cover
Contact Name
Marlya Fatira AK
Contact Email
marlyafatira@polmed.ac.id
Phone
+6285261198881
Journal Mail Official
marlyafatira@polmed.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Medan Jurusan Akuntansi, Prodi Keuangan dan Perbankan Syariah Jalan Almamater No. 1 Kampus USU, Medan 20155
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah MADIYA: Masyarakat Mandiri Berkarya
ISSN : -     EISSN : 2775779X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Fokus and Scope Jurnal ini merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel kegiatan pengabdian masyarakat peneliti, akademisi, praktisi, dan komunitas peduli masyarakat saat menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Scope publikasi adalah multidisiplin ilmu dengan konsep terapan keilmuan.
Articles 70 Documents
Pembentukan Akhlak Dan Kepribadian Islamiah Siswa Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan TPA Rumah Qur’an Darul Quro Nafiah Putri, Wirdatun; Mabrur, Muhammad; Ritonga, Efri Debby Ekinola; Syarifuddin H; Purba, Marsedes
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 2 No. 2 (2021): Edisi November 2021
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.265 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v2i2.712

Abstract

Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Rumah Quran Darul Quro yang berlokasi di Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara merupakan pendidikan non formal yang menitikberatkan pada pembelajaran membaca Al Qur’an dengan muatan tambahan berorientasi pada pembentukan akhlak dan Kepribadian Islamiah. TPA ini dikelola oleh 5 orang pengurus serta 4 orang guru dengan jumlah siswa sebanyak 83 orang yang terbagi dalam 4 kelas berdasarkan umur serta kemampuan para siswa. Banyaknya peminat TPA ini kurang didukung dengan fasilitas kelas yang memadai, kondisi ruang kelasnya mengalami kerusakan pada dinding sekat antar kelas dan lantai kelas, serta kurangnya fasilitas penunjang seperti lemari, meja dan kursi untuk kantor. Hal ini menyebabkan kondisi pembelajaran menjadi kurang kondusif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada TPA Rumah Quran Darul Quro dengan melakukan perbaikan pada ruang kelas yang berukuran 20 m2 yaitu perbaikan pada dinding sekat antar ruangan dan pemasangan keramik pada lantai dengan luas 15 m2 serta pemberian beberapa fasilitas penunjang pembelajaran berupa kursi, meja dan lemari untuk tempat penyimpanan Al Quran. Dengan dilakukannya kegiatan ini diharapkan akan meningkatkan kualitas pelayanan sehingga para siswa lebih semangat belajar dan dapat meningkatkan kemampuan dalam membaca, menulis, menghafal dan mengamalkan Al Quran. The TPA Rumah Quran Darul Quro House located in Bah Kapul Village, Siantar Sitalasari Subdistrict, Pematangsiantar City, North Sumatra Province is a non-formal education that focuses on learning to read the Qur'an, Morals and Islamic Personality. The TPA is managed by 5 people in the management and 4 teachers with 83 students who are divided into 4 classes based on the age and ability of the students. The enthusiasts of student to study here is less supported by adequate classroom facilities, the classroom walls and the floors has damage, and there are lack of supporting facilities such as cabinets, tables and chairs for the office. This causes an unconducive of learning process. The aims of this activity is to improve the quality of service at the Rumah Qur’an Darul Quro by making improvements to the 20 m2 classroom by renovation the class barrier and installation of 15 m2 ceramics floor and giving several support like chairs, tables and cabinets for Qur’an storage. This activity is expecting to improve the quality of service of Rumah Qur’an Darul Quro, so that students have more spirit to learn and improving the ability to read, write, memorize and practice the Qur’an.
Peningkatan Kemampuan Berbahasa Arab Santri Rumah Tahfidz Melalui Pelatihan Pembelajaran Bahasa Arab Nazar, Yuvina; Ginting, Agustina; Lestari, Meidi Wani
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi Mei 2022
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/madiya.v3i1.713

