cover
Contact Name
Wahyu Dwi Kurniawan
Contact Email
wahyukurniawan@unesa.ac.id
Phone
+6285732007088
Journal Mail Official
jvte@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya Gedung E1 Fakultas Teknik Kampus Unesa Ketintang Surabaya Kode Pos 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE)
ISSN : 22262555     EISSN : 26565587     DOI : -
JVTE focuses on topics related to learning, evaluation, curriculum, management and policy on technology and vocational education including electrical engineering education, mechanical engineering education, civil engineering education, automotive engineering education, informatics engineering education, cosmetology education, fashion education, culinary education, cosmetology education, and the development of other vocational education.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2023): March" : 7 Documents clear
PENERAPAN KURIKULUM OUTCOME BASED EDUCATION (OBE) DALAM KURIKULUM MERDEKA BELAJAR KURIKULUM MERDEKA DI PRODI S1 PENDIDIKAN TATA RIAS Octaverina Pritasari; Biyan Yesi Wilujeng; Novia Restu Windayani
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 5 No. 1 (2023): March
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jvte.v5n1.p41-48

Abstract

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) terdiri dari unsur sikap, keterampilan umum, keterampilan khusus, dan pengetahuan. Berdasarkan CPL tersebut penyusunan kurikulum suatu program studi dapat dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah menyoroti bagaimana penerapan Outcome Based Education (OBE) Pada Kurikulum Merdeka Belajar Kurikulum Merdeka Di Prodi S1 Pendidikan Tata Rias. Data pada penelitian ini adalah data perhitungan pencapaian PLO, yang diperoleh dari perhitungan nilai pada setiap mata kuliah.Metode penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitaif kualitatif. Pengukura nketercapaian PLO dilakukan oleh dosen pengampu matakuliah (MK) dan program studi. Hasil Analisa Capaian PLO Prodi S1 Pendidikan Tata Rias untuk kriteria Baik Sekali/High Distinction paling besar adalah pada PLO 8 sebesar 35,80%. Untuk persentase kriteria siswa yang Gagal/Fail paling besar yaitu pada PLO 7
STUDI TENTANG PEMBUATAN BUSANA DAUR ULANG LIMBAH METALIZED PLASTIC DI BANK SAMPAH ELTARI Nurul Aini; Esin Sintawati; Nur Simpati Istia
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 5 No. 1 (2023): March
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jvte.v5n1.p31-40

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan pembuatan busana daur ulang limbah metalized plastic di Bank Sampah Eltari. Bank Sampah Malang sebagai Bank Sampah Induk tidak dapat menerima sampah plastik metalized karena jenis sampah ini tidak dapat dileburkan menjadi satu dengan bantuan mesin, sehingga mengharuskan unit Bank Sampah anggota BSM terlebih dahulu mendaur ulang sampah plastik metalized menjadi produk kerajinan kreatif yang memiliki nilai jual dan tidak berakhir pada penumpukan sampah. Salah satu unit bank sampah yang menjadi anggota BSM dan mengolah sampah plastik metalized adalah Bank Sampah Eltari.Peneliti menggunakan jenis penelitian Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan 3 jenis teknik yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penulis menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik untuk melakukan pengecekan keabsahan data. Berdasarkan temuan di lapangan, pembuatan busana daur ulang limbah metalized plastic di Bank Sampah Eltari terbagi menjadi 10 tahap proses pembuatan, meliputi: (1) Penyusunan Desain, mencakup proses awal menentukan tema busana, narasi cerita dan pembuatan desain sketsa serta desain produksi I (2) Penentuan Ukuran Busana (3) Pembuatan Pola, terdiri dari pembuatan pola dasar busana dan pecah pola yang disesuaikan bentuk busana (4) Rancangan Harga dan Bahan, ditujukan untuk memperkirakan rincian jenis dan jumlah kebutuhan busana (5) Cutting (6) Sewing (7) Pressing (8) Fitting, berfungsi untuk memastikan busana telah sesuai dan nyaman di tubuh pemakai (9) Finishing, yaitu proses pengecekak akhir busana, dan (10) Pengemasan Busana.
PENERAPAN MODUL PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS WEB MENGGUNAKAN CANVA PADA MATAKULIAH TEKNOLOGI MEKANIK Ali Hasbi Ramadani; Heru Arizal; Imami Arum Tri Rahayu
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 5 No. 1 (2023): March
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jvte.v5n1.p1-8

