cover
Contact Name
Rudianto Artiono
Contact Email
rudiantoartiono@unesa.ac.id
Phone
+6281554785969
Journal Mail Official
mathunesa@unesa.ac.id
Editorial Address
The Department of Mathematics, The first floor of C-8 Building, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya Jl. Ketintang, Surabaya 60231, East Java, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika
ISSN : 23019115     EISSN : 2716506X     DOI : https://doi.org/10.26740/mathunesa
Core Subject : Education,
MATHunesa is a mathematical scientific journal published by the Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, The State University of Surabaya with e-ISSN 2716-506X and p-ISSN 2301-9115. This journal is published every four months in April, August, and December. One volume consists of three publication numbers. MATHunesa aims at providing a platform and encourages emerging scholars and academicians globally to share their professional and academic experiences to explore, but not limited to the following topics: 1. Analysis Mathematics, 2. Algebra, 3. Applied Mathematics, 4. Statistics, 5. Computation, 6. Combinatorics, and 7. Also giving an opportunity to show the power of innovation and finding new things in the field of mathematics. This journal was published online for the first time in 2013 as part of the graduation for students majoring in Mathematics at the State University of Surabaya.
Articles 694 Documents
PEMETAAN KETERSEDIAAN FASILITAS PENDIDIKAN MENGGUNAKAN ANALISIS BIPLOT DAN K-MEANS DI KABUPATEN KEDIRI Choir, Riris Mufidatul
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p324-332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan pemerataan fasilitas pendidikan di Kabupaten Kediri berdasarkan jumlah sekolah dan tenaga pendidik pada jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK negeri. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari BPS tahun 2024 yang mencakup 26 kecamatan. Analisis dilakukan menggunakan biplot untuk melihat hubungan antarindikator pendidikan serta karakteristik setiap kecamatan secara visual. Selanjutnya, metode K-Means clustering digunakan untuk mengelompokkan kecamatan berdasarkan kesamaan fasilitas pendidikan yang dimiliki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biplot mampu menjelaskan 78,5% keragaman data dan mengidentifikasi adanya ketimpangan fasilitas pendidikan antarwilayah. Hasil pengelompokan menghasilkan tiga cluster, yaitu cluster dengan fasilitas pendidikan tinggi, sedang, dan rendah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan pemerataan fasilitas pendidikan agar peningkatan mutu pendidikan dapat tercapai secara lebih merata di seluruh kecamatan
PENERAPAN MODEL AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE (ARIMA) DALAM MERAMALKAN INDEKS PERKEMBANGAN HARGA DI KOTA MOJOKERTO Roji, Salsabila Olivia
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu indikator penting yang dipantau oleh BPS adalah Indeks Perkembangan Harga (IPH), yaitu ukuran yang menggambarkan perubahan harga komoditas dari waktu ke waktu dan berperan penting dalam mengukur inflasi serta daya beli masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dalam meramalkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kota Mojokerto. Data yang digunakan berupa data IPH mingguan dari BPS Kota Mojokerto. Tahapan analisis meliputi uji kestasioneran, identifikasi model melalui plot ACF dan PACF, uji signifikansi parameter, serta uji diagnostik white noise dan normalitas residual. Dari kombinasi model ARIMA, diperoleh bahwa ARIMA (2,1,3) adalah model terbaik karena memenuhi uji signifikansi dan diagnostik. Hasil peramalan lima minggu ke depan menunjukkan bahwa model ini mampu memberikan estimasi yang cukup akurat terhadap perubahan IPH. Penelitian ini membuktikan bahwa ARIMA merupakan metode yang tepat untuk peramalan time series ekonomi lokal seperti IPH. Kata Kunci: Peramalan, ARIMA, IPH.
OPTIMASI PREDIKSI HARGA EMAS DI INDONESIA BERDASARKAN PENGARUH INFLASI DAN KURS IDR MELALUI MODEL REGRESI LINIER BERGANDA DAN EXPONENTIAL SMOOTHING Pohan, Chairunnisa
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p355-362

