cover
Contact Name
Halida Thamrin
Contact Email
jurnal.wom@umi.ac.id
Phone
+6282343676670
Journal Mail Official
jurnal.wom@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Midwifery Journal
ISSN : -     EISSN : 27214001     DOI : https://doi.org/10.33096/wom.vi.8
Core Subject : Health,
Window of Midwifery Journal is a publication of scientific work in the field of midwifery in a broad sense such as child and maternal health, reproduction health, biomedical midwifery, etc. In addition, the Journal was first established since 2020 by the Institute of Study and Management Center Journal of the Faculty of Public Health University Muslim Indonesia located in Makassar, South Sulawesi. Window of Midwifery Journal published on June and December.
Articles 110 Documents
Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir Normal pada Bayi Ny. Y Junianti, Risna; Tenri Abeng, Andi; S, Suryanti
Window of Midwifery Journal Vol. 3 No. 1 (Juni, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.422

Abstract

Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) tahun 2015 mencatat 2,7 juta bayi di antaranya meninggal selama 28 hari pertama kehidupan. Kematian neonatal menjadi penyebab utama yaitu sebesar 45% atau 19 kematian per 1.000 kelahiran hidup. Bayi baru lahir termasuk kategori normal jika lahir pada usia kehamilan aterm, dengan presentasi belakang kepala yaitu ubun-ubun kecil, melewati vagina tanpa dibantu oleh alat apapun, berat badan lahir berkisar 2500 sampai dengan 4000 gram, memiliki nilai APGAR lebih dari 7 dan tidak mengalami kelainan kongenital. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan agar dapat melaksanakan asuhan kebidanan bayi baru lahir normal pada bayi Ny. Y di klinik Pratama BKIA Rakyat dengan penerapan manajemen asuhan kebidanan sesuai wewenang bidan. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode studi kasus manajemen asuhan kebidanan 7 langkah Varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP. Berdasarkan studi kasus pada bayi Ny. Y dengan bayi baru lahir normal tidak ditemukan adanya perbedaan antara teori dan kasus, yaitu bayi lahir dengan presentasi belakang kepala (ubun-ubun kecil), spontan, usia kehamilan 39 minggu 2 hari, berat badan lahir 3300 gram, nilai APGAR 8/10, keadaan fisik bayi secara head to toe baik dan hal ini sejalan dengan teori bayi baru lahir normal. Dengan penelitian ini, semua bidan diharapkan senantiasa berupaya untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan yang lebih profesional.
Manajemen Asuhan Kebidanan Antenatal pada Ny. J dengan Hiperemesis Gravidarum Tingkat II Muntia, Wa Ode; Saputri, Linda Hardianti; Karuniawati, Nia; Sundari, Sundari; Husnah, Nurul
Window of Midwifery Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.449

Abstract

Hiperemesis gravidarum adalah komplikasi kehamilan yang ditandai dengan mual dan muntah yang tidak dpat di kendalikan dan terus-menerus sebelum minggu ke-20 kehamilan. Menurut World Health Organization (WHO) jumlah kejadian hiperemesis gravidarum mencapai 12,5 % dari jumlah seluruh kehamilan di dunia dengan angka kejadian yang beragam mulai dari 0,3% di Swedia, 0,5% di California, 0,8% di Canada, 10,8% di China, 0.9% di Norwegia, 2,2% di Pakistan dan 1,9% di Turki, serta di Amerika serikat, prevalensi hiperemesis gravidarum adalah 0,5-2%. Sedangkan angka kejadian hiperemesisis gravidarum di Indonesia adalah mualai dari 1-3% dan seluruh kehamilan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tingat hiperemesis gravidarum yang dirasakan Ny”J” di RS Bhayangkara Makasasar tahun 2019. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus Manajemen Kebidanan yang terdiri dari 7 langkah Varney, yaitu: Pengumpulan Data Dasar, Interpretasi Data Dasar, Diagnosa Potensial, Tindakan Segera, Menyusun Rencana, Melaksanakan Secara Menyeluruh Asuhan Kebidanan serta Mengevaluasi Keberhasilannya. Dari kasus Ny”J” yaitu Hiperemesis Gravidarum Tingkat II belum teratasi namun ibu dapat beradaptasi dengan keadaanya saat ini, tidak terdapat tanda-tanda hiperemesis gravidarum tingkat III. Pada kasus ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah.
Asuhan Kebidanan Kehamilan dengan Ketidaknyamanan Sering Buang Air Kecil pada Ny. K Sari, Riska Ayu; Sharief, Suchi Avnalurini; Istiqamah, Evi
Window of Midwifery Journal Vol. 3 No. 1 (Juni, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.453

