cover
Contact Name
Radissa Dzaky Issafira
Contact Email
abdimesin@upnjatim.ac.id
Phone
+6282132355809
Journal Mail Official
abdimesin@upnjatim.ac.id
Editorial Address
JL. Rungkut Madya, Gunung Anyar Kota Surabaya, Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengbdian Teknik Mesin
ISSN : -     EISSN : 27761975     DOI : -
Jurnal ini berfokus untuk mempublikasikan jurnal dengan tema Pelayanan komunitas, Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial; Pelatihan, Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan; Marketing, agricultural, Ketahanan Pangan Lokal; Teknologi tepat guna, desain, science & technology dan Pengabdian Komunitas Mahasiswa
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2021): Abdi-Mesin" : 18 Documents clear
Pengembangan Budikdamber Kelurahan Dupak di Masa Pandemi Covid-19 Kusuma Wardhani Mas'udah; Zainal Abidin Achmad; Ita Sabilah Putri Chayani; Niken Nathania; Rahadyan Naufal A; Yusuf Fadhilah; Bayu Frastra Wiranegara
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2021): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.563 KB)

Abstract

Kawasan perkotaan khususnya pada kelurahan Dupak kecamatan Krembangan memiliki lahan yang terbatas. Oleh karena itu mahasiswa KKN Kelompok 38 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melakukan penyuluhan dan pendampingan mengenai pengembangan Budikdamber untuk dimanfaatkan oleh warga sekitar. Hasilnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, juga menunjang kondisi ekonomi masyarakat itu sendiri melalui pemasaran hasil panen urban farming. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah persiapan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi. Inovasi mengenai budidaya ikan dan sayur secara Aquaponik dari mahasiswa KKN Kelompok 38 UPN Veteran Jawa Timur agar warga Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya dapat mengolah hasil budidaya untuk kebutuhan sendiri di rumah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait penerapan Budikdamber yang telah dilaksanakan ini memberikan pengetahuan kepada masyarakat dan sebagai kepuasan gizi untuk mencegah stunting. Program ini juga meningkatkan keterampilan mitra dan swasembada pangan rumah tangga dengan memanfaatkan pekarangan rumah yang sempit dengan menanam sayuran dan ikan dalam ember.
Pemanfaatan Limbah Tulang dan Duri Ikan Lele Menjadi Camilan Bergizi Stik Tulang Duri Lele Suprihatin; Luluk Edahwati; Sutiyono
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2021): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.629 KB)

Abstract

Budidaya ikan lele saat ini sangat berkembang dengan pesat sehingga ikut serta menggerakkan ekonomi kerakyatan selain untuk mencukupi kebutuhan pangan. Banyaknya kegiatan diversifikasi produk olahan ikan lele seperti pembuatan bakso, abon dan aneka olahan lain akan menghasilkan limbah yang berupa kulit, tulang dan kepala ikan lele yang cukup besar. Limbah tersebut akan menjadi masalah lingkungan apabila tidak ditangani dan dimanfaatkan dengan baik. Tulang ikan lele merupakan limbah yang memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Dengan mengolahnya secara tepat merupakan inovasi yang bagus dan dapat diaplikasikan kepada masyarakat. Salah satu bentuk olahannya adalah stik atau camilan yang mempunyai rasa gurih ataupun manis. Manfaat dari kegiatan ini tentunya dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi masyarakat sehingga bisa digunakan berwirausaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.
Peningkatan Kualitas Desain dan Foto Produk Sandal Spon Aldiva di Desa Karangrejo Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan Zahrotul Azizah; Listin Fitrianah; Agus Rachmad Purnama
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2021): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.991 KB)

