cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalpuruhita@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpuruhita@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Puruhita
ISSN : -     EISSN : 26559668     DOI : https://doi.org/10.15294/puruhita
Core Subject : Social,
Puruhita adalah jurnal pengabdian bidang pendidikan non pembelajaran,ekonomi, sains, teknologi, bahasa,keolahragaan, filsafat, dan implikasi bidang kajian keilmuan pendidikan.
Articles 67 Documents
Pelatihan Persiapan Ujian Kemampuan Bahasa Jepang Level N4 Mata Uji Dokkai bagi Calon Pemagang ke Jepang Wardhana, Chevy Kusumah; Oesman, Andy Moorad; Prasetiani, Dyah; Isnavia, Tika
Jurnal Puruhita Vol 3 No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v3i1.53065

Abstract

Bagi pembelajar bahasa Jepang dalam hal ini calon pemagang yang akan berangkat ke Jepang, kemampuan membaca ini menjadi syarat mutlak yang harus dimiliki oleh calon siswa yang akan berangkat ke Jepang. Ketika sampai di Jepang akan banyak menemui bacaan-bacaan ataupun simbol-simbol yang sulit dipahami. Untuk mengukur kemampuan membaca bisa melalui berbagai penilaian, salah satunya dengan cara tes. Khususnya dalam bahasa Jepang, untuk mengukur kemampuan bahasa Jepang bisa dengan cara mengikuti ujian kemampuan bahasa Jepang atau istilah dalam bahasa Jepangnya adalah Nihongo Nouryoku Shiken. Berdasarkan pengamatan, ujian kemampuan bahasa Jepang mata uji membaca pemahaman (dokkai) adalah satu mata uji yang mempunyai kesulitan yang tinggi. Tidak jarang peserta ujian tersebut memperoleh nilai yang kurang memuaskan. Sehinnga untuk meningkatkan kemampuan memahami bacaan bahasa Jepang tersebut, diperlukan persiapan yang lebih matang jauh-jauh hari sebelumnya.
Training for Trainer Outbond Konservasi untuk Meningkatkan Perilaku Cinta Lingkungan pada Anak Hasyim, Mohamad Yusuf Ahmad; Miftahuddin, Ahmad; Astuti, Dies Oktavia Dwi
Jurnal Puruhita Vol 3 No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v3i1.53066

Abstract

Permasalahan lingkungan, khususnya terkait sampah merupakan salah satu permasalahan utama di Desa Morodemak Kecamatan Bonang Kabupaten Demak. Adanya permasalahan lingkungan dan sampah ini turut dipengaruhi oleh sikap dan perilaku cinta lingkungan (pro-environmental behavior). Perilaku cinta lingkungan berupakan bentuk perilaku yang bersifat konservasi, yaitu perilaku yang secara aktif turut mendukung terwujudnya lingkungan yang berkelanjutan (sustainable environment). Selain upaya kuratif dengan melakukan pembersihan terhadap sampah yang ada di desa, upaya preventif atau pencegahan perlu dilakukan, khususnya melalui pendidikan karakter konservasi pada anak-anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan umum meningkatkan karakter konservasi pada anak-anak di Desa Morodemak Kecamatan Bonang Kabupaten Demak melalui Outbond Konservasi dengan memanfaatkan potensi wisata mangrove di desa setempat. Tujuan khusus dari pengabdian ini adalah melakukan pelatihan untuk tim wisata Mangrove Morodemak yang terdiri dari pemuda-pemuda Karang Taruna untuk dapat menyelenggarakan Outbond Konservasi bagi anak-anak. Tahapan kegiatan yang akan dilakukan dalam pengabdian ini meliputi: 1) penyusunan modul Outbond Konservasi, 2) pelatihan traning for trainer bagi tim wisata Mangrove Morodemak dalam mengadakan Outbond Konservasi, 3) simulasi atau praktik penyelenggaraan Outbond Konservasi oleh tim wisata di Desa Morodemak Kecamatan Bonang Kabupaten Demak. Alternatif pemecahan masalah yang diterapkan melalui kegiatan pengabdian ini adalah melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan. Adapun metode pendidikan dan pelatihan yang akan diterapkan adalah: 1) ceramah, 2) diskusi dan tanya jawab, 3) roleplay dan simulasi, dan 5) evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta menilai positif seluruh aspek penyelenggaraan kegiatan. Hasil pengamatan juga menunjukkan peserta memahami cara mempraktikkan outbond konservasi untuk anak sehingga dapat diterapkan sebagai salah satu paket wisata.
Peran Digital Marketing dan Packaging dalam Meningkatkan Produktifitas UMKM di Desa Muntung, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung Suraya, Fatona; Maharani, Dita Galuh; Rachmawati, Heni; Putri, Dea Mayang Yulia; Sari, Ririn Andika
Jurnal Puruhita Vol 3 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v3i2.53100

