cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
Bimbingan Belajar Matematika dan Bahasa Inggris di Kelurahan Bojong Jaya - Tangerang Year Rezeki Patricia Tantu
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.875 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.846

Abstract

Kebutuhan yang besar akan pembelajaran yang bermakna untuk meningkatkan kemampuan berhitung dan kemampuan Bahasa Inggris di Kelurahan Bojong Jaya – Tangerang mendorong diadakannya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini. Kondisi latar belakang ekonomi warga yang bertempat tinggal di kelurahan tersebut sangat berdampak kepada pendidikan yang didapatkan anak-anak usia sekolah dasar. Pendidikan yang dirasakan oleh anak-anak belum maksimal dan memadai. Anak-anak kurang menguasai konsep dasar dalam berhitung dan minim dalam pembelajaran Bahasa Inggris. PkM ini bertujuan untuk menghadirkan pembelajaran bermakna dan menyenangkan sesuai dengan level anak SD dalam meningkatkan kemampuan berhitung dan Bahasa Inggris. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengamatan dan uji kemampuan dasar matematika dan Bahasa Inggris, penentuan materi dan jadwal tutor, pelaksanaan bimbingan belajar, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan pada bulan Januari-Juni 2020, tetapi ada perpanjangan pada bulan Agustus 2020 karena situasi pandemi yang mengakibatkan kegiatan ini terhenti pada bulan April-Juni. Hasil dari kegiatan bimbingan belajar ini adalah meningkatnya motivasi belajar anak, perbendaharaan kata dalam Bahasa Inggris anak bertambah, dan peningkatan kemampuan menguasai konsep dasar berhitung. Hal ini dapat terlihat dari catatan observasi tutor dan hasil uji kemampuan matematika dan Bahasa Inggris.
Pelatihan Pengelolaan Kelas bagi Guru Sekolah untuk Mencapai Tujuan Pembelajaran Juniriang Zendrato
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.136 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.849

Abstract

Keterampilan para guru di dalam mengelola afeksi saat berhadapan dengan para murid, rekan guru lainnya, pimpinan, dan orang tua menentukan pencapaian tujuan pembelajaran di dalam kelas. Para guru di Sekolah Mardi Yuana Cilegon membutuhkan waktu dan kesempatan untuk mengevaluasi dan merefleksikan pengalaman mengajar mereka selama ini di dalam kesempatan formal sekolah. Oleh karena itu, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memperkenalkan dan melatihkan praktik-praktik pengelolaan kelas yang efektif kepada guru. Pelatihan ini diberikan selama delapan kali pertemuan. Metode pelaksanaan adalah dengan pemaparan materi yang diselingi dengan ice breaking, diskusi kelompok yang dipimpin oleh para mahasiswa tutor, presentasi kelompok, gallery walk, tes, dan jurnal refleksi mingguan. Hasil kegiatan menunjukkan ada dua hal yang menjadi evaluasi para peserta pelatihan: internal dan eksternal. Untuk hal internal yang menyangkut diri peserta, 96% peserta pelatihan menyatakan bahwa motivasi mereka sebagai guru untuk bersedia menjadi lebih peka terhadap wawasan dan ilmu yang telah mereka peroleh dan memberikan ruang untuk evaluasi serta refleksi terhadap pengalaman mereka mengajar selama ini meningkat. Untuk hal eksternal yang di luar diri peserta, 96% peserta pelatihan menyatakan bahwa fasilitas yang dipakai untuk pelatihan cukup memadai, materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan, dan para pelatih dapat menyampaikan dengan metode yang tepat.
Pengembangan Aplikasi Sipamsimas (Sistem Informasi Penyedia Air Minum Dan Sanitasi Masyarakat) di BUMDes “Sumber Rejeki” Desa Cagakagung Kecamatan Cerme kabupaten Gresik Alfi Nugroho; Trisa Indrawati; Surya Priyambudi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.337 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.851