Abstract

Perubahan harga emas di Indonesia berlangsung secara fluktuatif dan dipengaruhi oleh berbagai indicator ekonomi, sehingga dibutuhkan model peramalan yang mampu menghasilkan estimasi yang stabil dan kredibel. Penelitian ini mengkaji perbandingan performa metode regresi linier berganda dan single exponential smoothing dalam memprrediksikan harga emas menggunakan data bulanan, tingkat inflasi, dan nilai tukar USD/IDR sebagai variabel penentu. Model regresi yang dibangun menghasilkam persamaan Y 1.6455 + (0.0000182)X1 + (0.00934)X2 . Haasil pengukuran akurasi menunjukkan bahwa regresi linier berganda memiliki nilai MAPE 2,62%, sedangkan exponential denga n parameter pemulusan optimal menghasilkan nilai MAPE 3,29%. Dengan demikian, menunjukkan bahwa regresi linier berganda lebih unggul dalam hal ketepatan prediksi harga emas
Optimasi Biaya Pengiriman Beras Menggunakan Metode Transportasi annisa fitriani; Nur Mayang Fauni; Helmy Artha Minarohman; Muhammad Abdurrahman Rois
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p363-376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan biaya pendistribusian beras dari tiga agen menuju empat pasar. Tingginya biaya transportasi merupakan masalah utama dalam distribusi, yang dapat memengaruhi efektivitas distribusi dan stabilitas pasokan. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menerapkan berbagai metode penyelesaian masalah transportasi. Metode-metode ini termasuk North West Corner (NWC), Least Cost (LC), Metode Aproksimasi Vogel (VAM), dan Metode Distribusi Modifikasi (MODI). Data primer yang digunakan termasuk jumlah pasokan, permintaan, dan biaya distribusi per rute. Perangkat lunak QM for Windows digunakan untuk melakukan analisis secara manual dan memverifikasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode NWC menghasilkan biaya distribusi lebih tinggi, yaitu Rp765.000. Sebaliknya, metode LC, VAM, dan MODI menghasilkan biaya distribusi minimum sebesar Rp685.000. Hasilnya menunjukkan bahwa pilihan metode awal sangat menentukan efektivitas proses optimasi. Metode LC, VAM, dan MODI terbukti lebih efektif daripada metode NWC dalam memberikan solusi pendistribusian beras yang optimal. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan untuk menggunakan metode-metode ini sebagai dasar pengambilan keputusan dalam proses distribusi logistik pangan. Kata Kunci: Model Transportasi, Optimasi Biaya, Distribusi Beras.
ANALISIS TEORI ANTRIAN PADA POM BENSIN NUSA INDAH JAMBI MENGGUNAKAN METODE SINGLE CHANNEL PHASE Amisha Dewi, Agnela; Ramadhani, Hana Oktavia; Ramadhani, Selvi Ayu; Khaira, Ulfa; Iftitah, Hasanatul
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p377-384

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena antrian pada Pom Bensin Nusa Indah, Jambi, dengan menggunakan metode single channel phase. Data dikumpulkan melalui observasi langsung selama 3 jam dengan total 152 kendaraan. Parameter antrian dihitung menggunakan perangkat lunak POM QM dan rumus klasik M/M/1 untuk mendapatkan tingkat utilisasi (ρ), probabilitas sistem kosong (P0), rata-rata jumlah pelanggan dalam antrian (Lq), rata-rata jumlah pelanggan dalam sistem (L), waktu tunggu rata-rata dalam antrian (Wq) dan waktu rata-rata dalam sistem (W). Hasil menunjukkan tingkat utilisasi ρ = 0,50; P0 = 0,50; Lq ≈ 0,51; L ≈ 1,02; Wq ≈ 0,01 jam (≈0,6 menit); W ≈ 0,02 jam (≈1,2 menit). Temuan ini menunjukkan performa pelayanan yang relatif memadai, tetapi masih ada peluang perbaikan dalam pengaturan jalur layanan dan staffing pada jam sibuk. Implikasi manajerial dan rekomendasi operasional disajikan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan dan kepuasan pelanggan
Optimasi Modal dan Keuntungan Petani Sayur di Balunijuk dengan menggunakan Metode Simpleks dan Software POMQM Ananda Dwi Putri; Liya Amanda; Siti Mardina; Rasul Parayoga; Baiq Desy Aniska Prayanti, S.Si.,M.Sc
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p497-506

