cover
Contact Name
Wilmar Maarisit
Contact Email
wmaarisit@yahoo.com
Phone
+6285242613749
Journal Mail Official
ukitwenasfmipa@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Kristen Indonesia Tomohon Jln. Manado-Tomohon Kelurahan Talete II (Kuranga). Kec. Tomohon Tengah, Kota Tomohon. Sulawesi Utara Indonesia
Location
Kota tomohon,
Sulawesi utara
INDONESIA
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) is an Nasional journal presenting original research in Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Chemistry, Drug Discovery, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Biology, Herbal Medicines, Pharmaceutics, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Care, Pharmaceutical Technology. We receives manuscripts in Bahasa Indonesia and English Language. Publishing frequency 2 issues per year, on April and October.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2024): April 2024" : 6 Documents clear
ANALISIS WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP OBAT JADI PASIEN RAWAT JALAN DI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU Mawikere, Juliana Melda; Pareta, Douglas N.; Mongi, Jeane; Rumagit, Hanna M.; Montolalu, Friska M.
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 7 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v7i1.403

Abstract

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan pasien dalam pelayanan di rumah sakit adalah lama waktu tunggu yang dibutuhkan pasien untuk mendapatkan obat di instalasi farmasi. Kualitas pelayanan akan berpengaruh pada kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui berapa lama waktu tunggu pelayanan resep obat jadi pasien JKN rawat jalan di depo Rawat Jalan RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, apakah sudah memenuhi standar pelayanan minimal rumah sakit sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129 tahun 2008. Metode penelitian yang digunakan adalah non- dengan rancangan penelitian deskriptif dengan melakukan pengamatan langsung dan pengambilan data dijalankan bersamaan dengan pelayanan dilaksanakan, serta wawancara untuk mengetahui persepsi dan pendapat pimpinan dan petugas depo. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu tunggu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan resep obat jadi adalah 58,52 menit.  Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata waktu tunggu pelayanan resep di depo Rawat Jalan RSUP.  Prof.  Dr.  R.  D.  Kandou Manado belum memenuhi standar pelayanan minimal waktu tunggu pelayanan resep.
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Singkong Karet (Manihot gglaziovii) Terhadap Proses Penyembuhan Luka Sayatan Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Asmuruf, Yunice; Tumbel, Silvana L.; Mongi, Jeane; Lengkey, Yessie K.; Maarisit, Wilmar; Montolalu, Friska M.; Ginting, Margaretha S.
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 7 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v7i1.424

Abstract

Negara Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati yang dapat diolah menjadi berbagai macam obat yang dapat dimanfaatkan dalam semua aspek kehidupan manusia.  Salah satu tanaman yang digunakan adalah daun singkong karet yang mengandung flavonoid, saponin, dan tanin yang diketahui mempunyai aktivitas sebagai antibakteri dan juga memiliki efek dalam mengobati luka pada tikus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas ekstrak daun singkong karet (Manihot glaziovii) terhadap proses penyembuhan luka sayatan. Penelitian ini menggunakan tikus putih jantan sebanyak 15 ekor dengan membuat luka sayat di punggung tikus. Penelitian ini menggunakan bentuk ekspreimen laboratorium dengan 5 perlakuan yang terdiri dari negative control, positive control dan 3 konsentrasi bertingkat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun singkong karet konsentrasi 15 persen memberikan efek penyembuhan yang lebih efektif dibandingkan dengan ekstrak konsentrasi 5 persen dan ekstrak konsentrasi 10 persen.
Analisis Pengelolaan Obat Narkotika dan Psikotropika di Apotek UNO I Malalayang Pangkei, Octry M.; Mongi, Jeane; Tampa'I, Randy; Maarisit, Wilmar; Pareta, Douglas N.; Karauwan, Ferdy A.
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 7 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v7i1.435

Abstract

Pengelolaan obat merupakan hal yang sangat penting dilakukan di apotek. Pengelolaan obat di apotek meliputi: perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pemusnahan, pengendalian, serta pencatatan dan pelaporan. Oleh karena kebutuhan akan penggunaan obat psikotropika dan narkotika di  apotek UNO I Malalayang dirasakan perlu oleh pihak apotek dalam melayani kebutuhan pasien, maka pengelolaan obat psikotropika dan narkotika perlu dikelola secara baik dan sesuai dengan regulasi yang ada. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis Pengelolaan Obat Narkotika dan Psikotropika di Apotek UNO I Malalayang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat deskriptif. Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung, dan setelah selesai pengumpulan dalam periode tertentu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pengelolaan obat di Apotek UNO I Malalayang belum berjalan sesuai dengan standar pelayanan kefarmasian di apotek dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2016 yang telah ditetapkan. Dalam proses penyimpanan obat Narkotika dan Psikotropika masih disimpan dalam lemari khusus yang hanya memiliki 1 buah kunci yang seharusnya dilengkapi dengan 2 buah kunci yang berbeda.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Dari Tanaman P. Piloselloides Pada Citrus Microcarpa Dengan Menggunakan Metode DPPH 2,2- Diphenyl-1- Picryhydrazil dengen, Alvina maria; Maarisit, Wilmar; Tombuku, Joke L.; Karauwan, Ferdy A.; Tampa'I, Randy; Sumagando, Adolfina; Ginting, Margaretha S.
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 7 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v7i1.442

