cover
Contact Name
Noor Hasanah
Contact Email
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281255123605
Journal Mail Official
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/tiftk/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam
ISSN : 2579714X     EISSN : 28295919     DOI : -
Jurnal Tarbiyah Islamiyah adalah jurnal yang memuat artikel Pendidikan Agama Islam baiak berupa hasil penelitian atau hasil kajian tentang Pendidikan Agama Islam dan kajian Agama Islam umum
Articles 340 Documents
PERSEPSI TENTANG NASIONALISME (Studi pada Mahasiswa PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Antasari Banjarmasin) AS, Burdjani
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2016): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v6i1.1807

Abstract

Dalam kenyataannya masyarakat masih saja tidak sadar akan persatuan negara dan bangsa ini. Masih banyak terjadi perkelahian antar suku ataupun agama, korupsi, nilai-nilai, norma-norma, serta adab-adab pun banyak yang dilanggar oleh rakyat Indonesia. Namun dengan berbagai hal tersebut tidak menutup kemungkinan nasionalisme bangsa Indonesia akan sampai ketingkat puncak sama halnya pada saat rakyat Indonesia membela negera dan bangsa Indonesia dari penjajah dengan gerakan-gerakan perlawanan berbasis etno-religius inilah yang memberi dasar bagi munculnya kesadaran “nasionalisme purba”(archaic nasionalism).Pokok permasalahan dalam penelitian ini sebagai berikut: 1) Bagaimana pandangan mahasiswa terhadap nasionalisme Jurusan PGMI Fakultas Terbiyah dan Keguruan IAIN Antasari Banjarmasin?, 2) Bagaimana sikap asionalisme mahasiswa Jurusan PGMI Fakultas Terbiyah dan Keguruan IAIN Antasari Banjarmasin?, 3) Faktor-faktor yang mempengaruhi sikap mahasiswa Jurusan PGMI Fakultas Terbiyah dan Keguruan IAIN Antasari Banjarmasin?Persepsi nasionalisme mahasiswa dijurusan PGMI fakultas tarbiyah dan keguruan IAIN Antasari Banjarmasin dipandang baik. Hal ini dilihat dari berbagai pendapat tentang permasalahan-permasalahan di Indonesia sekarang ini yang berkaitan dengan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan hankam.Sikap nasionalisme mahasiswa dijurusan PGMI fakultas tarbiyah dan keguruan IAIN Antasari Banjarmasin dilihat baik. Hal ini dilihat dari tanggapan dan sikap mahasiswa terhadap masalah-masalah di Indonesia sekarang ini yang berkaitan dengan IPOLEK SUSBUD dan HANKAM.Faktor-faktor yang mempengaruhi nasionalisme mahasiswa dijurusan PGMI fakultas tarbiyah dan keguruan IAIN Antasari Banjarmasin adalah ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan hankam. Kunci kunci: persepsi, nasionalisme, mahasiswa
PENDIDIKAN KEAGAMAAN DI KALANGAN PENGEMIS DI BANJARMASIN TIMUR KOTA BANJARMASIN Murdan, Murdan
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2016): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v6i1.1808

Abstract

Pendidikan keagamaan yang diberikan kepada para pengemis yang sering mangkal di pertigaan dan atau di perempatan jalan di kota Banjarmasin Timur Banjarmasin sudah cukup berhasil. Sedangkan bentuk pembinaan dilakukan dengan cara persuasip dan kerjasama dengan Dinas Sosial Kota Banjarmasin Bentuk pembinaan keagamaan yang diberikan kepada mereka adalah tentang pendidikan keimanan terutama berkenaan dengan materi rukun Iman dan rukun Islam, pendidikan shalat meliputi tata cara melaksanakan shalat, rukun dan syarat serta yang membatalkan shalat, pendidikan puasa dengan materi berkisar tentang syarat, rukun dan yang membatalkannya, pendidikan akhlak dengan membiasakan mengucap kalimat thayyibah seperti mengucap ”bismillah” ketika mengawali aktivitas dan mengucap alhamdulillah ketika mengakhiri aktivitas, mengucap ”istighfar” jika membuat kesalahan atau ada kekeliruan dan membiasakan mengucap ”salam” ketika bertemu dengan sesama muslim atau jika masuk dan atau keluar rumah dan pendidikan dalam membaca al-Qur’an. Kata kunci: pendidikan, keagamaan, pembinaan, kalimat thayyibah
KONSEP SABAR DALAM ALQURAN Raihanah, Raihanah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2016): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v6i1.1809