Abstract

Dalam proses pembelajaran, media pembelajaran merupakan hal penting yang dibutuhkan, agar pelajaran dapat diserap dan dipahami dengan mudah oleh para pelajar. Begitu pula di Rumah Tahfidz ar-Ridho, diperlukan media pembelajaran yang baik agar kegiatan belajar mengajar terutama bahasa Arab berjalan dengan baik da n efisien. Tujuan kegiatan Pengabdian Mitra Masyarakat (PKM) di rumah tahfdz Ar-Ridho ini adalah meningkatkan motivasi dan semangat belajar bagi para santri. Selanjutnya, tujuan jangka panjangnya adalah mengharapkan setiap santri fasih berbahasa Arab, menguasai ilmu pembelajaran bahasa Arab, dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Sumber data diperoleh dari Rumah Tahfidz Al-Qur’an Ar-Ridho di Jalan Abdul Hakim, Gang Masjid , Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Jenis data berupa data primer berdasarkan wawancara, survei, dan observasi langsung di RTQ Ar-Ridho. Pengabdian ini dilakukan dalam 2 tahapan, tahap pertama adalah pembelajaran bahasa Arab menggunakan peralatan yang diberikan, yaitu berupa LED proyektor, layar proyektor dan papan tulis. Kemudian, tahap kedua adalah penyerahan peralatan-peralatan tersebut dan pengarahan oleh tim kepada santri tahfiz mengenai cara menggunakan peralatan-peralatan yang diberikan. Pengabdian ini berjalan dengan baik, dapat dilihat dari keterampilan santri dalam mengoperasikan LED proyektor, serta bertambahnya wawasan santri mengenai pembelajaran menggunakan peralatan audio visual yang lebih efektif dan menyenangkan. In the learning process, learning media is an important thing needed, so that lessons can be absorbed and understood easily by students. Likewise, at the Tahfidz ar-Ridho House, a good learning media is needed so that teaching and learning activities, especially Arabic, run well and efficiently. The purpose of this Community Partner Service (PKM) activity at Tahfdz Ar-Ridho's house is to increase motivation and enthusiasm for learning for students. Furthermore, the long-term goal is to expect every santri to be fluent in Arabic, master the knowledge of learning Arabic, and apply it in daily life. The data source was obtained from the Tahfidz Al-Qur'an Ar-Ridho House on Abdul Hakim Street, Masjid Alley, Tanjung Sari Village, Medan Selayang District, Medan City, North Sumatra Province. The type of data is primary data based on interviews, surveys, and direct observations at RTQ Ar-Ridho. This service is carried out in 2 stages, the first stage is learning Arabic using the equipment provided, namely in the form of an LED projector, a projector screen and a whiteboard. Then, the second stage was the handing over of the equipment and direction by the team to tahfiz students on how to use the equipment provided. This service is going well, it can be seen from the skills of students in operating LED projectors, as well as the increasing insight of students about learning to use audio-visual equipment that is more effective and fun.
Pelatihan Pembelajaran Metode Contextual Teaching and Learning (CTL) Berbasis Multimedia bagi Guru-Guru MTs Swasta Suherman; Yani, Achmad; Rusdi, Muhammad
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi Mei 2022
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/madiya.v3i1.715