Abstract

Pyrrosia piloselloides, juga dikenal sebagai tanaman skala naga, telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk daunnya, yang mungkin memiliki efek antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi antioksidan dari ekstrak etanol  daun Pyrrosia piloselloides yang sering dikenal dengan sisik naga. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol dari P. Tanaman piloselloides diukur menggunakan uji 2,2-Diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) pada dosis 2,5ppm, 5ppm, 7,5ppm, 10ppm, dan 12,5ppm. Analisis fitokimia digunakan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif yang ada di P. jaringan daun piloselloides. Metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, triterpenoid, saponin, dan fenolik diukur dalam P. daun piloselloides. Nilai IC50 untuk aktivitas antioksidan ekstrak etanol mentah P. Piloselloides Dragon Scale Leaves adalah 3,30 ppm.
Studi Evaluatif: Tingkat Kepatuhan Pasien Pasca Stroke Rawat Jalan RSUD Taman Husada Kota Bontang Fauzi, Lailla Affianti; Maria, Regina; Anwar, Adliah
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 7 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v7i1.443

Abstract

Kepatuhan pasien dalam mentaati rekomendasi pengobatan stroke menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian keterulangan stroke. Kepatuhan terhadap obat adalah kunci untuk pencegahan sekunder pada pasien dengan stroke. Kepatuhan pengobatan yang buruk dapat menyebabkan keterulangan, kecacatan, atau kematian pada penderita stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan obat pasien paska stroke dengan kejadian stroke berulang. Penelitian cross-sectional ini melibatkan 60 pasien berusia antara 30 dan 85 tahun, yang semuanya sedang menjalani perawatan stroke rawat jalan di sebuah rumah sakit di Indonesia. Kejadian stroke berulang didefinisikan sebagai mengalami stroke sekunder dalam waktu 30 hari setelah kejadian stroke awal. Dari total partisipan, 12 individu telah mengalami stroke berulang setelah episode awal mereka, sementara 48 pasien tidak mengalami stroke berulang hingga saat pengumpulan data. Data kepatuhan obat dievaluasi dengan menggunakan kuesioner MMAS-8(Morisky Medication Adherence Scale). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok pasien paska stroke tingkat kepatuhan pasien tinggi 41,7% dan pada kelompok stroke berulang tingkat kepatuhan pasien sedang 41,7%
Studi Aktivitas Antioksidan Dari Ekstrak Etanol Daun Benalu (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq) Pada Tanaman Pala Besin, Cecilia S. M.; Kanter, Jabes W.; Maarisit, Wilmar; Tumbel, Silvana L.; Pareta, Douglas N.; Montolalu, Friska M.
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 7 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v7i1.447

Abstract

Antioksidan merupakan zat yang menghambat atau mencegah kerusakan sel akibat oksidasi dari radikal bebas. Salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai alternatif pengobatan tradisional dan berpotensi sebagai antioksidan adalah benalu pala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah benalu pala memiliki aktivitas antioksidan dengan melakukan uji skrining fitokimia dan Spektrofotometer UV-Vis. Metode penelitian ini menggunakan benalu pada tanaman pala dan diekstraksi dengan etanol 95% dengan metode maserasi kemudian dipekatkan dengan rotary evaporator pada suhu 40°C untuk mencegah dekomposisi senyawa yang terdapat didalamnya. Setelah itu, dilakukan uji skrining fitokimia yang bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit yang ada pada sampel. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan metode DPPH pada panjang gelombang 517 nm dan pembanding vitamin C menggunakan Spektrofotometer UV-Vis, sedangkan uji skrining fitokimia secara kuantitatif dengan uji tabung reaksi untuk mengetahui senyawa-senyawa metabot yang ada seperti alkaloid, flavonoid, saponin, taniin, triterpenoid, dan steroid. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada uji skrining fitokimia, menunjukkan bahwa sampel memiliki senyawa metabolit seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid. Sedangkan untuk hasil uji antioksidan nilai IC50 yang diperoleh dari hasil persamaan regresi linier ialah 4,644 untuk ekstrak kasar dan nilai IC50 vitamin C sebagai pembanding 0,169. Berdasarkan hasil uji analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa daya antioksidan yang didapatkan tergolong sangat kuat dan berpotensi menangkal radikal bebas DPPH.

Page 1 of 1 | Total Record : 6