cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
KKN Mandiri untuk Resiliensi Masyarakat di Masa Covid-19 Rutiana Dwi Wahyunengseh
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.696 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.861

Abstract

Universitas Sebelas Maret membuka kesempatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mandiri tanggap Covid19, untuk adaptasi situasi pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut dieksekusi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, dengan melepas 12 kelompok KKN, dimana tiap kelompok berisi 9 mahasiswa dengan 1 Dosen Pembimbing Lapngan (DPL). Artikel ini disusun berdasarkan laporan kegiatan KKN dari 1 kelompok mahasiswa dibawah supervisi penulis. Artikel ini bertujuan mempublikasikan daya tanggap mahasiswa pada kebutuhan lingkungan masyarakat dan memetakan respon mahasisswa yang terwujud dalam program kerja KKN. Publikasi ini disusun menggunakan metode Discourse Network Analysis. Kerangka analisis menggunakan konsep resiliensi masyarakat, sebagai pengarusutamaan kebijakan pasca bencana, dalam hal ini bencana Covid19, yaitu (i) local knowledge, (ii) community networks and relationships, (iii) communication; (iv) health, )v) governance and leadership, (vi) resources, (vii) economic investment, (viii) preparedness, and (ix) mental outlook (Patel, et al, 2017). Hasil kegiatan KKN akan divisualkan dalam dua bentuk. Pertama, peta isu (wordcloud), diolah dengan Nvivo, mendekripsikan kata kunci yang paling banyak disebut dalam program kerja mahasiswa. Kedua, peta kluster tematik (visualisasi jaringan), diolah dengan software dna.20-beta2.5, dan visone 2.18, untuk mendeskripsikan interkoneksi isu, jenis kegiatan, kelompok sasaran dan gender mahasiswa KKN.
UPAYA PENCEGAHAN STUNTING SEJAK PRA KONSEPSI MELALUI MODUL NKR_CATEN DAN KONSELING TRIAWANTI TRIAWANTI; Didik Sanyoto; Fujiati Fujiati; Bambang Setiawan; Emmi Erliyanti; Siti juliati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.42 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.862

Abstract

The prevalence of children under five with stunting in South Kalimantan in 2018 is 31%, under five underweight and very thin is 10.2%. In Banjar district the number of free malnutrition is only 31.5%. Factors affecting nutrition problems in infants and toddlers include physical condition, age and mother's knowledge. Nutritional status and good nutritional intake in pre-pregnancy also determine and this can be anticipated earlier. The prospective bride (CATEN) is the right target in preventing nutritional problems. The purpose of this activity is to increase the knowledge of the prospective bride about reproductive health, nutrition, and development of babies. The methods of this activity are 1) making the NKR_CATEN module; 2) module printing; 3) distributing modules as well as providing counseling and counseling to prospective brides; and 4) Evaluation. The partner of the activity is the Office of Religious Affairs (KUA), West Martapura District. The results show that the age of the prospective bride who is involved in this activity is an average of over 20 years old and education at the high school and university level is 50%. This is a good asset for caten to be able to provide care for their children. After giving the NKR_CATEN module and counseling to the prospective bride can be seen in the increase in knowledge of the prospective bride at the posttest. The mean value obtained is higher than the pretest. Conclusion: providing the NKR-CATEN module can increase the knowledge of the prospective bride and groom about nutrition and reproductive health.
Pelatihan Pembuatan Materi Ajar Digital Bagi Tenaga Pendidik Di Masa Pandemi Rambu Naha; Christa Olivia Geraldine; Chrisindo Reformanda
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.406 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.863

Abstract

Pembatasan sosial berskala besar selama pandemi CoVID-19 menyebabkan proses belajar-mengajar tidak lagi memungkinkan untuk diadakan secara tatap muka. Proses belajar-mengajar dalam ruang kelas fisik harus beralih ke ruang kelas virtual. Dalam banyak kasus, tenaga pendidik cenderung tidak siap menghadapi perubahan yang sangat cepat ini karena minimnya keterampilan dan wawasan mengenai sistem pembelajaran daring, khususnya keterampilan dalam pembuatan materi ajar digital dan pemahaman untuk dapat mengemas materi ajar yang sesuai dengan konteks pembelajaran jarak jauh. Berdasarkan kondisi ini, maka Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Ilmu Komunikasi Universitas Pelita Harapan merasa perlu untuk mengadakan pelatihan pembuatan materi ajar digital. Kegiatan ini bertujuan untuk memperlengkapi tenaga pendidik di seluruh Indonesia untuk dapat memanfaatkan teknologi sehingga mampu menghasilkan materi pembelajaran digital yang dapat diakses kapan dan dari mana saja. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara daring dengan menyebarkan kuesioner sebelum pelaksanaan kegiatan, untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta terhadap pembuatan materi ajar digital, serta dapat menjadi landasan dalam membuat materi pelatihan. Pada saat pelatihan berlangsung, peserta juga diberikan kesempatan untuk secara langsung mempraktikkan materi yang sudah mereka peroleh. Hasil pelaksanaan pelatihan ini menunjukkan bahwa 99% peserta (tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia) dapat memahami materi yang diberikan
Implementasi Design Thinking pada Proyek Desain Sosial: Perancangan Buku Anyaman Sebagai Stimulus Untuk Pengrajin Anyaman Rotan di Desa Jambe Devanny Gumulya; Calvin Calvin; I Gede Agastya; Kristian Harijadi; Jordan Surjadi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.907 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.864

