cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
Peningkatan Kualitas Gula Semut melalui Introduksi Mesin Pengaduk di Desa Kekait Kecamatan Gunung Sari Provinsi Nusa Tenggara Barat Yeni Sulastri, Rucitra Widyasari, Hary Kurniawan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.951 KB)

Abstract

Desa Kekait merupakan salah satu desa yang banyak ditumbuhi tanaman aren. Sebagian besar masyarakatnya memanfaatkan nira aren menjadi gula semut dan menjadikanya sebagai mata pencaharian. Oleh karena itu Desa Kekait dikenal sebagai sentra penghasil gula semut di ProvinsiNusa Tenggara Barat. Namun kondisi tersebut belum mampu meningkatkan perekonomian pengrajin gula semut, padahal pekerjaan tersebut sudah ditekuni bertahun-tahun secara turun temurun. Tujuan dari kegiatan ini adalah memperbaiki mutu proses selama produksi sertapengenalan dan penerapan alih teknologi berupa peralatan produksi yang dapat meningkatkan kualitas produk mitra untuk menjadi produk lokal unggulan. Kegiatan pengabdian yang telah dilakukan berjalan lancar dan efektif. Mitra sangat antusias, respon cukup baik dan bersemangat dalam mengikuti penyuluhan dan pelatihan yang diberikan. Selain itu, selama kegiatan pelatihan, mitra cukup terampil saat diintroduksi mesin pengaduk gula semut. Hal ini ditandai dengan berhasilnya mitra membuat gula semut menggunakan mesin tersebut
Pengenalan Paket Teknologi Varietas Jagung Komposit dan Hibrida pada Kondisi Cekaman Kekeringan di Lahan Kering Wayan Sudika, Dwi Ratna Anugrahwati, I Gusti Putu Muliarta Aryana, A.A. Ketut Sudharmawan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.129 KB)

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat, yaitu meningkatkan pengetahuan di bidang karakteristik tanaman jagung lahan kering dan peranan bahan organik dalam tanah dan memperkenal paket teknologi penanaman jagung pada kondisi cekaman kekeringan di lahan kering dengan sumur pompa; khususnya tentang penggunaan pupuk organik pada varietas komposit dan hibrida. Metode yang digunakan dalam pengabdiankepada masyarakat adalah metode pendidikan orang dewasa (POD) dengan teknik partisipatif. Selain itu, dibuat pula demplot. Kegiatan dilakukan mulai awal bulan Mei hingga September 2018. Target luaran yaitu bertambahnya pengetahuan dan pemahaman petani tentang efisiensi pemberian air, peranan pupuk organik, karakteristik tanaman jagung lahan kering dan petani dapat menentukan paket teknologi yang akan diterapkan di lahannya serta tersusunnya artikel ilmiah yang akan diterbitkan dalam jurnal/prosiding. Hasil pengabdian bahwa pengetahuan petani dibidang, karakteristik tanaman jagung lahan kering dan peranan bahan organik dalam tanah telah bertambah. Paket teknologi yang dipilih petani adalah pemberian pupuk organik petroganik sebanyak 500 t/ha dengan varietas Lamuru/NK7328.
Peningkatan Kualitas Audio di Musholla Al Huda Desa Gunungsari Suthami Ariessaputra, Budi Darmawan, Cahyo Mustiko Okta Muvianto, Syafaruddin Ch
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.183 KB)

Abstract

Desa Gunungsari kabupaten Lombok Barat merupakan salah satu wilayah yang terkena dampak Gempa Lombok pada 5 Agustus 2018. Suasana keagamaan di Desa Gunungsari sangat kental karena masyarakat juga ikut aktif berpartisipasi menghidupkan kegiatan-kegiatan keagamaan. Kegiatan tersebut biasanya memanfaatkan fasilitas tempat ibadah, salah satunya adalah Musholla Al Huda yang terletak di Dusun Kapek Atas Desa Gunungsari. Musholla Al Huda digunakan untuk berbagai kegiatan ibadah, antara lain sholat lima waktu, pengajian dan belajar Al Quran. Namun kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Musholla tersebut kurang didukung oleh sarana dan kualitas audio yang memadai. Upaya peningkatan kualitas audio pada Musholla Al Huda dilakukan dengan menambahkan beberapa peralatan output audio external dan internal serta menambahkan alat pencampur dan pengatur suara (mixer). Selain itu, untuk meningkatkan keamanan, peralatan audio selanjutnya dipindahkan dan ditempatkan dalam ruang takmir, dengan penambahan saklar untuk akses menghidupkan dan mematikan peralatanpengeras suara dari luar ruang takmir. Sehingga peralatan audio menjadi lebih aman dan terhindar dari pengubahan pengaturan suara yang tidak proporsional. Selanjutnya dilakukan pelatihan penggunaan dan perawatan peralatan audio kepada takmir Musholla. Penilaian kualitas audio yang dihasilkan menggunakan metode Mean Opinion Score MOS dengan rentang nilai 1 sampai 5 dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Penilaian oleh responden dilakukan di ruang utama dan teras musholla. Nilai rata-rata yang diperoleh untuk kualitas audio di ruang utama yaitu 4,67 berarti kualitas suaranya “sangat jelas” sedangkan untuk di teras musholla yaitu 4,23 berarti kualitas suara yang dihasilkan masuk kategori “jelas”.
Pelatihan Peningkatan Nilai Estetika Gerabah Banyumulek dengan Pemanfaatan Limbah Abu Pembakaran dan Kulit Biji Asam sebagai Agen Pewarna Alami Saprini Hamdiani, Made Ganesh D., Dina Asnawati, Nurul Ismillayli, Siti Raudhatul K., Saprizal Hadis
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.83 KB)

