cover
Contact Name
Romelus Blegur
Contact Email
romeblg085@gmail.com
Phone
+6281335997085
Journal Mail Official
jti.sttatianjungan21@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Anjungan Melancar Gg. Durian No. 7, Anjungan Melancar, Anjongan, Pontianak, Kalimantan Barat 78353
Location
Kab. mempawah,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Teologi Injili
ISSN : -     EISSN : 2798303X     DOI : https://doi.org/10.55626/jti
Jurnal Teologi Injili adalah jurnal ilmiah bidang teologi injili yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak. Menerima naskah dari para peneliti teologi injili, dosen, mahasiswa, dan praktisi yang akan memperkaya keilmuan teologi injili. Jurnal ini menerima naskah-naskah dengan scope Teologi: Teologi Sistematika; Penelitian Biblikal: Tafsir Perjanjian Lama, Tafsir Perjanjian Baru, Pengembangan Metode Tafsir, Teologi Perjanjian Lama, Teologi Perjanjian Baru; Misi dan Pertumbuhan Gereja: Teologi Penginjilan, Strategi Penginjilan, Misiologi, Pelayanan Lintas Budaya, Pertumbuhan Gereja, Misi Kontekstual, Pembinaan Warga Gereja, Sejarah Gereja; Pastoral: Teologi Pastoral, Pastoral Konseling; Kepemimpinan: Teologi Kepemimpinan, Etika Kristen atau Gereja, Manajemen Gereja; Pendidikan Agama Kristen : Pendidikan Kristiani dalam Keluarga, Sekolah, Gereja dan Masyarakat, Teologi PAK, Strategi Pembelajaran.
Articles 49 Documents
Peran Pendidikan Agama Kristen Bagi Keluarga Dalam Masa Covid 19 Roce Marsaulina
Jurnal Teologi Injili Vol. 2 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55626/jti.v2i1.8

Abstract

Covid-19 adalah penyakit pernapasan paling mematikan dan sangat menular. Peningkatannya mengglobal sehingga berdampak pada pengaruh psikologis, ekonomi, sosial, pendidikan, bahkan religiusitas manusia di dunia. Terkait pendidikan, ada ragam tantangan yang muncul di sana, salah satunya adalah tanggung jawab orang tua menghadapi pola Pendidikan di rumah yang menjadi tuntutan di masa pandemi covid-19. Terkait itu, tulisan ini merupakan suatu jawaban bahwa sebenarnya peran keluarga sangat penting di masa pandemi Covid-19. Secara Alkitabiah, dalam Perjanjian Lama, pentingnya peran keluarga dalam pendidikan tampak dalam Ulangan 6 sebagai sesuatu yang penting dan harus diaktualisasikan turun temurun. Demikian juga halnya dalam Perjanjian Baru, misalnya Timotius yang bertumbuh dalam pendidikan keluarga (2 Tim. 1:5; 3:15). Kesadaran inilah yang harus tetap dilestarikan pada masa pandemi Covid-19. Peran fungsional kepala keluarga di masa pandemi Covid-19 sangat diperlukan sebagai teladan dalam pendidikan, khususnya Pendidikan Kristen. Untuk tujuan penelitian tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif melalui proses pengumpulan literatur.
Pencegahan Korupsi Menurut Iman Kristen Sostenis Nggebu
Jurnal Teologi Injili Vol. 2 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55626/jti.v2i1.14

