cover
Contact Name
Noor Hasanah
Contact Email
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281255123605
Journal Mail Official
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/tiftk/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam
ISSN : 2579714X     EISSN : 28295919     DOI : -
Jurnal Tarbiyah Islamiyah adalah jurnal yang memuat artikel Pendidikan Agama Islam baiak berupa hasil penelitian atau hasil kajian tentang Pendidikan Agama Islam dan kajian Agama Islam umum
Articles 340 Documents
HERMENEUTIKA DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM M. Noor Fuady
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 1 (2015): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4042.247 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v5i1.1823

Abstract

hermeneutika sebagai metode penafsiran teks, banyak digunakan oleh para pemikir Islam moderenis seperti, Hassan Hanafi, Fazlur Rahman, Muhamad Arkoun, Nasr Hamid Abu Zaid dan lain-lain. Padahal istilah hermeneutika dalam filsafat barat sangat terkait dengan interpretasi Bibel. Oleh karena itu penggunaan hermeneutika dalam tafsir al-Quran masih terdapat pro dan kontra. Hermeneutika selalu berpusat pada fungsi penafsiran teks. Konsep “teks” di sini tidak terbatas pada sesuatu yang tertulis, tapi meliputi pula ujaran, penampilan, karya seni, dan bahkan peristiwa. Di sini sebenarnya bisa pula dikatakan interpretasi “teks sosial”. Bahkan simbol-simbol pun, sebenarnya merupakan teks. Termasuk simbol-simbol dalam mimpi seseorang. Beberapa tokoh muslim mencoba memformulasikan hermeneutika ke dalam dunia Islam di antaranya adalah Abid al-Jabiri yang mengemukakan nalar Bayani, Irfani dan Burhani, yang kemudian dapat dijadikan landasan untuk menginterpretasi teks al-Quran untuk diimplementasikan ke dunia pendidikan.Kata Kunci: Hermeneutika, Filsafat, Pendidikan Islam
URGENSI DAN PRINSIP PENDIDIKAN ISLAM MENURUT HAMKA Shafiah Shafiah; M. Mukhlis
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 2 (2012): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.29 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v2i2.1873

Abstract

Pendidikan Islam  menurut Hamka adalah suatu usaha membimbing dan memberikan keilmuan berdasarkan ajaran Islam terhadap anak didik agar kelak dapat memahami dan mengamalkan Islam.Prinsip pendidikan Islam menurut Hamka adalah tauhid, dengan tauhid akan memberi nilai tambah bagi manusia dan menumbuhkan kepercayaan pada dirinya serta mempunyai pegangan hidup yang benar. Isi kurikulum pendidikan harus mencakup ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kemajuan hidup manusia. Tujuan akhirnya dalam pengolahan dan peningkatan sumber daya insani yang dikehendaki Islam tidak diletakkan secara terpisah antara kepentingan pribadi, bersama, dan agama, tetapi harus sebagai kesatuan yang utuh.  Kata Kunci: Urgensi, Pendidikan Islam, Hamka
PANDANGAN FILOSOFIS DAN TEOLOGIS TENTANG HAKIKAT ILMU PENGETAHUAN SEBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN ISLAM Muhammad Helmi
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 2 (2020): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.322 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v10i2.4311

Abstract

ABSTRACTKnowledge is the most essential thing for humans, because with it all needs and necessities can be accomplished faster and easier. In a religious society, knowledge cannot be separated from its divine values due to the most essential source of knowledge is from God. Philosophy mentions that to discover knowledge is through rationalism, empiricism, and the scientific method. When a scientific method is done to a certain object and it gives a truth, the result is called empirical truth.  Whereas to discover the knowledge through deep or radical and speculative thought, the result is relative truth, maybe right, maybe wrong. The absolute truth only belongs to the Qur’an and Hadits, or also called the truth of God’s revelation.KEYWORDS: Knowledge; Divinity Value; Islamic education; Revelation. ABSTRAKIlmu merupakan sesuatu yang paling penting bagi manusia, karena dengan ilmu semua keperluan dan kebutuhan manusia bisa terpenuhi secara lebih cepat dan lebih mudah. Dalam masyarakat beragama, ilmu adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai ketuhanan karena sumber ilmu yang hakiki adalah dari Tuhan. Kajian filsafat ilmu menyebutkan bahwa, secara umum metode mencari pengetahuan adalah melalui pendekatan rasionalisme, empirisme dan metode keilmuan. Ketika proses pengkajian secara ilmiah dilakukan terhadap objek tertentu melalui pendekatan ilmiah dan menghasilkan sebuah kebenaran, maka apa yang dihasilkan itu disebut kebenaran empirik. Sedangkan mencari pengetahuan itu dengan menggunakan pemikiran yang mendalam atau radikal dan spekulatif, maka kebenaran yang dihasilkan dikategorikan sebagai kebenaran relatif, mungkin benar dan mungkin juga tidak. Sementara, kebenaran mutlak itu hanyalah kebenaran yang terkandung dalam kitab suci (Al-Qur’an dan Hadis Shahih) atau disebut juga kebenaran wahyu.KATA KUNCI: Ilmu; Nilai Ketuhanan; Pendidikan Islam; Wahyu.
PENERAPAN METODE HAFALAN SURAH-SURAH PENDEK PADA SISWA SDN SIDOMULYO 2 KECAMATAN WANARAYA KABUPATEN BATOLA Abd. Basir
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 4, No 1 (2014): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.375 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v4i1.1839