Abstract

Pasca pandemic, Proses pembelajaran mengalami perubahan yang sangat signifikan, ditambah lagi era globalisasi dan perkembangan teknologi yang sangat pesat menuntut proses pembelajaran juga harus beradaptasi. Penerapan sistem pendidikan mulai mengarah pada hybrid, maka diperlukan kreasi dalam penerapan proses pembelajaran kedepan,. Kemajuan teknologi dapat membuat metode pengajaran alternatif menjadi lebih interaktif untuk mengundang mahasiswa untuk lebih fokus pada pembelajaran. Kemajuan teknologi ini dapat mengirimkan konsep secara visual dan memungkinkan mahasiswa untuk mengasimilasi informasi yang disampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul pembelajaran interaktif berbasis web menggunakan canva, menguji kelayaknya, serta menerapkan hasil pengembangan untuk mengetahui hasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian R&D (Research and development) dengan menggunakan model pengembangan Peter Fenrich. Subjek adalah mahasiswa semester 1 tahun pelajaran 2021-2022 yang memprogram matakuliah teknologi mekanik yang terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas ekperimen dan kelas kontrol. Analisis data menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan Uji t 2 sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan tes, yang terdiri dari angket kelayakan pengembangan media pembelajaran, tes untuk mengetahui hasil belajar mahasiswa pada penerapan modul pembelajaran interaktif berbasis web menggunakan canva
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING DALAM MEMBUAT KOLASE PADA ELEMEN DASAR FASHION DESIGN Dinano Vianingrum; Inty Nahari; Lutfiyah Hidayati; Deny Arifiana
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 5 No. 1 (2023): March
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jvte.v5n1.p9-14

Abstract

The Project Based Learning Learning Model is one model that can be applied in making collages on the Basic Elements of Fashion Design. This learning model has great potential to make students work collaboratively in producing work according to the demands of the independent curriculum. The population of this study was students at SMK Dharma Wanita Gresik, Fashion Design Skills. The purpose of this research is to find out how to apply the Project Based Learning learning model to the Basic Elements of Fashion Design in making collages, to find out the results of learning to make collages after applying the Project Based Learning learning model, to find out the level of collaboration of students in making collages through the Project Based Learning learning model. The research was carried out by observing the application of the Project Based Learning learning model, the collaborative level of students, and the assessment of learning outcomes. The application of Project Based Learning and the collaborative behavior of students was assessed by 3 observers through observations during the learning process while learning outcomes were obtained from the assessment of collage products. Data from the application of Project Based Learning gets an average score of 93.45% with very good quality, the collaborative level gets an average score of 93.05% with very good quality, and learning outcomes to make collages get an average score of 88.4. With the application of the Project Based Learning learning model in making collages, it shows that learning can be carried out at a very good collaborative level and learning outcomes achieve a minimum completeness criterion value.
MEDIA SIMULASI KELISTRIKAN AC BERBASIS WEB PADA MATA KULIAH PRAKTIK AC MOBIL Heru Arizal; Ali Hasbi Ramadani; Muamar Zainul Arif
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 5 No. 1 (2023): March
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jvte.v5n1.p15-23

Abstract

Memasuki era digital seperti sekarang ini, pendidikan perlu menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kemajuan, dimana potensi teknologi ini dapat menciptakan ruang baru yang dibutuhkan untuk memfasilitasi pembelajaran kegiatan penggunaan TIK dalam aspek pendidikan telah mampu mereformasi proses belajar mengajar. Selain itu TIK telah mampu menciptakan individu untuk dapat belajar dan mengakses sumber belajar di luar sekolah. Penggunaan media secara kreatif dapat memperlancar dan meningktakan efisiensi pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Pengembangan media berbasis digital dirasa sangat cocok digunakan untuk mata kuliah praktik AC mobil. Praktik Ac mobil terdapat sub materi berupa kelistrikan AC mobil, dimana mahasiswa banyak yang mengeluhkan kesulitan merangkai dan rasa takut terjadinya kecelakaan kerja misalnya terbakar. Oleh sebab itu maka dikembangkankan media pembelajaran simulasi kelistrikan AC mobil berbasis WEB guna mempermudah dalam belajar dan meningkatkan keefektifan dan hasil belajar mahasiswa. Dipenelitian ini diperoleh media yang dikembangkan mendapatkan predikat “sangat layak” dari validasi ahli media maupun materi. Media sudah di kategorikan sangat layak, maka media tersebut dilakukan penerapan pada kegiatan pembelajaran praktik AC mobil. Setelah dilakukan implementasi didapatkan respon dari mahasiswa “sangat baik”. Mereka merasa sangat puas dalam penggunaan media simulasi dalam mempermudah mempelajari cara merangkai kelistrikan AC mobil. Hasil belajar mahasiswa juga mendapatkan hasil yang sangat memuaskan, dimana 100% mahasiswa mampu menyelesaikan post-test (unjuk kerja). Guna untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran simulasi dilakukan pengujian N-gain. Hasil yang diperoleh dari perhitungan N-gain adalah efektivitas penggunaan media pembelajaran simulasi dikategorikan “sedang”.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TATA RIAS WAJAH Wilujeng, Biyan Yesi; Rahayu, Imami Arum Tri
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 5 No. 1 (2023): March
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jvte.v5n1.p24-30

