cover
Contact Name
-
Contact Email
pawiyatan@ivet.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pawiyatan@ivet.ac.id
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV No.16, Bendan Duwur, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50235
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Pawiyatan
Published by Universitas IVET
ISSN : -     EISSN : 27214702     DOI : -
Core Subject : Social,
Pawiyatan menyediakan sebuah platform untuk para dosen, peneliti, pelajar, praktisi dan akademisi untuk mempromosikan pengetahuan dan kredibilitas pada pendidikan. Jurnal yang diterbitkan dua kali setahun pada bulan januari dan juli berisi artikel-artikel yang terdiri dari makalah penelitian teoritis dan empiris berkualitas tinggi, makalah tinjauan dan pengabdian pada masyarakat.
Articles 207 Documents
Implementasi Kurikulum 2013 dan Permasalahannya (Studi Kasus Di Smk Ganesa Kabupaten Demak) Djaelani, Aunu Rofiq; Pratikto, Hawik Henry; Setiawan, Toni
Pawiyatan Vol 26 No 01 (2019): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.408 KB)

Abstract

Perubahan kurikulum merupakan suatu keniscayaan, perubahan kurikulum dimaknai dengan pengembangan kurikulum memang harus dilaksanankan karena merupakan tuntutan jaman. Namun dalam implementasinya perubahan atau pengembangan kurikulum, dari kurikulum 2006 (KTSP) ke kurikulum 2013 mengalami permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji masalah penerapan kurikulum 2013 yang dihadapi sekolah, guru dan siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, sumber data dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan dan siswa SMK Ganesa Kabupaten Demak. Teknik pengumpulan data dengan kajian dokumen, observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Analisis data digunakan model interaktif, keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa Permasalahan penerapan kurikulum 2013: (1) Sering bergantinya regulasi dan revisi peraturan yang berulang, belum meratanya pelatihan pada guru, belum lengkapnya sarana dan prasarana, buku pegangan guru dan buku pegangan siswa, perubahan budaya ilmiah, gerakan literasi sekolah dan supervisi internal belum optimal; (2) Belum semua guru ikut pelatihan, guru belum memahami substansi kurikulum 2013, guru masih kesulitan dalam menyusun RPP, dan menerapkan dengan model pembelajaran yang sesuai pendekatan saintifik, literasi dalam pembelajaran dan standar penilaian masih dirasa sulit dan rumit oleh guru; (3) Permasalah yang dihadapi siswa yaitu siswa kebanyakan dari keluarga menengah ke bawah dengan dukungan belajar dari orang tua yang kurang. Siswa terbiasa pasif mendengarkan penjelasan guru, butuh waktu untuk menjadi aktif mencari dan mempelajari materi. Beban belajar siswa bertambah dari 46 jam menjadi 50 jam belajar dalam seminggu membuat siswa menjadi jenuh. Buku pegangan siswa jumlahnya masih kurang dan buku sumber belajar lainnya jumlahnya masih terbatas, menjadikan proses KBM kurang bisa optimal.
