cover
Contact Name
Marlya Fatira AK
Contact Email
marlyafatira@polmed.ac.id
Phone
+6285261198881
Journal Mail Official
marlyafatira@polmed.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Medan Jurusan Akuntansi, Prodi Keuangan dan Perbankan Syariah Jalan Almamater No. 1 Kampus USU, Medan 20155
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah MADIYA: Masyarakat Mandiri Berkarya
ISSN : -     EISSN : 2775779X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Fokus and Scope Jurnal ini merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel kegiatan pengabdian masyarakat peneliti, akademisi, praktisi, dan komunitas peduli masyarakat saat menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Scope publikasi adalah multidisiplin ilmu dengan konsep terapan keilmuan.
Articles 70 Documents
PKM IKAN PINDANG AL-BAROKAH DESA INDRA YAMAN, KECAMATAN TALAWI, KABUPATEN BATU BARA: PKM Ikan Pindang Al-Barokah Desa Indra Yaman, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara Nasution, Harris; Batubara, Febrin Aulia; Pasaribu, Ika Mary
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.592 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v1i2.177

Abstract

Ikan yang telah diolah menjadi ikan pindang biasanya memiliki daya tahan yang cukup lama. Namun apabila ikan tersebut disimpan dengan kondisi baik sehingga mutu ikan akan terjaga. Oleh karena itu suhu ruangan tempat penyimpanan ikan pindang perlu dicermati sebelum melakukan penyimpanan. Ruang yang paling ideal bagi penyimpanan ikan pindang yang berlemak sebaiknya disimpan dalam ruangan yang mempunyai suhu 5oC – 15oC dan daya simpan ikan-ikan pindang akan lama. Saat ini kendala produksi utama yang dihadapi adalah gudang penyimpanan untuk bahan baku maupun produk jadi. Kondisi sekarang tempat penyimpanan ikan sementara yang dimiliki hanya 1 unit freezer rumah tangga biasa model standing sehingga untuk proses penyimpanan ikan sementara dari selesai produksi tidak muat di kulkas karena kapasitasnya hanya untuk 100 liter saja selebihnya di letakkan di fiber boks. Tim pengabdian bermaksud memberikan bantuan bagi usaha ikan pindang Al-Barokah meningkatkan kapasitas produksi dengan memberikan batuan mesin box freezer serta memberikan pelatihan arti pentingnya gudang dalam proses produksi kepada mitra.
PRODUKSI BENIH KACANG MERAH VARIETAS INERIE DI DATARAN RENDAH DALAM KEGIATAN PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA PRODUK INTELEKTUAL KAMPUS Lewar, Yosefina; Ali Hasan; Maria Klara Salli; Haryati M. Sangadji
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.194 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v1i2.197

Abstract

Tujuan Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) ini adalah 1) mengimplementasikan ilmu pengetahuan hasil penelitian dari dosen Politeknik Pertanian Negeri Kupang dalam sebuah bisnis memproduksi benih kacang merah Varietas Inerie di dataran rendah, dan 2) mengevaluasi proses produksi benih kacang merah Inerie di dataran rendah. Penelitian terkait potensi produksi benih kacang merah Varietas Inerie di dataran rendah Nusa Tenggara Timur telah banyak dilakukan oleh tim pelaksana selaku dosen di Politani Kupang. Sebagai lembaga pendidikan vokasi bidang pertanian maka Politani perlu mengembangkan unit usaha penangkaran benih kacang merah Varietas Inerie. Kegiatan ini dilakukan di kebun kampus dengan metode budidaya di lapangan meliputi persiapan benih sumber, persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, pengawasan lapangan oleh pengawas benih, panen, prosesing dan pengemasan serta pemasaran. Hasil dari kegiatan PPUPIK adalah a) Luas areal produksi benih adalah 0,35 ha, b) produk benih kacang merah sebanyak 330 kg, c) Penerimaan dari penjualan benih kacang merah Rp. 33.000.000. Program pengembangan benih kacang merah varietas Inerie sebagai produk intelektual Politani Kupang telah terlaksana dengan baik sehingga program ini harus terus dilaksanakan dengan peningkatan skala produksi sehingga kelak menjadikan Politani Kupang sebagai sentra produksi benih kacang merah Varietas Inerie serta tersedia secara kontinyu.
PENGEMBANGAN UMKM BAKSO MELALUI TEKNOLOGI TEPAT GUNA DI KECAMATAN KEMANG KABUPATEN BOGOR Ida Nurhayati; Nining Latianingsih; Anis Rosyidah; Yogi Widiawati
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.683 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v1i2.198

