cover
Contact Name
Gary Raya Prima
Contact Email
garyrayaprima@unsil.ac.id
Phone
+6281383733569
Journal Mail Official
akselerasi@unsil.ac.id
Editorial Address
Jl. Siliwangi no. 24, Kahuripan, Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Akselerasi Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 27157296     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Ilmu teknik sipil yang meliputi: bidang ilmu struktur, manajemen transportasi (pelabuhan, jalan, dan jembatan), pengembangan sumber daya air (PSDA), geoteknik, dan manajemen konstruksi/manajemen proyek.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2022): Februari" : 9 Documents clear
EVALUASI PENATAAN TERMINAL ANGKUTAN DARAT PAMEUNGPEUK KABUPATEN GARUT Ida Farida; Raden Teguh Permana Sidik; Athaya Zhafirah
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i2.4584

Abstract

Terminal Pameungpeuk merupakan terminal tipe B sebagai prasarana angkutan umum. Seiring bertambahnya wisatawan yang datang ke daerah Garut Selatan maka Kecamatan Pameungpeuk, maka dibutuhkan peningkatan prasarana transportasi khususnya transportasi darat yang memadai.  Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah merencanakan serta mengevaluasi luasan dan fasilitas yang tersedia di terminal Pameungpeuk. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa data kendaraan dan sarana dan prasarana terminal eksisting. Sedangkan data primer meliputi data keluar masuk kendaraan, foto dokumentasi, dan wawancara langsung dengan pengelola terminal. Hasil penelitian didapatkan luas area yang terminal Pameungpeuk 1224,39m² masih kurang apabila disesuaikan dengan kebutuhan sebagai terminal angkutan darat tipe B yaitu paling sedikit harus memiliki luas 16031m². Fasilitas yang harus tersedia di terminal Pameungpeuk perlu  penyesuaian masih sesuai dengan peraturan Undang-Undang Republik Indonesia No.22 Tahun 2009, terkait ruang Parkir AK, Ruang Parkir ADES, Ruang Parkir pribadi, Ruang Service, Pompa Bensin, Sirkulasi Kendaraan, Bengkel, Gudang, Ruang Parkir Cadangan, Sirkulasi Orang, Kios, Ruang Administrasi, Loket, Peron Retribusi, Ruang Informasi, Ruang P3K. Fasilitas di Termial Pameungpeuk perlu diperhatikan penempatan ruang, luasan, dan akses keluar masuk terminal masih perlu dibenahi dengan melakukan penataan agar dapat tertata dan berfungsi sebagaimana mestinya. Kata kunci: Angkutan darat, Fasilitas, Terminal
EVALUASI PENENTUAN DURASI HUJAN EFEKTIF (Tr) PADA HIDROGRAF SATUAN SINTETIS NAKAYASU Segel Ginting
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i2.4592

Abstract

Durasi hujan efektif (Tr) secara historis belum dapat ditentukan melalui catatan pengamatan di lapangan, namun dapat diprediksi berdasarkan catatan hidrograf banjir yang terjadi. Dalam beberapa literatur nilai durasi hujan efektif (Tr) ditentukan berkisar 0.5 sampai dengan 1 kali dari nilai time lag (Tg) atau kadang ditetapkan nilai rata-ratanya sekitar 0,75 kali nilai time lag (Tg).  Untuk memastikan nilai durasi hujan efektif pada metode hidrograf satuan sintetis Nakayasu yang dikaitkan dengan parameter time lag (Tg), maka dilakukan kajian untuk diterapkan dalam rangka untuk penggunaan HSS Nakayasu dalam menghitung debit banjir. Berdasarkan hasil kajian diperoleh nilai durasi hujan efektif berkisar antara 30 menit sampai dengan 7 jam, dan perbadingannya dengan nilai time lag seperti yang digunakan dalam HSS Nakayasu berkisar antara 0.13 sampai dengan 2,67 kali Tg. Namum untuk memastikan nilainya tersebut dapat diperkirakan berdasarkan karakteristik DAS dengan menggunakan persamaan . Kata kunci: durasi hujan efektif, hidrograf sintetis Nakayasu, hidrograf banjir, time lag 
ANALISIS CURAH HUJAN UNTUK PENDUGAAN DEBIT BANJIR DAN DEBIT ANDALAN DENGAN METODE FJ MOCK (Studi Kasus: Sungai Kapuas Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau) Syarifah Melly Maulina; Ranty Christiana; Muji Listyo Widodo
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i2.4580

