cover
Contact Name
Felmi Violita Ingrad de Lima
Contact Email
felmid529@gmail.com
Phone
+6285243709929
Journal Mail Official
molucca.medica@gmail.com
Editorial Address
3rd Floor, Faculty of Medicine, Pattimura University Jl. Ir. M. Putuhena, Ambon, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Molucca Medica
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 19796358     EISSN : 2597646X     DOI : https://doi.org/10.30598/molmed
Core Subject : Health, Science,
Molucca Medica is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community research to integrate researches in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and also interesting case reports. Brief communications containing short features of medicine, latest developments in diagnostic procedures, treatment, or other health issues that is important for the development of health care system are also acceptable. Letters and commentaries of our published articles are welcome. Subjects suitable for publication include, but are not limited to the following fields of: Allergy and immunology Anesthesiology Cancer and stem cells Cardiovascular Cell and molecular biology Child health Dermato-venereology Geriatrics Histopathology Internal medicine Neuro-psychiatric medicine Ophthalmology Oral medicine Otorhynolaryngology Physical medicine and rehabilitation Physio-pharmacology Pulmonology Radiology Surgery including orthopedic and urology Women’s health Community or public health
Articles 159 Documents
TINJAUAN TERKAIT TERAPI COVID -19 Armanto Makmun; Nur Siamu Ramadhani
Molucca Medica VOLUME 13, NOMOR 2, OKTOBER 2020
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.263 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2020.v13.i2.65

Abstract

Pada tanggal 31 Desember 2019, Tiongkok melaporkan kasus pneumonia misterius yang tidak diketahui penyebabnya. Dalam 3 hari, pasien dengan kasus tersebut berjumlah 44 pasien dan terus bertambah hingga saat ini berjumlah ribuan kasus. Pada awalnya data epidemiologi menunjukkan 66% pasien berkaitan atau terpajan dengan satu pasar seafood atau live market di Wuhan, Provinsi Hubei Tiongkok. Sampel isolat dari pasien diteliti dengan hasil menunjukkan adanya infeksi coronavirus, jenis betacoronavirus tipe baru, diberi nama 2019 novel Coronavirus (2019-nCoV). Pada tanggal 11 Februari 2020, World Health Organization memberi nama virus baru tersebut Severa acute respiratory syndrome coronavirus-2 (SARS-CoV-2) dan nama penyakitnya sebagai Coronavirus disease 2019 (COVID-19). Penelitian ini menggunakan metode review article. Sumber data penelitian ini berasal dari literatur yang diperoleh melalui internet berupa hasil penelitian dari publikasi jurnal Internasional. Namun, belum ada obat terapeutik khusus untuk penyakit menular ini. Sejauh ini terapi yang cukup efektif sebagai terapi penanganan covid 19 adalah terapi menggunakan Favipiravir. Faviparavir merupakan obat baru golongan inhibitor RNA-dependent RNA polymerase (RdRp) yang dapat menghambat aktivitas polimerasi RNA. Meskipun demikian COVID-19 adalah penyakit baru yang telah menjadi pandemi. Penyakit ini harus diwaspadai karena penularan yang relatif cepat, memiliki tingkat mortalitas yang tidak dapat diabaikan, dan belum adanya terapi definitif. Masih banyak knowledge gap dalam bidang ini sehingga diperlukan studi-studi lebih lanjut.
PREVALENSI KASUS CEDERA KEPALA BERDASARKAN KLASIFIKASI DERAJAT KEPARAHANNYA PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD DR. M. HAULUSSY AMBON PADA TAHUN 2018 Noviyanter Siahaya; Laura B. S. Huwae; Ony W. Angkejaya; Johan B. Bension; Jacky Tuamelly
Molucca Medica VOLUME 13, NOMOR 2, OKTOBER 2020
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.702 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2020.v13.i2.14