Abstract

Tujuan artikel ini untuk menjelaskan upaya preventif tindak korupsi menurut iman Kristen. Upaya ini sebagai bagian dari partisipasi kaum Kristen dalam menawarkan nilai-nilai iman yang bersumber dari Firman Allah tentang upaya mencegah terjadinya kasus korupsi. Rumusan pembahasannya memakai jasa metode deskriptif analitik. Hasilnya, memperlihatkan bahwa pencegahan korupsi dapat dimulai dengan tumbuh kembangnya nilai-nilai iman firman Allah, yang dianut kaut dalam batin orang Kristen; nilai itu akan menjadi piranti hakiki yang melindunginya dari godaan keduniawian. Orang Kristen yang dewasa dalam iman merupakan wakil Kristus di tengah dunia ini. Sehingga, dengan citra itu ia hadir mewakili Kristen di tengan masyarakat, sekalipun terbuka peluang untuk korupsi atau dipaksa korupsi, ia akan tetap berpegang teguh pada keyakinan dasarnya; ia memiliki piranti yang kokoh dalam iman Kristennya yakni hidup takut akan Kristus dan memuliakan-Nya.
Faktor Keberhasilan dan Kegagalan Kepemimpinan Kristen dan Implikasinya bagi Pemimpin Kristen Masa Kini Leniwan Darmawati Gea; Deni; Sulianus Susanto
Jurnal Teologi Injili Vol. 2 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55626/jti.v2i1.26

Abstract

Fokus penelitian ini terkait denghan keberhasilan dan kegagalan pemimpin sering kali amat memengaruhi hidup manusia yang telah sedemikian terorganisir. Terkait itu maka penelitian ini bertujuan memotret faktor-faktor keberhasilan dan kegagalan kepemimpinan, serta menyoroti implikasinya bagi pemimpin Kristen masa kini. Beberapa implikasi terkait topik yang diteliti adalah, implikasi teologis yang menekankan segi teologis kepemimpinan Kristen yang penting bagi seorang pemimpin; implikasi etis yang menekankan tentang segi etis seorang pemimpin yang berhasil; serta implikasi paedagogik yang juga merupakan segi penting untuk mendidik seorang pemimpin yang berhasil.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode library research dengan menyelidiki serta menganalisa literatur-literatur yang terkait erat dengan topik yang diteliti.
Tata Krama Ajining Diri Saka Lathi, Ajining Raga Saka Busana dalam Filosofis Jawa di Era Milenial Stevanus Parinussa; Fransiska Wahyu Fridawati
Jurnal Teologi Injili Vol. 2 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55626/jti.v2i1.15

Abstract

Memperhatikan dampak negatif perkembangan teknologi di era milenial membuat generasi saat ini memiliki interaksi komunikasi yang cenderung kurang baik. Selain etika komunikasi yang kurang dijaga tata kesopanannya, perkembangan teknologi juga turut menggerus nilai-nilai etis dan estetika dalam berbusana. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian pustaka. Tahap pertama, menentukan informasi atau sumber data dari berbagai literatur berupa buku, jurnal, naskah/artikel. Tahap kedua, dari hasil penelitian, peneliti menemukan cara untuk mengkonstruksi filosofi Jawa dalam etika komunikasi dan berbusana. Penelitian ini memiliki arti penting yaitu untuk menyoroti dan memahami aspek epistemologi, ontologi dan aksiologi dalam bingkai filosofi Jawa yang dipandang masih sangat relevan ditularkan kepada generasi milenial saat ini. Filosofi Jawa yang dimaksud yaitu: “Ajining diri saka lathi, Ajining raga saka busana”, artinya harga diri seseorang ditentukan oleh ucapan, kehormatan seseorang ditentukan oleh busana. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana filosofi Jawa dikontruksikan dengan menanamkan nilai etis agar generasi milenial bersikap sesuai tata krama bermakna baik dan sopan.
Berteologi di Era Post Truth dan Disrupsi: Tantangan Vs Peluang Samuel Manaransyah
Jurnal Teologi Injili Vol. 2 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55626/jti.v2i1.18

