cover
Contact Name
Noor Hasanah
Contact Email
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281255123605
Journal Mail Official
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/tiftk/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam
ISSN : 2579714X     EISSN : 28295919     DOI : -
Jurnal Tarbiyah Islamiyah adalah jurnal yang memuat artikel Pendidikan Agama Islam baiak berupa hasil penelitian atau hasil kajian tentang Pendidikan Agama Islam dan kajian Agama Islam umum
Articles 340 Documents
MENANAMKAN AKHLAK ANAK PADA TKIT TERPADU UKHUWAH BANJARMASIN Suriagiri Suriagiri; Alma Sofia
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 1 (2012): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.937 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v2i1.1867

Abstract

Penerapan metode pembiasaan untuk menanamkan akhlak pada anak di Taman Kanak-kanak Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin sudah berjalan dengan baik dan teratur lewat pembiasaan rutin, pembiasaan pada saat pembelajaran, pembiasaan pada saat istirahat/ makan/bermain, dan pembiasaan di luar sekolah. Adapun faktor yang mempengaruhi dalam penerapan metode pembiasaan dalam menanamkan akhlak pada anak di Taman Kanak-kanak Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin adalah faktor lingkungan sekolah anak itu sendiri. Dalam hal ini, lingkungan sekolah sudah berusaha mewujudkan lingkungan yang islami guna menunjang usaha untuk menanamkan akhlak pada anak di Taman Kanak-kanak Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin. Kata kunci:  Menanamkan, Akhlak dan Pembiasaan
MANAJEMEN PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MTS IRSYADUL ISLAMIYAH ROKAN HILIR Siti Halimah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 1 (2020): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.479 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v10i1.3841

Abstract

ABSTRACT: This study aims to determine the management of Islamic Religious Education curriculum development at MTs Irsyadul Islamiyah Rokan Hilir. This research is a qualitative research using interview, observation and documentation techniques as the data collection technique. Based on the results of the analysis carried out by the author, it can be seen that: the management of the Islamic Religious Education curriculum in the development of Islamic Religious Education learning at MTs Irsyadul Islamiyah Rokan Hilir is as follows: a) formulating the vision, mission, and learning objectives to be achieved by conducting internal meetings and preparation of annual and semester program planning; b) maximizing the needs of students, society, users of graduates and advanced studies by adjusting the curriculum and appropriate methods needed by students in accordance with the times; c) carry out a curriculum evaluation to find out whether the curriculum developed and studied is in accordance with existing needs and is appropriate; d) discussions with experts with the aim of getting input on the developed curriculum and adapting it to needs; e) harmonize with the era.KEYWORDS: Management; Curriculum Development; Curriculum Planning; Curriculum Evaluation. ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam di MTs Irsyadul Islamiyah Rokan Hilir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Berdasarkan hasil analisis yang penulis dilakukan, dapat diketahui bahwa: manajemen kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam  di MTs Irsyadul Islamiyah Rokan Hilir adalah sebagai berikut: a) melakukan perumusan visi, misi, dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dengan melakukan rapat internal dan penyusunan perencanaan program tahunan dan semester; b) memaksimalkan kebutuhan siswa, masyarakat, pengguna lulusan dan studi lanjutan dengan menyesuaikan kurikulum dan metode yang tepat yang dibutuhkan siswa sesuai dengan perkembangan zaman; c) melaksanakan evaluasi kurikulum untuk mengetahui apakah kurikulum yang di kembangakan dan dipelajari sesuai dengan kebutuhan yang ada dan sudah tepat; d) diskusi dengan pakar dengan tujuan medapatkan masukan terhadap kurikulum yang dikembangkan dan meyesuaikannya dengan kebutuhan; e) menyelaraskan dengan perkembangan zaman.KATA KUNCI: Manajemen; Pengembangan Kurikulum; Perencanaan Kurikulum; Evaluasi Kurikulum.
PENDIDIKAN SOSIAL BUDAYA DALAM PERSPEKTIF AL QUR’AN Muhammad Nur Effendi
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 2 (2015): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3184.996 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v5i2.1833