Abstract

This service aims to design training and product photos to increase the production of sponge sandals by aldiva sponge sandal craftsman partners located in Karangrejo Village, Bangil District, Pasuruan Regency. So far, the designs are based on the designs and models of sandals from consumers. Partners do not yet have the characteristics of their own sandal designs and models because human resources in the production department do not yet have the expertise to develop sandal model designs. In addition, the photos uploaded on social media as marketing media are classified as ordinary so that they are less attractive to consumers. This activity uses a contextual approach method, namely the speaker explains the theory first, then proceeds with the practice of taking photos of sandal products by taking the right angle by partners. The results obtained during the training were enthusiastic participants and gained new knowledge.
Rancangbangun Ekstraktor Madu Dua Tingkat dengan Penggerak Motor Bensin untuk Peternak Lebah di Desa Kandangmas Kabupaten Kudus Taufiq Hidayat; Andy Prasetyo Utomo; Fajar Nugraha
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2021): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.423 KB)

Abstract

Madu dikeluarkan/diekstrasi dari sarangnya dengan cara dihancurkan atau dengan menggunakan ekstraktor madu. Madu kemudian biasanya disaring untuk menghilangkan lilin lebah dan kotoran lainnya. Ekstraktor madu adalah alat mekanis yang digunakan dalam ekstraksi madu dari sarang lebah. Ekstraktor madu mengekstrak madu dari sisir madu tanpa merusak sisir. Ekstraktor bekerja dengan gaya sentrifugal. Sebuah drum atau wadah memegang keranjang bingkai yang berputar, melemparkan madu keluar. Ekstraktor yang ada di pasaran maksimal terdiri dari 10 slot kotak sarang yang akan diekstrak. Sistem penggerak yang digunakan sebagian besar adalah secara manual dan menggunakan motor listrik. Tujuan penelitian ini adalah membuat ekstraktor madu dua tingkat dengan penggerak motor bensin. Ekstraktor ini dibuat untuk menaikkan produksi madu dengan lebih banyak slot untuk kotak sarang madu yang akan diekstrak, yaitu sebanyak 16 slot yang terdiri dari 8 slot di atas dan 8 slot di bawahnya. Selain itu juga dengan sistem penggerak motor bensin, alat ini bisa digunakan dimana saja karena tidak memerlukan tenaga listrik. Material yang digunakan adalah stainless steel level foodgrade. Manufaktur alat melalui beberapa macam proses yaitu pengukuran bahan, pemotongan, pembubutan, pengerolan, pengelasan, perakitan, dan finishing. Sistem penggerak utama ekstraktor madu ini adalah motor bensin 6,5 HP. Tetapi juga bisa diputar secara manual menggunakan tangan.
Medan Naga (Menanam dan Mengembangkan Tanaman Toga) Guna Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Jatisari Melalui Jamu Kesehatan Putri Kinasih Kinasih; Dimas Septian Ibrahim; Erlien Aunina Linggar Aji; Dinda Agustin Sandra; Tashila Zahra Persada; Nurjihan Lutfia Nabila; Muhammad Naufal Anas; Renaya Amelta Sahda; Rizki Setiawan; Septiani Citra Pratiwi; Rezania Asyfiradayati
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2021): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.154 KB)

Abstract

Pandemi menimbulkan efek domino dari kesehatan ke masalah sosial dan ekonomi, termasuk pelaku usaha. Badan Pusat Statistik telah mencatat laju pertumbuhan ekonomi pada Kuartal I (Januari-Maret) 2020 hanya tumbuh 2,97%. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Jatisari, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan tanaman obat keluarga (TOGA) yang belum dipahami oleh masyarakat dan agar masyarakat setempat lebih bersemangat dalam mengembangkan dan dapat membantu kader dalam kegiatan budidaya tanaman obat keluarga (TOGA). Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan tanaman berkhasiat yang ditanam di lahan pekarangan dan dikelola oleh keluarga dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan tradisional. Pemberdayaan masyarakat di Desa Jatisari dilakukan dengan mengadakan pelatihan pembuatan jamu dan pembangunan taman tanaman obat keluarga (TOGA). Pembangunan taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Metode pelaksanaan terdapat Tahap Persiapan kegiatan PKMM dilakukan melalui dua tahap, yaitu persiapan eksternal dan persiapan internal. Tahap pelaksanaan terdapat 1. Penyuluhan dan Diskusi Terkait Tanaman Obat Keluarga (TOGA) 2. Penyerahan Bibit Tanaman Obat Keluarga (TOGA) 3. Pembangunan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) 4. Pelatihan Pembuatan Jamu. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat Desa Jatisari dapat mengetahui dan memahami tentang pemanfaatan tanaman TOGA dan mulai untuk melakukan penanaman TOGA serta dapat mengolah tanaman TOGA menjadi obat atau produk bernilai ekonomi tinggi dalam bentuk minuman.
Community Empowerment: Used Cooking Oil Recycle to Produce Handwash Soap as a Commercial Souvenir Product in Surakarta Muhammad Abdus Salam Jawwad; Restu Hikmah Ayu Murti; Praditya Sigit Ardisty Sitogasa
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2021): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.412 KB)