Abstract

Perubahan hendaknya tidak dipandang sebagai ancaman namun sebagai peluang untuk berinovasi, termasuk dalam berteologi dan praktek pelayanan Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauhmana doktrin Kristen dapat memberi warna tersendiri bagi dunia yang terus berkembang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk melihat pengalaman di Era disrupsi tentang prilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain, secara holistik dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Penulis menemukan dua hal yang bisa diefektifkan dari sekian banyak yang bisa dikembangkan seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin hari semakin berkembang dan berenovasi: pertama, pemuridan merupakan wadah melengkapi orang-orang Kristen untuk menjadi orang-orang Kristen yang kuat yang tangguh, di tengah ‘ancaman’ dunia yang semakin hari semakin jahat. Kedua, konseling merupakan pelayanan yang vital era sekarang ini, era disrupsi yang identik dengan kompetisi dan persaingan tidak sedikit manusia mengalami depresi yang membutuhkan pendampingan dan pertolongan agar dapat menemukan solusi, dan era disrupsi pelayanan konseling mendapat wadah yang luas, konseling bisa dilakukan kapanpun dimanapun sekalipun terpisah dengan jarak secara geografis.
Efisiensi Program Pelayanan Remaja Sekolah Tinggi Theologia Abdi Tuhan Injili Bagi Pertumbuhan Spiritual Remaja Marturia di Anjungan, Kalimantan Barat Rajokiaman Sinaga; Rosma Warni
Jurnal Teologi Injili Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55626/jti.v2i2.28

Abstract

Kaum muda merupakan generasi penerus yang perlu untuk diperlengkapi baik secara intelektual maupun spiritual. Kualitas spiritual akan terbentuk ketika program yang dimiliki bagi kaum muda adalah program yang tepat. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program yang disusun dan yang dilaksanakan oleh persekutuan remaja Marturia serta hasil yang diperoleh dari program remaja Marturia. Selanjutnya dari hasil tersebut, memberikan rekomendasi demi peningkatan program kedepan. Adapun metode penelitian yang digunakan didalam penelitian ini yakni bentuk desain penelitian evaluatif dengan pendekatan kuantitatif-deskriptif. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil evaluasi terkait lima program remaja marturia yakni program dalam bentuk penyampaian firman Tuhan, pembicara dalam ibadah, musik dalam ibadah, model ibadah serta program ajangsana menunjukkan program yang efisien berdasarkan hasil kategori kelayakan masing-masing program dan hasil evaluasi penilaian pembina terhadap program marturia dan proses ibadah marturia menunjukkan program yang efisien berdasarkan tingkat kelayakan. Dengan demikian hasil evaluasi ini menjadi acuan kedepan untuk dapat ditingkatkan menjadi program yang efisien dengan tingkat yang sangat layak. Dengan demikian pertumbuhan spiritualitas kamu muda akan bertumbuh dengan baik.
Human Trafficking di Tinjau dari Perspektif Teologi Perjanjian Lama Ayub Abner Martinus Mbuilima
Jurnal Teologi Injili Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55626/jti.v2i2.32

Abstract

Abstrak Perbuatan kejahatan human trafficking merupakan masalah yang penting dan serius untuk terus menerus disuarakan dan dicari solusinya, sebab tindakan ini adalah dosa yang besar, baik dihadapan Tuhan maupun manusia. Perbuatan ini telah menurunkan nilai manusia menjadi barang yang dapat diperdagangkan dan tindakan ini secara langsung melawan Tuhan. Tujuan dari penelitian agar dapat membukakan fakta bahwa tindakan human trafficking sudah memiliki spirit yang ada dalam Perjanjian Lama, serta melihat perkembangan sampai saat ini dan memberikan solusi untuk mengatasi tindakan kejahatan human Trafficking. Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif  dengan cara riset kepustakaan yaitu menyelidiki dokumen-dokumen, buku teologi, artikel, berita-berita yang terkait dari majalah. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa, perlu untuk memahami manusia secara teologis guna mencegah dan mengatasi kasus human trafficking dalam beberapa hal, yaitu: manusia sebagai gambar dan rupa Allah, manusia dicipta sebagai makhluk sosial, manusia dicipta bukan sebagai barang tetapi pribadi. Sebagai tindak lanjut, penelitian ini direkomendasikan pemerintah, gereja, masyarakat, dan pengusaha untuk menghentikan praktek human trafficking yang terus berkembang.
Menyikapi Dilema Kekuasaan dalam Kepemimpinan Kristen Deni Deni
Jurnal Teologi Injili Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55626/jti.v2i2.33