Abstract

Gerabah adalah salah satu potensi unggulan dari Desa Banyumulek Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat. Industri gerabah di desa ini, diawali dengan pembuatan berbagai perkakas rumah tangga sederhana. Seiring berjalannya waktu, perkembangan model dan jenis gerabah kian berkembang. Selain model dan jenis untuk menarik minat konsumen, pengrajin gerabah meningkatkan nilai estetika gerabah dengan pewarnaan. Untuk menghasilkan warna yang bervariasi dan kuat hampir 80% pengrajin menggunakan pewarna sintetik (cat) dan produk pengkilap dengan kandungan besi oksida. Kedua bahan ini tidak ramah lingkungan, sehingga perlu ada solusi alternatif dengan pewarna alami menggunakan limbah abu pembakaran dan kulit biji asam. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan praktek pewarnaan gerabah. Tahap sosialisasi diikuti oleh 30 orang pengrajin anggota UMKM Patuh Pacu Desa Banyumulek. Pada tahap sosialisasi para peserta diberikan pengetahuan tentang pemanfaatan limbah abu pembakaran dan kulit biji asam sebagai pewarna dan pengkilap alami gerabah. Selain itu, para pengrajin diberi pemahaman tentang efek negatif bahan kimia dalam cat sintetis dan bahan pengkilap. Tahap praktek dilakukan pada saat pembakaran gerabah. Gerabah yang masih dalam keadaan panas ditumpuk dengan limbah abu pembakaran halus, bubuk sekam, jerami dan rumput basah, menghasilkan gerabah dengan warna hitam alami dan mengkilat. Pewarnaan dengan kulit biji asam dilakukan dengan mencampurkan bahan ini dengan limbah abu pembakaran halus kemudian dimasak selama 30 menit. Air campuran disaring dan diaplikasikan pada gerabah menghasilkan warna merah maroon alami dan mengkilat. Penggunaan pewarna alami pada hasil-hasil kerajinan tangan sangat diminati oleh pasar ekspor Asia, Eropa dan Australia. Sehingga hasil pengabdian ini, diharapkan dapat meningkatkan inovasi teknik pewarnaan alami pada gerabah.
Aplikasi Ekstrak Rumput Laut Sargassum Sp sebagai Produk Handsoap Lokal pada Guru dan Siswa Sd Gmc Puyung Lombok Tengah Eka Sunarwidhi Prasedya, Sunarpi, Candra Dwipayana Hamdin
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.007 KB)