Abstract

Usaha bakso di desa Tegal, khusunya adalah sebuah industri kecil dalam skala rumah tangga yang sudah memasyarakat. Pandemi virus Corona tidak hanya berdampak pada masalah kesehatan, virus yang dikenal sebagai Covid-19 ini telah menimbulkan masalah di sektor lainnya seperti sektor ekonomi. Tidak hanya industri besar, pandemi virus Corona telah membuat pelaku UMKM di Indonesia mulai menurun. Studi menyebutkan jika Covid-19 membuat Indonesia mengalami penurunan persentase pertumbuhan ekonomi sebesar 0.1% di tahun 2020. Di desa Tegal ini, usaha bakso yang diolah dengan peralatan yang sudah mengenal teknologi, meskipun masih sederhana, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, sehingga akan menaikkan pendapatan. Usaha bakso ini sangat diminati warga desa Tegal, namun dengan keterbatasan keterampilan, modal, dan keahlian lainnya, maka melalui kegiatan pelatihan, pendampingan pembuatan bakso, pengemasan, pemasaran secara online, dan pembukuan usaha diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masayarakat di masa pendemi covid19 ini. Metode dilakukan pelatihan dan praktik oleh ahli dan berpengalaman, yang diikuti oleh warga desa Tegal yang berminat menjadi penghasil dan penjual bakso. Hasilnya mereka dapat berwirausaha berjualan bakso, baik secara matang dan frozen di masa pandemi covid19 ini. Dengan demikian penjadi peluang usaha bagi warga meskipun kondisi pandemi covid 19, sekaligus sebagai bentuk peluang dalam peningkatan pendapatan dan kesempatan untuk membuka usaha.
STRATEGI PEMASARAN MELALUI KOPERASI PETANI IKAN LELE DI GUNUNG SINDUR KABUPATEN KABUPATEN BOGOR: Strategi Pemasaran melalui Koperasi Petani Ikan Lele di Gunung Sindur Kabupaten Kabupaten Bogor Utju, NINING LATIANINGSIH; Iis Mariam; Dewi Winarni
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.014 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v1i2.204

Abstract

The implementation of community service will be held in the village of Curug District Mount Sindur Bogor Regency Government - West Java this year is the result of community service program Appropriate Technology Service KemenristekBrin. Community service is a manifestation of the implementation of The Tri Dharma of Higher Education which must be carried out by lecturers assisted by administrative staff and students. Community service is to establish cooperatives for catfish farmers who have difficulty for post-harvest catfish, because the price is in addition to falling and caused by the Covid 19 Pandemic, so that catfish farmers experience a decrease in income. With the existence of containers in the form of cooperatives are expected to increase people's income, especially by processing catfish into food that can increase income. The method used is to provide briefing in theory and practice. The community service activities provide training on the establishment of cooperatives, product marketing is carried out online (social media marketing), compiling financial reports cooperatives fish farmers in the village Curug District Mount Sindur Bogor Regency. This devotional activity was carried out on November 10, 2020, after the implementation of this service was completed monitoring the results of community service activities whether it has been implemented in accordance with applicable procedures. Community service activities are to provide knowledge to Catfish Farmers who are in the village curug District Mount Sindur, Bogor district in order to be able to solve with a solution that was years earlier, namely marketing its products using social media marketing, providing solutions that can be implemented by catfish farmers and can communicate with the community and village officials in running their businesses in the form of cooperatives using Social media properly and correctly , to respond to the situation during this pandemic
PENDAMPINGAN BUDIDAYA DAN PEMASARAN IKAN LELE UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MASYARAKAT DI KELURAHAN SUKABUMI UTARA KECAMATAN KEBON JERUK JAKARTA BARAT: - Iwan Susanto; Mariam, Iis; MRR.Tyas Maheni DK; Nining Latianingsih
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.566 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v1i2.221