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan modal awal, estimasi keuntungan, serta menentukan kombinasi produksi yang optimal bagi petani sayur di Balunijuk. komoditas yang dianalisis adalah kangkung, bayam, dan sawi. Data diperoleh melalui wawancara serta observasi kegiatan budidaya. Analisis dilakukan menggunakan metode program linear dengan pendekatan simpleks, serta bantuan perangkat lunak POM-QM for Windows.
ANALISIS KRIGING UNTUK MENDETEKSI POLA SPASIAL KASUS DBD DI KOTA PANGKALPINANG DAN KABUPATEN BANGKA TENGAH Septia, Hera; Agita; Emelia; Lianawati; Supriyadi, Slamet
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p507-517

Abstract

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terus meningkat di Indonesia, termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mengalami fluktuasi angka kejadian dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peta sebaran IR DBD 2020-2024 dengan mempertimbangkan faktor variabel curah hujan, menganalisis konsentrasi wilayah kasus tertinggi, serta mengidentifikasi klaster spasial. Data yang digunakan meliputi data curah hujan, jumlah kasus DBD, dan jumlah penduduk dari tahun 2020 hingga 2024. Analisis dilakukan menggunakan metode Ordinary Co-Kriging, Anselin Local Moran’s I, dan Hotspot Analysis (Getis-Ord Gi*), dengan pemilihan model semivariogram terbaik berdasarkan nilai RMSE menggunakan software ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Gaussian memberikan nilai RMSE paling kecil sehingga menjadi model semivariogram terbaik dalam memprediksi persebaran kasus. Pemetaan Co-Kriging memperlihatkan bahwa menunjukkan bahwa hubungan curah hujan dengan kejadian IR DBD berfluktuasi setiap tahunnya, dengan risiko tertinggi terjadi pada tahun 2024 di kecamatan bagian tengah wilayah penelitian. Hasil Moran’s I mengindikasikan adanya pengelompokan spasial positif, di mana wilayah dengan kasus tinggi cenderung berdekatan dengan wilayah bernilai tinggi lainnya. Sementara itu, hasil Hotspot Analysis menunjukkan pergeseran lokasi daerah rawan DBD setiap tahun, yaitu dari Sungai Selan pada tahun 2020, Lubuk Besar pada 2021, wilayah Kota Pangkalpinang pada 2022–2023, hingga Koba dan sekitarnya pada 2024. Pola ini menggambarkan bahwa curah hujan memiliki hubungan dinamis terhadap peningkatan kasus DBD.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Tuberkulosis (TBC) di Bangka Belitung Tahun 2023 Menggunakan Regresi Robust Ananda Dwi Putri; Zubaidah; Ferischa Reynasa; Siti Mardina; Nazila; Gita Felika; Zabilla; Ineu Sulistiana
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p518-526

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi perhatian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi angka penemuan kasus TBC dengan menggunakan metode regresi robust, mengingat data epidemiologi rentan terhadap keberadaan pencilan. Variabel independen yang digunakan meliputi jumlah perokok usia 15–24 tahun, kepadatan penduduk, dan jumlah penduduk miskin. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel perokok usia 15–24 tahun dan kepadatan penduduk berpengaruh signifikan terhadap angka penemuan kasus TBC. Kepadatan penduduk memiliki pengaruh positif, sedangkan variabel perokok usia 15–24 tahun menunjukkan pengaruh negatif yang konsisten dengan hasil regresi linear berganda. Selain itu, regresi robust mengungkapkan bahwa variabel penduduk miskin berpengaruh signifikan terhadap angka penemuan kasus TBC, yang sebelumnya tidak terdeteksi pada model regresi linear berganda akibat pengaruh pencilan. Secara keseluruhan, regresi robust menghasilkan estimasi yang lebih stabil dengan standar error yang lebih kecil, sehingga dinilai lebih sesuai untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi angka penemuan TBC.
ANALISIS EFISIENSI DAN KONVERGENSI PENYELESAIAN METODE NEWTON-RAPHSON DAN TITIK TETAP DALAM PERSAMAAN NONLINEAR MENGGUNAKAN MATLAB khofifatun amila; Nadhifa Zulfa Shafira Aziz; Laras Salsabillah; Umi Mahmudah
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p527-534

