cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
Pengendalian Vektor Kecoa dengan Biospray KJLS pada Industri Pengolahan Tahu di Kota Banjarbaru Laily Khairiyati; Rudi Fakhriadi; Noor Ahda Fadillah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.08 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.879

Abstract

Upaya pengendalian vektor merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menurunkan populasi vektor dan mencegah penyakit. Kecoa merupakan serangga yang banyak mengganggu masyarakat dan industri makanan. Salah satu syarat higiene sanitasi makanan adalah sarana pengolahan makanan harus bebas dari vektor penyakit. Berdasarkan hasil survei pendahuluan pada beberapa pabrik pengolahan tahu di Banjarbaru, diantaranya terdapat gudang dan saluran pembuangan air limbah yang berpotensi sebagai tempat bersarangnya kecoa. Mitra kegiatan ini adalah industri pengolahan tahu pabrik X di Kota Banjarbaru. Berdasarkan analisa situasi, ditemui permasalahan utama yaitu perlunya upaya pengendalian vektor yang alami dan aman. Solusi permasalahan melalui penyuluhan higiene sanitasi lingkungan serta pemberdayaan melalui pembuatan Biospray KJLS (kunyit, jahe, lengkuas dan serai). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap responden sesudah intervensi, dimana hasil uji Wilcoxon menunjukkan p value masing-masing 0,061 dan 0,571. Meskipun demikian, nilai minimum mengalami kenaikan 9 poin. Selain itu, nilai mean mengalami kenaikan 1,3 poin. Pada nilai pre-test terdapat simpangan baku yang lebih lebar yang menunjukkan bahwa pengetahuan responden masih sangat beragam sedangkan pada nilai post-test menunjukkan pengetahuan tersebut sudah mulai sama. Disarankan bagi pabrik tahu agar lebih memperhatikan aspek kesehatan lingkungan dan pemanfaatan rempah sebagai pestisida alami.
Perancangan Buku Interaktif untuk Memperkenalkan Ragam Profesi Sebagai Sarana Pengembangan Minat Pelajar Usia Dini Suri Mutia Siregar; Budi Utomo; Lisa Marlina
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.663 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.881

Abstract

Anak usia dini berada pada periode emas pertumbuhan (golden age) atau lima tahun pertama kehidupan. Proses tumbuh-kembang anak pada usia ini terjadi sangat pesat, dan akan menjadi penentu bagi kualitas anak di masa yang akan datang. Anak usia dini membutuhkan media pembelajaran yang dapat merangsang minat belajarnya sebagai bekal untuk mengikuti pendidikan sekolah dasar. Buku interaktif dapat menjadi salah satu media yang dipilih untuk pelajar usia dini. Ewers & Bronwson, 1999; Haden, Reese, & Fivush., 1996 (dalam Kozminsky dan Sadon, 2013) mengemukakan bahwa pelajar usia dini biasanya belajar lebih banyak ketika bahan bacaan yang diberikan mampu melibatkan mereka, dibandingkan jika mereka hanya menjadi pendengar pasif. Pengabdian ini bertujuan untuk merancang buku interaktif untuk memperkenalkan ragam profesi. Buku interaktif bertipe participation, yaitu buku yang berisi penjelasan atau cerita dengan disertai tanya jawab atau instruksi untuk menguji penjelasan yang ada di dalam buku. Sebagai tahap awal perancangan buku, Tim Pengabdian memperkenalkan 10 jenis profesi, yakni (1) nahkoda; (2) pengarang; (3) pemadam kebakaran; (4) kartografer; (5) teknisi robot; (6) koki; (7) masinis; (8) psikolog; (9) sutradara; dan (10) petani hidroponik. Saat ini, buku interaktif telah dicetak dan dikirimkan kepada anak-anak di Desa Pearung Silali, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara.
Pengolahan Sampah Organik Sebagai Solusi Ekonomi Dari Perguruan Tinggi Di Masa Pandemi Shubhi Mahmashony Harimurti; Eka Dewi Rahayu; Yebi Yuriandala; Adha Faiqol Aqli; Ghani Asrofi Sunandar; Dion Rafiedhia Danistra; Alfian Athal Rizky Pamungkas; Deni Sutiana; Merina Indah Sari
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.489 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.882

