cover
Contact Name
Desy Ambar Sari
Contact Email
desyambars@gmail.com
Phone
+6281236295441
Journal Mail Official
jadm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. K.H Ahmad Dahlan no 1, Pagesangan
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM)
ISSN : -     EISSN : 27237788     DOI : -
The Journal Agro Dedikasi Masyarakat is aimed to disseminate the conceptual thought or ideas and research result that have been achieved in the area of agriculture and agricultural engineering , Journal of Agro Dedikasi Masyarakat contains various topic, such as: 1) Agricultural Engineering, 2) Agricultural Engineering and Biosystem , 3) Agriculture Technology, 4) Food Processing, 5) Food Safety and Security, 6)Health Nutrition, 7) Biotechnology, 8) Agriculture (Cultivation, Plant Culture, Soil, Social-Ecomic), 9) Microbiology (fermentation food etc)
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2021)" : 6 Documents clear
PELATIHAN PENGUATAN KELOMPOK BANJAR SEBAGAI PENUNJANG KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT DI DUSUN KEMBANG KUNING DESA GERIMAK INDAH KECAMATAN NARMADA LOMBOK BARAT Ihromi, Syirril; Nurhayati, Nurhayati; Asmawati, Asmawati; Putri, Dina Soes; Dewi, Earlyna Sinthia
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.932 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v2i2.6146

Abstract

Gerimak Indah Village is a border village located between West Lombok district and Mataram City, which has the potential of abundant natural resources, but the lack of community knowledge in post-harvest techniques of agricultural products, processing agricultural products causes the economy in the village, one of which is the yellow flower hamlet. not yet prosperous, so this activity aims to improve the knowledge and skills of partners about the processing of food products based on rice waste (bran). The implementation method goes through the following stages: (1) Submission of materials (2) demonstration and manufacture of product cookies made from bran and mung bean (3) sensory testing of various processed products (4) evaluation of the success of program activities. The results of the activity showed that there was an increase in partner knowledge and skills smoothly and effectively the time used and responded positively to this activity. It is hoped that the knowledge and skills obtained will be a provision to be able to meet the nutritional needs of the family as well as to build a pioneering business.
CEGAH STUNTING DAN GIZI BURUK PADA BALITA DENGAN EDUKASI GIZI BAGI TUMBUH KEMBANG ANAK DI DESA BANYUMULEK KABUPATEN LOMBOK BARAT Asmawati, Asmawati; Sari, Desy Ambar; Ihromi, Syirril; Nurhayati, Nurhayati; Pacitra, Silda; Lutfiah, Tasya Danela; Rizal, Hairul
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.736 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v2i2.5989

Abstract

Ibu merupakan pendidik utama dan pertama bagi anak-anaknya dalam sebuah keluarga. Oleh karena itu, seorang ibu perlu dibekali dengan ilmu pengetahuan yang cukup untuk mendampingi tumbuh kembang anaknya. Salah satu ilmu yang harus dimiliki adalah ilmu tentang manfaat makanan dan zat gizi bagi kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan tambahan pengetahuan kepada ibu-ibu peserta tentang tumbuh kembang anak dan upaya mencegah stunting. Pengabdiam ini dilaksanakan dengan melakukan penyuluhan yang disertai dengan diskusi dan tanya jawab sekitar tumbuh kembang anak, stunting, gizi buruk dan makanan bergizi. Sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan dilakukan pre dan post test untuk mengukur dan mengetahui tingkat pengetahuan peserta dan daya serapnya terhadap materi yang yang disampaikan. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu-ibu peserta sebesar 60,8%, dari skor nilai awal (sebelum penyampaian materi) hanya sebesar 35,4% meningkat menjadi 96,2% (setelah penyampaian materi). Hasil penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi bekal pengetahuan tambahan bagi ibu-ibu peserta dalam mendampingi tumbuh kembang anak dan mencegah kejadian stunting. Mothers are the primary and first educators for their children in a family. Therefore, a mother needs to be equipped with sufficient knowledge to accompany her child's growth and development. One of the sciences that must know is the knowledge of the benefits of food and nutrients for health. This service activity aims to provide education and additional knowledge about child growth and development and prevent stunting to participants. This activity is conducted in counseling accompanied by discussions and questions and answers about child growth and development, stunting, malnutrition, and nutritious food. Before and after the counseling, pre and post-tests were carried out to measure and determine participants' level of knowledge and their absorption of the material presented. The results of the counseling showed that there was an increase in the knowledge of the participants' mothers by 60.8%. Before the material delivery by 35.4% increased to 96.2% after the delivery of the material. The results of this counseling are expected to provide additional knowledge for participating mothers in assisting children's growth and development and preventing stunting.
BIMBINGAN TEKNOLOGI, PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN SERBUK JAHE DI KECAMATAN BRANG ENE KABUPATEN SUMBAWA BARAT Afgani, Chairul Anam; Nairfana, Ihlana
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.016 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v2i2.5802

