cover
Contact Name
Felmi Violita Ingrad de Lima
Contact Email
felmid529@gmail.com
Phone
+6285243709929
Journal Mail Official
molucca.medica@gmail.com
Editorial Address
3rd Floor, Faculty of Medicine, Pattimura University Jl. Ir. M. Putuhena, Ambon, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Molucca Medica
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 19796358     EISSN : 2597646X     DOI : https://doi.org/10.30598/molmed
Core Subject : Health, Science,
Molucca Medica is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community research to integrate researches in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and also interesting case reports. Brief communications containing short features of medicine, latest developments in diagnostic procedures, treatment, or other health issues that is important for the development of health care system are also acceptable. Letters and commentaries of our published articles are welcome. Subjects suitable for publication include, but are not limited to the following fields of: Allergy and immunology Anesthesiology Cancer and stem cells Cardiovascular Cell and molecular biology Child health Dermato-venereology Geriatrics Histopathology Internal medicine Neuro-psychiatric medicine Ophthalmology Oral medicine Otorhynolaryngology Physical medicine and rehabilitation Physio-pharmacology Pulmonology Radiology Surgery including orthopedic and urology Women’s health Community or public health
Articles 159 Documents
EFEKTIVITAS EKSTRAK METANOL KULIT BATANG KAYU MANIS TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH DAN REGENERASI SEL-β PANKREAS PADA MODEL MENCIT DIABETES Martha Kaihena; Titus Frendi Wedilena; Suyono Lateke; Maria Nindatu
Molucca Medica VOLUME 12, NOMOR 2, OKTOBER 2019
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.885 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2019.v12.i2.10

Abstract

Pendahuluan. Penggunaan obat herbal telah digunakan secara turun-temurun karena selain efek sampingnya relatif kecil juga harga lebih ekonomis. Salah satu tumbuhan yang biasa digunakan adalah kayu manis. Tujuan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kadar gula darah dan Perbaikan Pulau Langerhans Mencit (Mus musculus) Diabetes Mellitus Type-I Yang Diterapi ekstrak metanol kulit batang pohon kayu manis (Cinnamomum burmani). Metode. Hewan coba yaitu mencit dengan berat badan 20 – 30 g dibagi dalam 4 kelompok masing- masing: kelompok kontrol positif (K1) , kontrol negatif (K2), kelompok 125 mg/kg BB (K3), kelompok 250 mg/kg BB (K4) dan 500 mg/kg BB (K5). Pada kelompok mencit coba K1, K3, K4, dan K5 diinjeksi dengan streptozotocin dan diamati kadar gula darah selama 2 minggu dan mencit diabetes diberikan ekstrak kayu manis dengan dosis yang telah ditentukan selama 2 minggu. Selanjutnya dilakukan pengukuran kadar gula darah mencit coba serta mencit dibedah dan diambil organ pancreas untuk dilakukan preparasi. Data hasil pengamatan akan dianalisis menggunakan Analisa Varians. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak metanol kulit batang kayu manis dapat menurunkan kadar gula darah mencit ( 71,83 mg/dl) sesudah 2 minggu dan meregenerasi sel β pulau lengerhans pancreas mencit diabetes mellitus. Kesimpulan. Ekstrak metanol kulit batang kayu manis dosis 500 mg/kg BB per hari efektif dalam menurunkan kadar gula darah dan meregenerasi sel β pulau lengerhans pancreas mencit diabetes mellitus. Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Kulit Batang Kayu Manis, Regenerasi sel β Pankreas
DINAMIKA PSIKOLOGIS PASIEN SKIZOFRENIA RESIDUAL Jeanete Ophilia Papilaya
Molucca Medica VOLUME 12, NOMOR 2, OKTOBER 2019
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.278 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2019.v12.i2.25

