cover
Contact Name
Intan Maulina
Contact Email
intanmaulina1509@gmail.com
Phone
+6281377776163
Journal Mail Official
pendidikansainsdankomputer@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sugeng. Komp. Griya Makmur 7. No D29. Deli Serdang.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer
ISSN : -     EISSN : 2809476X     DOI : 10.47709/jpsk
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer (JPSK) merupakan jurnal akses terbuka nasional yang meliputi hasil kajian ilmiah interdisipliner, orisinal dan diulas oleh mitra bestari yang kompeten di bidangnya. Lingkup jurnal ini meliputi pendidikan sains baik teori dan praktek dengan bidang ilmu pendidikan Matematika, Fisika, Kimia, IPA dan komputer. Jurnal ini juga menyediakan artikel-artikel berkualitas dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan terbaru. JPSK diterbitkan 2x setahun yaitu pada bulan Februari dan Oktober.
Articles 198 Documents
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Andaliman (Zanthoxylum Acanthopodium Dc.) Terhadap Jumlah Leukosit Total dan Leukosit Jenis Tikus Putih (Rattus Novergius L.) yang Diinduksi Boraks Irvina M. Nuh Siagian; Annisa Puji; Silvi Dwina; R Ahyadiyani; Wahyuliana Wahyuliana; Diana Yusvita; Mei Arwanty
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Periode Februari 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v3i01.1949

Abstract

Salah satu pengawet sintesis yang paling berbahaya pada tubuh apabila dikosumsi dengan jangka panjang adalah boraks. Senyawa boraks merupakan zat yang bersifat kalsinogenik dan sangat beracun bagi sel.Sel darah putih (Leukosit) adalah salah satu bagian terpenting terhadap unit sistem pertahanan tubuh yang berfungsi untuk melawan mikroorganisme dalamtubuh.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemberian boraks berpengaruh terhadap jumlah leukosit darah tikus. Adapun metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah K (-) : - Diberi aqudest selama 14 hari ,K (+) : - Hari ke 1-14 diinduksi boraks 2 ml ,P 1 : - Hari ke 1-14 diinduksi boraks 2 ml + ekstrak etanol andaliman 300 mg ,P 2 : - Hari ke 1-14 diinduksi boraks 2 ml + ekstrak etanol andaliman 450 mg ,pembuatan kadar induksi boraks dan pembuatan ekstrak andaliman. Analisis data dengan one way Anova yang kemudian uji lanjut Duncan. Dari hasil uji yang telah dilakukan bahwa pada leukosit, neutrofil, limfosit, monosit, eosinofil dan basofil tidak berpengaruh nyata terhadap boraks yang telah dilakukan pada tikus tersebut. Pada leukosit sig p=0.07(p>0.05), neutrofil sig p=0.308 (p>0.05), limfosit sig p=0.035 (p>0.05), monoit sig p=0.266 (p>0.05), eosinofil sig p=0.317 (p>0.05), dan basofil sig p=0.130 (p>0.05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian boraks terhadap tikus (Rattus novergicus) dengan dosis 2ml/ekor perhari dapat mempengaruhi peningkatan dan penurunan pada leukosit total dan leukosit jenis. Pemberian ekstrak andaliman tidak berpengaruh terhadap jumlah leukosit, hal ini dapat terlihat dari hasil rerata yang di dapat bahwa ekstrak andaliman tidak dapat mempengaruhi boraks yang bersinggungan dengan jumlah leukosit pada P1 dan P2. Sehingga dapat dikatakan bahwa hanya kecil pengaruh ekstrak andaliman mengobati sel darah putih yang terpapar oleh boraks.
Metode Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif Dimas Assyakurrohim; Dewa Ikhram; Rusdy A Sirodj; Muhammad Win Afgani
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Periode Februari 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v3i01.1951

