cover
Contact Name
Tulus Burhannudin Sitorus
Contact Email
jurnaldinamis@gmail.com
Phone
+6281361719718
Journal Mail Official
jurnaldinamis@gmail.com
Editorial Address
Faculty of Engineering, University of Sumatera Utara J17 Building 3rd Floor Mechanical Engineering Department Jl. Almameter Kampus USU Medan Telp.061-8213250, Fax 061-8213250
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Dinamis
Published by TALENTA PUBLISHER
ISSN : 02167492     EISSN : 28093410     DOI : https://doi.org/10.32734/dinamis
Focus and Scope Dinamis Journal is a national electronic journal as a means to publish scientific works in Mechanical engineering and other relevant fields. This journal has strengths and focuses on the sub-fields of energy conversion, structural materials and materials engineering, production processes, and maintenance systems which are all part of mechanical engineering science. This journal is managed by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, University of Sumatera Utara. Scientific works published in the Dinamis Journal are the results of research, both experimental, literature reviews, and simulations and contribute significantly to the development of science and technology. The Dinamis Journal publishes scientific papers in the field of Mechanical engineering related to the following fields of study: Experimental and Computational Mechanical Systems Solar Energy Fuel Cell Noise and Vibration Alloy and Processing
Articles 237 Documents
STUDI EKSPERIMENTAL KEBISINGAN PADA KAMPAS REM SEPEDA MOTOR YANG TERBUAT DARI MATERIAL KOMPOSIT HAZELNUT, PINEAPPLE, ALUMINIUM Ramadhan, Rizky; Isranuri, Ikhwansyah
DINAMIS Vol. 10 No. 1 (2022): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v10i1.9085

Abstract

Kampas rem merupakan bantalan yang berfungsi untuk menghentikan laju kendaraan yang terdapat pada bagian sistem pengereman, dan menimbulkan kebisingan pada saaat pengereman. Maka dari itu perlu dilakukan kajian tentang kebisingan pada kampas rem dengan metode eksperimental. Kebisingan kampas rem diukur menggunakan alat SLM (Sound Level Meter) untuk mendapatkan nilai kebisingan pada kampas rem HPA dan AHM sebagai perbandingan kebisingan. Kampas rem komposit HPA (Hazelnut, Pineapple, Aluminium) menggunakan komposisi bahan kemiri 61%, serat daun nanas 0,8%, aluminium 8,2%, dan poliuretan yaitu polyiscocyanate 20% dan polyol 20%. Dari hasil eksperimental kebisingan tertinggi kampas rem HPA beban 500 gram terjadi pada putaran 900 rpm jarak pengukuran 5 cm sumbu Z dengan nilai 78,5 dB. Kebisingan tertinggi kampas rem HPA beban 750 terjadi pada putaran 900 rpm pada jarak 5 cm di sumbu Z dengan nilai 78,8 dB. Nilai kebisingan tertinggi pada kampas rem AHM beban 500 gram terjadi pada putaran 900 rpm pada jarak pengukuran 5 cm di sumbu Y- dengan nilai 80,1 dB. Serta nilai kebisingan tertinggi beban 750 gram terjadi pada putaran 900 rpm pada jarak pengukuran 5 cm di sumbu Y- dengan nilai 81,3 dB. Dari data kebisingan tersebut dapat disimpulkan bahwa kebisingan yang dihasilkan pada kampas rem HPA lebih baik dibandingkan dengan kebisingan yang dihasilkan pada kampas rem AHM.
STUDI EKSPERIMENTAL SOLAR COLD ENERGY STORAGE DENGAN PENAMBAHAN PCM DAN TANPA PCM Calvin; Samar; Ambarita, Himsar
DINAMIS Vol. 10 No. 1 (2022): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v10i1.9086

Abstract

Peningkatan efisiensi energi dan kondisi kenyamanan di dalam gedung lingkungan semakin dibutuhkan. Oleh karena itu, bahan perubahan fasa (PCM) dikhususkan untuk mengurangi konsumsi energi bangunan. Penelitian ini adalah eksprerimen dengan sistem kerja CES bertenaga surya yang berdimensi 740 mm x 410 mm x 310 mm yang digunakan untuk menyuplai udara dinginnya ke ruangan berdimensi 4,8 m × 3,7 m × 3,3 m. Komponen utama dari sistem pendingin CES terdiri dari gabungan sistem termoelektrik dan PCM yang diaplikasikan secara aktif. Dalam aplikasi aktif, konveksi paksa merupakan mekanisme perpindahan panas yang dominan antara PCM dan udara dalam CES dimana diperlukan beberapa perangkat listrik tambahan. Pada pengujian ini didapat hasil CES tanpa PCM, di hari pertama dan kedua memiliki perbedaan temperatur outlet untuk ruangan dan temperatur inlet dari ruangan yang hampir sama dengan rata-rata sebesar 1,43℃ dan 1,5. Sedangkan CES dengan PCM pada hari pertama dan kedua dengan rata-rata sebesar 7,36℃ dan 3,85℃. Untuk nilai COP didapat CES tanpa PCM di hari pertama dan kedua memiliki nilai rata-rata sebesar 0,25. Sedangkan nilai COP CES dengan PCM di hari pertama dan kedua sebesar 0,39 dan 0,33.
PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI INSTALASI AIR MINUM DARI KAPASITAS 500 LPS MENJADI 900 LPS DI PDAM TIRTANADI CEMARA Alfian Hamsi; Muhammad Taufik
DINAMIS Vol. 10 No. 1 (2022): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v10i1.9087