Abstract

Skizofrenia residual merupakan keadaan kronis dari skizofrenia dengan riwayat sedikitnya satu episode psikotik yang jelas dan gejala-gejala berkembang kearah gejala negative yang lebih menonjol. Seorang perempuan bernama M, berusia 26 tahun, dan menikah. M sering mendapatkan kekerasan dari ayahnya sejak kecil sampai menikah. Kemunduran fungsi psikologis kemudian terjadi. Gejala yang ditunjukkan oleh M yaitu keluyuran ke tetangga dan tidak mau pulang, mencuri barang-barang tetangga, memaki tetangga, berbicara dan tertawa sendiri, telanjang di dalam rumah, dan tidak mandi beberapa hari. Adanya halusinasi visual dan halusinasi auditori yang dialami M. Hasil integrasi tes psikologi menunjukkan tanda-tanda patologis, yaitu perasaan cemas, tidak percaya diri, perasaan tidak mampu, perasaan tertekan, inadekuat ego control. Dinamika psikologi M menujukkan adanya pengalaman traumatic akan kekerasan yang direpres. Konflik yang berkembang dengan ayah sehingga menghasilkan kompleks antara ego alien dan ego ideal. Kata Kunci : skizofrenia residual, diagnosis, ego
MANAJEMEN TRAUMA TEMBUS OTAK : LAPORAN KASUS Asadullah Asadullah; Endra Wibisono Harmawan; Resi Prastikarunia; Gunna Hutomo Putra; Heru Kustono; Setia Utama; Komang Sena Adistira Artha; Tedy Apriawan; Abdul Hafid Bajamal
Molucca Medica VOLUME 12, NOMOR 2, OKTOBER 2019
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.194 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2019.v12.i2.34

Abstract

Pendahuluan. Trauma tembus otak merupakan kegawatan medis yang meskipun jarang terjadi namun sering mengakibatkan mortalitas dan morbiditas yang tinggi. Penanganan trauma tembus otak sendiri masih menjadi tantangan bagi para ahli bedah saraf di seluruh dunia. Menajemen yang optimal pada penaganan trauma tembus otak memerlukan pemahaman yang komprehensif terhadap mekanisme dan patofisiologi terjadinya cedera tersebut. Sampai saat ini penanganan standar pada kasus trauma tembus otak masih menjadi perdebatan. Metode. Artikel ini berbentuk serial kasus, kami melaporkan 3 kasus trauma tembus pada institusi kami. Artikel ini disusun dari berbagai referensi dan pengalaman kasus yang pernah ditangani di Rumah Sakit Umum AkademikDr. Soetomo. Hasil. Pada pasien trauma tembus yang dilakukan kraniotomi debridement kurang dari 12 jam post trauma diikuti pemberikan antibiotik profilaksis empirik dengan ceftriaxone dan metronidazole selama 7 hari dan antikejang phenytoin selama 7 hari didapatkan keluaran yang memuaskan. Kesimpulan Manajemen trauma tembus otak memerlukan metode diagnostic yang cepat dan tepat. Pemeriksaan CT scan kepala menjadi wajib untuk penegakan diagnosis trauma tembus kepala. CT angiografi diperlukan pada kasus kasus yang dicurigai menyebabkan lesi vaskular. Yang kemudian iikuti dengan penangan operasi segera dan pemberian antibiotic yang tepat. Kata Kunci: Trauma tembus otak, kraniotomi debridement, antibiotik profilaksis empiri, CT angiografi
POTENSI EKSTRAK ETANOL AKAR SUKUN (Artocarpus altilis (Park) Fosberg) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN FETUS MENCIT (Mus musculus) Wempi Elwuar; Chomsa Dintasari Umi Baszary; Efraim Samson
Molucca Medica VOLUME 13, NOMOR 1, APRIL 2020
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.984 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2020.v13.i1.29

