cover
Contact Name
Ethyca Sari
Contact Email
lppmwb@gmail.com
Phone
+6281216086017
Journal Mail Official
lppmwb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cimanuk No 20 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Prodi D3 Keperawatan
ISSN : 23391758     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Journal of Nursing D3 nursing is a journal published by STIKES william which has the aim of being able to publish the work of D3 nursing students and lecturers in the study program and can also be designated for students from other institutions and increase student interest in conducting research.
Articles 73 Documents
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG GIZI PADA IBU BALITA TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI PUSKESMAS KENJERAN SURABAYA Ni Putu Widari; Wildasari Salimuna
Jurnal Keperawatan Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1306.739 KB)

Abstract

Gizi adalah berbagai proses dalam tubuh makhluk hidup untuk menerima bahan-bahan dari lingkungan hidupnya dan menggunakan bahan-bahan tersebut agar menghabiskan berbagai aktivitas penting dalam tubuhnya sendiri. Bahan tersebut dikenal dengan istilah nutrisi.Kekurangan gizi adalah diperkirakan cukup untuk memelihara kesehatan pada umumnya. Secara garis besar, kubutuhan gizi ditentukan oleh usia,jenis kelamin, aktivitas,berat badan dan tinggi badan. Antra asupan zat gizi dan pengeluaran harus ada keseimbangan sehingga diperoleh status gizi yang baik.Tujuan dari peneliti ini merupakan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan tentang status gizi balita di Puskesmas Kenjeran Surabaya. Peneliti ini menggunakan design penelitian pre-Eksperimen dengan one grup pre-posttest design. Populasi penelitian sebanyak 21 responden status gizi kurang dan jumlah sampel 20 responde dengan menggunakan tekni sampling probability sampling (random sampling).Pengumpulan data menggunakan penilaian status gizi menurut indeks antropometri baik yang sebelum maupun sesudah tindakan kemudian di uji statistic menggunaan uji Wilcoxon. Dari hasil penelitian responden sebelum di lakukan penilaian status gizi sebagian besar mengalami status gizi kurang sebanyak 7 orang (35%) dan setelah dilakukan penyuluhan kesehatan sebagian besar status gizi baik sebanyak 11 orag (55%). Sehingga ada pengaruh penyuluhan kesehatan tentang status gizi balita dengan nilai p=0,02. oleh karena itu, diharapkan penyuluhan kesehatan dapat dipakai sebagai pengetahuan orang tua tentang pentingnya status gizi balita khusunya bagi balita yang engalaimi status gizi buruk.
EFEKTIFITAS BLADDER TRAINING DAN LATIHAN KEGEL TERHADAP PENURUNANINKONTINENSIAURINE PADA LANSIA Emy Sutiyarsih; Wibowo .
Jurnal Keperawatan Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.096 KB)

Abstract

Kelompok lanjut usia dapat mengalami inkontinensia urin. Inkiontinensia urin bukan merupakan konsekuensi normal dari bertambahnya usia,karenapada usia lanjut tidak harus mengalami inkontinensia. Salah satu tindakan keperawatan untuk mencegah atau meminimalkan inkontinensia urin adalah dengan melakukan bladder training dan latihan Kegel.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektifitas bladder training dan Latihan kegelTerhadap Gejala Inkontinensia urine pada lansia.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah True eksperimen dengan pendekatan Pretest-Postest design. Populasi dan sampelnya adalah lansia yang mengalami inkontinensia urin yang berjumlah 20 lansia, selanjutnya Bladder training pada satu kelompok yang berjumlah 10 responden dan Latihan kegel dilakukan pada kelompok lain yang berjumlah 10 responden kemudian dilakukan observasi terhadap penurunan gejala inkontinensia urin yang dialami oleh responden.tidak ada perbedaan yang signifikan pada penurunan frekuensi buang air kecil saat post test dibandingkan pre test antara kelompok dengan intervensi bladder training dengan latihan Kegel.Karena kedua intervensi sama-sama efektif maka tenaga perawat di panti werdha hendakya mengidentifikasi lansia yang beresiko mengalami inkontinensia urin yang masih dimungkinkan untuk dilakukan latihan Kegeldan bladder training.
HUBUNGAN IDEAL DIRI DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PARA ANAK JALANAN DI LSM JKJT (JARINGAN KEMANUSIAAN JAWA TIMUR) KOTA MALANG Ellia Ariesti; Maria Magdalena Setyaningsih
Jurnal Keperawatan Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.89 KB)