Abstract

Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti di Indonesia, karena morbiditas dan mortilitas-nya yang masih tinggi. Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat (2016) menunjukkan bahwa prevelensi kejadian diare di Kabupaten Lombok Tengah menduduki peringkat kedua dengan persentase kejadian 47.87% per tahun. Berdasarkan kondisi tersebut, maka diperlukan adanya sosialisasi pada masyarakat mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan suatu media sabun untuk menekan angka kejadian diare di Lombok Tengah. Salah satu alternatif bahan baku lokal yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai handsoap alami adalah rumput laut khususnya jenis Sargassum sp. Rumput laut Sargassum sp. tumbuh melimpah di wilayah perairan Pulau Lombok, pemanfaatannya masih sangat kurang dikarenakan sedikitnya informasi mengenai potensi aktifitas biologis rumput laut jenis Sargassum sp. Sehingga Sargassum sp. cenderung hanya menjadi sampah di sepanjang garis pantai Pulai Lombok bahkan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan menanamkan wawasansejak dini pada anak-anak sekolah tingkat SD mengenai pentingnya cuci tangan untuk menekan kejadian diare di Lombok Tengah. Selain melihat implikasi sosialisasi ini untuk kesehatan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan usaha kecil untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Lombok Tengah melalui pengembangan pembuatan handsoap dengan bahan baku lokal yang mudah diperoleh. Pada pengabdian ini dilakukan demonstrasi hasil penelitian sekala laboratorium pemanfaatan rumput laut liar Sargassum sp untuk handsoap alami. Selain itu memberikan edukasi kepada siswa dan guru mengenai pentingnya mencuci tangan. Demonstrasi dilanjutkan dengan pelatihan membuat handsoap alami dengan bioaktif berbasis rumput laut. Diharapkan mampu dikembangkan menjadi produk handsoap alami sekalarumah tangga. Pelaksanaan pengabdian dilaksanakan metode dikusi, demonstrasi dan praktik. Hasil pelaksanaan pengabdian ini adalah siswa dan guru mengetahui aplikasi rumput laut sebagai handsoap alami anti bakteri dengan bahan aktif dari rumput laut Sargaasum sp. Sehingga rumput laut liar Sargaasum sp bisa dimanfaatkan untuk aplikasi kesehatan. Melalui pengabdian ini dihasilkan prototype produk sabun antibakteri Sargasoap.
Implementasi Penggunaan Krim Pelindung Kulit dari Ekstrak Rumput Laut pada Guru dan Siswa Smp It Gmc Puyung, Lombok Tengah Sunarpi, Eka Sunarwidhi Prasedya, Murshal Ghozali, Candra Dwipayana Hamdin
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.875 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2007 diperoleh 77 spesies makroalga yang berpotensi sebagai Anti UV pada berbagai rumput laut tersebut tersebut dapat dijadiakan solusi untuk mengatasi dampak Global Worming yang terjadi saat ini. Bahaya paparan sinar matahari yang masuk ke bumi yang menimbulkan risiko kanker kulit dan efek samping penggunaan senyawa sintetis pada kosmetik anti UV yang ada saat ini maka diperlukan pengabdian masyarakat untuk mengimplementasikan hasil penelitian anti UV berbasis senyawa bioaktif dari rumput NTB sebagai pelindung kulit. Rumput laut yang digunakan adalah rumput laut liar yang belum termanfaatkan yaitu Sargassum sp. Pengabdian ini dilaksanakan melalui pembentukan Agent of Educator and Trainer bersama mitra Yayasan IT GMC Puyung. Pada pengabdian ini mengedukasi dan pelatihan pembuatan krim anti UV untuk mencegah timbulnya efek negatif paparan UV yang lebih parah seperti kanker kulit melalui krim pelindung kulit. Produk akhir pengabdian ini adalah Protoitpe produk krin anti UV SUN-GASUM.
Pelatihan Pembuatan Gel Penyembuh Luka Diabetes dari Ekstrak Rumput Laut pada Siswa dan Guru di Yayasan Generasi Muslim Cendekia (GMC) Payung Lombok Tengah Candra Dwipayana Hamdin, Handa Muliasari, Eka Sunarwidhi Prasedya, Sunarpi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.821 KB)

Abstract

Kejadian diabetes di Lombok Tengah masih sangat tinggi, pada tahun 2016 kejadian diabetes sebanyak 3364 pasien rawat jalan di puskesmas. Masyarakat kalangan bawah cenderung kurang memperhatikan kondisi dan komplikasi yang akan terjadi akibat diabetes dan luka pada diabetes. Amputasi tungkai bawah paling banyak karena luka kaki diabetes, jumlah penderita Diabetes Melitus dengan luka kaki terus meningkat dengan resiko 15-16 kali lebih besar untuk amputasi. Berdasarkan alasan tersebut pengabdian akan dilakukan di Desa Puyung Lombok Tengah. Rumput laut liar yang tidak termanfaatkan (Sargaasum sp) diketahui mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, polifenol, saponin, dan triterpenoid atau steroid. Senyawa-senyawa tersebut telah diketahui berperan dalam penyembuhan luka melalui mekanisme antimikroba, meningkatkan neovaskularisasi dan kepadatan kolagen, serta sebagai astringensia dan antioksidan. Pada pengabdian ini dilakukan demonstrasi hasil penelitian sekala laboratorium pemanfaatan rumput laut liar Sargassum sp untuk penyembuh luka pada diabetes. Selain itu memberikan edukasi kepada siswa dan guru mengenai pentingnya perawatan luka sehingga mampu mencegah kemplikasi khusunya amputasi pada luka diabetes. Demonstrasi dilanjutkan dengan pelatihan membuat gel penyembuh luka dengan bioaktif berbasis rumput laut. Diharapkan mampi dikembangkan menjadi produk gel sekala rumah tangga. Pelaksanaan pengabdian dilaksanakan metode dikusi, demonstrasi dan praktik. Hasil pelaksanaan pengabdian ini adalah siswa dan guru mengetahui aplikasi rumput laut sebagai penyembuh luka diabetes dan terlatih untuk membuat sediaan gel penyembuh luka dengan bahan aktif dari rumput laut Sargaasum sp. Selain itu siswa dan guru memahami pentingnya perawatan luka diabetes untuk mencegah komplikasi dan amputasi akibat luka diabetes. Sehingga rumput laut liar Sargaasum sp bisa dimanfaatkan untuk aplikasi kesehatan / peneyembuh luka diabetes. Melalui pengabdian ini dihasilkan prototype produk gel penyembuh luka S-Gell Wound Healing.
Pemanfaatan Ikan Laut sebagai Sumber Nutrisi yang Bernilai Ekonomis bagi Warga Pesisir Pantai Nipah, Malaka, Kecamatan Pemenang, KLU Rifana Cholidah, Ima Arum Lestarini, Ida Ayu Eka Widiastuti, Seto Priyambodo, Basuki Rahmat
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.962 KB)