Abstract

Manusia dalam hidupnya memiliki tiga fungsi yaitu sebagai makhluk Tuhan, sebagai individu dan sebagai makhluk sosial budaya. Sebagai makhluk Tuhan manusia memiliki kewajiban untuk mengabdi kepada Tuhan, dan dan patuh beribadah kepadaNya. Sebagai makhluk individu manusia harus memenuhi kebutuhan pribadinya seperti sandang, papan dan lain-lain, dan sebagai makhluk sosial budaya manusia harus hidup berdampingan dengan orang lain dalam kehidupan yang selaras dan saling membantu. Gagasan moral, hukum, perintah dan larangan, janji dan ancaman maupun cerita Nabi pada masa lalu yang termuat dalam al Qur’an merupakan pedoman dalam berprilaku bagi kaum muslimin. Al Qur’an merupakan sumber dari nilai-nilai hidup yang diturunkan oleh Allah untuk mengatur kehidupan manusia. Ia akan menjadi pembeda antara yang hak dengan yang batil Banyak ayat-ayat al Qur’an yang berisi prinsif-prinsif, atau tata aturan, atau contoh-contoh prilaku baik berbentuk suruhan atau larangan dalam peranan manusia sebagai mahluk sosial dan budaya. Tulisan ini akan menguraikan bagaimana pendidikan sosial budaya dalam perspektif al Qur’an.Kata Kunci: sosial budaya, perspektif al-Qur’an, tafsir tematik
UPAYA GURU MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MIN PEMURUS DALAM KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN Istiqamah Istiqamah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 8, No 1 (2018): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.029 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v8i1.2184

Abstract

Proses belajar mengajar akan berjalan dengan lancar apabila ada motivasi belajar karena orang yang bekerja berdasarkan motivasi yang kuat, ia tidak akan merasa lelah dan tidak cepat bosan. Oleh karena itu, guru perlu memelihara motivasi belajar siswanya dan semua yang berkaitan dengan motivasi.Dalam konteks tersebut penulis tertarik untuk mengadakan penelitian tentang usaha guru meningkatkan motivasi belajar siswadi MIN Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usaha apa saja yang dilakukan guru meningkatkan motivasi belajar siswa di MIN Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin SelatanPerumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja upaya guru meningkatkan motivasi belajar siswa di MIN Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan.Subjek dalam penelitian ini berjumlah 13 orang guru. Objek dalam penelitian ini mengenai upaya guru meningkatkan motivasi belajar siswa di MIN Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah terkumpul, data diolah dengan teknik editing dan koding kemudian data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan mengambil kesimpulan secara induktif. Setelah diadakan analisis data yang diperoleh di lapangan menunjukkan bahwa upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di MIN Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan berjalan cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari upaya yang dilakukan oleh guru melalui membuat perencanaan, menggunakan metode yang bervariasi, menggunakan media, memberikan ganjaran dan hukuman dan memberikan tugas dan hasil tugas. Kata-kata Kunci: Guru, Motivasi, Belajar, Siswa
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS AUTISTIK DI SEKOLAH INKLUSI SDN BENUA ANYAR KOTA BANJARMASIN Rizali Hadi
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 1 (2017): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.875 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v7i1.1798

