cover
Contact Name
Irfana Tri Wijayanti
Contact Email
info@stikesbup.ac.id
Phone
+62295384984
Journal Mail Official
p3m@stikesbup.ac.id
Editorial Address
Jalan Ki Ageng Selo No. 15, Pati
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan
ISSN : 20874154     EISSN : 27748669     DOI : https://doi.org/10.52299/jks
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penelitian maupun nonhasil penelitian di bidang ilmu-ilmu kebidanan khususnya dan ilmu-ilmu kesehatan pada umumnya yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak mengubah tulisan tanpa mengubah maksud atau substansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan dari penulis yang bersangkutan.
Articles 169 Documents
HUBUNGAN PIJAT BAYI DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN PADA BAYI USIA 1 – 6 BULAN DI RIU MOM KIDS AND BABY SPA DI SUKOHARJO PATI Nopri Padma Nudesti; Heni Setiyowati
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.246 KB) | DOI: 10.52299/jks.v11i2.70

Abstract

Pijat bayi adalah kegiatan memberikan stimulasi atau urutan kepada bayi dengan sentuhan, gerak, ditambahi dengan stimulasi pendengaran dan juga stimulasi visual yang dapat meningkatkan berat badan bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pijat bayi dengan kenaikan berat badan bayi pada bayi usia 1-6 bulan di Riu Mom Kids And Baby SPA di Sukoharjo Pati. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dan menggunakn metode cross sectional. Tekhnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan pijat bayi dengan kenaikan berat badan pada bayi usia 1-6 bulan di Riu Mom Kids And Baby SPA di Sukoharjo Pati dengan nilai p value 0,019 < 0,05. Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan pijat bayi dengan kenaikan berat badan pada bayi usia 1-6 bulan di Riu Mom Kids And Baby SPA di Sukoharjo Pati.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN LAMA KALA 1 FASE AKTIF PERSALINAN PADA IBU BERSALIN DI KLINIK NAMIRA KOTA SEMARANG Titik Kurniawati; Widyah Setiyowati; Amaliyatul Fitriyah
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.331 KB) | DOI: 10.52299/jks.v12i1.74

Abstract

Pendahuluan: Persalinan dan kelahiran merupakan kejadian fisiologi yang normal dalam kehidupan. Peranan ibu adalah melahirkan bayinya, sedangkan peran keluarga adalah memberikan bantuan dan dukungan pada ibu ketika terjadi proses persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami terhadap ibu bersalin dengan lamanya kala 1 fae aktif pada persalinan. Metode: Penelitian menggunakan rancangan Retrospektif yaitu penelitian berusaha melihat kebelakang (backword looking). Jenis penelitian korelasi yaitu meneliti atau menelaah hubungan antara dua variable pada suatu situasi atau sekelompok subjek. Jumlah subjek dalam penelitian ini sebanyak 15 responden ibu bersalin. Hasil: Terdapat 2 responden dengan umur di bawah 20 tahun, terdapat 12 responden ibu bersalin dengan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga dan terdapat 10 responden dengan tingkat pendidikan yaitu SMA. Dan ibu bersalin yang mendapatkan dukungan suami yaitu sebanyak 14 (93,3%) dan yang tidak mendapat dukungan suami yang hanya besar 1 (6,66%). Kesimpulan: Terdapat hasil nilai p value lebih kecil dari 0,005 (0,002 < 0,005) maka Ho ditolak dan Ha diterima berarti ada hubungan antara dukungan suami dengan lama kala I fase aktif pada ibu bersalin di Klinik Namira Kota Semarang.
PENGARUH PIJAT LAKTASI TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI BABY SPA PATI Siti Muawanah; Desi Sariyani
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.735 KB) | DOI: 10.52299/jks.v12i1.77