Abstract

Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang terjadi sejak awal tahun 2020 memaksa seluruh pekerjaan dilaksanakan dari rumah atau biasa dikenal dengan istilah Work From Home (WfH). Salah satu efek kegiatan WfH adalah meningkatnya timbulan sampah organik di rumah, di mana aktivitas yang biasanya di tempat kerja berpindah ke rumah atau tempat tinggal masing-masing. Sampah organik yang sebagian besar berupa sisa makanan bisa dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat pada tingkat Rumah Tangga yaitu dengan cara pengomposan menggunakan komposter. Universitas Islam Indonesia melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) melaksanakan Pengabdian masyarakat pengolahan sampah organik di Desa Ringinputih, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengelola sampah yang dihasilkan dari rumah tangga. Metode pelaksanaan pengabdian dengan model blended (campuran) yaitu dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). Media daring yang digunakan adalah Zoom Video Conference dan YouTube sedangkan luring dengan datang langsung ke Desa Ringinputih menggunakan protokol Kesehatan. Hasil dari kegiatan ini berupa cara pengolahan dan pemanfaatan sampah organik di rumah tangga oleh masyarakat Desa Ringinputih menjadi kompos. Selain itu, kompos yang dihasilkan harapannya dapat digunakan oleh masyarakat sebagai media tanam sayuran di rumah, sehingga masyarakat bisa mengkonsumsi sayuran organik yang ditanam sendiri.
Pengolahan Sampah Anorganik: Pengabdian Masyarakat Mahasiswa pada Era Tatanan Kehidupan Baru Shubhi Mahmashony Harimurti; Eka Dewi Rahayu; Yebi Yuriandala; Noorfaiz Athallah Koeswandana; Rikado Adhi Laksono Sugiyanto; Muh Presiden Gia Putra Perdana; Asmy Widya Sari; Novia Ananda Putri; Lisnawati Tiara Putri; Candra Gustika Sari
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.501 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.883

Abstract

Pengabdian masyarakat yang merupakan bagian dari Tri Darma perguruan tinggi harus tetap berjalan meskipun pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) belum berakhir. Hal ini dikarenakan publik masih membutuhkan kontribusi kampus dalam menyelesaikan permasalahan yang muncul. Salah satu persoalan yang berkembang di masyarakat adalah meningkatnya timbulan sampah anorganik di rumah tangga saat kebijakan Work from Home (WfH) diberlakukan. Masyarakat seharusnya paham bahwa sampah anorganik tersebut dapat mendatangkan manfaat apabila dikelola dengan baik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat terutama dalam hal kesehatan dan ekonomi. Dua bidang yang cukup terdampak pada era tatanan kehidupan baru. Community service ini melibatkan mahasiswa dengan metode Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM). KKN PPM sendiri berlangsung secara hybrid yang menggabungkan online dan offline. Mahasiswa tidak sepenuhnya berada di tengah masyarakat sebagai upaya mitigasi penyebaran pandemi Covid-19. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat Desa Ringinputih, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Hasil kegiatan ini adalah masyarakat menjadi meningkat pemahaman tentang pengolahan sampah karena dapat menjaga kesehatan dan meningkatkan pendapatan ekonomi.
Pengelolaan Pertanian dan Sampahnya: Implementasi Kuliah Kerja Nyata di Masa Tatanan Kehidupan Baru Shubhi Mahmashony Harimurti; Eka Dewi Rahayu; Yebi Yuriandala; Muhammad Rizaldi Ilham; Asprilla Surario Hardyastyo; Aldi Muhtadi Billah; Ega Ega; Dian Ayu Pratiwi; Dinar Granita Althoof Sanjaya; Agita Dyah Permatasari
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.76 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.884

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) idealnya adalah terjun langsung ke masyarakat. Kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) memaksa semua aktivitas termasuk KKN untuk diterapkan pembatasan fisik. Ini disebabkan untuk mengurangi serta mencegah penularan virus yang mudah hancur karena sabun tersebut. Awal Juni 2020, pemerintah mulai membuka beberapa sektor termasuk ekonomi sehingga masyarakat tetap dapat beraktivitas namun harus dengan memperhatikan protokol kesehatan. Ini semua sebagai penanda masa tatanan kehidupan baru. Para petani pun mulai bergairah untuk menggarap sawah maupun ladang mereka termasuk mengelola sampahnya. Pengabdian masayarakat ini bertujuan memberikan pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat khususnya para petani dalam mengelola sampah sehingga bernilai ekonomi. Metode yang diterapkan adalah KKN model blended (campuran) antara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). Media daring yang digunakan adalah Zoom Video Conference dan YouTube sedangkan luring dengan datang langsung ke Desa Ringinputih, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah dengan membatasi jumlah mahasiswa yang terlibat. Hasil kegiatan ini adalah para petani mampu mengelola sampah pertanian dengan baik dan menghasilkan tambahan penghasilan ekonomi meskipun di situasi pandemi.
The Role of Educator in Community Especially During Pandemic: Responding to The Change of Learning Using Online Platform in Elementary School Sylvia Samuel; John Tampil Purba
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.584 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.885

