cover
Contact Name
Ahmad Zaelani
Contact Email
jurnalimpresiindonesia@gmail.com
Phone
+62895613976252
Journal Mail Official
jurnalimpresiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Palm Asri Pasalakan Blok C Nomor 5 Kelurahan Pasalakan Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Impresi Indonesia
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28281284     EISSN : 2810062X     DOI : https://doi.org/10.58344/jii.v2i12
The Jurnal Impresi Indonesia provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. The journal publishes research articles covering all aspects of social sciences, ranging from management, economics, Education, law, Social Health and religion that belong to the social context. Published articles are articles from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues, or reviews of scientific books
Articles 1,087 Documents
Analisis Total Productive Maintenance (TPM) untuk Meningkatkan Efektivtas Mesin Tire Building Menggunakan Metode Overall Equipment Effectivefitness (OEE) dan Six Big Losses di PT XYZ Raihan Kusairi; Setiawan Setiawan; Puput Rahmawati
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7936

Abstract

Industri manufaktur ban menghadapi tantangan dalam mempertahankan produktivitas dan kualitas produksi akibat tingginya ketergantungan terhadap keandalan mesin. Mesin tire building sebagai salah satu peralatan kritis dalam proses produksi ban perlu memiliki tingkat efektivitas yang optimal untuk menghindari kehilangan produksi akibat gangguan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas mesin tire building di PT XYZ melalui pendekatan Total Productive Maintenance (TPM) menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses serta mengidentifikasi faktor penyebab utama penurunan kinerja mesin. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan data operasional mesin periode September–Desember. Analisis dilakukan melalui perhitungan tiga komponen OEE, yaitu availability rate, performance rate, dan quality rate, kemudian dilanjutkan dengan identifikasi kerugian produksi berdasarkan Six Big Losses dan analisis prioritas menggunakan diagram Pareto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata OEE mesin tire building sebesar 62,28%, masih berada di bawah standar world class sebesar 85%. Nilai availability rate mencapai 94,74%, sedangkan performance rate sebesar 76,83% dan quality rate sebesar 85,39%. Faktor kerugian terbesar berasal dari reduce speed losses sebesar 21,93% dengan kontribusi kumulatif 36,24%, diikuti oleh idling and minor stoppages losses, process defect losses, dan reduce yield losses. Berdasarkan hasil tersebut, peningkatan efektivitas mesin perlu difokuskan pada pengurangan kehilangan kecepatan produksi, peningkatan stabilitas operasi, dan pengendalian kualitas produk. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi perusahaan dalam mengoptimalkan program pemeliharaan mesin berbasis TPM secara berkelanjutan.
Konsistensi, Sensitivitas, dan Relevansi Tingkat Kesehatan BPRS: Studi Komparatif CAMELS, RGEC, dan Altman Z-Score pada BPRS HIK Parahyangan (2020–2024) Adhitya Abriansyah Afandi; MN. Hosen; E. Amalia; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7937

Abstract

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) memiliki peran strategis dalam mendukung inklusi keuangan syariah, namun karakteristik usaha yang berskala mikro dan keterbatasan kapasitas manajemen risiko menyebabkan BPRS menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas keuangan. Pengukuran tingkat kesehatan bank menjadi instrumen penting untuk mengevaluasi ketahanan dan kemampuan adaptasi BPRS terhadap perubahan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsistensi, sensitivitas, dan relevansi metode CAMELS, RGEC, dan Altman Z-Score dalam menilai tingkat kesehatan BPRS HIK Parahyangan selama periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan metode studi kasus melalui pemanfaatan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keuangan BPRS HIK Parahyangan. Analisis dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran berdasarkan aspek permodalan, kualitas aset, manajemen risiko, rentabilitas, likuiditas, tata kelola, serta indikator prediksi financial distress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode CAMELS dan RGEC secara konsisten mengategorikan kondisi BPRS HIK Parahyangan dalam kondisi sehat, dengan dukungan kualitas aset, likuiditas, dan kecukupan modal yang relatif baik. Namun, terdapat tekanan pada aspek earnings yang ditunjukkan oleh penurunan ROA, NIM, dan peningkatan BOPO. Sementara itu, Altman Z-Score menunjukkan bahwa bank berada pada zona aman selama periode penelitian, tetapi lebih sensitif dalam mendeteksi penurunan stabilitas keuangan pada tahun 2024. Penelitian menyimpulkan bahwa tidak terdapat satu metode yang sepenuhnya superior, melainkan kombinasi CAMELS, RGEC, dan Altman Z-Score mampu memberikan evaluasi kesehatan BPRS yang lebih komprehensif melalui keseimbangan antara pendekatan regulatif dan sistem peringatan dini.
Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Credit Intention to Use Peran Sikap dalam Mengadopsi Layanan Fintech dan Layanan Perbankan Konvensional: Studi Kasus pada Pelaku UMKM di Indonesia Menggunakan Pendekatan Theory Acceptance Model Lutfiah Pratiwi Hasanah
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7943