Abstract

Kehamilan di defenisikan sebagai fertilisasi atau penyatuan dari spermatozoa dan ovum dan dilanjutkan dengan nidasi atau impantasi. Selama kehamilan wanita hamil membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi daIamnya. Perubahan ini seringkali membuat ketidaknyamanan dan kekhawatiran bagi sebagian besar wanita hamil. Salah satu ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu hamil trimester III adalah sering buang air kecil. Berdasarkan Jurnal lnvolusi Kebidanan, jumlah ibu hamil yang dengan masalah ketidaknyamanan sering buang air kecil di lndonesia sekitar 50%, jumlah keluhan sering kencing pada ibu hamil yang tidak bisa menahan BAK yaitu sebesar 37,9%. Sedangkan yang terjadi pada usia kehamilan 28-40 minggu yaitu 17,5%. Tujuan studi kasus ini adalah agar dapat melaksanakan asuhan kebidanan kehamilan pada Ny. K di PMB Dewi Suryani Makassar 2021 dengan ketidaknyamanan sering buang air kecil. Pendekatan manajemen asuhan  kebidanan 7 langkah varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP. Berdasarkan studi kasus pada Ny. K gestasi 40 minggu 1 hari dengan masalah ketidaknyamanan sering buang air kecil tidak ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan kasus. Diharapkan bidan bekerja sama dengan keluarga berusaha dan secara antusias memberikan perhatian serta mengupayakan untuk mengatasi ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu.
Asuhan Kebidanan Intranatal pada Ny. R dengan Persalinan Normal Kala I Fase Aktif Shafira Yuniarty; Nurhayati, Nurhayati; Saputri, Linda Hardianti
Window of Midwifery Journal Vol. 3 No. 1 (Juni, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.457

Abstract

Data Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2017 terdapat persalinan normal sebanyak 4.840.511 orang, dari data Kesehatan Sulawesi Selatan terdapat persalinan normal sebanyak 170.128 orang, kemudian pada tahun 2018 di Kota Makassar terdapat jumlah persalinan normal sebanyak 122.426 orang dan data dari RSIA Malebu Husada dari Januari hingga April 2021 terdapat persalinan normal sebanyak 118 orang. Penelitian bertujuan untuk melaksanakan manajemen asuhan kebidanan intranatal pada Ny. R dengan persalinan normal kala I fase aktif. Jenis penelitian bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus manajemen kebidanan yang meliputi pengkajian dan analisa data, mengidentifikasi diagnosa atau masalah aktual maupun potensial, mengidentifikasi tindakan segera atau kolaborasi, merencanakan tindakan, melakukan evaluasi serta mendokumentasikan asuhan yang diberikan. Asuhan kebidanan intranatal pada Ny. R dengan persalinan normal kala I fase aktif berlangsung selama 2 jam 30 menit hingga pembukaan 10 cm. Pada pukul 02.38 WITA bayi lahir dengan sehat, setelah 5 menit plasenta lahir lengkap. Selama 2 jam post partum, keadaan umum ibu dan bayi dalam batas normal sampai dipindahkan ke ruang nifas. Dari hasil penelitian bidan dapat menerapkan semua asuhan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga proses persalinan berlangsung dengan normal.
Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir pada Bayi Ny. M dengan Inisisasi Menyusui Dini Nining, Nining Fitriani Eleuwarin; Masnilawati, Andi; Thamrin, Halida
Window of Midwifery Journal Vol. 3 No. 1 (Juni, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.459