Abstract

Pemikiran desain (design thinking) sudah banyak diaplikasikan pada proyek desain dengan berbagai konteks salah satunya di dalam proyek desain sosial. Paper ini mencoba menstudi bagaimana aplikasi pemikiran desain diimplementasikan dalam perancangan proyek desain sosial bagi pengrajin anyaman rotan di Desa Jambe. Proses pemikiran desain dimulai dari proses empati, definisi masalah, pencarian ide, pembuatan purwarupa dan uji coba. Dari proses empati ditemukan bahwa pengrajin mengalami kendala dalam pengembangan desain, sehingga produk yang dijual tidak berkembang, kalah bersaing, sehingga yang bisa ditawarkan adalah harga yang ekonomis bersaing dengan pengrajin rotan Cirebon yang bisa menawarkan harga yang lebih murah. Oleh karena itu dalam proyek sosial ini dibuat buku mengenai teknik, warna, serta finishing rotan yang sudah dimiliki pengrajin dan bagaimana mengembangkannya. Tujuannya adalah agar pengrajin dapat terinspirasi menemukan bentuk dan pola anyaman yang baru dengan menggunakan buku ini. Akhir dari kegiatan ini, tim sudah mengalami kendala pandemi Covid 19, sehingga buku diujikan melalui video conference kepada komunitas pengrajin rotan Jambe.
Pengembangan Usaha Kecil Makanan pada Komunitas Perempuan di Kecamatan Tanjung Morawa Kota Deli Serdang Ritha Fatimah Dalimunthe; Arlina Nurbaity Lubis
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.092 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.865

Abstract

Komunitas perempuan UMKM Tanjung Morawa yang beranggotakan umumnya Ibu Rumah Tangga siap mengembangkan usaha berbasis usaha kecil makanan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada komunitas tersebut berupaya memaksimalkan potensi komunitas melalui pemberdayaan dengan memberikan ipteks berwirausaha di komunitas tersebut. Serangkaian kegiatan pelatihan, pendampingan, serta sosialisasi dilakukan kepada mitra pengabdian dengan tujuan terciptanya kewirausahaan baru dengan memanfaatkan bisnis online serta bahan baku alami dan sehat. Bisnis model kanvas diperkenalkan kepada komunitas untuk meningkatkan daya saing berbasis ekonomi keluarga. Pada kegiatan pengabdian ini, ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam komunitas dikembangkan menjadi women entrepreneur berkelompok dengan jumlah 23 pelaku usaha di wilayah Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Fokus pengembangan komunitas berbasis makan olahan dengan bahan baku juga memanfaatkan ketersediaan lahan yang non-produktif. Pemberdayaan komunitas ini menargetkan peningkatan jumlah wirausaha baru dalam kalangan komunitas yang akan membantu ekonomi keluarga sekaligus membuka lapangan kerja baru. Kegiatan pengabdian ini menargetkan pembentukan lima wirausaha baru yang akan didampingi secara khusus untuk pengembangan bisnis model kanvas.
Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Penyakit Kecacingan Di Bantaran Sungai Ciliwung, Jakarta Timur Dina Atrasina Satriawan; Ricky Ravindra Fajar Adi Putra; Tri Putra Dinata Giri; Brigitta Priscilla Warouw; Nur Endaz Azizah Azis; Alifia Hetifa Rahma
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.36 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.866