Abstract

Disaat Pandemi COVID-19, seluruh proses kegiatan belajar mengajar mengharuskan sekolah - sekolah untuk melakukan proses pembelajaran dari rumah atau yang di kenal dengan sebutan belajar dari rumah (BDR). Proses pembelajaran daring / online mengharuskan Pendidikan anak usia dini (Paud dan Sekolah Dasar (SD) untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di lingkungan pembelajaran yaitu dengan menggunakan Platform online untuk proses belajar mengajar. Seiring dengan adanya era Industri 4.0 perlu memperkenalkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) kepada masyarakan dimulai dari anak usia dini, lanjut Pendidikan di Sekolah Dasar (SD). Disaat inilah kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkenalkan kepada tenaga pengajar platform online atau alat bantu untuk proses mengajar selama pandemi serta mempersiapkan tenaga pengajar untuk dapat melakukan pengajaran secara kreatif dan inovatif mesikupn secara daring / online. Pelatihan ini bertujuan untuk melakukan standardisasi platform belajar mengajar yang digunakan oleh sekolah Gamaliel dan mentransfer ketrampilan penggunaan Ms. Teams dalam pengajaran. Pelatihan ini dihadiri oleh 10 orang tenaga pengajar dari Sekolah Gamaliel. Berdasarkan hasil dari evaluasi pelatihan, peserta terkesan dengan penggunaan plaform online secara mudah dalam pengajaran. Hasil dari pelatihan yaitu meningkatkan kemampuan tenaga pengajar dalam beradaptasi dan menggunakan fitur Ms. Teams. Tahap berikutnya proses belajar mengajar sesuai dengan taksonomi bloom sebagai berikut: 1) Mengerti dan menghafal; 2) Aplikasi; 3) Integrasi; 4) Manusia; dan 5) Bagaimana cara belajar
Rancangan Instalasi Pengolahan Air Limbah pada Proses Produksi UKM Batik di Kabupaten Sidoarjo Ong Wahyu Riyanto; Siswadi Siswadi; Fitra Mardiana; Moch. Rizal Fadli
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.589 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.887

Abstract

Sentra UKM Batik Jetis merupakan UKM penghasil kain batik yang terletak di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur. Jenis batik yang diproduksi adalah batik tulis dan batik cap. Seiring dengan peningkatan produktivitas, ternyata timbul permasalahan pada lingkungan. Hasil sampingan proses produksi batik berupa limbah cair telah membebani lingkungan sekitar lokasi UKM. Permasalahan ini juga kerap kali diabaikan oleh pihak pengrajin, padahal saat ini permasalahan lingkungan menjadi isu yang penting. Hal ini mengartikan bahwa proses produksi batik di sentra UKM batik Jetis di kabupaten Sidoarjo meskipun secara bisnis memiliki keuntungan yang terjangkau tetapi memiliki proses produksi yang tidak berkelanjutan terhadap lingkungan. Oleh karena itu diperlukan intervensi untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan memperhatikan pembuangan limbah cair yang sesuai dengan baku mutu limbah cair yang berlaku. Metode untuk mengurangi kadar limbah cair tersebut adalah penerapan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dengan teknologi tepat guna eletrokoagulan yang sesuai dengan kebutuhan UKM. Hasil penerapan rancangan tekonologi tepat guna tersebut diharapkan UKM Batik Jetis Sidoarjo dapat menjadi sentra UKM batik yang memiliki proses produksi yang berkelanjutan terhadap lingkungan sekaligus secara bisnis memiliki keuntungan yang terjangkau.
Pemenuhan Kebutuhan Makanan Pokok bagi Masyarakat Terdampak Covid 19 di Kabupaten Nganjuk Lutfi Saksono; Yunanfathur Rahman; Ajeng Dianing Kartika
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.681 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.888