Abstract

Kontrasepsi hormonal beresiko terjangkit kanker payudara dan endometriosis. Eksplorasi suatu sumber bahan kontrasepsi dari bahan alami, terutama dari tanaman dapat dijadikan solusi sebagai bahan pengatur fertilitas. Salah satu jenis tanaman yang mengandung senyawa metabolit sekunder yang dapat berpotensi dalam menghambat pertumbuhan fetus adalah Sukun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekstrak etanol akar sukun (Artocarpus altilis) dalam menghambat pertumbuhan fetus mencit (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Mencit betina dikawinkan dengan metode one mating (1 mencit jantan dan 1 mencit betina). Mencit yang sudah mengalami kebuntingan kemudian diberi perlakuan. Setiap induk mencit kontrol hanya diberi aquades dan untuk induk mencit perlakuan diberi ekstak etanol akar sukun dengan dosis 0,4 ml/ekor/hari, dosis II sebanyak 0,6 ml/ekor/hari dan dosis III sebanyak 0,8 ml/ekor/hari mencit pada hari ke 6 sampai ke 15 periode perkembangan embrio (organogenesis). Pada hari ke-21 mencit dibedah untuk diambil fetus mencit, kemudian diukur panjang dan berat fetus. Data hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol akar sukun berpengaruh terhadap perkembangan fetus mencit. Ekstrak etanol akar sukun dosis 0,6 ml/20g BB efektif menghambat perkembangan fetus mencit.
ROLE PLAY, GAMES DAN SIMULASI EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP POSITIF SISWA SMPN 4 DAN SMPN 10 AMBON TERHADAP SEKSUALITAS PRANIKAH Natalia Luturmas
Molucca Medica VOLUME 12, NOMOR 2, OKTOBER 2019
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.118 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2019.v12.i2.19

Abstract

Latar belakang. Tujuan dari pendidikan kesehatan reproduksi remaja tidak hanya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja, namun lebih lagi agar siswa dapat memiliki perilaku seksual yang bertanggungjawab. Dengan demikian, pemilihan metode pendidikan selain harus mempertimbangkan keterbatasan waktu, biaya, tenaga, sarana serta kondisi peserta pendidikan, harus dilakukan dengan cara yang efektif. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas pemberian edukasi seksual dan kesehatan reproduksi dengan aktivitas kelas menggunakan role play, permainan dan simulasi. Metode. Quasy experiment dengan intervensi dilakukan terhadap 755 siswa dari 2 SMP Negeri di Kota Ambon melalui pemberian edukasi dini mengenai seksualitas pranikah dan kesehatan reproduksi kepada siswa SMP dalam bentuk permainan, role play dan simulasi. Sebelum dan sesudah pemberian edukasi, siswa SMP dinilai pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan seksual, juga sikap mereka terhadap seksualitas. Efektifitas pemberian intervensi dinilai dengan perbedaan pre-post test dengan uji McNemar. Hasil: Uji McNemar menunjukan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan responden mengenai kesehatan reproduksi dan seksualitas (p = 0,000), juga peningkatan signifikan sikap positif responden (p = 0,000). Kesimpulan. Pemberian edukasi dengan metode permainan, role play dan simulasi untuk pendidikan seks bagi siswa SMPN 4 dan SMPN 10 Ambon efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap positif siswa.
VALIDATION OF LEARNING EVALUATION QUESTIONNAIRE IN FACULTY OF MEDICINE PATTIMURA UNIVERSITY Nerissa Alviana Sutantie; Farah Christiana Noya; Rif'ah Zafarani Soumena
Molucca Medica VOLUME 13, NOMOR 1, APRIL 2020
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.082 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2020.v13.i1.48

Abstract

Abstract: Efforts to guarantee the quality of medical doctor graduates are major concern in the implementation of problem-based learning in medical education today. Therefore, continuous evaluation in the medical education system is necessary. However, to obtain constructive evaluation results, the instrument that is used must be valid and reliable. This study aimed to validate the learning evaluation questionnaire used at the Faculty of Medicine Pattimura University, so the valid and reliable instrument can be produced for further evaluation. This study used correlative analytic method; with study subject are 102 students that were selected randomly through stratified random sampling technique and had been adjusted to restriction criteria. Pearson bivariate correlation test was performed to obtain the validity coefficient and the reliability coefficient by Alpha method. The results of the initial analysis and the second analysis after modification show that some items have low validity (0.311 and 0.256) and even invalid (- 0.03; < r table 0.1946). However, after item reconstruction, the average validity coefficient raise to >0.5 (moderate category) and >0.9 (very high category) with the overall questionnaire reliability coefficient is >0.9 in two tests (test-retest). Thus, it can be concluded that the learning evaluation questionnaire used at the Faculty of Medicine Pattimura University is valid and reliable.
HUBUNGAN TEMPAT DAN PENOLONG PERSALINAN DENGAN INISIASI MENYUSU DINI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NEGERI LIMA PERIODE JUNI-NOVEMBER TAHUN 2018 Shafira Chairani Chatib; Christiana Rialine Titaley; Ritha Tahitu
Molucca Medica VOLUME 13, NOMOR 1, APRIL 2020
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.19 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2020.v13.i1.1