Abstract

Metode hafalan adalah suatu cara membaca, melafalkan tanpa melihat buku catatan atau buku paket yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran. Metode hafalan ini sering digunakan dalam pembelajaran PAI untuk menghafalkan ayat-ayat alquran. Faktor yang mempengaruhi adalah materi pengajaran, tujuan pembelajaran serta kelebihan dan kekurangan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siswa SDN Sidomulyo 2 menerapkan metode hafalan dengan metode bin-nazhar, tahfizh, talaqqi, taqrir, tasmi’, wahdah, kitabah, jama’ dan muraja’ah. Faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu tujuan intruksional khusus, siswa yang meliputi minat, motivasi dan kematangannya, materi pengajaran, situasi, fasilitas, guru, kelebihan dan kekurangan metode, keluarga, dan alokasi waktu.  Kata Kunci: Metode, Hafalan, dan Surah Pendek
Upaya Peningkatan Mutu Pembelajaran Guided-Inquiry Learning dan Motivasi Belajar Hambali Handayani
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 8, No 2 (2018): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.898 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v8i2.2599

Abstract

Dengan dilaksankannya Kurikulum 2013 ada tuntutan perubahan dalam proses pelaksanaan belajar mengajar di dalam kelas, dari pengajaran kepada pembelajaran. Motivasi belajar sebagai salah satu faktor penting dalam mencapai perubahan dalam belajar siswa, dapat ditentukan oleh metode mengajar guru untuk membelajarkan siswa. Kooperatif learning dalam bentuk inkuiri terbimbing (guided-Inkuiri Learning) sebagai salah satu metode dalam pembelajaran dapat menumbuhkan motivasi siswa dan hasil belajar siswa dalam belajar. Dari hasil penelitian yang sudah dilaksakan dapat ditemukan jawaban bahwa kooperatif leraning dengan menggunakan metode mengajar guided leraning dapat menumbuhkan bahkan meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman siswa dalam mencapai tujuan belajar. Hasil belajar peserta didik menjadi lebih bisa diukur berdasarkan indikator capaian pembelajaran, baik kognitif, afektik, psikomotoriknya.
STRATEGI PEMBELAJARAN FIQIH DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 GAMBUT KABUPATEN BANJAR Nurus Sifa
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 2 (2017): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.605 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v7i2.1805

Abstract

Strategi Pembelajaran Fiqih Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Gambut terlaksana dengan baik,  meliputi : Pertama; Perencanaan Strategi Pembelajaran. Hal ini di tandai dengan dibuatnya perencanaan pembelajaran yang berupa silabus, program tahunan, program semester, dan RPP atau sekenario pembelajaran sebelum melaksanakan pembelajaran serta disediakan fasilitas yang mendukung kegiatan pembelajaran seperti buku pegangan dan media yang sesuai dengan strategi yang digunakan oleh guru yang bersangutan. Kedua; Pelaksanaan Strategi Pembelajaran. Dalam pelaksanaan strategi pembelajaran pada proses pembelajaran  Fiqih sudah sesuai den gan  langkah-langkah  yang menjadi ketentuan dalam pelaksanaannya dan sesuai dengan materi.Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Strategi Pembelajaran Fiqih di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Gambut adalah : Faktor guru, guru tersebut sudah memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan bidang keilmuannya.Faktor siswa, yang berupa hasil belajar siswa yang sangat baik menunjukan minat dan motivasi siswa sangatlah mendukung.Faktor materi pelajaran, materi pelajaran serta penguasaan materi yang disampaikan kepada anak didik sangat mendukung kemampuan guru dalam menerapkan srategi pembelajaran.Faktor fasilias dan media yang tersedia. Serta Faktor waktu yang kurang mndukung. Kata Kunci : Strategi dan  Pembelajaran serta Fiqih
RASA PERHATIAN KEPADA SISWA YANG BERPENGARUH PENTING KEPADA PROSES BELAJAR MENGAJAR Nurul Fadila
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 2 (2021): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.909 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v11i2.4909