Abstract

Kekuasaan merupakan hal yang perlu bagi pemimpin Kristen, sebab dengannya ia memiliki pengaruh dan kekuatan untuk mengendalikan organisasi. Meskipun demikian kekuasaan dapat berdampak buruk jika tidak dijalankan dengan baik. Hal ini merupakan wujud dari dilema keluasaan. Oleh karena itu diperlukan kendali yang baik dari seorang pemimpin sebagai langkah pencegah buruknya realisasi kekuasaan, dan bersamaan dengan itu menciptakan pola kepemimpin yang baik serta mendapat pengakuan dan penghargaan sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan yang mengacu pada sumber-sumber pustakaan baik secara online maupun cetak, berupa buku dan artikel jurnal yang bersesuaian dengan pokok penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pola-pola kekuasaan yang diberlakukan sejauh ini dapat berguna dan berdampak baik jika disikapi dan dijalankan sesuai dengan kebenaran Alkitab sebagai landasan yang benar. Dengan jalan itulah dilema kekuasaan dapat diatasi.
Berintegritas di Era Digital: Suatu Upaya Pelayanan Pastoral Konseling untuk Lepas dari Jerat Pornografi Franky Franky
Jurnal Teologi Injili Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55626/jti.v2i2.35

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengontruksi dan selanjutnya mendeskripsikan suatu upaya pelayanan pastoral konseling bagi pribadi yang memiliki masalah dengan integritas dalam menggunakan internet (era digital), secara khusus berkaitan dengan pornografi. Penelitian ini merupakan studi literatur atau kajian pustaka dengan metode deskriptif untuk memberi gambaran mengenai suatu gejala, peristiwa, kejadian yang terjadi pada masa kini, serta menitikberatkan pada pemecahan masalah aktual yang berhubungan dengan integritas di era digital. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan cara mengumpulkan data, dan selanjutnya menyelidiki sumber tertulis mengenai berintegritas di era digital dalam hubungannya dengan pornografi. Melalui hasil penyelidikan tersebut, selanjutnya peneliti mengontruksi dan mendeskripsikan upaya pastoral konseling agar seseorang lepas dari jerat pornografi. Adapun hasil penelitian ini adalah: pertama, upaya yang dilakukan agar tetap berintegritas di era digital adalah berdiri teguh di dalam iman kepada Kristus, menggunakan internet dengan bijaksana dan jujur dengan diri sendiri; kedua, upaya pastoral konseling agar lepas dari jerat pornografi adalah dengan cara memahami diri sendiri, membangun komunikasi yang terbuka antara konselor dan konseli, konselor membimbing konseli untuk mengambil keputusan belajar dan mengubah perilakunya, konselor akan menolong konseli untuk mengaktualisasi diri melalui mengembangkan potensi-potensi dimiliki, konselor mendukung konseli untuk terus menerus dan tidak berputus asa pada saat mencoba segala usaha agar bebas dari jerat pornografi.
Peranan PAK Dewasa dalam Menumbuhkan Kesadaran Spiritualitas Dewasa Madya untuk Menghadapi Krisis di Masa Dewasa Lanjut Andrias Pujiono; Andrikho Andrikho
Jurnal Teologi Injili Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55626/jti.v2i2.30

Abstract

Krisis pada kelompok usia dewasa lanjut adalah hal yang pasti. Namun, dengan persiapan yang baik, terutama dalam hal kesadaran spiritualitas diharapkan mampu mereduksi berbagai akibat buruk dari krisis yang menerpa para dewasa lanjut. Penelitian ini bertujuan menemukan pentingnya kesadaran spiritualitas para dewasa madya guna menghadapi krisis yang akan terjadi pada masa dewasa lanjut dalam konteks Pendidikan Agama Kristen. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan studi kepustakaan. Berbagai sumber yang kredibel dan relevan dipilih dan diolah sehingga memberikan gambaran yang cukup dalam membahas terkait tema dalam penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Pendidikan Agama Kristen Dewasa berperan dalam menumbuhkan kesadaran spiritualitas dewasa madya, yang akan memampukan para dewasa lanjut menghadapi krisis pada masanya.