Abstract

Persamaan nonlinear merupakan salah satu permasalahan penting dalam bidang analisis numerik yang banyak dijumpai pada berbagai disiplin ilmu, namun umumnya sulit diselesaikan secara analitik. Oleh karena itu, diperlukan metode numerik untuk memperoleh solusi pendekatan yang efisien dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efisiensi serta karakteristik konvergensi Metode Newton–Raphson dan Metode Titik Tetap dalam menyelesaikan persamaan nonlinear berbantuan MATLAB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen komputasional. Objek penelitian berupa satu persamaan nonlinear yang memiliki akar real. Parameter numerik yang digunakan pada kedua metode meliputi nilai awal yang sama, toleransi galat, dan batas maksimum iterasi agar perbandingan bersifat objektif. Analisis dilakukan berdasarkan jumlah iterasi, pola penurunan galat, kecepatan konvergensi, dan waktu komputasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kedua metode mampu menghasilkan akar yang sama dengan tingkat akurasi yang baik. Namun, Metode Newton–Raphson menunjukkan efisiensi yang lebih tinggi dengan jumlah iterasi yang lebih sedikit dan penurunan galat yang lebih cepat karena memiliki konvergensi kuadratik. Sebaliknya, Metode Titik Tetap memiliki konvergensi linear sehingga memerlukan iterasi lebih banyak, meskipun stabil dan tidak memerlukan perhitungan turunan. Dengan demikian, Metode Newton–Raphson lebih direkomendasikan untuk penyelesaian persamaan nonlinear yang menuntut efisiensi tinggi, sedangkan Metode Titik Tetap dapat digunakan sebagai alternatif ketika turunan fungsi sulit diperoleh. Kata Kunci: Metode Newton–Raphson, Metode Titik Tetap, Persamaan Nonlinear, Konvergensi, MATLAB.
Optimalisasi Rute Distribusi Galon Air Menggunakan Algoritma Hybrid Dan Clarke And Wright Dengan Alat Bantu Program Delphi Syah, Maretha Arrosika; Wahyuningsih, Sapti
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p535-541

Abstract

Optimalisasi rute distribusi galon air masih menjadi masalah utama yang dihadapi oleh Depo Agen Tirtanadi Malang yang menentukan rute secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menggunakan pendekatan Capacitated Vehicle Routing Problem with Time Windows (CVRPTW) untuk meminimalkan jarak tempuh dan total waktu yang dibutuhkan, dengan menggunakan algoritma Hybrid, Iterated Local Search - Random Variable Neighborhood Descent (ILS-RVND) dan Clarke and Wright Savings (CWS), yang diimplementasikan pada alat bantu program Delphi. Penelitian dilakukan pada 15 titik pelanggan (direduksi dari 60 titik) dengan mempertimbangkan kapasitas kendaraan (maksimum 456 kg) dan jendela waktu selama 420 menit (05.00-12.00 WIB), menghasilkan 4 rute optimal dengan total jarak tempuh 16,67 km dan total waktu operasional sebanyak 106 menit. Dibandingkan dengan rute manual (sekitar 180 menit) yang digunakan oleh Depo, rute hasil peneiitian ini menghasilkan penghematan waktu sekitar 41,11%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa hasil penerapan algoritma ILS-RVND dan CWS dengan alat bantu program Delphi terbukti efektif dalam mengatasi permasalahan rute distribusi di Depo.