Abstract

Jahe merupakan salah satu hasil pertanian berupa umbi-ubian yang cukup baik digunakan dalam pembuatan minuman serbuk. Pemanfaatan rimpang jahe di Sumbawa belum secara optimal. Selama ini jahe hanya dijadikan bumbu masakan secara langsung, padahal jahe sangat cocok dijadikan sebagai olahan seperti minuman fungsional. Tujuan pengabdian masyarakat ini dilakukan adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang potensi pengolahan rimpang jahe sebagai sumber pangan dalam pembuatan serbuk minuman instan dengan mutu yang baik. Pemberian pengetahuan dilakukan secara sosialisasi, diskusi dan praktek. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa  masyarakat dapat memahami pentingnya pemanfaatan rimpang jahe sebagai serbuk minuman fungsional dengan mutu yang baik. Pengolahan rimpang jahe menjadi serbuk instan dapat memperpanjang umur simpan bahan baku dan memiliki banyak manfaat dalam bidang kesehatan
SOSIALISASI PENGOLAHAN KOTORAN TERNAK SAPI MENJADI BIOGAS DI DESA RANJOK KABUPATEN LOMBOK BARAT Ronia, Ronia; Sahbudin, Muhammad; Kuswari, Zeta; Pacitra, Silda; Febriana, Dina; Kurniawati, Kurniawati; Anggriani, Nining; Fernanda, Muhammad; Apriandi, Doni; Samad, Abdul; Nurnaningsih, Ratna; Muanah, Muanah; Ihromi, Syirril
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1130.837 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v2i2.6247

Abstract

Cow dung is one of the wastes that can disturb the environment. The volume that continues to increase without handling can cause disease, especially during the rainy season. So seeing these conditions, socialization was carried out to increase the knowledge and skills of the community in processing cow dung waste into biogas. The method or activity steps are the preparation, socialization, and evaluation stages. The results of the activity showed that the socialization activity with the theme of utilizing cow manure into biogas received a good response from all circles of society, especially members who were members of the human-informed cattle group and from the village of Ranjok itself. The socialization activity was attended by 23 people who enthusiastically participated in the activity until the end. The results of the evaluation by conducting interviews that the community is ready to be involved in biogas production training activities by applying biodigester technology. In addition, with the knowledge and skills that the community has independently, they can process cattle waste into biogas so that the volume of waste can be reduced and biogas can be utilized.
PENGEMBANGAN DESA DIGITAL SEBAGAI UPAYA MENGANGKAT POTENSI LOKAL DESA KARANGREJO Ainiyah, Roisatul; Burhan, Shokiful; Ardiansyah, Muhammad Firman; Fidanti, Dhyan Putri
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.59 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v2i2.5999

Abstract

Desa Karangrejo merupakan desa yang sedang berkembang dengan lokasi berada di Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangannya, dibutuhkan dukungan sistem teknologi dan informasi sebagai upaya mengenalkan potensi lokal desa kepada masyarakat umum. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan digitalisasi desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan desa digital sebagai upaya mengangkat potensi lokal desa Karangrejo. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi observasi, wawancara, FGD, dan dokumentasi. Data yang diperoleh digunakan sebagai dasar membuat situs web desa yang berisi informasi profil desa, kependudukan, potensi desa (potensi wisata, UMKM & produk unggulan, pangan lokal), pelayanan publik, berita, dan informasi kontak. Potensi wisata desa Karangrejo meliputi kolam renang Arsmaper79, Wisata Air Sumber keling, BUMDES Mavendra, dan Perkebunan Melon. Produk unggulan desa berupa hasil tenun dan peralatan kebersihan (selimut, kain lap, kain pel, sumbu kompor, wiper air, sapu ijuk, gantungan baju, dan keset). Produk tersebut diproduksi oleh 806 UMKM di desa Karangrejo dan telah menembus pasar internasional. Beberapa produk diekspor ke negara tetangga seperti Malaysia (bekerja sama dengan pihak luar desa). Potensi pangan lokal desa meliputi umbi-umbian, rempah rimpang, dan perkebunan melon. Potensi pangan lokal tersebut akan terus dikembangkan ke pengolahan produk sehingga dihasilkan produk pangan unggulan. Melalui situs web diharapkan dapat mengangkat potensi lokal desa dan mengenalkan desa Karangrejo kepada masyarakat luas, sehingga mempercepat kemajuan desa. Digitalisasi desa dapat dilengkapi dengan program lain seperti pembuatan e-commerce desa dan aplikasi desa berbasis android, sehingga layanan digital menjadi lebih efektif dan efisien.
PENGENALAN HAMA DOMINAN PADA KELAPA SAWIT PADA KEBUN KEBUN MASYARAKAT DI KECAMATAN KUANTAN HILIR SEBERANG KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Apriyanto, Mulono; Riono, Yoyon; Marlina, Marlina; Sari, Intan; Nursida, Nursida; Yusuf, Elfi Yenny
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.085 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v2i2.5996

Abstract

Kelapa sawit  sebagai tanaman yang diusahakan  masyarakat dii Kecamatann Kuantann Hilirr Seberangg, Kabupatenn Kuantann Singingii, menghadapi masalah serangan hama. Sebagian besar pohon kelapa sawitt terserang oleh hama kumbang badak (Oryctes rhinoceros Linn). Dampak serangan hama menyebabkan penurunan produktivitas kelapa sawitt sangat drastis. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi dengan petani. Materi ceramah bertujuan untuk memberi bekal kepada masyarakat tentang perlindungan tanaman kelapa sawit terhadap hama kumbang khususnya kumbang badak. Metode diskusi dilakukan dengan transfer ilmu shareing pengalaman dilapangan serta pengendalian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sudah mengetahui nama dari hama kumbang yang menyerang tanaman kelapa sawit. Peserta dapat memdedakan jenis-jenis kumbang yang berpotensi menjadi hama dan pengendalian hama kumbang badak. akan efektif apabila dilakukan oleh setiap petani kelapa dan dilaksanakan secara terus menerus sampai populasi hama dibawah ambang ekonomi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6