil di bawah kriteria ketuntasan maksimal (KKM) kemudian sepuluh siswa mendapatkan nilai KKM dan tujuh siswa mendapatkan hasil di atas KKM. Pada siklus II, hasil belajar siswa terdapat perubahan yakni: hasil di bawah KKM hanya dua siswa, hasil sesuai KKM tiga siswa, dan hasil di atas KKM dua puluh tujuh siswa. Sehingga, metode grammar translation method dapat digunakan sebagai salah satu referensi metode dalam pengajaran Bahasa Inggris. Saran untuk guru dapat menggunakan metode ini dalam penterjemahan kata ilmiah dan teruntu peneliti lain dapat menggunakan metode ini yang dikombinasikan dengan metode lain bertujuan meningkatkan kualitas terutama pembelajaran Bahasa Inggris di Indonesia.