Abstract

Indonesia adalah negara tropis yang memiliki dua musim, yaitu musim kemaran dan musim hujan. Salah satu bentuk bencana yang terjadi dari perubahan iklim yaitu banjir. Banjir terjadi akibat dari pola curah hujan yang tinggi dimana air hujan tersebut tidak terserap/tertampung lagi di sungai. Kabupaten Sanggau merupakan salah satu wilayah di Kalimantan Barat yang pernah terendam banjir akibat dari curah hujan yang tinggi. Selain itu, Kabupaten Sanggau dialiri oleh Sungai Kapuas dengan luas DAS 80.320,28 km2 meluap hingga air sampai ke daratan dan membanjiri permukiman warga. Dalam meminimalisis terjadinya banjir akibat curah hujan yang tinggi, maka diperlukan pengendalian banjir salah satunya analisis debit puncak pada Sungai Kapuas dengan menggunakan pendekatan metode Hidrograf Satuan Sintetis (HSS) Snyder. Debit banjir rencana Sungai Kapuas dengan periode ulang 25 tahun untuk Sungai Kapuas berdasarkan hasil analisis menggunakan metode HSS Snyder adalah 4.165,35 m3/detik. Dari hasil tersebut, debit terkecil adalah 2333,116 m3/detik pada periode ulang 2 tahun dan debit banjir rencana terbesar adalah 5287,04 m3/detik pada periode ulang 100 tahun. Ketersediaan Air/Debit andalan Sungai Kapuas dengan menggunakan hasil perhitungan debit Metode Mock menunjukan bahwa debit andalan 90% didapat rata-rata 1687,07 m3 /detik, dan 95% didapat rata-rata 1547,10 m3 /detik.Kata Kunci : banjir, Sungai Kapuas, debit, HSS Snyder, curah hujan
FORMULASI LENGKUNG INTENSITAS HUJAN (INTENSITY–DURATION-FREQUENCY) BERDASARKAN DATA HUJAN DURASI PENDEK DI KOTA BEKASI Segel Ginting
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i2.4593

Abstract

Sistem drainase perkotaan bertujuan untuk mengolah air limbah maupun air hujan. Proses representasi dan peramalan curah hujan sangat menentukan dalam desain, analisis, dan pengoperasian sistem drainase. Salah satu kriteria desain yang dibutuhkan dalam desain drainase adalah menentukan lengkung intensitas hujan. Lengkung intensitas hujan (IDF) ditentukan berdasarkan data hujan durasi pendek. Data yang digunakan mulai dari pencatatan 5 menit, 10 menit, 15 menit, 20 menit, 30 menit, 45 menit, 60 menit, 75 menit, 90 menit, 120 menit, 150 menit, dan 180 menit yang diperoleh dari pos hujan di Kantor Balai Teknik Irigasi. Intensitas hujan rencana dilakukan dengan menggunakan distribusi Gumbel, Pearson, Log Pearson dan GEV, sementara formulasi lengkung intensitas hujan dilakukan dengan metode Talbot, Sherman, Ishiguro dan Kimijima. Berdasasrkan hasil analisis, maka telah diperoleh intensitas hujan rencana di Kota Bekasi untuk durasi 5 menit sampai dengan 180 menit dengan menggunakan distribusi Perason, dan formulasi lengkung intensitas hujan dihasilkan dengan menggunakan metode Talbot. Lengkung intensitas hujan ini dapat digunakan sebagai dasar untuk desain kriteria dalam perencanaan sistem pengelolaan air limpasan permukaan di Kota Bekasi. Kata Kunci: Lengkung intensitas hujan (IDF), hujan durasi pendek, hidrologi perkotaan, drainase perkotaan
ANALISIS KUALITAS AIR DAERAH IRIGASI RAWA SELAKAU KOMPLEKS KECAMATAN SELAKAU KABUPATEN SAMBAS Syarifah Melly Maulina; Arif Parabi; Ika Muthya Anggraini
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i2.4581