Abstract

Inisiasi Menyusui Dini (IMD) merupakan awal menyusui dini sekurang kurangnya 30-60 menit setelah bayi lahir dengan meletakan bayi di atas dada atau perut ibu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan jalinan kasih sayang antara ibu dan bayi, dapat merangsang kontraksi otot rahim sehingga mengurangi risiko perdarahan pasca bersalin dan semakin besar peluang ibu untuk memantapkan dan melanjutkan kegiatan menyusui selama masa bayi (6 bulan sampai dengan 2 tahun). Untuk mencegah hal tersebut maka harus dilakukan Inisiasi Menusui Dini (IMD). Berdasarkan pencatatan dan pelaporan di RSIA Malebu Husada Makassar pada bulan Januari-April 2021 jumlah keseluruhan bayi baru lahir mencapai 127 bayi, sedangkan bayi yang lahir normal sebanyak 109 bayi. Dari 127 bayi baru lahir yang dilakukan IMD sekitar 55 bayi. Tujuan dilakukan studi kasus ini untuk melakukansuhan kebidanan bayi baru lahir pada bayi Ny. M dengan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) di RSIA Malebu Husada Makassar dengan pendekatan asuhan kebidanan sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab bidan. Kesimpulan setelah dilakukan identifikasi pengumpulan data dasar meliputi identitas bayi, identitas orang tua, data biologis yang diperoleh yaitu bayi lahir segera menangis tanggal 25 April 2021 dengan berat badan lahir: 3000 gram, panjang badan lahir: 49 cm dan APGAR score 8/10, dari hasil pengkajian serta analisa data tidak ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan kasus.
Manajemen Asuhan Kebidanan Gangguan Sistem Reproduksi pada Ny. S dengan Kista Ovarium Walyuni, Nur; M, Azrida; Hamang, Sitti Hadriyanti
Window of Midwifery Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.461

Abstract

Kista merupakan salah satu tumor jinak ginekologi yang paling sering dijumpai pada wanita di masa reproduksinya. Kista ini juga mempengaruhi siklus haid pada perempuan karena sistem hormonal yang terganggu. Kista Fungsional akan mengerut dan menyusut setelah beberapa hari waktu (1-3 bulan) menopause, kista fungsional tidak terbentuk karena menurunnya aktivitas indung telur. Kista ovarium itu sendiri memiliki risiko yaitu mengalami degenerasi keganasan menjadi kanker, di samping itu bisa mengalami torsi atau terpuntir sehingga kematian. Oleh karena itu kista ovarium merupakan masalah penting yang menyangkut kualitas kesehatan reproduksi wanita. Kista Ovarium merupakan 6 kanker kasus terbanyak dan merupakan penyebab banyak kematian karena keganasan genekologi. Menurut data GLOBALCAN (IARC) tahun 2018 kejadian kanker meningkat menjadi 18,1 juta kasus baru, di manah 9,6 juta kematian di akibatkan oleh kanker. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus Manajemen Kebidanan yang terdiri dari 7 langkah Varney, yaitu : Pengumpulan Data Dasar, Interpretasi Data Dasar, Diagnosa Potensial, Tindakan Segera, Menyusun Rencana, Melaksanakan Secara Menyeluruh Asuhan Kebidanan serta Mengevaluasi Keberhasilannya. Asuhan kebidanan pada Ny”S” dengan Kista Ovarium berlangsung normal nyeri sudah berkurang dan ibu dapat beradaptasi dengan nyeri yang dirasakan dan tidak terdapat tanda tanda infeksi. penelitian ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah.
Asuhan Kebidanan pada Ny. A Akseptor KB Suntik Depo Progestin Nahdiyat Abdullah, Andi; Karuniawati, Nia; Husnah, Nurul
Window of Midwifery Journal Vol. 3 No. 1 (Juni, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.470