Abstract

BUMDes “Sumber Rejeki” adalah Penyediaan Air Minum dan Sanitasi berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), Permasalahan yang dihadapi mitra adalah manajemen BUMDes masih sangat sederhana, belum bisa menghitung Harga Pokok Produksi, Proses pencatatan meter air masih manual dan penghitungan dan pembuatan slip tagihan masih menggunakan Microsoft Excel dan Belum memiliki komputer, Solusi yang ditawarkan adalah dengan mengadakan Pelatihan manajemen keuangan terutama dalam menghitung Harga Pokok Produksi dan Penjualan, Pengembangan program komputer berbasis website dan android untuk pengelolaan PAMSIMAS, Pengadaan Komputer dan Printer sesuai spesifikasi yang dibutuhkan, Pelatihan komputer dan pengoperasian program komputer berbasis website dan android. Metode pelaksanaan program ini berupa tahapan pelaksanaan program untuk menjalankan solusi yang ditawarkan dan menyelesaikan masalah, yaitu; Rapat awal dan Koordinasi dengan mitra; Menyusun program dan jadwal kegiatan, pengadaan komputer dan printer; Pengembangan Program Komputer meliputi: Pengadaan program komputer untuk aneka jasa layanan/pembayaran, pelatihan dan pendampingan pengelolaan usaha, Mengembangkan program komputer berbasis website dan Android untuk pengelolaan PAMSIMAS; sedangkan Program Pelatihan dan Pendampingan, meliputi: Pelatihan dan Pendampingan PAMSIMAS, Microsoft Office dan Aneka Jasa Pembayaran; dalam aspek Budaya organisasi, Penataan SDM, Penghitungan harga pokok produksi dan harga pokok penjualan, dan Musyawarah dan sosialisasi dengan perangkat desa. Tahapan akhir adalah pengukuran ketercapaian target luaran; evaluasi dan Rencana Keberlanjutan
Pelatihan Pembuatan Herbarium Sebagai Pengayaan Media Pembelajaran Ipa-Biologi Bagi Guru Smp Mgmp Ipa Di Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat Sumardi Sumardi; Tundjung Tripeni Handayani; Christina Nugroho Ekowati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.2 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.852

Abstract

Sebagian besar guru SMP IPA di Kecamatan Way Tenong bukan dari latar belakang Pendidikan Biologi, namun tetap harus dapat mengajarkan materi tentang Biologi. Dalam mengajar Biologi mereka sering menemui kendala, yaitu kesulitan mendapatkan bahan yang sesuai. Untuk menanggulangi hal tersebut dapat digunakan objek awetan antara lain herbarium. Pelaksanaan Pelatihan dilakukan dengan pendekatan pemberian teori dan praktek langsung membuat herbarium. Pelatihan diikuti oleh 31 orang guru SMP MGMP IPA Lampung Barat. Sebelum pelatihan dilaksanakan , pengetahuan peserta tentang pembuatan herbarium sebesar 44,5%. Setelah pelatihan pengetahuan peserta meningkat menjadi 93,2%. Dengan demikian terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 48,7%. Hasil Pelatihan, berupa herbarium dapat digunakan sebagai media pembelajaran bidang IPA khususnya Biologi.
Praktek Dasar Kultur Jaringan Mamalia untuk Meningkatkan Wawasan Bioteknologi Di Man 2 Surakarta Elisa Herawati; Okid Parama Astirin; Agung Budiharjo; Shanti Listyawati; Tetri Widiyani
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.747 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.853

Abstract

Teknik kultur jaringan mamalia telah menjadi bagian tak terpisahkan dari bioteknologi modern yang diaplikasikan secara luas di lingkup biologi, kedokteran, dan farmasi. Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Surakarta, siswa jurusan IPA mendapatkan pengenalan bioteknologi secara teori di dalam mata pelajaran biologi, termasuk mengenai sejarah perkembangan dan aplikasi kultur jaringan. Karena kendala fasilitas dan sumber daya manusia yang terbatas, pembelajaran konsep-konsep kultur jaringan tidak pernah diimbangi dengan pengalaman praktek di laboratorium. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah: (i) meningkatkan wawasan umum mengenai bioteknologi, (ii) membantu pemahaman mengenai kultur jaringan mamalia yang tercakup dalam materi pembelajaran di sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan adalah teori dan praktek di laboratorium Prodi Biologi UNS. Materi kultur jaringan difokuskan pada pengetahuan mengenai teknik aseptis, isolasi sel dari jaringan kulit, pemeliharaan kultur sel, dan pengamatan morfologi sel dengan mikroskop. Adapun selama KLB corona, praktek pengamatan jaringan hewan awetan dilakukan secara mandiri di rumah masing-masing menggunakan mikroskop kertas (foldscope). Dengan demikian, tiap siswa yang saat ini melaksanakan pembelajaran jarak jauh tetap mendapatkan kesempatan untuk praktikum. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah tingkat pemahaman mengenai kultur sel dan jaringan yang lebih menyeluruh, serta pengalaman belajar yang lebih bervariasi untuk mengisi kekurangan pembelajaran jarak jauh yang minim praktek.
Bimbingan Teknik Pembuatan Insektarium Bagi Guru-Guru Ipa di Smp Way Tenong Kabupaten Lampung Barat Emantis Rosa; Christina Nugroho Ekowati; Sumardi Sumardi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.864 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.854

