Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Articles
1,378 Documents
Peningkatan Pemahaman Gerakan Hidup Sehat Masyarakat Terhadap Covid-19 di Wijirejo Pandak Bantul
Syamsul Hadi;
Dina Rohmah;
Dominicus Danardono Dwi Prija Tjahjana;
Suyitno Suyitno
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (673.81 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.1067
Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS tanggap Wabah COVID-19 merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dilaksanakan ke berbagai wilayah di Indonesia 19 berdasarkan domisili masing-masing mahasiswa. Kegiatan KKN UNS Era COVID-19 yang dilaksanakan di Dusun Karang Kauman Kelurahan Wijirejo Kecamatan Pandak Kabupaten Bantul ini dalam rangka membantu pemerintah untuk mempercepat penanganan wabah COVID-19 dan memberikan pemahaman secara rinci mengenai COVID-19. Berbagai program kerja untuk menunjang keberjalanan kegiatan KKN ini pun telah dilaksanakan seperti memberikan edukasi tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan selama wabah covid-19 kepada masyarakat secara online maupun offline (pemberian brosur), program pembagian masker dan handsanitizer, pengadaan fasilitas cuci tangan, dan bimbingan pembuatan masker yang bertujuan agar masyarakat selalu menggunakan masker saat bepergian, rajin mencuci tangan, dan selalu menerapkan protokol kesehatan di manapun. Sebagai hasil kegiatan KKN, semua program kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan berhasil. Masyarakat memberikan tanggapan positif dan merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Dengan program KKN ini diharapkan masyarakat Dusun Karang Kauman dapat selalu menerapkan kebiasaan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan selalu menerapkan protokol kesehatan agar dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Peningkatan Pemahaman Tindakan Preventif Pencegahan Penularan dalam Upaya Penanggulangan Pandemi Covid-19 di Sorogenen Jagalan Jebres Surakarta
Syamsul Hadi;
Lidya Rosalinda;
Agung Tri Wijayanta;
Aditya Rio Prabowo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (344.847 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.1068
Dinyatakannya wabah Covid-19 sebagai pandemic dunia mendorong Universitas Sebelas Maret untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode Juli-Agustus Tahun 2020 dengan cara yang tidak biasa. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS merupakan sarana pengabdian masyarakat sebagai perwujudan Tri Darma Perguruan Tinggi. Laporan ini merupakan hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan KKN yang berlangsung selama 45 hari yang berlokasi di Kampung Sorogenen, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Surakarta, Jawa Tengah yang dilakukan berupa tindakan langsung dengan melakukan beberapa program yang telah dirancang. Beberapa program yang dilakukan berupa pembagian masker kepada masyarakat, pengadaan hand sanitizer serta tong cuci tangan, pendonasian Alat Perlindungan Diri (APD) kepada satgas, edukasi online melalui grup Whatsapp, cerita Whatsapp, dan postingan Instagram serta edukasi offline dengan menggunakan poster dan spanduk yang di pajang di area KKN. Juga dilakukan survey pendapat masyarakat mengenai dampak yang dirasakan setelah terlaksanakannya kegiatan KKN. Kesimpulan yang diperoleh secara keseluruhan program KKN berjalan secara baik dengan antusias dan dukungan dari masyarakat yang luar biasa.
Pelatihan Pembuatan Pasta Bumbu Dapur Di Forum Kelompok Wanita Tani Sekar Arum Tangerang Selatan
Tagor M. Siregar;
Lucia Soedirga;
Weny Sinaga;
Yuniwati Halim
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (514.247 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.1074
Forum kelompok wanita tani (KWT) Sekar Arum merupakan kelompok masyarakat di Tangerang Selatan yang kegiatan utamanya membudidayakan tanaman rempah-rempah dan tanaman hidroponik seperti sereh, jahe, kunyit, lengkuas, kencur dan bayam merah. Saat ini para anggota Forum KWT Sekar Arum Tangerang Selatan belum memiliki pengetahuan yang memadai tentang teknologi pengolahan pangan. Sebagai respon atas kondisi ini, Program Studi Teknologi Pangan UPH memberikan solusi berupa pelaksanaan pelatihan pembuatan pasta bumbu dapur. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat mampu memberdayakan bahan pangan lokal menjadi produk pangan yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan bernilai ekonomi tinggi. Kegiatan ini dilakukan melalui tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Pada tahap persiapan dilakukan proses diskusi secara daring dengan pengurus Forum KWT Sekar Arum, proses uji coba di Laboratorium Pengolahan Pangan Program Studi Teknologi Pangan UPH dan persiapan akhir berupa pembuatan video pelatihan dan slide presentasi. Pelaksanaan pelatihan dilakukan secara webinar pada tanggal 18 Juni 2020 dan diikuti oleh 26 orang peserta. Sebagai dampak pelatihan, pembuatan pasta bumbu dapur dengan bahan pangan lokal menjadi salah satu alternatif kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh para anggota Forum KWTdi masa pandemi Covid 19. Pelatihan di Forum KWT Sekar Arum yang merupakan bentuk kerjasama antara Program Studi Teknologi Pangan UPH dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangerang Selatan diharapkan dapat dilakukan secara berkala dan berkelanjutan dalam memberdayakan masyarakat.