Abstract

Instalasi air minum adalah Jaringan atau sistem pendistribusian air minum dari sumber air melalui komponen penyalur dan penyambungnya untuk pemenuhan kebutuhan air dalam kehidupan sehari-hari. Perancangan ini dilakukan untuk penambahan kapasitas air minum di PDAM Tirtanadi Cemara dari 500 lps menjadi 900 lps dengan menggunakan perhitungan analitik metode Hazen William. Adapun parameter perancangannya yaitu diameter pipa outlet ke jaringan distribusi, kapasitas reservoir, dan kapasitas pompa yang digunakan. Pada hasil perhitungan didapatkan diameter Pipa outlet ke IPA Martubung adalah 0,8 m, jalur Pancing 0,5 m, dan jalur Karakatau 0,5 m. Untuk Kapasitas Reservoir yang dibutuhkan adalah 4536 dengan diameter 16 m dan tinggi 12,5 m. Pada distribusi air minum ke IPA Martubung dibutuhkan 3 unit Pompa Booster dengan masing-masing kapasitas 300 KW, jalur pancing dibutuhkan 1 unit Pompa Booster dengan kapasitas 240 KW, dan jalur Karakatau dibutuhkan 1 unit Pompa Booster dengan kapasitas 225 KW, dan 1 unit Pompa Booster cadangan dengan kapasitas 240 KW. Hasil Simulasi menggunakan aplikasi Epanet berupa: Pressure dengan nilai maksimum = 1,37257952 Bar, nilai minimum = 0 Bar, dan Rata-rata = 0,836440156 Bar. Velocity dengan nilai maksimum = 1,0 m/s, nilai minimum = 0 m/s, dan Rata-rata = 0,632926829 m/s. Headloss dengan nilai maksimum = 26,03 m/km, nilai minimum = 0 m/km, dan Rata-rata = 2,939268293 m/km.
Rancang Bangun Instrumen Pengujian dan Penentuan Spesifikasi Mesin Diesel Tanadi, Derrick; Alexander, Ryan; Chandra, David; Sitorus, Tulus Burhanuddin
DINAMIS Vol. 10 No. 2 (2022): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v10i2.9838

Abstract

Mesin diesel adalah mesin pembakaran dalam yang beroperasi dengan menggunakan minyak gas atau minyak berat sebagai bahan bakar, dimana bahan bakar tersebut disemprotkan (diinjeksiikan) ke dalam silinder yang di dalamnya sudah terdapat udara dengan tekanan dan suhu yang tinggi sebagai bahan bakar tersebut secara spontan terbakar. Namun masalah terbesar dalam penggunaan bahan bakar adalah dari tahun ke tahun penyediaan bahan bakar yang berasal dari fosil atau gas alam semakin menipis dan ju mlah impor yang semakin meningkat, sehingga diprediksi bahwa Indonesia akan mengalami kelangkaan bahan bakar yang sangat signifikan dimasa yang akan dating. Oleh karena itu pada penelitian ini kami merancang dan membangun sebuah instrumen pengujian dan penentuan spesifikasi dari mesin diesel agar dapat digunakan sebagai suatu alat untuk menguji kelayakan pada suatu bahan bakar baru yang hendak digunakan pada mesin diesel. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Instrumen pengujian terdiri dari digital tachometer, power monitor, temperature control thermostat, pipet ukur, dan dimmer AC. 2) Alat uji terdiri dari generator yang digunakan generator AC sinkron 1 phase, pulley dengan diameter 101,6 mm, belt 42 inchi, dan mesin diesel R175A.
Studi Eksperimental Pengaruh Variasi Temperatur Pemanasan Awal Cetakan Horizontal CENTRIFUGAL CASTING PADA PENGECORAN Al-Si TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN CACAT CORAN MANURUNG, FIKRI FAHRIZAL MANURUNG; Mahadi
DINAMIS Vol. 10 No. 2 (2022): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v10i2.10270