Abstract

Pembelajaran berbasis masalah adalah seperangkat model mengajar yang menggunakan masalah sebagai fokus untuk mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, materi, dan pengaturan diri. Esensi PBM melibatkan presentasi situasi-situasi yang autentik dan bermakna, yang berfungsi sebagai landasan bagi investigasi dan penyelidikan siswa. Model pembelajaran berbasis masalah menggunakan masalah autentik dan bermakna sebagai fokus, untuk mengembangkan keterampilan memecahkan masalah dan penyelidikan siswa. Jenis penelitian ini adalah PTK atau Classroom research dengan model pembelajaran berbasis masalah, dengan 3 topik/ pokok materi dari mata kuliah Dasar Rias yaitu (1) Perawatan kulit wajah, (2) Tata rias wajah sehari-hari (konsentrasi pengaplikasian eye shadow), (3) Tata rias wajah sehari-hari (konsentrasi pengaplikasian shading dan tint). Pelaksanaan pembelajaran menggunakan 3 siklus terkait dengan materi pembelajaran dimulai dari Rencana, Tindakan, Observasi, Refleksi.Berdasarkan hasil analisis penelitian mulai dari siklus I,II dan III tentang penerapan IPTEK didapatkan peningkatan pada setiap siklusnya hingga hasilnya mendapatkan penilaian sangat baik (3,67), untuk hasil analisis penelitian mulai dari siklus I,II dan 3 tentang hasil belajar kognitif/pengetahuan didapatkan peningkatan pada setiap siklusnya hingga memperoleh ketuntasan (88,89%). Untuk hasil belajar psikomotor/keterampilan mendapatkan peningkatan tiap siklusnya hingga hasil penilaian mencapai ketuntasan (88,89%). Untuk hasil penerapan sikap tanggung jawab mendapatkan dari siklus I,II dan III mendapatkan kemajuan pada setiap siklus hingga mendapatkan penilaian sangat baik (3,62).
PENINGKATAN KREATIFITAS MAHASISWA MELALUI PROYEK KURSUS KECANTIKAN DALAM MATA KULIAH PENGELOLAAN USAHA TATA RIAS Sri Dwiyanti; Arita Puspitorini; Nieke Andina
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 5 No. 1 (2023): March
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jvte.v5n1.p49-55

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah model pembelajaran project based learning pada mata kuliah praktik dapat memunculkan kreativitas mahasiswa S1 pendidikan tata rias Universitas Negeri Surabaya. Model pembelajaran PjBL mendorong peserta didik untuk menjadi lebih aktif, mandiri, dan kreatif dalam memecahkan sebuah permasalahan serta dapat membangun nilai karakter peserta didik terutama pada kreatifitas dan rasa ingin tahu. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis statistic berupa mean. Mata kuliah yang menjadi subjek penelitian adalah Mata kuliah pengelolaan usaha tata rias dengan sample seluruh mahasiswa yang memprogram mata kuliah ini sebanyak 60 orang. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah, bagaimanakah tingkat kratifitas mahasiswa program studi tata rias melalui pembelajaran project based learning pada mahasiswa S1 Pendidikan tata rias Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kreatifitas mahasiswa ditinjau dari kelima indikator kreatifitas berupa 1) berpartisipasi dalam kegiatan baru 96%, 2)memiliki ide-ide baru yang berbeda dalam menyelessaikan proyek 90%, 3)mencari proses teknologi, teknik atau ide produk baru 93%, 4)mengembangkan ide kreatif dan unik 90%, 5) memanfaatkan inovasi dalam situasi proyek nyata 89%, dari kelima indikator setelah dianalisis memiliki kriteria yang sangat kuat atau sangat baik. Dapat disimpulkan pembelajaran mata kuliah pengelolaan usaha tata rias yang menggunakan straegi pembelajaran model project based learning berupa mengelola kursus kecantikan sangat baik dalam memunculkan kreatifitas mahasiswa

Page 1 of 1 | Total Record : 7