Kuliah dan Diskusi Online untuk Komunitas dengan Youtube Analytics
Ihan Martoyo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (291.786 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.1089
Pandemi Covid-19 memaksa seluruh perkuliahan di Indonesia untuk beralih kepada modus online. Di satu sisi, materi informasi akademis yang muncul di kanal terbuka seperti Youtube menjadi berlipatganda. Di lain pihak, perlu dilakukan analisis tentang minat komunitas terhadap materi ajar lewat kanal online seperti Youtube dan dampaknya. Untuk meneliti hal tersebut, sekaligus menyediakan materi ajar dan akademis online kepada masyarakat, sejak Maret 2020 sebuah kanal Youtube dipakai untuk memuat berbagai kandungan materi akademis demi layanan komunitas. Materi tersebut mencakup bidang teknik elektro, diskusi filsafat, diskusi teologi dan topik khusus lainnya, seperti online learning. Format materi bervariasi dari format sekitar 5 – 10 menit, format diskusi sekitar 20-30 menit, dan format kuliah panjang sekitar 1 jam. Dengan analisis lewat data di Youtube Analytics dapat disimpulkan bahwa materi dengan durasi pendek di bawah 10 menit dan format diskusi 20-30 menit lebih diminati daripada kuliah panjang. Topik yang lebih menyentuh minat yang luas seperti filsafat atau teologi mendapatkan jumlah pemirsa yang lebih banyak dibandingkan topik sempit seperti teknik, ekonomi dan media. Pada bulan September 2020, kanal Youtube telah mempunyai 124 cuplikan video dan mendapatkan sekitar 100 views/hari. Dari bulan Maret-September 2020, telah terjadi penambahan 196 subscriber, yaitu 70% dari total 280 subscriber yang ada.
PEMBERDAYAAN USAHA SAMBAL KEMASAN
Fitra Mardiana;
Trisa Indrawati;
Suprayoga Suprayoga
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (105.749 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.1092
Program kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan manajemen usaha serta meningkatkan produksi padausaha mikro Sambal Kemasan di Kelurahan Semimi Kecamatan Benowo. Target Luaran yang telah dicapaimeliputi : 1) mitra dapata meningkatkan produksi, 2) mitra memiliki pengetahuan tentang cara penjualanproduk dengan memanfaatkan media sosial ,3) mitra memiliki kemampuan untuk menyusun administrasipembukuan keuangan sederhana, Metode yang digunakan dalam Program Pemberdayaan Masyarakat iniadalah 1) pelatihan 2) pendampingan usaha mikro sambal kemasan serta 3) melakukan monitoring, evaluasidan pelaporan terhadap hasil kegiatan dan keberhasilan program yang telah ditetapkan. Dampak daripelaksanaan kegiatan ini yaitu meningkatnya jumlah produksi dan cara penjualan produk dengan kemasanyang bersih dan menarik dengan memanfaatkan media sosial.
