cover
Contact Name
Noor Hasanah
Contact Email
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281255123605
Journal Mail Official
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/tiftk/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam
ISSN : 2579714X     EISSN : 28295919     DOI : -
Jurnal Tarbiyah Islamiyah adalah jurnal yang memuat artikel Pendidikan Agama Islam baiak berupa hasil penelitian atau hasil kajian tentang Pendidikan Agama Islam dan kajian Agama Islam umum
Articles 340 Documents
PEMBENTUKAN AKHLAK REMAJA MELALUI KELUARGA DI DESA HANTIPAN KECAMATAN PULAU HANAUT KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR Alfiah, Nurul
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2017): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v7i1.1796

Abstract

Dalam pembentukan akhlak remaja melalui keluarga di Desa Hantipan, dalampembentukan akhlak dari keluarga MY yang sudah terlaksana dengan baik, karena pada pembentukan akhlak, anaknya sudah mematuhi apa yang di ajarkan orangtuanya kepadanya seperti membiasakan mengucapkan salam, mencium tangan dan bertutur kata yang sopan. Sedangkan pada keluarga A, I dan H sudah terlaksana dengan cukup baik, karena dari keluarga A, I dan H meskipun keluarganya terutama orangtuanya sudah mengajarkan dan membiasakan untuk mengucapkan salam, mencium tangan dan bertutur kata yang sopan tetapi sikap sang anak kurang mendengarkan perkataan dan nasehat orangtuanya, sedangkanpada keluarga I kadang-kadang tingkah laku anak membuat I selalu menasehati berulangulang dan selalu mengingatkannya, sedangkan pada keluarga H si anak memang sedikit kurang mendengarkan perkataan orangtuanya bahkan suka melawan kepada orangtuanya apabila dinasehati untuk melakukan prilaku yang baik, dan pada keluarga S yang masih kurang terlaksana dalam pembentukan akhlak karena ini terjadi karena memang orangtuanya kurang mencontohkan dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga anak melihat apa yang dilakukan setiap hari oleh orangtuanya. Dalam pelaksanaan pembiasaanpada keluarga pedagang diantaranya: memberi teladan/contoh, nasehat, hukuman dan hadiah yang dilakukan orangtua terhadap anak-anaknya.Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan akhlak remaja melalui keluarga diDesa Hantipan adalah, Latar belakang pendidikan orangtua, dapat disimpulkan bahwa dalam pendidikan orangtua dikeluarga di desa Hantipan masih rendah, hanya satu orang yang lulusan SMA (keluarga I), Satu orang lulusan SMP (keluarga A), satu orang lulusan MTS (keluarga MY), sedangkan dua orang lainnya lulusan SD (keluarga S dan H). Lingkungan keluarga, dapat disimpulkan bahwa dalam lingkungan keluarga sangat berpengaruh dalam pembentukan akhlak, karena anak tumbuh besar dalam lingkungan keluarganya terutama orangtuanya yang mengajarkan, membiasakan dan menanamkan akhlak yang baik dantingkah laku yang baik dari sejak dini sampai anak dapat mengaplikasikannya dengan baik dan benar dalam kehidupannya sehari-hari. Lingkungan masyarakat, dapat disimpulkan bahwa dalam pembentukan akhlak lingkungan masyarakat sangat berperan penting dan berpengaruh dalam tingkah laku anak tergantung kepada siapa dia bergaul dan bermain dalam kehidupan sehari-harinya.Kata Kunci: Pembentukan, Akhlak dan Remaja serta Keluarga
STRATEGI PEMBELAJARAN PAI PADA SISWA TUNAGRAHITA DI SEKOLAH DASAR LUAR BIASA NEGERI MARABAHAN KABUPATEN BARITO KUALA Sarkila, Sarkila
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2017): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v7i1.1797