Abstract

Bersabar adalah untuk menahan diri dari keinginan berpaling dari komunitas orang-orang yang menyeru Rab-nya serta selalu mengharap keridhaan-Nya. Perintah sabar juga sebagai pencegahan dari keinginan manusia yang ingin bersama dengan orang-orang yang lalai dari mengingat Allah SWT. Dalam Alquran banyak sekali ayat yang menyatakan tentang sabar, begitu pula dalam hadis, Nabi Muhammad Saw sangat menganjurkan kepada setiap muslim untuk bersabar.Ulama membagi kesabaran pada tiga hal, yakni sabar dalam ketaatan kepada Allah, sabar dalam meninggalkan kemaksiatan kepada Allah, dan sabar dalam menerima cobaan dan ujian dari Allah. Sabar yang tertinggi adalah sabar dalam meninggalkan maksiat kepada Allah. Kata kunci: konsep, sabar, Alquran
SIFAT KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM Yusnadi, Yusnadi
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2016): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v6i1.1810

Abstract

Seorang pemimpin pendidikan yang baik sangat diperlukan untuk mendidik anak-anak didiknya, karena itu kepemimpinan pendidikan sesuatu hal yang mendasar untuk terus dikaji dan dipelajari. Cukup banyak teori yang membahas permasalahan ini, namun dirasa masih belum cukup baik, karena itu diperlukan kepemimpinan pendidikan dalam perspektif pendidikan Islam. Walaupun dalam hal ini pembahasan hanya memuat tentang sifat-sifat yang harus dimiliki pemimpin pendidikan. Kepemimpinan  pendidikan dalam perspektif pendidikan Islam, secara umum bahwa pendidikan Islam dapat menerima semua unsur yang terdapat dalam kepemimpinan pendidikan umum, selama itu tidak bertentangan dengan ajaran Islam khususnya al-Qur’an dan al-Hadits. Kata kunci: sifat kepemimpinan, pendidikan, perspektif Islam
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI INTERPERSONAL SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 KANDANGAN Rahmi, Nurul
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2016): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v6i1.1811

Abstract

Permasalahan akan muncul ketika siswa sebagai remaja tidak mampu untuk bekerjasama dan berinteraksi dengan orang lain. Hal ini mengindikasikan bahwa betapa pentingnya seseorang untuk memiliki kompetensi interpersonal agar mampu “survive” dalam kehidupan di sekolah, masyarakat dan dunia kerja. Disinilah peranan bimbingan kelompok dengan teknik assertive training dapat dipergunakan untuk membantu siswa meningkatkan kompetensi interpersonal. Penelitian bertujuan menguji secara empirik efektivitas bimbingan kelompok dengan teknik assertive training untuk meningkatkan kompetensi interpersonal siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian pra eksperimental design-one group pretest-post tes dengan subjek penelitian 10 orang siswa kelas X SMA Negeri 2 Kandangan yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan hasil dari skala kompetensi interpersonal siswa. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi interpersonal siswa berada pada kategori sedang. Sementara hasil uji-t menunjukkan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) / asymptotic significance untuk uji dua sisi adalah 0,000, ini berarti bahwa bimbingan kelompok dengan teknik assertive training efektif untuk meningkatkan kompetensi interpersonal siswa. Disarankan: bimbingan kelompok dengan teknik assertive training diharapkan dapat digunakan oleh guru bimbingan dan konseling sebagai salah satu alternatif layanan dalam membantu siswa untuk meningkatkan kompetensi interpersonal serta diharapkan dapat  dipergunakan sebagai sumber rujukan mengenai teknik yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan kompetensi interpersonal siswa. Kata kunci: kompetensi interpersonal, bimbingan kelompok, teknik assertive training
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM TERPADU UKHUWAH BANJARMASIN Husaini, Rusdiana
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2016): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v6i1.1812

