cover
Contact Name
Noor Hasanah
Contact Email
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281255123605
Journal Mail Official
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/tiftk/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam
ISSN : 2579714X     EISSN : 28295919     DOI : -
Jurnal Tarbiyah Islamiyah adalah jurnal yang memuat artikel Pendidikan Agama Islam baiak berupa hasil penelitian atau hasil kajian tentang Pendidikan Agama Islam dan kajian Agama Islam umum
Articles 340 Documents
ROMANTISME PERADABAN ISLAM DI EROPA (NILAI SKI) DALAM NOVEL 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA KARANGAN HANUM SALSABIELA RAIS DAN RANGGA ALMAHENDRA Yusnadi, Yusnadi
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2016): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v6i2.1817

Abstract

Penelitian ini mengemukakan tentang romantisme peradaban Islam di Eropa masalah yang menjadi bahasan yaitu sejarah peradaban Islam dalam skripsi ini yaitu, sejarah peradan Islam di Eropa dalam novel 99 Cahaya di Langit Eropa. Adapun rumusan masalah dari judul yang dikemukakan tersebut adalah: Bagaimana Romantisme Peradaban Islam di Eropa (Nilai SKI) dalam novel 99 Cahaya di Langit Eropa Karangan Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra?. Tujuan Penelitian ini untuk mengidentifikasi dan mengulas lebih dalam romantisme peradaban Islam di Eropa (Nilai SKI) melalui novel 99 Cahaya di Lagit Eropa, sehingga dapat menjadi tambahan wawasan bagi saya sendiri dan yang membaca karya ini. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka dengan mengambil subjek dan objek penelitian, subjek penelitian ini adalah novel 99 Cahaya di Langit Eropa dan objeknya adalah romantisme peradaban Islam di Eropa (Nilai SKI). Metode untuk pengalian datanya yaitu: koleksi data, seleksi data, klasifikasi data, interpretasi data. Untuk menganalisis data mengunakan metode analisis isi.Hasil penelitian ini adalah sejarah peradaban Islam di Austria yang tertampil dalam novel ini: Kekalahan Islam Turki Ottoman kalah dalam Ekspansi ke Wina, Cappucino, kopi itu bukan dari Italia. Aslinya berasal dari biji-biji kopi Turki yang tertinggal di medan perang di Kahlenberg, Roti Croissant, dijadikan sebagai simbol kekalahan Turki, Sebuah masjid, masjid Vienna Islamic Center. Sejarah Peradaban Islam di Prancis: Celestrial Sphere-by Yunus Ibn al-Husayn al-Asturbi (1145), Piring bertuliskan Arab kufic, Lukisan Bunda Maria bertuliskan “Laa Ilaaha Illallah”, Le Grande Mosquee de Paris, Pintu-pintu Notre Dame yang arsitekturnya disebut ogive atau kurva lancip pengaruh budaya Islam. Peradaban Islam di Cordoba & Granada: Mezquita, mesjid yang sekarang menjadi gereja, Sultan al Rahman yang mempunyai sifat bijaksana, Averroes atau Ibnu Rushd. Filsuf terkenal dari Cordoba, Istana Al Hambra, pengusiran  Islam dari bumi Spanyol,  pembebasan massal kepada seluruh penduduk. Sejarah peradaban Islam di Istambul Turki: Peradaban Islam di Istambul yang tertampil dalam novel ini: Hagia Sophia sebuah bangunan Gereja dan di ubah menjadi masjid dan sekarang di fungsikan sebaagai museum, Blue Mosque , Topkapi Palace adalah sebuah istana peninggal Turki Utsmani. Kata kunci: romantisme, peradaban Islam, Eropa
SEJARAH TOKOH PENDIDIKAN ISLAM DI KALIMANTAN SELATAN (TUAN GURU H. ABDURRASYID, TUAN GURU H. MAHFUZ AMIN, PROF. DRS. H. M. ASYWADIE SYUKUR, LC DAN KH. MUHAMMAD ZAINI ABDUL GHANI) Masrawiyah, Masrawiyah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2016): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v6i2.1818