Abstract

ABSTRAK Pengecoran sentifugal merupakan metode yang efektif untuk membuat benda coran, namun perlu diperhatikan parameter-parameter dari pengecoran sentrifugal seperti temperatur logam cair yang akan dituang, temperatur cetakan, kecepatan putar cetakan, dan gaya sentrifugal yang terjadi. Dari parameter tersebut fokus pada penelitian ini adalah pada parameter temperature cetakan dengan Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui variasi tempratur pemanasan awal cetakan horizontal centrifugal casting sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas produk coran yang dilakukan dengan perbaikan proses pengecorannya salah satunya dengan metode pengecoran sentrifugal. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Al-Si dengan penambahan Si sebesar 30%. Variasi temperature pemanasan awal yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 oC, 200 oC dan 300 oC. Cacat yang banyak terjadi pada preheating 100 oC. dari mulai cacat salah alir, cacat porositas dan cacat retakan. Nilai kekerasan dari masing-masing variasi preheating 100 oC, 200 oC dan 300 oC adalah 174,50 BHN, 181,23 BHN dan 196,22 BHN. Kekerasan tertinggi didapat pada preheating 300 oC. Nilai energi serapan yang diperoleh dari masing-masing variasi preheating 100 oC, 200 oC dan 300 oC adalah 14,32 joule, 15,27 dan 17,84 Joule. Nilai energi serapan tertinggi didapat pada preheating 300 oC. Kata kunci : Centrifugal casting, preheating, Al-Si
Analisis Numerik Terhadap Sambungan Prototipe Pengganti Rahang Patah Pada Manusia Menggunakan Perangkat Lunak Solidworks: Analisis Numerik Terhadap Sambungan Prototipe Pengganti Rahang Patah Pada Manusia Menggunakan Perangkat Lunak Solidworks Rakhmad A. Siregar, Rakhmad Arief Siregar; Siahaan, M. Yusuf R.
DINAMIS Vol. 10 No. 2 (2022): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v10i2.10710

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengujian sambungan prototipe pada rahang patah manusia dengan menggunakan perangkat lunak Solidworks. Tahap awal yang dilakukan yaitu dengan menentukan jenis-jenis sambungan yang dapat digunakan pada prototipe pengganti rahang patah, kemudian dilakukan pemodelan rahang patah, dan tahap akhir yaitu menganalisis kekuatan sambungan rahang patah dengan prototipe pengganti rahang patah menggunakan Solidworks akibat beban statik. Dari hasil analisis pengujian pertama dari ketiga model sambungan rahang patah yang telah dirancang memiliki nilai Von Mises yang berbeda dimana nilai tertinggi diperoleh oleh model chin plate sebesar 838.3 MPa dan hasil pengujian dengan pemberian beban terhadap ketiga model pada pengujian sambungan rahang patah pada manusia menggunakan perangkat lunak Solidworks diperoleh nilai terkecil pada model grid plate sebesar 44.1 MPa
ANALISIS KARAKTERISTIK MATERIAL ELEKTRODA TIP UNTUK PROSES LAS TITIK PADA BODI MOBIL UNTUK RANGKA MEMPERPANJANG UMUR PAKAI Effendi, Riki; Hendra, Franka
DINAMIS Vol. 10 No. 2 (2022): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v10i2.10748

Abstract

One of the important components in the process of spot welding or spot welding is electrode tip or better known as”eltip". The quality of eltip material will greatly determine the welding results, the level of reliability and service life of eltip. The purpose of this study was to analyze the characteristics of eltip and find a suitable formulation of locally produced eltip to replace imported eltip. The chemical composition of the eltip material that is currently used is unknown and is a secret for import manufacturers. Local production Eltip used spot welding process has a disadvantage in service life. For this reason, chemical composition tests, hardness tests, and metallographic tests were carried out on the tip electrode. In the results of spot welding metallographic test and tark test, the results showed a minimum nugget diameter of 3 mm for 1 mm thick welding plate, can be met between 3.22 mm to 3.52 mm by local eltip. The service life of local eltip as many as 2000 spots is approaching the service life of imported eltip as many as 2400 spots. A slight improvement in Pb levels as an anti-wear will increase the service life of this local eltip in subsequent use. With reference to the quality standards of the Weld, such as the dimensions of the nugget, and visual check welding surface defects allowed by the car manufacturer, the results of this study are expected to be a reference for the use of eltip in the welding process elsewhere.
Analisis Minor Losses Alat Uji Aliran Fluida Skala Laboratorium Eko Julianto; Febriyan; Gunarto; Fuazen; Eko Sarwono
DINAMIS Vol. 10 No. 2 (2022): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v10i2.10779

