cover
Contact Name
Rudianto Artiono
Contact Email
rudiantoartiono@unesa.ac.id
Phone
+6281554785969
Journal Mail Official
mathunesa@unesa.ac.id
Editorial Address
The Department of Mathematics, The first floor of C-8 Building, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya Jl. Ketintang, Surabaya 60231, East Java, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika
ISSN : 23019115     EISSN : 2716506X     DOI : https://doi.org/10.26740/mathunesa
Core Subject : Education,
MATHunesa is a mathematical scientific journal published by the Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, The State University of Surabaya with e-ISSN 2716-506X and p-ISSN 2301-9115. This journal is published every four months in April, August, and December. One volume consists of three publication numbers. MATHunesa aims at providing a platform and encourages emerging scholars and academicians globally to share their professional and academic experiences to explore, but not limited to the following topics: 1. Analysis Mathematics, 2. Algebra, 3. Applied Mathematics, 4. Statistics, 5. Computation, 6. Combinatorics, and 7. Also giving an opportunity to show the power of innovation and finding new things in the field of mathematics. This journal was published online for the first time in 2013 as part of the graduation for students majoring in Mathematics at the State University of Surabaya.
Articles 694 Documents
MAKSIMALISASI KEUNTUNGAN PRODUKSI AIR TAHU AYAK DENGAN PEMROGRAMAN LINEAR MELALUI METODE GRAFIK DAN PERANGKAT LUNAK POM-QM Rinato, adinda
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p277 - 286

Abstract

Tofu water and tofu pudding are traditional Chinese culinary dishes originating from Palembang. In this city, they are locally referred to as "Tau Hu Hue" and "Tau Hu Cui," terms derived from the Teochew dialect, which is predominantly spoken by the residents of Palembang. This study examines a small-medium enterprise named Air Tahu Ayak, situated on Jalan W.R. Supratman. The business offers two primary products: tofu water and tofu pudding. The main objective of this research is to maximize the profit of the Air Tahu Ayak enterprise by employing the graphical method of linear programming and utilizing POM-QM software. The linear programming graphical technique is a method for resolving linear optimization problems through graphical visualization. This approach is particularly suitable for scenarios involving two decision variables, as they can be plotted on a Cartesian coordinate plane. The study incorporates information technology, specifically the POM-QM tool, to determine the highest possible profit. The analysis reveals that implementing the graphical method with POM-QM software yields a maximum profit of Rp734,000, achieved by selling 220 portions of tofu pudding (X1) and 110 portions of tofu water (X2).
A PANEL DATA ANALYSIS OF THE EFFECT OF POPULATION DENSITY AND ENVIRONMENTAL POLLUTION ON URBAN POPULATION GROWTH IN THE WORLD: ANALISIS DATA PANEL TERHADAP PENGARUH KEPADATAN PENDUDUK DAN POLUSI LINGKUNGAN TERHADAP PERTUMBUHAN POPULASI URBAN DI DUNIA Wulandari, Kharisma Kurnia; Arganitya, Salzabila Qurrota A'yun; Fadri, Firda
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p287 - 293

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh faktor lingkungan dan kepadatan penduduk terhadap pertumbuhan populasi urban secara global dengan menggunakan data panel tahunan dari tahun 1960 hingga 2024. Variabel independen meliputi kepadatan penduduk, tingkat polusi udara (PM2.5), dan akses listrik sebagai indikator kondisi lingkungan dan infrastruktur dasar. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan membandingkan Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM) dan Random Effect Model (REM). Pemilihan model terbaik melalui uji Chow dan uji Hausman menunjukkan bahwa REM merupakan model yang paling sesuai. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kepadatan penduduk dan polusi udara berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan populasi urban, sehingga menunjukkan bahwa tekanan demografis dan tingginya aktivitas ekonomi–industri menjadi pendorong utama urbanisasi. Sebaliknya, akses listrik tidak berpengaruh signifikan, kemungkinan karena tingkat ketersediaannya yang relatif merata di banyak negara. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian kepadatan wilayah dan perbaikan kualitas lingkungan sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan
PENERAPAN MODEL ANTRIAN SINGLE CHANNEL SINGLE PHASE UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI LAYANAN PADA PT. BPR SEHAT SEJAHTERA DI UNIVERSITAS PAMULANG Basir, Choirul; Azizah, Nadila Aulia
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p294 - 306