Abstract

Penyakit kecacingan telah menjadi salah satu masalah kesehatan baik di dunia maupun di Indonesia. Di Jakarta Timur sendiri, prevalensi kecacingan sekurangnya mencapai 2.5% dan paling banyak menyerang usia balita dan usia sekolah dasar. Angka ini semakin meningkat di daerah dengan jumlah penduduk tinggi dengan sarana dan prasarana sanitasi yang kurang memadai serta tingkat kesadaran terhadap sanitasi yang rendah seperti di beberapa daerah bantaran sungai di Jakarta. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit kecacingan serta pentingnya pencegahan dengan pola hidup bersih sehat (PHBS) untuk menekan angka penyakit kecacingan di bantaran sungai Ciliwung, Kramat Jati, Jakarta Timur. Kegiatan ini diselenggarakan oleh 6 mahasiswa pengurus dan 2 dosen penanggung jawab yang bekerja sama dengan sebuah kelompok ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di bantaran sungai Ciliwung dengan cara: (1) koordinasi dengan pemimpin daerah setempat dan kepala kelompok IRT, (2) melaksanakan penyuluhan kecacingan dan PHBS, (3) praktek cuci tangan dengan benar pada kelompok tersebut, serta (4) melakukan evaluasi pra dan pasca pemberian materi kepada para IRT. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan kesadaran kelompok IRT akan penyakit kecacingan dan PHBS setelah kegiatan PKM (4.96±2,99) dibandingkan sebelum kegiatan (4,08±2,56) (p=0.039).
Gerakan Pembangunan Desa Semesta Nasional Melalui Pemberdayaan Gapoktan Padangan Dalam Pengelolaan Limbah Hardo Wahyudi; Surya Priyambudi; Ahmat Firmansyah; Joko Slamet; Yulinda Prastika
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1095.978 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.871

Abstract

Randupadang Village is one of the villages located in Menganti District, Gresik Regency. The main agricultural commodities in this village are rice and corn. In addition, this village has a farmer group (gapoktan) which manages the farm of 9 dairy cows. All cows are kept in a semi-permanent cage, so that approximately 135 kg of cow dung every day must be cleaned in order to have a clean condition cage. Unfortunately, cow dung waste has not been utilized optimally. The society there prefer to dump it into the river or around the cage. It is caused by lacking of knowledge and public awareness. As a result, environmental pollution, including land, water and air, has made the image of the village less clean. The methods implemented by the team to reduce these problems are: counseling, FGD and assistance in making liquid fertilizer (POC) and compost from cow dung waste as basic ingredients. The results of this activity Gapoktan Padangan: 1) The establishment of a centralized waste treatment unit, 2) The establishment of an independent village in waste treatment, 3) The improvement of community welfare. 4) There was an skills increase 69.56% increase in making liquid fertilizer (POC) and 65.22% in making compost. The waste management of Gapoktan Padangan based on empowerment program is an effort to support ‘Desa Semesta Nasional’ development movement, which is one of the government programs in realizing an independent village based on community and local natural resources
PENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI OSTEOARTHRITIS LUTUT PADA MASYARAKAT DESA BRANTI RAYA LAMPUNG SELATAN Helmi Ismunandar; Rani Himayani; Rasmi Zakiah Oktarlina
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.436 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.873

Abstract

Latar Belakang: Osteoarthritis (OA) adalah penyakit degeneratif pada sendi yang menyebabkan hilangnya kartilago sendi secara progresif. Osteoarthritis adalah jenis arthritis (peradangan sendi) yang paling sering terjadi. Kondisi ini menyebabkan sendi-sendi terasa sakit, kaku, dan bengkak. Penyakit ini bisa menyerang semua sendi, namun sendi di jari tangan, lutut, pinggul, dan tulang punggung, adalah sendi-sendi yang paling sering terkena. Pertambahan usia adalah salah satu faktor utama terjadinya kondisi ini. Tujuan : Peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit osteoarthritis pada lutut. Metode: Dilakukan penyuluhan dengan penilaian dilakukan menggunakan pretes dan postes. Hasil: Kegiatan diikuti oleh 70 orang masyarakat Desa Branti Raya untuk menghadiri penyuluhan. Berdasarkan data hasil pengamatan pre-test, diketahui sekitar 60% peserta tidak paham mengenai penyakit osteoarthritis dan 40% telah mengetahui pengetahuan yang cukup mengenai osteoarthritis. Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan, nilai hasil pengamatan meningkat. Sebagian besar peserta menjadi paham mengenai osteoarthritis pada lutut. Setelah dilakukan post-test, dari data yang diperoleh semua peserta sudah paham (100%) terhadap osteoarthritis lutut.
Peningkatan Pengetahuan Dan Kesadaran Terhadap Kejadian Mata Merah Pada Anak Rani Himayani; Helmi Ismunandar; Rasmi Zakiah Oktarlina; Ari Wahyuni
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.161 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.874