Abstract

ABSTRACTThis research was intended to explain the influence of civic education teacher’s affection towards student’s character and student’s learning result at SMA Negeri 10 Batang Hari. In this research, the researcher used descriptive quantitative method. The sample of this research was taken as 10% from 479 the number of students at SMA Perintis 2 Bandar Lampung 2011/2012 and the researcher got 48 students as the sample of this research. The data collecting technique in this research were questionnaires, attitude scales and test. Based on the calculation of data analysis, the result showed that there was positive influence and there was significant between civic education teacher’s affection towards student’s character, the higher of civic education teacher’s affection so the higher of student’s character, e.g. instill a sense of mutual help and respect to the students, as well as the lifestyle of a good teacher could increase the student’s c haracter in their daily lives. And also there was positive influence and there was significant between civic education teacher’s affection towards students’ learning result, the higher influence of civic education teacher’s affection, the higher of student’s learning result, e.g. the affection of the teacher could increase students’ enthusiasm in understanding the question and the task of the material with confidence and the students were active in discussion in whole of class.KEYWORDS: Affection; Student Character; Teacher.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh kasih sayang guru PKn terhadap karakter siswa dan hasil belajar siswa di SMA Negeri 10 Batang Hari. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini diambil sebanyak 10% dari 479 jumlah siswa di SMA Perintis 2 Bandar Lampung 2011/2012 dan peneliti mendapatkan 48 siswa sebagai sampel penelitian ini. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket, skala sikap dan tes. Berdasarkan hasil perhitungan analisis data diperoleh hasil bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara kasih sayang guru pendidikan kewarganegaraan terhadap karakter siswa, semakin tinggi kasih sayang guru pendidikan kewarganegaraan maka semakin tinggi karakter siswa, mis. menanamkan rasa saling membantu dan menghargai siswa, serta gaya hidup guru yang baik dapat meningkatkan karakter siswa dalam kehidupan sehari-hari. Serta ada pengaruh positif dan signifikan antara kasih sayang guru pendidikan kewarganegaraan terhadap hasil belajar siswa, semakin tinggi pengaruh kasih sayang guru pendidikan kewarganegaraan, semakin tinggi hasil belajar siswa, mis. kasih sayang guru dapat meningkatkan semangat siswa dalam memahami soal dan tugas materi dengan percaya diri dan siswa aktif dalam diskusi di seluruh kelas.KATA KUNCI: Kasih Sayang; Karakter Siswa; Guru. 
MOTIVASI ORANG TUA DALAM MENYEKOLAHKAN ANAK DI MADRASAH DINIYAH AWALIYAH DARUSSALAM BARAMBAI KECAMATAN BARAMBAI KABUPATEN BARITO KUALA Muhammad Hilmi
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 2 (2019): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.955 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v9i2.3106

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) yaitu penelitian yang terjun langsung kelapangan untuk menggali dan mengumpulkan sejumlah data yang diperlukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 12 orang tua, 5  orang anak, dan 2 orang guru. Dan objek penelitian ini adalah motivasi orang tua dalam menyekolahkan anak di Madrasah Diniyah Awaliyah Darussalam Barambai Kecamatan Barambai Kabupaten Barito Kuala. Pengumpulan data dalam penelitian ini didapat dengan cara wawancara, observasi, dan dokumenter.Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa semua orang tua yang berjumlah 12 orang memiliki motivasi dalam menyekolahkan anak di Madrasah Diniyah Awaliyah Darussalam Barambai. Pertama, 12 orang tua termotivasi karena ingin menjadikan anak lebih berkualitas dalam membaca Al-Qur’an, dan 8 orang tua siswa yang temotivasi karena ingin menyalurkan minat dan bakat anak. Kedua, orang tua memotivasi anaknya dengan cara menasehati, membimbing, termotivasi dari orang lain, dan memberikan hadiah kepada anak, pengawasan orang tua terhadap anak dengan cara dinasehati, dibimbing, menentukan kegiatan anak antara belajar dan bermain, dan menyuruh anak untuk belajar pada malam hari, dan orang tua mengatasi anaknya yang malas belajar di rumah dengan cara mendidiknya secara perlahan, diberi arahan, motivasi, dan memanggil teman yang lain untuk belajar bersama. Ketiga, faktor pendukung yang terdiri dari latar pendidikan orang tua, kondisi lingkungan disekitar tempat tinggal, sarana dan prasarana di Madrasah Diniyah Awaliyah, mudah ditempuh, hanya ada satu Madrasah Diniyah Awaliyah di desa Barambai, dan kesibukan orang tua terhadap pekerjaannya, dan faktor penghambat yang terdiri dari sarana dan fasilitas yang dimiliki dirumah, dan asik bermain. Kata Kunci: Motivasi Orang Tua, Menyekolahkan Anak dan Madrasah Diniyah
URGENSI PEMAHAMAN HAKIKAT MANUSIA DALAM ISLAM BAGI MAHASISWA PAI Ermalianti Ermalianti
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 2 (2016): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.284 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v6i2.1816