Abstract

Kecerdasan emosi yang tinggi akan membuat siswa memiliki keseimbangan emosional, sehingga perasaan aman dapat tercapai dan konsentrasi pikiran dapat dipusatkan pada materi pelajaran yang dipelajari dengan demikian akan tercapai kondisi belajar yang efektif. Kondisi belajar yang efektif ini memungkinkan siswa untuk belajar secara maksimal, sehingga prestasi belajar dapat mencapai hasil yang diharapkan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Bagaimana kecerdasan emosi siswa SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin tahun pelajaran 2013/2014? 2) Bagaimana prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin? 3) Apakah ada hubungan antara kecerdasan emosi dengan prestasi belajar pada mata pelajaran PAI siswa SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin tahun pelajaran 2013/2014?. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional, yakni menghubungkan antara dua variabel atau lebih. Populasi adalah siswa SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 322 siswa dan sampel 30% berjumlah 54 siswa. Hasil temuan penelitian sebagai berikut: 1) Skor Kecerdasan Emosisiswa kelas IX SMPIT Ukhuwah Banjarmasin diperoleh rata-rata 148.17 yang bisa disimpulkan berada pada kategori tinggi. 2) Prestasi belajar siswa dilihat dari nilai rapot semester genap tahun ajaran 2012/2013 untuk mata pelajaraan PAI telah memenuhi kriteria tuntas dengan nilai rata-rata 82.12. 3) Terdapat korelasi positif antara kecerdasan emosi dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SMPIT Ukhuwan Banjarmasin. Koefisien korelasi berada pada kategori tinggi (r = 0.680). Kata kunci: kecerdasan emosi, prestasi belajar, pendidikan agama Islam
MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN MEMBERDAYAKAN KELOMPOK KERJA GURU SE KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN Ahmad Musta’ien, Yahya Mof, M. Adli Nurul Ihsan
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2016): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v6i2.1813

Abstract

Profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam SD berdampak pada kualitas pendidikan dasar anak karena SD sebagai pendidikan dasar yang menjadi pondasi bagi sekolah lanjutan pertama dan atas sehingga melalui sistem pembinaan profesionalisme seperti Kelompok Kerja Guru (KKG) menjadi barometer keberhasilan pendidikan di Indonesia.Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana peran Kelompok Kerja Guru (KKG) dalam meningkatkan profesionalisme Guru PAI SD di Kecamatan Banjarmasin Selatan dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Subjek dalam penelitian lapangan ini adalah kepala sekolah dan guru PAI, pembina KKG, dan anggota Kelompok Kerja Guru (KKG) Sekolah Dasar (SD) Kecamatan Banjarmasin Selatan. Dalam penelitian ini, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumenter. Penulis kemudian mengolah dan menganalisis data dengan melalui tahapan editing dan klasifikasi data, selanjutnya data dianalisis secara deskriptif kualitatifdan mengambil simpulan menggunakan metode induktif. Hasil Temuan adalah peran kelompok kerja guru dalam meningkatkan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam SD di kecamatan Banjarmasin Selatan melalui peningkatan kreatifitas dan skill serta peningkatan pengetahuan dan wawasan sudah sesuai dengan UU No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang diwujudkan melalui program kerja yaitu program rutin dan pengembangan yang mereka laksanakan sudah cukup membantu meningkatkan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam SD di Kecamatan Banjarmasin Selatan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi peran kelompok kerja guru dalam meningkatkan profesionalisme guru PAI di Kecamatan Banjarmasin Selatan adalah latar belakang pendidikan guru sudah bergelar sarjana S-1 dan hanya sebagian kecil yang masih D-II namun mereka sudah lulus sertifikasi dan sedang dalam proses gelar S-1, pengalaman guru yang cukup memadai yaitu berkisar hingga 30 tahun, keadaan kesejahteraan guru sudah mencukupi sehingga tidak mengganggu tugas, tingkat keaktifan pengurus yang baik sehinggadalam menjalankan program berdampak pada program yang berjalan sesuai target sehingga dapat membantu tercapainya visi dan misi KKG, komitmen guru dalam mengikuti kegiatan KKG cukup baik sehingga permasalahan-permasalahan guru yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik, namun dana yang tersedia masih minim sehingga terbatasnya kegiatan. Kata kunci: meningkatkan, profesionalisme, guru, pendidikan agama Islam
PENDIDIKAN ISLAM DI IRAN (Tinjauan Historis Pra dan Pasca Revolusi) Fuady, M. Noor
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2016): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v6i2.1814