Abstract

Proses pelaksanaan strategi Pembelajaran PAI pada siswa tunagrahita ringan di SDLB Negeri Marabahan diawali dengan perencanaan pembelajaran yang dipersiapkan guru adalah membuat, silabus kemudian RPP dan alat evaluasi, setelah semua terkonsep dengan teratur sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai maka dimulailah pelaksanaan pembelajaran itu sendiri meliputi materi, media/alat peraga untuk mempermudah proses transper ilmu, kemudian metode dan strategi yang sesuai dengan materi yang disajikan dan terakhir setelah pembelajaran yaitu diadakannya evaluasi dan tindak lanjut sebagai bahan ukur tercapai/tidaknya pembelajaran yang disampaikan.Faktor-faktor yang mempengaruhi strategi pembelajaran PAI pada siswa tunagrahita ringan di SDLB Marabahan yaitu :Pertama;Faktor guru terhadap penggunaan materi, media, metode dan strategi dalam pembelajaran PAI yang meliputi dari latar belakang pendidikan berkesesuaian, karena guru yang mengajar PAI adalah lulusan S1, Pendidikan Agama Islam. Faktor guru pada pengalaman mengajar pembelajaran PAIberpengalaman, karena guru yang mengajar PAI mempunyai pengalaman mengajarnya hampir 3 tahun ditambah pernah mengajar ditempat lain dan sering mengikuti kegiatan pelatihan pendidikan yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam memberikan pendidikan kepada anak yang memiliki kelainan seperti siswa tunagrahita.Kedua;Faktor siswa; faktor minat dalam diri siswa terhadappembelajaran PAI yang diberikan oleh guru sangat berperan penting dalam proses transper ilmu, diawal persiapan pembelajaran siswa tertarik/senang terhadap materi yang disampaikan, semua ini dapat dilihat dari persiapan mereka sebelum pelajaran dimulai dan ketertarikan/kesenangan siswa ketika pelajaran berlangsung, saat evaluasi ahir mereka berlomba-lomba untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.Ketiga ; Faktor fasilitas. Fasilitas yang ada di SDLB mendukung terhadap pembelajaran, karena fasilitas yang ada di SDLB lengkap baik dari segi ruang belajar dan isinya, alat-alat peraga, buku-buku pegangan ataupun buku-buku penunjang, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan lancar.Keempat ;Faktor lingkungan ; Lingkungan sekolah di SDLB Negeri Marabahan termasuk lingkungan yang kondusif dan nyaman. SDLB Negeri Marabahan, hidup layak ditengah-tengah masyarakat serta mampu diterima dengan cukup baik oleh masyarakat sebagai anggota masyarakat. Anak-anak yang belajar di SDLB pun mampu beradaptasi dengan cukup baik meskipun masih dibawah pengawasan orang tua.Kata Kunci :Strategi  dan Pembelajaran serta Tunagrahita
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS AUTISTIK DI SEKOLAH INKLUSI SDN BENUA ANYAR KOTA BANJARMASIN Hadi, Rizali
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2017): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v7i1.1798

