cover
Contact Name
Badrul Munif
Contact Email
munifbadrul2@gmail.com
Phone
+6281333281050
Journal Mail Official
munifbadrul2@gmail.com
Editorial Address
Jl. Letkol Istiqlah No.109, Lingkungan Mojoroto R, Penataban, Kec. Giri, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia 68422
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing Information Journal
ISSN : -     EISSN : 28090152     DOI : -
Core Subject : Health,
NIJ is a nursing journal which publishes scientific works for nurse practitioners and researchers. NIJ welcomes and invites original and relevant research articles in nursing as well as literature study and case report particularly in nursing.
Articles 109 Documents
Gambaran Pengetahuan tentang Perawatan Kaki pada Pasien Diabetes Melitus Fitri Yulianti; Dian Pitaloka Priasmoro; Amin Zakaria
Nursing Information Journal Vol 3 No 1 (2023): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v3i1.376

Abstract

Pendahuluan: Pada penderita diabetes melitus banyak yang menghiraukan kebersihan kaki dan perawatan kaki yang salah satu anggota tubuh merupakan tempat yang mudah mengalami luka diabetes. Luka pada kaki ditandai dengan tergores atau terbukanya permukaan kulit mengakibatkan kuman,kotoran atau bakteri masuk dan menjadikan infeksi pada kaki. Sehingga perawatan secara baik untuk menanggulangi terjadinya infeksi pada kaki. Tujuan penelitian ini mengetahui pengetahuan tentang perawatan kaki pada pasien diabetes melitus. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif jenis kuantitatif,populasi pada penelitian ini yaitu seluruh pasien dipoli rawat jalan puskesmas poncokusumo kabupaten malang yang menderita diabetes melitus berjumlah 60 orang, kemudian dilakukan pemilihan sampel menggunakan teknik puposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 52 orang. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat. Instrument penelitian menggunakan lembar kuesioner. Hasil: Penelitian menunjukkan sebagian besar pengetahuan cukup sejumlah 31 orang (59,6%), sebagian pengetahuan baik sejumlah 11 orang (21,2%), sebagian kecil pengetahuan kurang sejumlah 10 orang (19,2%). Hal ini dimungkinkan karena umur, jenis kelamin, pendidikan, dan lama menderita sakit. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini direkomendasikan kepada pihak puskesmas untuk aktif memberikan edukasi kepada penderita, serta penderita dapat melibatkan anggota keluarganya untuk membantu melakukan perawatan.
Gambaran Tingkat Kecemasan Tentang Karir pada Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi D3 Keperawatan ITSK RS dr. Soepraoen Malang Ella Irnanda; Indari Indari; Tien Aminah
Nursing Information Journal Vol 3 No 1 (2023): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v3i1.481

Abstract

Pendahuluan: Keterserapan tenaga perawat yang semakin sedikit berbanding terbalik dengan angka kelulusan mahasiswa perawat setiap tahun. Lapangan pekerjaan yang semakin sempit, tingkat pengangguran yang cukup tinggi dan persaingan dunia kerja yang ketat untuk memperoleh peluang kerja. Hal ini membuat keresahan bagi mahasiswa prodi D3 keperawatan untuk karirnya setelah menjadi sarjana. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi seluruh mahasiswa tingkat akhir prodi D3 Keperawatan ITSK RS dr. Soepraoen Malang. Sampel pada penelitian ini sebagian mahasiswa tingkat akhir Prodi D3 Keperawatan ITSK RS dr. Soepraoen Malang. Menggunakan teknik purposive sampling dengan 60 responden. Variabel penelitian tingkat kecemasan tentang karir pada mahasiswa Prodi D3 Keperawatan. Alat ukur menggunkan lembar kuesioner, kemudian di analisa data menggunakan editing, scoring, coding, tabulating, dan presentase, setelah itu dilakukan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kecemasan karir pada mahasiswa, hampir setengah dari 19 responden (31,7%) dalam kategori panik, sangat sedikit 7 responden (11,7%) dalam kategori cemas ringan. Hasil penelitian tersebut bisa disebabkan karena beberapa faktor seperti usia, ekonomi, jenis kelamin, pengalaman kerja, serta pendapatan orang tua. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diharapkan responden mampu untuk meningkatkan kemampuan kognitif, skill, dan memiliki efikasi diri serta perencanaan karir yang matang agar dapat mengurangi cemas yang akan berdampak pada hambatan dalam pemilihan serta kematangan karir.
Efektifitas Aromaterapi dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Pasien Preoperasi: Studi Literatur Ahmad Rosuli; Ririn Mala Hapsari; Rudiyanto Rudiyanto; Hirdes Harlan Yuanto; Fajri Andi Rahmawan
Nursing Information Journal Vol 3 No 1 (2023): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v3i1.515