Abstract

Inklusi keuangan pada era digital telah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mempertimbangkan berbagai sumber pembiayaan, baik melalui layanan teknologi keuangan (fintech) maupun layanan perbankan konvensional. Namun, perbedaan karakteristik akses, risiko, dan tingkat kepercayaan terhadap kedua layanan tersebut menyebabkan faktor pembentuk niat mengambil kredit masih perlu dikaji secara lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap credit intention to use serta menguji peran mediasi sikap dalam mengadopsi layanan fintech dan layanan perbankan konvensional berdasarkan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain survei cross-sectional. Data diperoleh melalui kuesioner terhadap 151 pelaku UMKM di Indonesia dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat mengambil kredit, sikap terhadap layanan perbankan konvensional, dan sikap terhadap layanan fintech. Selain itu, sikap terhadap layanan perbankan konvensional terbukti memediasi hubungan antara literasi keuangan dan niat mengambil kredit, sedangkan sikap terhadap layanan fintech tidak menunjukkan efek mediasi yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun UMKM memiliki penerimaan positif terhadap fintech, layanan perbankan konvensional masih menjadi jalur yang lebih kuat dalam membentuk keputusan kredit karena faktor keamanan, legitimasi, dan kepercayaan institusional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi keuangan dan penguatan kredibilitas layanan keuangan menjadi strategi penting dalam mendorong keputusan pembiayaan UMKM yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Pengaruh Literasi Digital dan Kesiapan Teknologi terhadap Keberlanjutan Bisnis UMKM Kuliner dalam Konteks Pemanfaatan QRIS di Kabupaten Bekasi Kayla Sejatining Pangesti; Sigit Anggoro; Dea Destiani
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7953

Abstract

Transformasi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengadopsi berbagai teknologi, termasuk Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), sebagai sistem pembayaran digital. Namun, keberhasilan pemanfaatan QRIS tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh literasi digital dan kesiapan teknologi pelaku usaha dalam mengelola aktivitas bisnis secara efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi digital dan kesiapan teknologi terhadap keberlanjutan bisnis UMKM kuliner pengguna QRIS di Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 155 pelaku UMKM kuliner yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Literasi digital diukur berdasarkan kerangka Digital Competence Framework (DigComp 2.1), sedangkan kesiapan teknologi diukur menggunakan Technology Readiness Index (TRI). Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4 melalui evaluasi outer model, inner model, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital dan kesiapan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan bisnis UMKM kuliner pengguna QRIS. Kesiapan teknologi memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan literasi digital, yang menunjukkan bahwa kesiapan pelaku usaha dalam menerima dan memanfaatkan teknologi menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha. Temuan penelitian ini memperkuat perspektif Resource-Based View (RBV) dan Technology Readiness Index (TRI) bahwa kapabilitas digital dan kesiapan teknologi merupakan sumber daya strategis yang mendukung keberlanjutan bisnis UMKM. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah, Bank Indonesia, dan lembaga pendamping UMKM dalam merancang program peningkatan literasi digital serta kesiapan teknologi guna memperkuat transformasi digital dan keberlanjutan UMKM.
Risk Management Implementation in Mitigating Non-Performing Financing at Bank Syariah Indonesia Muhamad Dipo Misnadi; Maya Sari
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7983

Abstract

This study analyzes the implementation of risk management frameworks in mitigating Non-Performing Financing (NPF) at Bank Syariah Indonesia (BSI), addressing a critical challenge to the sustainable growth of Islamic banking. Employing a descriptive qualitative approach through in-depth interviews with key stakeholders and comprehensive document analysis, this research identified that BSI’s risk management strategy is built upon three primary pillars: (1) robust creditworthiness assessments utilizing the 5Cs of credit analysis alongside deep character evaluation, supported by stringent Risk Acceptance Criteria (RAC) and rigorous verification; (2) proactive monitoring systems and tight internal controls deployed via a digitalized Early Warning System (EWS) and strategic payment due-date adjustments; and (3) an integrated, Sharia-compliant NPF resolution mechanism utilizing rescheduling, reconditioning, and restructuring protocols. The findings reveal a consistent downward trend in BSI’s NPF ratio, demonstrating the efficacy of a risk management policy that is adaptive, digitally-driven, and anchored in Sharia principles, including the vital oversight of the Sharia Supervisory Board. This study enriches the literature on Islamic banking risk management by highlighting the integration of Sharia dimensions into credit risk mitigation, while offering practical insights for BSI and other Islamic financial institutions to optimize financing portfolio quality and strengthen overall financial stability.
Evaluasi Rembesan dan Stabilitas Bendungan Pidekso Menggunakan Back Analysis Berbasis Data Instrumentasi Nur Muhammad Aquana Akhsanul Huda; Mahendra Andiek Maulana; Trihanyndio Rendy Satrya
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7986