Abstract

Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) dilaksanankan di MTs Swasta YPP. Prof. Dr. H. Mohd. Hatta dengan tujuan umum mengatasi permasalahan mitra. Sedangkan tujuan khusus program PKM ini adalah memberikan pelatihan pembelajaran metode Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis multimedia bagi guru-guru MTs Swasta YPP. Prof. Dr. H. Mohd. Hatta. Guru-guru sebagai peserta pelatihan sebanyak 18 orang dan semuanya merupakan lulusan Sarjana S.1. dari berbagai macam disiplin ilmu, namun mereka masih lemah dalam melakukan pembelajaran aktif CTL. TIM PKM juga memberikan bantuan sebuah LCD Proyektor dan layar screen serta melatih penggunaan dan pemanfaatannya untuk proses pembelajaran aktif. Metode yang digunakan dalam program PKM ini berupa pengumpulan data tentang calon mitra melalui survey dan wawancara kepada kepala madrasah. Kemudian dari data tersebut dibuat usulan program pengabdian kepada masyarakat, dilakukan implementasi dan evaluasi program. Kegiatan dilaksanakan selama 3 bulan. Dimulai dari tahap persiapan yang berupa survey dan wawancara terhadap mitra, kemudian pelaksanaan berupa pelatihan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis multimedia bagi guru-guru dan pemanfaatan LCD Proyektor sebagai penunjang pembelajaran CTL. Ketika dilakukan evaluasi ditemukan hasil bahwa guru-guru aktif menyusun rencana pembelajaran CTL yaitu membuat program Power Point dan meletakkan video serta foto terkait dengan materi melalui hyperlink selanjutnya guru-guru telah melakukan pembelajaran aktif CTL menggunakan multi media secara bergiliran karena memang LCD Proyektor yang ada masih terbatas. Dengan demikian hasil ini menunjukkan tercapainya tujuan PKM sebagaimana yang diharapkan. The Community Partnership Service Program (PKM) is implemented at YPP Private MTs. Prof. Dr. H. Mohd. Hatta with the general aim of overcoming partner problems. Meanwhile, the specific objective of this PKM program is to provide multimedia-based Contextual Teaching and Learning (CTL) method training for YPP Private MTs teachers. Prof. Dr. H. Mohd. Hatta. There were 18 teachers who participated in the training and all of them were Bachelor's Degree graduates. from various disciplines, but they are still weak in carrying out active CTL learning. The PKM TEAM also provided assistance with an LCD projector and projector screen as well as training on their use and utilization for the learning process. The method used in this PKM program is in the form of collecting data about potential partners through surveys and interviews with madrasah principals. Then from the data a community service program is made, implementation and program evaluation are carried out. The activity was carried out for 3 months. Starting from the preparation stage in the form of surveys and interviews with partners, then the implementation of multimedia-based Contextual Teaching and Learning (CTL) training for teachers and the use of LCD projectors to support CTL learning. When the evaluation was carried out, it was found that the teachers were active in compiling CTL learning plans, namely making Power Point programs and putting videos and photos related to the material through hyperlinks. Then the teachers had carried out active CTL learning using multi-media in turns because the existing LCD projectors were still available. limited. Thus these results indicate the achievement of PKM objectives as expected.
Pemanfaatan Irigasi Air Tanah Dangkal Sebagai Sumber Air Irigasi Tanah Pertanian pada Musim Kemarau Sitompul, Mizanuddin; Pasaribu, Hadianti Muhdinar; Harahap, Muhammad Ari Subhan
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi Mei 2022
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/madiya.v3i1.717

Abstract

Pada sektor pertanian, air adalah salah satu unsur yang sangat penting. Agar tanaman pertanian bisa tumbuh dengan baik sepanjang tahun, air harus terjamin ketersediannya. Hal tersebutlah yang melatarbelakangi tim kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk mengaplikasikan ilmunya kepada petani yang masih memanfaatkan irigasi tadah hujan seperti di Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Hal utama dan prioritas yang menjadi permasalahan pada Desa Pantai Gemi khususnya Kelompok Tani Setia Kawan yang menjadi mitra pengabdian adalah tidak tersedianya air pada saat musim kemarau untuk mengairi sawah/tanaman holtikultura. Tidak tersedianya air mengurangi produktivitas petani. Dibutuhkan sumber air alternatif sebagai penyedia air pada musim kemarau. Solusi yang ditawarkan pada kegiatan ini berupa pemanfaatan air tanah dangkal sebagai sumber air irigasi melalui pembangunan irigasi air tanah dangkal. Metode ini memanfaatkan air tanah dangkal dengan bantuan mesin pompa air yang mengalirkan air tanah yang sudah di bor sebelumnya untuk kemudian dialirkan langsung ke areal pertanian. Water is one of the most important elements in the agricultural sector. The availability of water must be guaranteed so that plants can grow well throughout the year. This is the background for the community service activity team to apply their knowledge to farmers who still use rain-fed irrigation, such as in Pantai Gemi Village, Stabat District, Langkat Regency. The main thing and priority that becomes a problem in Pantai Gemi Village, especially the Setia Kawan Farmer Group which is a service partner is the unavailability of water during the dry season to irrigate rice fields/horticultural crops. The unavailability of water reduces the productivity of farmers. An alternative water source is needed as a water provider in the dry season. The solution offered in this activity is the use of shallow groundwater as a source of irrigation water through the construction of shallow groundwater irrigation. This method utilizes shallow groundwater with the help of a water pump machine that drains groundwater that has been drilled previously and then flows directly to agricultural areas.
Peningkatan Kualitas Layanan Mushola Nurul Iman Guna Mendukung Aktivitas Keagamaan Masyarakat Desa Pantai Gemi Tetra Oktaviani; Muhammad Mabrur; Rhini Wulan Dary
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi Mei 2022
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/madiya.v3i1.718