Abstract

Pendahuluan: Periode pre operasi dikenal sebagai pencetus kecemasan dan masih menjadi masalah besar. Aromaterapi dipilih sebagai terapi alternatif terhadap penurunan kecemasan pasien pre operasi bedah mayor karena merupakan metode terapi sederhana, non-invasif, aman dan efektif. Tujuan literature review ini untuk mengetahui efektifitas aromaterapi dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien preoperasi. Metode: Penelitian ini merupakan literature review dengan metode pencarian artikel menggunakan PICOC question pada database Google Scholar, PubMed, ProQuest dan Science Direct. Penelusuran dibatasi pada artikel teks lengkap, berbahasa Indonesia dan Inggris, yang diterbitkan pada tahun 2016-2020 didapatkan 10 artikel yang terpilih, kemudian dilakukan identifikasi dan screening. Hasil: Hasil Analisis dari 10 artikel menunjukkan 60% mengalami penurunan tingkat kecemasan setelah pemberian aromaterapi pada pasien pre operasi. Sebanyak 80% artikel menunjukkna bahwa pemberian aroma terapi dilakukan selama 10-20 menit dan 80 % menggunakaan sediaan inhaler (hirup). artikel menunjukkan hasil analisis statistic 100% nilai sigifikansi p<0.05. Kesimpulan: Berdasarkan 10 artikel yang di review membutikan pemberian aromaterapi efektif menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi yang dibuktikan secara uji statistic melalui alat ukur tingkat kecemasan sebelum dan sesudah terapi.
Asuhan Keperawatan Pada Ibu Post Partum Dengan Masalah Keperawatan Menyusui Tidak Efektif Annisa Nur Nazmi; Ulan Kartika Sari; Ukhtul Izzah; Ulul Azmi Iswahyudi
Nursing Information Journal Vol 3 No 2 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v3i2.330

Abstract

Pendahuluan : Post partum adalah masa sesudah persalinan atau kelahiran bayi, plasenta atau tali pusat sampai minggu ke enam setelah melahirkan. Masalah menyusui tidak efektif merupakan suatu kondisi dimana ibu dan bayi mengalami ketidakpuasan atau kesulitan pada saat menyusui. Tujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan pada ibu post partum dengan menyusui tidak efektif meliputi pengkajian, diagnose, intervensi, implementasi dan evaluasi. Metode : Penulisan laporan ini menggunakan metode triangulasi sumber karena data yang didapatkan langsung dari pasien ibu post partum dan menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implememntasi dan evaluasi keperawatan dan pendokumentasian. Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 kali kunjungan pada ibu post partum dengan menyusui tidak efektif didapatkan suplai ASI dan hisapan bayi meningkat Kesimpulan : Memberikan asuhan keperawatan pada ibu post partum dengan menyusui tidak efektif diperlukan kerjasama baik dari kesehatan maupun keluarga karena diperlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan. Komunikasi terapeutik dapat mendorong keluarga lebih kooperatif.
Penerapan Puzzle Therapy Pada Asuhan Keperawatan Anak Typhoid dengan Masalah Keperawatan Ansietas Shinta Bella; Atik Pramesti Wilujeng; Fajri Andi Rahmawan
Nursing Information Journal Vol 3 No 2 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v3i2.522

Abstract

Pendahuluan: Demam typhoid merupakan salah satu penyakit endemik di Indonesia. Demam typhoid bisa dialami oleh semua jenis kelamin maupun kelompok umur terutama oleh anak-anak maupun remaja. Demam typhoid mengharuskan anak untuk menjalani perawatan di rumah sakit, sehingga anak mengalami hospitalisasi dan terjadi ansietas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan. Prosedur pengumpulan data yaitu dengan menggunakan WOD (Wawancara, Observasi, Dokumentasi). Wawancara terstruktur dengan menggunakan format keperawatan anak, Observasi langsung untuk memantau keadaan klien, dan dokumentasi untuk mencatat data dari orang tua klien maupun klien sendiri. Hasil : Setelah dilakukan penerapan puzzle therapy selama 3 hari berturut-turut dengan durasi 15 menit, skor ansietas kedua klien mengalami penurunan dari sedang hingga ringan. Rata rata penurunan score ansietas yang diukur dengan PAS (Preschool Anxiety Scale) pada klien 1 adalah 3 score, sedangkan pada klien 2 rata-rata penurunan score ansietas adalah 9 score. Kesimpulan: Terapi bermain puzzle terbukti dapat menurunkan ansietas pada anak dengan demam typhoid.
Study Fenomenologi: Chronic Sorrow pada Individu yang Kehilangan Pasangan Hidup Akibat Covid-19 Gardha Rias Arsy; Shafia Dwi Wulandari; Anita Dyah Listyarini
Nursing Information Journal Vol 3 No 2 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v3i2.650