Abstract

Hakikat manusia dalam Islam adalah manusia yang utuh, secara jasmani dan rohani. Manusia memiliki akal untuk berpikir, naluri untuk berkeinginan dan kebutuhan jasmani untuk dipenuhi. Manusia sebagai makhluk ciptaan Allah SWT, hidup dengan seperangkat aturan, sehingga dengan akal yang dimiliki akan dapat menerima perintah dan larangan dalam memuaskan naluri dan memenuhi kebutuhan jasmani. Pemahaman ini secara pemikiran sangat penting untuk dikuasai pendidik, terlebih sebagai Pendidik Agama Islam bagi peserta didik yang mencakup mata pelajaran keagamaan. Kesadaran tersebut seyogyanya didapatkan dibangku perkuliahan, inklut dalam setiap mata perkuliahan. Urgensi pemahaman oleh mahasiswa PAI sebelum terjun ke masyarakat mengabdi pada dunia pendidikan bangsa. Kata kunci: urgensi, hakikat manusia, pemahaman mahasiswa PAI
KONSEP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MENURUT ISLAM Suriansyah Salati
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 1 (2012): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.476 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v2i1.1868

Abstract

Pendidikan anak usia dini dalam pandangan Islam adalah pendidikan yang berlangsung sejak anak masih kecil. Dalam Islam sesorang dikatakan masih anak-anak (thifl) apabila ia belum mencapai akil baligh (dewasa) dan pembinaan pendidikan anak diamanahkan Allah Swt kepada orangtua sebagai pendidik pertama dan utama dalam kehidupan anak dan orangtua bertanggung jawab penuh dalam hal mengasuh dan pemenuhan kebutuhan jasmani maupun rohani serta kasih sayang kepada anak. Pendidikan anak usia dini sangatlah urgen dalam Islam dan pembinan serta pendidikan sejak usia dini akan membekas sepanjang hayatnya. Materi pendidikan yang dapat diberikan pada anak usia dini berupa pendidikan jasmani, pendidikan rohani dan pendidikan intelektual (akal). Kata Kunci: Konsep Pendidikan Usia Dini

Page 4 of 34 | Total Record : 340


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2025): June Vol. 14 No. 2 (2024): December Vol. 14 No. 1 (2024): June Vol. 13 No. 2 (2023): December Vol. 13 No. 1 (2023): Juni Vol. 13 No. 1 (2023): June Vol 13, No 1 (2023): Juni Vol. 12 No. 2 (2022): December Vol 12, No 2 (2022): DESEMBER Vol 12, No 1 (2022) Vol. 12 No. 1 (2022): June Vol 12, No 1 (2022): Juni Vol. 11 No. 2 (2021): December Vol 11, No 2 (2021): Desember Vol 11, No 1 (2021): Juni Vol. 11 No. 1 (2021): June Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni Vol. 10 No. 2 (2020): December Vol 10, No 2 (2020): Desember Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni Vol. 10 No. 1 (2020): June Vol 10, No 1 (2020): Juni Vol 9, No 2 (2019): Desember Vol 9, No 2 (2019): Juli - Desember Vol. 9 No. 2 (2019): December Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni Vol 9, No 1 (2019): Juni Vol. 9 No. 1 (2019): June Vol 8, No 2 (2018): Juli - Desember Vol. 8 No. 2 (2018): December Vol 8, No 2 (2018): Desember Vol 8, No 1 (2018): Juni Vol 8, No 1 (2018): Januari - Juni Vol. 8 No. 1 (2018): June Vol. 7 No. 2 (2017): December Vol 7, No 2 (2017): Desember Vol. 7 No. 1 (2017): June Vol 7, No 1 (2017): Juni Vol. 6 No. 2 (2016): December Vol 6, No 2 (2016): Desember Vol 6, No 1 (2016): Juni Vol. 6 No. 1 (2016): June Vol 5, No 2 (2015): Desember Vol. 5 No. 2 (2015): December Vol. 5 No. 1 (2015): June Vol 5, No 1 (2015): Juni Vol 4, No 2 (2014): Desember Vol. 4 No. 2 (2014): December Vol 4, No 1 (2014): Juni Vol. 4 No. 1 (2014): June Vol 3, No 2 (2013): Desember Vol. 3 No. 2 (2013): December Vol 3, No 1 (2013): Juni Vol. 3 No. 1 (2013): June Vol. 2 No. 2 (2012): December Vol 2, No 2 (2012): Desember Vol 2, No 1 (2012): Juni Vol. 2 No. 1 (2012): June More Issue