Abstract

The territory of Indonesia consists of land and waters including the oceans, which constitute a large part of our beloved earth with an area of sea and land in Indonesia is 2/3 of the region in the form of oceans, while 1/3 of the area is land. However, the potential of the maritime sector has not been taken seriously, therefore the development and cultivation of the potential of marine resources need to be improved. The West Nusa Tenggara Province consists of 2 large islands, namely Lombok and Sumbawa and is surrounded by around 280 small islands. The total area of NTB province is 49,312.19 km2 consisting of land area of 20,153.15 km2 (40.87%) and sea waters covering 29,159.04 km2 (59.13%). The potential of marine resources as a source of nutrition for health is importantly known and understood by the community, especially those who live in coastal areas. Abundant marine resources in NTB province can also be processed into some foods which have economic values. However, knowledge of fishermen, housewife and coastal residents about the benefits of marine resources and how the processing the resources is still very low. This community service aims to provide information to residents who live around the coast about marine resources as essential nutrients for life and provide counseling and training on how to process marine resources into economically valuable food.
Pelatihan Pembuatan Selai Kreasi Baru Rudy Pramono, Illona S.G. Salem, Sanly, Trie Tamara Natasia
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.321 KB)

Abstract

Banyak bahan alami di Indonesia yang dapat digunakan untuk pembuatan selai agar dapat memberi alternatif pada produk selai yang sudah ada. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kreatifitas dan inovasi varian selai yang sudah ada dan di sisi lain dapat meningkatkan minat masyarakat untuk membuat selai sendiri di rumah. Kegiatan diselenggarakan dalam beberapa tahap, tahap pertama dilakukan surveiuntuk mendapatkan varian selai yang diminati masyarakat, yang didapatkan 12 jenis varian selai. Pada tahap kedua dilakukan uji coba pembuatan varian selai dan uji organoleptik produk dengan panelis ahli, yang dinlai dari aspek aroma, tekstur, warna dan rasa. Pada tahap ketiga proses dan varian selai yang sudah memenuhi kriteria didokumentasikan dalam bentuk buku resep. Tahap keempat melakukanpelatihan buku resep dengan didukung bahan dan peralatan yang dibutuhkan kepada kelompok pemuda GPAI Jakarta Barat. Pelatihan mendapat respon positif dari peserta untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam membuat selai kreasi baru ini.
Pengembangan Usaha Brownies Berbasis Jagung di Dusun Lingkung Desa Kopang Rembiga Kecamatan Kopang Lombok Tengah Siska Cicilia, Moegiratul Amaro, Rini Nofrida
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.904 KB)

Abstract

Hasil panen jagung di Kabupaten Lombok Tengah dari tahun ketahun mengalami peningkatan. Akan tetapi, pengolahan jagung masih terbatas pada pipilan jagung kering dimana harga jualnya masih rendah. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberi pengetahuan tentang cara pengolahan jagung menjadi brownies, membentuk usaha rintisan pengolahan jagung, peningkatan pendapatan ibu-ibu rumah tangga, serta meningkatkan kreatifitas kelompok mitra. Kegiatan yang telah dilakukan antara lain penyuluhan kandungan gizi dan manfaat jagung, cara pengolahan pangan yang baik (CPMB) dan sanitasi, pelatihan pembuatan brownies jagung, analisa mutu produk, penyuluhan tentang kemasan, labeling dan strategi pemasaran. Adapun kegiatan ini menghasilkan produk olahan berbasis jagung seperti brownies salut yang bermutu dan memiliki daya jual yang tinggi. Kegiatan ini dilakukan melalui transfer teknologi tepat guna pengolahan jagung menjadi beberapa produk olahan jagung.

Page 18 of 138 | Total Record : 1378