Abstract

Parameter geoteknik hasil investigasi awal belum tentu merepresentasikan kondisi aktual bendungan urugan setelah mengalami penggenangan dan pembebanan selama masa operasi. Penelitian ini bertujuan memperoleh parameter geoteknik terkalibrasi Bendungan Pidekso melalui analisis balik (back analysis) berbasis data instrumentasi serta mengevaluasi kesesuaiannya terhadap kondisi rembesan dan stabilitas lereng. Analisis dilakukan pada penampang STA 0+180, STA 0+280, dan STA 0+320 dengan variasi elevasi muka air waduk +174,00 m, +185,00 m, dan +186,67 m. Data yang digunakan meliputi parameter geoteknik awal, elevasi muka air waduk, piezometer, pressure cell, V-notch, dan patok geser. Kalibrasi dilakukan secara bertahap melalui penyesuaian koefisien permeabilitas berdasarkan tekanan air pori dan kecenderungan debit rembesan, kemudian dilanjutkan dengan kalibrasi parameter mekanik berdasarkan tegangan efektif, faktor keamanan, dan kewajaran bidang longsoran menggunakan SEEP/W dan SLOPE/W. Hasil analisis balik menghasilkan parameter inti terkalibrasi berupa k = 1,65 × 10?¹? m/det, ?sat = 19,50 kN/m³, c? = 29,00 kPa, dan ?? = 24,00°. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis balik berbasis data instrumentasi mampu menghasilkan parameter geoteknik yang lebih representatif sehingga dapat digunakan sebagai dasar evaluasi kondisi rembesan dan stabilitas Bendungan Pidekso selama masa operasi.
Analisis User Experience Aplikasi Activebarngo Menggunakan Metode Heart Metrics dan Importance Performance Analysis (IPA) Bayulistio Indrawan; Asep Juarna
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7989

Abstract

Perkembangan teknologi digital pada industri kebugaran mendorong hadirnya berbagai aplikasi yang bertujuan meningkatkan kemudahan akses dan pengalaman pengguna dalam melakukan aktivitas olahraga. Aplikasi ActiveBarnGo dikembangkan sebagai platform digital untuk mendukung proses pencarian jadwal, pemilihan kelas, dan pemesanan layanan olahraga pada studio ActiveBarn. Namun, keberhasilan aplikasi digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fitur, tetapi juga oleh kualitas pengalaman pengguna selama berinteraksi dengan aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas pengalaman pengguna aplikasi ActiveBarnGo serta mengidentifikasi aspek yang perlu diprioritaskan dalam pengembangan aplikasi menggunakan metode HEART Metrics dan Importance Performance Analysis (IPA). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 60 responden yang telah menggunakan aplikasi ActiveBarnGo. Instrumen penelitian disusun berdasarkan lima dimensi HEART Metrics, yaitu Happiness, Engagement, Adoption, Retention, dan Task Success, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, serta pemetaan kuadran IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ActiveBarnGo secara umum telah memberikan pengalaman pengguna yang positif dengan nilai rata-rata tertinggi pada dimensi Happiness sebesar 85,6%, Adoption sebesar 84,2%, dan Task Success sebesar 83,8%. Namun, hasil analisis IPA menemukan beberapa aspek yang menjadi prioritas utama perbaikan, yaitu keterlibatan pengguna secara rutin, kemudahan penggunaan pada tahap awal, stabilitas fitur, keberlanjutan penggunaan aplikasi, serta proses penyelesaian pemesanan kelas. Kesimpulannya, ActiveBarnGo telah memiliki kualitas pengalaman pengguna yang baik, tetapi diperlukan peningkatan pada aspek Engagement, Adoption, Retention, dan Task Success agar aplikasi mampu meningkatkan loyalitas pengguna dan mendukung keberlanjutan layanan digital olahraga.
Recurrence of Precancerous Cervical Lesions After Loop Electrosurgical Excision Procedure (Leep): A Systematic Review Tatit Syahadani Alfirdausi; Alifsya Bidarani Widyajayaning Sukma
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7993