Abstract

Perubahan penduduk secara implisif menyatakan pertambahan atau penurunan jumlah penduduk secara parsial maupun keseluruhan sebagai akibat perubahan komponen utama dimana komponen utama mencakup perubahan penduduk yaitu kelahiran, kematian dan migrasi. Keluarga Berencana menurut UU No 10 tahun 1992 (tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga sejahtera) adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan (PUP), pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Menurut World Health Organization (WHO), penggunaan kontrasepsi telah meningkat di berbagai belahan dunia terutama di Asia dan Amerika Latin, tetapi terus menjadi rendah di Sub-Sahara Afrika. Secara global, penggunaan kontrasepsi modern telah meningkat sedikit dari 54% pada tahun 1990 menjadi 57,4% pada tahun 2015. Secara regional, proporsi wanita usia 15-49 tahun telah meningkat 6 tahun terakhir dan di Asia dari 60,9% menjadi 61,7%.Tujuan dari penelitian ini yaitu melaksanakan asuhan kebidanan Keluarga Berencana pada Ny. A akseptor KB suntik depo progestin di RSIA Malebu Husada Makassar. Berdasakan hasil pengkajian, tidak ditemukan adanya kesenjangan dan ibu menjadi akseptor KB suntik depo progestin. Dengan menggunakan manajemen asuhan 7 langkah Varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP, kesimpulan hasil study kasus Ny. A berjalan dengan normal, tidak ada kesenjangan dan komplikasi yang terjadi pada ibu dan ibu telah menjadi akseptor KB suntik depo progestin.
Manajemen Asuhan Kebidanan Intranatal Care pada Ny. S dengan Pre Eklamsia Ringan A Pono, Sriwahyuni; Akbar, Nurlina; M, Azrida
Window of Midwifery Journal Vol. 3 No. 1 (Juni, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.471

Abstract

Data yang telah diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan tentang terjadinya pre-eklamsia pada ibu hamil pada tahun 2015 sebanyak 68 orang, tahun 2016 sebanyak 78 orang, tahun 2017 sebanyak 96 orang dan tahun 2018 sebanyak 35 orang. Jumlah kematian di Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2017 sebanyak 28 orang (17,6%). Ibu bersalin sebanyak 47 orang (48,3%) dan ibu nifas sebanyak 40 orang (5,1%). Dan penyebab kematian ibu yaitu karena pre-eklamsia 68%, Perdarahan 30% dan infeksi 4%.Tujuan penelitian ini adalah agar dapat melaksanakan asuhan kebidanan intranatal pada Ny. S dengan pre-eklamsia di RSUD Daya Makassar dengan penerapan manajemen asuhan kebidanan sesuai wewenang bidan. Metode pendekatan yang digunakan pada kasus ini adalah metode asuhan 7 langkah varney, yaitu: pengumpulan data dasar, interpretasi data dasar, diagnosa potensial, tindakan segera, menyusun rencana, melaksanakan secara menyeluruh asuhan kebidanan serta mengevaluasi keberhasilannya dengan membaca dan mempelajari status kesehatan yang berhubungan dengan keadaan pasien. Dari kasus Ny. S yaitu persalinan dengan pre-eklamsia ringan ibu dapat beradaptasi dengan nyeri, tidak adanya kesenjangan antara tinjauan kasus dengan tinjauan teori serta upaya yang dilakukan berdasarkan lingkup tugas, wewenang, dan tanggung jawab bidan. Dalam penelitian ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas kasus pasien secara menyeluruh dan berkesinambungan sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan.
Manajemen Asuhan Kebidanan Antenatal pada Ny. A dengan Hiperemesis Gravidarum Terengganu, Rani Nawaro; M, Azrida; Thamrin, Halida
Window of Midwifery Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.505