Abstract

Perkembangan kecerdasan anak sangat berkaitan erat dengan pertumbuhan otak. Faktor utama yang mempengaruhi pertumbuhan otak anak adalah nutrisi yang diterima saat pertumbuhan otak cepat. Dalam hal ini pemberian nutrisi terhadap bayi dapat melalui proses menyusui Air Susu Ibu (ASI). Menyusui merupakan proses yang alamiah yang tidak mudah dilakukan. Cakupan ASI eksklusif tidak lepas dari masalah yang terjadi dalam prosesmenyusui diantaranya adanya kepercayaan yang salah bahwa ASI keluar sedikit atau ASI kurang mencukupi kebutuhan bayi. Apabila masalah tersebut tidak dapatdiatasi maka akan mengganggu kesinambungan pelaksanaan pemberian ASI, agar mendapatkan kebutuhan ASI yang memadai untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi, kerja sama antara ibu dan keluarga dengan petugas kesehatan harus dilakukan. Metode baru yang diperkenalkan untuk mencegah dan mengatasi permasalahan ini diantaranya adalah pijat Laktasi. Pijat laktasi adalah teknik pemijatan yang dilakukan pada daerah kepala atau leher, punggung, tulang belakang, dan payudara yang bertujuan untuk merangsang hormon prolaktin dan oksitosin. Jenis penelitian ini adalah observasi eksperimen dengan desain Quasi Experimental Design model Non-Equivalent Control Group Design dengantotal sampling 15 ibu menyusui yang melakukan pijat laktasi dan 15 tidak melakukan pijat laktasi.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STATUS GIZI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WINONG I KABUPATEN PATI Lely Indriasari; Sifa Altika; Sri Hadi Sulistiyaningsih
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.108 KB) | DOI: 10.52299/jks.v12i1.78

Abstract

Ibu hamil dan menyusui merupakan dua kelompok sasaran yang sangat perlu mendapat perhalian khusus dalam penerapan Pedoman Unium Gizi Seimbang (PUGS). Data menunjukkan bahwa sepertiga (35,65%) wanita usia subur (WUS) menderita Kurang Energi Kronis (KEK). Ibu hamil membutuhkan energi dan zat-zat gizi lebih banyak dari pada wanita tidak hamil. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut ibu hamil harus makan makanan dengan gizi seimbang.Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan metode pendekatan cross sectional.populasi dan sampel adalah ibu hamil yang berjumlah 42 orang diambil dengan menggunakan metode Total sampling. Uji analisis menggunakan metode Chi-Square.Hasil penelitian diketahui bahwa Ibu hamil yang berpengetahuan kurang sebanyak 5 orang (11,9%), berpengetahuan sedang sebanyak 26 orang (61,9%), dan berpengetahuan baik sebanyak 11 orang (26,2%). Budaya yang tidak mendukung sebanyak 12 orang (28,6%), yang kurang mendukung sebanyak 25 orang (59,5%) dan yang mendukung sebanyak 5 orang (11,9%). Keluarga ibu hamil yang berpendapatan <437.500 sebanyak 10 orang (23,8%). Yang berpendapatan 437.500 - 1.000.000 sebanyak 23 orang (54,8%) dan yang berpendapatan >1.000.000 sebanyak 9 orang (21,4%). Kejadian KEK di Wilayah Kerja Puskesmas Winong I Kabupaten Pati terjadi KEK sebanyak 8 orang (19%), dan yang normal sebanyak 34 orang (81 %). Tidak ada hubungan antara Kategori Budaya dengan KEK di Wilayah Kerja Puskesmas Winong I Kabupaten Pati Tahun 2009 (p value = 0,867 > 0,05). Ada hubungan antara Kategori Pengetahuan dengan KEK di Wilayah Kerja Puskesmas Winong I Kabupaten Pati (p value = 0,000 < 0,05). Ada hubungan antara Pendapatan Keluarga dengan KEK di Wilayah Kerja Puskesmas Winong I Kabupaten Pati Tahun 2009 (p value = 0,012 < 0,05).
HUBUNGAN PIJAT BAYI DENGAN KUALITAS TIDUR BAYI USIA DIBAWAH DUA TAHUN DI DESA WINONG PATI Anzar Ahlian; Retno Wulan
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.413 KB) | DOI: 10.52299/jks.v12i1.79