Abstract

Inisiasi menyusu dini (IMD) merupakan suatu proses pemberian ASI segera setelah bayi dilahirkan (biasanya dalam waktu 30 menit sampai dengan satu jam setelah bayi dilahirkan). Dalam pelaksanaan IMD, diperlukan fasilitas pelayanan kesehatan dan petugas kesehatan yang mendukung agar program IMD dapat berjalan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tempat dan penolong persalinan dengan IMD di Wilayah Kerja Puskesmas Negeri Lima Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Subjek dalam penelitian ini adalah 99 ibu yang memiliki anak usia kurang dari enam bulan yang bertempat tinggal di Wilayah Kerja Puskesmas Negeri Lima yang berada di Pulau Ambon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase bayi yang mendapatkan IMD satu jam pertama adalah 43.4%, persalinan yang dilakukan di non-fasilitas kesehatan (86.9%), dan persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan (54.5%). Hasil penelitian dengan menggunakan Uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tempat persalinan dengan IMD (p = 0.323). Hasil yang sama juga didapatkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara penolong persalinan dengan IMD (p = 0.824). Hal ini menunjukkan bahwa perlunya upaya untuk meningkatkan pelaksanaan IMD dan persepsi tentang pentingnya persalinan di fasilitas kesehatan dan ditolong oleh tenaga kesehatan.
MIOMEKTOMI SAAT SEKSIO SESAREA (Laporan Kasus) Merlin Margareth Maelissa; Trika Irianta; Hasnawaty Hasnawaty
Molucca Medica VOLUME 13, NOMOR 1, APRIL 2020
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.494 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2020.v13.i1.75

Abstract

Latar Belakang: Ahli Obstetri dan Ginekologi dahulu tidak melakukan miomektomi saat seksio sesarea karena kuatir akan terjadi perdarahan hebat akibat peningkatan vaskularisasi pada uterus yang hamil. Sedangkan beberapa penelitian baru yang dipublikasikan dalam beberapa literatur mendukung konsep bahwa seksio sesarea yang dikombinasikan dengan miomektomi dapat dipertimbangkan sebagai suatu prosedur operasi yang aman. Tujuan: Melaporkan satu kasus miomektomi saat seksio sesarea Metode: Laporan kasus Hasil: Dilaporkan satu kasus, G1P0A0 gravid 38 minggu belum inpartu, usia 27 tahun, masuk ke RS Islam Faisal dengan keluhan hamil disertai benjolan di perut. Palpasi abdomen teraba massa padat, mobile, bertepi rata pada abdomen bagian kanan atas, ukuran 15 cm x 10 cm, tinggi fundus uteri 35 cm dan DJJ 140 x/mnt. Pada pemeriksaan USG didapatkan Gravid 38 minggu 4 hari dan Mioma Uteri. Pada hari kedua perawatan, setelah dilengkapi pemeriksaan dilakukan tindakan seksio sesarea dan miomektomi. Lahir bayi perempuan, berat badan 3320 gram, panjang badan, 48 cm, nilai Skor Apgar, 8/10. Didapatkan mioma uteri multipel dengan ukuran 23 cm x 18 cm dan berat 2500 gram. Jumlah perdarahan 250 ml. Diagnosis post operatif adalah G1P0A0 gravid 38 minggu belum inpartu + mioma uteri multipel. Hasil pemeriksaan patologi anatomi adalah Leiomioma uteri. Pada intraoperasi s.d. 24 jam post operasi, pasien diberikan drips oksitosin 20 IU dalam 500 ml RL, 28 tetes per menit. Pada pemantauan 2 jam post operasi, kontraksi baik, perdarahan 50 ml/2 jam. Setelah dirawat sampai hari kelima setelah operasi, keadaan pasien baik, pasien diperbolehkan pulang. Kesimpulan: Miomektomi yang dilakukan pada saat seksio sesarea telah dibuktikan pada kasus ini, aman. Jumlah perdarahan tidak banyak dan kontraksi uterus baik.
GAMBARAN PENGGUNAAN TANAMAN OBAT UNTUK GANGGUAN NEUROMUSKULAR PADA MASYARAKAT DI GUGUS PULAU BANDA NEIRA, PULAU AMBON, DAN SERAM SELATAN KABUPATEN MALUKU TENGAH Siska Teurupun; Maria Nindatu; Laura B. S. Huwae
Molucca Medica VOLUME 13, NOMOR 1, APRIL 2020
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.36 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2020.v13.i1.12