Abstract

A community service program was held in Surakarta city, in a boarding school named Kanzus Sholawat to solve the cooking oil waste problem. The used oil which locally is alluded to jelantah oil, blackish brown colored, contains exceptionally high levels of cholesterol, carcinogen, and it may cause harm for human wellbeing. Jelantah oil ordinarily will be directly thrown to the environment, hence may cause water and soil contamination. Agreeing to this, it is essential to teach individuals to do minimization and reuse to the utilized oil (jelantah). Besides, the individuals will be prepared to commercialize the items as a souvenir gift item. The jelantah oil will be processed into handwash cleanser products with a feasible, simple, and cheap procedure and utilizing effortlessly obtained material. To start, a 500 ml of used cooking oil is filtered and mixed with 160 grams of NaOH flakes soluted in 200 ml of water. Some drops of fragrance is added to make the soap perfumed. The purpose of this community service is to provide assistance to the Kanzus Sholawat Surakarta Foundation to take the economic value from the oil waste by commercializing the recycle product. The program will be carried out by training and education to handle the jelantah oil into handwash cleanser, and persistent assessment to make sure the Kanzus Sholawat Surakarta students and adjacent community get the optimal benefits. Pre-order sale system using e-commerce is also expected to be implemented by the students, to make this program sustainable.
Alat Tanam Jagung yang Praktis Guna Mempermudah dan Mengurangi Biaya Produksi Kelompok Tani di Dramaga, Bogor, Jawa Barat Wiliandi Saputro; Wahyu Dwi Lestari; Luluk Edahwati; Radissa Dzaky Issafira; Ahmad Khairul Faizin; Ndaru Adyono; Tria Puspa Sari
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2021): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.995 KB)

Abstract

Saat ini jagung menjadi komoditi tanaman pangan yang dibudidayakan oleh kelompok tani di Kecamatan Dramaga, Bogor, Jawa Barat. Pada proses tanam jagung, upah untuk pekerja dan jasa pertanian lainnya adalah komponen biaya produksi paling besar yang harus dikeluarkan para petani per musim tanam untuk satu hektar luas panen jagung. Perbandingannya mencapai 54% dari total biaya produksi yang harus dikeluarkan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya belum adanya suatu alat yang membantu petani dalam proses tanam jagung yang praktis, sehingga diperlukan banyak pekerja dan tenaga dalam prosesnya seperti pembuatan lubang tanam, penjatuhan benih, proses penutupan lubang tanam, serta perataan lubang tanam yang seluruhnya masih dilakukan secara manual. Cara ini dirasa petani membutuhkan banyak tenaga, biaya produksi yang tinggi, serta kurang efisien. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka kami membuat alat tanam jagung yang praktis dan efisien di mana seluruh proses tanam jagung hanya dilakukan menggunakan satu mekanisme kerja pada alat. Dengan menggunakan alat ini membuat Kelompok Tani Jagung di Dramaga, Bogor menjadi sangat terbantu, pekerjaan petani menjadi lebih ringan, kualitas tanam lebih baik dan presisi, waktu yang dibutuhkan menjadi lebih singkat, tenaga yang dibutuhkan menjadi lebih sedikit, serta lebih praktis digunakan sehingga dapat mengurangi biaya produksi (upah pekerja dan biaya produksi lainnya).
Pemanfaatan Limbah Organik Kopi Menuju Desa Mandiri Pangan dan Energi Novel Karaman; Tria Puspa Sari; Ndaru Adyono; Wahyu Dwi Lestari; Radissa Dzaky Issafira; Ahmad Khairul Faizin; Wiliandi Saputro
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2021): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.069 KB)