Abstract

Pijat bayi merupakan pengungkapan rasa kasih sayang antara orang tua dengan anak lewat sentuhan pada kulit. Pijatan lembut akan membantu mengendurkan otot-ototnya sehingga bayi menjadi tenang dan tidurnya nyenyak.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pijat bayi dengan kualitas tidur bayi usia dibawah dua tahun. Jenis penelitian yang digunakan observasi analitik dengan metode cross sectional. Sampel yang digunakan sejumlah 45 bayi usia dua tahun. Teknik sampling menggunakan total sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi yang melakukan pijat bayi sebanyak 24 (53.3 %), dan memiliki kualitas tidur baik sebanyak 19 (42.2%). Terdapat hubungan antara pijat bayi dengan kualitas tidur bayi usia dibawah 2 tahun, dengan nilai p value adalah 0.001.Penelitian ini diharapkan para orang tua lebih memperhatikan kualitas tidur bayinya melalui rutin melakukan pijat bayi yaitu setiap 1-2 bulan sekali. Melalui pijat, bayi akan merasakan kenyamanan, sehingga membuat dia tidur lebih lama dan tidak rewel.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN MENGONTROL BUANG AIR BESAR DAN BUANG AIR KECIL PADA ANAK USIA 3 TAHUN DI DESA JATISARI KECAMATAN JAKENAN KABUPATEN PATI TAHUN 2012 Murni Asih Arining Tyas; Uswatun Kasanah; Nopri Padma Nudesti
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.172 KB) | DOI: 10.52299/jks.v12i1.80

Abstract

Pola asuh merupakan sikap orang tua dalam berinteraksi dengan anak-anaknya. Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita. Karena pada masa ini pertumbuhan dasar akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Salah satu stimulasi yang penting dilakukan orangtua adalah stimulasi terhadap kemandirian anak dalam melakukan BAB (Buang Air Besar) dan BAK (Buang Air Kecil).Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah ada Hubungan Tingkat Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Kemandirian Mengontrol BAB dan BAK Pada Anak Usia 3 Tahun Di Desa Jatisari Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati Tahun 2012.Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai balita berumur 3 tahun di Desa Jatisari Kecamatan Jakenan Kabupaten PatiResponden di Desa Jatisari Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati sebagian besar mempunyai pola asuh yang autoritatif sebanyak 54 orang (79,4%) dan paling sedikit mempunyai pola asuh otoritatif sebanyak 4 orang (5,9%). Responden di Desa Jatisari Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati sebagian besar mempunyai kemandirian yang baik sebanyak 41 orang (60,3%) dan yang mempunyai kemandirian tidak baik sebanyak 27 orang (39,7%). Ada hubungan antara pola asuh dengan kemandirian mengontrol BAB dan BAK pada anak usia 3 tahun di Desa Jatisari Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati (p value 0,009 < 0,05).
HUBUNGAN PEMBERIAN KOMPRES HANGAT DAN PARACETAMOL PADA ANAK USIA 12-24 BULAN DENGAN PENURUNAN DEMAM DI DESA LARIKREJO KECAMATAN UNDAAN KABUPATEN KUDUS Noor Sofikah; Lailatul Mustaghfiroh; Irfana Tri Wijayanti
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.383 KB) | DOI: 10.52299/jks.v12i1.81