Abstract

Antrian merupakan permasalahan yang umum terjadi dalam pelayanan, khususnya di sektor perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkan efisiensi layanan di PT. BPR Sehat Sejahtera Universitas Pamulang dengan menerapkan model antrian Single Channel Single Phase. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan observasi langsung terhadap data waktu kedatangan dan waktu pelayanan nasabah serta jumlah pelayanan. Uji distribusi dilakukan terhadap data menggunakan distribusi Poisson, Gamma, Weibull, dan Eksponensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kedatangan tidak mengikuti distribusi Poisson, sedangkan data waktu pelayanan teller lebih sesuai dengan distribusi Weibull. Analisis sistem antrian menunjukkan bahwa penggunaan model Single Channel Single Phase dapat memberikan gambaran kinerja sistem secara matematis seperti rata-rata waktu tunggu, panjang antrian, dan utilisasi pelayanan. Berdasarkan hasil analisis, disarankan agar manajemen bank melakukan evaluasi kapasitas pelayanan untuk mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kepuasan nasabah.
PEMODELAN MIXED GEOGRAPHICALLY WEIGHTED REGRESSION DENGAN KERNEL ADAPTIVE BISQUARE PADA ANGKA KEMATIAN BALITA DI INDONESIA Wunarso, Laura; Sahriman, Sitti; Sirajang, Nasrah; Busrah, Zhulmuhqsith; Patabang, Girbsan Ananta
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p1-10

Abstract

Angka Kematian Balita (AKB) merupakan indikator utama yang mencerminkan kualitas sistem kesehatan serta tingkat kesejahteraan masyarakat. Variasi kondisi demografis, sosial, dan lingkungan menyebabkan pola AKB berbeda antarwilayah sehingga analisis yang mempertimbangkan aspek spasial menjadi penting. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi AKB dengan menggunakan Mixed Geographically Weighted Regression (MGWR). Data yang digunakan mencakup 34 provinsi di Indonesia pada tahun 2020. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah AKB, sedangkan variabel independen terdiri atas rata-rata lama sekolah, persentase perempuan pernah kawin usia 15–49 tahun yang melahirkan anak pertama sebelum usia 20 tahun, persentase rumah tangga yang menggunakan bahan bakar utama arang atau kayu untuk memasak, serta persentase penduduk miskin. Pemilihan bandwidth optimum menghasilkan kernel adaptive bisquare yang digunakan dalam pembentukan model MGWR. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata lama sekolah dan penggunaan bahan bakar kayu atau arang berperan sebagai parameter global yang berpengaruh signifikan terhadap AKB. Sementara itu, persentase perempuan yang melahirkan sebelum usia 20 tahun dan persentase penduduk miskin bertindak sebagai parameter lokal dengan tingkat pengaruh berbeda antarprovinsi. Perbandingan nilai AICc dan R-Squared mengindikasikan MGWR memiliki performa terbaik (AICc = 191.82; R-Squared = 0.91), dibandingkan dengan Regresi Linear Berganda (AICc = 212.80; R-Squared = 0.76) dan GWR (AICc = 197.90; R-Squared = 0.91). Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan spasial memberikan pemahaman lebih komprehensif mengenai determinan AKB dan dapat menjadi dasar dalam merumuskan intervensi kesehatan yang lebih tepat sasaran sesuai karakteristik wilayah.
PENERAPAN MODEL ANTRIAN SINGLE CHANNEL SINGLE PHASE UNTUK MENGUKUR EFISIENSI PELAYANAN KASIR DI ALFAMART MENDALO INDAH JAMBI Verent, Valerina Noa
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p11-16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem antrian pada layanan kasir Alfamart Mendalo Indah menggunakan model antrian M/M/1. Observasi dilakukan selama tiga jam (11.00–14.00 WIB) dan menghasilkan 81 data waktu pelayanan pelanggan. Data tersebut diolah untuk memperoleh parameter utama antrian seperti tingkat kedatangan (λ), tingkat pelayanan (μ), utilisasi kasir (ρ), rata-rata panjang antrian (Lq), serta waktu tunggu pelanggan (W dan Wq). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem antrian berada dalam kondisi stabil, ditandai dengan λ < μ (27 < 37 pelanggan/jam) dan tingkat utilisasi kasir sebesar 72,97%. Rata-rata waktu tunggu dalam antrian adalah 4,38 menit, sedangkan waktu total dalam sistem sekitar 6 menit. Temuan ini mengindikasikan bahwa performa kasir sudah cukup baik, meskipun variasi waktu pelayanan yang cukup tinggi masih membuka peluang perbaikan pada aspek efisiensi transaksi. Penelitian ini memberikan gambaran empiris mengenai kondisi antrian di minimarket serta dapat menjadi acuan bagi pengelola dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan.
STRATEGI OPTIMALISASI WAKTU DAN BIAYA PROYEK KONSTRUKSI DENGAN CRITICAL PATH METHOD DAN TIME-COST TRADE OFF (Studi kasus: Pembangunan Ruang Kelas Baru Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Ende) Fadilah Assegaf; Jusrry Rosalina Pahnael; Astri Atti; Rapmaida Megawaty Pangaribuan
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p17-26