Abstract

To qualitatively synthesize available evidence on recurrence rates of CIN 2/3 following LEEP and risk factors associated with recurrence precancerous cervical lesions. Reputable scientific databases were used to conduct a comprehensive literature search, with a focus on peer-reviewed journals found in PubMed and Scopus. We included cohort studies that reported histologically confirmed CIN2/3 recurrence rates and utilized statistical analysis to identify associated risk factors following LEEP. Key quantitative data on recurrence rates, follow-up duration, and results were critically extracted and synthesized. The study selection process yielded four studies that met the inclusion criteria. All included studies were retrospective in design. The reported incidence of CIN 2/3 recurrence post-LEEP varied widely across studies, ranging from 3,2 % to 9,8%. Most recurrences were detected within the first 12 to 18 months of follow-up. The most potent factor is the persistence of high-risk Human Papillomavirus (HR-HPV) infection post-treatment, showing an exceptionally strong association. Qualitative synthesis identified risk factors of recurrence: (1) persistent post-procedure infection with high-risk Human Papillomavirus (HR-HPV), (2) positive surgical margins, and (3) older patient age. Persistent HR-HPV infection is the most critical determinant governing the recurrence of precancerous cervical lesions after LEEP. These findings strongly advocate for post-treatment surveillance protocols that integrate HR-HPV testing with cytology to accurately stratify risk and ensure prompt, targeted re-intervention for high-risk patients.
Penerapan Formal Safety Assessment (FSA) untuk Penilaian Risiko Kecelakaan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya Dian Prasetyawati; Dedy Wahyudi; Muhammad Aris Setiawan
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7994

Abstract

Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) merupakan alur pelayaran strategis dengan kepadatan lalu lintas kapal yang tinggi sehingga memiliki potensi risiko kecel-akaan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecel-akaan kapal dan merumuskan upaya peningkatan keselamatan pelayaran di APBS pada periode 2020–2024 dengan menggunakan metode Formal Safety Assessment (FSA) yang meliputi identifikasi bahaya, analisis risiko, perumusan Risk Control Options (RCO), evaluasi efektivitas RCO, serta Cost–Benefit Assessment (CBA). Data penelitian diperoleh dari data kecelakaan kapal, hasil kuesioner, dan regulasi keselamatan pelayaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan collision merupakan jenis kecelakaan yang paling dominan, diikuti sinking dan fire. Ber-dasarkan analisis FSA, collision berada pada kategori Very High Risk, sinking pada High Risk, dan fire pada Low Risk. Tujuh RCO dirumuskan untuk menurunkan tingkat risiko tersebut yaitu optimalisasi peran aktif VTS dalam pengaturan lalu lintas kapal dan peringatan dini konflik lintasan, peningkatan kompetensi perwira jaga melalui pelatihan Bridge Resource Management dan manajemen kelelahan, reposisi dan peningkatan kualitas SBNP pada segmen kritis, peningkatan pengawasan stabilitas kapal dan manajemen muatan sebelum dan selama pe-layaran, peningkatan kesiapan keselamatan kapal melalui pemeriksaan LSA dan emergency drill rutin, peningkatan inspeksi dan perawatan sistem mesin dan in-stalasi listrik kapal, peningkatan kompetensi awak kapal dalam pencegahan dan penanganan kebakaran awal (Advanced Fire Fighting) dan hasil CBA menunjuk-kan seluruh RCO memiliki nilai Benefit–Cost Ratio (BCR) ? 2 sehingga dikate-gorikan sangat layak. Penerapan RCO secara terintegrasi diharapkan mampu menurunkan risiko kecelakaan hingga tingkat As Low As Reasonably Practicable (ALARP).
Pengaruh Jaminan dan Ulasan Pelanggan terhadap Niat Beli dengan Kepercayaan sebagai Variabel Mediasi pada Konsumen E-Commerce Lazada di Kota Padang Yola Mentari Halifa; Vidyarini Dwita
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jaminan dan ulasan pelanggan terhadao niat beli dengan kepercayaan sebagai variabel mediasi pada konsumen e-commerce Lazada di Kota Padang. Penelitin ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Populasi penelitian adalah konsumen di Kota Padang yang belum pernah melakukan pembelian melalui platform Lazada. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 146 responden yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaminan dan ulasan pelanggan tidak berpengaruh signifikan terhadap niat beli. Sebaliknya, jaminan dan ulasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan. Selain itu, kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepercayaan mampu memediasi secara signifikan pengaruh jaminan terhadap niat beli serta pengaruh ulasan pelanggan terhadap niat beli. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan niat beli konsumen terhadap Lazada lebih efektif dilakukan melalui upaya membangun kepercayaan konsumen daripada hanya meningkatkan jaminan dan kualitas ulasan pelanggan secara langsung. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan e-commerce untuk memperkuat strategi dalam membangun kepercayaan konsumen sebagai faktor utama yang mendorong niat beli.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 5 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Indonesian Impression Journal (JII) Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 7 (2025): Indonesian Impression Journal (JII) Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Impresi lndonesia Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Impresi Indonesia More Issue