Abstract

Mushola adalah ruangan, tempat atau rumah kecil menyerupai masjid yang digunakan sebagai tempat salat dan mengaji bagi umat Islam. Berbeda dengan masjid dari segi fungsi karena tidak bisa dipakai untuk salat berjamaah skala besar seperti halnya untuk salat Jum’at. Di Musala Nurul Iman Desa Pantai Gemi, aktivitas keagamaan warga semakin meningkat, sedangkan ukuran musala terbatas, terutama ketika ada kegiatan yang membutuhkan ruang yang lebih luas seperti pengajian dan ceramah. Musala ini juga biasa digunakan warga untuk salat Tarawih pada bulan Ramadan dan salat Id setiap hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Dibutuhkan tambahan ruang untuk mengakomodirnya. Solusi yang ditawarkan pada kegiatan ini adalah dengan pembangunan struktur atap kanopi. Musala is a small room, place or house resembling a mosque that is used as a place for prayer and the Koran for Muslims. It is different from the mosque in terms of function because it cannot be used for large-scale congregational prayers as well as for Friday prayers. At the Musala Nurul Iman, Pantai Gemi Village, the religious activities of the residents are increasing, while the size of the prayer room is limited, especially when there are activities that require a wider space, such as recitations and lectures. This prayer room is also commonly used by residents for Tarawih prayers in the month of Ramadan and Eid prayers every Eid al-Fitr and Eid al-Adha. Additional space is needed to accommodate it. The solution offered in this activity is the construction of a canopy roof structure.
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Berbasis Sistem Pengolahan Data dan Nilai Siswa untuk Efektifitas Layanan Sekolah husna, meryatul; Sinambela, Lamtiur; Putri, Maharani
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi Mei 2022
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/madiya.v3i1.725