Abstract

Digital marketing adalah salah satu cara pemasaran yang saat ini sedang diminati oleh para pelaku usaha, melalui digital marketing ini pelaku usaha bisa memasarkan produk hasil buatannya. Pelaku UMKM di Desa Muntung memproduksi snack atau makanan yang berbahan baku dari tepung terigu. Produk kembang jambu ini merupakan salah satu produk unggulan dan diminati oleh warga masyarakat di sekutar Desa Muntung. Pemasaran kembang jambu masih menggunakan pemasaran manual, seperti dititipkan di warung-warung terdekat, atau bahkan para pembeli datang langsung ke lokasi produksi kembang jambu tersebut. Hal inilah yang menjadikan Kelompok KKN Unnes yang berjumlah 13 orang untuk membantu para pelaku UMKM dalam teknik pemasarannya. Ada 2 UMKM yang sudah berjalan lancar di Desa Muntung ini, namun masih disayangkan jika teknik pemasaran dan pengemasan masih tradisional. teknik pemasaran melalui digital marketing adalah salah satu upaya untuk meningkatkan produksi karena melalui digital marketing khalayak umum akan lebih tau produk-produk yang dijual terlebih jika memang produknya merupakan produk yang berkualitas. Sementara itu, dari hasil wawancara awal dengan pelaku usaha mikro produk makanan, baik produsen maupun retailer mengakui bahwa kemasan produk mempengaruhi citra produk. Namun pemahaman mereka tentang kemasan produk masih sangat minim. Menurut mereka kemasan hanya sekedar wadah dan pembungkus makanan agar tidak rusak. Permasalahan lain yaitu mereka tidak mempunyai kemampuan dana untuk mengemas produknya dengan baik. Dengan situasi persaingan semakin tajam, desain sebuah kemasan merupakan suatu nilai tambah, dapat berfungsi sebagai media promosi dan untuk menjaring konsumen.
Peningkatan Nilai Tambah Daun Kopi (Coffea Sp) Menjadi Ecoprint di Desa Mento, Kec. Candiroto, Kab. Temanggung Suraya, Fatona; Sholikhah, Nur Mahiyatus; Rahmawati, Laily; Rusmawati, Syntya Defi; Sagitania, Dhita
Jurnal Puruhita Vol 3 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v3i2.53101

Abstract

Pemanfaatan tanaman kopi di desa Mento hanya terfokus pada pengolahan biji kopi sebagai minuman seduh. Daun kopi merupakan salah satu bagian dari tanaman kopi yang belum dimanfaatkan sehingga masih banyak yang terbuang sia-sia dan menjadi limbah organik saja. Upaya memanfaatkan daun kopi untuk dijadikan sebuah produk yang memliki nilai ekonomis adalah melalui pelatihan pembuatan ecoprint dengan pemanfaatan bahan alami dari daun kopi (coffea sp).Teknik ini memanfaatkan tumbuhan sebagai bahan utama dalam pembuatan motif dengan cara memindahkan bentuk dan warna tumbuhan pada kain. Melalui kerja sama dengan ibu-ibu PKK Desa Mento, program pelatihan pembuatan ecoprint yang dilaksanakan oleh KKN ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya ibu-ibu PKK di desa Mento. Tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan daun kopi menjadi produk yang bernilai jual tinggi. Metode pelaksanaan program adalah dengan pelatihan serta praktek langsung dalam pembuatan ecoprint. Luaran yang dicapai adalah sebuah produk yaitu batik ecoprint dengan motif dari daun kopi dan brosur pembuatan ecoprint serta menambah pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK.
Pembuatan Masker Kain sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Desa Tambakrejo RT003 / RW001 Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo Indrawatiningsih, Nonik; Jauhari, Diana Musayyadah
Jurnal Puruhita Vol 3 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v3i2.53121