Abstract

Hyperemesis gravidarum yang merupakan komplikasi mual dan muntah pada hamil muda, bila terjadi terus menerus dapat menyebabkan dehidrasi sehingga cadangan karbohidrat dan lemak habis terpakai untuk keperluan energi. Mual dan muntah yang terus menerus tanpa pengobatan dapat menimbulkan gangguan tumbuh kembang janin dan Rahim. Hyperemesis gravidarum terjadi di Indonesia dengan angka kejadian 0,13%. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami Asuhan Kebidanan Antenatal Pada Ny. “A” Dengan Hyperemesis Gravidarum Di RSIA Masyita Makassar tahun 2019 menurut manajemen Varney. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus Manajemen Kebidanan yang terdiri dari 7 langkah Varney, yaitu : Pengumpulan data dasar, interpretasi data dasar, diagnosa aktual, diagnosa potensial, tindakan segera, rencana asuhan, pelaksanaan asuhan serta mengevaluasi keberhasilannya dari kasus Ny”A” yaitu kehamilan berlangsung normal tanpa komplikasi hingga aterm, mual dan muntah berkurang, keadaan ibu dan janin baik, Hyperemesis gravidarum tingkat II dapat teratasi. Berdasarkan studi kasus dilakukan Penelitian ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah. Berdasarkan studi kasus pada Ny “A” dengan Hyperemesis gravidarum, ditemukan tidak adanya kesenjanggan antara teori dan studi kasus dimana mualdan munta adalah halyang normal pada kehamilan trimester awal, akan tetapi menjadi berat apabila frekuensi muntah lebih dari 10 kali, sehingga pada kasus ini diagnose yang diambil yaitu Hyperemesi gravidarum tingkat II dan masalh potensial terjadi gangguan pemenuhan nutrisi.
Manajemen Asuhan Kebidanan pada Nn. R dengan Kista Bartholin Sarafudin, Nurfani B; Sundari, Sundari; Erawati, Micha
Window of Midwifery Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.508

Abstract

Berdasarkan data Indonesia, sebuah penelitian deskriptif retrospektif yang dilakukan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, periode 2012-2014, melaporkan dari jumlah kunjungan divisi penyakit menular seksual ditemukan 46 pasien kista bartholin (1,29%) dari jumlah kunjungan divisi penyakit menular seksual) dan 25 pasien abses Bartholini (0,7% dari jumlah kunjungan divisi penyakit menular seksual). Pasien terbanyak berusia 25-44 tahun. Pada anamnesis, 65,2% pasien kista dan 80,0% pasien abses bartholin , berukuran 1-3 cm, memiliki permukaan rata, konsistensi kenyal, dan terdapat tanda radang. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di RSKDIA Sitti Fatimah tanggal 12 desember 2019, jumlah ibu dengan gangguan sistem reproduksi dari bulan November  2018- desember 2019 sebanyak 84 kasus. Untuk mioma uteri sebanyak 17 kasus, kista ovarium sebanyak 23 kasus, menometroragi sebanyak 12 kasus, ptolaps uteri sebanyak 4 kasus, tumor fibroid sebanyak 2 kasus, kehamilan ektopik 1 kasus, hyperemesis gravidarum sebanyak 7 kasus dan kista bartholin sebanyak 4 kasus. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui gangguan sistem reproduksi yang dirasakan Nn. R di Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu dan Anak Siti Fatimah Makassar tahun 2019. Gangguan reproduksi adalah kegagalan wanita dalam manajemen kesehatan reproduksi. Permasalahan dalam bidang kesehatan reproduksi salah satunya adalah masalah reproduksi yang berhubungan dengan gangguan system reproduksi. Hal ini mencakup infeksi, gangguan menstruasi, masalah struktur, keganasan pada alat reproduksi wanita, infertile, dan lain-lain. Setelah mengevaluasi hasil yang telah dilakukan pada Nn. R disimpulkan bahwa hasil Kista Bartholin sudah teratasi, isi kista telah dikeluarkan, leukosit kembali normal dan nyeri terasa berkurang.

Page 4 of 11 | Total Record : 110