Abstract

Pendidikan inklusi merupakan program pemerintah yang bekerjasama dengan sekolah umum untuk memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Sekolah yang ditunjuk mengadakan layanan pendidikan inklusi berhak melakukan berbagai modifikasi atau penyesuaian, baik dalam hal kurikulum, sarana dan prasarana, tenaga pendidikan, sistem pembelajaran serta sistem penilaiannya.Kurikulum yang dipakai di SDN Benua Anyar 8 adalah KTSP dengan modifikasi sehingga sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anak didik. Adapun metode dan media pembelajaran yang digunakan disesuaikan dengan materi pelajaran. Berdasarkan hasil analisis Pembelajaran Pendidikan agama Islam pada Anak Berkebutuhan Khusus Autistik di Sekolah Inklusi SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin sudah berjalan dengan baik dan sudah cukup sesuai dengan hasil yang ingin dicapai oleh pendidik.Faktor-faktoryang mempengaruhi pembelajaran pendidikan agama Islam pada anak berkebutuhan khusus autistik di sekolah inklusi SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin dapat dijabarkan sebagai berikut: Pertama; Latar belakang pendidikan guru yang berasal dari lulusan IAIN Antasari Banjarmasin jurusan Pendidikan Agama Islam dan pernah mengikuti pelatihan pendidikan inklusi, hal ini sangat memberikan pengaruh terhadap keberhasilan proses pembelajaran, selain itu pengalaman mengajar yang lebih 3 tahun, penguasaan terhadap materi pelajaran, serta kemampuan dalam memilih dan menggunakan metode, strategi serta media pembelajaran juga turut memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap berhasil tidaknya pembelajaran. Kedua;Para siswa sangat merespon terhadap pelajaran yang disampaikan guru agama dan terlihat aktif dan mempunyai minat yang bagus untuk mengikuti pelajaran agama Islam, untuk anak yang lamban juga bisa diatasi dengan adanya guru pendamping, walaupun banyak ABK nya di kelas VB pembelajaran masih bisa tenang dan kondusif.Ketiga; Waktu yang tersedia terbilang cukup memadai dengan pembelajaran agama yang disampaikan, apalagi dengan adanya penambahan waktu sangat dapat membantu guru agama dalam memberikan pengulangan dan pengayaan.Keempat;Sarana dan prasarana yang ada di SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin tergolong cukup lengkap dan sangat membantu guru untuk melaksanakan pembelajaran agama Islam di sekolah inklusi sehingga dapat mendukung proses pembelajaran belangsung dengan lancar. Kelima; Suasana dan lingkungan SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin sangat baik dan nyaman serta aman, adanya orangtua yang memahami keadaan anak dan siswa yang normal menghargai temannya yang berkebutuhan khusus dan tidak mendiskriminasikannya. Sehingga menjadikan suasana yang nyaman dan tentram, serta menjadikan proses pembelajaran berlangsung lancar. Kata Kunci : Pembelajaran, Pendidikan dan Berkebutuhan Khusus serta Autis
PENERAPAN STRATEGI ACTIVE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN QUR’AN HADITS DI MTS AL-ISTIQOMAH PENGAMBANGAN KOTA BANJARMASIN Fadliyanur, Fadliyanur
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2017): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v7i2.1800

Abstract

Strategi active learning oleh guru mata pelajaran Qur’an Hadits di MTs Al-Istiqomah Pengambangan Banjarmasin sudah terlaksana dengan menggunakan strategi Card Sort, Index Card Match dan Team Quiz, ketiga strategi ini merupakan strategi yang sering digunakan pada saat pembelajaran Qur’an Hadits. Dalam proses pelaksanaannya ada tiga tahap yang telah dilalui yaitu:Pertama ; Perencanaan; Perencanaan yang dibuat oleh guru seperti merumuskan tujuan pembelajaran, menentukan bahan, menentukan strategi dan menentukan media sudah tertulis semua dalam sebuah rencana pelaksanaan pembelajaran RPP dan terlaksana dengan baik.Kedua;Pelaksanaan yang berjalan dengan lancar, meskipun ada beberapa kendala seperti peserta didik yang masih ada yang kurang memperhatikan ketika gurunya menjelaskan, dan cara penerapan strategi yang sedikit berbeda dengan teori yang ada di bab II, namun tetap terlaksana.Ketiga ;Evaluasi juga telah dilaksanakan, dengan waktu melaksanakan evaluasi yaitu setelah mempelajari beberapa sub bab, hal ini terlihat ketika guru melaksanakan pre test dan post test. Kata Kunci: Penerapan, Active Learning dan Qur’an Hadits
PEMBELAJARAN FIQIH PADA MATERI PENDIDIKAN SEKS USIA REMAJA SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 MODEL BANJARMASIN Nurul Ihsan, M. Adli
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2017): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v7i2.1801

Abstract

Pembelajaran fiqih pada materi Pendidikan Seks Usia Remaja Siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Banjarmasin yakni suatu proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru dan para siswa-siswi untuk mencapai sesuatu dalam memecahakan persoalan atau mencari jalan keluar   untuk meraih tujuan  yang akan diraihnya. Tujuan yang diraih disini ialah tujuan bersama yani menjadikan siswanya berpribadian yang baik. Yang dapat terhindar dari berbagai hal-hal yang tidak baik, diantaranya pergaulan bebas di antara remaja,   maka dapatlah di tarik kesimpulan sebagai berikut:  Pertama;  Pembelajaran  Fiqih  pada  materi  pendidikan  seks  usia  remaja  siswa madrasah aliyah negeri 2 model banjarmasin  terdiri dari materi, metode, media dan alokasi waktu yang digunakan,   dimana   materi   yang dsisampaikan guru disini tidak secara khusus tentang pendidikan seks usia remaja, akan tetapi menggunakan materi yang tersedia dalam kurikulum mata pelajaran Fiqih, yaitu Zina. Metode yang digunakan guru bervariasi tidak hanya ceramah, dan ada juga usah-usaha yang dilakukan guru yaitu mengadakan kegiatan keagamaan. Media yang digunakan sedikti hanya menggunakan power point dan waktu yang disediakan mencukupi. Kata Kunci:  Pembelajaran, Fiqih  dan  Materi  serta Pendidikan Seks
AKTIVITAS REMAJA MESJID DALAM MENCEGAH KENAKALAN REMAJA DI PEMURUS DALAM KOTA BANJARMASIN Mustaien, Ahmad
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2017): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v7i2.1802