Abstract

Pembangunan ruang kelas baru di MIN 1 Ende merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana pendidikan, namun pelaksanaannya sering dihadapkan pada keterbatasan waktu dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan durasi dan biaya proyek dengan menerapkan metode Critical Path Method (CPM) dan Time–Cost Trade Off (TCTO). Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data lapangan, identifikasi aktivitas, penyusunan jaringan kerja, perhitungan maju dan mundur, analisis float, serta penentuan jalur kritis. Selanjutnya dilakukan simulasi percepatan dengan menghitung cost slope pada aktivitas kritis untuk memperoleh hubungan antara pengurangan durasi dan penambahan biaya. Hasil analisis CPM menunjukkan jalur kritis A1–B1–B2–B3–B4–C2–D1–D2–D3–D4–F1–F2–F3–I3–I4–I5 dengan durasi normal 357 hari dan biaya Rp2.564.447.521,51. Analisis TCTO menghasilkan tiga skenario percepatan, dan kondisi paling optimal adalah durasi 250 hari dengan tambahan biaya sebesar Rp96.000.000. Percepatan ini menghasilkan efisiensi waktu sebesar 29,97% dengan peningkatan biaya sekitar 3,7% dari total anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CPM dan TCTO efektif dalam menentukan strategi percepatan proyek secara optimal dan realistis.
OPTIMASI PORTOFOLIO MEAN ABSOLUTE DEVIATION MENGGUNAKAN METODE SIMPLEKS DUA FASE PADA JAKARTA ISLAMIC INDEX Mutiara Rahma, Visna; Febrianti, Werry; Muliawati, Triyana
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p27-37