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang dari betapa pentingnya sejarah Islam itu sendiri seperti berkembangnya pendidikan Islam khususnya di Kalimantan Selatan. Beberapa tokoh penting yang berperan diantaranya, Tuan Guru H. Abdurrasyid, Tuan Guru H. Mahfuz Amin, Prof. Drs. H.M. Asywadie Syukur, Lc, dan KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani, Oleh karena itu rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peran dan kedudukan Tuan Guru H. Abdurrasyid, Tuan Guru H. Mahfuz Amin, Prof. Drs. H. M. Asywadie Syukur, Lc dan KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani, dalam bidang pendidikan Islam di Kalimantan Selatan. Subjek dalam penelitian ini adalah empat orang tokoh yaitu Tuan Guru H. Abdurrasyid, Tuan Guru H. Mahfuz Amin, Prof. Drs. H.M. Asywadie Syukur, Lc dan KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani sedangkan objek dalam penelitian ini adalah pendidikan Islam di Kalimantan Selatan yakni peran dan kedudukan tokoh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan kedudukan yang dapat diberikan oleh keempat tokoh terhadap pendidikan Islam di Kalimantan Selatan khususnya di wilayah Banjarmasin, Martapura, Amuntai dan Barabai. Sumber data diperoleh melalui buku-buku atau literatur, manaqib tokoh dan wawancara setelah terkumpul semua data tersebut, maka langkah yang selanjutnya menganalisis data melalui teknik studi tokoh dimaksud dengan keluarga. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peran Abdurrasyid pendiri Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai diresmikan pada tahun 1928. Kedudukan beliau sebagai ulama, pendidik, pendakwah dan panutan masyarakat. Peran Mahfuz Amin pendiri Pondok Pesantren Ibnul Amin Pamangkih diresmikan 11 Mei 1958. Kedudukan beliau sebagai ulama, pendakwah, pendidik dan tokoh masyarkat. Peran Asywadie pendiri Lembaga Dakwah IAIN, pencetus program Pascasarjana IAIN Antasari dan sebagai pendidik. Kedudukan beliau sebagai rektor, guru besar IAIN Antasari dan tiga kali memimpin MUI Kalimantan Selatan. Peran Guru Sekumpul sebagai penceramah dan pendakwah. Kedudukan beliau sebagai wali mursyid yang mashur. Kata kunci: sejarah, tokoh, pendidikan Islam
USAHA GURU PAI MEMBIASAKAN MEMBACA ALQURAN SISWA DI SMP NEGERI 23 BANJARMASIN Fauzan, Muhammad
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2016): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v6i2.1819

Abstract

Penelitian ini menggambarkan tentang usaha guru pai membiasakan membaca Alquran siswa di SMP Negeri 23 Banjarmasin. Alasan penulis memilih judul ini adalah karena penulis tertarik dari kegiatan membiasakan membaca Alquran yang diadakan di sekolah umum. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana usaha guru PAI membiasakan membaca Alquran siswa di SMP Negeri 23 Banjarmasin?  2) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi usaha guru PAI membiasakan membaca Alquran siswa di SMP NEGERI 23 Banjarmasin kecamatan Banjarmasin Timur? Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan usaha guru PAI membiasakan membaca Alquran siswa di SMP Negeri 23 Banjarmasin dan untuk mengetahui Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi usaha guru PAI membiasakan membaca Alquran siswa di SMP Negeri 23 Banjarmasin . Jenis penelitian ini adalah penelitian (field research) dan pendekatannya menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah guru PAI. Sedangkan objek penelitian adalah usaha guru PAI membisakan membaca Alquran siswa di SMP Negeri 23 Banjarmasin. Untuk mengumpulkan data peneliti menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi dan Tes. Teknik pengolahan data dan analisis data menggunakan editing, koding, klasifikasi, verifikasi dan menganalisis dengan diskriptif kualitatif. Setelah data terkumpul maka dilakukan pengolahan data dengan menggunakan teknik koleksi data, editing data, dan klasifikasi data.  Kemudian data dianalisis menggunakan metode induktif.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa (1) Usaha Guru PAI membiasakan membaca Alquran memiliki 4 kategori yaitu memberikan motivasi, penggunaan media yang sesuai, pengelolaan kelas dan penggunaan metode. (2) Factor-factor yang mempengaruhi usaha guru PAI membiasakan membaca Alquran siswa di SMP Negeri 23 Banjarmasin Kecamatan Banjarmasin Timur ada 3, yaitu guru, siswa, dan sarana prasarana. Kata kunci: usaha, guru PAI, membaca Alquran
PERBEDAAN BACAAN DALAM PEMBELAJARAN ILMU TAJWID MENURUT THARIQ AL-SYATIBI DAN IBN AL-JAZARI PADA QIRA’AT ‘ASHIM RIWAYAT HAFS Hanief, Fakhrie
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2015): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v5i1.1822