Abstract

Penyakit Virus Corona (COVID-19) ditemukan di Wuhan, China pertama kali dan virus ini menginfeksi saluran pernapasan manusia yang bersifat sensitif terhadap panas dan secara efektif dapat diinaktifkan oleh desinfektan mengandung klorin. Salah satu anjuran yang diberikan oleh WHO adalah agar masyarakat menggunakan masker untuk mencegah penyebaran Virus Corona. WHO juga menekankan bahwa masker medis dan respirator harus diprioritaskan bagi tenaga kesehatan sedangkan masker nonmedis untuk masyarakat biasa dan masker nonmedis ini, yaitu masker yang terbuat dari bahan kain katun. Tujuan Kegiatan ini adalah membagikan hasil masker kain yang telah dijahit langsung oleh masyarakat Desa Tambakrejo RT003/RW001 melalui pelatihan yang telah diberikan sebelumnya. Penggunaan masker kain bisa membuat masyarakat lebih mudah memperolehnya dan bisa membuatnya sendiri di rumah. Bahan masker kain juga bisa dicuci lagi dengan deterjen biasa sehingga lebih memudahkan masyarakat dalam merawat dan menggunakannya selain itu masker kain lebih ramah lingkungan karena bisa dipakai berulang kali, sehingga tidak akan menghasilkan sampah.
Pemberdayaan Pengurus Bumdes dan Wirausaha Baru di Desa Suka Agung Barat Kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus Efendi, Nur; Waluyo, Sri; Ibrahim, Gusri Ahyar
Jurnal Puruhita Vol 3 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v3i2.53124

Abstract

Desa Suka Agung Barat merupakan salah satu Desa yang memiliki potensi ekonomi yang besar di Kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus. Beberapa komoditas yang dihasilkan diantaranya adalah pepaya, pisang, dan kakao. Disamping sebagai petani, sebagian besar penduduk memilihara kambing sebagai salah satu sumber penghasilan keluarga. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat menyebabkan mereka belum mampu menciptakan ketahanan ekonomi Desa. Tujuan dari program pemberdayaan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengurus Bumdes dan wirausaha baru dalam mengelola usaha. Program pemberdayaan ini mencakup kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan selama selama bulan Agustus dan September 2020. Materi yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi manajemen usaha usaha kecil, manajemen keuangan, manajemen pemasaran dan manajemen usaha ternak kambing. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan telah berhasil meningkatkan pengetahuan peserta sebesar 94,96% dan terdapat 3 (tiga) peserta yang sudah menerapkan pembukuan dalam usahanya.
Peningkatan Kualitas Budidaya Udang Vaname melalui Penggunaan Dissolved Oxygen Meter dan Salinity Refragtometer bagi Petani Udang Desa Serangan, Bonang Kabupaten Demak Septiyanto, Angga; B., Febrian Arif; Sudiyono, Sudiyono; Maulana, Sonika; A., Ayub Budhi
Jurnal Puruhita Vol 3 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v3i2.53126

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah petani udang diharapkan lebih memperhatikan kualitas air tambak sebelum melakukan tabur benih maupun selama proses budidaya dengan peningkatan kemampuan pengontrolan kualitas air tambak, petani udang desa Serangan Bonang Demak dapat mempertahankan kelangsungan hidup udang sampai masa panen tiba, sehingga dengan menurunkan tingkat kematian dari udang dapat memperbanyak hasil panen yang diperoleh petani udang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan, pelatihan dan penerapan tentang bagaimana mengetahui kualitas air tambak yang bagus untuk budidaya udang vaname. Peralatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Dissolved Oxygen meter dan Salinity Refragtometer, kedua alat tersebut berfungsi untuk mengetahui kadar oksigen dan garam dalam air tambak. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan penyuluhan, pengadaan alat, pelatihan dan demonstrasi serta penerapan dan pendampingan. Dalam pelaksanaannya tim pengabdian menggandeng pelaku bidang usaha tambak udang sebagai narasumber dalam penyuluhan tentang kualitas air tambak. Selain itu tim pengabdi juga mengupayakan pengadaan alat pengukur parameter kualitas air tambak agar dapat digunakan oleh petani tambak udang di desa Serangan Bonang Demak. Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat diperoleh kesimpulan diantaranya petani udang di Desa Serangan, Kecamatan Bonang dapat mengetahui kualitas air tambak sebelum melakukan penaburan bibit udang vaname, meningkatnya pengetahuan tentang bagaimana penggunaan alat pengukur kualitas air dalam hal ini TDS meter dan salinity hydrometer bagi kelompok petani udang vaname di desa Serangan, Kecamatan Bonang, Demak, persiapan kualitas air tambak yang baik oleh petani udang desa Serangan, Bonang Kabupaten Demak, dapat mempengaruhi kualitas budidaya udang vaname. Petani udang di Desa Serangan, Kecamatan Bonang dapat mengetahui kualitas air tambak sebelum melakukan penaburan bibit udang vaname. Meningkatnya pengetahuan tentang bagaimana penggunaan alat pengukur kualitas air dalam hal ini TDS meter dan salinity hydrometer bagi kelompok petani udang vaname di desa Serangan, Kecamatan Bonang, Demak. Persiapan kualitas air tambak yang baik oleh petani udang desa Serangan, Bonang Kabupaten Demak, dapat mempengaruhi kualitas budidaya udang vaname
Strorytelling: Cara Kreatif Meningkatkan Pengetahuan Olahraga dan Gizi Pada Anak Usia Sekolah Dasar Wahidah, Putri Djamilah; Syah, Yuda Noviyan; Berliana, Dini Elita; Hapsari, Anindya
Jurnal Puruhita Vol 3 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v3i2.53127