Abstract

Dalam Era Global saat ini Sistem Informasi Manajemen merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suatu organisasi dimana sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.sistem manajemen basis data merupakan perangkat lunak yang dapat di gunakan untuk mendefinisikan, menciptakan, mengelola dan mengendalikan pengaksesan basis data. Sebuah Sistem Informasi yang efektif menyediakan informasi yang akurat, tepat waktu dan relevan bagi penggunanya sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Beberapa sekolah baik sekolah negeri maupun swasta termasuk Sekolah Methodist 12 Medan, masih menggunakan pengelolaan data secara manual baik data siswa, data guru bahkan data pengolahan nilai siswa, padahal data yang harus dikelola jumlahnya sangat banyak. Pengelolaan data yang baik sangat dibutuhkan demi menjamin bahwa data-data tersebut dapat digunakan untuk menghasilkan informasi yang akurat. Dalam pelaksanaan IT di Sekolah Methodist – 12 Medan,  tidak  ada aplikasi yang memudahkan pengelolaan data sekolah, yaitu data pegawai atau guru, data nilai dan lain sebaganya, kemudian masih kurangnya optimalisasi pencarian terhadap siswa tertentu bahkan belum digunakannya perangkat lunak aplikasi untuk menampilkan data dan rekapitulasi data nilai yang dibutuhkan dalam pembuatan laporan bulanan. Hal ini tentu sangat tidak tepat dalam proses kerja terkhusus di pihak sekolah.  Perlu dilakukan peningkatan dalam pengelolaan data di Sekolah Methodist 12 Medan, sehingga dapat melancarkan kinerja guru maupun pegawai. Oleh karena itu perlu dilakukan program atau kegiatan pelatihan penggunaan prangkat lunak aplikasi pengelolaan data sekolah berbasis Aplikasi. In the current Global Era, Management Information Systems are an inseparable part of an organization. Information systems produce outputs using inputs and various processes needed to fulfill specific objectives in management activity. This software can be used to define, create, manage and control database access. An effective information system provides accurate, timely, and relevant information for its users so that it can be used for decision-making. Some schools, both public and private schools, including the Methodist 12 Medan School, still use manual data management, both student data, teacher data, and even student score processing data, even though the data that must be managed is extensive. Good data management is needed to ensure that the data can be used to produce accurate information. In the implementation of IT at the Methodist School – 12 Medan, there is no application that facilitates the management of school data, namely employee or teacher data, value data, and so on, then there is still a lack of optimization of searches for certain students, and even application software has not been used to display data and recapitulation value data needed in making monthly reports. This is certainly not very appropriate in the work process, especially at the school. It is necessary to improve data management at the Methodist 12 Medan School so that it can launch the performance of teachers and employees. Therefore, it is necessary to conduct training programs or activities on the use of Application-based school data management application software.
Peningkatan Kualitas Pelayanan Pendidikan Melalui Penyediaan Sarana Pembelajaran Pada Raudhatul Athfal Al-Ikhlas Desa Dolok Sagala Susilawati; Gultom, Selfi Afriani; Rahman, Abdul
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi Mei 2022
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/madiya.v3i1.741

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat pada Desa Binaan (PMDB) Penyediaan sarana pembelajaran pada Raudhatul Athfal (RA) Al-Ikhlas di Desa Dolok Sagala, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kepala sekolah dan guru dalam mengakses informasi dan melaporkan perkembangan proses belajar mengajar dan data sekolah kepada pihak dinas pendidikan di kabupaten. Desa Dolok Sgala memang jauh dari kota dan akses informasi. Masyarakat biasanya hanya sekali dalam seminggu pergi ke kota. Tim pengabdian telah melakukan survey dan tahun lalu desa ini telah bekerjasama dalam program pengabdian desa binaan Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM) Politeknik Negeri Medan sehingga tahun ini kerjasama dilanjutkan dengan salah satunya membantu RA Al-Ikhlas untuk memberikan laptop dan pembelajaran interaktif. Bantuan ini laptop dan printer telah diberikan dan program PMDB telah terlaksana dengan lancar. Bantuan laptop akhirnya memudahkan pihak sekolah untuk selalu melaporkan semua perkembangan data sekolah dan proses belajar mengajar ke dinas pendidikan kabupaten tepat waktu dan selalu dapat di update dengan cepat dan benar. Bantuan ini telah mempermudah guru dan kepala sekolah untuk mengakses informasi metode dan materi metode pengajaran pendidikan usia dini dengan mudah sehingga dapat di download untuk diperkenalkan dan diajarkan kepada siswa. Pengabdian kepada Masyarakat pada Desa Binaan (PMDB) Provision of learning facilities for Raudhatul Athfal (RA) Al-Ikhlas in Desa Dolok Sagala Kecamatan Dolok Masihul KabupatenSerdang Bedagai aims to improve the ability of school principals and teachers in accessing information and reporting on the progress of the teaching and learning process and data schools to the district education office. Dolok Sgala village is indeed far from the city and access to information. People usually only once a week to go to the city. The service team has conducted a survey and last year this village has collaborated in the village service program assisted by Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (UPPM) Politeknik Negeri Medan so that this year the collaboration continues with one of them helping RA Al-Ikhlas to provide laptops and interactive learning. This assistance has provided laptops and printers and the PMDB program has been running smoothly. Laptop assistance finally makes it easier for schools to always report all school data developments and the teaching and learning process to the district education office on time and can always be updated quickly and correctly. This assistance has made it easier for teachers and school principals to easily access information on methods and materials for early childhood education teaching methods so that they can be downloaded to be introduced and taught to students.
Memasarkan Bisnis Katering Ibu-Ibu PKK Melalui Pemanfaatan Digital Marketing Melalui Aplikasi Google My Bisnis Fitri, Nursiah; Desri Wiana; Safaruddin
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi November 2022
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/madiya.v3i2.1010