Abstract

Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Negeri Jakarta telah menetapkan roadmap untuk mencapai sasaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan yang berbasis interdisiplin dalam menentukan jenis pengabdian kepada masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat berbasis Program Penerapan Teknologi Tepat Guna (PPTTG) merupakan program yang dikompetisikan dari Kemenristek/BRIN kepada perguruan tinggi tahun 2020. Kegiatan PPTTG 2020 yang diperoleh UP2M-PNJ ini dilakukan di Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat dengan melibatkan masyarakat dalam upaya peningkatan pemberdayaan ekonomi budidaya ikan lele yang dapat dioptimalkan sebagai pendapatan utama dan tambahan masyarakat. Masalah yang muncul adalah adanya kenaikan untuk harga pakan ikan lele, mudah diserang penyakit, masalah memasarkan ikan lele serta masih terbatasnya teknologi dan keterampilan dalam pembudidayaan ikan lele tersebut. Tujuan dari kegiatan PPTTG ini adalah pedampingan kepada masyarakat dalam mencegah terjangkitnya penyakit pada ikan lele, memasarkan hasil panen ikan lele kepada pembeli baik secara offline maupun online, dan memberikan keterampilan pengelolaan ikan lele menjadi siomay yang dapat dijual. Hasil dari PPTTG ini adalah adanya kolam budidaya ikan lele menggunakan bahan terpal, harga jual ikan lele yang baik sehingga harga beli pakan dapat terjangkau dan menambah pendapatan masyarakat, memiliki pengetahuan pola pemasaran ikan lele dan siomay lele baik offline maupun online, dan mampu mendeteksi gejala penyakit pada ikan lele.
BUDIDAYA BURUNG PUYUH (COTURNIX YPSILOPHORA) SAAT PANDEMI COVID-19 SALAH SATU PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT A Tossin Alamsyah; Iwan Sutanto; Darna Senan; Nining Latianingsih
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.034 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v1i2.229

Abstract

Keluarga burung puyuh termasuk unggas dapat dikonsumsi baik daging atau telurnya. Beberapa tempat kuliner menyediakan menu burung puyuh goreng/fresto atau pindang telor. Burung puyuh umumnya dimakan bersama dengan tulangnya karena mudah dikunyah dan karena ukurannya yang kecil. Telur burung puyuh juga merupakan makanan berprotein umumnya dipindang, sebagai camilan soto atau bubur, untuk itu unggas ini layak diperhatikan potensinya dalam peningkatan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dalam masa pandemi covid-19 ini. Melalui Program produk teknologi yang diseminasi ini, Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Jakarta, melakukan kegiatan berupa Peningkatan Pengelolaan Dan Pengolahan Burung Puyuh bermitra dengan Tokoh Masyarakat, Ketua RW dan Bapak Lurah di Kelurahan Grogol Kecamatan Limo Kota Depok. Model yang ditawarkan berupa pembentukan Peternak Plasma dan Inti. Saat ini telah dibentuk, 13 Peternak Plasma dan Satu Peternak Inti. Kegiatan yang telah dilaksanakan adalah pelatihan dan pendampingan berupa pembentukan koperasi, pemasaran berbasis on line, pembukuan sederhana. Bantuan modal berupa penyerahan, satu mesin penetas otomatis untuk peternak inti, dan bantuan kandang Plasma berupa 100 ekor puyuh siap bertelur (umur tiga bulan) dan pakan selama satu bulan. Bantuan lainnya berupa biaya pembentukan koperasi, merek dan kemasan. Hasil monitoring setelah dua bulan kegiatan berlangsung, hampir 90%, peternak plasma berkembang sesuai yang diharapkan.
PENERAPAN TEKHNOLOGI TEPAT GUNA PADA USAHA ANEKA KERIPIK Sebayang, Rihat; Eli Safrida; Marlya Fatira AK; Surbakti, Benar; Asmalidar
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 1 No. 1 (2020): Edisi Mei 2020
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.425 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v1i1.321