Abstract

Pendidikan inklusi merupakan program pemerintah yang bekerjasama dengan sekolah umum untuk memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Sekolah yang ditunjuk mengadakan layanan pendidikan inklusi berhak melakukan berbagai modifikasi atau penyesuaian, baik dalam hal kurikulum, sarana dan prasarana, tenaga pendidikan, sistem pembelajaran serta sistem penilaiannya.Kurikulum yang dipakai di SDN Benua Anyar 8 adalah KTSP dengan modifikasi sehingga sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anak didik. Adapun metode dan media pembelajaran yang digunakan disesuaikan dengan materi pelajaran. Berdasarkan hasil analisis Pembelajaran Pendidikan agama Islam pada Anak Berkebutuhan Khusus Autistik di Sekolah Inklusi SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin sudah berjalan dengan baik dan sudah cukup sesuai dengan hasil yang ingin dicapai oleh pendidik.Faktor-faktoryang mempengaruhi pembelajaran pendidikan agama Islam pada anak berkebutuhan khusus autistik di sekolah inklusi SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin dapat dijabarkan sebagai berikut: Pertama; Latar belakang pendidikan guru yang berasal dari lulusan IAIN Antasari Banjarmasin jurusan Pendidikan Agama Islam dan pernah mengikuti pelatihan pendidikan inklusi, hal ini sangat memberikan pengaruh terhadap keberhasilan proses pembelajaran, selain itu pengalaman mengajar yang lebih 3 tahun, penguasaan terhadap materi pelajaran, serta kemampuan dalam memilih dan menggunakan metode, strategi serta media pembelajaran juga turut memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap berhasil tidaknya pembelajaran. Kedua;Para siswa sangat merespon terhadap pelajaran yang disampaikan guru agama dan terlihat aktif dan mempunyai minat yang bagus untuk mengikuti pelajaran agama Islam, untuk anak yang lamban juga bisa diatasi dengan adanya guru pendamping, walaupun banyak ABK nya di kelas VB pembelajaran masih bisa tenang dan kondusif.Ketiga; Waktu yang tersedia terbilang cukup memadai dengan pembelajaran agama yang disampaikan, apalagi dengan adanya penambahan waktu sangat dapat membantu guru agama dalam memberikan pengulangan dan pengayaan.Keempat;Sarana dan prasarana yang ada di SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin tergolong cukup lengkap dan sangat membantu guru untuk melaksanakan pembelajaran agama Islam di sekolah inklusi sehingga dapat mendukung proses pembelajaran belangsung dengan lancar. Kelima; Suasana dan lingkungan SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin sangat baik dan nyaman serta aman, adanya orangtua yang memahami keadaan anak dan siswa yang normal menghargai temannya yang berkebutuhan khusus dan tidak mendiskriminasikannya. Sehingga menjadikan suasana yang nyaman dan tentram, serta menjadikan proses pembelajaran berlangsung lancar. Kata Kunci : Pembelajaran, Pendidikan dan Berkebutuhan Khusus serta Autis
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN PAI DI DAERAH TERPENCIL: STUDI ATAS KETERBATASAN SUMBER DAYA MANUSIA Lailatul Ilmiyah; Husnul Khotimah; Nur Rachma Aryani; Alaika M. Bagus Kurnia PS
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 1 (2021): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.593 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v11i1.4386

Abstract

Education is a very important thing for every nation. On the other hand, education is considered problematic. Among the problems are complaints about the curriculum, system, teaching staff and so on. This article discusses these various problems. For example, religious educators who from time to time differ from people's lives which are growing very rapidly, lack of facilities and infrastructure, limited number of teachers, and inadequate facilities in remote areas. This article also discusses possible solutions to overcome the problems of PAI learning in remote areas. In addition, it also discusses the limitations of Human Resources (HR) with the factors that cause them from these limitations and the results obtained after the solutions provided in overcoming the problems in PAI learning in these remote areas. So with this discussion, it can be concluded that the problems that occur in remote areas in PAI learning are caused by several factors, the limitations of Human Resources (HR), and the presence of the right solution can provide the best results for the people in the area. remote in seeking knowledge, especially in PAI learning.Keywords: Human Resources; Islamic Education; Learning Problems Abstrak: Pendidikan adalah suatu perkara yang sangat penting bagi setiap bangsa. Di sisi lain, pendidikan dianggap problematika.  Di antara problematika itu adalah keluhan kurikulum, sistem, tenaga pendidik dan lain sebagainya. Artikel ini membahas ragam problematika tersebut. Seperti, pendidik agama yang dari waktu ke waktu berbeda-beda dengan kehidupan masyarakat yang semakin berkembang sangat pesat, kurangnya sarana dan prasarana, keterbatasan jumlah guru, dan fasilitas yang tidak memadai di daerah terpenci. Artikel ini juga membahas solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi problematika pada pembelajaran PAI di daerah terpencil. Selain itu, juga membahas tentang keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan faktor yang menyebabkannya dari keterbatasan tersebut serta hasil yang diperoleh setelah adanya solusi yang diberikan dalam mengatasi problematika pada pembelajaran PAI di daerah terpencil tersebut. Sehingga dengan adanya pembahasan tersebut dapat menghasilkan kesimpulan bahwa problematika yang terjadi di daerah terpencil dalam pembelajaran PAI ini disebabkan oleh beberapa faktor, adanya keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), serta dengan adanya solusi yang tepat dapat memberikan hasil yang terbaik bagi masyarakat yang berada di daerah terpencil dalam mencari ilmu khususnya pada pembelajaran PAI. Kata Kunci: Pendidikan Islam; Problematika Pembelajaran; Sumber Daya Manusia 
KONDISI POLITIK MANUSIAWI (Kajian atas Filsafat Politik Hannah Arendt) Yahya MOF
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 1 (2013): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.798 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v3i1.1850