Abstract

Kegiatan ini dimulai dari adanya kebutuhan kelompok Ibu-ibu PKK Desa Karang Anyar, Kecamatan Pegajahan  untuk mengembangkan kegiatan katering menjadi sebuah unit bisnis.  Permasalahannya adalah selama ini kelompok ibu-ibu PKK belum melakukan kegiatan pemasaran dalam memperkenalkan produk mereka, terutama kegiatan pemasaran secara digital. Di tengah kecanggihan teknologi sekarang, maka ibu-ibu PKK harus mampu memasarkan produk mereka secara online dengan menggunakan digital marketing.  Satu diantara  aplikasi yang digunakan adalah Google My Bisnis atau Google BisnisKu.  Melalui sosialisasi dan pelatihan strategi digital marketing dengan memanfaatkan media sosial diharapkan akan dapat memberi pengetahuan kepada kelompok Ibu-ibu PKK mengenai cara agar dapat memperluas jaringan konsumen  dalam memasarkan produknya sehingga dapat meningkatkan keunggulan bersaing.  Untuk mencapai hal tersebut Tim PKM Polmed memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada ibu-ibu PKK dalam hal merencanakan dan membuat bisnis, membuat materi promosi, menggunakan aplikasi Google Bisnisku dan juga memberikan bantuan untuk melengkapi peralatan yang dibutuhkan untuk kegiatan memasak.  This activity started with the need for a group of PKK mothers in Karang Anyar Village, Pegajahan District, to develop catering activities into a business unit. The problem is that so far, the PKK women's group has not carried out marketing activities in introducing their products, especially digital marketing activities. In the midst of today's technological sophistication, PKK women must be able to market their products online using digital marketing. One of the applications used is Google My Business or Google My Business. Through dissemination and training on digital marketing strategies by utilizing social media, it is hoped that it will be able to provide knowledge to the PKK group of women on how to expand the consumer network in marketing their products so as to increase competitive advantage. To achieve this, the PKM Polmed Team provided socialization and training to PKK mothers in planning and creating a business, creating promotional materials, using the Google My Business application, and also providing assistance in completing the equipment needed for cooking activities.
Sosialisasi dan Pemahaman Perangkat Multiplekser Pada Masyarakat Desa dalam Proses Peralihan TV Analog ke TV Digital Hulu, Fitria Nova; Julham, Julham; Anugerahwaty, Rina; Nasution, Tuti Adi Tama
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi November 2022
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/madiya.v3i2.1014