Abstract

Abstrak Dusun Kuntul Desa Kalipucang Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu daerah penghasil kopi. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat daerah tersebut untuk mengelolah limbah organik yang dihasilkan dari kopi. Penyuluhan dan sosialisai tentang pemanfaatan limbah organik kopi kepada komunitas masyarakat di daerah tersebut sangat bermanfaat bagi kemandirian desa di bidang pangan dan energi. Metode yang digunakan adalah penyuuhan dan sosialisasi secara langsung kepada komunitas masyarakat, selain itu juga memberikan demonstrasi tantang memodifikasi kompor dan cara pemurnian biogas. Biogas tersebut didapatkan dari proses pembusukan bahan-bahan organik yang dihasilkan dari limbah kopi. Oleh karena itu, masyarakat di daerah tersebut mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tentangpengolahan limbah organik menjadi biogas dari kegiatan ini.
Edukasi Pandemi Covid-19 Sebagai Upaya Pencegahan dan Pemutusan Mata Rantai Penularan Covid – 19 di Desa Malangsari Kabupaten Nganjuk Novel Karaman; Mu'tasim Billah; Titi Susilowati; Silvana Dwi Nurherdiana; Galih Suci Widyanto; Rima Fitriasari
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2021): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.209 KB)

Abstract

Corona virus Disease-2019 (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus bernama SARS – COV-2 atau yang dikenal dengan VIRUS CORONA. Virus Corona ini menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Penyebaran virus COVID- 19 meningkat semakin cepat melalui tetesan air liur atau keluar dari hidung ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Namun demikian, masih sedikit pemahaman dan kesadaran masyarakat di Desa Malangsari, Kecamatan Tanjung Anom, Kabupaten Nganjuk yang mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah. Oleh karena itu, perlunya peningkatan pemahaman COVID-19 dan pentingnya mematuhi protokol kesehatan dalam upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penularan COVID-19. Kegiatan yang dilakukan dengan metode Edukasi COVID-19 kepada Masyarakat desa Malangsari melalui sosialisasi, penempelan pamflet di tempat umum, penerapan protokol kesehatan, dan media sosial. Dengan demikian, harapan Desa Malangsari terbebas dari virus corona dapat terwujud.
Pengembangan Budikdamber Kelurahan Dupak di Masa Pandemi Covid-19 Mas'udah, Kusuma Wardhani; Achmad, Zainal Abidin; Chayani, Ita Sabilah Putri; Nathania, Niken; A, Rahadyan Naufal; Fadhilah, Yusuf; Wiranegara, Bayu Frastra
abdimesin Vol. 1 No. 2 (2021): Abdi-mesin
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/abdi-mesin.v1i2.13

Abstract

Kawasan perkotaan khususnya pada kelurahan Dupak kecamatan Krembangan memiliki lahan yang terbatas. Oleh karena itu mahasiswa KKN Kelompok 38 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melakukan penyuluhan dan pendampingan mengenai pengembangan Budikdamber untuk dimanfaatkan oleh warga sekitar. Hasilnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, juga menunjang kondisi ekonomi masyarakat itu sendiri melalui pemasaran hasil panen urban farming. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah persiapan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi. Inovasi mengenai budidaya ikan dan sayur secara Aquaponik dari mahasiswa KKN Kelompok 38 UPN Veteran Jawa Timur agar warga Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya dapat mengolah hasil budidaya untuk kebutuhan sendiri di rumah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait penerapan Budikdamber yang telah dilaksanakan ini memberikan pengetahuan kepada masyarakat dan sebagai kepuasan gizi untuk mencegah stunting. Program ini juga meningkatkan keterampilan mitra dan swasembada pangan rumah tangga dengan memanfaatkan pekarangan rumah yang sempit dengan menanam sayuran dan ikan dalam ember.

Page 1 of 2 | Total Record : 18