Abstract

Cedera kepala merupakan kasus trauma yang paling sering terjadi setiap harinya. Insidensinya sebesar 75-200 kasus/ 100.000 populasi. Berdasarkan derajat keparahannya, cedera kepala dapat diklasifikasikan menjdi cedera kepala ringan (CKR), cedera kepala sedang (CKS), dan cedera kepala berat (CKB). Klasifikasi ini berdasarkan penilaian Glassgow Coma Scale (GCS) dengan melihat indikator respon mata, verbal, serta respon motorik seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi kasus cedera kepala berdasarkan klasifikasi derajat keparahannya pada pasien rawat inap di RSUD dr. M. Haulussy Ambon pada tahun 2018. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Desember 2019 - Januari 2020 di instalasi rekam medik dengan teknik total sampling. Hasil penelitian, yaitu jumlah sampel yang didapat adalah 111 pasien, kasus terbanyak adalah CKS (46,84%), paling banyak pada kelompok usia 15-24 tahun (33,33%), jenis kelamin laki-laki lebih banyak mengalami cedera kepala (75,68%), etiologi yang paling sering adalah kecelakaan lalu lintas (72,97%), komorbid yang paling banyak adalah pada pasien tanpa komorbid sebanyak 59 pasien (53.15%), Mortality rate sebesar 10,81%.
PENGARUH SELF CONTROL TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON Alessandra Saija; Parningotan Y. Silalahi; Johan B. Bension; Sulfiana Sulfiana
Molucca Medica VOLUME 13, NOMOR 2, OKTOBER 2020
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.418 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2020.v13.i2.38

Abstract

Pendahuluan. Prokrastinasi akademik merupakan perilaku penundaan dilakukan secara berulang-berulang dalam menyelesaikan tugas akademik. Rendahnya self control akan mengakibatkan meningkatkannya prokratsinasi akademik. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self control terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa Universitas Pattimura Ambon. Metode. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan Accidental sampling, dengan menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 800 mahasiswa. Hasil. Dari penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh yang significant antara self control terhadap prokrastinasi akademik baik pada mahasiwa laki-laki maupun perempuan dengan nilai sig 0,000 (p < 0,05).
GAMBARAN KUALITAS AIR MINUM ISI ULANG DI KOTA AMBON Vina Latuconsina; Filda de Lima
Molucca Medica VOLUME 13, NOMOR 2, OKTOBER 2020
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.767 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2020.v13.i2.23

Abstract

Pendahuluan. Air minum merupakan salah satu kebutuhan yang terus meningkat seiring dengan perkembangan pertumbuhan penduduk. Salah satu cara yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan penggunaan air minum isi ulang. Air minum isi ulang yang dapat dikonsumsi wajib memenuhi standar persyaratan air minum sehat yang telah ditentukan pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas air minum isi ulang yang ada di Kota Ambon. Metode. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2018 dengan mengambil sampel dari 4 kecamatan di kota Ambon. Hasil.Total sampel yang diambil dan diperiksakan pada penelitian ini sebanyak 30 sampel yang berasal dari depot air minum isi ulang di empat kecamatan di Kota Ambon baik pada daerah pesisir maupun pegunungan. Kesimpulan. Penelitian ini menunjukan bahwa seluruh sampel yang disudah memenuhi standar baik dari parameter fisik, kimia, maupun mikrobiologi. Namun demikian di temukan bahwa tingkat kesadahan air pada daerah pegunungan lebih tinggi dibandingkan daerah pesisir.
HUBUNGAN POLA MAKAN TERHADAP KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASSI-KASSI KOTA MAKASSAR Andi Ihtirami; Andi Sitti Rahma; Andi Tihardimanto
Molucca Medica VOLUME 14, NOMOR 1, APRIL 2021
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.167 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2021.v14.i1.11

Abstract

Pendahuluan : Kurang energi kronik (KEK) merupakan keadaan saat ibu mengalami kekurangan makanan yang berlangsung lama (kronis) sehingga menimbulkan gangguan kesehatan bagi ibu yang ditandai dengan badan lemah, wajah menjadi pucat, dan lingkar lengan atas (LILA) ≤ 23 cm. Pada penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan terhadap kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian case control dengan pendekatan kuantitatif melalui pengambilan sampel secara total sampling dengan 24 responden, kemudian mengisi lembar kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk melihat pola makan responden (jumlah, jenis, frekuensi makan). Hasil : Berdasarkan hasil uji chi square pada jumlah makan diperoleh nilai p value = 0,667 > nilai α = 0,05, kemudian pada jenis makan diperoleh nilai p value = 0,155 > nilai α = 0,05 dan frekuensi makan diperoleh nilai p value = 0,667 > nilai α = 0,05, yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil trimester I. Kesimpulan : Dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara jumlah makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil trimester I, kemudian tidak terdapat hubungan antara jenis makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil trimester I dan tidak terdapat hubungan antara frekuensi makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil trimester I. Kata Kunci: Pola Makan, KEK, Ibu Hamil Trimester I, Food Frequency Questionnaire
PENGARUH PEMBERIAN MADU TERHADAP KADAR KOLESTEROL MENCIT (Mus musculus) DENGAN SALMONELLA TYPHI Firda Ayuningsi Umamit; Nadyah Haruna; Darmawansyih Darmawansyih
Molucca Medica VOLUME 14, NOMOR 1, APRIL 2021
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.949 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2021.v14.i1.70