Abstract

Penelitian ditujukan memecahkan masalah yang dihadapi untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan permasalahan umat manusia. Jawaban masalah tersebut menggunakan pendekatan ilmiah (scientific approach) yang pada gilirannya melahirkan metode ilmiah (scientific method). Metode penelitian berisi jenis penelitian yang digunakan peneliti untuk memecahkan masalah penelitian. Berbagai ragam metode atau teknik penelitian antara lain: metode penelitian korelasi, eksperimen, kausal komparatif, deskriptif, evaluasi, kebijakan, tindakan kelas, sejarah, survey, studi kasus, pengembangan dan metode penelitian kepustakaan. Dalam mengkaji tulisan ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan mengkaji kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan dengan materi seperti buku dan jurnal yang layak dijadikan referensi. Metode studi kasus lebih disukai untuk penelitian kualitatif. Seperti yang diungkapkan oleh Patton bahwa kedalaman dan detail suatu metode kualitatif berasal dari sejumlah kecil studi kasus. Semuanya ini merupakan suatu fenomena yang menarik untuk dipertanyakan. Studi kasus menjadi berguna apabila seseorang/peneliti ingin memahami suatu permasalahan atau situasi tertentu dengan amat mendalam  dan dimana orang dapat mengidentifikasi kasus yang kaya dengan informasi,  kaya dalam pengertian bahwa suatu persoalan besar dapat dipelajari dari beberapa contoh fenomena dan biasanya dalam bentuk pertanyaan.
Explanatory Survey dalam Metode Penelitian Deskriptif Kuantitatif Mutia Sari; Habibur Rachman; Noni Juli Astuti; Muhammad Win Afgani; Rusdy Abdullah Siroj
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Periode Februari 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v3i01.1953

Abstract

Penelitian ditujukan memecahkan masalah yang dihadapi untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan permasalahan umat manusia. Jawaban masalah tersebut menggunakan pendekatan ilmiah (scientific approach) yang pada gilirannya melahirkan metode ilmiah (scientific method). Metode penelitian berisi jenis penelitian yang digunakan peneliti untuk memecahkan masalah penelitian. Berbagai ragam metode atau teknik penelitian antara lain: metode penelitian korelasi, eksperimen, kausal komparatif, deskriptif, evaluasi, kebijakan, tindakan kelas, sejarah, survey, studi kasus, pengembangan dan metode penelitian kepustakaan. Penelitian eksplanatori merupakan penelitian yang mengeksplorasi mengapa sesuatu terjadi mengenai keterbatasan informasi yang tersedia. Penelitian in memastikan bagaimana atau mengapa fenomena tertentu dapat terjadi. Penelitian eksplanatori ini juga bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara dua atau lebih gejala atau variabel dan menjelaskan sebab terjadinya suatu peristiwa. Penelitian eksplanatori juga disebut sebagai penelitian konfirmatori dan dikenal sebagai penelitian korelasional. Pemilihan metode explanatory survey ialah berupaya untuk menjelaskan hubungan kausal (sebab akibat/timbal balik) dan menguji pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Dalam makalah ini akan membahas apa itu explanatory survey, tujuan explanatory survey, langkah-langkah penelitian menggunakan metode explanatory survey, dan contoh judul penelitian menggunakan metode explanatory survey
Survey Design: Cross Sectional dalam Penelitian Kualitatif Muhammad Abduh; Tri Alawiyah; Gio Apriansyah; Rusdy Abdullah Sirodj; M Win Afgani
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Periode Februari 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v3i01.1955

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mencari suatu masalah yang belum pasti kebenaran nya, dengan sebuah ilmu pengetahuan dapat ditemukan dari inti permasalahan. Dalam meneliti ada suatu metode dan tidak sembarang metode yang akan digunakan dengan pendekatan kualitatif, kuantitatif, kombinasi, atau pengembangan, setelah itu ada desain. Tujuan dari tulisan yaitu memberikan gambaran bagaimana melaksanakan penelitian dengan survey. Metodologi yang digunakan dalam menyelsaikan makalah ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Kegiatan ini mengkaji kritis pemikiran tokoh-tokoh dan literatur buku, jurnal, dan yang berkaitan lainnya yang memang sesuai dengan materi yang akan disajikan. Desain Cross Sectional  merupakan suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach). Artinya, tiap subjek penelitian hanya diobservasi sekali saja dan pengukuran dilakukan terhadap status karakter atau variabel subjek pada saat pemeriksaan. Hal ini tidak berarti bahwa semua subjek penelitian diamati pada waktu yang sama. Desain ini dapat mengetahui dengan jelas mana yang jadi pemajan dan outcome, serta jelas kaitannya hubungan sebab akibatnya.
Grounded Theory Kurnia Oktaria; Rizki Agustina; Jannati Aliyah; Rusdy A. Siroj; Muhammad Win Afgani
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Periode Februari 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v3i01.1957