Pengembangan Karakter Melalui Pelayanan Bimbingan dan Konseling
Pawiyatan Vol 20 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan diyakini merupakan upaya utama untuk mengembangkan kehidupan manusia sesuai harkat dan martabat manusia. Pengembangan kondisi berkarakter merupakan hal penting dalam upaya pendidikan yang hendak menjadikan kehidupan manusia berada di  jalan lurus dan maju. Pendidikan yang berorientasi karakter inilah yang akan mengatasi rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia, dan sekaligus akan mengatasi berbagai kerancuan, dan penyimpangan dalam kehidupan individu, bermasyarakat dan berbangsa. Untuk itu upaya pendidikan perlu diwujudkan dalam proses pembelajaran yang materi pembelajarannyasecara dominan berorientasi pada pengembangan karakter individu.  Implikasi pengembangan karakter diintegrasikan dalam substansi pembelajaran secara  menyeluruh dan konsisten. Pelajaran budi pekerti secara tersendiri terpisah dari mata pelajaran lainnya, tidak menjamin integrasi pengembangan karakter individu. Materi pendidikan karakter dimuatkan ke dalam setiap mata pelajaran, muatan lokal dan pelayanan Bimbingan dan Konseling. Guru BK / Konselor bertanggung jawab atas kegiatan pembelajaran yang terkait dengan pelayanan BK untuk sejumlah peserta didik. Pengembangan karakter individu dapat dilakukan oleh petugas bimbingan dan konseling/konselor yang professional dalam kegiatan bimbingan  dan konseling. Kata kunci: pengembangan karakter, layanan bimbingan dan konseling
Deskripsi Motivasi Belajar Mahasiswa Ppkn Sukoco, Sukoco
Pawiyatan Vol 27 No 02 (2020): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.19 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis motivasi belajar mahasiswa PPKn-FKIP Universitas IVET di Semarang. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif persentase yang berusaha menggambarkan motivasi belajar secara keseluruhan mahasiswa PPKn. Subjek penelitian adalah seluruh PPKn-FKIP Universitas IVET yang berjumlah 60 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan angket. Sebelum angket digunakan untuk mengumpulkan data di lapangan terlebih diujicobakan kepada 10 mahasiswa dan hasilnya instrumen angket telah valid dan reliabel. Hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa motivasi belajar yang dimiliki dan dilakukan mahasiswa PPKn-FKIP Universitas IVET di Semarang termasuk kriteria sangat tinggi, hal ini dapat dijabarkan dari indikator-indikator yang mengkajinya, yaitu: 1) motivasi belajar instrinsik diperoleh skor 720 atau 80,00% dengan kriteria sangat tinggi; 2) motivasi belajar enstrinsik diperoleh skor 731 atau 81,22% dengan kriteria sangat tinggi; 3) motivasi dalam kegiatan belajar itu sendiri diperoleh skor 724 atau 80,44% dengan kriteria sangat tinggi; dan 4) motivasi untuk berprestasi diperoleh skor 723 atau 80,33% dengan kriteria sangat tinggi dari keseluruhan subyek 60 mahasiswa sebagai responden. Kata kunci: Motivasi belajar, mahasiswa.
ENGINE PERFORMANCE USING GASOLINE ETHANOL MIXTURE TOWARD OPTIMUM HYBRIDNESS ON HYBRID POWER SYSTEM 2.8 HP
Pawiyatan Vol 20 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was conducted to determine the changeover optimum hybridity level on hybrid power system. The writer used two kinds of fuel as the comparison against premium. Fuel number one is the mixture gasoline and ethanol (gasohol) 5% (E-5) and the second fuel is the mixture gasoline and ethanol (gasohol) 10% (E-10). Both are at various levels of torque. The results show that the mixture 10% gasohol (E-10) increase the hybridity level. The optimum hybridity level at 3.5 Nm of torque shows an increase of 42%. The same torque decrease power consumption only 10.2% and it showed the increased of fuel consumption in 9%.  Keywords : Hybrid, hybridness , fuel consumption, optimum, ethanol mixture 
Pengaruh Motivasi dan Kemampuan Kerja Terhadap Kompetensi Dampaknya Pada Kinerja Dosen Universitas IVET slamet, slamet; Elyana, Luluk
Pawiyatan Vol 28 No 02 (2021): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.43 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui secara empiris dan signifikan pengaruh: (1) motivasi kerja terhadap kinerja dosen; (2) kepuasan kerja terhadap kinerja dosen; (3) motivasi kerja terhadap karir dosen; (4) kepuasan kerja terhadap karir dosen; (5) kinerja terhadap karir dosen; (6) motivasi kerja terhadap kinerja dampaknya pada karir dosen; dan (7) kepuasan kerja terhadap kinerja dampaknya pada karir dosen. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan expost facto untuk mengetahui korelasi keempat variabel yang digunakan. Penelitian dilaksanakan di IKIP Veteran Semarang dengan subjek 98 dosen. Metode pengumpulan data digunakan dokumen dan angket. Dokumen untuk mengetahui: jumlah, nama, lama kerja, jenjang kepangkatan, jafa dosen, dan sebagainya, sedangkan angket digunakan untuk memperoleh informasi dari persepsi responden terhadap variabel motivasi kerja (X1), kepuasan kerja (X2), kinerja dosen (Y), dan karir dosen (Z). Teknik analisis data digunakan dua model, yaitu analisis deskriptif persentase dan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan: (1) motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen; (2) kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen; (3) motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap karir dosen; (4) kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap karir dosen; (5) kinerja dosen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap karir dosen; (6) motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen dampaknya pada karir dosen; dan (7) kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen dampaknya pada karir dosen IKIP Veteran Semarang.