Abstract

Qira’at Imam ‘Ashim dengan riwayat Imam Hafs merupakan rujukan utama umat Islam dalam membaca Al-Qur’an, tercatat hampir 95% umat Islam yang menggunakannya, sedangkan qira’at lain merupakan qira’at minoritas yang digunakan sebagian kecil umat Islam. Dalam prakteknya penggunaan qira’at Imam ‘Ashim dengan riwayat Imam Hafs terdapat banyak thariq (jalur) dengan berbagai macam perbedaan bacaan, sehingga terkadang membuat kesalahfahaman di kalangan umat Islam dalam membaca Al-Qur’an, khususnya mempelajari ilmu tajwid. Kesalahfahaman tersebut seringkali mengakibatkan saling tuduh menuduh bahwa bacaan di salah satu pihak lebih benar sedangkan di pihak lain tidaklah benar. Jika dikaji secara mendalam, semua perbedaan-perbedaan dalam membaca Al-Qur’an berdasarkan qira’at Imam ‘Ashim riwayat Imam Hafs dengan berbagai thariq-nya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.Kata Kunci: Tajwid, Thariq al-Syatibi, Ibn al-Jazari, Qira’at ‘Ashim
HERMENEUTIKA DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Fuady, M. Noor
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2015): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v5i1.1823

Abstract

hermeneutika sebagai metode penafsiran teks, banyak digunakan oleh para pemikir Islam moderenis seperti, Hassan Hanafi, Fazlur Rahman, Muhamad Arkoun, Nasr Hamid Abu Zaid dan lain-lain. Padahal istilah hermeneutika dalam filsafat barat sangat terkait dengan interpretasi Bibel. Oleh karena itu penggunaan hermeneutika dalam tafsir al-Quran masih terdapat pro dan kontra. Hermeneutika selalu berpusat pada fungsi penafsiran teks. Konsep “teks” di sini tidak terbatas pada sesuatu yang tertulis, tapi meliputi pula ujaran, penampilan, karya seni, dan bahkan peristiwa. Di sini sebenarnya bisa pula dikatakan interpretasi “teks sosial”. Bahkan simbol-simbol pun, sebenarnya merupakan teks. Termasuk simbol-simbol dalam mimpi seseorang. Beberapa tokoh muslim mencoba memformulasikan hermeneutika ke dalam dunia Islam di antaranya adalah Abid al-Jabiri yang mengemukakan nalar Bayani, Irfani dan Burhani, yang kemudian dapat dijadikan landasan untuk menginterpretasi teks al-Quran untuk diimplementasikan ke dunia pendidikan.Kata Kunci: Hermeneutika, Filsafat, Pendidikan Islam
KERJASAMA ORANG TUA DAN SEKOLAH DALAM PEMBINAAN ANAK Norlena, Ida
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2015): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v5i1.1824

Abstract

Pendidikan bukanlah tanggung jawab pemerintah daerah, namun merupakan tanggung jawab oleh seluruh komponen masyarakat untuk menciptakan sistem pendidikan bersesuaian dengan kebutuhan dan kepentingan. Hubungan kerjasama antara guru dan orang tua murid dalam pembinaan anak sangatlah penting. Ada berbagai bentuk kerjasama pembinaan yang dapat dilakukan seperti pembinaan akidah dan akhlak. Selain itu, kerjasama guru dan orang tua dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, yaitu adanya kegiatan pembelajaran, pengembangan bakat, pembinaan mental dan kebudayaan. Kerjasama yang baik antara orang tua dan sekolah berpulang pada komitmen masing-masing. Tingginya komitmen yang ditunjukkan tentunya akan berdampak positif bagi bentuk yang akan dijalankan.Kata Kunci: Sekolah, Orang tua, Pembinaan Anak, Kerjasama
HAKIKAT PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK Ramli, M.
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2015): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v5i1.1825