Abstract

Ideal diri seseorang akan mempengaruhi individu tersebut dalam menyikapi atau menyelesaikan suatu masalah. Sikap atau penyelesaian masalah seseorang tergantung mekanisme koping yang dimiliki oleh orang tersebut. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan ideal diri dengan kemampuan pemecahan masalah para anak jalanan di LSM JKJT Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional design dengan jumlah sampel anak jalanan sejumlah 67 anak dengan menggunakan Non random sampling. Alat ukur yang digunakan angket ideal diri dan angket kemampuan pemecahan masalah. Analisa bivariat yang digunakan adalah korelasi rank spearmen. Didapatkan ada hubungan antara ideal diri dengan kemampuan pemecahan masalah para responden. Seseorang yang mempunyai ideal diri akan cenderung memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah, dibandingkan dengan orang yang tergolong tidak memiliki ideal diri. Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan menggunakan jumlah responden yang lebih besar dengan metode penelitian yang lebih kompleks.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KELEBIHAN BERAT BADAN (OBESITAS) PADA BALITA Eny Astuti
Jurnal Keperawatan Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.798 KB)

Abstract

Banyak masyarakat menilai obesitas identik dengan makanan atau gizi, namun dari penelitian dan riset yang terus dikembangkan oleh para ahli membuktikan ada banyak faktor yang memengaruhi obesitas yang terjadi juga pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kelebihan berat badan (obesitas) pada anak balita di Playgroup &TK.Kristen Petra Jombang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita obesitas sebanyak 20 anak, dengan besar sampel 20 anak dengan menggunakan teknik purposive sampling.Penelitian ini menggunakan enam variabel,yaitu obesitas sebagai variabel dependent, faktor-faktor yang memengaruhi (jenis kelamin, genetik, pola makan, lama tidur, aktivitas fisik) sebagai variabel independent. Data diperoleh dari hasil kuesioner yang diisi oleh orangtua responden dan pengukuran langsung BB dan TB pada balita. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan faktor yang paling dominan yaitu aktivitas fisik dengan p-valuetertinggi diantara faktor yang lain yaitu 0,038 < α 0,05. Untuk itu diharapkananak-anak mengikuti ekstrakulikuler olahraga/yang banyak mengandung aktivitas fisik kepada orangtua, memasukkan kegiatan yang dapat menarik minat dan melibatkan aktivitas fisik didalamnya dalam proses belajar-mengajar atau menambah lahan bermain untuk anak-anak di sekolah.
EFEKTIFITAS PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG ANEMIA DEFISIENSI BESI Sisilia Indriasari W; Maria Margareta
Jurnal Keperawatan Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.016 KB)