Abstract

Salah satu cara untuk mengenal dan memahami suatu organisme dapat dilakukan dengan mengoleksi organisme tersebut untuk dapat memudahkan pengamatan ciri-cirinya. Hal ini k disebabkan karena hewan bergerak aktif. Oleh karena itu perlu proses koleksi untuk memudahkan pengamatan, baik koleksi kering maupun koleksi basah. Pengetahuan untuk mengoleksi dan mengamati organisme hidup sangat penting bagi guru-guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) tingkat SMP, untuk membantu pengadaan media praktikum. Untuk itu diperlukan pengetahuan bagaimana cara/ metode mengoleksi hewan, hrwan apa saja yang apa saja yang dapat dikoleksi dan dibuat preparatnya. Dari hasil survei awal, sebagian besar guru IPA –SMP di Lampung Barat belum memiliki ketrampilan dalam koleksi hewan, khususnya serangga. Untuk meningkatkan pengetahuan tentang hal tersebut maka diperlukan bimbingan teknis cara koleksi dan pembuatan insektarium bagi guru –guru yang tergabung dalam MGMP IPA SMP Kabupaten Lampung Barat. Metode bimbingan teknis dilaksanakan dengan pendekatan teori dan praktek pembuatan insektarium. Hasil bimbingan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta sebesar 48,4% yang ditunjukkan dari persentase sebelum bimbingan dilaksanakan , pengetahuan peserta tentang pembuatan insektarium sebesar 40%. Setelah pelatihan pengetahuan peserta meningkat menjadi 88,4%. Selain itu hasil bimbingan, pembuatan insektarium dapat digunakan berulang kali sebagai media pembelajaran bidang IPA Biologi, khususnya media praktikum keanekaragaman hewan.
Edukasi Kesehatan Masyarakat Dan Ketahanan Pangan Untuk Menghadapi Wabah Covid-19 Di Desa Ngringo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar Adi Ratriyanto; Elisa Herawati; Nanda Putri Pertiwi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1277.498 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.855

Abstract

Wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-COV-2) pertama dilaporkan di Indonesia pada bulan Maret 2020, diikuti dengan peningkatan jumlah penderita wabah. Masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan menyebabkan penyebaran virus ini sulit dihentikan. Oleh karena itu Universitas Sebelas Maret menggerakkan mahasiswa untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Covid-19 di domisili masing-masing mahasiswa. Kegiatan KKN ini bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai protokol kesehatan agar masyarakat semakin sadar dan mengerti bahaya Covid-19. KKN Covid-19 ini dilaksanakan di Desa Ngringo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar. Program yang dilakukan secara luring adalah pembagian dan edukasi pembuatan masker, pembuatan handsanitizer, ketahanan pangan, Chemistry Class, penyemprotan desinfektan, pendataan pemudik, edukasi cuci tangan dan beberapa kegiatan daring seperti pembagian informasi melalui sosial media. Peran nyata mahasiswa sangat dibutuhkan dalam rangka pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 ini sehingga dengan adanya KKN mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Masyarakat sekitar menjadi paham akan pentingnya physical/social distancing, pentingnya stay at home, mencuci tangan, Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan memakai masker ketika keluar rumah sesuai dengan protokol kesehatan. Adanya kegiatan penanaman sayuran dan pemeliharaan lele di pekarangan dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga diera Covid-19.
Digital Media Sosial Untuk Mempromosikan “Geblek Yu Lastri” di Desa Nanggulan Kulon Progo Pada Masa Pandemi Covid-19 Esty Wulandari; Bedjo Riyanto; Jazuli Abdin Munib; Ahmad Adib; M. Suharto
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.69 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.857

Abstract

Pandemi covid 19 memberi dampak bagi semua aspek termasuk bidang Usaha Mikro, termasuk penjualan menurun,permodalan, pesanan menurun. Dari sisi supply banyak UMKM mengalami pengurangan aktivitas dikarenakan adanya kebijakan pembatasan interaksi sosial yang berujung pada terhentinya proses produksi. Dari sisi demand, berkurangnya permintaan atas barang yang dijual mengakibatkan banyak yang tidak mendapatkan keuntungan. Terganggunya usaha mikro akan berakibat pada masyarakat pemilik usaha rumahan, mengalami kehilangan pendapatan.Untuk mengatasi hal tersebut, maka dilakukan bentuk ekosistem digital, digitalisasi dilakukan dengan melakukan proses pemasaran secara online. Tujuan kegiatan ini memberi pelatihan dan pendampingan dalam strategi visual branding dengan membuat logo, merek, kemasan membuat promosi melalui Instagram untuk Geblek Yu lastri. Metode yang digunakan adalah pelatihan serta pendampingan dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif dalam pengembangan inovasi pemilik Geblek. Kedua, memberikan pengarahan, bimbingan dan pembinaan kepada pemilik usaha Geblek agar bisa dikembangkan secara lebih professional. Misalnya dalam hal standarisasi mutu, kualitas dan higienitas produk. Hasil dari kegiatan PKM CSR ini adanya kemasan, logo serta desain instagram untuk Geblek Yu lastri. Hasil dari kegiatan PKM CSR ini meningkatkan jumlah penjualan geblek mentah siap goreng Yu lastri menjadi 10 bungkus/ hari, menjadi lebih dikenal di masyarakat sekitar dan bisa memasarkan secara online, serta memperluas pemasaran di daerah Kab Kulon Progo, Yogyakarta . Dampak Digital sosial media yang dilakukan dengan membuat visual branding Geblek Yu Lastri dan sudah membuat promosi untuk diposting di Instagram. Promosi yang dilakukan melalui Media Sosial, sebagai makanan khas tradisional dan sebagai Oleh-oleh Khas Kab.Kulon Progo bisa bertahan untuk dipasarkan. Hasil evaluasi dari pengabdian masyarakat ini,membuat pemilik usaha geblek Yulastri bisa mempromosikan produknya melalui media sosial instagram maupun Whatsapp, untuk mendukung pemasaran online.
Penerapan Teknologi Tepat Guna dan Perbaikan Manajemen Produksi UMKM Krupuk Puli Sidoarjo Astria Hindratmo; Ong Andre Wahyu Riyanto; Ubaet Tajuddin
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.055 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.858