Abstract

Demam terjadi jika suhu tubuh diatas kisaran normal 37º C (100º C), rektal 38,8º C (101ºC) yang ditandai dengan kulit terasa hangat, dan kulit kemerahan (Asmadi, 2012). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pemberian kompres hangat dan paracetamol pada anak usia 12-24 bulan dengan penurunan demam di Desa Larikrejo Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelasional dengan rancangan cross sectional. Berdasarkan teknik total sampling diperoleh jumlah sampel sebanyak 30 responden. Uji statistik menggunakan uji Chi square.Hasil penelitian menunjukkan; 1).Balita diberikan kompres hangat sebanyak 15 orang (50,0%), sedangkan balita yang diberikan paracetamol sebanyak 15 orang (50,0%). 2). Sebagian besar suhu anak usia 12-24 bulan di Desa Lurikrejo Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus setelah dilakukan tindakan turun sebanyak 18 anak (60,0%), sedangkan suhu anak yang tidak mengalami penutunan sebanyak 12 orang (40,0%). 3). Berdasarkan hasil uji chi square didapatkan nila p value = 0,025 yang artinya Ada hubungan pemberian kompres hangat dan paracetamol pada anak usia 12-24 bulan dengan penurunan demam di Desa Larikrejo Kecamatan Undaan Kabupaten KudusDiharapkan tenaga kesehatan untuk mengenalkan konsep bagaimana cara penanganan demam pada anak dan balita secara farmakologis dan non farmakologis dengan cara memberikan penyuluhan bagi masayarakat
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MINAT IBU HAMIL TM II DAN III TERHADAP PRENATAL GENTLE YOGA Aris Noviani; Siskana Dewi Rosita
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.023 KB) | DOI: 10.52299/jks.v12i2.83

Abstract

Kehamilan merupakan sebuah proses alamiah pada manusia tanpa kondisi yang patologis, ibu hamil dapat melakukan prenatal gentle yoga untuk menjaga kesehatan selama kehamilan. Banyaknya promosi tentang prenatal gentle yoga tidak serta langsung menarik minat para ibu hamil padahal banyak manfaat yang bisa didapatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan pengetahuan dengan minat ibu hamil trimester II dan III terhadap prenatal gentle yoga di Desa Madegondo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian ini adalah Analitik Correlational dengan rancangan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester II dan III di Desa Madegondo Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo sejumlah 30 ibu hamil. Sampel penelitian sejumlah 30 ibu hamil, diambil secara Proporsional Random Sampling. Variabel independent penelitian ini adalah pengetahuan ibu hamil tentang prenatal gentle yoga dan variabel dependent penelitian ini adalah minat ibu hamil terhadapa prenatal gentle yoga. Instrument penelitiannya menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan Editing, Coding, Scoring, Tabulating dan Uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu hamil tentang senam yoga didapatkan 20 responden berpengetahuan cukup (66,7%), sedangkan minat ibu hamil dalam penerapan senam yoga didapatkan 19 responden minat sedang (63,3%). Uji statistik Spearman Rank menunjukkan bahwa ρ value = 0,000< α (0,05), sehingga H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan pengetahuan dengan minat ibu hamil TM II dan III terhadap prenatal gentle yoga di Desa Madegondo Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo.
PENGARUH PENGETAHUAN DAN PENDIDIKAN TERHADAP SELF EFFICACY IBU DALAM MELAKUKAN BABY MASSAGE DAN BABY GYM DI DESA MADEGONDO KECAMATAN GROGOL KABUPATEN SUKOHARJO Gipfel Remedina; Fitria Hayu Palupi
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.464 KB) | DOI: 10.52299/jks.v12i2.84