“BEMPER (Berita Pemersatu)” – Kegiatan PkM Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Seis Creative
Carly Stiana Scheffer-Sumampouw
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (414.493 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.1094
Pandemik Covid-19 melanda seluruh dunia saat ini, termasuk Indonesia. Dampaknya masyarakat harus jaga jarak agar terhindar dari virus menular tersebut sehingga adanya peraturan pemerintah yang mengharuskan masyarakat untuk berada di rumah saja untuk menekan angka penularan. Tetapi sekarang permasalahannya yaitu begitu banyaknya berita negatif yang diterima oleh masyarakat Indonesia. Berita-berita yang disiarkan oleh media tradisional maupun media baru lebih banyak berita yang memiliki unsur negatif dibandingkan yang positif contohnya seperti kabar duka, musibah, hingga hoax, sehingga kami sebagai dosen dan mahasiswa Universitas Pelita Harapan ingin melakukan kegiatan melalui media sosial yang dengan cara menyiarkan berita atau informasi yang bertujuan menghibur serta memberi dampak positif bagi masyarakat Indonesia khususnya untuk kalangan milenial. Mekanisme siaran secara live streaming melalui media sosial dengan menyebarkan informasi yang positif seperti apa saja hal baik yang terjadi di dunia saat ini, apa saja yang dapat kita peroleh saat kita berada di rumah saja, bagaimana agar tetap produktif di masa ini, mengembangkan bakat yang kita miliki agar berguna untuk orang banyak, membagi tips-tips yang dapat diterapkan oleh masyarakat agar masyarakat tetap produktif dan juga berbagai kegiatan menarik lainnya demi menghibur masyarakat. Siaran dipancarteruskan melalui platform YouTube, dengan melibatkan beberapa influencers, sementara untuk promosi digunakanlah platform Instagram.
Optimalisasi Perubahan Perilaku dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Kasus Tuberkulosis Paru untuk Peningkatan Derajat Kesehatan di Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan
Evi Kurniawaty;
Winda Trijayanthi Utama;
Nuriah Nuriah;
Suharyani Suharyani;
Silvia Andriani
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (113.753 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.1096
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan dilatar belakangi oleh adanya data permasalahan TB sebagai potensi desa. Kasus Tuberkulosis di Kecamatan Baradatu cukup banyak, tetapi yang menjalani pengobatan sangat sedikit. Untuk menurunkan angka kejadian Tuberkulosis Paru, diperlukan peran serta aktif dari berbagai pihak yang terkait seperti Puskesmas dan kader kesehatan. Kader kesehatan perlu memiliki kemampuan dalam memberikan pendidikan kesehatan dan rujukan. Tujuan diadakannya pelatihan kader kesehatan tentang deteksi dini Tuberkulosis Paru adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader. Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader memberikan pendidikan kesehatan tentang Tuberkulosis Paru maka perlu diadakan pelatihan. Salah satu pelatihan yang penting diberikan adalah deteksi dini Tuberkulosis Paru sesuai dengan potensi yang ada di Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan sebagai daerah mitra Kerjasama Desa Binaaan Universitas Lampung. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan terhitung Bulan Maret sampai dengan Septemberr 2020, bertempat di Kecamatan Baradtu Kabupaten Way Kanan dengan sasaran para kader kesehatan. Pelatihan dimulai dengan pendataan kader, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan PKM ini sangat bermanfaat untuk para kader kesehatan karena menambah pengetahuan mereka mengenai penyakit Tuberkulosis Paru, khususnya kemampuan melakukan deteksi dini untuk meneruskan program tersebut disarankan pihak Puskesmas untuk dapat menindaklanjuti data baru penderita Tuberkulosis Paru yang telah diperoleh oleh para kader.
PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA SD DENGAN PENDEKATAN MANJA (berMAiN, berkelompok dan tanya JAwab) TANJUNG DUREN SELATAN, GROGOL
ferdinand fassa;
Ario Bintang Koesalawardi;
Andre Feliks Setiawan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (852.762 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1098
Momok mata pelajaran Sains dan Matematika telah menjadi permasalahan bagi siswa Sekolah Dasar. Metode pengajaran yang monoton terkadang menggangu penguasaan materi tentang konsep ilmu Sains dan menghambat munculnya kreativitas penguasaan. Permasalahan lainnya adalah mahalnya biaya bimbingan belajar yang ada di wilayah DKI Jakarta membuat sebagian masyarakat sulit untuk memperoleh pendidikan tambahan bagi anak-anak yang ingin mendapatkan materi tambahan dalam pembelajaran seperti Sains dan Matematika. Peran lembaga bimbingan belajar dirasa masih sangat diperlukan untuk sebagian masyarakat mengingat materi kurikulum saat ini cukup banyak dan berat untuk diserap oleh sebagian siswa SD. Apabila di sekolah siswa mendapatkan waktu dan metode pengajaran yang kurang sesuai dari guru maka dapat mengakibatkan tingkat penguasaan materi ikut berkurang. Sehingga hal ini dapat mengakibatkan kompetensi dan nilai yang diperolehnya menjadi rendah. Berdasarkan kondisi tersebut, maka Program Studi Manajemen dan Rekayasa Konstruksi Universitas Agung Podomoro bermaksud untuk menyelenggarakan kegiatan peningkatan kompetensi melalui bimbingan belajar mata pelajaran Sains dengan judul: “Peningkatan Kompetensi Siswa SD dengan Pendekatan MANJA (berMAiN, berkelompok dan tanya JAwab) di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol, Jakarta Barat.
PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH BOTOL PLASTIK MENJADI TEMPAT PENSIL DI KELURAHAN TANJUNG DUREN SELATAN, GROGOL
ferdinand fassa;
Sani Heryanto
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (486.945 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1099
Penggunaan botol plastik sekali pakai pada produk air mineral, kopi, soda maupun minuman lainnya terus meningkat setiap tahun. Peningkatan penggunaan botol plastik sekali pakai turut menambah peningkatan jumlah sampah plastik secara signifikan. Hal ini dapat memberikan dampak negatif dan mengakibatkan rusaknya lingkungan hidup. Banyak penelitian yang dilakukan oleh negara-negara maju bahwa salah satu cara yang sering dilakukan untuk mengatasi sampah plastik adalah dengan melakukan proses 3R yaitu Reuse, Reduce, Recycle. Sampah botol plastik yang ada sering kali diolah kembali menjadi biji plastik. Selain itu sampah botol plastik bisa juga digunakan kembali menjadi barang yang memiliki manfaat lain, seperti pot tanaman hidroponik. Strategi pengolahan sampah botol plastik digunakan untuk kegiatan pelatihan PKM. Pelatihan ini bertujuan untuk menanamkan rasa peduli terhadap lingkungan kepada anak-anak sedini mungkin. Tujuan berikutnya yaitu diharapkan dapat meningkatkan kreativitas anak terhadap pengolahan sampah botol plastik yang sudah tidak dapat digunakan lagi kemudian diolah menjadi sesuatu bernilai. Subjek yang dipilih pada kegiatan ini adalah anak-anak dengan tingkat Sekolah Dasar yang berlokasi di wilayah kelurahan Tanjung Duren Selatan. Pelatihan dilaksanakan di aula RPTRA Amanah Bunda dengan target peserta berjumlah 30 siswa. Manfaat yang diharapkan pada pelatihan ini adalah adanya peningkatan kreativitas siswa khususnya dalam membuat kerajinan tangan, dan meningkatkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan.
Sistem Informasi Administrasi pada Kelurahan Kalidoni Kota Palembang
Rian Syah;
Ruliansyah Ruliansyah;
Sri Rahayu
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (363.133 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1100
Proses layanan administrasi di kelurahan Kalidoni masih dilakukan secara konvensional. Pemohon (penduduk) harus datang sendiri dan dilayani secara manual untuk membuat surat keterangan nikah, surat keterangan tidak mampu, surat keterangan tidak memiliki rumah, surat kematian, surat keterangan usaha, surat KPR rumah, surat izin bangunan, surat pengantar SKCK atau surat keramaian. Penginputan data dan pembuatan layanan surat harus diketik menggunakan aplikasi Microsoft Word dan Microsoft Excel. Pemohon harus datang ke kantor kelurahan Kalidoni untuk membuat dan mengetahui status pengajuan layanan yang diajukannya. Pemohon juga harus bolak balik ke Kantor jika kekurangan syarat untuk pengurusan administrasi sehingga proses pelayanan membutuhkan waktu yang sering kali melebihi standar waktu maksimal yang telah ditetapkan. Kondisi yang sama juga terjadi pada pegawai kelurahan yang mengalami kesulitan dalam memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dibuatlah sistem informasi administrasi yang berbasis web yang dapat melayani pemohon untuk membuat surat-menyurat. Pembuatan sistem ini menggunakan metode waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, penulisan program, pengujian program, dan penerapan program dan pemeliharaan. Hasil uji implementasi memperlihatkan bahwa sistem yang dibangun dapat membantu pemohon dan pegawai kelurahan dalam proses pembuatan surat-menyurat karena sudah terkomputerisasi sehingga hasil yang didapat lebih cepat dan dapat terdokumentasi lebih baik.