Abstract

Mitra kegiatan PPM ini yaitu UMKM krupuk Puli terletak di Dusun Kaliwaru Desa Kedung Rejo Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. UMKM Krupuk Puli memiliki beberapa permasalahan yaitu sulitnya menjemur krupuk saat musim hujan sehingga produksi turun. Masalah berikutnya yaitu pengadaan bahan baku tanpa rencana sehingga pembelian seringkali mendadak. Kemudian pada manajemen pemasaran mitra tidak memiliki alternatif memasarkan produk karena selalu mengandalkan pesanan dari para tengkulak yang datang ke rumah. Tujuan dari kegiatan ini yaitu meningkatkan efektivitas produksi dan perbaikan manajemen usaha.Metode penyelesaian masalah yang diberikan pada mitra yaitu pelatihan dan pendampingan. Pelatihan dan pendampingan yang diberikan yaitu terkait pembuatan perencanaan bahan baku yaitu membuatkan daftar rencana kebutuhan bahan baku per 6 bulan. kemudian untuk manajemen pemasaran yaitu membuatkan konsep pemasaran dengan marketing mix 4P (Product, Price, Place, Promotion) & STP (Segmentation, Targetting, Positioning). Selain itu dibuatkan iklan online melalui akun media sosial untuk memperluas jangkauan pemasaran dan sebagai alternatif pemasaran selain melalui tengkulak. Kemudian mitra dibuatkan desain mesin oven pengering krupuk saat terjadi musim hujan. Hasil dari kegiatan yaitu mitra sudah mampu membuat perencanaan bahan baku yang sistematis, mampu membuat konsep marketing offline maupun online. Kemudian mitra telah memiliki desain mesin oven pengering krupuk yang dapat diaplikasikan saat musim hujan.
Penerapan Pakan Ternak Alternatif Bagi Peternak Bebek Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo Faisol Humaidi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.35 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.859

Abstract

Latar belakang dari program pengabdian masyarakat bahwa kelompok peternak bebek ‘Sumber Pangan” selama tahun 2020 banyak mengalami kematian bebek dikarenakan tidak seimbangnya komposisi pakan yang dipakai juga semakin mahalnya pakan konsentrat buatan pabrik sehingga bebek-bebek tersebut mudah terserang penyakit flu burung/H5N1 serta mudah terjangkit racun aflatoxin karena jamur Aspergillus flavus sp. Sedangkan tujuan dari kegiatan pengabdian adalah menjadikan kelompok tani “Sumber Pangan” tersebut mandiri didalam penyediaan pakan ternak alternatif bagi ternak bebek. Adapun Metode yang digunakan untuk pakan alternatif adalah mencampur dedak, jagung, bungkil kedelai, kepala udang, kupang dan minyak nabati serta perlu ditambahkan vitamin B kompleks per 10 hari sekali. Kebutuhan pakan bebek Jantan dewasa per hari 125-150 gram pakan /ekor, sedangkan bebek petelur 120-180 gram/ekor. Hasil Kegiatan Pengabdian diperoleh hasil dengan penggunaan pakan alternatif bagi Mitra Bapak Mussolin menghemat pakan sebesar 35 Kg/hari sedangkan mitra Bapak Sulaiman menghemat pakan sebanyak 60 Kg/hari. Dengan penggunaan pakan alternatif tersebut per hari bagi Mitra Bapak Mussolin mendapatkan margin sebesar Rp.616.000.- atau dalam 1 bulan mendapatkan keuntungan sebesar Rp.18.480.000.- Sedangkan Bapak Sulaiman mendapatkan margin per hari sebesar Rp.920.500.- atau dalam sebulan mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 27.615.000.-.

Page 50 of 138 | Total Record : 1378