Abstract

Aktivitas Remaja Mesjid dalam mencegah kenakalan Remaja di Pemurus Dalam Banjarmasin terdiri dari  ; Pertama ; Keagamaan, Meningkatkan keimanan, ketaqwaan dan pemahaman tentang  Islam  secara lebih  luas  dan  mendalam.  Diikuti  dengan aktivitas da’wah islamiyyah. Aktivitas ini berjalan dengan cukup baik. Kedua; elajar kesenian Islam, berlatih dan mempraktekan keterampilan, baik keterampilan teknis, kemanusiaan maupun konsepsional. Keterampilan berupa seni islami antara lain adalah seni rebana, marawis,  nasyid.  Seni  lukis,  pidato.  Aktivitas  dalam  hal  ini berjalan dengan lancar terutama dalam keterampilan seni Islami. Ketiga ; Pembinaan   Remaja   muslim   cerdas,   kreatif,   dan   bertaqwa, Pembinaan    intensif    (rutin)    bagi    para    anggota    dibidang keorganisasian,   Tarbiyah   Pengurus,   Penyaluran   Bakat.   Dan  bentuk  kegiatan  yang  sifatnya  Eksternal,  Bakti  Sosial,  Syi’ar Islam, Seminar Remaja Muslim. Dengan adanya pembinaan yang rutin diberikan maka sangat baik bagi perkembangan akkhlak remaja. Keempat ; Bidang   Ubudiyah   (ibadah),   Pelaksanaan   sholat   lima   waktu, menentukan muadzin dan imamnya, Pelaksanaan sholat Jum’ah, menentukan khatib dan imam beserta cadangannya, Pelaksanaan sholat tarawih dan witir, menetapkan imam dan juga menyiapkan penceramah dalam kegiatan Ramadhan, Pelaksanaan Sholat dua hari raya, dengan menetapkan khatib dan imam beserta cadangannya, Pemotongan hewan Qurban. Dengan adanya tanggung jawab dalam menentukan segala kegiatan maka sangat baik dalam melatih kepercayaan diri bagi remaja.Faktor-faktor yang Mempengaruhi Aktivitas Remaja Mesjid di  Pemurus Dalam Banjarmasin terdiri dari : Pertama ; Kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai dan masih sulitnya mengajak remaja mesjid dalam mengikuti kegiatan remaja mesjid kebanyakan remaja lebih senang bergaul dengan rekan sebayanya.Kedua ; Pendanaan   yang   hanya   mendapatkan   dukungan   dari   jamaah, kurangnya   kesadaran masyarakat dalam hal kegiatan Islam masih rendah kurangnya perhatian mereka dalam memakmurkan mesjid.Ketiga :  Adanya  konflik  perbedaan  pendapat  antara  kelompok  organisasi masyarakat dan organisasi kajian. Keempat Permasalahan internal  terjadi pengurus seperti saat tiap-tiap anggota mulai   makin   sibuk   dengan   pekerjaan,   tugas   kuliah,   ataupun pekerjaan rumah dari guru.Kata Kunci : Aktivitas, remaja masjid dan mencegah serta kenakalan
PELAKSANAAN STRATEGI EVERYONE IS A TEACHER HERE DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MA SITI MARIAM BANJARMASIN Fauzani, M. Hamdani
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2017): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v7i2.1803