Abstract

Makanan ringan sebagai produk olahan pangan khas masyarakat yang berbahan dasar kentang, umbi, serealia, tepung atau (dari unbu dan kacang) dan pisang senantiasa digemari masyarakat. Dalam proses produksinya untuk menjadikan aneka keripik, terdapat permasalahan antara lain pada kadar minyak yang terdapat pada keripik, dan kemasan yang digunakan untuk tempat keripik. Kadar minyak yang tinggi pada keripik menjadikan keripik mudah amem, berminyak tidak crunchy dan kurang tahan lama. Tulisan ini memaparkan upaya untuk mengatasai masalah dalam proses produksi aneka keripik dengan memanfaatkan tekhnologi tepat guna berupa mesin mengiris dan pengering keripik. Melalui solusi pemberian tekhnologi tepat guna berupa mesin spiner sebagai alat pentirisan produk hasil gorengan. Diharapkan melalui kegiatan pengabdian terjadi peningkatan kualitas dan kuantitas hasil produksi olahan pangan aneka keripik dari usaha bapak Mawardi. Metode yang digunakan dalam program pengabdian kepada masyarakat ini berupa pengumpulan data dan informasi tentang calon mitra melalui survey dan wawancara kepada bapak Mawardi sebagai pemilik dan pengurus usaha maju bersama yang memproduksi produk aneka keripik. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah kualitas dan kuantitas anek keripik menjadi lebih baik, mitra memahami dan dapat mempraktekkan operasional mesin serta perawatan mesin dan menerapkan tekhnologi penerisan dan pengeringan keripik sebelum keripik di kemas dalam kemasan standar sehingga keripik lebih crunchy, kering, dan tahan lama.
UPAYA MAKSIMALISASI POTENSI DESA MELALUI PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI DESA DOLOK SAGALA safrida, Eli; Ismi Affandi; Marlya Fatira AK; Nisfan Bahri; Riswanto
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 1 No. 1 (2020): Edisi Mei 2020
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.9 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v1i1.322

Abstract

Tujuan umum untuk mengatasi permasalahan Desa Dolok Sagala adalah dengan membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Dolok Sagala. Sebelum membentuk BUMDES, Desa Dolok Sagala harus memiliki payung hukum dalam pembentukkan BUMDES. Tujuan khususnya adalah membantu desa dalam penyusunan proposal pembentukkan BUMDES, menyusun neraca saldo awal, dan memberikan asset berupa laptop sebagai operasional dalam penyusunan proposal pembentukkan BUMDES. Metode yang digunakan dalam program pengabdian kepada masyarakat ini berupa pengumpulan data dan informasi tentang calon mitra melalui survey dan wawancara kepada Kepala Desa, perangkat desa dan masyarakat Desa Dolok Sagala. Selanjutnya informasi dianalisis secara deskriptif, diimplementasikan dan dievaluasi keseluruhan program yang dilaksanakan. Dimulai dari tahap persiapan, yaitu dengan melakukan kunjungan ke lokasi dan wawancara langsung dengan mitra. Tahap Pelaksanaan yaitu memberikan pelatihan dan membantu dalam penyusunan payung hukum sebagai dasar dalam pembentukkan BUMDES, serta pemberian perangkat komputer yang dilengkapi dengan perangkat lunak yang mampu menunjang mitra untuk membuat dalam penyusunan proposal pembentukkan BUMDES. Proses Pembentukan BUMDes Dolok Sagala di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai telah berhasil dirintis dengan edukasi dan pemahaman sampai dengan pendampingan kepada pengurus Desa Dolok Sagala. Kontribusi kegiatan pengabdian perintisan Badan Usaha Milik Desa berbasis Lembaga Keuangan Mikro Desa di Desa Dolok Sagala juga telah memberikan pengetahuan kepala pengurus BUMDes kedepannya dalam pendirian, pengelolaan dan evaluasi Badan Usaha Milik Desa. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan akan menjadikan jalinan kerjasama antara praktisi dan akademisi dalam mengembangkan potensi daerah yang ada. Kesadaran dan partisipasi dari semua unsur masyarakat, baik perangkat desa, masyarakat dan pengelola BUMDes untuk terus ber sinergi dalam mengembangkan potensi desa untuk mewujudkan Kemandirian Desa Melalui BUMDes.
PENINGKATAN SUMBER DAYA PENGURUS KOPERASI DALAM PENCATATAN TRANSAKSI DAN LAPORAN KEUANGAN KOPERASI Affandi, Ismi; Eli Safrida; Riswanto; Situngkir, Anggiat; Sibarani, Jojor Lisbet
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 1 No. 1 (2020): Edisi Mei 2020
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.001 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v1i1.345