Abstract

Hakikat seorang pendidik kaitannya dalam pendidikan Islam adalah mendidik dan sekaligus di dalamnya mengajar sesuai dengan keilmuwan yang dimilikinya. Secara umumnya pendidik adalah orang yang memiliki tanggungjawab mendidik. Bila dipersempit pengertian pendidik adalah guru yang dalam hal ini di suatu lembaga sekolah. Sedangkan pengajar adalah pendidik yang baik. Adapun hakekat pendidik adalah Allah SWT yang mengajarkan ilmu kepada manusia dan manusia pula yang mempunyai sebuah kewajiban baginya untuk mentransferkan ilmu itu kepada orang lain demi kemaslahatan ummat, hakekat peserta didik merupakan individu yang akan dipenuhi kebutuhan ilmu pengetahuan, sikap dan tingkah lakunya, karena peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran.Kata Kunci: Hakikat, Pendidik, Peserta Didik
PEMBELAJARAN PAI BERWAWASAN LINGKUNGAN HIDUP Muhdi, Muhdi
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2015): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v5i1.1826

Abstract

Dalam dua dasawarsa terakhir ini, kita dihadapkan pada kenyataan bahwa lingkungan di negeri ini mengalami kerusakan yang semakin parah. Banjir, tanah longsor, dan kerusakan hutan menjadi masalah yang semakin luas dan dialami oleh banyak daerah di negeri ini. Berbagai bencana yang menimpa pendudukan baik desa maupun kota silih berganti terjadi. Semua itu menyisakan problem kemanusiaan yang mendalam, mulai dari ambruknya tempat tinggal, terhentinya aktivitas perekonomian, penyebaran penyakit menular yang cepat meluas, dan korban jiwa yang tidak saja dalam jumlah puluhan, ratusan bahkan ribuan. Memperhatikan berbagai fakta bencana yang terjadi, ternyata kenestapaan tersebut tidak melulu murni bencana alam seperti gunung meletus atau sunami, tetapi bencana yang muncul akibat perusakan alam yang dilakukan oleh manusia serakah yang tidak bertanggung jawab. Mempertimbangkan hal ini, langkah kuratif yang dilakukan pemerintah maupun pihak yang yang peduli tidak bisa tidak harus diikuti dengan langkah antisipatif lewat pendekatan budaya. Pendekatan budaya ini kurang lebihnya disetting dalam upaya internalisasi nilai-nilai sadar lingkungan lewat proses pendidikan. Tulisan ini bermaksud menguraikan konsep dasar persoalan ini dari arah pembelajaran PAI sebagai sarananya.Kata Kunci: Pembelajaran, PAI, Lingkungan
ISRAILIYYAT DAN PENGARUHNYA TERHADAP TAFSIR ALQURAN Raihanah, Raihanah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2015): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v5i1.1827

Abstract

Orang Yahudi memiliki pengetahuan keagamaan yang bersumber dari Taurat dan orang Nasrani dari Injil, keduanya disebut Ahli Kitab. Sementara Alquran banyak mencakup hal-hal yang terdapat dalam Taurat dan Injil, khususnya yang berhubungan dengan kisah para Nabi dan umat terdahulu. Berita-berita yang diceritakan oleh Ahli Kitab yang masuk Islam disebut Israiliyat. Berita tersebut ada yang sesuai dengan Islam, ada yang batil, ada juga yang harus disikapi dengan mauquf. Penyusupan Israiliyyat ke dalam tafsir melalui periodesasi periwayatan dan pengkodifikasiannya. Tanpa disadari Israiliyyat masuk ke dalam ranah Tafsir Alquran dan hadis sampai tercampur aduk dan tidak diketahui lagi otentitas riwayat, mana yang dari Nabi dan mana yang datang dari Ahli Kitab. Kajian mendalam diperlukan untuk bisa mensikapi maraknya Israiliyyat untuk bisa mengambil intisari kebenaran kisah-kisah dalam Alquran.Kata Kunci: Israiliyyat, tafsir, Alquran, Ahli Kitab
STRATEGI PENGAWAS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI (SMAN) DI KOTA BANJARMASIN Salabi, Ahmad
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2015): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v5i1.1828