Abstract

Pelaksanaan strategi everyone is a teacher here dalam pembelajaran Akidah Akhlak di MA Siti Mariam Banjarmasin dikatakan cukup terlaksana dengan baik, karena dapat dilihat dari pelaksanaan langkah-langkah strategi everyone is a teacher here yang dilakukan oleh guru sesuai dengan langkah-langkah dari strategi tersebut. Selain itu juga dapat dilihat dari bertambahnya minat dan keaktifan siswa pada saat pelaksanaan strategi tersebut dan waktu yang di alokasikan menjadi sangat efisien dengan digunakannya startegi tersebut.Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan strategi everyone is a teacher here dalam pembelajaran akidah akhlak di MA Siti Mariam Banjarmasin adalah: Pertama ; Latar belakang pendidikan guru yang sesuai dengan bidangnya dapat dikatakan tinggi, Hal ini dikarenakan bahwa beliau adalah sarjana starata satu di Fakultas Tarbiyah STAI Rakha Amuntai, dan dengan pengalaman mengajar yang cukup serta beliau mengikuti pelatihan dan penataran untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas pembelajaran. Kedua;  Siswa cukup berminat pada saat proses pembelajaran dan pelaksanaan strategi everyone is a teacher here. Ketriga; Alokasi waktu yang cukup memadai dikarenakan jumlah siswa yang tidak terlalu banyak.Keempat  Lingkungan belajar yang cukup nyaman. Kata Kunci : Pelaksanaan, Strategi  dan Everyone Is A Teacher Here  serta  Pembelajaran
PENERAPAN HASIL LESSON STUDY DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR’AN SISWA KELAS VI DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI (MIN) TELUK DALAM BANJARMASIN Hidayah, Nurul
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2017): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v7i2.1804

Abstract

Penerapan hasil lesson study dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa dalam baca tulis Al-Qur’an (BTA) MIN Teluk Dalam Banjarmasin. Hal ini dapat dilihat dari: Pertama; Aktivitas guru, yaitu kegiatan guru dalam pembelajaran, baik dengan persentasi rata-rata siklus I 71 dan siklus II 80. Kedua ; Aktivitas siswa, yaitu berupa aktivitas siswa aktif dalam pembelajaran BTA dengan persentasi siklus I cukup baik dan siklus II baik.Faktor hasil belajar siswa dapat meningkat sehingga dapat meningkatkan persentasi belajar siswa pada pembelajaran BTA. Hal ini dapat dilihat dari tes hasil belajar siswa siklus I rata-rata nilai pada pertemuan pertama adalah cukup dan pertemuan kedua cukup baik. Nilai rata-rata dan ketuntasan klasikal masih kurang dari kriteria yang telah ditetapkan sekolah. Kemudian meningkat pada siklus II pertemuan pertama dan pertemuan kedua, nilai rata-rata dan ketuntasan klasikal sudah mencapai kriteria yang telah ditetapkan sekolah.Kata Kunci : Penerapan, Hasil dan Belajar serta Lesson Study
STRATEGI PEMBELAJARAN FIQIH DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 GAMBUT KABUPATEN BANJAR Sifa, Nurus
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2017): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v7i2.1805

Abstract

Strategi Pembelajaran Fiqih Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Gambut terlaksana dengan baik,  meliputi : Pertama; Perencanaan Strategi Pembelajaran. Hal ini di tandai dengan dibuatnya perencanaan pembelajaran yang berupa silabus, program tahunan, program semester, dan RPP atau sekenario pembelajaran sebelum melaksanakan pembelajaran serta disediakan fasilitas yang mendukung kegiatan pembelajaran seperti buku pegangan dan media yang sesuai dengan strategi yang digunakan oleh guru yang bersangutan. Kedua; Pelaksanaan Strategi Pembelajaran. Dalam pelaksanaan strategi pembelajaran pada proses pembelajaran  Fiqih sudah sesuai den gan  langkah-langkah  yang menjadi ketentuan dalam pelaksanaannya dan sesuai dengan materi.Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Strategi Pembelajaran Fiqih di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Gambut adalah : Faktor guru, guru tersebut sudah memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan bidang keilmuannya.Faktor siswa, yang berupa hasil belajar siswa yang sangat baik menunjukan minat dan motivasi siswa sangatlah mendukung.Faktor materi pelajaran, materi pelajaran serta penguasaan materi yang disampaikan kepada anak didik sangat mendukung kemampuan guru dalam menerapkan srategi pembelajaran.Faktor fasilias dan media yang tersedia. Serta Faktor waktu yang kurang mndukung. Kata Kunci : Strategi dan  Pembelajaran serta Fiqih
TAUHID, AKHLAK, DAN MANUSIA DALAM PENDIDIKAN ISLAM Fuady, M. Noor
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2016): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v6i1.1806