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Grounded Theory, Grouded theory merupakan salah satu bagian dari penelitian kualitatif yang memanfaatkan seperangkat prosedur sistematis untuk mengembangan teori induktif pada fenomena tertentu. Tulisan ini bertujuan menguraikan tentang pendekatan grouded theory dari sudut definisi, sejarah grouded theory, kapan menggunakan grounded theory, ciri-ciri grounded theory, langkah-langkah yang digunakan dalam grounded theory, serta contoh penelitian grounded theory. Secara umum, grouded theory ini tidak bertolak dari suatu teori atau untuk menguji teori (seperti paradigma penelitian kuantitatif), melainkan bertolak dari data menuju suatu teori. Dari datalah suatu konsep dibangun, dari datalah suatu hipotesis dibangun, serta dari datalah suatu teori dihasilkan.
Manajemen Kurikulum Merdeka Belajar pada Lembaga Pendidikan Islam: Tinjauan Teoritis Muslim HU
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Periode Februari 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v3i01.2033

Abstract

Kurikulum sekolah harus terdiversifikasi dengan program merdeka belajar agar dapat berjalan secara berkesinambungan dengan undang-undang dan peraturan pemerintah yang berlaku. Serta perlunya transformasi manajemen pendidian nasional yang masih memiliki problem dalam mengatasi setiap kebijakan pendidian yang saling tumpang tindih. Penulisan ini menggunakan studi literatur, penulisan dilakukan dengan tujuan untukmengetahui Sumber data dalam penulisan ini menggunakan sumber data sekunder yaitu Artikel, Jurnal dan Buku. Dalam penulisan ini sumber tertulis berdasarkan dokumen yang ada berupa dokumen-dokumen atau data yang berkaitan dengan Kurikulum Merdeka Belajar. Manajemen kurikulum merdeka belajar pada lembaga pendidikan Islam adalah segenap proses usaha bersama untuk memperlancar pencapaian tujuan pengajaran dengan titik berat pada usaha, meningkatkan kualitas interaksi dan mengajar. Manajemen kurikulum merdeka belajar meliputi aktivitas perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan evaluasi (evaluating) dalam menyelesaikan segala urusan dengan memanfaatkan semua sumberdaya yang ada melalui orang lain agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas tentang Pendidikan Islam Abad 21 Mengadapi Desrupsi Teknologi Muslim HU
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Periode Februari 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v3i01.2034

Abstract

Pendidikan Islam sering hanya difahami sebagai pemindahan pengetahuan (knowledge) dan nilai-nilai (values) ajaran Islam yang tertuang dalam teks-teks agama, sedangkan ilmu-ilmu sosial (social sciences) dan ilmu-ilmu alam (nature sciences) dianggap pengetahuan yang umum (sekular). Dengan melihat realitas ini, para tokoh pendidikan Islam secara responsif berupaya memberikan jawaban terhadap permasalah pendidikan ini. Salah satu tokoh pemikir Islam yang dikenal dalam gagasan ini adalah Muhammad Naquib Al-A??as. Beliau merupakan tokoh penggagas Islamisasi ilmu pengetahuan yang menjadi salah satu konsep dalam pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana konsep Pendidikan menurut Muhammad Naquib Al-A??as. Studi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi Pustaka, hasil kajian menunjukkan bahwa menurut al-A??as, setidaknya terdapat dua makna Islamisasi yaitu Islamisasi pikiran dari pengaruh ekternal dan kedua Islamisasi pikiran dari dorongan internal. Yang pertama pembebasan pikiran dari pengaruh magis (magical), mitologis (mythology), animisme (animism), nasional-kultural (national cultural tradition), dan paham sekuler (secularism). Sedangkan yang kedua adalah pembebasan jiwa manusia dari sikap tunduk kepada keperluan jasmaninya yang condong menzalimi dirinya sendiri.
Penggunaan Metode Etnografi dalam Penelitian Sosial Meisy Permata Sari; Adi Kusuma Wijaya; Bagus Hidayatullah; Rusdy A Sirodj; Muhammad Win Afgani
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Periode Februari 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v3i01.1956