Abstract

Investment is the activity of allocating capital to issuers with the aim of generating profits. Investment in the Islamic capital market is becoming increasingly popular, and to manage risk, investors need to construct an optimal portfolio. This study aims to optimize the portfolio of Sharia-compliant stocks listed in the Jakarta Islamic Index (JII) using the Mean Absolute Deviation (MAD) model. The MAD model is formulated as a linear programming problem and is solved using LINGO software version 15.0 as well as the two-phase simplex method manually. Both approaches produced identical results. Portofolio optimization involving 5 stocks, the investment weights are evenly distributed at 20% among MEDC, BRMS, BRIS, ADRO, and MDKA stocks, with a portfolio risk of 0.02241 and a portfolio return of 0.00102. Portofolio optimization involving 10 stocks, each stock receives a 10% allocation, with a portfolio risk of 0.02085 and a portfolio return of 0.00074. Portofolio optimization involving 15 stocks portfolio assigns 6.7% to most stocks and 6.2% to MEDC, with a portfolio risk of 0.02042 and a portfolio return of 0.00052. The best performance, with a Sharpe index of 0.04569, is achieved in the five-stock portfolio. The results demonstrate the effectiveness of the MAD model in optimizing Sharia-compliant stock portfolios.
PERBANDINGAN METODE HOLT-WINTERS ADITIF DAN MULTIPLIKATIF DENGAN OPTIMASI GENETIC ALGORITHM PADA PERAMALAN PRODUKSI KOPI INDONESIA TAHUN 2023 Mahza, Syahza; Sahriman, Sitti
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p38-47

Abstract

Abstrak Latar Belakang. Produksi kopi Indonesia menunjukkan pola musiman yang dipengaruhi kondisi iklim sehingga fluktuasinya cukup besar setiap tahun. Ketidakpastian ini menuntut metode peramalan yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan terkait produksi dan distribusi. Metode Triple Exponential Smoothing Holt-Winters mampu menangkap pola tren dan musiman, tetapi penentuan parameter pemulusannya sering dilakukan secara trial and error sehingga akurasinya kurang optimal. Tujuan. Penelitian ini bertujuan memperoleh parameter optimal α, β, dan γ menggunakan Genetic Algorithm (GA) serta membandingkan performa pendekatan aditif dan multiplikatif untuk menentukan metode yang paling sesuai dalam peramalan produksi kopi Indonesia. Metode. Data produksi kopi Indonesia periode 2016–2023 dari Badan Pusat Statistik (BPS) dianalisis menggunakan Holt-Winters aditif dan multiplikatif, kemudian parameter pemulusan dioptimasi menggunakan Genetic Algorithm untuk meningkatkan akurasi. Hasil. Identifikasi pola menunjukkan bahwa data memiliki karakter musiman multiplikatif. Sebelum optimasi, pendekatan multiplikatif menghasilkan MAPE sebesar 62,23% (korelasi 0,9740), lebih baik dibandingkan aditif dengan MAPE 95,00%. Setelah optimasi GA, diperoleh parameter terbaik α 0,0230; β 0,2851; dan γ 0,9175, yang menurunkan MAPE pendekatan multiplikatif menjadi 0,5024% dan aditif menjadi 12,2092%, dengan korelasi keduanya mencapai 0,9997. Kesimpulan. Pendekatan multiplikatif Holt-Winters merupakan metode yang paling sesuai untuk pola musiman produksi kopi Indonesia. Optimasi Genetic Algorithm terbukti mampu meningkatkan akurasi peramalan secara signifikan pada kedua pendekatan, dengan performa terbaik ditunjukkan oleh Holt-Winters multiplikatif hasil optimasi. Kata Kunci: Holt-Winters, Genetic Algorithm, peramalan, produksi kopi, optimasi parameter. Abstract Background. Coffee is one of the leading plantation commodities in Indonesia. Its production exhibits a strong seasonal pattern influenced by climatic factors, resulting in substantial fluctuations from year to year. This uncertainty creates a need for accurate forecasting methods to support decision-making in production and distribution. The Triple Exponential Smoothing Holt-Winters method is capable of capturing trend and seasonal components; however, its smoothing parameters are often determined through trial and error, which may lead to suboptimal accuracy. To address this issue, an optimization approach based on the Genetic Algorithm (GA) is employed to obtain more precise and efficient parameter estimates. Objective. To obtain the optimal smoothing parameters α, β, and γ using the Genetic Algorithm and to determine whether the additive or multiplicative Holt-Winters approach performs better for forecasting Indonesia’s coffee production. Methods. The study used monthly Indonesian coffee production data from 2016–2023 sourced from Statistics Indonesia (BPS). Holt-Winters forecasting was evaluated using both additive and multiplicative forms, followed by parameter optimization using the Genetic Algorithm. Results. The multiplicative approach reflected the seasonal pattern more accurately, yielding an initial MAPE of 62.23% with a correlation of 0.9740. After optimization, the GA produced optimal parameters α = 0.0230, β = 0.2851, and γ = 0.9175. These parameters significantly improved model performance, reducing MAPE to 0.5024% and increasing correlation to 0.9997, indicating highly precise forecasting results. Conclusion. The multiplicative Holt-Winters method optimized with the Genetic Algorithm is the most appropriate and accurate approach for modeling Indonesia’s coffee production pattern. Keywords: Holt-Winters, Genetic Algorithm, coffee production forecasting, time series, parameter optimization.
PENERAPAN CRITICAL PATH METHOD DAN SIMULATED ANNEALING UNTUK OPTIMASI PENJADWALAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN SUATU GEDUNG KAMPUS UPI SUMEDANG Kusuma Wardah , Aida; yulianti, kartika; Muhtar Gozali, Sumanang
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p48-55