Abstract

Pijat bayi biasa disebut dengan stimulus touch. Pijat bayi dapat diartikan sebagai sentuhan komunikasi yang nyaman antara ibu dan bayi. Jadi, pijat bayi ini merupakan suatu pengungkapan rasa kasih sayang antara orang tua dengan anak lewat sentuhan pada kulit yang dapat memberikan dampak yang luar biasa. Sentuhan dan pijat pada bayi setelah kelahiran dapat memberikan jaminan adanya kontak tubuh berkelanjutan yang dapat mempertahankan perasaan nyaman pada bayi. Sentuhan dan pijat menghasilkan perubahan fisiologis yang menguntungkan berupa peningkatan pertumbuhan, peningkatan daya tahan tubuh, dan kecerdasan emosi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pengetahuan dan Pendidikan tehadap self efficacy ibu dalam melakukan baby massage dan baby gym di Desa Madegondo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi balita di Desa Madegondo Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo sejumlah 29 orang. Sampel penelitian berjumlah 29 orang, di ambil secara total sampling. Variable independent penelitian ini adalah pengetahuan dan Pendidikan dan variable dependen penelitian ini adalah self efficacy ibu dalam melakukan baby massage dan baby gym. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data Editing, Coding, Scoring, Tabulating. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pendidikan akademi memiliki tingkat self efficacy baik sebanyak 37,93% (11 responden), sedangkan tingkat pengetahuan sangat baik memiliki tingkat self efficacy baik sebanyak 31,03 % (9 responden). Uji statistic menunjukkan bahwa Hasil penelitian Fhitung lebih kecil dari pada F tabel (0,385 < 4,21 < 7,67 ). maka disimpulkan Ho diterima dan Ha ditolak. yang artinya tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan pendidikan dengan self efficacy. Kesimpulan penelitian ini tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan Pendidikan dengan self efficacy ibu dalam melakukan baby massage dan baby gym di desa madegondo kecamatan grogolkabupaten sukoharjo
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SUAMI DALAM MEMBERIKAN DUKUNGAN KB TUBEKTOMI PADA IBU Lia Alfa Shaliha; Uswatun Kasanah; Sifa Altika
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.286 KB) | DOI: 10.52299/jks.v12i2.85

Abstract

Keluarga kecil yang berkualitas dapat diawali dengan adanya jumlah dan jarak kehamilan yang sehat. Untuk mengatur jumlah anak tersebut diperlukan alat kontrasepsi. Metode kontrasepsi tubektomi merupakan salah satu metode kontrasepsi yang paling efektif dan aman. Tubektomi tidak mencapai angka yang maksimal, untuk itu diperlukan dukungan suami agar metode kontrasepsi tersebut diminati masyarakat. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan cross sectional, yang bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi suami dalam memebrikan dukungan tubektomi istri. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 34 responden di wilayah Puskesmas Kradenan II. Data primer diperoleh dari penyebaran kuesioner. Data sekunder diperoleh medical record atau catatan medis. Analisis data univariat yaitu menganalisa Variabel secara diskriptif dengan menghitung distribusi frekuensi dan proporsinya untuk mengetahui karakteristik dari suatu obyek. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa responden yang berumur 30-40 tahun sebanyak 23,5%, umur 41-50 tahun sebanyak 47,05%, dan umur 51-60 29,4%, responden yang tidak tamat SD sebayak 8,82%, SD sebanyak 14,7%, SMP atau Mts atau sederajat 44,12%, SMA 29,41%, Perguruan Tinggi sebanyak 2,94% responden dengan Paritas Multipara 52,94% dan Grandemultipara sebanyak 47,06%, responden yang bekerja sebagai PNS sebanyak 17,960%, swasta 32,35%, buruh 8,82%, petani 17,60%, pedagang 23,50%. Responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 58,82%, cukup sebesar 35,29%, kurang sebesar 5,88%. Responden yang bersikap positif tentang pemilihan metode MOW sebesar 88,23% dan bersikap negatif sebesar 11,77%. Responden dengan budaya sosial rendah sebanyak 29,41% dan sosial budaya sedang 55,88% sosial budaya tinggi 14,71%. Saran : bagi tenaga kesehatan kususnya bidan diharapkan lebih meningkatkan pelaksanaan Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) mengenai kontrasepsi kontrasepsi tujuan, manfaat, indikasi, kontraindukasi, dan macam-macam metode kontrasepsi.

Page 7 of 17 | Total Record : 169


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) More Issue