Abstract

Etnografi adalah termasuk salah satu pendekatan dari penelitian kualitatif. Penelitian etnografi dibidang pendidikan diilhami oleh penelitian sejenis yang dikembangkan dalam bidang sosiologi dan antropologi. Penelitian etnografi pernah dilakukan oleh peneliti Bernama Jonathan Kozol, dalam rangka melukiskan perjuangan dan impian para warga kulit hitam dalam komunitas yang msikin dan terpinggirkan di daerah Bronx, New York. Penelitian kualitatif dengan pendekatan ini kemudian banyak diterapkan dalam meneliti lingkungan pendidikan disekolah. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengantarkan pembaca dalam memahami langkah langkah penggunaan metode etnografi dalam penelitian sosial. Dalam tulisan ini dipaparkan tentang apa itu penelitian etnografi, ciri-ciri peeenelitian etnografi, jenis-jenis penelitian etnografi, karakteristik penelitian etnografi, kemudian prosedur penelitian etnografi dan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam penelitian etnografi. Kelebohan dan kekurangan penelitian etnografi juga diulas dalam tulisan ini.
Pendidikan dan Kebutuhan Bagi Bayi Baru Lahir Perspektif Islam dan Ilmu Kebidanan Opi Irawansah Irawansah; Susanti Susanti; Sohimah Sohimah
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Periode Februari 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v3i01.1969

Abstract

Orang tua memiliki peran penting dalam pendidikan bayi baru lahir. Orang tua harus memenuhi kebutuhan bayi baru lahir baik kebutuhan materi maupun kebutuhan spritual. Penelitian ini bertujuan untuk membahas pendidikan dan kebutuhan bayi baru lahir perspektif Islam dan Ilmu Kebidanan. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dengan mengumpulkan data pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelola bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan dan kebutuhan bayi baru lahir perspektif Islam di antaranya adalah mendo’akan, tahnik, akikah, mencukur rambut, memberi nama dan khitan. Pendidikan dan kebutuhan bayi perspektif ilmu kebidanan di antaranya membersihkan jalan nafas, perawatan tali pusar, membersihkan bayi, memberikan rangsang taktil, memberikan Air Susu Ibu dan imunusasi pada bayi. Kebutuhan tersebut diberikan melalui pelayanan kebidanan profesional dan berbasis Islam dengan dukungan keluarga dan orang tua.
Analisis Perbedaan Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka Angel Pratycia; Arya Dharma Putra; Aulia Ghina Maharani Salsabila; Febri Ilhami Adha; Ahmad Fuadin
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Periode Februari 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v3i01.1974

Abstract

Kurikulum 2013 diarahkan untuk mengembangkan pengetahuan, pemahaman, kemampuan, nilai, sikap, dan minat peserta didik, agar dapat melakukan sesuatu dalam bentuk sumber. Sedangkan kurikulum merdeka bertujuan untuk mendorong pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa, serta memberi ruang yang lebih luas pada pengembangan karakter dan kompetensi dasar. Pada penelitian ini kami menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif, melalui studi literatur. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan apa saja yang ada dari kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka, dengan melihat beberapa aspek yang ada diantaranya aspek karakteristik, tujuan, kompetensi, aspek penilaian, dan juga peran yang terkait. Perbedaan pada aspek yang dikaji menunjukkan pendekatan dalam aspek-aspek dari kedua kurikulum tersebut. Penelitian ini dengan tujuan untuk membantu pemerintah dalam memilih kurikulum yang lebih baik digunakan kepada siswa, agar proses pembelajaran siswa menjadi maksimal untuk kedepannya. Setelah melakukan penelitian kami mendapat kesimpulan, dan saran untuk pemerintah agar membuat kebijakan dibidang pendidikan yang lebih matang, sosialisasi yang memadai, dan pelatihan kepada guru dengan baik sebelum melakukan perubahan kurikulum. Karena pada nanti-nya gurulah yang akan berhadapan langsung kepada siswa untuk melakukan pembelajaran.

Page 8 of 20 | Total Record : 198