Abstract

Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang sudah menjadi mata pelajaran bagi anak sekolah dasar. Banyak sekali metode yang diterapkan oleh bapak dan ibu guru yang mengajarkan pendidikan jasmani dan kesehatan. Begitu juga dengan pengetahuan terkait gizi untuk anak usia sekolah dasar yang sudah banyak diberikan baik oleh orang tua maupun bapak/ibu guru. Salah satu teknik penyampaian yang tidak asing terdengar adalah storytelling, storytelling merupakan suatu metode dalam menyampaikan informasi menggunakan sebuah cerita yang menarik untuk didengar. Sasaran dari penelitian ini adalah anak kelas 4 SD yang mana memiliki rentan usia 9-11 tahun, pemilihan sasaran tersebut dikarenakan pada usia ini anak sudah lebih mudah mengerti apa yang sedang disampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode storytelling terhadap peningkatan pengetahuan olahraga dan gizi. Penelitian ini dilakukan di SDN Mulyoagung 01 Kecamatan Dau, Kota Malang pada anak kelas 4B yang berjumlah 40 anak. Pemilihan responden ini menggunakan teknik Quota Sampling yang mana responden dipilih berdasarkan jumlah responden yang diperlukan oleh peneliti. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperimental dengan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Design. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang dinilai menggunakan sistem skoring. Data akan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test guna melihat ada tidaknya komparasi hasil pretest dan posttest dengan bantuan Microsoft Excel 2010 dan SPSS 26. Berdasarkan uji Wilcoxon Signed Rank Test yang telah dilakukan, diketahui komparasi antara pretest dan posttest memiliki nilai p-value (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,000. Hasil tersebut dapat diinterpretasikan bahwa terdapat pengaruh metode storytelling dalam meningkatkan pengetahuan siswa-siswi kelas 4B SDN Mulyoagung 01.
Meningkatkan Minat Berbisnis Online Melalui Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pemuda Karang Taruna Desa Kedungcino Dewi, Idama Kusuma; Putri, Febriana Mulyana; Puspadiningrum, Dwi Noor Rachmawati; Amin, Syaiful
Jurnal Puruhita Vol 3 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v3i2.53128

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan minat pemuda karang taruna desa Kedungcino Jepara untuk memasarkan produk melalui bisnis online. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan mengenai strategi marketing online sehingga suatu bisnis online bisa berkembang. Hasil yang dicapai adalah peningkatan pemahaman pemuda karang taruna desa kedungcino terhadap bisnis online meliputi dasar-dasar marketing online, strategi bisnis online, dan media marketing online. Pengabdian ini sangat bermanfaat bagi pemuda karang taruna desa kedungcino untuk memiliki pemahaman serta pengetahuan yang lebih mengenai bisnis online serta strategi pemasarannya.
Diversifikasi Produk Beras Merah Cendana menjadi Angkak sebagai Produk Kesehatan di Desa Mengesta Parwati, Ni Nyoman; Ristiati, Ni Putu; Atmadja, Anantawikrama Tungga
Jurnal Puruhita Vol 3 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v3i2.53129

Abstract

Tujuan pelaksanaan program ini adalah menerapkan teknologi untuk menghasilkan versi produk beras merah jenis cendana menjadi produk makanan/minuman kesehatan. Beras merah cendana merupakan produk unggulan desa Mengesta, Penebel, Tabanan. Luaran yang ditargetkan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di bidang teknologi pengolahan pangan dan menambah sumber penghasilan masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan metode PAP (Participatory Assessment and Planning) yang terdiri dari empat langkah pokok, yaitu: (1) menemukan masalah, (2) menemu kenali potensi, (3) menganalisis masalah dan potensi, dan (4) memilih solusi pemecahan masalah. Data dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil kegiatan ini adalah sebagai berikut. (1) Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat di bidang teknologi pengolahan pangan dengan memanfaatkan beras merah cendana. (2) Terciptanya produk olahan beras merah menjadi angkak sebagai minuman kesehatan dan penghasil zat pewarna makanan alami, dan (3) Bertambahnya sumber mata pencaharian masyarakat yang berdampak pada adanya peningkatan ekonomi lokal.