Abstract

Anemia defisiensi besi merupakan keadaan dimana kadar hemoglobin, hematokrit, dan sel darah merah lebih rendah dari normal. Kurangnya besi yang diserap berhubungan dengan asupan makanan, dan dapat dipengaruhi oleh persediaan makanan dan tingkat pengetahuan gizi. Dampak yang dapat timbul akibat kurangnya zat besi antara lain menurunnya sistem kekebalan tubuh, gangguan sistem pencernaan, keterlambatan perkembangan dan sebagainya. Terdapat beberapa ibu di Dusun Kalen tidak mengetahui tentang penyebab anemia defisiensi besi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang anemia defisiensi besi. Desain penelitian ini pra-eksperimental dengan rancangan one group pre-post test design. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penyuluhan kesehatan. Variabel tergantung dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan. Jumlah sample sebanyak 41 responden, tehnik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif proporsi prosentase dengan hasil sebelum diberikan penyuluhan 37% ibu memiliki tingkat pengetahuan baik, 34% ibu memiliki tingkat pengetahuan cukup, dan 29% ibu memiliki tingkat pengetahuan kurang. Sesudah diberikan penyuluhan sebagian besar (68%) ibu memiliki tingkat pengetahuan baik. Hasil uji wilcoxon signed rank tests menunjukkan hasil nilai p = 0,000 lebih kecil dari α = 0,05, maka H0 ditolak yang berarti ada pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan (tahu) ibu tentang anemia defisiensi besi. Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti memberikan saran kepada Bidan desa serta kader posyandu Dusun Kalen Desa Kalen Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto diharapkan dapat berkerja sama dengan petugas gizi Puskesmas Dlanggu untuk memberikan penyuluhan kesehatan tentang anemia di seluruh dusun yang ada di Desa Kalen saat diadakan posyandu balita.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU RUMAH TANGGA TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT Marcellina Rasemi Widayanti; Adhe Putri Handayani Daga
Jurnal Keperawatan Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.209 KB)

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dirumah tangga merupakan upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu melaksanakan PHBS sehingga dapat mencegah timbulnya penyakit serta menyelenggarakan upaya kesehatan bersumber pada masyarakat. Fenomena yang terjadi di RW 05 Kelurahan Darmo lingkungan sekitar rumah masih kotor dan banyak sampah berserakan. Hasil wawancara mengenai PHBS beberapa ibu rumah tangga mengungkapkan tidak memahami tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Hubungan antara Tingkat Pengetahuan (Tahu) dan Sikap terhadap Perilaku Hidup Bersih Sehat pada Ibu Rumah Tangga. Metode penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan waktu Cross Sectional. Populasi terjangkau dalam penelitian ini adalah 80 ibu rumah tangga di RW 05 (RT 08,09dan 11). Jumlah sampel penelitian 66 responden dengan menggunakanCluster Random sampling. Variabel yang digunakan adalah tingkat pengetahuan (tahu) dan sikap ibu rumah tangga tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil uji Rank Spearmen dengan menggunakan program SPSS p = 0,000, p < α (0,05) maka H0 ditolak serta koefisien korelasi +0,551 berarti ada hubungan positif sedang antara tingkat pengetahuan (tahu) dan sikap ibu rumah tangga tentang perilaku hidup bersih dan sehat di RW 05 Kelurahan Darmo Surabaya. Faktor yang mempengaruhi pengetahuan dan sikap adalah pendidikan dan informasi. Peneliti menyarankan kepada Ketua RW 05 melalui kader setempat bekerja sama dengan tenaga Promkes Puskesmas Jagir untuk meningkatkan pengetahuan dengan mengadakan kembali penyuluhan dan kunjungan rumah serta cara pencegahannya agar ibu dapat menerapkan pola perilaku hidup bersih dan sehat.
GAMBARAN GAYA BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI DIPLOMA III (D3) KEPERAWATAN STIKES KATOLIK ST VINCENTIUS A PAULO SURABAYA Yhenti Widjayanti
Jurnal Keperawatan Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.309 KB)