Abstract

Senyawa antioksidan pada madu dapat menurunkan kadar kolesterol darah dengan menghambat ACAT2, mengaktifasi reseptor LDL, dan CYP7A1. Madu dapat mengontrol kadar glukosa darah melalui komponen melittin dan fosfolipasi A2, polipeptida dan enzim yang dapat meningkatkan sekresi insulin. Selain itu, madu juga dapat bertindak sebagai inihibitor enzim xantin oksidase sehingga menghambat aktivitas xantin oksidase pada produksi asam urat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian madu pada kadar kolesterol, glukosa darah, dan asam urat mencit (Mus musculus) yang terinfeksi Salmonella typhi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain penelitian pre test and post test control group. Hasil penelitian ini ditemukan nilai P < 0,05 (p= 0,000) yang menunjukkan terdapat penurunan rerata kadar kolesterol, glukosa darah, dan asam urat pada mencit yang telah terinfeksi Salmonella typhi. Melalui penelitian ini dapat diketahui pengaruh pemberian madu terhadap kadar kolesterol, glukosa darah, dan asam urat pada mencit yang terinfeksi Salmonella typhi.
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA ELEKTRONIK VISUAL DENGAN KEJADIAN SINDROMA MATA KERING DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PATTIMURA Saribah Latupono; Saleh Tualeka; Yuniasih Taihuttu
Molucca Medica VOLUME 14, NOMOR 1, APRIL 2021
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.252 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2021.v14.i1.22

Abstract

Media elektronik seperti tablet/gawai, laptop (komputer), telepon pintar sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia di zaman modern ini. Perkembangan teknologi memungkinkan manusia untuk lebih sering menggunakan teknologi dalam kehidupannya. Namun tanpa disadari, dampak negatif yang dapat ditimbulkan jika penggunaannya melebihi intensitas normal yakni dapat menimbulkan gangguan penglihatan salah satunya adalah mata kering. Mata kering merupakan salah satu penyebab morbiditas okuler yang paling sering ditemukan sehingga menyebabkan pasien datang mencari pengobatan pada ahli mata. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan penggunaan media elektronik visual dengan kejadian sindroma mata kering. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan menggunakan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa preklinik angkatan 2013-2016 yang masih aktif mengikuti perkuliahan dengan jumlah 256 orang yang diambil berdasarkan total sampling. Namun, yang menjadi sampel penelitian berjumlah 240 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner OSDI dan kuesioner lama penggunaan media elektronik visual. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan signifikan secara statistik antara angkatan mahasiswa dengan sindroma mata kering (p=0,532), lama penggunaan smartphone dengan sindroma mata kering (p=0,337), lama penggunaan laptop dengan sindroma mata kering (p=0,068) dan lama penggunaan tablet dengan sindroma mata kering (p=0,245) dan jarak penggunaan laptop dengan sindroma mata kering (p=0,504). Namun, jenis kelamin berhubungan signifikan dengan sindroma mata kering (p =0,031). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan secara statistik antara jenis kelamin dengan sindroma mata kering.
KARAKTERISTIK FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LAMA MENYUSUI ANAK Fitri Nengsi Astuti; Andi Faradilah; Purnamaniswati Yunus
Molucca Medica VOLUME 14, NOMOR 1, APRIL 2021
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.642 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2021.v14.i1.36