Abstract

Guru adalah salah satu komponen penting dalam mencapai keberhasilan pendidikan, guru harus semakin profesional dan bergerak dinamis mengikuti perubahan yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, upaya strategis seorang supervisor sangat diperlukan dalam mendampingi guru mengelola pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana strategi pengawas dalam meningkatkan profesionalitas Guru Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi kepengawasan yang telah dilaksanakan adalah: (1) merencanakan dan menyiapkan perangkat kepengawasan sebelum melakukan supervisi dengan panduan program tahunan, program bulanan dan instrumen penilaian; (2) mengidentifikasi guru-guru yang akan disupervisi melalui daftar isian; (3) merumuskan faktor-faktor yang bisa mempengaruhi kelancaran supervisi melalui rumusan program supervisi; (4) memilih strategi yang paling sesuai untuk mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjang melalui rumusan program supervisi; (5) teknik supervisi yang dipergunakan lebih banyak bersifat individual; dan (6) tindak lanjut hasil supervisi dalam bentuk penilaian kuantitatif, kualitatif, dan laporan.Kata kunci: Strategi Pengawas, Profesionalitas, Guru PAI

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2025): June Vol. 14 No. 2 (2024): December Vol. 14 No. 1 (2024): June Vol. 13 No. 2 (2023): December Vol 13, No 1 (2023): Juni Vol. 13 No. 1 (2023): Juni Vol. 13 No. 1 (2023): June Vol. 12 No. 2 (2022): December Vol 12, No 2 (2022): DESEMBER Vol 12, No 1 (2022): Juni Vol 12, No 1 (2022) Vol. 12 No. 1 (2022): June Vol. 11 No. 2 (2021): December Vol 11, No 2 (2021): Desember Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni Vol 11, No 1 (2021): Juni Vol. 11 No. 1 (2021): June Vol. 10 No. 2 (2020): December Vol 10, No 2 (2020): Desember Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember Vol. 10 No. 1 (2020): June Vol 10, No 1 (2020): Juni Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni Vol 9, No 2 (2019): Desember Vol 9, No 2 (2019): Juli - Desember Vol. 9 No. 2 (2019): December Vol. 9 No. 1 (2019): June Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni Vol 9, No 1 (2019): Juni Vol 8, No 2 (2018): Desember Vol 8, No 2 (2018): Juli - Desember Vol. 8 No. 2 (2018): December Vol 8, No 1 (2018): Juni Vol 8, No 1 (2018): Januari - Juni Vol. 8 No. 1 (2018): June Vol. 7 No. 2 (2017): December Vol 7, No 2 (2017): Desember Vol 7, No 1 (2017): Juni Vol. 7 No. 1 (2017): June Vol. 6 No. 2 (2016): December Vol 6, No 2 (2016): Desember Vol. 6 No. 1 (2016): June Vol 6, No 1 (2016): Juni Vol 5, No 2 (2015): Desember Vol. 5 No. 2 (2015): December Vol. 5 No. 1 (2015): June Vol 5, No 1 (2015): Juni Vol 4, No 2 (2014): Desember Vol. 4 No. 2 (2014): December Vol 4, No 1 (2014): Juni Vol. 4 No. 1 (2014): June Vol 3, No 2 (2013): Desember Vol. 3 No. 2 (2013): December Vol 3, No 1 (2013): Juni Vol. 3 No. 1 (2013): June Vol 2, No 2 (2012): Desember Vol. 2 No. 2 (2012): December Vol. 2 No. 1 (2012): June Vol 2, No 1 (2012): Juni More Issue