Abstract

Penjadwalan proyek konstruksi merupakan elemen penting dalam manajemen proyek karena berdampak langsung terhadap durasi pelaksanaan dan efisiensi penggunaan sumber daya. Penelitian ini mengusulkan pendekatan kombinasi antara Critical Path Method (CPM) dan algoritma Simulated Annealing (SA) untuk mengoptimalkan jadwal pembangunan suatu gedung di kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Sumedang. Model bertujuan meminimalkan total durasi proyek (makespan) dengan tetap memperhatikan ketergantungan antar aktivitas dan keterbatasan kapasitas sumber daya manusia. CPM digunakan untuk menghitung jalur kritis dan waktu toleransi keterlambatan (slack), sedangkan SA mengoptimasi penjadwalan aktivitas non-kritis melalui eksplorasi solusi alternatif. Implementasi dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python dan data aktual proyek. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi metode ini mampu menurunkan durasi proyek dari 23 minggu menjadi 22 minggu, atau sekitar 4,35%, tanpa melanggar batasan sumber daya. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan yang diajukan efektif dalam meningkatkan efisiensi penjadwalan proyek secara realistis.
MODELING THE GROSS ENROLLMENT RATIO BASED ON DETERMINING FACTORS THROUGH A MIXED-EFFECTS MODEL APPROACH IN INDONESIA: PEMODELAN ANGKA PARTISIPASI KASAR BERDASARKAN FAKTOR-FAKTOR PENENTU MELALUI PENDEKATAN MIXED-EFFECTS MODEL DI INDONESIA Zhulmuhqsith Busrah; Anna Islamiyati; Erna Tri Herdiani; Danu Raihan Muhammad Faisal
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p56-63

Abstract

The Gross Enrollment Ratio (GER) is a key indicator of access to formal education, yet substantial disparities across Indonesian provinces reflect variations in regional socio-economic conditions. This study analyzes the effects of Average Years of Schooling (AYS), Open Unemployment Rate (OUR), and Gross Regional Domestic Product (GRDP) per capita on GER using a Linear Mixed-Effects Model (LMM) based on provincial-level data. The results indicate that OUR has a positive and significant effect on GER (p < 0.001), suggesting that higher unemployment encourages individuals to pursue further education to improve labor market competitiveness. AYS shows a negative but statistically insignificant effect (p > 0.05), implying that educational attainment does not directly translate into increased new participation. GRDP per capita exhibits a positive and significant influence on GER (p < 0.05), highlighting the role of economic capacity in expanding educational access. The Intraclass Correlation Coefficient (ICC) of 0.63 indicates that 63% of the total variation in GER is attributable to provincial-level differences, supporting the appropriateness of the mixed-effects approach. Overall, the findings demonstrate that economic conditions and labor market dynamics are key determinants of educational participation and highlight the need for region-specific policies to address disparities in educational access.