Abstract

Fitrah yang bersifat potensial tersebut harus dikembangkan secara faktual dan aktual. Untuk melakukan upaya tersebut, Islam memberikan prinsip-prinsip dasarnya berupa nilai-nilai Islami sehingga pertumbuhan potensi manusia terbimbing dan terarah. Manusia merupakan elemen utama dalam pendidikan. Karena hanya manusia yang harus dan dapat dididik serta harus dan dapat mendidik, tanpa pendidikan perkembangan manusia tidak dapat berjalan secara optimal. Pendidikan Islam berfungsi membimbing dan mengarahkan manusia agar mampu mengemban amanah dari Allah, yaitu menjalankan hidupnya dimuka bumi bagi sebagai ‘abd Allah maupun sebagai khalifah Allah. Kedua misi manusia tersebut, baik sebagai ‘abd Allah maupun khalifah Allah, merupakan perjanjian primordial antara manusia dan Allah. Untuk mengemban misi tersebut, manusia dibekali alat-alat potensial, sehingga manusia dapat mengetahui, memahami dan menjalankan tugas tersebut. Namun manusia mudah jatuh dan tergelincir sehingga melupakan misi yang harus diembannya. Kunci kunci: tauhid, akhlak, manusia, pendidikan, Islam

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2025): June Vol. 14 No. 2 (2024): December Vol. 14 No. 1 (2024): June Vol. 13 No. 2 (2023): December Vol. 13 No. 1 (2023): Juni Vol. 13 No. 1 (2023): June Vol 13, No 1 (2023): Juni Vol. 12 No. 2 (2022): December Vol 12, No 2 (2022): DESEMBER Vol 12, No 1 (2022) Vol. 12 No. 1 (2022): June Vol 12, No 1 (2022): Juni Vol. 11 No. 2 (2021): December Vol 11, No 2 (2021): Desember Vol 11, No 1 (2021): Juni Vol. 11 No. 1 (2021): June Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni Vol. 10 No. 2 (2020): December Vol 10, No 2 (2020): Desember Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni Vol. 10 No. 1 (2020): June Vol 10, No 1 (2020): Juni Vol 9, No 2 (2019): Desember Vol 9, No 2 (2019): Juli - Desember Vol. 9 No. 2 (2019): December Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni Vol 9, No 1 (2019): Juni Vol. 9 No. 1 (2019): June Vol 8, No 2 (2018): Juli - Desember Vol. 8 No. 2 (2018): December Vol 8, No 2 (2018): Desember Vol 8, No 1 (2018): Juni Vol 8, No 1 (2018): Januari - Juni Vol. 8 No. 1 (2018): June Vol. 7 No. 2 (2017): December Vol 7, No 2 (2017): Desember Vol. 7 No. 1 (2017): June Vol 7, No 1 (2017): Juni Vol. 6 No. 2 (2016): December Vol 6, No 2 (2016): Desember Vol 6, No 1 (2016): Juni Vol. 6 No. 1 (2016): June Vol 5, No 2 (2015): Desember Vol. 5 No. 2 (2015): December Vol. 5 No. 1 (2015): June Vol 5, No 1 (2015): Juni Vol 4, No 2 (2014): Desember Vol. 4 No. 2 (2014): December Vol 4, No 1 (2014): Juni Vol. 4 No. 1 (2014): June Vol 3, No 2 (2013): Desember Vol. 3 No. 2 (2013): December Vol 3, No 1 (2013): Juni Vol. 3 No. 1 (2013): June Vol. 2 No. 2 (2012): December Vol 2, No 2 (2012): Desember Vol 2, No 1 (2012): Juni Vol. 2 No. 1 (2012): June More Issue