Abstract

Tulisan ini mengkaji filsafat politik Arendt, seorang filosof wanita asal Jerman, yang menekankan perlunya terbentuk sebuah kondisi politik yang manusiawi. Kondisi tersebut hanya dapat terwujud apabila kondisi primordial kemanusiaan yang plural ditampilkan sepenuhnya dalam wilayah publik. Artinya pluralitas itu tidak hanya disadari tapi juga harus mewujud dalam aktivitas setiap individu dalam wilayah publik. Untuk itu, Arendt membedakan aktivitas manusia menjadi tiga: kerja, karya, dan aksi. Dalam kerja dan karya fokus perhatian masih pada kepentingan individu. Oleh karenanya, kerja dan karya hanya pantas berada dalam wilayah privat. Sedang dalam wilayah publik aktivitas yang muncul dari setiap individu tidak lagi pada tahap kerja atau karya, tapi harus berada tahap aksi yang dibangun di atas kondisi plural manusia. Tanpa itu maka kondisi politik yang manusiawi tidak akan terwujud. Kata kunci: Kondisi, manusiawi, kerja, karya, aksi
PENGUNAAN MEDIA LCD DALAM PEMBELAJARAN SKI MATERI SHIRAH NABAWIYAH DI MTs NOOR AINI KELURAHAN ALALAK TENGAH KOTA BANJARMASIN Fadliyanur Fadliyanur
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 2 (2019): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.948 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v9i2.3105

Abstract

Metode pada penelitian int adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII sedangkan objek penelitian int yaitu penggunaan media dalam pembelajaran ski pada materi shirah nabawiyah kelas VII di MTs Noor Aini Kota Banjarmasin dan Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penggunaan media dalam pemelajaran ski materi shirah nabawiyah pada kelas VII di MTs Noor Aini Kota Banjarmasin. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi semua data yang terkumpul diproses melalui reduksi data, display data, dan verifikasi serta simpulan.Berdasarkan hasil penelitian int diketahui bahwa Penggunaan Media Dalam Pembelajaran Ski Materi Shirah Nabawiyah Kelas VII di MTs Noor Aini Kota Banjarmasin sudah be alan dengan baik, media pembelajaran yang digunakan oleh guru ski pada materi shirah nabawiyah adalah media audio visual berupa LCD, Meida Viusal berupa papan tulis, dan juga menyelinginya dengan mempraktikan Sholat tersebut. Tujuan dari penggunaan media pembelajaran tersebut tentunya untuk membantu memahamkan materi ajar kepada siswa di dalam proses pembelajaran.Adapun faktor yang mendukung penggunaan media dalam pembelajaran ski pada materi sholat kelas VII di MTs Noor Aini Kota Banjarmasin ialah pengalaman mengajar, penguasaan guru terhadap media pembelajaran, adanya persiapan sebelum menggunakan media pembelajaran, dan adanya sarana dan prasarana Adapun hal-hal yang menghambat keadaan media yang kurang baik, terbatasnya media yang ada, dan keadaan siswa. Kata Kunci: Penggunaan, Media LCD, SKI dan MTs Noor Aini
SIFAT KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM Yusnadi Yusnadi
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 1 (2016): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.208 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v6i1.1810

Abstract

Seorang pemimpin pendidikan yang baik sangat diperlukan untuk mendidik anak-anak didiknya, karena itu kepemimpinan pendidikan sesuatu hal yang mendasar untuk terus dikaji dan dipelajari. Cukup banyak teori yang membahas permasalahan ini, namun dirasa masih belum cukup baik, karena itu diperlukan kepemimpinan pendidikan dalam perspektif pendidikan Islam. Walaupun dalam hal ini pembahasan hanya memuat tentang sifat-sifat yang harus dimiliki pemimpin pendidikan. Kepemimpinan  pendidikan dalam perspektif pendidikan Islam, secara umum bahwa pendidikan Islam dapat menerima semua unsur yang terdapat dalam kepemimpinan pendidikan umum, selama itu tidak bertentangan dengan ajaran Islam khususnya al-Qur’an dan al-Hadits. Kata kunci: sifat kepemimpinan, pendidikan, perspektif Islam
UPAYA MENUMBUHKAN KARAKTER CINTA LINGKUNGAN DALAM PERSPEKTIF PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM Hajiannor Hajiannor
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 2 (2021): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (974.764 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v11i2.6137