Abstract

Keberhasilan studi mahasiswa dapat dilihat dari lama masa studi serta indeks prestasi kumulatif (IPK) yang diraih. Nilai IPK menunjukkan penguasaan mahasiswa terhadap pengetahuan dan keterampilan dengan nilai tertinggi 4,00. Keberhasilan belajar mahasiswa atau prestasi akdemik yang diraih oleh mahasiswa ikut ditentukan oleh gaya belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah Menggambarkan gaya belajar mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan STIKES Katolik St Vincentius a Paulo. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 33 mahasiswa program studi D3 Keperawatan yang didapatkan dengan menggunakan teknik simpel random sampling. Variabel penelitian ini adalah gaya belajar mahasiswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan berdasarkan kutub kecenderungan sebanyak 40 % responden menerapkan gaya belajar theorist, 33 % gaya belajar activist, 21% gaya belajar reflector dan 6 % gaya belajar pragmatist sedangkan berdasarkan modalitas yang digunakan untuk memproses informasi didapatkan 46% responden menerapkan gaya belajar visual, 33 % responden memiliki gaya belajar kinestetik dan 21 % responden menerapkan gaya belajar auditoris. Bagi STIKES Katolik St Vincentius a Paulo Surabaya khususnya bagi pembimbing akademik Program studi D3 Keperawatan diharapkan dapat mengarahkan mahasiswa untuk melakukan strategi belajar yang tepat sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki oleh setiap mahasiswa. Bagi dosen pengajar diharapkan dapat memilih metode pembelajaran yang bervariasi sesuai dengan mayoritas gaya belajar mahasiswa Prodi D3 Keperawatan.
PELATIHAN PEMERIKSAAN KADAR ASAM URAT DAN GULA DARAH PADA PENGURUS POKJA KESEHATAN GREJA KRISTEN JAWI WETAN (GKJW) JEMAAT JAMBANGAN SURABAYA Fitalia Dwi Christanty; Muhammad Khusnaini; Yeni Kartika Sari; Erika Untari Dewi
Jurnal Keperawatan Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.738 KB)

Abstract

Beberapa gangguan yang sering terjadi pada lansia adalah peningkatan kadar asam urat dalam darah sehingga sering menimbulkan keluhan nyeri sendi demikian juga dengan peningkatan kadar gula darah. Beberapa gangguan ini sering terkait dengan pola hidup yang tidak sehat, contohnya kurangnya kedisipilanan dalam menjaga makanan dan minuman yang sehat, kurangnya aktifitas atau olah raga. Di dalam Greja Kristen Jawi Wetan mempunyai jemaat yang tergolong usia lansia cukup banyak dan di dalam greja ini tersebut sebagai kelompok “Adi Yuswa” , dalam kelompok ini sering mengalami keluhan - keluhan mengenai kesehatan terutama terkait dengan peningkatan kadar asam urat yaitu nyeri sendi dan meningkatnya kadar gula darah. Di Gereja Kristen Jawi Wetan juga terbentuk Pokja atau kelompok kerja kesehatan yang beranggotakan jemaat yang mempunyai kepedulian terhadap masalah-masalah kesehatan. Pokja kesehatan ini mempunyai berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan para jemaat gereja dan masyarakat di sekitar wilayah gereja. Apabila gereja membutuhkan pengetahuan mengenai kesehatan biasanya bekerja sama dengan institusi kesehatan untuk mendapatkan pembicara terkait dengan topik kesehatan yang diinginkan. Berkaitan dengan masalah-masalah kesehatan yang sering dirasakan oleh jemaat gereja dan masyarakat disekitar gereja yaitu meningkatnya kadar asam urat dalam darah dan peningkatan kadar glukosa darah maka kami sebagai mahasiswa di pendidikan kesehatan bermaksud untuk memberikan pelatihan kepada pengurus pokja kesehatan di gereja Kristen Jawi Wetan agar pengurus pokja kesehatan bisa melakukan secara mandiri pemeriksaan kadar asam urat dan gula darah sehingga dapat memberikan hasil pemeriksaan yang benar dan akurat. Pelaksanaan pemeriksaan kadar asam urat dan gula darah yang benar akan berdampak pada hasil pemeriksaan yang akurat dan hasil ini digunakan sebagai rujukan bahwa warga jemaat maupun masyarakat sekitar dapat menjaga pola hidup yang sehat sehingga kadar asam urat maupun gula darah dapat terjaga. Sehingga dengan pelatihan ini hasil luaran yang diharapkan adalah kemandirian masyarakat dalam mengenal secara dini masalah kesehatan yang terjadi sehingga berdampak meningkatnya kemampuan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatannya. Pelatihan ini dilakukan dengan diberikan materi melalui proses pembelajaran orang dewasa dengan memperhatikan komunikasi sehingga tujuan pelatihan ini dapat tercapai.
PENGARUH PENERAPAN TERAPI OKUPASI TERHADAP TINGKAT STRES PADA LANSIA Ni Putu Widari; Maria Eugensiana Taji
Jurnal Keperawatan Vol 6 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1180.967 KB)