Abstract

Pendahuluan: Perasaan kehilangan dapat mengakibatkan tingginya rasa kedukaan yang dialami masyarakat. Angka kematian yang tinggi menyebabkan individu mengalami rasa kedukaan. Kematian yang disebabkan karena Covid-19 menjadi kematian yang traumatis dan menjadi kehilangan karena kematian yang paling menyakitkan dari semua kematian yang wajar karena sakit pada umumnya. Keadaan emosi yang mungkin timbul pada keluarga yang ditinggalkan adalah perasaan chronic sorrow. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah melihat keadaan chronic sorrow pada pasangan hidup yang telah ditinggal meninggal oleh pasangan hidupnya. Selanjutnya untuk mengetahui pengalaman Chronic Sorrow Pada Individu Yang Ditingal Meninggal Oleh Pasangan Akibat Covid-19 Di Gondosari. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil: Hasil Penelitian Berdasarkan analisis penelitian didapatkan 4 tema utama yaitu : (1) Denial akan ketentuan Tuhan yang tidak adil. (2) Support system menjadi penguat menjalani hidup. (3) Mengkhawatirkan masa depan. (4) Upaya untuk bangkit dari keterpurukan. Kesimpulan: Denial akan ketentuan Tuhan yang tidak adil seperti menyangkal atas meninggalnya pasangan hidup,menyalahkan tuhan atas ketidakadilan yang dirasakan. Support system menjadi penguat menjalani hidup seperti support system utama adalah anak,peran orang tua menjadi alasan kuat di depan anak. Mengkhawatirkan masa depan seperti khawatir di kemudian hari,cemas akan ekonomi. Upaya untuk bangkit dari keterpurukan seperti bekerja dengan keras,dan mengisi waktu luang.
START Triage Sebagai Istrumen Penanganan Korban dalam Setting Bencana Bayu Laksono
Nursing Information Journal Vol 3 No 2 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v3i2.689

Abstract

Unexpected incidents that result in significant loss or destruction are called disasters. In general, this event is closely associated with natural phenomena. Ultimately, though, this is frequently linked to incidents brought about by human intervention that entail drastic lifestyle modifications and significant harm. Since it is vital to allocate comparatively few resources to specific, urgent medical needs, triage is a crucial component of contemporary medical treatment. When a patient's medical demands and the resources that are available are not met in a timely or convenient manner, this task becomes critical. The foundation of Simple Triage and Rapid Treatment (START) is a quick evaluation of mental status, breathing, and perfusion (RPM). This work was written using a literature study methodology. Reference books (textbooks), scientific journals, and other pertinent sources provide the literature that is used. According to calibration and discrimination data, RPM (STARt triage) is a more reliable indicator of the blunt trauma survival rate than the Trauma Severity Score and the Revised Trauma Score. SALT triage is inferior to START (SMART) triage. On the other hand, employing START triage has been shown to increase time efficiency. It has been scientifically demonstrated that using START triage can result in suitable assessments for disaster management. Through the development of the Mass Casualty Triage Pack (SMART Triage Pack), STRAT triage has been used to enhance its efficacy.
Analisa Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Sebelum dan Sesudah Konsumsi Black Garlic Fransiska Erna Damayanti; Rico Agung Subekti; Masroni Masroni
Nursing Information Journal Vol 3 No 2 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v3i2.745

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi termasuk dalam kategori penyakit tidak bisa disembuhkan, namun dapat dikendalikan sehingga para penderitanya tetap dapat hidup dengan baik. Sejauh ini obat adalah metode yang sering dipilih dalam pengendalian hipertensi, namun dalam penggunaan jangka panjang tentu harus diwaspadai efek sampingnya pada tubuh. Black Garllic menjadi alternatif pilihan, obat herbal yang merupakan hasil fermentasi bawang putih menghasilkan flavanoid digunakan sebagai obat anti hipertensi. Tujuan penelitian ini menganalisa tekanan darah pada penderita hipertensi sebelum dan setelah mengkonsumsi Black Garlic. Metode: Penelitian ini, menggunakan metode Pre-eksperiment dengan Pre dan Post desain menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria: penderita hipertensi essensial yang tinggal serumah dengan keluarga, patuh mengkonsumsi obat hipertensi dari Puskesmas dan jumlah responden penelitian sebanyak 10 orang. Intervensi diberikan Black Garlic sesuai dengan SOP. Pengambilan data menggunakan Tensi Meter. Analisis statistik menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Hasil analisa menggunakan menggunakan Uji Wilcoxon Signed Range Test, didapatkan p value 0.004, yang berarti p value < 0.05 yaitu ada pengaruh terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Kesimpulan: penelitian ini menemukan bahwa black garlic mempunyai pengaruh terhadap hipertensi atau ada pengaruh terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa black garlic dapat digunakan sebagai alternatif lain dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Tren Kecemasan Ibu terhadap Perilaku Seks Bebas Remaja: Pendekatan Studi Kasus Puput Nida Nur Aziziah; Dian Pitaloka Priasmoro; Yuni Asri
Nursing Information Journal Vol 4 No 1 (2024): Vol. 4 No. 1 (2024): In Progress Issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i1.781