Abstract

Dalam sistem perpipaan dapat mempermudah pendistribusian fluida untuk kebutuhan industri maupun untuk keperluan pertanian. Sistem ini umumnya dapat ditemukan pada rangkaian sistem perpipaan untuk keperluan irigasi baik berupa irigasi tetes maupun irigasi sprinkler. Pada system aliran fluida sering mengalami Rugi-rugi aliran (head losses) pada bagian sambungan dan jenis bahan pipa yang dilalui oleh aliran fluida sehingga mengakibatkan penurunan tekanan disebut rugi mayor (minor losses). Penurunan tekanan tersebut dikarenakan fluida yang mengalir mengalami turbulensi yang menimbulkan gesekan pada besar pada dinding pipa disebut rugi mayor (mayor losses). Penelitian ini menggunakan 3 diameter pipa yang berbeda yaitu 1 Inchi, ¾ Inchi dan ½ Inchi untuk mengetahui Minor losses pada masing-masing diameternya dan proses pengolahan data digunakan rumus Reynolds dan Berniolli untuk mendapatkan hasil perhitungan dari data pengujian. Dari hasil perhitungan yang dilakukan diperoleh nilai Head minor losses pada masing – masing pipa yaitu pipa diameter 1inch sebesar (0.43m), ¾ inchi sebesar (1.55m) dan ½ inchi sebesar (7.75) m, maka semakin kecil diameter penampang maka nilai head minor losses semakin besar dikarenakan diameter pipa yang lebih kecil menimbulkan gaya kapilaritas yang lebih tinggi yang berakibat kecepatan yang ditimbulkan juga lebih tinggi dibandingkan diameter pipa yang lebih besar.
Usulan Perbaikan Metode Kerja Musculoskel Etal Disorders Dengan Metode Rapid Upper Limb Assessment (Rula) Untuk Mengurangi Risiko Musculoskel Etal Disorders Supriono; Yunus Nasution, Ahmad
DINAMIS Vol. 10 No. 2 (2022): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v10i2.10783

Abstract

XYZ adalah perusahaan yang berlokasi di Bitung, Kabupaten Tangerang dan memproduksi jus. Pada proses produksi khususnya pada bagian puree para pekerja banyak mengalami sakit pada bagian pinggang, leher, pergelangan tangan, lengan atas dan punggung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi tingkat terjadinya risiko musculoskeletal disorders untuk mengetahui hasil dari metode RULA. RULA merupakan metode yang digunakan untuk menginvestigasi gangguan pada anggota bagian atas dan Nordic Body Map merupakan kuesioner sederhana untuk mengidentifikasi risiko ergonomi. Dari hasil penelitian kegiatan berisiko tinggi dan perlu tindakan sekarang juga adalah pencucian buah, pengambilan bubur buah dan penuangan bubur buah. Usulan perbaikan yang diberikan pada kegiatan pencucian buah adalah dengan menambahkan alat bantu berupa katrol. Pada kegiatan penimbangan dan penuangan bubur buah akan lebih baik jika posisi bak puree ditinggikan atau semacam diberi rak agar posisi tubuh operator tidak membungkuk.
Rancang Bangun Kontrol Motor 3 Axis Menggunakan Arduino Mega Pada Unit Mesin Cnc Milling Nasution, Ahmad Yunus
DINAMIS Vol. 10 No. 2 (2022): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v10i2.10784

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang terdampak modernisasi yang dilatarbelakangi oleh perkembangan globalisasi yang pesat, Salah satunya adalah di bidang industri manufaktur. (isgbinus, 2019). Arduino Mega 2560 adalah papan microcontroller berbasiskan Atmega 2560. Arduino Mega 2560 ini memiliki 54 pin digital input / output, dimana 15 pin dapat digunakan sebagai output PWM, 16 pin sebagai input analog, dan 4 pin sebagai UART (port serial hardware), 16 MHz kristal osilator, koneksi USB, jack power, header ICSP, dan tombol reset. Ini semua yang diperlukan untuk mendukung microcontroller. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa Penelitian Lapangan (Field Reseach), Penelitian perpustakaan (Library Research), Penelitian Labor (Laboratory Research). Sistem control yang digunakan pada mesin CNC Milling adalah Arduino Mega 2560 sebagai pengatur dan kontroler dari keseluruhan perangkat sistem mesin CNC. Perangkat lunak pun dibutuhkan sebagai pendukung dalam sistem control CNC ini dimana sebuah software bernama Universal Code Sender (UGS) sebagai penghubung antara system control dengan mesin CNC.