Abstract

ASI merupakan makanan ideal untuk bayi dengan berbagai faktor protektif dan nutrisi yang penting. Pemberian ASI merupakan salah satu upaya kesehatan primer yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi khususnya pada anak. Lama pemberian ASI yang sesuai dengan anjuran WHO yaitu selama 2 tahun penuh, termasuk 6 bulan pemberian secara eksklusif akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Namun, cakupan pemberian ASI tahun 2015 hanya 37,3%, yang masih jauh dari target pemerintah tahun 2018 sebesar 75%. Beberapa faktor yang behubungan dengan lama menyusui yaitu usia, pekerjaan, pengetahuan ASI, pengetahuan agama, kesehatan ibu, produksi ASI, paritas, berat lahir anak, kesehatan anak, jenis persalinan, promosi susu formula, teknik menyusui, dukungan keluarga, anggota keluarga merokok, dan riwayat antenatal care. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan lama menyusui anak. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian ini ditemukan, gambaran frekuensi tertinggi untuk predisposing factor yaitu pengetahuan ASI yang baik 125 (94,7%), produksi ASI lancar 123(93,2%), dan tidak bekerja sebanyak 111 (84,1%). Gambaran frekuensi tertinggi untuk enabling factor yaitu berat lahir anak normal 125 (94,7%), persalinan normal 117(88,6%), dan tidak mendapat promosi susu formula sebanyak 100(75,8%%). Gambaran frekuensi tertinggi untuk reinforcing factor yaitu dukungan keluarga sebanyak 131(99,2%). Melalui penelitian ini dapat diketahui faktor-faktor yang dapat berhubungan dengan lama menyusui.
HERBAL YANG BERPOTENSI SEBAGAI ANTI VIRUS PADA COVID-19 Rachmat Faisal Syamsu; Siska Nuryanti; Muh. Farid Jamal
Molucca Medica VOLUME 14, NOMOR 1, APRIL 2021
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.5 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2021.v14.i1.76

Abstract

SARS CoV-2 merupakan virus Korona penyebab sindrom pernapasan akut berat yang dikenal sebagai Coronavirus Disease 2019. SARS CoV-2 merupakan virus dari keluarga Coronaviridae yang memiliki selubung (envelope). Pandemi virus corona COVID-19 (SARS CoV-2) saat ini telah menghadirkan salah satu kriris kesehatan masyarakat global. Sejak kemunculannya pada Desember 2019 di kota Wuhan, China, virus telah menyebar ke setiap benua. Penelitian ini menggunakan metode review article. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari literatur yang diperoleh melalui internet berupa hasil penelitian dari publikasi jurnal Internasional. Hingga saat ini belum ada obat yang pasti disetujui untuk mengobati dan menyembuhkan COVID-19. Karena adanya urgensi situasi, maka dilakukan eksplorasi berbagai alternatif pada obat tradisional untuk mencegah dan mengobati COVID-19. Khasiat dan efektivitas obat herbal telah dikonfirmasi lebih lanjut secara ilmiah melalui beberapa penelitian dari berbagai negara, misalnya, ekstrak air dandelion, ekstrak rumput laut, Ayurveda, Sambiloto, Jeruk, Seledri, tanaman kopiah cina, tanaman artemisin, ginseng india, Aloe vera, kayu manis, Echinacea, Aster tataricus, Rimpang,pakis, bunga telang, jambu biji, kunyit, cengkeh, dan jambu biji untuk mengobati infeksi COVID-19.
NYERI KEPALA DALAM PRAKTIK KLINIK Ashari Bahar
Molucca Medica VOLUME 14, NOMOR 1, APRIL 2021
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.628 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2021.v14.i1.86

Abstract

Nyeri kepala merupakan salah satu keluhan paling umum yang ditemui di bidang kedokteran dan neurologi. Kunci manajemen yang efektif dari sindrom ini adalah diagnosis melalui riwayat penyakit, pemeriksaan fisik, dan studi diagnostik bila diperlukan. Penting untuk menentukan apakah nyeri kepala adalah gejala sekunder dari proses penyakit lain atau kondisi primer. Review ini membahas diagnosis dan klasifikasi gangguan nyeri kepala dan prinsip-prinsip manajemen yang terkini. Tujuan dari manajemen nyeri kepala adalah agar pasien dan profesional perawatan kesehatan bekerja sama untuk meminimalkan rasa nyeri dan meningkatkan kualitas hidup.

Page 6 of 16 | Total Record : 159