Abstract

Terapi okupasi pada lansia merupakan salah satu alternatif non farmakologi yang mudah dilakukan, mudah dibuat dan mudah digunakan tetapi memberikan manfaat yang besar dalam menurunkan stres. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penerapan terapi okupasi terhadap penurunan stres pada lansia di Panti Werda Usia Anugrah Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian bersifat pra – experimental (one – grup pre – post test desing). Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penghuni Panti Werda Usia Anugrah Surabaya,yang berjumlah 20 orang. Pengambilan sampel digunakan dengan cara Probality sampling (simple random sampling), dengan jumlah sampel 19 orang. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi tingkat stres dengan skala Holmes dan Rahe.variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas (independen) adalah terapi okupasi dan variabel terikat (dependen) tingkat stres. Hasil: Sebelum dilakukan terapi okupasi 19 (100%) responden memiliki tingkat stres dengan kategori sedang, setelah dilakukan terapi okupasi 8 (42%) responden tingkat stres rendah, sedangkan 11 (58%) responden masih dalam kategori stres sedang. Analisa data yang digunakan yaitu dengan uji wilcoxon, hasil yang diperoleh adalah p = 0,005 dengan nilai (p<0,005), yang berarti ada pengaruh penerapan terapi okupasi terhadap tingkat stres pada lansia di Panti Werda Usia Anugrah Surabaya. Diskusi: Sejauh ini banyak orang tua belum mengetahui terapi untuk menurunkan tingkat stres pada dirinya, dengan adanya terapi okupasi, seseorang dibantu untuk mengatasi atau menghindari tingkat stres yang berkepanjangan.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK KELAS 4 SD Aristina Halawa
Jurnal Keperawatan Vol 6 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1589.685 KB)

Abstract

Anak yang mendapatkan pola asuh kurang baik dari orang tua akan berpengaruh buruk terhadap prestasi belajarnya, anak menjadi kurang bertanggung jawab, dimana anak akan sering membolos sekolah, tidak ada inisiatif untuk belajar dan bersikap acuh terhadap tugas yang diberikan. Prestasi belajar anak tidak luput dari peran orang tua, karena pola asuh yang di berikan oleh orangtua dapat mempengaruhi prestasi belajar anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh oran tua dengan prestasi belajar anak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasi, populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa dan siswi kelas 4 SDN Dukuh Kupang IV – 491 Surabaya sejumlah 46 responden dengan sample sebanyak 41, menggunakan teknik simple random sampling. Variabel Independent yaitu pola asuh orang tua, variabel Dependent yaitu prestasi belajar anak. Alat ukur pola asuh menggunakan kuisioner dan prestasi belajar menggunakan observasi. Hasil: Hasil penelitian di SDN Dukuh Kupang yaitu pola asuh penelantar sebesar 19 responden (46%), dan prestasi belajar anak sebagian besar mendapatkan prestasi baik 38 responden (93%). Sedangkan dari hasil uji statistik dengan uji regresi ordinal diperoleh hasil nilai P=0,08 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan prestasi belajar anak. Diskusi: Dari hasil yang didapat diharapkan orang tua memiliki waktu yang lebih untuk memperhatikan belajar anak agar prestasi anak dapat lebih meningkat lagi.