Abstract

Daerah Irigasi Rawa Selakau Kompleks yang terletak di Kabupaten Sambas mempunyai luas sebesar 5.904,8 Ha yang terdiri dari luas baku DIR Selakau A sebesar 2.298 Ha dan luas baku DIR Selakau A sebesar 3.606,8 Ha. Saat ini petani maupun pemerintah daerah Kabupaten Sambas belum mengetahui apakah air derah irigasi Selakau Kompleks masih sesuai atau tidak untuk irigasi. Untuk menjawab kekhawatiran terhadap kualitas air irigasi yang digunakan maka perlu dilakukan penelitian kualitas air irigasi di Daerah Irigasi Selakau Kompleks. Pengambilan data untuk penelitian ini terdiri dari dua bagian, yaitu pengambilan sample air dilapangan dan uji kualitas air di laboratorium. Dari hasil pemeriksaan kualitas air permukaan di atas, dapat dilihat bahwa sebagian besar parameter pencemaran air di lokasi studi masih berada dibawah baku mutu lingkungan kategori Air Kelas II berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 Tahun 2021, Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lampiran VI-Baku Mutu Air Nasional). Kata Kunci: irigasi; kualitas air; selakau kompleks
PENAMBAHAN ABU AMPAS TEBU DAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP ASPAL PORUS Dedy Maryunus Gea; Tommy Iduwin
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i2.4594

Abstract

Aspal Porus merupakan aspal yang memiliki porositas yang tinggi dengan tujuanaspal mampu mengalirkan air secara horizontal, maupun vertikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik campuran aspal pours terhadap penambahan filler abu ampas tebu (AAT) dan pajang serat sabut kelapa. Syarat- syarat kareteristik dan metode pengujian aspal porus,berdasarkan spesifikasi Australian Asphalt Pavement Association (AAPA). Penentuan kadar aspal optimum (KAO) bedasarkan AAPA dan diperoleh menggunkan parameter yaitu; Catanbro Loss (CL), Void In Mix (VIM), dan Asphalt Flow Down (AFD) dengan menggunakan variasi kadar aspal 4%, 4.5%, 5%, 5.5%, 6% dengan syarat hasil KAO bekisar antar 4-6%. Bedarsarkan hasil penelitian diperoleh nilai KAO sebesar 5%, kemudian dibuat benda uji berdasarkan nilai KAO dengan penambahan filler AAT dengan variasi 0%, 3%, 5%, 7%, 9% dan serat sabut kelapa dengan kadar 2% dan panjang 2cm. Dari pengujian menggunkan bahan tambah, diperoleh hasil dengan nilai Vim menurun dan Nilai MQ meningkat serta nilai stabilitas semakin meningkat dengan nilai tertinggi pada kadar AAT 9 %688.17 Kg dengan nilai flow mengalami penurunan 11% dengan nilai 3.17 mm.Kata Kunci : Aspal Porus, Catanbro Loss (CL), Asphalt Flow Down (AFD)
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN FASILITAS PEJALAN KAKI PADA TROTOAR JALAN AHMAD YANI KOTA BEKASI Janti Putri Yani; Rika Sylviana Sylviana
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i2.4583

Abstract

Kota Bekasi dimana terdapat banyak tempat pembelanjaan salah satunya yaitu Mall Giant Mega Bekasi di Jalan Ahmad Yani yang terletak di pusat kota. Banyaknya aktifitas yang dilakukan di Jalan Ahmad Yani pada trotoar yang merupakan diperuntukkan bagi pejalan kaki. Trotoar juga seringkali digunakan untuk kegiatan perdagangan, yang membuat ketidaknyamanan bagi pejalan kaki yang melewatinya dan membawa pengaruh terhadap kelancaran lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pelayanan ruang pejalan kaki pada Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi. Pengambilan data dilakukan dengan cara survei pejalan kaki. Metode analisis yang digunakan adalah metode greenshield. Didapat model greenshield didapat hubungan karakteristik pejalan kaki pada hari Jum’at waktu pagi (kepadatan, kecepatan dan arus) sebagai berikut Vs = 86,566 - 276,547 D, Q = 86,566 D - 276,547 D² dan Q = 0,313 Vs – 0,003 Vs². Sedangkan Jum’at waktu sore didapat persamaan Vs = 90,727-115,964, Q = 90,727 D - 115,964 D² dan Q = 0,782 Vs – 0,0086 Vs². Untukhari Sabtu waktu pagi didapat persamaan Vs = 72,5829 – 242,162 D, Q = 72,5829 D - 242,162 D² dan Q = 0,299 Vs – 0,0041 Vs², sedangkan untuk waktu sore diperoleh persamaan Vs = 97,967 – 232,985, Q = 97,967 D - 232,985 D² dan Q = 0,420 Vs – 0,0043 Vs². Tingkat pelayanan ruang pejalan kaki dengan nilai LOS B yang artinya bahwa Jalan Ahmad Yani masih dapat menampung pejalan kaki yang melewati trotoar. Kata Kunci: trotoar, pejalan kaki, tingkat pelayanan pejalan kaki
PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN PROYEK JALAN TOL (Studi Kasus: Ruas Jalan Tol Pematang Panggang – Kayu Agung Seksi 2, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan) Gary Raya Prima; Edwar Hafudiansyah
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i2.4595