Abstract

Wabah yang diakibatkan oleh virus corona atau Covid 19 ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia PBB sebagai pandemi. Artinya penyakit ini telah menjadi wabah global yang menyerang banyak tempat dan negara, termasuk Indonesia. Keresahan muncul di masyarakat, karena dampak penyakit ini tidak hanya pada kesehatan tetapi juga ekonomi. Tentu saja dampak ekonomi sangat dirasakan oleh masyarakat miskin di kota maupun di desa. Pemenuhan kebutuhan pokok agar bisa bertahan hidup merupakan hal yang sangat penting. Oleh sebab itu beberapa pihak memiliki empati untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya di masa pandemi ini. Salah satu bentuk pengabdian masyarakat di masa pandemi adalah penyaluran bantuan sembako untuk masyarakat miskin. Beberapa warga di desa-desa di Kabupaten Nganjuk yang merupakan mitra KKN Unesa masih berada di bawah garis kemiskinan. Bagi mereka pandemi ini semakin memperberat beban mereka untuk memenuhi kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula dan lain sebagainya. Melalui pengabdian masyarakat ini Unesa menyalurkan bantuan 400 paket sembako yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama beberapa hari.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta Pemberian Bantuan Usu Peduli Covid-19 pada Masyarakat Budi Utomo; Kasmir Tanjung; Suri Mutia Siregar
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.173 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.889

Abstract

Pemerintah Indonesia telah menetapkan pandemi Covid-19 sebagai bencana nasional non-alam pada tanggal 13 April 2020. Sejak saat itu, Presiden Republik Indonesia beserta seluruh jajarannya bahu-membahu untuk menerapkan berbagai upaya pencegahan penyebaran virus corona di masyarakat. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyebutkan sejumlah strategi pencegahan virus corona yang perlu dilakukan yaitu : (1) menjaga kebersihan personal dan rumah; (2) meningkatkan imunitas diri dan mengendalikan komorbid; (3) melakukan pembatasan interaksi fisik; (4) menerapkan etika batuk dan bersin; dan (5) melakukan karantina kesehatan. Selain itu, Monardo (dalam Rozie, 2020) juga menyebutkan pentingnya pemberian bantuan bagi sejumlah masyarakat yang terdampak oleh pandemi. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan COVID-19, serta memberikan bantuan USU Peduli COVID-19 di Desa Tuntungan II Kecamatan Pancur Batu. Edukasi PHBS dilakukan dengan mempedomani 10 PBHS di rumah tangga, sedangkan pemberian bantuan USU Peduli dilakukan dengan memberikan paket berisi masker, beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan, dan the kepada 185 masyarakat yang terdampak secara finansial di Desa Tuntungan II, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara
Pembuatan Pompa Sumur Dalam (Deep Well) Untuk Menyediakan Air Bersih Bagi Masyarakat Budi Utomo; Suri Mutia Siregar; Kasmir Tanjung
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.998 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.891

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan sumber daya air yang melimpah. Hasil riset Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air Kementrian Pekerjaan Umum tahun 2009 menunjukkan, Indonesia memiliki cadangan air yang cukup besar yaitu sebanyak 2.530 km3 atau peringkat kelima di dunia. Namun demikian, beberapa daerah di Indonesia masih memiliki masalah terhadap akses air bersih, salah satunya adalah Desa Pekan Sawah, Provinsi Sumatera Utara. Sebagian besar masyarakat di daerah tersebut belum memiliki fasilitas kamar mandi, serta masih memanfaatkan sungai sebagai sarana mandi – cuci – kakus (MCK). Tingkat kesejahteraan masyarakat yang masih berada pada tahapan prasejahtera, serta kondisi tanah yang mengandung batu menyulitkan masyarakat menggali sumur. Pengabdian ini bertujuan untuk menyediakan sarana air bersih bagi warga Desa Pekan Sawah dengan membuat pompa sumur dalam (deep well). Pompa sumur dalam adalah jenis pompa yang dapat digunakan untuk sumur yang sangat dalam, mulai dari 30 m hingga > 100 m. Penggunaan pompa sumur dalam dapat memberikan sumber air yang melimpah, serta bebas dari kontaminasi kotoran dan bahan kimia berbahaya. Tim Pengabdian telah berhasil membangun sumur sedalam 70 m. Sumur dilengkapi dengan 2 mesin yang dapat memenuhi menara air berkapasitas 2000 L dalam waktu 30 menit. Saat ini, sumur tersebut telah memasok kebutuhan air untuk 50 rumah tangga.

Page 52 of 138 | Total Record : 1378