Abstract

Kegiatan ini dimulai dari adanya kebutuhan kelompok Ibu-ibu PKK Desa Karang Anyar, Kecamatan Pegajahan  untuk Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat terkait penggunaan dan perkembangan teknologi khususnya tentang peralihan ataupun migrasi TV Analog ke TV Digital. Pemahaman terkait penggunaan Multiplekser dan pelatihan tentang penggunaan aplikasi SinyalTVDigital. Berdasarkan hasil survey dan wawancara yang dilakukan oleh tim dosen Politeknik Negeri Medan kepada mitra diwakilkan oleh Kepala Sekolah Mts Swasta Rahmat Desa Bulu Cina Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Pelaksanaan PKM ini diawali dengan melakukan survey kepada mitra terkait tingkat pemahaman masyarakat khususnya peserta didik dalam memahami proses migrasi TV Analog ke TV Digital. Kemudian dilakukan kegiatan sosialisasi sebagai bentuk solusi dari hasil survey yang telah dilakukan. Diharapkan dari sosialisasi dan pelatihan yang diberikan akan menambah ilmu pengetahuan kepada peserta sekaligus bisa memberikan informasi terkait migrasi TV Analog ke TV Digital khusunya di lingkungan keluarga masing-masing. Dimana aplikasi SinyalTVDigital diintal terlebih dahulu pada smartphone. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah melakukan evaluasi untuk melihat apakah dalam penyampaian materi mudah dipahami oleh peserta.   This activity started with the needs of the PKK group of Karang Anyar Village, Pegajahan District, for Community Service. This activity was carried out with the aim of increasing public understanding and knowledge regarding the use and development of technology, especially regarding the transition or migration of Analog TV to Digital TV. Understanding regarding the use of Multiplexers and training on using the SignalTVDigital application. Based on the results of surveys and interviews conducted by the team of lecturers at the Medan State Polytechnic, the partners were represented by the Principal of Mts Private Rahmat, Bulu Cina Village, Hamparan Perak District, Deli Serdang Regency. The implementation of this PKM began with conducting a survey of partners regarding the level of understanding of the community, especially students, in understanding the migration process from Analog TV to Digital TV. Then socialization activities were carried out as a form of solution to the results of the survey that had been carried out. It is hoped that the socialization and training provided will add to the participant's knowledge and, at the same time, be able to provide information regarding the migration of Analog TV to Digital TV, especially in their respective families. The SignalTVDigital application is installed first on the smartphone. The result of this activity is to evaluate to see whether the participants easily understand the delivery of the material. 
Upaya Mereduksi Biaya Pakan Ternak Ayam Melalui Penggunaan Mesin Penggiling Jagung Ardianta, Ardianta; Nursuar, Nursuar; Seputro, Bintarto Purwo; Widayanto, Widayanto
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi November 2022
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/madiya.v3i2.1021

