cover
Contact Name
Sulkifly
Contact Email
sjem@ung.ac.id
Phone
+6282348062491
Journal Mail Official
sjem@ung.ac.id
Editorial Address
Street of Jenderal Sudirman No.6, Kota Tengah, Gorontalo 96128
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Student Journal of Educational Management
ISSN : -     EISSN : 28099184     DOI : -
Core Subject : Education,
The aims of this Stdent Journal of Educational Management is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including: curriculum management and learning, student management, management of educational infrastructure, Education HR management (educators and education personnel), Financial management / education funding, management of school and community relations, educational culture and climate, educational leadership, class management, character building, educational innovation.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2025" : 17 Documents clear
Kompetensi Pedagogik Guru dalam Proses Pembelajaran Ayu Nengsi, Riska; Ardhiansyah, Muhammad; Hasan, Hasan
Student Journal of Educational Management VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v5i2.4492

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Proses Pembelajaran di SMP Negeri 1 Bajeng Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai rancangannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Menguasai karakteristik peserta didik yang heterogen menuntut model pembelajaran yang adaptif. Matriks pembelajaran yang mengakomodasi latar belakang sosial, budaya, agama, dan ekonomi peserta didik serta potensi minat dan bakat mereka menjadi sangat relevan, seperti diskusi dengan orang tua siswa, melakukan observasi, wawancara langsung dengan siswa, dan membiarkan siswa bereksplorasi untuk menentukan bahan ajar yang hendaknya disesuaikan dengan tujuan pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik. 2) seorang pendidik atau guru harus memiliki kemampuan yang lebih dari yang sudah diraih dan mampu mengajarkan pembelajaran melalui sosial media kepada peserta didik dimulai dari pemberian edukasi tentang pengetahuan konten pembelajaran yang telah ditentukan, dilanjutkan dengan mempraktikkan dan mengevaluasi konten pembelajaran tersebut, setelah itu mengajarkan kepada rekan sejawat sebelum diimplementasikan kepada peserta didik. 3) Setiap guru menyesuaikan perkembangan kurikulum yang ada pada saat ini, memahami komponen kurikulum untuk merancang desain pembelajaran dan menyusun strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik demi guru dan juga tidak ketinggalan dalam metode pembelajaran yang akan diajarkan
Peran Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru M, Nurfadhilah; Ardhiansyah, Muhammad; Hasan, Hasan
Student Journal of Educational Management VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v5i2.4493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMA Negeri 1 Takalar. Desain penelitian yang digunakan yakni deskriptif kualitatif. Penelitian berfokus pada peran kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam mengembangkan kinerja guru di SMA Negeri 1 Takalar. Sumber data penelitian ini adalahkepala sekolah serta guru SMA Negeri 1 Takalar. Instrumen digunakan pada penelitian yakni human instrument. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, kepala sekolah SMA Negeri 1 Takalar dalam menjalankan kepemimpinannya sudah menggunakan gaya kepemimpinan transformasional : (1) Kepala sekolah SMA Negeri 1 Takalar telah memberikan kebebasan kepada guru untuk terinspirasi dan bekerja sama dalam mengkomunikasikan pendekatan pendidikan yang unik dan kreatif serta memandfaatkan fasilitas sekolah yang dapat memberikan informasi kepada siswa. (2) Guru membutuhkan perhatian serta pemecahan masalah sudah bisa mendapatkan telinga simpatik dari kepala sekolah SMA Negeri 1 Takalar. (3) Kepala sekolah SMA Negeri 1 Takalar telah memberi contoh perilaku tepat serta menginspirasi rasa hormat. (4) Kepala sekolah SMA Negeri 1 Takalar secara konsisten telah menunjukkan sikap disiplinnnya dan tanggung jawabnya
Pendidikan Dan Media Sosial: Pengaruh Teknologi Dan Media Sosial Dalam Pembentukan Perilaku Sosial Peserta Didik Nurlaeli Mahmudah; Asep Mulyana; Tri Kuncoro Panji Murtanto; Muhammad Ni'amillah
Student Journal of Educational Management VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v5i2.4500