PEREMAJAAN KOTA SEBAGAI ALTERNATIF UPAYA PERLINDUNGAN LINGKUNGAN PERKOTAAN BERKELANJUTAN
Pawiyatan Vol 21 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota selayaknya sebuha organisme atau benda hidup menyerap sumber daya dan sekaligus  mengeluarkan sampah buangan. Kota menghadapi masalah ekologi yang lebih komplek dan sangat rawan terjadi perubahan terhadapnya dirinya sendiri dan daerah sekitarnya. Akibatnya terjadi ketidak seimbangan ekologis dan akhirnya mengakibatkan malapetaka kehancuran. Peremajaan kota ( Urban Renewal ) dikenal sebagai peremajaan kawasan terbangun kota yang berupanya menata kembali kawasan tertentu dengan tujuan mendapatkan nilai tambah yang memadai sekaligus data mempertahankan kelestarian fungsi dan kualitas lingkungan ( Danisworo, 1988). Kota berkelanjutan adalah satu kata yang dipopulerkan oleh World Commision On Environment of Development pada laporan 1987 pada “Our Common Future” dan Earth Summit di Rio De Jainero th 1922. Keberlanjutan ini menghubungkan  kesehatan, budaya. Social, ekonomi, politik dan lingkungan. Jangka panjang kota. Keberlanjutan berarti mencukupi kebutuhan kita selamanya tanpa mengorbankan kepentingan dan kemampuan dari generasi muda mendatang dalam memenuhi kebutuhannya. Kata Kunci : Peremajaan Kota, Perlindungan Lingkungan dan Perkotaan berkelanjutan
Implementasi Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Hukum dan Ekonomi Yang Berwawasan Kemaritiman Pada Masa Pandemi Covid-19 Tugino, Tugino; harini, Harini
Pawiyatan Vol 29 No 1 (2022): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.653 KB)

Abstract

Abstrak: Kristalisasi nilai – nilai Pancasila sebagai paradigma pembangunan hukum dalam menghadapi wabah covid-19 perlu membutuhkan kebersamaan dan rasa persatuan bangsa sehingga tidak ter pecah belah dalam mensikapi dan menghadapi covid- 19 maka gotong – royong menjadi relevansi terbangun dan telah digelorakan oleh para pendiri negara.termasuk Indonesia adalah poros maritime dunia yang menjadi basis maritime sehingga mudah sekali kedatangan covid-19 yang saat ini bisa dirasakan ditengah masyarakat.Pancasila sebagai paradigma pembangunan hokum pada masa pandemic covid-19 berpijak pada nilai nilai moralitas sesuai dengan sila pertama mengajarkan nilai keimanan dan ke iklasan dalam mengahadapi wabah covid-19,membangun dan pemulihan ekonomi menjadi prioritas saat ini ,Berdasarkan sila ke dua Pancasila bahwa pembangunan manusia juga diharapkan juga menjadikan budaya tolong – menolong dalam penangann covid-19 hal yang wajib dipertahankan yang tertuju pada tercapainya rasa persatuan sebagai bangsa sehingga empati kemanusiaan diharuskan melahirkan persatuan gotong royong untuk menyelesaikan masalah ,kebersamaan ini yang akan mempeercepat penanganan pandemic Covid-19,saling membantu berbagi dan berkontribusi tanpa melihat Ras,suku, agama,adalah berkat nilai – nilai Pancasila sila ke tiga pencasila Persatuan Indonesia. Kata kunci:Implementasi Pancasila pembangunanhokum dan Ekonomi di massa pandemi
ASOSIASI PROFESI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN INDONESIA
Pawiyatan Vol 22 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru dalam pembelajaran memiliki tanggung jawab menanamkan karakter atau watak siswa sangat penting dijadikan titik tolak dalam penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sebagai dasar membangun pribadi yang memiliki mental spiritual, kesehatan, rohaniah dan jasmaniah yang utuh. Profesionalisme bukan sekedar pengetahuan teknologi manajemen tetapi lebih merupakan sikap, pengembangan professional lebih dari seorang teknisi bukan hanya memiliki ketrampilan yang tinggi tetapi memiliki suatu tingkah laku yang dipersyaratkan guru yang professional pada dasarnya ditentukan oleh metodennya yang berarti pada ketatanan kematangan yang mensyaratkan willingness dan ability, baik secara intelektual maupun pada kondisi yang prima. Usaha meningkatkan profesionalisme guru merupakan tanggung jawab bersama antara LPTK sebagai pencetak guru, instasi yang memberi guru dalam hal ini kementerian pendidikan kebudayaan dan persatuan guru Republik Indonesia. Kata Kunci : guru, profesionalisme