Abstract

Setelah Revolusi Islam Iran pada 1979, sistem pendidikan Iran mengalami perubahan yang sangat mendasar dan semua upaya pendidikan harus disesuaikan dengan prinsip-prinsip Islam. Prioritas harus diletakkan pada terjaminnya usaha mendidik anak-anak dan generasi muda sehingga menjadi muslim yang konsekuen dan punya komitmen yang tinggi terhadap agama Islam. Pendidikan di Iran masih bersifat sentralistik terdiri dari pendidikan dasar dan menengah serta pendidikan tinggi. Pendidikan dasar dan menengah di bawah naungan Departemen Pendidikan (ministry of education), sedangkan pendidikan tinggi di bawah naungan dan pengawasan Departemen Ilmu dan Teknologi. Sejak Revolusi Islam, universitas dan perguruan tinggi baru telah dibangun, menawarkan berbagai spesialisasi. Selain itu, sejak tahun 1987, program master dan doktor telah ditawarkan dalam berbagai disiplin ilmu yang berbeda. Pada tahun 1989 MCHE mencatat ada lebih dari 100 lembaga pendidikan tinggi yang terdiri dari 30 universitas, 14 adalah komplek universitas dan perguruan tinggi, 5 adalah perguruan tinggi swasta non-pemerintah dan 36 lebih pusat-pusat pendidikan tinggi dan instansi pemerintah. Kata kunci: pendidikan, Islam, Iran
PERKEMBANGAN PSIKOLOGI ANAK DI KELAS IV SDN KEBUN BUNGA 6 BANJARMASIN Istati, Mufida
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2016): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v6i2.1815

Abstract

Perkembangan psikologi merupakan telaah tentang proses perubahan ke arah kematangan pada aspek mental yang dialami oleh anak. Aspek perkembangan psikologis yang ditelaah meliputi aspek perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik anak. Perkembangan kognitif meliputi perkembangan bahasa dan persepsi, perkembangan afektif mencakup perkembangan emosi dan penyesuaian diri. Perkembangan psikomotori meliputi proses psikologi yang mengiringi setiap aktivitas individu. Fokus penelitian ini pada perkembangan psikologi anak. Anak adalah individu yang berusia  antara 6 sampai dengan 12 tahun. Pada usia tersebut anak berada pada jenjang pendidikan formal sekolah dasar. Setiap anak memiliki perkembangan psikologi yang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran perkembangan psikologi anak yang mencakup kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian terdiri dari para informan yaitu siswa dan guru kelas SDN Kebun Bunga 6 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan  studi dokumentasi. Hasil temuan penelitian ini meliputi: (1) Anak megalami perkembangan kognitif yang sesuai dengan tahap perkembangannya. Anak dapat melakukan komunikasi tanya jawab yang baik. Memahami tentang diri dan keluarganya; (2) perkembangan afektif anak berkaitan dengan kondisi emosi dan penyesuaian diri anak dengan lingkungan. Secara umum anak dapat memahami tentang berbagai macam emosi seperti senang dan sedih. Anak dapat mengekspresikan emosinya dengan baik. Anak berusaha menyesuaikan diri dalam berkomunikasi baik dengan teman sebaya dan orang yang lebih tua; (3) perkembangan psikomotorik yang dialami anak sesuai dengan tahapan perkembangan motorik. Anak memiliki ketertarikan pada kegiatan yang mengharuskan anak beraktivitas fisik secara aktif. Kata kunci: perkembangan, psikologi, anak
URGENSI PEMAHAMAN HAKIKAT MANUSIA DALAM ISLAM BAGI MAHASISWA PAI Ermalianti, Ermalianti
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2016): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v6i2.1816