Abstract

Media sosial menjadi bagian penting dalam kehidupan peserta didik dan berpengaruh terhadap pembentukan karakter sosial mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran dan pengaruh media sosial dalam membentuk karakter peserta didik dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur dari berbagai sumber ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki dampak positif berupa peningkatan kreativitas, akses informasi, kemampuan komunikasi, serta peluang kolaborasi. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol dapat menimbulkan dampak negatif seperti penurunan moral, cyberbullying, gangguan konsentrasi, dan melemahnya nilai sopan santun dan tanggung jawab. Faktor seperti intensitas penggunaan, lingkungan keluarga, dan literasi digital terbukti memengaruhi arah pengaruh media sosial terhadap karakter peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan dan pemanfaatan media sosial secara bijak agar manfaatnya dapat dioptimalkan dan dampak negatifnya diminimalkan dalam proses pembentukan karakter sosial peserta didik.
Analisis Manajemen Waktu Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas Gani, Delta Wahyuly; Djafri, Novianty; Arifin, Arifin
Student Journal of Educational Management VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v5i2.2144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen waktu belajar siswa di SMA Negeri 3 Gorontalo, pada aspek: (1) Menetapkan tujuan belajar; (2) Membuat prioritas belajar; (3) Menyusun jadwal belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis pendekatan eksplanatori. Jumlah sampel penelitian sebesar 90 orang siswa yang terdiri dari kelas XI dan XII. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dengan formula persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Manajemen waktu belajar siswa pada aspek menetapkan tujuan belajar berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 82.94%; (2) Manajemen waktu belajar siswa pada aspek membuat prioritas belajar berada pada kategori kurang baik dengan persentase sebesar 70.50%; (3) Manajemen waktu belajar siswa pada aspek menyusun jadwal belajar berada pada kategori kurang baik dengan persentase sebesar 61.55%. Untuk itu disarankan: (1) Sekolah, sebaiknya melakukan koordinasi dengan guru beserta orang tua siswa agar dapat mengarahkan siswa untuk bisa melakukan manajemen waktu belajar; (2) Guru, sebaiknya memotivasi dan membimbing siswa untuk dapat memprioritaskan waktunya untuk belajar dan menyusun jadwal belajar dengan detail; (3) Siswa, sebaiknya memprioritaskan waktu belajar dari pada membuang waktunya sia-sia.
Hubungan E-Leadership dan Motivasi Kerja dengan Kinerja Guru di Sekolah Menengah Pertama Kaluku, Inda Rahmatia; Ansar, Ansar; Arifin, Arifin
Student Journal of Educational Management VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v5i2.2303

Abstract

Kinerja guru Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Gorontalo belum optimal, ditunjukkan oleh indikasi seperti kepala sekolah yang belum mampu membentuk kelompok kerja virtual, kurang memberikan motivasi, serta guru yang kurang mampu menciptakan suasana pembelajaran menyenangkan dan menyampaikan pembelajaran dengan baik. Hal ini diduga berkaitan dengan kepemimpinan digital (e-leadership) kepala sekolah yang belum berkembang dan motivasi kerja guru yang belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara e-leadership dan motivasi kerja dengan kinerja guru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel sebanyak 82 guru dipilih secara acak dari populasi 471 guru SMP Negeri di Kota Gorontalo. Data dikumpulkan melalui angket yang telah teruji valid dan reliabel, serta dianalisis menggunakan uji normalitas, linearitas, dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara e-leadership dengan kinerja guru (37,2%, kategori hubungan sedang), antara motivasi kerja dengan kinerja guru (53,1%, kategori hubungan kuat), serta secara simultan antara kedua variabel bebas dengan kinerja guru (77,5%, kategori hubungan sangat kuat). Temuan ini menekankan pentingnya pengembangan kompetensi kepemimpinan digital kepala sekolah dan peningkatan motivasi kerja guru untuk mendukung kinerja guru yang optimal di era teknologi.
Hubungan antara Strategi Mengajar Guru dan Lingkungan Kelas dengan Motivasi Belajar Siswa Midu, Yuliana Ningsi; Arwildayanto, Arwildayanto; Sumar, Warni Tune; Akadji, Fachrudin
Student Journal of Educational Management VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v5i2.2445