IbM Usaha Bengkel Di Desa Keling Dengan Membuat Pipa Katalis Penghemat Bahan Bakar Kendaraan
Pawiyatan Vol 20 No 4 (2013)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak semua kecamatan di Kabupaten Jepara menjadi sentra kerajinan ukir dan mebel (furniture). Kecamatan Keling untuk jumlah perajin mebel sangat sedikit sama seperti bengkel sepeda motor maupun mobil. Bengkel Langgeng Motor dan Bengkel Sugito termasuk bagian kecil bengkel di desa Kelingkecematan Keling. Bengkel ini, hanya menjual jasa perbaikan dan tidak menyediakan suku cadang. Untuk penghasilan bengkel tidak menentu, alat kurang menunjang, tempat kurang strategis dan jarang promosi bengkel. Sumber daya manusia cukup tahu tentang ilmu perbengkelan, tetapi ilmu manajemen dan pemasaran bengkel rendah. Penerepan Iptek khusunya dalam penerapan Program Iptek bagi Masyarakat (IbM) dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi bengkel. Dengan menerapkan hasil riset yang sudah dilakukan Universitas Muhammadiyah Semarang untuk diaplikasikan ke mitra akan meringankan dan memecah permasalahan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan, memaksimalkan jasa bengkel, menjual hasil produk dan memudahkan memanajemen usaha bengkel. Iptek yang diterapkan pada mitra mulai dari perancangan  alat penghemat bahan bakar, Pembuatan alat penghemat bahan bakar dan uji coba, Pembuatan website e-Commerce, pelatihan manajemen dan pemasaran bengkel, Simulasi Pemasaran dan manajemen bengkel. Implikasinya meningkatkan penghasilan bengkel kendaraan bermotor, bengkel menjadi lebih terkenal dan pesanan jasa perbaikan dan produk lebih banyak, dan mampu menerapkan manajemen usaha. Keywords : keling, bengkel, penghemat, website, manajemen usaha.
PEMBANGUNAN HUKUM TANAH NASIONAL BERDASARKAN KONSEP NEGARA HUKUM PANCASILA
Pawiyatan Vol 23 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Undang Undang Pokok Agraria (UUPA) sebagai Hukum Tanah Nasional merupakan salah satu karya monumental bangsa Indonesia, karena UUPA dibangun berdasarkan konsep negara hukum Pancasila. UUPA berhasil merombak hukum tanah kolonial menjadi hukum tanah nasional. UUPA merupakan produk hukum yang bersifat prismatik. UUPA di satu sisi merupakan cermin budaya masyarakat Indonesia dan di sisi lain merupakan a tool of social engeneering. Namun dalam implementasinya, banyak hal yang tidak sejalan dengan UUPA. Banyak produk hukum yang merupakan pelaksanaan dan penjabaran lebih lanjut dari UUPA justru menampakan diri bertentangan dengan jiwa UUPA. Produk hukum yang bertentangan ini misalnya terkait dengan maraknya penguasaan tanah oleh orang asing, paksaan pemerintah terhadap rakyat, dan berpihaknya peraturan perundangan kepada pemilik modal besar dengan mengaibaikan kepentingan rakyat. Pembangunan hukum tanah nasional berdasarkan konsep negara hukum Pancasila harus terus diupayakan untuk mencapai tujuan nasional, untuk mencapai cita-cita bangsa Indonesia. Politik hukum merupakan salah satu piranti membangun hukum tanah nasional berdasarkan konsep negara hukum Pancasila. Kata-kata kunci: hukum tanah nasional, prismatik, negara hukum Pancasila.