Abstract

Salah satu gangguan yang sering ditemukan pada mata adalah mata merah, yang terjadi ketika pembuluh darah halus di permukaan mata melebar akibat iritasi, peradangan, infeksi, cedera, atau meningkatnya tekanan bola mata. Keluhan mata merah bisa mengenai semua usia. Mata merah umumnya tidak berbahaya, tetapi ada juga mata merah yang memerlukan penanganan segera untuk menghindari kerusakan pada penglihatan terutama pada anak-anak. Tujuan: Peningkatan pengetahuan dan kesadaran baik anak, orangtua dan guru mengenai pentingnya pemeriksaan berkala pada anak agar segera terdeteksi dini apabila ada kelainan mata merah pada anak. Metode : Penyuluhan dan skreening kelainan mata merah pada anak, meliputi pretest dan post test serta pemeriksaan mata oleh ahli. Hasil : Kegiatan diikuti oleh total 50 orang (anak, orangtua serta guru) Taman Kanak Titah Bunda yang dipilih untuk menghadiri penyuluhan dan skreening mata. Berdasarkan data hasil pengamatan pre-test, diketahui sekitar 57% peserta tidak paham mengenai pengetahuan kelainan mata merah dan 43% telah mengetahui pengetahuan yang cukup mengenai kelainan mata merah. Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan, nilai hasil pengamatan meningkat. Sebagian besar peserta menjadi paham mengenai pengetahuan kelainan mata merah. Setelah dilakukan post-test diperoleh semua peserta sudah paham (100%) terhadap kelainan mata merah dan bagaimana pencegahan serta pertolongan pertama.
Efektivitas Perluasan Aspek Pasar dan Pemasaran pada Startup Dodolan Ingsun Nur Aini Azizah; Nurleila Jum’ati; Mutiara Sabrinda; Siti Nurfadilah; Adi Kurniawan; Agus Tinus Tri Hatmoko
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.657 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.875

Abstract

Dodolan Ingsun merupakan startup berbasis sociopreneur yang memberdayakan UMKM peternak bebek, pengrajin telur asin dan kerupuk kupang yang berada di Candi, Sidoarjo. Permasalahan yang dihadapi yaitu belum melakukan inovasi produk baru, dan pemasaran yang dilakukan dengan metode konvensional sehingga omzet penjualan cenderung menurun. Dengan permasalahan tersebut maka startup Dodolan Ingsun melakukan perluasan aspek pasar dan pemasaran dengan cara mengembangkan inovasi produk baru, mengembangkan pemasaran konvensional ke segmen yang lebih luas, masuk ke pemasaran non konvensional melalui pengembangan media sosial, membangun website. Hasil penerapan startup berbasis sociopreneurship adalah : 1) varian produk yang lebih variatif, yaitu produk : telur asin mentah, botok telur asin, kerupuk kupang goreng dengan cocolan petis dan kerupuk kupang goreng pasir, 2) Penjualan secara online di : a) market place : tokopedia, shopee, bukalapak, b) website Dodolan Ingsun (c) media sosial : instagram, whatsapp, 3) penjualan secara offline : Edu Cafe, Kantin Kampus 2 Wiyung, 4) mengikuti pameran untuk pengenalan produk, 5) keluarnya SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), 6) Desain industri untuk kemasan ramah lingkungan baru untuk produk telur asin. Pemasaran produk yang atraktif ke generasi millennial melalui instagram dengan cara promosi give away memberikan kuis interaktif berhadiah. Dengan demikian maka perluasan aspek pasar dan pemasaran berdampak efektif di startup Dodolan Ingsun untuk meningkatkan omzet penjualan sebesar 47% selama 5 bulan. Dodolan Ingsun is a sociopreneur-based startup which empowers Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) such as duck breeders, salted eggs and kupang crackers craftsmen located in Candi Sidoarjo. The problems faced is that they have not applied new product innovations yet, and marketing still uses conventional methods. Thus, the result tend to declining. With such problems, Dodolan Ingsun team expanding market aspects and developing market with new innovation products, developing conventional market to width segments, entering to non conventional market segment by social media development, creating website. The application result of startup with sociopreneurship are: 1) More variative product variants, such as raw salted egg, salted egg botok, kupang crispy, 2) Online sales at a) market place are tokopedia, shopee, bukalapak b) Dodolan Ingsun website, c) social media : Instagram (@dodolan_ingsun), whastApp, Product Promotion via Instagram by giving interactive quiz with prizes, and distribution of Dodolan Ingsun brochures, 3) Offline sales at Edu Cafe, sales at 2 Canteen in Wijaya Putra University, Campus 2 (Wiyung), 4) Following the Exhibition for Product Introduction, 5) SIUP (Letter of Business Permit) was Legal, 6) Industrial design of new green packaging for salted egg products. Attractive product market to millennial generation through Instagram with promotion way by using reward quiz. Thus, market width aspect will positively effect at Dodolan Ingsun startup to gain market sales to 47 % for 5 months

Page 51 of 138 | Total Record : 1378