Abstract

Motivasi belajar siswa Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Kota Timur masih rendah, ditunjukkan oleh perilaku seperti sering bolos sekolah, malas mengerjakan tugas, dan ketidakresponsifan dalam pembelajaran. Hal ini diduga berkaitan dengan strategi mengajar guru yang kurang variatif dan lingkungan kelas yang tidak mendukung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara strategi mengajar guru dan lingkungan kelas dengan motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel sebanyak 116 siswa dipilih secara acak dari populasi 163 siswa kelas IX SMP di Kecamatan Kota Timur. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, serta uji korelasi parsial dan simultan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara strategi mengajar guru dengan motivasi belajar siswa (r = 0,4411), antara lingkungan kelas dengan motivasi belajar siswa (r = 0,3964), serta secara simultan antara kedua variabel bebas dengan motivasi belajar (r = 0,5049). Temuan ini menekankan pentingnya pengembangan strategi mengajar yang inovatif dan penciptaan lingkungan kelas yang kondusif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di jenjang SMP.
Penguatan Karakter Siswa Pada Sekolah Berasrama Yasin, Siti Nurhalizah; Mas, Sitti Roskina; Suking, Arifin
Student Journal of Educational Management VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v5i2.2913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan karakter religius, karakter bertanggung jawab, dan karakter kemandirian siswa pada sekolah berasrama di MAN Insan Cendekia Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penguatan karakter religius siswa dibentuk melalui serangkaian kegiatan rutin keagamaan yang terstruktur, yaitu shalat berjamaah, qultum dalam bahasa Inggris dan Arab, qiro'ah qabla naum (membaca Al-Qur'an sebelum tidur), dan program tahfidz Al-Qur'an; (2) penguatan karakter bertanggung jawab dibangun melalui mekanisme piket kebersihan asrama dan keterlibatan dalam tugas kolektif; serta (3) penguatan karakter kemandirian dikembangkan melalui pembiasaan aktivitas keseharian di asrama, seperti mengurus kebutuhan pribadi dan mengikuti jadwal terprogram. Hubungan antara kegiatan asrama dan pembentukan karakter ini bersifat sangat kuat dan sistematis, di mana lingkungan asrama yang terstruktur berhasil menciptakan proses transformasi karakter dari tahap pembiasaan hingga menjadi nilai internal. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya desain lingkungan pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan dalam membentuk karakter siswa secara holistik. Temuan ini dapat menjadi pertimbangan bagi pengelola sekolah berasrama lain dalam merancang program penguatan karakter yang efektif.
Kepemimpinan Transformasional dan Kepuasan Kerja sebagai Prediktor Kinerja Guru di Sekolah Menengah Pertama Prambudi, Prambudi; Ansar, Ansar; Ardhian, Nur Luthfi
Student Journal of Educational Management VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v5i2.3584

Abstract

Temuan di lapangan menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama se-Kabupaten Bone Bolango belum berjalan optimal, antara lain ditandai oleh persiapan mengajar yang masih sederhana, kurangnya kreativitas guru dalam mengelola kelas, serta rendahnya keterlibatan guru dalam kegiatan sekolah. Kondisi ini diduga berkaitan dengan penerapan kepemimpinan transformasional oleh kepala sekolah yang belum optimal dan tingkat kepuasan kerja guru yang masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 150 orang guru yang diambil secara jenuh dari seluruh populasi guru SMP se-Kabupaten Bone Bolango. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan uji asumsi klasik dan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional dengan kinerja guru (β = 0,098), antara kepuasan kerja dengan kinerja guru (β = 0,121), serta secara bersama-sama antara kedua variabel bebas dengan kinerja guru (R² = 0,868). Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penerapan kepemimpinan transformasional oleh kepala sekolah dan peningkatan kepuasan kerja guru dalam upaya meningkatkan kinerja guru di SMP se-Kabupaten Bone Bolango.
Pemanfaatan Aplikasi Quizizz Dalam Mendukung Pembelajaran Berbasis Deep Learning Latodjo, Putri Patricia; Masaong, Abd Kadim; Marhawati, Besse
Student Journal of Educational Management VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v5i2.3897

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan aplikasi Quizizz dalam mendukung pembelajaran berbasis deep learning di Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Telaga, dengan fokus pada tiga pendekatan: mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif eksplanatori, melibatkan 33 guru yang secara langsung menerapkan Quizizz dalam pembelajaran. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Quizizz untuk mindful learning dan meaningful learning berada pada kriteria baik, karena membantu siswa fokus, meningkatkan kesadaran, serta mengaitkan materi dengan pengetahuan sebelumnya. Sementara itu, pemanfaatan Quizizz untuk joyful learning mendapat penilaian sangat baik, karena menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan memotivasi siswa. Secara keseluruhan, Quizizz terbukti efektif dalam mendukung keterlibatan aktif siswa dan pengalaman belajar yang positif, serta menjadi alat yang potensial untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru.
Kearifan Lokal dan Merdeka Belajar: Studi Kasus Internalisasi Nilai Budaya Gorontalo di Sekolah Menengah Atas Masaro, Rahmat Daeng; Arifin, Arifin; Razak, Intan Abdul
Student Journal of Educational Management VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v5i2.3898

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana nilai-nilai kearifan lokal diinternalisasikan dalam implementasi Merdeka Belajar di SMA Negeri 2 Tilamuta, meliputi penerapannya dalam pembelajaran, pengelolaan, dan evaluasi. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dianalisis dengan kondensasi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kearifan lokal seperti Tolopani, Pohutu Motimamango/Langgo, Huyula Ambu, Tari Saronde, Pogogulila Lo Lipu, Mo Dua Ngaamila, dan Walima—yang memuat nilai moral, adat, gotong royong, seni-budaya, sejarah, dan religi—diformulasikan bersama guru dan staf, lalu disosialisasikan. Internalisasi dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi pedagogis dan sosial guru, serta tertanamnya nilai budaya pada siswa yang tercermin dalam karakter positif, kebanggaan terhadap identitas daerah, dan partisipasi aktif dalam kegiatan sosial-budaya.

Page 1 of 2 | Total Record : 17