Abstract

Pendahuluan. Gangguan neuromuskular mencakup gangguan pada otak, korda spina, saraf perifer, dan gangguan pada otot. Faktor risiko terhadap keluhan gangguan neuromuskular diantarannya faktor individu, pekerjaan, dan lingkungan. Pekerjaan yang memiliki risiko besar adalah nelayan dan petani. Tatalaksana dapat berupa tatalaksana farmakologi dan nonfarmakologi yang mencakup penggunaan tanaman obat. Tujuan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan tanaman obat untuk gangguan neuromuskular pada masyarakat di gugus pulau Banda Neira, pulau Ambon, dan Seram Selatan Kabupaten Maluku Tengah. Metode.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif, menggunakan data sekunder survei pola penyakit dan faktor risikonya pada masyarakat pesisir daerah kepulauan di Kabupaten Maluku Tengah Gugus Pulau V, VI, dan VII Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura tahun 2016. Sampel penelitian diambil dari 900 responden. Pengumpulan data didapat dari data sekunder dan dianalisis dengan piranti lunak IBM SPSS Statistics 22. Hasil. penelitian menunjukkan persentase tertinggi gangguan neuromuskular pada seluruh gugus pulau adalah nyeri otot (12,7%), persentase penggunaan tanaman obat untuk berbagai keluhan gangguan neuromuskular pada masyarakat diseluruh gugus pulau sebanyak 16,7%, tertinggi pada gugus pulau V (18,5%) dan jenis tanaman obat yang paling banyak digunakan untuk mengatasi keluhan neuromuskar untuk ketiga gugus pulau yaitu campuran daun-daunan 41,3%, daun kumis kucing 26%, dan daun sambiloto 12%.
PENGGUNAAN MEDIA MASSA DAN SOSIAL EKONOMI ORANG TUA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL REMAJA Elpira Asmin; Josepina Mainase
Molucca Medica VOLUME 13, NOMOR 1, APRIL 2020
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.153 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2020.v13.i1.24

Abstract

Pendahuluan. Perilaku seksual pada remaja yang melewati batas kewajaran yang dilakukan remaja mempunyai dampak besar bagi remaja dan pasangannya. Perilaku seksual yang dilakukan remaja dengan pasangannya mulai dari ciuman bibir sampai berhubungan seksual merupakan perilaku seksual berisiko, yang mempunyai dampak pada peningkatan masalah-masalah seksual seperti kehamilan tidak diinginkan, married by accident, aborsi, penyakit kelamin infeksi menular seksual (IMS) dan HIV/AIDS. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media massa dan sosial ekonomi orang tua terhadap perilaku seksual remaja. Metode. Penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pasapua Ambon diambil dengan teknik stratified random sampling. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media massa di kalangan remaja yang berperilaku seksual berisiko adalah sebesar 84 %. Sedangkan remaja yang memiliki sosial ekonomi orang tua yang rendah yang berperilaku seksual berisiko sebesar 74,3 %. Kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan media massa terhadap perilaku seksual remaja (p =0,0001) dan tidak ada pengaruh sosial ekonomi orang tua terhadap perilaku seksual remaja (p =0,835).

Page 4 of 16 | Total Record : 159