Abstract

ABSTRACTNature is the locus of manifestation of all divine names and attributes, so destroying nature means destroying the "face" or sign (verse) of God on earth, violating His mandate to protect, and violating the mandate of creation. The preservation of the natural environment requires care and compassion. Overexploitation, greed and mistreatment of some humans towards nature will eventually be able to make humans miserable themselves. Efforts to grow the character of love for the environment are needed for the establishment of harmonious relations with other creatures as fellow creations. Responsive theological thinking is needed to build an attitude of caring for others. With it, humans as the main cosmos of this nature and also as His caliph on earth are able to utilize and manage the universe for the good and benefit of all His creatures.KEYWORDS: Love the environment; Exploitation; Sustainability of Nature; Theology.ABSTRAKAlam adalah lokus manifestasi dari seluruh nama-nama dan sifat-sifat Ilahi, maka merusak alam berarti merusak “wajah” atau tanda (ayat) Tuhan di muka bumi, melanggar amanah-Nya untuk menjaga, dan melanggar amanah ciptaan. Penjagaan kelestarian alam lingkungan menghajatkan kepedulian dan kasih sayang. Eksploitasi berlebihan, keserakahan dan perlakuan buruk sebagian manusia terhadap alam pada akhirnya akan dapat menyengsarakan manusia itu sendiri. Upaya menumbuhkan karakter cinta lingkungan diperlukan untuk terjalinnya relasi yang harmoni secara maslahat dengan makhluk yang lain sebagai sesama ciptaan-Nya. Pemikiran teologi yang responsif diperlukan bagi terbangunnya sikap peduli kepada selainnya. Dengannya manusia sebagai pengkosmos utama alam ini dan juga sebagai khalifah-Nya di muka bumi mampu memanfaatkan dan mengelola alam semesta untuk kebaikan dan maslahat bagi semua makhluk-Nya.KATA KUNCI: Cinta Lingkungan; Eksploitasi; Kelestarian Alam; Teologi.

Page 2 of 34 | Total Record : 340


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2025): June Vol. 14 No. 2 (2024): December Vol. 14 No. 1 (2024): June Vol. 13 No. 2 (2023): December Vol. 13 No. 1 (2023): Juni Vol. 13 No. 1 (2023): June Vol 13, No 1 (2023): Juni Vol. 12 No. 2 (2022): December Vol 12, No 2 (2022): DESEMBER Vol 12, No 1 (2022): Juni Vol 12, No 1 (2022) Vol. 12 No. 1 (2022): June Vol. 11 No. 2 (2021): December Vol 11, No 2 (2021): Desember Vol 11, No 1 (2021): Juni Vol. 11 No. 1 (2021): June Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni Vol. 10 No. 2 (2020): December Vol 10, No 2 (2020): Desember Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember Vol 10, No 1 (2020): Juni Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni Vol. 10 No. 1 (2020): June Vol 9, No 2 (2019): Desember Vol 9, No 2 (2019): Juli - Desember Vol. 9 No. 2 (2019): December Vol. 9 No. 1 (2019): June Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni Vol 9, No 1 (2019): Juni Vol 8, No 2 (2018): Juli - Desember Vol. 8 No. 2 (2018): December Vol 8, No 2 (2018): Desember Vol 8, No 1 (2018): Juni Vol 8, No 1 (2018): Januari - Juni Vol. 8 No. 1 (2018): June Vol. 7 No. 2 (2017): December Vol 7, No 2 (2017): Desember Vol. 7 No. 1 (2017): June Vol 7, No 1 (2017): Juni Vol. 6 No. 2 (2016): December Vol 6, No 2 (2016): Desember Vol 6, No 1 (2016): Juni Vol. 6 No. 1 (2016): June Vol 5, No 2 (2015): Desember Vol. 5 No. 2 (2015): December Vol. 5 No. 1 (2015): June Vol 5, No 1 (2015): Juni Vol 4, No 2 (2014): Desember Vol. 4 No. 2 (2014): December Vol 4, No 1 (2014): Juni Vol. 4 No. 1 (2014): June Vol 3, No 2 (2013): Desember Vol. 3 No. 2 (2013): December Vol 3, No 1 (2013): Juni Vol. 3 No. 1 (2013): June Vol 2, No 2 (2012): Desember Vol. 2 No. 2 (2012): December Vol 2, No 1 (2012): Juni Vol. 2 No. 1 (2012): June More Issue