Abstract

Artikel ini menguraikan tentang kegiatan pengabdian yang dilakukan tim dosen Politeknik Negeri Medan dalam upaya memberikan solusi atas masalah mitra Koperasi Sejahtera Binjai dalam manajemen pengelolaan koperasi melalui pencatatan transaksi dan laporan keuangan koperasi dengan menggunakan system komputerisasi. Permasalahan utama yang dihadapi kopreasi adalah sumber daya manusia pengurus koperasi yang sudah sangat sepuh dan cenderung tidak familiar terhadap teknologi computer, serta pengurus koperasi masih minim pengetahuan dalam manajemen pengelolaan koperasi, maka dalam kegiatan pengabdian ini diberi bantuan dengan edukasi manajemen untuk sumber daya pengurus koperasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa pengumpulan data dan informasi melalui survey dan wawancara kepada para pengurus koperasi. Selanjutnya informasi dianalisis secara deskriptif, diimplementasikan dan dievaluasi keseluruhan program yang dilaksanakan. Dimulai dari tahap persiapan, yaitu dengan melakukan kunjungan ke lokasi dan wawancara langsung dengan mitra. Tahap Pelaksanaan yaitu memberikan pelatihan dasar-dasar akuntansi dan pembuatan pembuatan laporan keuangan manual dan terkomputerisasi, serta pemberian perangkat komputer yang dilengkapi dengan perangkat lunak yang mampu menunjang mitra untuk membuat pencatatan transaksi koperasi dan laporan keuangan koperasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi berupa pelatihan dan pendampingan bagi pengurus koperasi untuk melakukan pencatatan transaksi dan laporan keuangan koperasi. Kepada Pengurus koperasi juga dimintakan untuk melakukan kaderisasi dalam pengurusan administrasi koperasi kepada sumber daya manusia yang berusia lebih mudah dan terampil menggunakan computer khususnya dalam pengoperasionalan manajemen perkantoran level dasar. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan pengurus Koperasi Sejahtera Binjai telah mampu melakukan pencatatan transaksi dan laporan keuangan menggunakan computer, dan system computer untuk koperasi telah terpasang dengan baik pada computer admin. Admin tambahan telah diberikan untuk proses kaderisasi kepengurusan adminitrastif manajemen Koperasi Sejahtera Binjai.
PEMBERDAYAAN PEMUDA MELALUI PELATIHAN BIDANG USAHA BENGKEL SEPEDA MOTOR Sarjianto; Sebayang, Rihat; Eli Safrida; Sumartono; Soni Hestukoro
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 1 No. 1 (2020): Edisi Mei 2020
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.223 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v1i1.346

Abstract

Tujuan umum untuk mengatasi permasalahan mitra Desa Dolok Sagala adalah masalah pemuda putus sekolah dan tidak memiliki pekerjaan tetap, sehingga solusi yang diajukan adalah melakukan pelatihan untuk pemuda setempat dengan membentuk usaha bengkel sepeda motor. Pelatihan yang diberikan adalah pelatihan perawatan ringan sepeda motor, pelatihan perawatan dan perbaikan (service) sepeda motor dan pemberian peralatan standard minimum yang dibutuhkan untuk operasional bengkel. Metode yang digunakan dalam program pengabdian kepada masyarakat ini berupa pengumpulan data dan informasi tentang calon mitra melalui survey dan wawancara kepada kepala Desa Dolok Sagala dan pemuda karang taruna. Selanjutnya informasi dianalisis secara deskriptif, diimplementasikan dan dievaluasi keseluruhan program yang dilaksanakan. Dimulai dari tahap persiapan, yaitu dengan melakukan kunjungan ke lokasi dan wawancara langsung dengan mitra. Tahap Pelaksanaan yaitu pelatihan perawatan ringan sepeda motor, pelatihan perawatan dan perbaikan (service) sepeda motor dan pemberian peralatan bengkel kepada mitra. Pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan yaitu mitra mengikuti pelatihan perawatan dan perbaikan (service) sepeda motor dan pemberian peralatan standard minimum yang akan digunakan untuk operasional bengkel.