Abstract

Hakikat manusia dalam Islam adalah manusia yang utuh, secara jasmani dan rohani. Manusia memiliki akal untuk berpikir, naluri untuk berkeinginan dan kebutuhan jasmani untuk dipenuhi. Manusia sebagai makhluk ciptaan Allah SWT, hidup dengan seperangkat aturan, sehingga dengan akal yang dimiliki akan dapat menerima perintah dan larangan dalam memuaskan naluri dan memenuhi kebutuhan jasmani. Pemahaman ini secara pemikiran sangat penting untuk dikuasai pendidik, terlebih sebagai Pendidik Agama Islam bagi peserta didik yang mencakup mata pelajaran keagamaan. Kesadaran tersebut seyogyanya didapatkan dibangku perkuliahan, inklut dalam setiap mata perkuliahan. Urgensi pemahaman oleh mahasiswa PAI sebelum terjun ke masyarakat mengabdi pada dunia pendidikan bangsa. Kata kunci: urgensi, hakikat manusia, pemahaman mahasiswa PAI

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2025): June Vol. 14 No. 2 (2024): December Vol. 14 No. 1 (2024): June Vol. 13 No. 2 (2023): December Vol. 13 No. 1 (2023): Juni Vol. 13 No. 1 (2023): June Vol 13, No 1 (2023): Juni Vol 12, No 2 (2022): DESEMBER Vol. 12 No. 2 (2022): December Vol 12, No 1 (2022) Vol. 12 No. 1 (2022): June Vol 12, No 1 (2022): Juni Vol 11, No 2 (2021): Desember Vol. 11 No. 2 (2021): December Vol. 11 No. 1 (2021): June Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni Vol 11, No 1 (2021): Juni Vol. 10 No. 2 (2020): December Vol 10, No 2 (2020): Desember Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni Vol. 10 No. 1 (2020): June Vol 10, No 1 (2020): Juni Vol. 9 No. 2 (2019): December Vol 9, No 2 (2019): Desember Vol 9, No 2 (2019): Juli - Desember Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni Vol 9, No 1 (2019): Juni Vol. 9 No. 1 (2019): June Vol 8, No 2 (2018): Juli - Desember Vol. 8 No. 2 (2018): December Vol 8, No 2 (2018): Desember Vol 8, No 1 (2018): Juni Vol 8, No 1 (2018): Januari - Juni Vol. 8 No. 1 (2018): June Vol. 7 No. 2 (2017): December Vol 7, No 2 (2017): Desember Vol. 7 No. 1 (2017): June Vol 7, No 1 (2017): Juni Vol. 6 No. 2 (2016): December Vol 6, No 2 (2016): Desember Vol 6, No 1 (2016): Juni Vol. 6 No. 1 (2016): June Vol 5, No 2 (2015): Desember Vol. 5 No. 2 (2015): December Vol 5, No 1 (2015): Juni Vol. 5 No. 1 (2015): June Vol 4, No 2 (2014): Desember Vol. 4 No. 2 (2014): December Vol 4, No 1 (2014): Juni Vol. 4 No. 1 (2014): June Vol. 3 No. 2 (2013): December Vol 3, No 2 (2013): Desember Vol 3, No 1 (2013): Juni Vol. 3 No. 1 (2013): June Vol. 2 No. 2 (2012): December Vol 2, No 2 (2012): Desember Vol 2, No 1 (2012): Juni Vol. 2 No. 1 (2012): June More Issue