Abstract

Pendahuluah: Segala perubahan yang dialami remaja membuat remaja lebih senang berada dekat dengan teman-teman sebayanya dan cenderung menjauh dari orang tua. Tentu saja hal tersebut dapat menimbulkan kecemasan pada orang tua. Kecemasan orang tua ditunjukkan melalui sikap yang melarang anaknya bergaul bersama teman-temannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan ibu terhadap perilaku seks bebas pada remaja di Desa Urek-Urek RW 04 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang. Metode: Desain penelitan yang digunakan adalah deskritif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki anak remaja di Desa Urek-Urek RW 04 Kabupaten Malang sebanyak 320 orang. Sampel sebanyak 139 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Variabel penelitian adalah tingkat kecemasan ibu terhadap perilaku seks bebas pada remaja. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner DASS 21. Tempat penelitian di Desa Urek-Urek RW 04 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal tanggal tanggal 13- 21 Februari 2023. Analisa Data menggunakan univariat. Hasil: Hasil penelitian didapatkan tingkat kecemasan ibu terhadap perilaku seks bebas pada remaja di Desa Urek-Urek RW 04 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang sebagain besar responden mengalami kecemasan sedang sebanyak 75 orang (54%), hampir setengah responden mengalami kecemasan ringan sebanyak 55 orang (40%), sebagian kecil repsponden mengalami kecemasan berat sebanyak 6 orang (4%) dan sebagian kecil repsponden tidak ada kecemasan sebanyak 3 orang (2%). Hal ini dipengaruhi oleh faktor usia, pendidikan dan anak yang memilki pacar. Kesimpulan: Diharapkan orang tua mencari informasi tentang cara mengelola kecemasan dalam menghadapi pergaulan remaja agar orang tua tidak mengalami kecemasan berlebihan.
Tinjauan Masalah Kecemasan: Studi pada Lansia dengan Insomnia Melan Noer Sintiya; Dian Pitaloka Priasmoro; Ardhiles Wahyu
Nursing Information Journal Vol 4 No 1 (2024): Vol. 4 No. 1 (2024): In Progress Issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i1.782

Abstract

Pendahuluah: Lansia sangat rentan terhadap gangguan pola tidur (insomnia). Gangguan tidur dan kekurangan tidur dapat merangsang kesulitan emosional yang dapat meningkatkan keadaan stres dan kecemasan secara subjektif serta meningkatkan reaksi simpatetik terhadap stimulus yang tidak menyenangkan.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada lansia yang mengalami insomnia di Dusun Gampingan Rw 07 Wonokerto Kecamatan Bantur. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi nya adalah seluruh lansia di Desa Gampingan Rw 07 Wonokerto sejumlah 75 orang. Sampel penelitian sejumlah 40 responden yang didapatkan dengan purposive sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner HARS. Penelitian dilakukan pada 1 – 10 Mei 2023. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh bahwa sebagian besar lansia yang insomnia mengalami mengalami cemas berat 19 responden (47.55%), hampir setengahnya mengalami kecemasan sedang 13 responden (32.5%) ,sebagian kecil mengalami kecemasan ringan 5 responden (12.5%), dan sebagian kecil tidak ada kecemasan 3 responden (7.5%). Faktor yang mempengaruhi kecemasan pada lansia adalah umur, jenis kelamin, riwayat pendidikan, pekerjaan, dan mengonsumsi kafein. Kesimpulan: Penting untuk memahami penyebab insomnia pada lansia. Kecemasan dapat menjadi akibat insomnia yang berkepanjangan. Lansia yang mengalami insomnia dan kecemasan juga dapat mempertimbangkan perubahan gaya hidup sehat, seperti menghindari kafein sebelum tidur, berolahraga secara teratur, dan menjaga pola hidup sehat.

Page 4 of 11 | Total Record : 109