Abstract

Perkembangan jalan tol saat ini sudah semakin berkembang pesat dan mempunyai peranan penting dalam jaringan transportasi, terutama untuk menghubungkan suatu wilayah yang satu dengan lainnya. Dalam proses pembangunan jalan tol banyak peralatan yang terlibat di dalamnya, termasuk penggunaan alat berat. Alat berat digunakan agar proses pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai target yang telah ditentukan. Oleh karena itu, alat berat harus digunakan secara efisien, cermat dan tepat waktu. Alat berat yang digunakan dalam pembangunan jalan tol diantaranya Excavator, Dump Truck, Vibro Roller, dan Dozer. Alat berat tersebut harus mempunyai kualitas dan produktivitas yang bagus agar pekerjaan bisa dilaksanakan sesuai waktu yang telah ditentukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung produktivitas alat berat yang digunakan pada proyek pembangunan jalan tol ruas Pematang Panggang – Kayu Agung Seksi 2. Dari hasil perhitungan yang dilakukan dengan asumsi lama kerja 8 jam/hari, dapat diketahui produktivitas excavator sebesar 60 m3/jam atau setara dengan 480 m3/hari, produktivitas dump truck sebesar 9,4 m3/jam atau setara dengan 76 m3/hari, produktivitas bulldozer sebesar 49,638 m3/jam atau setara dengan 397,107 m3/hari, dan produktivitas vibro roller sebesar 89,86  m3/jam atau setara dengan 718,9 m3/hari. Kata Kunci: Alat berat, Jalan Tol, Produktivitas
PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN PROYEK JALAN TOL (Studi Kasus: Ruas Jalan Tol Pematang Panggang – Kayu Agung Seksi 2, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan) Gary Raya Prima; Edwar Hafudiansyah
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i2.4590

Abstract

Perkembangan jalan tol saat ini sudah semakin berkembang pesat dan mempunyai peranan penting dalam jaringan transportasi, terutama untuk menghubungkan suatu wilayah yang satu dengan lainnya. Dalam proses pembangunan jalan tol banyak peralatan yang terlibat di dalamnya, termasuk penggunaan alat berat. Alat berat digunakan agar proses pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai target yang telah ditentukan. Oleh karena itu, alat berat harus digunakan secara efisien, cermat dan tepat waktu. Alat berat yang digunakan dalam pembangunan jalan tol diantaranya Excavator, Dump Truck, Vibro Roller, dan Dozer. Alat berat tersebut harus mempunyai kualitas dan produktivitas yang bagus agar pekerjaan bisa dilaksanakan sesuai waktu yang telah ditentukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung produktivitas alat berat yang digunakan pada proyek pembangunan jalan tol ruas Pematang Panggang – Kayu Agung Seksi 2. Dari hasil perhitungan yang dilakukan dengan asumsi lama kerja 8 jam/hari, dapat diketahui produktivitas excavator sebesar 60 m3/jam atau setara dengan 480 m3/hari, produktivitas dump truck sebesar 9,4 m3/jam atau setara dengan 76 m3/hari, produktivitas bulldozer sebesar 49,638 m3/jam atau setara dengan 397,107 m3/hari, dan produktivitas vibro roller sebesar 89,86  m3/jam atau setara dengan 718,9 m3/hari. Kata Kunci: Alat berat, Jalan Tol, Produktivitas

Page 1 of 1 | Total Record : 9