Abstract

Mahalnya harga pakan ternak ayam menyulitkan peternak untuk mengembangkan usaha peternakannya. Demikian juga yang dialami bapak Supriono yang memiliki 60 ekor ayam berbagai umur. Ayam adalah jenis ternak yang relative memakan jenis makanan apa saja, diantaranya biji-bijian, sayuran hijau, sisa makanan rumah tangga. Sebenarnya mudah memberi makan ayam termasuk dengan sisa makanan yang tersebut di atas, tetapi tidak selalu ada dan jumlahnya sangat terbatas. Oleh karena itu, mitra pengabdian ini secara pasti harus menyediakan pakan berupa jagung dan dedak padi halus yang dibeli di toko makanan ternak. Pakan yang diberikan berupa dedak halus dan jagung pecah atau jagung giling, untuk dedak, mitra masih mampu mengatasinya, karena harganya relatif murah yaitu Rp 3.500/kg. tetapi untuk membeli jagung giling mitra merasa berat. Harga jagung giling dipasaran mencapai Rp 7.500,-/kg. Setiap hari mitra harus menyediakan dedak halus sebanyak 2 kg dan jagung giling 3 kg. Biaya yang harus dikeluarkan oleh mitra sebesar Rp 29.500,-/hari. Sebenarnya biaya sebesar ini dapat ditutup hasil penjualan telur ayam yang setiap harinya menghasilkan telur sebanyak 18 butir. Dengan harga telur Rp 3.000,-/butir, mitra bisa mendapat hasil penjualan sebesar Rp 54.000,-. Dengan dikurangi biaya pembelian pakan, mitra memperoleh pendapatan bersih sebesar Rp 24.500,-/hari. Jika dibandingkan dengan biaya hidup sehari-hari pendapatan sebesar ini dirasa masih sangat kurang. Mitra berkeinginan untuk meningkatkan pendapatan dengan cara menggiling sendiri jagung bulat yang dibeli dari toko. Keinginan itu didasari oleh perbedaan harga antara jagung bulat dengan jagung giling. Harga jagung bulat yang hanya Rp 5.500/kg akan dapat menghemat biaya pakan sebesar Rp 2.000/kg. Jika banyaknya jagung giling yang diberikan ke ternak 3 kg/hari, maka mitra bisa menghemat Rp 6.000,-. Bila dikomulatifkan dalam sebulan mitra bisa menghemat sebesar Rp 180.000,-. Namun keinginan mitra tersebut terkendala oleh ketiadaan alat pengiling jagung dan ketidak mampuan secara teknologi untuk membuat alat/mesin penggiling. Agar bisa mencapai keberhasilan maksimal dalam membantu mitra, calon pelaksana program menyusun langkah pelaksanaan sebagai berikut: survey lokasi dan wawancara untuk menggali masalah pokok, mengalisis situasi dan kondisi usaha mitra, menentukan solusi, mengajukan permohonan ijin penggunaan fasilitas bengkel mesin kepada ketua jurusan teknik Mesin, menyiapkan pelaksanaan program pembuatan mesin, hibah mesin, pelatihan dan evaluasi program. Rencana tersebut di atas dilaksanakan setelah terbit surat perjanjian kontrak kerja dari P3M. Hasil dari program pengabdian ini adalah satu unit mesin penggiling jagung yang mempunyai kapasitas 100 kg/jam. Mesin menggunakan penggerak motor listrik berdaya 1 hp dengan putaran penggiling 180 rpm. Ukuran butiran jagung yang dihasilkan berkisar antara 1 mm sampai 3 mm. Ukuran ini akan dapat dimakan oleh ayam (unggas) segala umur. The high price of chicken feed makes it difficult for breeders to develop their livestock business. The same goes for Mr. Supriono, who has 60 chickens of various ages. Chickens are livestock that relatively eats any food, including grains, green vegetables, and household food scraps. Actually, it is easy to feed the chickens, including the leftovers mentioned above, but they are not always there, and the amount is minimal. Therefore, this service partner must provide a feed from fine corn and rice bran purchased at a fodder shop. The dinner given is in the form of fine bran and broken corn or ground corn. For bran, partners can still handle it because the price is relatively low, Rp. 3,500/kg. But to buy milled corn, partners feel heavy. The cost of ground corn in the market reaches IDR 7,500/kg. Every day, partners must provide 2 kg of fine bran and 3 kg of ground corn. The cost that partners must pay is IDR 29,500/day. This amount of money can be covered by selling chicken eggs, which produce 18 eggs daily, with an egg price of Rp. 3,000/item, partners can get deals of Rp. 54,000.-. Partners earn a net income of IDR 24,500/day by deducting the cost of buying feed. Compared with the cost of daily living, a gain of this size is still very lacking. Partners wish to increase their income by grinding their round corn purchased from the store. This desire is based on the price difference between round corn and milled corn. The price of ground corn which is only IDR 5,500/kg, will save feed costs of IDR 2,000/kg. If the amount of ground corn given to livestock is 3 kg/day, partners can save IDR 6,000. If accumulated within a month, partners can save Rp. 180,000.-. However, the partner's wish was constrained by the absence of a corn grinding machine and the technological inability to make a grinding machine/tool. To achieve maximum success in assisting partners, prospective program implementers develop the following implementation steps: site surveys and interviews to explore critical issues, analyze partner business situations and conditions, determine solutions, apply for permits to use machine shop facilities to the head of the Mechanical Engineering Department, preparing the implementation of the machine manufacturing program, machine grants, training, and program evaluation. The plan mentioned above is carried out after issuing the work contract agreement letter from P3M. The result of this service program is one unit of corn grinding machine, which has a 100 kg/hour capacity. The engine uses an electric motor with a power of 1 hp with a grinding speed of 180 rpm. The grain size of the resulting corn ranges from 1 mm to 3 mm. This site will be eaten by chickens (poultry) of all ages.